cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
EDUFORTECH
ISSN : 25414593     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal EDUFORTECH merupakan sarana pengembangan dan publikasi karya ilmiah bagi para peneliti, dosen dan praktisi di bidang teknologi pengolahan hasil pertanian, dan pendidikan teknologi agroindustri. EDUFORTECH diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri UPI, dua kali dalam setahun. Dewan Redaksi menerima artikel baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris terutama yang merupakan hasil penelitian dalam bidang teknologi pengolahan dan pengawetan pangan; bioteknologi pangan; teknologi pengolahan pangan fungsional; keamanan pangan; pendidikan teknologi hasil pertanian dan topik lain yang relevan.
Arjuna Subject : -
Articles 56 Documents
Pengaruh Pelaksanaan Praktik Kerja Industri Terhadap Kesiapan Kerja Siswa SMK Agribisnis Hasil Pertanian Anggraeni, Reni; Handayani, Mustika N; Sugiarti, Yatti
EDUFORTECH Vol 1, No 1
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1316.418 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) gambaran pelaksanaan praktik kerja industri siswa SMK agribisnis hasil pertanian; (2) gambaran kesiapan kerja siswa SMK agribisnis hasil pertanian; (3) pengaruh pelaksanaan praktik kerja industri terhadap kesiapan kerja siswa SMK agribisnis hasil pertanian. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah siswa SMK agribisnis hasil pertanian kelas XI SMK 4 Garut yang telah melaksanakan praktik kerja industri. Instrumen penelitian yang digunakan adalah studi dokumentasi, angket dan wawancara. Pengujian pra syarat analisis meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji linearitas. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pelaksanaan praktik kerja industri siswa berada pada kategori baik; (2) Kesiapan kerja siswa berada pada kategori tinggi; (3) Pelaksanaan praktik kerja industri mempunyai pengaruh positif terhadap kesiapan kerja siswa kelas XI jurusan teknologi pengolahan hasil pertanian SMKN 4 Garut sebesar 0,538. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin baik pelaksanaan praktik kerja industri maka semakin tinggi tingkat kesiapan kerja siswa. 
KETAHANAN JENIS KEMASAN BENIH KEDELAI TERHADAP SERANGAN HAMA CALLOSOBRUCHUS MACULATUS Destiana, Irna Dwi
EDUFORTECH Vol 2, No 2
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2136.923 KB)

Abstract

Penggunaan jenis kemasan yang tepat dapat mempertahankan kualitas benih, sehingga tetap baik pada saat akan ditanam. Jenis kemasan yang tidak mampu mempertahankan kadar air pada kondisi aman akan mempermudah serangan hama gudang. Hama gudang Callosobruchus maculatus F. merupakan salah satu hama primer yang menyerang kedelai dalam penyimpanan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui ketahanan dua jenis kemasan yaitu kemasan platik HDPE dan plastik Hermetik dari serangan hama Callosobruchus maculatus selama penyimpanan di dalam gudang. Tahapan penelitian yang dilakukan terdiri dari penyediaan serangga Callosobruchus maculatus, pemilihan, pengemasan, infestasi Hama pada kedelai, penyimpanan dan pengamatan. Parameter yang diamati diantaranya adalah kandungan gas O2 dan CO2, persentase kematian Callosobruchus maculatus, dan persentase biji yang terinfestasi telur. Kadar oksigen dalam plastik hermetik lebih rendah dibandingkan dengan kemasan plastik HDPE, sedangkan kadar karbondioksida dalam kemasan hermetik lebih tinggi dibandingkan dengan kemasan HDPE. Kondisi penurunan oksigen dan peningkatan karbondioksida yang cepat pada kemasan hermetik menyebabkan serangga yang diinfestasi ke dalam kemasan dengan cepat mengalami kematian dan penurunan kemampuan bertelur (fekunditas). Kemasan hermetik memiliki ketahanan terhadap serangga lebih baik dibandingkan kemasan HDPE. Kemasan hermetik memberikan pengaruh nyata terhadap parameter konsentrasi gas CO2 dan O2 yang menyebabkan kematian C. maculatus mencapai 100% pada hari keempat penyimpanan. Persentase biji yang terinfestasi telur pada kemasan hermetik sebesar 5.4%, lebih rendah dibandingkan kemasan HDPE yaitu 26.23%.
Aplikasi Edible Coating Dari Pati Umbi Porang Dengan Penambahan Ekstrak Lengkuas Merah Pada Buah Langsat Nurlatifah, Nurlatifah; Cakrawati, Dewi; Nurcahyani, Puji Rahmawati
EDUFORTECH Vol 2, No 1
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1520.977 KB)

