SUARA GURU
Suara Guru(Print ISSN 2477-6351): Jurnal Pendidikan Sosial, Sains dan Humaniora (SG-JPSSH) adalah jurnal ilmiah yang berfokus pada pengembangan dan aplikasi teori, pendekatan, sistem, metode, implementasi, and evaluasi penerapan kurikulum dan pembelajaran pada tingkat pendidikan dasar dan menengah. JPSSH menerima artikel hasil penelitian dan pemikiran di bidang pendidikan sosial, Sains, dan Humaniora yang terbit 4 kali dalam satu tahun
Articles
112
Articles
HUBUNGAN ANTARA LIFE SKILL DENGAN MASALAH YANG DIALAMI SISWA KELAS II SLTP 1 TELUK KUANTAN

Herwin, Herwin

SUARA GURU Vol 3, No 4 (2017): Vol. 3 No. 4, Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Life skill atau kecakapan hidup adalah kecakapan yang dimiliki oleh seseorang untuk mau dan berani menghadapi problema hidup dan kehidupan secara wajar tanpa merasa tertekan, kemudian secara proaktif dan kreatif mencari serta menemukan solusi sehingga akhirnya mampu mengatasinya. Life skill tercipta sejak anak mulai terintegrasi dengan lingkungan. Semakin dewasanya seseorang seharusnya semakin mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab kecakapannya. Sdangkan masalah adalah sesuatu yang dapat menghambat, merintangi dan mempersulit dalam usaha mencapai tujuan. Orang yang memiliki kecakapan hidup ditandai dengan 1) Respon yang ditampilkan selalu penuh dengan kesadaran terhadap keberadaan dirinya. 2) Perilaku lebih mengacu pada penalaran. 3) Memiliki kelebihan dalam keterampilan dalam berbicara. 4) Menghargai kecakapan yang dimilikinya. 5)Memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran sekaligus mencari hubungan antara Life skill dengan masalah. Populasinya terdiri dari tiga kelas dengan sampel 50%. Metode penelitian menggunakan korelasi. Hasil analisa data menunjukkan gambaran Life skill 80% kategori tinggi dan 20% kategori sedang. Gambaran masalah yang dihadapi siswa 3% dari kategori sedang, dan 97% dalam kategori rendah. Ditinjau dari uji korelasi ternyata Life skill dengan masalah yang dialami siswa diperoleh harga r = -0,77. Hal ini menunjukkan hubungan negatif yang sangat erat, artinya antara Life skill dan masalah yang dialami siswa terdapat hubungan yang negatif. Semakin tinggi Life skill yang dimiliki siswa maka semakin sedikit masalah yang dihadapi.

MENINGKATKAN MINAT KONSELING SISWA UNTUK MENGENTASKAN MASALAH YANG DIALAMINYA DENGAN KONSULTASI TERJADWAL

gusneti, gusneti

SUARA GURU Vol 3, No 4 (2017): Vol. 3 No. 4, Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.357 KB)

Abstract

Pentingnya konsultasi siswa dengan guru Pembimbing sebernarnya adalah suatu hal yang perlu mengingat konsultasi tersebut akan menjadi jalan ke arah pelaksanaan konseling yang sesungguhnya. Menurut Sahani dkk (1999) salah satu kriteria keberhasilan BK di sekolah adalah jumlah siswa yang berkonsultasi secara sukarela meningkat. Hal ini berarti bahwa semakin banyak siswa yang sukarela berkonsultasi ke BK dapat dikatakan pula bahwa di sekolah tersebut menunjukkan adanya keberhasilan BK dalam memberi pelayanan kepada siswa. Namun berbagai kendala pelaksanaan konseling menjadikan konseling di sekolah sulit berjalan sesuai dengan yang seharusnya. Hal mendasar yang menjadi kendala di berbagai sekolah adalah sarana dan prasarana pendukung yang kurang. Sebagai contoh kebanyakan ruang BK di sekolah ditata seperti ruang guru yang terbuka. Padahal ruang yang terbuka dan tanpa sekat akan menjadikan siswa kurang nyaman berkonsultasi ataupun konseling dengan gurunya. Selain itu tidak adanya ruang khusus untuk konseling akan menyebabkan masalah yang akan dikemukakan siswa tidak secara maksimal dan transparan dikemukakan karena ada perasaan was-was masalahnya diketahui orang lain.

IPA DAN PKn MELALUI PRCOBAAN DAN PENGGUNAAN ALAT PERAGA

Darpion, Darpion

SUARA GURU Vol 3, No 4 (2017): Vol. 3 No. 4, Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.727 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa pada bidang studi IPA dan meningkatkan keaktifan siswa dalam proses belajar mengajar pada mata pelajaran PKn melalui percobaan dan penggunaan alat peraga. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) di kelas IV SDN 028 Pulau Kalimanting Kecamatan Benai Kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, yaitu siklus I dan siklus II, yang mana tiap-tiap siklus ini dilakukan beberapa tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode percobaan dan penggunaan alat peraga dapat mencapai ketuntasan belajar siswa pada pembelajaran IPA dan penggunaan alat peraga yang optimal dapat mencapai ketuntasan belajar siswa pada pembelajaran PKn.

