cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
SUARA GURU
ISSN : 24776351     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Suara Guru(Print ISSN 2477-6351): Jurnal Pendidikan Sosial, Sains dan Humaniora (SG-JPSSH) adalah jurnal ilmiah yang berfokus pada pengembangan dan aplikasi teori, pendekatan, sistem, metode, implementasi, and evaluasi penerapan kurikulum dan pembelajaran pada tingkat pendidikan dasar dan menengah. JPSSH menerima artikel hasil penelitian dan pemikiran di bidang pendidikan sosial, Sains, dan Humaniora yang terbit 4 kali dalam satu tahun
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 1 (2016): SUARA GURU" : 9 Documents clear
tanggapan siswa terhadap pelaksanaan pelayanan penempatan dan penyaluran dalam bimbingan pribadi Faturrohman, Faturrohman
SUARA GURU Vol 2, No 1 (2016): SUARA GURU
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.162 KB) | DOI: 10.24014/suara guru.v2i1.2034

Abstract

Tanggapan Siswa Terhadap Pelaksanaan Pelayanan Penempatan Dan Penyaluran Dalam Bimbingan Pribadi Kelas V Dan VI SDN Se Rayon II Singingi. Tujuan dari penelitian ini adalah agar siswa dapat ditempatkan pada posisi tempat duduk dalam kelas sesuai dengan kondisi fisik/fsikisnya, mendapat tempat pada pilihan keterampilan dan kesenian sesuai dengan kemampuan bakat dan minat, agar siswa ditempatkan pada kegiatan ekstrakurikuler dan kelompok belajar sesuai dengan bakat, minat dan cita-cita. Penelitian ini dilakukan pada 145 orang siswa Sekolah Dasar Kelas V dan VI Rayon II Singingi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pelayanan penempatan dan penyaluran dalam bidang bimbingan pribadi sudah berjalan dengan baik. Namun demikian guru kelas V dan VI khususnya, dan guru yang lain pada umumnya yang berada di Sekolah dasar Lingkungan Rayon II Singingi harus tetap mempertahankan, bahkan meningkatkan layanan penempatan dan penyaluran secara optimal.
MASALAH HUBUNGAN SOSIAL YANG DIALAMI OLEH SISWA KELAS II LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN ALFIS, JUWITA
SUARA GURU Vol 2, No 1 (2016): SUARA GURU
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v2i1.2039

Abstract

Rumusan masalah yang dikemukakan pada penelitian ini adalah: 1) Bagaimanakah gambaran masalah hubungan sosial yang dialami oleh siswa laki-laki; 2) Bagaimanakah gambaran masalah hubungan sosial yang dialami oleh siswi perempuan; Adapun yang menjadi populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas II SMK Negeri 1 Teluk Kuantan, sedangkan yang menjadi sampel untuk siswa laki-laki ditarik secara acak 30% dari jumlah populasi 298 orang, yaitu 91 orang. Dan untuk siswa perempuan diambil sebanyak 100%, yaitu 69 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Data yang diperoleh kemudian diolah secara kuantitatif dan kualitatif. Teknik analisa data yang digunakan adalah dengan membandingkan skor rata-rata actual dengan skor rata-rata hitung ideal. Dari hasil analisis data, maka didapatkan hasil sebagai berikut: secara umum semua siswa Kelas II SMK Negeri 1 Teluk Kuantan baik laki-laki maupun perempuan mengalami masalah sosial. Masalah hubungan sosial yang dialami oleh siswa laki-laki secara umum berada pada kategori rendah, dengan skor rata-rata actual dan persentase skor actual 26.66%. Apabila dilihat per responden, maka diketahui bahwa masalah hubungan sosial yang dialami siswa laki-laki yang berada pada kategori tinggi adalah 3 orang, 26.26%, sedang, 36,26%, dan rendah 55 orang 60,43%. Masalah hubungan sosial yang dialami oleh siswa perempuan secara umum berada pada kategori rendah, yaitu skor rata-rata 4 aktual, dengan persentase skor actual 26.67. Apabila dilihat dari per-responden maka diketahui bahwa masalah hubungan sosial yang dialami oleh siswa perempuan yang berada pada katetori tinggi adalah 2 orang (2.89%), sedang 28 orang (40.57%) dan rendah 39 orang (56.52%). Apabila dilihat dari masalah per item, hubugan sosial yang dialami oleh siswa lai-laki yang terbanyak adalah masalah tidak penting, diremehkan, atau dikucilkan orang lain, yaitu 37 orang (40.60%), dan item yang terendah adalah tidak mempunyai teman akrab, hubungan sosial terbatas, dan terisolir, yaitu sebanyak 9 orang (9.98%). Apabila dilihat per-item masalah hubungan sosial yang dialami oleh siswa perempuan, terbanyak adalah masalah mempunyai kawan yang tidak disenangi orang lain yaitu 45 orang (65.22%), dan terendah kurang peduli terhadap orang lain, yaitu 6 orang (8.68%).
SURVEY TENTANG KECEMASAN KOMUNIKASI SISWA SEKOLAH DASAR marhendi, marhendi
SUARA GURU Vol 2, No 1 (2016): SUARA GURU
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v2i1.2035

