cover
Filter by Year
Jurnal Kesehatan Komunitas
Journal Kesehatan Kominitas is (p-ISSN:2088-7612, e-ISSN: 2548-8538) is scientific, peer-reviewed and open access journal managed and published by LPPM STIKes Hang Tuah Pekanbaru on April, Agustus and December. Jurnal Kesehatan Komunitas publishes original research and/or library analysis on Health Community. In 2017, Jurnal Kesehatan Komunitas has registered as a CrossRef member. Therefore, all published articles will have unique Digital Object Identifier (DOI) number.
Articles
136
Articles
‚Äč
Pelaksanaan Program Deteksi Dini Kanker Cerviks (Ca Cervix) dengan Metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) di Kabupaten Kampar

rahayu, satiti, Suhaimi, Donel, Yunita, Jasrida, Abidin, Zainal, Riva'i, Syamsul Bahri

Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 4 No 2 (2018): Journal of Community Health
Publisher : Jurnal Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health) Published by : P3M STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

ABSTRAK Pelaksanaan program deteksi dini kanker serviks dengan metode IVA merupakan kebijakan pemerintah Republik Indonesia dalam upaya mengantisipasi dan menurunkan angka kejadian kanker serviks. Masih rendahnya cakupan deteksi dini kanker serviks pada tahun 2016 di Kabupaten Kampar yaitu hanya 1.165 orang wanita usia subur (wus) dari jumlah sasaran 110.236 orang atau hanya 6% dari target 100%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan program deteksi dini kanker serviks dengan metode IVA. Metode penelitian yang di gunakan adalah metode Kualitatif dengan riset naratif. Analisis data yang di lakukan adalah content analysis dengan Triangulasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 12 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan program deteksi dini kanker serviks dengan metode IVA sudah terlaksana tapi belum maksimal. Pelaksanaan program di laksanakan oleh Puskesmas serta posyandu dan bidan sebagai tenaga pelaksana hanya 31 orang yang sudah terlatih. Pembiayaan untuk kegiatan deteksi dini kanker serviks ini di bebankan pada Dana Bantuan Operasinal Kesehatan Puskesmas dan dana Jaminan Kesehatan Nasional. Bidan sebagai pelaksana sudah bekerja sesuai SOP yang di tetapkan walaupun masih belum maksimal karena adanya keterbatasan sarana yang ada. Peran linatas sektor baik vertical maupun horizontal sudah cukup baik. Tingkat pengetahuan tentang kanker serviks yang rendah, rasa malu, takut dan khawatir dari WUS sebagai sasaran IVA merupakan kendala yang masih di jumpai dan harus dapat di tanggulangi.

Analisis Personal Higiene dan Pengetahuan dengan Kejadian Skabies pada Santri di Pondok Pesantren Al-ikhwan Kota Pekanbaru tahun 2017