Abstract

Langsat merupakan salah satu buah tropis yang bersifat klimaterik sehingga memiliki umur simpan yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi edible coating dengan penambahan ekstrak lengkuas merah pada karakteristik fisik kimia buah langsat. Penelitian dilakukan dengan metode dekstriptif dengan mengamati karakteristik fisik dan kimia buah langsat dengan edible coating meliputi warna, laju respirasi, total asam tertitrasi, tekstur, analisis total mikroba dan analisis susut bobot. Analisis karakteristik fisik hasil susut bobot menunjukkan bahwa dengan pelapisan edible dapat mengurangi terjadinya penurunan susut bobot, dapat mempertahankan tekstur buah dan pada warna buah yang dilapisi dengan edible dapat menghasilkan buah yang memiliki warna yang lebih gelap. Analisis karakteristik kimia buah langsat, bahwa pelapisan yang dilakukan pada buah langsat dapat mengurangi penurunan asam tertitrasi dan juga dapat menekan proses laju respirasi. Pada total jumlah mikroba pelapisan edible dapat meminimalisir kontaminasi pada kulit buah. Berdasarkan penelitian bahwa pada hari ke-6 terjadi respiraasi anerob yang menyebabkan tingginya laju respirasi, kadar TAT dan juga tingginya kelunakan yang terjadi pada buah yang tidak dilapisi dengan edible.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) PADA KOMPETENSI DASAR MELAKUKAN DASAR PENGAWETAN PADA OLAHAN SUSU SEGAR Liawati, Lia; Handayani, Sri; Rahayu, Dwi Lestari
EDUFORTECH Vol 2, No 2
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.972 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan sintak dan hasil belajar siswa dari penerapan model pembelajaran Project Based Learning pada kompetensi dasar melakukan dasar pengawetan. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam 3 siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Objek penelitian ini adalah peserta didik kelas X TPHP 3 jurusan Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian SMK Negeri 1 Kuningan. Hasil belajar siswa diukur menggunakan tes objektif (pre-test dan post-test), lembar observasi sikap, lembar penilaian keterampilan, lembar observasi proses pembelajaran, dan wawancara. Model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terlaksana dengan baik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa. Hal ini ditunjukkan oleh: (1) keterlaksanaan proses pembelajaran berjalan dengan sangat baik, (2) ketercapaian KKM pada aspek kognitif yaitu 76% pada siklus 1, 88% pada siklus II, dan 100% pada siklus III, (3) rata-rata nilai afektif pada indikator spiritual, jujur, tanggung jawab, disiplin, percaya diri, dan sopan santun mengalami peningkatan pada siklus I ke siklus II dan III, (4) rata-rata nilai psikomotorik siswa termasuk ke dalam katagori “sangat baik”.
Evaluasi Kualitas Pelaksanaan Mata Kuliah Riset Agroindustri dengan Metode Focused Quality Rahayu, Hilda Putri; Handayani, Mustika Nuramalia; Sugiarti, Yatti
EDUFORTECH Vol 2, No 1
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1250.053 KB)

Abstract

Agro-Industry Research course is one of the compulsory subjects which included in the category of core subjects Study Program are weighted 4 credits and as one of the requirements to obtain a Bachelors degree. Indicator of achievement of this course is students are able to write a scientific paper with analysis based on research results conducted during the research course. Based on the preliminary survey results, it was known that there are some things that become obstacles in the implementation of agro-industry research course, so it needs to be improved. The purpose of this study was to determine implementation quality of agroindustry research course and provide recommendations in order to improve the quality. This research method was quality focused method. This method was used to determine students expectation, to improve the quality of agro-industry research course. There are six steps being taken in this method, including the preparation of key processes, the preparation of a critical success factor, the calculation of the amount of impact, performance calculation process, the performance gap calculation process, the calculation of the weighted gaps, prioritization and manufacture a priority matrix. The result showed implementation quality of agro-industry research course was fairly good quality. Improving the quality of the implementation can be done by doing the appropriate repair priorities and strategies for improvement. 
Pembelajaran dengan Pendekatan Saintifik Menggunakan Media Audio Visual pada Kompetensi Dasar Pengemasan di SMKN 1 Mundu Cirebon Anggraeni, Fina Siti; Cakrawati, Dewi; Sugiarti, Yatti
EDUFORTECH Vol 1, No 1
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4677.492 KB)