Abstract

Survey Tentang Kecemasan Komunikasi Siswa Kelas V Pada Sekolah Dasar Negeri Rayon II Kecamatan Singingi. Adapun Permasalahan pada penelitian ini adalah 1) bagaimanakah tingkat kecemasan komunikasi siswa jika ditinjau dari aspek Unwillingness; 2) Bagaimanakah tingkat kecemasan komunikasi siswa jika ditinjau dari aspek avoiding; 3) Bagaimanakah tingkat kecemasan komunikasi siswa jika ditinjau dari aspek control; 4) Bagaimanakah gambaran umum tingkat kecemasan komunikasi siswa kelas V SD Negeri Rayon II Kecamatan Singingi. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V V SD Negeri Rayon II Kecamatan Singingi. Sampel penelitian menggunakan sampel jenuh, yaitu sebanyak 148 orang siswa (100%) menjadi sampel. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Tingkat kecemasan komunikasi dari aspek unwillingness siswa berada pada kategori sedang; 2) Tingkat kecemasan komunikasi siswa dari aspek avoiding berada pada kategori sedang; 3) Tingkat kecemasan komunikasi siswa dari aspek control berada pada kategori sedang; 4) secara umum tingkat komunikasi siswa berada pada kategori sedang.
HUBUNGAN ANTARA METODE BIMBINGAN KONSELING DAN PERILAKU SISWA MUSGAMAL, MUSGAMAL
SUARA GURU Vol 2, No 1 (2016): SUARA GURU
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v2i1.2040

Abstract

Hubungan Antara Metode Bimbingan Konseling Dan Perilaku Siswa Kelas II Di SMK Negeri 1 Teluk Kuantan Tahun Pelajaran 2013. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mengetahui metode bimbingan konseling yang diberikan oleh konselor terhadap siswa SMK Negeri 1 Teluk Kuantan. (2) Untuk mengetahui hubungan bimbingan konseling dengan perilaku siswa SMK Negeri 1 Teluk Kuantan. Penelitian ini dilakukan selama kurang lebih dua bulan, yaitu bulan Mei sampai bulan Juni 2008 yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 Teluk Kuantan. Adapun populasi penelitian ini adalah Siswa Kelas XI SMK Negeri 1 Teluk Kuantan. Responden penelitian ditentukan secara Sampling Random sederhana berdasarkan criteria-kriteria tertentu. Adapun teknik penentuan jumlah sampel menggunakan Slovin. Tipe penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan metode survei eksplanatif asosiatif. Data primer dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, cara pengumpulan data dengan menggunakan daftar pernyataan yang berstruktur dan diajukan kepada responden. Data sekunder dilakukan dengan observasi, studi pustaka baik itu dari buku-buku, ataupun dari situs internet yang relevan dengan fokus permasalahan serta melakukan wawancara dengan pihak-pihak terkait dengan penelitian. Data yang berhasil dikumpulkan selanjutnya dianalisis secara kuantitatif dan dengan tabulasi silang (crosstab) disertai dengan uji statistic ChiSquare (X2). Hasil penelitian mengenai hubungan antara metode bimbingan konseling dan perilaku siswa SMK Negeri 1 Teluk Kuantan, menunjukkan bahwa tidak adanya hubungan Metode Bimbingan Konseling yakni metode Ceramah, metode Tanya jawab, dan metode curah pendapat terhadap perubahan perilaku siswa yakni perilaku disiplin, perilaku rajin, perilaku sopan, dan perilaku patuh. Terkait penilaian responden terhadap kualitas metode bimbingan konseling yang terapkan dengan pendekatan yang digunakan ke siswa, sebagian besar responden menjawab tidak sesuai.
USAHA-USAHA YANG DILAKUKAN GURU DALAM MENANGGULANGI SISWA YANG BERPRESTASI BELAJAR RENDAH saridin, saridin
SUARA GURU Vol 2, No 1 (2016): SUARA GURU
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.161 KB) | DOI: 10.24014/suara guru.v2i1.2036