PENINGKATAN PENGUASAAN SISWA TERHADAP MATERI GAYA DALAM PEMBELAJARAN IPA DAN KEMAMPUAN ALAM DALAM PELAJARAN IPS MELALAUI METODE EKSPERIMEN

Ahriyulis, Ahriyulis

SUARA GURU Vol 3, No 4 (2017): Vol. 3 No. 4, Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.843 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan siswa terhadap materi pelajaran IPA dan IPS melalui metode eksperimen. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus yaitu siklus II dan siklus III. Siklus I merupakan pembelajaran sebelum dilakukan perbaikan, siklus II merupakan perbaikan pembelajaran pertama dan siklus III merupakan perbeikan pembelajarn yang kedua. Penelitian di dilaksanakan di kelas V SDN 001 Teluk Beringin Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi. Dari penelitian yang dilakukan diperoleh pada pelajaran IPA, siklus I siswa yang mencapai nilai ketuntasan hanya 41%, pada siklus II siswa yang mencapai nilai ketuntasan adalah 68% sedangkan pada siklus III siswa yang mencapai nilai ketuntasan adalah 87%. Pada pelajaran IPS, siklus I siswa yang mencapai nilai ketuntasan hanya 31%, pada siklus II siswa yang mencapai nilai ketuntasan adalah 62% sedangkan pada siklus III siswa yang mencapai nilai ketuntasan adalah 97%. Artinya hasil belajar siswa pada kedua mata pelajaran tersebut mengalami peningkatan dari siklus 1, siklus II ke siklus III sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian teknik belajar dengan metode eksperimen dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA dan IPS.

PENGGUNAAN METODE DEMONTRASI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN DALAM PEMBELAJARAN IPA DAN IPS SISWA SEKOLAH DASAR

Elita, Neng

SUARA GURU Vol 3, No 4 (2017): Vol. 3 No. 4, Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.481 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman hasil belajar siswa pada pelajaran IPA dan IPS di kelas I SDN 004 Koto Kombu Kecamatan Hulu Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi Tahun Ajaran 2008-2009. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, yaitu siklus I, siklus II, yang mana tiap-tiap siklus ini dilakukan beberapa tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa 1) Perbaikan pembelajaran ternyata dapat menimbulkan minat belajar dan aktifitas belajar siswa lebih meningkat sehingga pembelajaran dapat berhasil dengan baik. 2) Pemilihan metode demonstrasi yang relevan dengan materi serta penggunaan media dan alat peraga yang sesuai sangat menguntungkan baik bagi guru maupun bagi siswa didalam kegiatan pembelajaran sehingga kriteria ketuntasan miniml yang ditetapkan dapat dicapai dengan persentase yang tinggi.

PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN GQGA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn PADA SISWA SEKOLAH DASAR

Erdina, Erdina

SUARA GURU Vol 3, No 4 (2017): Vol. 3 No. 4, Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.293 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui  hasil belajar PKn siswa dengan menerapkan metode pembelajaran GQGA pada siswa kelas I-B SD Negeri 010 Ratu Sima Dumai Selatan tahun pelajaran 2016/2017. Pengambilan data dilaksanakan pada tanggal Agustus sampai dengan September 2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas I-B SD Negeri 010 Ratu Sima Dumai Selatan dengan jumlah siswa 32 orang siswa yang terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan. Pengumpulan data diambil dari hasil belajar siswa berupa daya serap dan ketuntasan belajar. Daya serap hasil belajar siswa sebelum Penelitian Tindakan Kelas (PTK) 66.6 meningkat sebesar 10 pada siklus I menjadi 76.6 dan pada siklus II terjadi peningkatan 4.7 menjadi 81.3. Ketuntasan klasikal siswa sebelum PTK adalah 62.5%. Pada siklus I pertemuan 1 sebesar 90.6% dan pada pertemuan 2 sebesar 93.8%. Pada siklus II pertemuan 3 sebesar 96.9% dan pada pertemuan 4 sebesar 100% . Dapat disimpulkan bahwa penerapan metode GQGA dapat meningkatkan hasil belajar PKn pada siswa kelas I-B SD Negeri 010 Ratu Sima Dumai Selatan Tahun Pelajaran 2016/2017.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn SISWA SEKOLAH DASAR

Rosnah, Rosnah

SUARA GURU Vol 3, No 4 (2017): Vol. 3 No. 4, Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.344 KB)