Abstract

Penggunaan media audio visual merupakan salah satu cara untuk meningkatkan pemahaman peserta didik. Penelitian ini bertujuan mengetahui kelayakan media audio visual yang dibuat serta mengaplikasikan media yang dibuat pada pembelajaran pengemasan kepada siswa kelas X SMK 1 Mundu, Cirebon. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah Research and Development, dengan tahapan (1) identifikasi potensi dan masalah; (2) pengumpulan data; (3) perancangan media; (4) validasi media oleh ahli materi dan ahli media pembelajaran; (4) uji kelayakan media pada skala kecil dan besar;(5) penerapan media pada pembelajaran. Media audio visual pada Kompetensi Dasar Pengemasan layak digunakan untuk proses pembelajaran karena telah memenuhi syarat yaitu hasil validasi oleh ahli media sebesar 70,5% dan hasil validasi oleh ahli materi sebesar 80,6%. Media audio visual selanjutnya diterapkan pada pembelajaran menggunakan metode pre-experimental designs desain one-shoot case study (kelas X TPHPi 2). Hasil belajar peserta didik pada pembelajaran dengan pendekatan saintifik menggunakan media audio visual pada Kompetensi Dasar Pengemasan telah mencapai nilai di atas atau sama dengan KKM. Aspek afektif peserta didik juga meningkat berdasarkan penilaian diri dan penilaian teman. 
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR SELF REGULATED LEARNING MAHASISWA SETELAH MENGGUNAKAN APLIKASI SISTEM PEMBELAJARAN ONLINE SPOT Meilani, Dini; Cakrawati, Dewi; Sugiarti, Yatti
EDUFORTECH Vol 2, No 2
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1752.612 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor self regulated learning dominan pada mahasiswaPendidikan Teknologi Agroindustri setelah menggunakan Sistem Pembelajaran On line Terpadu (SPOT) danmengetahui kemampuan self regulated learning mahasiswa setelah menggunakan SPOT. Metode penelitianyang digunakan yaitu metode deskriptif kuantitatif. Instrument yang digunakan yaitu angket mengenai selfregulated learning dan angket mengenai penggunaan SPOT. Aspek yang dinilai pada angket self regulatedlearning terdiri dari (A) goal setting and planning, (B) rehearsing and memorizing, (C) organizing andtransforming, (D) self evaluating, (E) self consequence, (F) seeking social assistance, (G) environmentalstructuring, (H) keeping records and monitoring, (I) seeking information, (J) reviewing records dan (K) other(help seeking). Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 102responden. Hasil penelitian menunjukkan kebanyakan mahasiswa menggunakan SPOT karena dosenpengampu mata kuliah juga menggunakan spot dan mahasiswa menggunakan SPOT untuk mengunduhmateri perkuliahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi SPOT UPI dapat mengembangkan duakemampuan dari self regulated learning yaitu organizing and transforming (pengorganisasian danpentransformasian) sebesar 70,59%. dan seeking information (mencari informasi) sebesar 70,59%. Faktorperilaku merupakan faktor yang paling dominan pada mahasiswa Pendidikan Teknologi Agroindustri setelahmenggunakan aplikasi SPOT UPI dengan persentase sebesar 65,33%. Hasil penelitian menunjukkan bahwaaplikasi SPOT UPI dapat mendukung atau menunjang dua kemampuan self regulated learning yaituorganizing and transforming dan seeking information.
Penentuan Umur Simpan Yoghurt Sinbiotik Dengan Penambahan Tepung Gembolo Modifikasi Fisik Ihsan, Rizqy Zainul; Cakrawati, Dewi; Handayani, Mustika Nuramalia; Handayani, Sri
EDUFORTECH Vol 2, No 1
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1243.086 KB)