Abstract

Usaha-Usaha Yang Dilakukan Guru Dalam Menanggulangi Siswa Yang Berprestasi Belajar Rendah Di Gugus I Kecamatan Singingi Tahun Pelajaran 2007-2008. Masalah utama dalam penelitian ini adalah usaha-usaha yang dilakukan guru dalam menanggulangi siswa yang berprestasi rendah di Gugus I Kecamatan Singingi. Adapun populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas V di Gugus I Kecamatan Singingi yang mengalami prestasi belajar rendah, yakni sebanyak 36 orang siswa. Data ini dikumpulkan dengan cara penyebaran angket kepada siwa yang mengalami prestasi belajar rendah di Gugus I Kecamatan Singingi, Selanjutnya analisa data menggunakan teknik pophan. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pada aspek meningkat hubungan guru dengan siswa 75.9%. Meningkatkan hubungan siswa dengan siswa 79.6%, memberikan motivasi 67.6%, dan menanamkan konsep diri yang baik 53.7%. Jadi usaha-usaha yang dilakukan guru yang paling tinggi adalah pada aspek peningkatan hubungan siswa dengan siswa.
STUDI TENTANG PENGGUNAAN MEDIA PENGAJARAN BERGAMBAR DAN HUBUNGANNYA DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA WESTERI, NURYETTI
SUARA GURU Vol 2, No 1 (2016): SUARA GURU
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v2i1.2041

Abstract

Mengingat pentingnya penggunaan alat peraga atau media bergambar maka para guru dikelas I dan II khususnya dituntut kemampuannya dalam menggunakan media dan alat peraga yang bersangkutan. Karena media bergambar bisa membangkitkan motivasi murid juga minat, dan meningkatkan prestasi belajar murid. Gambar dapat mempercepat proses penerimaan murid terhadap pelajaran yang diajarkan, juga media bergambar lebih menghematkan waktu dalam menyajikan sesuatu. Berdasarkan praktek di lapangan Sekolah Dasar Negeri 026 Pantai Kecamatan Kuantan Mudik guru-guru kelas I dan II dalam menyajikan materi pelajaran telah menggunakan media bergambar. Namun prestasi belajar murid masih rendah, jadi menunjukkan adanya permasalahan dibuktikan dengan gejala-gejala sebagai berikut: Hasil belajar masih rendah, Gairah belajar anak kurang, situasi belajar mengajar kurang komunikatif, anak-anak kurang memperhatikan keterangan guru. Teknik atau cara mengumpulkan data adalah observasi, wawancara, eksperimen. Teknik analisa data adalah korelasi, yaitu menggunakan rumus, korelasi serial. “r” product moment yang menunjukkan kuat lemahnya hubungan Variabek X dan Variabel Y. analisa menunjukkan bahwa (rxy 0,645 > taraf signifikan 5% 0,220 dan rxy 0,646 > taraf signifikan 1% 0,286) dengan demikian Ha diterima Ho ditolak, berarti ada hubungan yang positif antara penggunaan media pengajaran bergambar dengan prestasi belajar murid pada Sekolah Dasar Negeri 026 Pantai Kecamatan Kuantan Mudik.
UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DAN BAHASA INDONESIA MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL astati, astati
SUARA GURU Vol 2, No 1 (2016): SUARA GURU
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.423 KB) | DOI: 10.24014/suara guru.v2i1.2037