Abstract

Berdasarkan hasil observasi diketahui bahwa hasil belajar PKn pada siswa kelas I-B SD Negeri 010 Ratu Sima Dumai Selatan masih banyak yang tidak mencapai KKM yang ditetapkan. Hanya 59.4% siswa yang mencapai KKM. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan September sampai dengan Oktober 2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas I-B SD Negeri 010 Ratu Sima Dumai Selatan dengan jumlah siswa 32 orang siswa yang terdiri dari 19 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Pengumpulan data diambil dari hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data adalah dengan melaksanakan kuis tiap siklusnya. Masing-masing siklus terdiri dari empat pertemuan. Hasil belajar sebelum PTK adalah 66.9 dengan kategori kurang, setelah PTK pada siklus I pertemuan 1 hasil belajar sebesar 72.5 dengan kategori cukup dan pada pertemuan 2 sebesar 74.7 dengan kategori cukup. Pada siklus II pertemuan 3 hasil belajar siswa sebesar 80.0 dengan kategori baik dan pertemuan 4 sebesar 82.2 dengan kategori baik. Ketuntasan individu sebelum PTK adalah 19 orang siswa (59.4%). Ketuntasan individu pada siklus I pertemuan 1 adalah 28 orang siswa (87.7%) and pada pertemuan 2 adalah 29 students (90.6%). Ketuntasan individu pada siklus II pertemuan 3 adalah 30 orang siswa (93.8%) dan pada pertmuan 4 adalah 31 strudents (96.9%). Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa penerapan model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar PKn pada siswa kelas I-B SD Negeri 010 Ratu Sima Dumai Selatan tahun ajaran 2016/2017. 

PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP SIFAT-SIFAT BANGUN DATAR DAN PERUBAHAN WILAYAH DI INDONESIA MELALUI METODE DISKUSI

Lasmini, Lasmini

SUARA GURU Vol 3, No 4 (2017): Vol. 3 No. 4, Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.283 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan metode diskusi dan penggunaan alat peraga dalam pembelajaran terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) di di kelas V SDN 014 Sungai Keranji Kec. Singingi. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, yaitu siklus I, siklus II dan siklus III, yang mana tiap-tiap siklus ini dilakukan beberapa tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa Penggunaan metode diskusi dalam pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar, ini dapat dilihat dari perolehan nilai yang didapat siswa yang selalu terjadi peningkatan dari setiap siklus.

AKTIVITAS ORANG TUA DALAM PROSES PENDIDIKAN AKHLAK ANAK-ANAK DI LINGKUNGAN KELUARGA MASYARAKAT KASANG

Lastini, Lastini

SUARA GURU Vol 3, No 4 (2017): Vol. 3 No. 4, Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.987 KB)

Abstract

Anak sebagai kader perjuangan bangsa harus dipersiapkan sesuai dengan idiologi bangsa dan negara maupun masyarakat itu sendiri agar dapat berbuat dan berperilaku menurut etika bangsa maupun agama yang dianutnya. Orang tua berkewajiban untuk memberikan pendidikan akhlak kepada anak. Aktivitas yang dilakukan orang tua dalam proses pemberian pendidikan akhlak terhadap anak-anak di lingkungan keluarga dengan memberikan pendidikan akhlak kepada anak melalui cerita-cerita, mengajarkan anak tentang sopan santun dalam kehidupan sehari-hari, jujur kepada anak, dan menjalankan adab islam. Aktivitas orang tua dalam proses pendidikan akhlak terhadap anak masih terdapat berbagai gejala, diantaranya para orangtua lebih suka menonton televisi dibandingkan bercerita kepada anak tentang akhlak dan kisah para nabi dan rasul, masih ada sebagian orangtua yang kurang bijaksana dalam pendidikan anak dalam kehidupan sehari-hari. Masih ada sebagian anak yang kurang berlaku sopan kepada orangtua dalam kehidupan sehari-hari. Sebagian orangtua tidak lagi mendidik anak dengan cerita dongeng atau cerita para nabi dan rasul. Dari temuan gejala-gejala tersebut, penulis tertarik mengadakan penelitian dengan judul ??Aktivitas Orang Tua Dalam Proses Pendidikan Akhlak Anak-Anak Di Lingkungan Keluarga Masyarakat Kasang Kecamatan Kuantan Mudik?.

PENGGUNAAN ALAT PERAGA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DAN BAHASA INDONESIA SISWA SEKOLAH DASAR

Helmi, Netti

SUARA GURU Vol 3, No 4 (2017): Vol. 3 No. 4, Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.38 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika materi pembelajaran berhitung dan mata pelajaran Bahasa Indonesia pada materi pembelajaran membaca. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) di kelas I SDN 009 Sungai Sirih Kecamatan Singingi Kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian ini dilakukan dalam 3 siklus, yaitu siklus I, siklus II dan siklus III, yang mana tiap-tiap siklus ini dilakukan beberapa tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa 1) Keberhasilan siswa dalam pemahaman dan penguasaan materi pembelajaran sangat tergantung pada metode pembelajaran yang digunakan. 2) Penggunaan alat peraga yang menarik dan efektif sangat mendukung untuk menumbuhkan minat dan memotivasi siswa dalam pembelajaran. 3) Keberanian siswa dalam mengemukakan pendapat perlu dilatih sejak dini, salah satunya adalah dengan melalui diskusi..