el-Ibtidaiy: Journal of Primary Education
ISSN : 26203251     EISSN : 26156121
el-Ibtidaiy : Journal of Primary Education (e-ISSN 2615-6121/p-ISSN 2620-3251) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun yakni pada bulan April dan Oktober.
Articles 18 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SDIT RAUDHATURRAHMAH PEKANBARU

purnamasari, ayu

el-Ibtidaiy: Journal of Primary Education Vol 1, No 1 (2018): el-Ibtidaiy
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.026 KB) | DOI: 10.24014/ejpe.v1i1.5055

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa melalui model pembelajaran inkuiri terbimbing pada siswa Kelas V SDIT Raudhaturrahmah Pekanbaru Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai bulan April 2018. Dengan jumlah siswa 30 orang, 14 orang siswa laki-laki, dan 16 orang siswa perempuan. Desain penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Parameter yang diukur adalah, hasil belajar siswa, aktivitas siswa, dan aktivitas guru. Sedangkan instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar butir soal dan lembar observasi aktivitas siswa dan aktivitas guru. Hasil observasi siklus I pertemuan pertama menunjukkan aktivitas guru sudah cukup (55%),  pertemuan kedua (65%) kategori baik dan pemuan ketiga baik sekali (85%). Untuk siklus II observasi aktivitas guru meningkat dengan kategori amat baik sekali (85%) dan sesuai dengan perencanaan, untuk aktivitas siswa juga meningkat dengan kategori baik sekali (95%). Persentase aktivitas siswa dalam melaksanakan pembelajaran pada siklus I pertemuan 1 yaitu 50% kategori cukup dan pertemuan ke 2 yaitu 60% kategori cukup, dan pertemuan tiga 85% kategori baik sekali. Sedangkan pada siklus II pertemuan 1 yaitu 85% kategori baik sekali dan pertemuan ke 2 siklus II 95% kategori baik sekali. Berdasarkan hasil analisis data dari pembahasan, nilai rata-rata skor dasar siswa sebelum penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing adalah 59.83 kemudian meningkat menjadi 72,17 pada siklus I dan mengalami peningkatan kembali pada siklus II menjadi 80,17. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa Kelas V SDIT Raudhaturrahmah Pekanbaru.

REFLEKSI SOSIAL PELATIHAN PENYELENGGARAAN JENAZAH BAGI MAHASISWA PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH UIN SUSKA RIAU

Yasnel, Y.

el-Ibtidaiy: Journal of Primary Education Vol 1, No 1 (2018): el-Ibtidaiy
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.135 KB) | DOI: 10.24014/ejpe.v1i1.5036

Abstract

Setiap yang bernyawa pasti akan mati, yang tidak diketahui waktu kedatangannya karena menjadi rahasia Ilahi.  Karenanya setiap umat manusia dituntut untuk senantiasa mempersiapkan diri menghadapinya. Jika manusia sudah mati, maka jasadnya disebut dengan jenazah atau mayat. Di antara persiapannya adalah manusia harus mampu memandikan dan mengafaninya. Dari kenyataan yang terjadi akhir-akhir ini banyak manusia termasuk di antaranya mahasiswa pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah UIN Suska Riau ditemukan banyak yang tidak mampu dalam memandikan dan mengafani jenazah, karena ketakutannya akan dibayang-bayangi oleh jenazah, bisa diupahkan kepada orang lain, dan persoalan lainnya yang menyebabkan mereka kurang atau tidak mampu memandikan dan mengafani jenazah. Kondisi itu bagaikan penyakit yang mewabah tidak hanya di masyarakat perkotaan tetapi juga di pedesaan. Padahal Islam menganjurkan bahwa dalam pelaksanaannya lebih afdhal dilaksanakan oleh anggota keluarga jenazah sendiri. Dengan adanya pelaksanaan pelatihan memandikan dan mengafani jenazah bagi mahasiswa PGMI UIN Suska Riau, diharapkan mereka mampu melaksanakannya sekaligus menjadi refleksi social mereka terhadap lingkungannya dimana mereka berada.

PENERAPKAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES UNTUK MENINGKATKAN HASIL BALAJAR IPA SISWA KELAS IV SD NEGERI 177 PEKANBARU

mulyati, desi, purnamasari, ayu

el-Ibtidaiy: Journal of Primary Education Vol 1, No 1 (2018): el-Ibtidaiy
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.099 KB) | DOI: 10.24014/ejpe.v1i1.5056

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa melalui penerapan pendekatan keterampilan proses pada siswa Kelas IV SDN 177 Pekanbaru Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2017 dengan jumlah siswa 25 orang, 13 orang siswa laki-laki, dan 12 orang siswa perempuan. Desain penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Parameter yang diukur adalah, hasil belajar siswa, aktivitas siswa, dan aktivitas guru. Sedangkan instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar butir soal dan lembar observasi aktivitas siswa dan aktivitas guru. Hasil observasi siklus I menunjukkan aktivitas guru sudah cukup baik Persentase aktivitas guru dalam melaksanakan pembelajaran pada siklus I pertemuan 1 yaitu 57.5% dengan kategori kurang dan pertemuan ke 2 yaitu 67.5% dengan cukup. Pada siklus II mengalami peningkatan pertemuan 1 yaitu 77,5% dengan kategori baik dan pertemuan 2 yaitu 87.5% dengan kategori amat baik. Persentase aktivitas siswa dalam melaksanakan pembelajaran pada siklus I pertemuan 1 yaitu 55.87% dengan kategori kurang dan pertemuan ke 2 yaitu 64.12% dengan cukup. Pada siklus II mengalami peningkatan pertemuan 1 yaitu 77.12% dengan kategori baik dan pertemuan 2 yaitu 84.25% dengan kategori amat baik. Berdasarkan hasil analisis data dari pembahasan, nilai rata-rata hasil belajar siswa sebelum penerapan pendekatan keterampilan proses adalah 57.20% kemudian meningkat menjadi 71% pada siklus I dan mengalami peningkatan kembali pada siklus II menjadi 77.80%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan pendekatan keterampilan proses dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa Kelas IV SDN 177 Pekanbaru.

PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS (MASALAH SOSIAL) DENGAN PENERAPAN METODE DISKUSI DENGAN TINDAKAN REFLEKTIF

Nurhayati, Nurhayati

el-Ibtidaiy: Journal of Primary Education Vol 1, No 1 (2018): el-Ibtidaiy
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.074 KB) | DOI: 10.24014/ejpe.v1i1.5054

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk peningkatan hasil belajar ilmu pengetahuan sosial pada siswa kelas IV SDN 012 Bukit Raya Kec. Tenayan Raya Pekanbaru  melalui penerapan metode diskusi dengan tindakan reflektif. Subjek penelitian  adalah  guru dan siswa kelas IV SD Negeri 012 Bukit Raya Kec. Tenayan Raya Pekanbaru. Metode diskusi dengan tindakan reflektif adalah paduan metode diskusi dengan pembelajaran reflektif, adapun metode diskusi adalah suatu cara atau proses penyajian bahan pelajaran dimana guru memberikan kesempatan kepada para siswa (kelompok-kelompok siswa) untuk mengadakan perbincangan ilmiah guna mengumpulkan pendapat, membuat kesimpulan  atau penyusun berbagai alternatif pemecahan atas suatu masalah, sedangkan pembelajaran reflektif merupakan bagian dari lima system pembelajaran primer yaitu emosional, sosial, kognitif, fisik dan reflektif. Reflektif adalah respon terhadap kejadian, aktivitas atau pengetahuan yang baru diterima atau cara berfikir tentang apa yang baru dipelajari, berfikir kebelakang tentang apa yang sudah dipelajari dan dilakukan masa lalu.Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, hasil belajar siswa pada siklus I menunjukkan bahwa dari 39 siswa sebanyak 23 orang siswa (58%) mencapai KKM dan pada siklus II meningkat menjadi 38 orang siswa (97%), sehingga dapat disimpulkan  bahwa pembelajaran  dengan penerapan metode diskusi dengan tindakan reflektif mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS pokok pembahasan masalah sosial.