Sari, Nila Puspita, Mursyida, Sella

Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 4 No 2 (2018): Journal of Community Health
Publisher : Jurnal Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health) Published by : P3M STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Salah satu permasalahan yang sering dihadapi santri Pondok Pesantren Al-Ikhwan adalah personal higiene, seperti kebersihan kulit, tangan, kuku, genitalia, kaki dan pakaian. Kebiasaan hidup untuk menjaga kebersihan diri pribadi yang tidak baik merupakan salah satu penyebab timbulnya masalah kesehatan berupa penyakit skabies. Skabies merupakan salah satu penyakit kulit yang paling sering ditemukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis sanitasi lingkungan dan personal higiene dengan kejadian skabies di pondok pesantren Al-Ikhwan Kota Pekanbaru. Jenis penelitian ini menggunakan metode Deskripsi Analitik dan desaian Cross Sectional. Populasi  dalam penelitian ini adalah santriwati dan satriwan kelas VII sampai IX yang berjumlah 143 santri. Sampel  dalam penelitian ini sebanyak 83 santri. Teknik pegambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling.Hasil uji statistik Chi Square pada penelitian ini diperoleh nilai (P=0,047) artinya terdapat hubungan antara personal higiene terhadap kejadian skabies di pondok pesantren al-ikhwan dan (P=0,011) juga terdapat hubungan antara pengetahuan terhadap skabies di pondok pesantren al-ikhwan. Pondok Pesantren Al-Ikhwan Kota Pekanbaru Tahun 2017.Saran kepada pihak manajemen pondok pesantren untuk memberikan pelajaran tambahan maupun penyuluhan tentang pola prilaku hidup bersih dan personal higiene kepada santri agar dapat menimbulkan kesadaran yang tinggi terhadap perilaku kesehatan yang baik dalam mencegah penularan penyakit skabies. Latar belakang: Salah satu permasalahan yang sering dihadapi santri Pondok Pesantren Al-Ikhwan adalah personal higiene, seperti kebersihan kulit, tangan, kuku, genitalia, kaki dan pakaian. Kebiasaan hidup untuk menjaga kebersihan diri pribadi yang tidak baik merupakan salah satu penyebab timbulnya masalah kesehatan berupa penyakit skabies. Skabies merupakan salah satu penyakit kulit yang paling sering ditemukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis sanitasi lingkungan dan personal higiene dengan kejadian skabies di pondok pesantren Al-Ikhwan Kota Pekanbaru. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan metode Deskripsi Analitik dan desaian Cross Sectional. Populasi  dalam penelitian ini adalah santriwati dan satriwan kelas VII sampai IX yang berjumlah 143 santri. Sampel  dalam penelitian ini sebanyak 83 santri. Teknik pegambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling. Hasil: Hasil uji statistik Chi Square pada penelitian ini diperoleh nilai (P=0,047) artinya terdapat hubungan antara personal higiene terhadap kejadian skabies di pondok pesantren al-ikhwan dan (P=0,011) juga terdapat hubungan antara pengetahuan terhadap skabies di pondok pesantren al-ikhwan. Pondok Pesantren Al-Ikhwan Kota Pekanbaru Tahun 2017. Kesimpulan: Saran kepada pihak manajemen pondok pesantren untuk memberikan pelajaran tambahan maupun penyuluhan tentang pola prilaku hidup bersih dan personal higiene kepada santri agar dapat menimbulkan kesadaran yang tinggi terhadap perilaku kesehatan yang baik dalam mencegah penularan penyakit skabies.

Hubungan Asupan Energi, Pengetahuan Gizi dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Overweight pada Anggota Polisi di Polsek Tampan Pekanbaru Tahun 2017

Rany, Novita, Putri, Sinta Yuni, Nurlisis, Nurlisis

Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 4 No 2 (2018): Journal of Community Health
Publisher : Jurnal Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health) Published by : P3M STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

ABSTRAK   Overweight adalah akumulasi lemak yang abnormal atau berlebihan yang berpeluang akan menyebabkan berbagai penyakit dan menimbulkan efek buruk pada seseorang, kelebihan berat badan (overweight) merupakan factor resiko penyebab kematian ke-5 di dunia. Overweight dapat menjadi masalah kesehatan individu dari pekerjaan yang berbeda, termasuk polisi, yang bertanggung jawab untuk keamanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan energi, pengetahuan gizi dan aktivitas fisik dengan kejadian overweight pada anggota Polri di Polsek Tampan Pekanbaru tahun 2017. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional study. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-squere. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota Polri Polsek Tampan Pekanbaru tahun 2017  yang berjumlah 98 orang polisi. Sampel penelitian sebanyak 74 orang. Hasil penelitian menunjukan nilai untuk asupan energi yaitu (p-value=0,011), pengetahuan gizi (p-value=0,000) dan aktivitas fisik (p-value= 0,015) artinya ada hubungan bermakna dengan status gizi. Sebaiknya instansi kepolisian polsek tampan pekanbaru memperhatikan kegiatan yang berhubungan dengan aktivitas fisik dan sebaiknya diadakan konsultasi gizi secara rutin Kata Kunci        :    Asupan Energi, Pengetahuan Gizi, Aktivitas Fisik,     Overweight  

Use of Injectable Contraceptives Relation with Menstrual Disorders on Family Planning Program Acceptors in Lubuk Buaya Public Health Center Padang 2018

