cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia
Published by Syntax Corporation
ISSN : 25410849     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 763 Documents
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA DENGAN METODE CAKAP TANGGAP PADA SISWA KELAS IX D SMP NEGERI 3 PLERED KABUPATEN CIREBON TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Yusup, Yusup
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.142 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk meningkatan kemampuan berbicarasiswa dengan menggunakan metode cakap-tanggap di SMPN 3 Plered.Penggunaan metode cakap tanggap didasari oleh prinsip bahwa guru mengajarkanbahasa Indonesia sebagai sebuah keterampilan. Keterampilan dalam mengajardapat dilihat dari kemampuan peserta didik dalam menangkap materi yangdisampaikan oleh guru. Penelitian ini akan menggunakan data yang kemudiandianalisis dengan menggunakan teknik tabulasi dengan kuantitatif berdasarkanhasil tindakan yang dilaksanakan setiap siklus. Hasil tindakan pada setiap siklusdibandingkan dengan hasil tes awal untuk mengetahui persentase peningkatanketerampilan siswa kelas IX D SMPN 3 Plered dalam menceritakan pengalamanyang mengesankan. Hasil observasi menunjukkan kenaikan yang cukup signifikandalam keberanian dan minat siswa untuk melakukan praktik berbicara demikianjuga keterampilan siswa dalam membangun dan mengungkapkan ide. Secara nyatametode cakap tanggap sehingga mengasah keterampilan dalam menyusun gagasan,membangun ide, mengorganisasikan pendapat dan keterampilan dalam kreatifitasberbahasa. Hasil observasi dari 3 tahap dan wawancara dengan siswamenunjukkan pembelajaran dengan metode cakap tanggap dapat mempercepatkemampuan dan meningkatkan keberanian siswa dalam mengungkapkanpendapatnya.Kata Kunci: Kemampuan Berbicara dan Metode Cakap Tanggap
MANAJEMEN SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATAKAN KINERJA GURU (Studi deskriptif kualitatif di SMK Bandung Barat 2 Cihampelas dan SMK IT NU Saguling) Baehaqi, Mukhamad Arief
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.84 KB)

Abstract

Saat ini pengawasan dalam lingkungan sistem sekolah telah menunjukkan jejakseolah-olah lebih menekankan struktur seperti manajemen pendanaan, pemegangsaham, bangunan, dan alat-alat lain dan fasilitas fisik. Sementara yang lainkekurangan pemberitahuan dalam mengontrol terhadap proses belajar mengajar.Kurangnya perhatian ini bergantung pada masalah yang menjadi kendala dalammeningkatkan pengajaran dan kualitas pendidikan. Kepala sekolah sendiriberperan sebagai pendidik, manajer, administrator, pengawas, pemimpin, inovatordan motivator, karena efektivitasnya kunci utama pada aplikasi pengawasanakademik dalam memberdayakan semua sumber potensi sumber, baik operasionalmaupun pribadi. Berkaitan dengan ini kemampuan guru profesional adalah faktorpenting untuk memutuskan dalam menciptakan layanan pengajaran gunapeningkatan kualitas pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuitentang supervisi akademik dalam manajemen pendekatan sebagai fungsi dimanakepala sekolah membuat perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, danevaluasi yang dilaksanakan kepada guru dengan meningkatkan kualitas dalammengajar siswa di kelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskripsi karenaobjek yang diuji dapat dilihat dari dua unit kesatuan yang dapat dilihat. Datadikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasilpenelitian ini dapat menunjukan bahwa peran Kepala Sekolah sebagai pengawaspendidikan di lingkungan kerja pada umumnya, telah melakukan pengawasanakademik sesuai dengan ketentuan, didukung oleh keterampilan teoretis atau teknisyang dimiliki.Kata Kunci : Manajemen, Pengawasan Dan Kinerja
IMPLEMENTASI MODEL ACTIVE LEARNING DALAM PEMBELAJARAN PAI DI SMA ISLAM AL-AZHAR 5 CIREBON Komaruddin, Komaruddin
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.182 KB)