Penerapan Metode Pembelajaran Learning Together untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA pada Siswa

Warniati, Warniati

el-Ibtidaiy: Journal of Primary Education Vol 1, No 2 (2018): el-Ibtidaiy
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.924 KB) | DOI: 10.24014/ejpe.v1i2.6598

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan di kelas II-A SD Negeri 113 Pekanbaru pada semester genap tahun pembelajaran 2017/2018. Penelitian ini dimulai dari bulan Maret 2018 sampai dengan bulan April 2018. Subjek penelitian tindakan kelas ini dilakukan pada siswa kelas II-A SD Negeri 113 Pekanbaru. Jumlah siswa 32 orang, terdiri dari 15 orang putra dan 17 orang putri. Hasil penelitian ini adalah penerapan metode pembelajaran learning together dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas II-A SD Negeri 113 Pekanbaru tahun pelajaran 2017/2018. Hasil belajar sebelum PTK adalah 71.6 dengan ketuntasan individu 20 orang dan ketuntasan klasikal adalah 62.5%. Hasil belajar siklus I pertemuan 1 adalah 78.4 dengan ketuntasan individu 28 orang dan ketuntasan klasikal adalah 87.5%. Hasil belajar siklus I pertemuan 2 adalah 80.0 dengan ketuntasan individu 29 orang dan ketuntasan klasikal adalah 90.6%. Hasil belajar siklus II pertemuan 3 adalah 82.8 dengan ketuntasan individu 30 orang dan ketuntasan klasikal adalah 93.8%. Hasil belajar siklus II pertemuan 4 adalah 84.7 dengan ketuntasan individu 31 orang dan ketuntasan klasikal adalah 96.9%.

Penerapan Model Pembelajaran Berdasarkan Masalah untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa

Suhadi, Suhadi

el-Ibtidaiy: Journal of Primary Education Vol 1, No 2 (2018): el-Ibtidaiy
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.092 KB) | DOI: 10.24014/ejpe.v1i2.6596

Abstract

Tujuan pada permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar matematika. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas VI SDN 013 Lubuk Kembang Sari Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan Tahun 2018 dengan jumlah siswa 20 orang. Jenis penelitian ini adalah PTK yang dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus dilaksanakan dalam dua kali pertemuan dengan satu kali ulangan akhir siklus. Instrument pengumpulan data pada penelitian ini adalah lembar observasi  guru, lembar observasi siswa dan tes ulangan akhir siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model Pembelajaran Berdasarkan Masalah dapat meningkatkan hasil belajar Matematika siswa, peningkatan hasil belajar dapat dilihat pada skor dasar yaitu rata-rata kelas 47,50 dengan ketuntasan klasikal 33,33%, kemudian meningkat pada siklus I yaitu rata-rata kelas 66,67 dengan ketuntasan klasikal 58,33% dan mengalami peningkatan 40,36% dan pada siklus II rata-rata kelas mengalami peningkatan lagi menjadi 76,67 dengan ketuntasan klasikal 83,33% dan mengalami peningkatan 61,41%. Peningkatan hasil belajar ini juga ditunjang oleh peningkatan aktifitas guru dan siswa. Peningkatan aktivitas guru dari siklus I pertemuan pertama ke siklus II pertemuan kedua adalah 40,63%. Sedangkan peningkatan aktivitas siswa dari siklus I pertemuan pertama ke siklus II pertemuan kedua adalah 40,63%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Ini artinya bahwa model Pembelajaran Berdasarkan Masalah dapat meningkatkan hasil belajar Matematika siswa Kelas  VI  SDN 013 Lubuk Kembang Sari Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan Tahun 2018.