Ananda, Yuanita

Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 4 No 2 (2018): Journal of Community Health
Publisher : Jurnal Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health) Published by : P3M STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Kontrasepsi adalah upaya untuk mencegah terjadi kehamilan. Menurut World Health Organization (WHO) penggunaan kontrasepsi suntik sebesar 38,35%, di Indonesia sebanyak 58%. Puskesmas Lubuk Buaya merupakan angka cakupan KB baru dan KB aktif dari 21766 orang pasangan usia subur (PUS) yang menggunakan jenis kontrasepsi suntik sebanyak 7.028 (42,3%). Penggunaan kontrasepsi suntik di Puskesmas Lubuk Buaya Padang sebanyak 9.689 (30,29%) aseptor.Tujuan penelitianini adalah untuk mengetahui hubungan pemakaian alat kontrasepsi suntik dengan gangguan menstruasi pada akseptor KB di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang Tahun 2018. Jenis penelitian analitik dengan desain Cross Sectional. Penelitian telah dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang Populasi penelitian ini adalah seluruh Akseptor aktif dengan suntik sebanyak 601orang, jumlah sampel sebanyak 86 orang, dengan cara Proportional Sampling. Data yang diperoleh dianalisa secara univariat dengan distribusi frekuensi dan bivariate dengan uji statistic Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan bahwa dari 86 responden, 69,8% akseptor KB menggunakan kontrasepsi suntik , 60,5% akseptor KB mengalami gangguan menstruasi. Uji Chi-Square terdapat hubungan yang bermakna antara pemakaian alat kontrasepsi suntik dengan gangguan menstruasi, dengan nilai p value 0,003. Disarankan penelitian ini dapat dijadikan bahan informasi dalam upaya meningkatkan pelayanan.   Kata kunci :Pemakaian Kontrasepsi Suntik, GangguanMenstruasi

Determinan Masturbasi pada Remaja di SMA Negeri 3 Tapung Kabupaten Kampartahun 2017

Warlenda, Sherly Vermita, Wahyudi, Arief, Siregar, Zahra Sumayah

Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 4 No 2 (2018): Journal of Community Health
Publisher : Jurnal Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health) Published by : P3M STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Masturbation is the activity of stimulate with touch or sex organs own up and down my leg . It is influenced by a factor of the development of the reproductive organs of growth that occurs in adolescents. Due to change sexual maturity is biologically experienced by teenager is one of the things that can cause teenagers experienced confusion in the face of sexual impulse is by masturbates. This study aims to analyze determinan of masturbation in adolescents public SMA Negeri 3 Tapung Kampar district in 2017. Method this study used a cross sectional. The sample collection in this research be conducted by way of technique stratified random sampling namely high school students which is going to be based on the number of sample were randomly selected a total of desired many as 87 students . Analysis done in univariat and bivariat by test statistic chi-square aimed at independent and to connect between variable. The research results show that 75,9 % of respondents exposed to mass media, 78.2 % of respondents knowledge low, 60,9 % of respondents have people parents are not had a role, 77 % of respondents have leverage their peers an influential.From the test chi-square shows that there are meaningful relations between the media mass (pvalue = 0,001 and or = 6,591 2,126-20,429), knowledge (pvalue = 0,018 and or = or = 4,200 1,405-12,558 ), the role of parents (pvalue = 0,001 and or = 8,533 2,726-26,708 ), and influence their peers (pvalue = 0,005 and or = 5,091 1,713-15,128). The conclusion the results of research 4 variables studied (mass media, knowledge, parent role and peer influence) 4 variable have significant relationship with masturbation and suggestions to make parents more able to establish more intensive communicate with adolescents

ASUPAN VITAMIN B12 TERHADAP ANEMIA MEGALOBLASTIK PADA VEGETARIAN DI VIHARA MEITRIYA KHIRTI PALEMBANG

Nugroho, Muhammad Ridho, Sartika, Ratu Ayu Dewi

Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 4 No 2 (2018): Journal of Community Health
Publisher : Jurnal Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health) Published by : P3M STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Dewasa ini makin banyak orang yang secara sadar telah mengalihkan kebiasaan makannya dari makanan utama yang terdiri dari daging menjadi makanan tanpa daging yang terdiri dari berbagai jenis sayur-mayur, kacang-kacangan, biji-bijian, padi-padian dan buah-buahan yang tidak mengandung vitamin B12. Vitamin B12 tidak diserap dikolon, karena itu pada vegetarian yang ketat selalu timbul defisiensi vitamin B12 yang berlangsung sangat lambat dalam jangka waktu bertahun-tahun. Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui  hubungan asupan vitamin B12 terhadap Anemia Megaloblastik pada vegetarian di Vihara Meitriya Khirti Palembang dengan menggunakan desain cross sectional.  Dari hasil penelitian yang dilakukan dengan menggunakan uji korelasi diperoleh hasil bahwa ada hubungan antara asupan vitamin B12 dengan nilai mean = 0,982 terhadap nilai Mean Corpuscular Volume (MCV) dalam darah vegetarian dengan nilai p = 0,037  