Abstract

The study aim was to determine the shelf life of yogurt sinbiotik at several temperatures with the addition of Dioscorea esculenta modified flour. Lactic Acid Bacteria used for yoghurt making consist of Lactobacillus acidophilus, Bifidobacterium longun, Streptococcus themophillus. The method used Accelerated shelf life test (ASLT) with the characteristics observed namely pH, total acid value using titration method, and total lactic acid bacteria with TPC method. The concentration level of modified flour of Dioscorea esculenta was 2%. The shelf life of yogurt can be determined from the critical factor based on most rapid damage to the Arrhenius equation y = -3504,1x + 9.1043 and R2 = 0.5125. Yogurt sinbiotik stored at room temperature shelf life is 9.5 days. At 4 ° C storage temperature, shelf life is 23.2 days. At 40 ° C storage temperature, shelf life is 5.4 days. The addition of Dioscorea esculenta tuber starch in yogurt sinbiotik affect viability of LAB in the yogurt, since viability of lactic acid bacteria during storage has decreased, but the numbers are still within the range of CFU / ml on the final day of storage 
Aktivitas Antioksidan Ekstrak Teh Putih dengan Metode DPPH Widyasanti, Asri; Rohdiana, Dadan; Ekatama, Novriana
EDUFORTECH Vol 1, No 1
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1236.937 KB)

Abstract

Teh putih merupakan jenis teh dengan proses pengolahan yang minim (pelayuan dan pengeringan) diduga menyebabkan kandungan polifenol dan aktivitas antioksidan lebih tinggi dibandingkan dengan jenis teh lainnya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak teh putih dengan menggunakan metode DPPH (2,2 Difenil -1- Pikrilhidrazil) dan korelasinya dengan kadar polifenol. Metode ekstraksi yang digunakan adalah maserasi bertingkat dengan menggunakan pelarut n-heksana, etil asetat dan etanol 96%.Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental laboratorium dengan menggunakan analisis deskriptif.Ekstrak teh putih dibuat dengan menggunakan pelarut n-heksana, etil asetat dan etanol 96%. Parameter yang diamati adalah nilai IC50 dan kandungan total polifenol beserta korelasinya. Aktivitas antioksidan tersebut diwakilkan dengan nilai IC50 atau konsentrasi yang dapat meredam 50% radikal bebas. Nilai IC50 dari ekstrak n-heksana, etil asetat dan etanol 96% berturut-turut adalah 203,7846 ppm; 11,207 ppm dan 5,153 ppm. Kontrol positif aktivitas antioksidan menggunakan vitamin C dengan nilai IC50 sebesar 6,285 ppm. Kadar polifenol dari ekstrak teh putih dengan pelarut n-heksana, etil asetat dan etanol 96% berturut-turut adalah 22,01 %; 57,54% dan 59,32%. Nilai korelasi dari aktivitas antioksidan (IC50) dan kadar polifenol 0,99 
PENGARUH HASIL BELAJAR TERHADAP KESIAPAN MAHASISWA DALAM MELAKSANAKAN RISET Rahayu, Ayuni Damayani; Handayani, Mustika Nuramalia; Sugiarti, Yatti
EDUFORTECH Vol 2, No 2
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.33 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Hasil belajar mata kuliah keahlian pilihan; (2) Kesiapan pelaksanaan Riset Agroindustri mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri; (3) Pengaruh hasil belajar mata kuliah keahlian pilihan terhadap kesiapan pelaksanaan Riset Agroindustri mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel Penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri yang akan atau sedang melaksanakan Riset Agroindustri dan telah mengontrak mata kuliah keahlian pilihan yaitu sebanyak 48 orang. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu dokumen dan kuesioner. Analisis data yang digunakan yaitu uji normalitas, uji linieritas, analisis deskriptif data dan persamaan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Hasil belajar mahasiswa prodi pendidikan teknologi agroindustri angkatan 2013 pada mata kuliah keahlian pilihan berada pada kategori baik (39,6%), baik sekali (29,2%), cukup baik (14,6%), hampir istimewa (8,3%), lebih dari cukup (6,3%), dan istimewa (2%); (2) Mayoritas mahasiswa prodi pendidikan teknologi agroindustri angkatan 2013 terkategori tinggi dan sangat tinggi dalam kesiapan pelaksanaan Riset Agroindustri baik dari aspek mental, emosional maupun pengetahuan; (3) Hasil belajar mata kuliah keahlian pilihan berpengaruh signifikan terhadap kesiapan mahasiswa dalam melaksanakan Riset Agroindustri dengan konstribusi sebanyak 57,4 %.