cover
Filter by Year
Jurnal Kesehatan Komunitas
Journal Kesehatan Kominitas is (p-ISSN:2088-7612, e-ISSN: 2548-8538) is scientific, peer-reviewed and open access journal managed and published by LPPM STIKes Hang Tuah Pekanbaru on April, Agustus and December. Jurnal Kesehatan Komunitas publishes original research and/or library analysis on Health Community. In 2017, Jurnal Kesehatan Komunitas has registered as a CrossRef member. Therefore, all published articles will have unique Digital Object Identifier (DOI) number.
Articles
123
Articles
Working Condition And The Convenience Of Organization Environment Related With Performance Of Pharmacist Assistant

kiswanto, kiswanto

Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 3 No 5 (2017): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : Jurnal Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health) Published by : P3M STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Dukungan organisasi merupakan salah satu faktor penentu dalam meningkatkan kinerja dari pegawai.  Dukungan organisasi terdiri dari faktor pengorganisasian, kenyamanan lingkungan, penyediaan sarana prasarana, pemilihan teknologi dan kondisi syarat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan organisasi terhadap kinerja pegawai pada instalasi farmasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Ahmad Pekanbaru Provinsi Riau.  Penelitian ini merupakan analitik kuantitatif study dengan desain cross sectional pada 53 orang asisten apoteker sebagai populasi. Penelitian ini menggunakan total sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan dianalisa dengan data univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan kinerja asisten apoteker kurang baik sebesar 49,1 %. Terdapat hubungan yang bermakna antara kondisi kerja (p-value= 0,04) dan kenyamanan lingkungan (p-value= 0,019) terhadap kinerja asisten apoteker. Diharapkan manajemen RSUD Arifin Achmad dapat meningkatkan kenyamanan lingkungan kerja di instalasi farmasi serta meningkatkan program kesehatan dan keselamatan bagi asisten apoteker.

Kandungan Vitamin B6 Pada Pisang Kepok: Alternatif Mengatasi Mual Muntah Pada Ibu Hamil

Ratih, Rini Hariani

Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 3 No 5 (2017): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : Jurnal Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health) Published by : P3M STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Vitamin B6 helps increase the development of central nervous system cells in the fetus. Needs enough vitamin B6 will reduce morning sickness. The daily amount needed by pregnant women is 1.9 milligrams. In the morning pregnant women often feel nausea and vomiting. This is seen during the first trimester of pregnancy in the first three months. This gravidarum emesis causes a decrease in appetite so that there is a change of electrolyte balance with potassium, calcium and sodium that cause changes in body metabolism. One of them vitamin B6 is in banana. The purpose of this research is to know the content of Vitamin B6 on banana kepok to emesis gravidarum trimester I. This method of research is quantitative analytic with pre-experimental group type pre-experiment research. First experiments conducted in the laboratory by HPLC method (High Performance Liquid Chromatography). From the results of the laboratory examination with 3 kinds of consumption of banana kapok to know the content of each inside the banana kepok consisting of: first banana kepok mengal contain B6 of 0.2022 mg / ml, second: banana kapok masak content B6 of 0, 2530 mg / ml, and third: banana kepok boiled for 40 minutes contain B6 of 0.3646 mg / ml. The conclusion that there is content of B6 in banana kapok the highest content of B6 boiled for 10 minutes that the content of B6 can reduce emesis gravidarum in pregnant women trimester I. The conclusion of the research is the content of Vitamin B6 in banana kepok cook that can reduce emesis gravidarum in pregnant woman of trimester I.

The Relationship Between Low Birth Weight Neonates And Asphyxia Neonatorum at Arifin Achmad Hospital

yanti, juli selvi

Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 3 No 5 (2017): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : Jurnal Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health) Published by : P3M STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