Penggunaan Jenis Aromaterapi Dan Kebiasaan Merokok Berpengaruh Terhadap Perubahan Frekuensi Denyut Nadi Pada Supir

Muslim, Fluorina Oryza, Santoso, Santoso, Rahayu, Endang Purnawati, Mitra, Mitra, Nopriadi, Nopriadi

Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : Jurnal Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health) Published by : P3M STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Keadaaan sakit atau gangguan kesehatan pada tenaga kerja dapat menurunkan kemampuan fisik, melemahnya ketajaman berfikir untuk mengambil keputusan yang cepat dan tepat, serta menurunkan kewaspadaan dan sehingga dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara jenis aromaterapi, waktu pemberian dan faktor dominan terhadap perubahan frekuensi denyut nadi yang dikontrol variabel umur, kebiasaan merokok, lama waktu tidur malam, riwayat penyakit jantung, kelelahan, jam kerja pada supir transmetro kota Pekanbaru Tahun 2017. Metode penelitian menggunakan desain penelitian Quasy Experiment dengan rancangan Non equivalent control group terdapat pre-test dan post-test pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan sampel sebanyak 40 orang diambil secara purposive sampling dengan memperhatikan kriteria inklusi. Uji yang digunakan pada penelitian ini adalah Uji T Berpasangan. Hasil analisis Uji T Berpasangan kelompok eksperimen p value0.199 (? >0,05). Uji multivariat dengan menggunakan uji regresi linear.Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa p value 0,46 yang berarti bahwa aromaterapi tidak mempengaruhi signifikan perubahan denyut nadi pada supir . Frekuensi denyut nadi dengan variebel jenis pemberiankoefisien B sebesar 2,66,waktu pemberian aromaterapi koefisien B sebesar 0,49, merokok dengan koefisien B sebesar 6,14. Hasil multivariat di dapatkan R square 0,09dengan kata lain variabel independen tersebut dapat memprediksi frekuensi denyut nadi sebanyak 9%. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah penggunaan aromaterapi tidak mempengaruhi denyut nadi secara signifikan di Jenis pemberian,waktu pemberian  merupakan faktor confounding yang dikontrol oleh merokok.Saran untuk penelitian ini adalah kepada dinas terkait bekerja sama dengan lintas sektor dalam pengadaan aromaterapi dalam bentuk pengharum ruangan.

Hubungan Karakteristik Individu dan Lingkungan Sosial Terhadap Perilaku Buang Air Besar Sembarang

Hayana, Hayana, Marlina, Hastuti, Kurnia, Anggun

Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : Jurnal Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health) Published by : P3M STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Perilaku higienis yang meliputi kebiasaan atau perilaku buang air besar (BAB). Perilaku buang air besar yang dianggap benar adalah bila penduduk melakukannya di jamban. Masih banyaknya masyarakat desa Tanjung Medang yang belum memiliki jamban yang memenuhisyarat untuk buang air besar. Di sebabkan Karena kurang informasi dan pengetahuan masyarakat sehingga masyarakat melakukan buang air besar sembarangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pendidikan, pengetahuan, pendapatan, kebiasaan, sikap, dukungan social dan peran petugas kesehatan terhadap perilaku Buang Air Besar  Sembarangan di Desa Tanjung Medang Kecamatan Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti  tahun 2017. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional dan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Sampel penelitian sebanyak 191 orang. Alatukur yang di gunakan pada penelitan ini adalah kuesioner dan pengolahan data menggunakan komputerisasi.Variabel Independen pada penelitian ini adalah pendidikan, pengetahuan, pendapatan, kebiasaan, sikap, dukungan social dan peran petugas kesehatan.Variabel Dependen adalah perilaku Buang Air Besar Sembarangan. Analisis yang digunakan adalah Univariat dan Bivariat dengan uji Chi-Square Hasil penelitian menunjukkan bahwa variable pengetahuan (p=0.005); pendapatan (p=0.003); sikap (p=0.002); kebiasaan (p=0.022) berhubungan dengan perilaku Buang Air Besar Sembarangan. Dan variabel pendidikan  (p=0.205); Dukungan sosial (p=0.267); dan peran petugas kesehatan (p=0.103) tidak ada hubungan dengan perilaku Buang Air Besar Sembarangan Adalah sikap sebagai factor dominan yang berhubungan terhadap perilaku buang air besar sembarangan.Untuk mengurangi perilaku buang air besar sembarangan dapat di lakukan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari dengan menanamkan sikap untuk berprilaku BAB dijamban agar dapat menjaga kondisi rumah tetap selalu dalam keadaan bersih dan sehat.