Abstract

Untuk mendapatkan pengembangan potensi seperti tersebut diatas, perlu menciptakan suasana pembelajaran yang memberi dorongan dengan membuat pendekatan pembelajaran yang sesuai, sehingga membuat motivasi belajar yang tinggi. Berdasarkan deskripsi diatas, maka rumusan masalah dalam penelitian tindakan kelas ini ialah: Apakah Pendekatan Pembelajaran Kontekstual Dapat Memotivasi Siswa Belajar Pada Bidang Studi Matematika Dan Bahasa Indonesia. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: “Keinginan untuk berprestasi dijelaskan sebagai motifuntuk mencapai suatu standar kualitaa (Standart of Exelence/Mc. Clelland)”. Untuk mencapai kualitas tersebut, guru perlu melakukan perubahan menurut teori Ames dan Archer 1987: “Guru dapat mengubah (meningkatkan) motivasi belajar siswa”. Kenyataan perbaikan yang terjadi dalam pembelajaran sudah membawa perubahan, yakni sebagai berikut: 1) Mata Pelajaran Matematika: a) Guru sudah melakukanpengelolaan kelas yang baik, yaitu melalui pembentukan kelompok belajar/diskusi. b) Guru sudah selalu menggunakan alat peraga/media belajar saat menyampaikan materi pelajaran. 2) Mata Pelajaran Bahasa Indonesia, yaitu: a) Saat membaca suatu teks bacaan siswa sudah paham dan dapat menentukan kata-kata sulit. b) 85% siswa sudah memahami dan mulai berminat untuk membaca suatu bacaan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA rozi, fitra yulia
SUARA GURU Vol 2, No 1 (2016): SUARA GURU
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.415 KB) | DOI: 10.24014/suara guru.v2i1.2145

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui  motivasi belajar IPS siswa dengan menerapkan pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray pada siswa kelas IX-2 SMPN 6 Pekanbaru tahun pelajaran 2012/2013. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan bulan Februari 2013. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX-2 SMPN 6 Pekanbaru dengan jumlah siswa 42 orang siswa yang terdiri dari 20 siswa laki-laki dan 22 siswa perempuan. Pengumpulan data diambil dari aktivitas guru dan motivasi belajar siswa. Hasil observasi aktivitas guru pada siklus I sebesar 73,3% dengan kategori sempurna. Pada siklus II aktivitas guru mencapai 90% dengan kategori sangat sempurna. Hasil observasi motivasi belajar pada siklsu I mencapai 56,8% dengan kategori tinggi. Pada siklus II motivasi belajar siswa mencapai 76,2 % dengan kategori sangat tinggi. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS dapat meningkatkan motivasi belajar IPS pada siswa kelas IX-2 SMP Negeri 6 Pekanbaru Tahun Ajaran 2012/2013.
KETERLAKSANAAN LAYANAN PEMBELAJARAN UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR indriyanti, indriyanti
SUARA GURU Vol 2, No 1 (2016): SUARA GURU
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v2i1.2038

Abstract

Keterlaksanaan Layanan Pembelajaran Untuk Siswa Kelas V Dan VI SD Negeri 008 Sungai Kuning Kecamatan Singingi Tahun Ajaran 2003/2004. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran tentang keterlaksanaan layanan pembelajaran, yaitu dalam bidang bimbingan pribadi, bimbingan sosial, bimbingan belajar, dan bimbingan sosial. Tempat waktu penelitian ini adalah di SD Negeri 008 Sungai Kuning Kecamatan Singingi yang dilaksanakan pada bulan Maret s,d Mei 2004. Populasi dan sampel penelitian ini diambil dari seluruh siswa kelas V dan VI yang berjumlah 75 siswa. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah “angket” dengan menggunakan metode persentase. Sedangkan metode penelitian adalah deskriptif. Hasil penelitian secara keseluruhan tergolong “Baik” dengan persentase (70.38%). Bila ditinjau dari aspek-aspek yang diukur, maka hasilnya yang diperoleh adalah sebagai berikut: 1) Pada aspek layanan pembelajaran dalam bimbingan pribadi memperoleh skor (70.93%) tergolong baik, 2) Pada aspek layanan pembelajaran dalam bidang bimbingan sosial memperoleh skor (82.00%) tergolong baik sekali; 3) Pada aspek layanan pembelajaran dalam bidang bimbingan belajar memperoleh skor (73.33%) tergolong kategori baik; 4) Aspek layanan pembelajaran dalam bimbingan karir memperoleh skor (60.80%) tergolong cukup baik. Dengan demikian keterlaksanaan layanan pembelajaran untuk siswa kelas V dan VI SD Negeri 008 Sungai Kuning Kecamatan Singingi sudah terlaksana dengan baik.

Page 1 of 1 | Total Record : 9