Abstract

Guru harus selalu menggali dan mengembangkan sikap kreatifnya tersebut secaraterus menerus dalam mengelola pembelajaran, misalnya dalam memilih danmenerapkan berbagai pendekatan, metode dan media pembelajaran, karena jikatidak, tujuan pendidikan tidak akan tercapai optimal dengan mengandalkanpendekatan, metode dan media yang terbatas atau monoton. Di antara faktor yangmenjadi kendala dan mempengaruhi tingkat keberhasilan pembelajaran PAImisalnya faktor kehandalan kepemimpinan kepala sekolah, keunggulan siswa,kemampuan guru dalam mengembangkan kurikulum dan memanfaatkan sumberbelajar, Di antara model pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajarsiswa secara lebih komprehensif dan yang masih efektif digunakan sampaisekarang adalah model pembelajaran active learning dan pembelajaran terpadu.Model tersebut, secara implisit maupun eksplisit, telah digariskan DepartemenAgama RI. Implementasi model mengajar Active Learning didefinisikan sebagaipelaksanaan dalam praktek nyata atau Putting to work. Pengertian implemntasidalam pengertian ini adalah pelaksanaan model poembelajaran Active Learningyang menuntut activitas siswa dengan kadar yang tinggi dalam melakkukankegiatan-kegiatan belajar. Kegiatan ini meliputi perumusan tujuan, penetapan isipembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, termasuk pegunaan alat, media dansumber sebagaimana dimuat dalam recana pembelajaran. Penelitian dilakukan diSMA Islam Al-Azhar 5 Cirebon, SMAN 1 Cirebon, SMAN 2 Cirebon, SMAN 5Cirebon, SMA IT Nurussidiq Cirebon kelas XI IPA 1 selama semester genaptahun pelajaran 2013/2014 dan sebagian semester ganjil di awal tahun2013/2014. dengan jumlah siswa di SMA Islam Al Azhar 5 Cirebon 33 orang, diSMAN 1 40 orang, di SMAN 2 Cirebon 40 orang , di SMAN 5 Cirebon 40 orang,dan di SMA IT Nurussidiq 35 orang, Evaluasi pada aspek proses penyelenggaraanjenazah yang mencakup memandikan, mengkafani dan menyalatkan jenazahmenunjukkan tingkat perbaikan dan peningkatan yang signifikan. Evaluasi ranahkognitif pada putaran I dan Putaran II menunjukkan adanya kenaikan nilai ratarata kelas, dari rata-rata 6,48 pada putaran I menjadi 7,42 pada putaran II, ataumeningkat 0,94 digit. Pada putaran I, siswa yang mendapat nilai 9 tidak ada,tetapi pada putaran II, siswa yang mendapat nilai 9 ada 8 orang. Hasil evaluasiranah kognitif dengan nilai tersebut berada dalam kategori baik sekali, sehinggaimpact of active learning strategy (tingkat keterpengaruhan) pembelajarannyamencapai 72%. Pada kategori baik mencapai 45% cukup 9%, kataegori kurangmencapai 8% dan kategori kurang sekali mencapai 27%. Secara keseluruhan.Siswa yang dapat nilai 7 ke atas dalam ranah kognitif mencapai 81%, sehinggatingkat keberhasilan pembelajaran dengan model strategi active learning tercapaidan memiliki tingkat kepengaruhan yang signifikan.Kata Kunci : Model Active Learning, Pembelajaran PAI
PENGARUH SARANA PENDIDIKAN, KOMPENSASI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA DOSEN Artatie, Srie
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.674 KB)