Impact Analysis of School Garden Program to Overcome Malnutrution of Children

Kuntariningsih, Apri

Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : Jurnal Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health) Published by : P3M STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), salah satunya mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan meningkatkan gizi, serta mendorong pertanian yang berkelanjutan. Kurangnya konsumsi buah dan sayuran menyebabkan kekurangan gizi (malnutrisi). Tujuan penelitian ini mengetahui akar masalah penyebab kekurangan gizi (malnutrisi) dan menganalisis kebijakan alternatif untuk mengatasi perbaikan gizi pada anak. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, tempat penelitian berada di sekolah-sekolah di Kabupaten Blitar dan Kabupaten Kediri. Subyek penelitian sebanyak 30 orang meliputi: 10 siswa, 5 orang guru, 5 penjual makanan di sekolah dan 10 orang tua siswa. Temuan penelitian: kurangnya gizi pada anak terutama anak pada masa pertumbuhan tak lepas dari kebiasaan anak mengkonsumsi makanannya. Pengetahuan orang tua tentang gizi masih kurang, terutama perhatian terhadap apa yang di konsumsi di sekolah. Kebun sekolah adalah salah satu program yang dapat memberikan pengetahuan dasar tentang gizi kepada anak. Kebijakan pemerintah harus diperbaharuhi dan lebih ditingkatkan lagi dengan menganjurkan siswa sekolah untuk mengkonsumsi buah dan sayuran sesuai kebutuhan kalori setiap harinya.

Keterlambatan Pemeriksaan Kanker Payudara di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Tahun 2016

Yuswar, Titiana, Nurlisis, Nurlisis

Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : Jurnal Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health) Published by : P3M STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

  ABSTRAK Keterlambatan pemeriksaan kanker payudara adalah keadaan dimana pasien kanker payudara datang untuk mengetahui kondisinya melebihi waktu yang ditentukan (kanker pada stadium III) ketika kanker sudah tidak dapat berdeferensiasi dengan baik untuk dilakukan pengobatan. Di Indonesia, hampir 70% pasien kanker payudara terlambat melakukan pemeriksaan. Data di RSUD Arifin Achmad terjadi peningkatan jumlah kasus kanker payudara, dimana pada tahun 2012 terdapat 145 kasus, tahun 2013 terdapat 262 kasus, dan tahun 2014 terdapat 584 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan keterlambatan pemeriksaan kanker payudara yaitu pengetahuan, pendidikan, pendapatan, rasa sakit, rasa takut, dukungan keluarga, sadari (pemeriksaan payudara sendiri), jarak menuju tempat pelayanan kesehatan, sumber informasi, dan riwayat kanker payudara keluarga. Jenis penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif analitik observasional. Desain penelitian yang digunakan adalah analytic cross sectional study. Populasi adalah wanita penderita kanker payudara yang datang berobat jalan di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau dengan jumlah sampel 203. Analisis data dilakukan secara univariat, analisis bivariat menggunakan uji Chi Square dan analisis multivariat menggunakan uji regresi logistik ganda. Hasil penelitian ini menunjukkan pengetahuan berpengaruh 3 kali, pendapatan berpengaruh 3 kali, jarak menuju tempat pelayanan kesehatan berpengaruh 2,5 kali dan rasa sakit berpengaruh 2 kali dengan keterlambatan pemeriksaan kanker payudara. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan sebab akibat antara pengetahuan, pendapatan, jarak menuju tempat pelayanan kesehatan dan rasa sakit dengan keterlambatan pemeriksaan kanker payudara. Direkomendasikan supaya wanita lebih meningkatkan pengetahuan tentang pemeriksaan kanker payudara dan disarankan kepada Dinas Kesehatan Provinsi Riau melalui puskesmas untuk memberikan penyuluhan dan sosialisasi tentang kanker payudara kepada masyarakat.   Kata Kunci :        Keterlambatan Pemeriksaan, Kanker Payudara, Pengetahuan, Pendapatan, Jarak