ANALISIS KETERKAITAN ANTAR KOMPONEN DALAM RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR KOTA SUMEDANG

Anggraeni, Poppy

el-Ibtidaiy: Journal of Primary Education Vol 1, No 1 (2018): el-Ibtidaiy
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.473 KB) | DOI: 10.24014/ejpe.v1i1.5069

Abstract

Perencanaan pembelajaran memiliki peranan yang sangat penting dalam proses pembelajaran. Perencanaan pembelajaran terutama Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) merupakan rencana kegiatan yang dibuat oleh guru sebagai pedoman dalam proses pembelajaran. RPP ini di dalamnya terdiri dari berbagagai komponen yang harus memiliki keterkaitan dan keterpaduan satu sama lain sesuai dengan prinsip penyususnan RPP, yang meliputi tujuan pembelajaran, materi, metode/model/pendekatan/strategi, sumber belajar/ media, proses/kegiatan, alokasi waktu, dan evaluasi pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis serta mendeskripsikan mengenai sejauh mana keterkaitan komponen - komponen dalam RPP yang digunakan pada proses pembelajaran di Sekolah Dasar di Kota Sumedang, yang meliputi Kecamatan Sumedang Utara dan Kecamatan Sumedang Selatan.Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif. pemilihan sampel dari populasi yang ada menggunakan teknik random sampling, sehingga diperoleh sebanyak 23 sekolah sebagai bahan penelitian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keterkaitan setiap komponen dalam RPP yang digunakan pada proses pembelajaran di Sekolah Dasar Kota Sumedang berada pada kategori tinggi, dimana setiap komponen RPP sudah disusun dengan baik sesuai dengan indikator keterkaitan setiap komponen. Demikian halnya dengan tingkat keterkaitan antar komponen dalam RPP yang memiliki kategori tinggi, dimana setiap komponen mulai dari tujuan pembelajaran, materi, metode/model/pendekatan/strategi, sumber belajar/ media, proses/kegiatan, alokasi waktu, dan evaluasi pembelajaran telah saling terkait satu dengan yang lainnya.

Upaya Peningkatan Hasil Belajar Siswa dengan Menerapkan Metode Pemberian Tugas pada Siswa

Naimah, Naimah

el-Ibtidaiy: Journal of Primary Education Vol 1, No 2 (2018): el-Ibtidaiy
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.069 KB) | DOI: 10.24014/ejpe.v1i2.6581

Abstract

Penelitian tindakan kelas(PTK) bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa khusus nya pelajaran Bahasa Indonesia dengan menggunakan  metode pemberian tugas siswa kelas III SD N 10 Bengkalis Tahun Pelajaran 2016/2017.Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan, ketuntasan individu dan klasikal siswa setelah dilakukan perbaikan dengan menggunakan metode pemberian tugas mengalami peningkatan. Ketuntasan individu pada siklus I hanya sebesar 27(77%), setelah dilakukan perbaikan pada siklus ke II ketuntasan individu siswa meningkat menjadi 30(85%). Demikian juga halnya dengan ketuntasan klasikal siswa. Pada siklus I secara klasikal siswa belum tuntas, sebab ketuntasan klasikal belum mencapai ketuntasan minimal yang ditetapkan. Siswa yang tuntas hanya 27(77%), sedangkan ketuntasan minimal (85%).Sedangkan data penelitian tentang daya serap siswa kelas III semester II SD N 10 Bengkalis Tahun Pelajaran 2016/2017 juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Pada siklus I siswa yang memperoleh rentang nilai 90-100 hanya 8(23%) saja, tetapi setelah dilakukan perbaikan pada siklus II mengalami peningkatan yaitu sebanyak 9(26%). Sedangkan siswa yang memperoleh nilai < 60 pada siklus I sebanyak 8(23%). Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, siswa yang memperoleh nilai < 60 sudah berkurang, hanya tinggal 1 (3%) . Dengan demikian saya serap siswa pada siklus I sebesar 7%. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II , daya serap mengalami peningkatan menjadi 75% , mengalami peningkatan sebesar 2% dari siklus sebelumnya.