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk menjelaskan pengaruh Sarana Pendidikan,Kompensasi dan Motivasi terhadap Kinerja Dosen di PKN dan STMIK LPKIABandung. Adapun metodenya adalah dengan sensus dengan jenis penelitianexplanatory research dan deskriptif untuk analisa tanggapan responden 33 orang.Kemudian dalam mengumpulkan data, peneliti akan menggunakan teknikkuesioner, sedangkan metode analisis adalah dengan analisis jalur (path analysis).Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Sarana Pendidikan mencapai ratarata skor 3,86,kompensasi mencapai rata-rata skor 4,10,motivasi mencapai ratarata skor 3,51, kinerja dosen mencapai rata-rata skor 3,59. Rata-rata skor tersebutsesuai dengan tabel kriteria penafsiran termasuk kategori baik.Sedangkan saranapendidikan (X1) secara langsung berpengaruh pada kinerja dosen yaitu sebesar11,5%. Pengaruh tidak langsung melalui Kompensasi sebesar 8,7%, dan melaluiMotivasi sebesar 10,7%. Dengan demikian pengaruh totalnya sebesar 30,9%.Pengaruh kompensasi (X2) secara langsung pada kinerja dosen sebesar 8,2%.Pengaruh tak langsung melalui Sarana Pendidikan sebesar 8,7%, dan melaluiMotivasi sebesar 8,7%. Dengan demikian pengaruh totalnya sebesar 25,6%.Motivasi (X3) secara langsung memiliki pengaruh pada kinerja dosen sebesar12,1%. Pengaruh tak langsung melalui Sarana Pendidikan sebesar 10,7%, danmelalui Kompensasi sebesar 8,7%. Dengan demikian pengaruh totalnya sebesar31,4%. Secara simultan pengaruh sarana pendidikan (X1), kompensasi (X2) danmotivasi (X3) terhadap kinerja dosen (Y) sebesar 87,9% . Sedangkan sisanya yaitu12,1% merupakan pengaruh dari variabel lain yang tidak diteliti. Berdasarkanpenelitian ini bisa disimpulkan bahwa sarana pendidikan , kompensasi danmotivasi memiliki pengaruh secara simultan dan memiliki nilai positif pada kinerjadosen di PKN & STMIK LPKIA. Kata Kunci : Sarana Pendidikan, Kompensasi,Motivasi, Kinerja Dosen.Kata Kunci : Sarana Pendidikan, Kompensasi, Motivasi, Kinerja Dosen
CITRA MEREK DAN PERSEPSIAN KUALITAS BERDAMPAK TERHADAP KEPUASAN WISATAWAN KEMBALI KE OBYEK WISATA BATURADEN DI JAWA TENGAH Adriyani, Ria; Maulana, Fahmi; Barlianto, Yanuar
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.255 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dampak citra merek dan persepsiankualitas terhadap kepuasan wisatawan untuk berkunjung kembali ke Baturaden.Sampel dalam penelitian ini, yaitu 100 wisatawan lokal yang dipilih menggunakan teknikaccidental sampling. Sementara itu, analisis penelitian menggunakan modelpersamaan Structural Equation Modelling (SEM).dengan memanfaatkan programAMOS 16. Hasil analisis menunjukkan bahwa model penelitian memenuhi kriteriagoodness of fit karena enam kriteria tergolong kategori baik, kecuali GFI danAGFI. Sementara itu, hasil uji hipotesis pun menunjukkan: (1) citra merekberpengaruh positif terhadap kepuasan wisatawan, (2) citra merek berpengaruhpositif terhadap niat wisatawan untuk berkunjung kembali ke Baturaden, (3)persepsian kualitas yang dirasakan berpengaruh positif terhadap kepuasanwisatawan, (4) persepsian kualitas yang dirasakan berpengaruh positif terhadapniat wisatawan berkunjung kembali ke Baturaden, (5) kepuasan berpengaruhpositif terhadap niat wisatawan berkunjung kembali, dan (6) kepuasan memediasiparsial hubungan antara citra merek dan persepsian kualitas yang dirasakanterhadap niat wisatawan untuk berkunjung kembali. Berdasarkan temuanpenelitian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa citra merek dan persepsiankualitas yang dirasakan wisatawan membuat mereka puas dan ingin berkunjungkembali ke Baturraden.Kata Kunci : Citra Merek, Persepsian Kualitas, Kepuasan Dan Niat Berkunjung Kembali.
HUBUNGAN PERAWATAN PASIEN MENJELANG AJAL DENGAN DOKUMENTASI KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT WILAYAH KOTA CIREBON Jaelani, Jaelani
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.008 KB)