    Asfiksia merupakan kesukaran bernapas yang terjadi pada bayi baru lahir. Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) sering mengalami asfiksia, hal ini disebabkan oleh defisiensi surfaktan, pertumbuhan paru yang masih belum sempurna, otot pernafasan yang masih lemah, dan tulang iga yang mudah melengkung, sehingga tidak dapat memperoleh oksigen yang cukup dari plasenta. Data dari RSUD Arifin Achmad Pekanbaru diperoleh jumlah asfiksia neonatorum termasuk 15 penyakit terbesar penyebab kematian bayi. Pada tahun 2014 ada 36 kasus asfiksia dari  955 bayi yang dilahirkan (3,76%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Berat Badan Lahir Rendah dengan asfiksia neonatourm berdasarkan faktor BBLR di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Tahun 2014. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik kuantitatif dan design case control. Penelitian ini diadakan di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau pada 03 Maret hingga 03 Mei tahun 2015. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi yang lahir di RSUD Arifin Achmad dan sampel diperoleh sebanyak 72 responden yang terdiri dari 36 kasus dan 36 kontrol, dengan teknik sampling yaitu secara simple random sampling. Pengambilan data menggunakan data sekunder dengan menggunakan lembar ceklist, pengolahan data dilakukan secara komputerisasi dan analisa data dilakukan dengan cara univariat dan bivariat. Hasil penelitian diperoleh dari uji chi square diketahui bahwa terdapat hubungan BBLR dengan asfiksia yang ditunjukan oleh p value = 0,002 < 0,05. Diharapkan kepada tenaga kesehatan dapat memberikan informasi tentang resiko terjadinya asfiksia seperti Berat Badan Lahir Rendah, status gizi ibu yang berisiko terhadap ibu dan janin. dengan menggunakan brosur, leaflet dan video.

Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Pengendalian Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Puskesmas Harapan Raya Kota Pekanbaru Tahun 2016

Maharani, Riri, Syafrandi, Dary Putri

Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 3 No 5 (2017): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : Jurnal Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health) Published by : P3M STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Hipertensi merupakan penyebab utama stroke yang membawa angka kematian tinggi. Keadaan ini terjadi di dunia, baik di negara maju maupun negara berkembang. Data yang diperoleh dari Puskesmas Harapan Raya menunjukkan meningkatnya kasus hipertensi sejak 2014 (4879 kasus) hingga 2015 (5208 kasus). Tujuan penelitian ini adalah memperoleh faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pengendalian tekanan darah pada penderita hipertensi di Puskesmas Harapan Raya, Pekanbaru. Penelitian analitik kuantitatif ini menggunakan penelitian cross sectional. Populasi adalah pasien hipertensi pada 12 Mei sampai dengan 12 Juni 2016. Sampelnya adalah 152 orang dengan hipertensi yang mengunjungi pusat komunitas kesehatan Harapan Raya. Teknik sampling adalah accidental sampling. Instrumen ini menggunakan kuesioner dan pengolahan data terkomputerisasi. Analisis statistik menggunakan univariat dan bivariat dengan uji Chi-square. Hasilnya menunjukkan faktor yang berhubungan dengan perilaku pengendalian tekanan darah pada penderita hipertensi adalah pengetahuan (p-value =0.022, POR = 2.263; 95%CI: 1,171-4,372 ), sikap (p-value = 0.025, POR = 2.249; 95%CI: 1,155-4,564), diet (p-value = 0,027, POR = 2.296; 95%CI: 1,155-4,564), olahraga (p-value <0,005, POR = 3.850; 95%CI: 1,867-7,940), dukungan keluarga (p-value = 0.032 , POR = 2.157; 95%CI: 1,118-4,161), dan peran petugas kesehatan (p-value = 0.005,POR = 2.798; 95%CI: 1,407-5,561). Kami menyarankan kepada Puskesmas Harapan Raya untuk meningkatkan konseling dan pencegahan intensif mengenai faktor risiko yang terkait dengan hipertensi, selain menyebarkan brosur yang menjelaskan hipertensi dan dampaknya.