Penggunaan Pembelajaran Cooperative Script dalam Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa

odih, odih

el-Ibtidaiy: Journal of Primary Education Vol 1, No 2 (2018): el-Ibtidaiy
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.894 KB) | DOI: 10.24014/ejpe.v1i2.6577

Abstract

Tujuan dari diadakan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 008 Sukaraja tentang konsep perkalian bilangan dengan menggunakan pembelajaran cooperative script. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 008 Sukaraja Kecamatan Logas Tanah Darat Kabupaten Kuantan Singingi yang terdiri dari 6 orang siswa laki-laki dan 6 orang siswa perempuan pada semester ganjil tahun pelajaran 2015/2016. Mata pelajaran yang menjadi bahan penelitian adalah mata pelajaran Matematika materi perkalian bilangan sampai dengan 100. . Peneltian ini dilakukan dalam dua siklus. Dari analisis perbandingan dari setiap siklus persentase ketuntasan selalu meningkat. Berawal dari kegiatan pembelajaran prasiklus yang hanya 58% siswa yang tuntas tetapi pada kegiatan siklus II pertemuan 2 sudah meningkat menjadi 10% siswa yang tuntas. Dan rata-rata nilai siswa yang pada awal siklus hanya 58,33 dan pada siklus II pertemuan 2 yakni 80,00. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode cooperative script dapat meningkatkan hasi belajar siswa kelas IV SD Negeri 008 Sukaraja Kecamatan Logas Tanah Darat Kabupaten Kuantan Singingi pada pelajaran Matematika materi perkalian bilangan pada tahun pelajaran 2015/2016.

UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR PAI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD PADA SISWA KELAS VA SDN 001 PULAU DI KECAMATAN BANGKINANG KABUPATEN KAMPAR

Hamidi, H., Roza, Ellya

el-Ibtidaiy: Journal of Primary Education Vol 1, No 1 (2018): el-Ibtidaiy
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.496 KB) | DOI: 10.24014/ejpe.v1i1.5060

Abstract

Latar belakang penelitian ini dilakukan karena proses pembelajaran masih berpusat pada guru dengan metode konvensionalnya seperti ceramah dan mengerjakan soal yang mengakibatkan siswa tidak termotivasi, kurang semangat dan tidak aktif bertanya dalam kelas ketika penyampaian materi pembelajaran dilakukan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar PAI pada siswa kelas V A SDN 001 Pulau dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V A SDN 001 Pulau yang berjumlah 25 orang terdiri dari siswa laki–laki 11 orang dan siswa perempuan 14 orang. Alat ukur yang dipakai adalah aktivitas guru, aktivitas siswa, hasil belajar, serta ketuntasan belajar. Rata–rata aktivitas guru pada siklus pertama adalah 70,92% (baik). Pada siklus kedua adalah 77,92 % (baik). Pada siklus ketiga adalah 79,48 % (baik). Rata–rata hasil belajar pada siklus pertama adalah 56,92 % (cukup). Pada siklus kedua adalah 73,84 % (baik). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa belajar dengan model pembelajaran kooperatif Tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar PAI pada siswa kelas V A SDN 001 Pulau. Bagi guru yang selama ini masih menggunakan metode pembelajaran dengan verbal (ceramah), agar dapat mengganti dengan model pembelajaran yang lain yang lebih variatif seperti model pembelajaran kooperatif Tipe STAD. Dengan model pembelajaran yang baru siswa akan lebih aktif dan bersemangat dalam belajar. 

Page 1 of 2 | Total Record : 18