Abstract

Melalui observasi yang dilakukuan sebelumnya, di dapatkan bahwa pada tigabulan terakhir jumlah pasien yang meninggal di RSUD Gunungdjati kota Cireonadalah sebanyak 122 pasien. Jumlah pasien yang meninggal tersebut merupakanpasien yang meninggal di ruang ICU. Dimana ruang tersebut merupakan unitperawatan intensif bagi pasien yang membutuhkan perawatan secara ketat. Karenapada dasarnya pasien yang memiliki keadaan kritis harus diberikan pelayananyang serius. Pada umumnya perawat sering dihadapkan pada pasien yang sedangdalam kondisi sakaratul maut. Hal inilah yang melatarbelakangi pentignnyadokumentasi klinis atau tindakan dokumentasi keperawatan. Tindakan dokumentasikeperawatan menjadi prasyarat dalam melaksanakan perawatan yang profesionaldan prosedural. Penelitian ini telah dilakukan terhadap 30 sampel yaitu perawatpelaksana memberikan pelayanan terhadap pasien yang sedang dalam menjelangajal dengan melakukan dokumentasi perawatan yang ada di ruang ICU RSUDGunungdjati Kota Cirebon. Pengambilan sampling tersebut penulis lakukandengan metode total sampling. Penulis akan menggunakan metode deskriptif danpendekatan retrospektif. Penelitian dilakukan dengan memberikan lembarkuesioner dengan jumlah 28 pertanyaan yang disebarkan kepada semua perawatyang bertugas di ruang ICU. Menurut hasil penelitian yang dilakukan, bahwaperawatan pasien yang sedang sakaratul maut dengan dokumentasi keperawatanmemiliki nilai (p=0,001, ?=0,05). Implikasi perawatan pasien menjelang ajal perludilakukan pengembangan konsep perawatan jenazah yang berkaitan denganperawatan porensik. Hal ini disarankan agar konsep penelitian ini bisaberkembang dengan perkembangan dalam dunia kesehatan.Kata Kunci : Perawatan Pasien, Menjelang Ajal, Dokumentasi Keperawatan
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM PRIORITAS LEGALISASI ASET SERTIFIKAT TANAH BAGI NELAYAN DI KOTA CIREBON Misbak, Misbak
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.957 KB)

Abstract

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Implementasi kebijakan program prioritas legalisasi aset sertifikat tanah bagi nelayan di Kota Cirebon yang diukur berdasarkan parameter standar dan sasaran sudah baik, parameter sumber daya sudah cukup baik, parameter hubungan antarorganisasi belum baik, parameter karakteristik agen pelaksana belum baik, parameter kondisi sosial, politik dan ekonomi belum begitu baik dan parameter disposisi implementor sudah cukup baik. Dalam implementasi kebijakan program prioritas legalisasi aset sertifikat tanah nelayan di atas faktor-faktor sebagai penentu belum sepenuhnya diterapkan dengan baik oleh kantor pertanahan dan dinas kelautan perikanan Kota Cirebon. Hal ini mengakibatkan penilaian masyarakat bagi implementasi kebijakan program tidak berjalan sebagaimana apa yang menjadi target dalam program ini. Dalam implementasi kebijakan program prioritas legalisasi aset sertifikat tanah oleh kantor pertanahan Kota Cirebon bagi nelayan  Kota Cirebon menemui hambatan-hambatan di antaranya sebagai berikut;  a). Kurang optimalnya dari pihak DKP3 dalam melaksanakan program prioritas legalisasi aset sertifikat tanah bagi nelayan di Kota Cirebon, b). Kurang koordinasi dari 3 instansi yang terlibat kelurahan, DKP, dan kantor pertanahan dalam hal pembagian tugas, c). Tidak sesuainya waktu pembuatan sertifikat yang telah di targetkan bulan Maret 2014 sudah selesai tapi ditargetkan mundur dari jadwal yang ditentukan, d). Masih adanya pungutan yang dirasakan oleh nelayan dalam pembuatan persyaratan sertifikat.
SISTEM INFORMASI REKAM MEDIS (STUDI KASUS : KLINIK MEDIKA PRIMA INDRAMAYU) Purabaya, Tias Beni
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Klinik Medika Prima adalah sebuah balai pengobatan swasta yang memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien dengan ruang lingkup yang lebih kecil. Para pasien kelas menengah kebawah lebih banyak memilih berobat ke klinik karena prosesnya yang sederhana dan dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan dengan rumah sakit. Oleh karena itu, klinik pun membutuhkan sistem informasi untuk membantu kegiatan pelayanan kesehatan menjadi lebih cepat, efektif dan efesien. Sistem informasi ini diharapkan dapat memberikan kemudahan dalam pengelolaan pasien dan obat, proses pemeriksaan rekam medis yang langsung disimpan ke dalam database, proses sistem antrian otomatis, proses pembayaran yang lebih efektif, hingga laporan-laporan yang disajikan lebih akurat dan relevan. Sehingga para pasien merasakan kepuasan dari pelayanan kesehehatan di Klinik Medika Prima. Tidak hanya para pasien yang merasakan hal positif dari penerapan sistem informasi ini, para karyawan berbagai bidang di klinik pun merasakan kemudahan dalam melakukan tugasnya.
PENGARUH SIMPANAN POKOK DAN SIMPANAN WAJIB TERHADAP SISA HASIL USAHA PADA KOPERASI KPRI MITRA SMA NEGERI 1 MAJA KABUPATEN MAJALENGK Pasca, Yelsha Dwi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.313 KB)