Perilaku Ibu Dalam Memilih Dukun Bayi Sebagai Tenaga Penolong Persalinan Di Wilayah Kerja Puskesmas Tembilahan Hulu Tahun 2016

yati, alhidayati

Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 3 No 5 (2017): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : Jurnal Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health) Published by : P3M STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang:Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator pembangunan kesehatan di Indonesia. Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan menjadi sangat penting dalam upaya penurunan angka kematian ibu. Cakupan persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan di Puskesmas Tembilahan Hulu masih belum mencapai target 90%. Target Puskesmas Tembilahan Hulu yaitu 80% tetapi yang tercapai hanya 45%.  Jumlah Kematian Ibu di Puskesmas Tembilahan Hulu tahun 2016 sebanyak 1 kasus dan Jumlah Kematian Bayi sebanyak 5 Kasus, salah satu penyebab kematian ditangani oleh dukun bayi. Tujuan: untuk mengetahui perilaku ibu dalam memilih tenaga penolong persalinan di wilayah kerja puskesmas Tembilahan Hulu. Rancangan:Penelitian kualitatif, untuk mendapatkan informasi yang lebih mendalam tentang bagaimana Perilaku Ibu dalam Memilih Tenaga Penolong Persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Tembilahan Hulu Tahun 2016. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu suatu pendekatan penelitian yang mengungkap situasi sosial tertentu dengan mendeskripsikan kenyataan secara benar, dibentuk oleh kata-kata berdasarkan teknik pengumpulan dan analisis data yang relevan yang diperoleh dari situasi yang alamiah. Hasil dan Pembahasan:Penelitian menunjukkan keputusan ibu memilih penolong persalinan sangat berkaitan dengan pengetahuan, sikap, sosial budaya, akses ke pelayanan kesehatan, dukungan keluarga. Kesimpulan: Perilaku ibu dalam memilih tenaga penolong persalinan masih banyak ke dukun bayi dibandingkan ke tenaga kesehatan/bidan.

Pemanfaatan Media Dalam Strategi Pemasaran di Rumah Sakit Syafira Pekanbaru Tahun 2016

candra, leon

Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 3 No 5 (2017): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : Jurnal Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health) Published by : P3M STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pemanfaatan media dalam strategi pemasaran merupakan unsur taktik pemasaran dalam upaya menangkap pasar. Indikator keberhasilan promosi adalah meningkatnya kunjungan. Berdasarkan survei yang dilakukan melalui wawancara diketahui bahwa sejak awal Rumah Sakit berdiri sudah memiliki program promosi, seperti promosi melalui media cetak (brosur, leaflet, banner), media elektronik (Televisi) dan media online (situs resmi). Tujuan penelitian ini adalah diperolehnya informasi yang mendalam mengenai pemanfaatan media dalam strategi pemasaran di Rumah Sakit Syafira tahun 2016. Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Syafira Pekanbaru. Subjek penelitian terdiri dari 3 orang informan utama, 3 orang informan penunjang. Dengan metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara dam telah dokumen. Untuk menjaga keabsahan data dilakukan dengan cara triangulasi. Hasil penelitian, sasaran komunikasi dari Rumah Sakit adalah seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan serta respons yang diharapkan dari sasaran mengenai media promosi ini hanya sebatas untuk mengetahui layanan-layanan yang ada di rumah sakit. Dalam menetapkan jumlah anggaran yang menjadi faktor khusus yang perlu dipertimbangkan yaitu dari segi frekuensi iklan dan pangsa pasar. Penentuan pesan yang dilakukan dengan cara melibatkan masyarakat ataupun pengunjung. Pemilihan media dari anggaran yang tersedia yaitu menggunakan media cetak seperti brosur, leaflet, banner, baliho, media online dan media sosial seperti facebook, twitter, instagram, jenis media spesifik yang paling efektif yaitu menggunakan brosur. Saran terhadap rumah sakit, untuk menentukan yang menjadi sasaran komunikasi. Memperhatikan pesan yang disampaikan, tidak hanya sekedar memberikan informasi layanan, tapi pesan yang dapat menimbulkan kesadaran atau perhatian, menarik minat, menciptakan keinginan, dan mendorong terjadinya tindakan. Mengelola kembali website rssyafira.com yang sampai saat ini sudah tidak bisa diakses lagi.

Akreditasi Jurnal

alamsyah, agus

Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 3 No 5 (2017): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : Jurnal Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health) Published by : P3M STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

AKREDITASI JURNAL Jurnal Kesehatan Komunitas sudah terindeks di Portal Garuda, SINTA, Direktory of  Open Access Journals (DOAJ) dan beberapa pengindeks lainnya. Tahun 2019 Jurnal Kesehatan Komunitas merencanakan mengajukan akreditasi berkala ilmiah elektronik ke Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Menurut Permenristekdikti  No. 20  Tahun 2017 dinyatakan bahwa Jurnal Ilmiah Nasional terakreditasi B dari Kemristekdikti yang diterbitkan dalam salah satu bahasa PBB, terindeks di DOAJ dengan indikator green thick (centang dalam lingkaran hijau)  disetarakan/diakui sebagai jurnal internasional; dan Jurnal Ilmiah Nasional terakreditasi A dari Kemristekdikti yang diterbitkan dalam salah satu bahasa PBB, terindeks di DOAJ dengan indikator green thick (centang dalam lingkaran hijau)  disetarakan/diakui sebagai jurnal internasional bereputasi. Untuk mencapai Jurnal Kesehatan Komunitas terakreditasi minimal B, salah satu usaha yang dilakukan adalah dengan manajemen jurnal yang baik dengan mengikuti kaidah atau ketentuan yang telah ditetapkan oleh Kemenristekdikti diantaranya melewati proses peer review. Adapun persyaratan akreditasi untuk berkala ilmiah elektronik berdasarkan surat edaran kemenristekdikti No 101/E5.2/SE/2018 tentang akreditasi berkala ilmiah elektronik adalah memiliki ISSN dalam versi elektronik (e-ISSN) dan atau cetak (p-ISSN) bila terbitan terbit dalam dua versi, sesuai data di laman http://issn.pdii.lipi.go.id; mencantumkan persyaratan etika publikasi (publication ethics statement) dalam laman website jurnal; terbitan berkala ilmiah harus bersifat ilmiah, artinya memuat artikel yang secara nyata mengandung data dan informasi yang memajukan pengetahuan, ilmu, dan teknologi serta seni; terbitan berkala ilmiah telah terbit paling sedikit 2 tahun berurutan, terhitung mundur mulai tanggal atau bulan pengajuan akreditasi; frekuensi penerbitan berkala ilmiah paling sedikit 2 kali dalam satu tahun secara teratur; jumlah artikel setiap terbit sekurang-kurangnya 5 artikel, kecuali jika berbentuk monograf; dan tercantum dalam salah satu lembaga pengindeks nasional (Indonesian Scientific Journal Database (ISJD), Portal Garuda, Pustaka Iptek dan/atau yang setara). Jurnal Kesehatan Komunitas telah memenuhi semua persyaratan tersebut di atas dan penilaian di Science and Technology Index (Sinta), Jurnal Kesehatan Komunitas berada di klaster S4. Berdasarkan hal tersebut, tim redaksi Jurnal Kesehatan Komunitas yakin bahwa akreditasi berkala ilmiah elektronik tersebut bisa dicapai tentunya dengan team work yang solid, baik antara tim redaksi, reviewer, penulis (author), maupun pihak  STIKes Hang Tuah Pekanbaru yang mendukung penerbitan Jurnal Kesehatan Komunitas.

EFEKTIFITAS RENDAM KAKI MENGGUNAKAN AIR HANGAT TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPANG TIGA KOTA PEKANBARU TAHUN 2016

harnani, yessi

Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 3 No 4 (2017): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : Jurnal Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health) Published by : P3M STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Hipertensi adalah penyakit kelainan jantung dan pembuluh darah yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah. Peningkatan tekanan darah yang tidak ditangani akan menyebabkan komplikasi seperti stroke dan gagal jantung. Rendam kaki air hangat merupakan salah satu terapi komlementer yang bisa menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas rendam kaki menggunakan air hangat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia. Penelitian ini merupakan penelitian pre Eksperimental pretest dan posttest desaign. Sampel adalah lansia penderita hiperetnsi di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Tiga kota Pekanbaru. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Teknik pengambilan data dengan cara observasi menggunakan Thermometer Air. Analisis data menggunakan uji wilcoxon Test. Hasil pengkajian sebelum dilakukan terapi sebagian besar lansia mengalami hipertensi stadium II. Hasil uji statistic didapatkan bahwa nilai P value sistol yaitu 0,000 (< 0,05) dan P value diastol yaitu 0,000 (<0,05) sehingga Ho ditolak. Terapi rendam kaki menggunakan air hangat efektif terhadap penurunan tekanan darah pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Tiga Kota Pekanbaru. Diharapkan kepada lansia untuk selalu mengontrol tekanan darah, jika terjadi peningkatan tekanan darah dapat menggunakan terapi rendam kaki air hangat dalam mengatasi hipertensi yang dialami, sebagai bentuk terapi komplementer yang murah dan mudah dilakukan secara mandiri

Implementasi Program Pencegahan Dan Penanggulangan Gizi Buruk Pada Balita Di Wilayah Puskesmas Siak Hulu III

septiani, winda

Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 3 No 4 (2017): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : Jurnal Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health) Published by : P3M STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pencegahan dan penanggulangan gizi buruk merupakan upaya mengantisipasi potensi masalah gizi sebelum kejadian gizi buruk dan menanggulangi kasus gizi buruk yang telah terjadi. Di puskesmas siak hulu III telah terjadi kasus gizi buruk selama tiga tahun berturut. Tujuan penelitian ini yaitu diketahuinya masalah dalam program pencegahan dan penanggulangan gizi buruk di Puskesmas Siak Hulu III dan sejauh mana implementasi program yang telah dijalankan puskesmas. Penelitian yang digunakan metode kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni s/d Juli 2015. Analisis data yang dilakukan adalah analisa sebelum di lapangan, analisa selama di lapangan, dan analisa setelah di lapangan yang terdiri dari analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponensial, dan analisis tema kultural. Informan dalam penelitian ini adalah 8 orang yang diambil berdasarkan prinsip kecukupan (adequacy). Hasil penelitian diperoleh tema-tema penting yaitu :  Sumber Daya Manusia (SDM), sistem pembiayaan, serta saran masih menjadi masalah dalam upaya pencapaian program. Menjadi perhatian dalam penelitian adalah tidak dimanfaatkanya sumber dana APBN dalam bentuk BOK dalam pelaksanaan program, sedangkan implementasi program pada tingkat teknis masih mengalami beberapa kendala yang seharusnya dapat diselesaikan dengan baik yakni koordinasi antar petugas kesehatan (bidan) dengan kader serta orang tua balita. Disarankan kepada seluruh tenaga kesehatan (kepala puskesmas, pemegang program gizi dan bidan desa) agar lebih memperioritaskan upaya promosi kesehatan dibandingkan dengan upaya kuratif terhadap kasus gizi buruk.

HUBUNGAN LINGKUNGAN KERJA DAN PERILAKU NELAYAN TERHADAP KEJADIAN PTERIGIUM DI DESA KEMANG KECAMATAN PANGKALAN KURAS KABUPATEN PELALAWAN

Rany, Novita

Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 3 No 4 (2017): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : Jurnal Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health) Published by : P3M STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pterigium merupakan penebalan konjungtiva atau bagian putih mata pada sisi medial dan atau lateral, biasanya pada orang tua, tetapi bisa juga ditemukan pada dewasa muda, dan semakin lama semakin meluas kearah kornea.  Sinar ultraviolet merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan kejadian pterigium. Keadaan ini merupakan fenomena iritatif akibat sinar ultraviolet, pengeringan dan lingkungan dengan angin banyak. Data dari Postu Kemang didapatkan bahwa ada 30 (80%) kejadian pterigium. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perilaku nelayan terhadap kejadian pteirigum. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain analitik cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Desa Kemang Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan pada bulan Juni-Juli 2016, dengan teknik sampling dalam penelitian yaitu Sampling Jenuh. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner dan data profil dari kantor Desa Kemang. Analisis data untuk bivariat dengan uji chi-square pada derajat α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa ada hubungan antara pengetahuan p-value=0,001 < 0,05 POR=18.083 (3.281-99.67), alat pelindung diri nelayan p-value=0,001 < 0,05, POR=14.000 (2.69-72.97) peran tenaga kesehatan dengan hasil p-value=0,008 < 0,05, POR 10.667 (1.92-59.20) dan  masa kerja nelayan p-value 0,017 < 0,05, POR 7.750 (1.53-39.12) dengan penyakit pterigium. Bagi tenaga kesehatan sebaiknya lebih memperhatikan masyarakat nelayan agar dapat mencegah dan menangguangi kejadian pterigium.