Abstract

Dalam kegiatan operasionalnya, setiap perusahaan pasti membutuhkan modal demi tercapainya tujuan perusahaan. Termasuk koperasi, lembaga keuangan ini pun membutuhkan dana dalam menggerakan roda perusahaannya. Misalnya saja dalam kebutuhan kesejahteraan anggota, koperasi memiliki kebutuhan modal yang bisa digunakan dalam usahannya untuk mendapatkan SHU bagi anggotanya secara maksimal. Modal koperasi tersebut bisa dihimpun melalui simpanan pokok dan simpanan wajib dari anggota koperasi. Dengan demikian dalam hal ini peneliti, ingin mendalami tentang bagaimana pengaruhnya dua jenis simpanan tersebut terhadap SHU pada koperasi KPRI Mitra SMAN I Maja Kabupaten Majalengka. Berdasarkan analisis regresi berganda, kedua jenis simpanan anggota tersebut memiliki pengaruh terhadap SHU dari anggota koperasi. Hal tersebut dapat dilihat dari SHU (Y) sebagai berikut : Y= -3.006.800 + 3,341 X1 + 0,822 X2 Nilai Konstanta -3.006.800 yang menunjukan bahwa apabila tidak ada faktor Simpanan Pokok (X1) dan Simpanan Wajib (X2), maka koperasi akan berdampak menurunnya SHU sebesar Rp. 3.006.800. Variabel Simpanan Pokok (X1) berdampak positif 3,341 pada SHU (Y). Dengan demikian menunjukan bahwa simpanan pokok anggota pada koperasi memiliki pengaruh yang cukup signifikan terhadap SHU. Jika Simpanan Pokok dinaikkan Rp. 1 maka akan menaikkan SHU Rp. 3,341. Hal tersebut disebabkan karena modal usaha koperasi sendiri berasal dari simpanan pokok anggota yang selama menjadi nasabah koperasi tidak bisa ditarik. Variabel Simpanan Wajib (X2) berpengaruh positif pada SHU (Y) sebesar 0,822. Apabila menaikkan Simpanan Wajib Rp. 1 maka akan menaikkan SHU Rp. 0,822. Ini menunjukkan bahwa variabel positif karena modal koperasi berasal dari simpanan wajib anggota yang disetor terus menerus oleh nasabah yang telah ditentukan oleh koperasi. Besarnya pengaruh simpanan pokok (X1) dan simpanan wajib (X2) terhadap sisa hasil usaha (Y) sebesar 92,20% dan sisanya 7,80 % dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Adapun dari hasil pengujian diperoleh 0,030 dimana nilai ini lebih kecil dari tingkat signifikan adalah sebesar 0,050. Dengan demikian hipotesis pada penelitian ini dapat diterima. Kata Kunci : Simpanan Pokok, Simpanan Wajib, Sisa Hasil Usaha
PENERAPAN METODE OBSERVASI DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA TENTANGPERKEMBANGBIAKAN VEGETATIF ALAMI TUMBUHAN Sulawati, Wati
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.232 KB)

Abstract

IPA adalah salah satu pelajaran yang relatif sulit bagi beberapa kalangan, tidak terkuali siswa sekolah dasar. Pembahasan yang kompleks dan istilah yang relatif banyak membuat pelajaran ini kerap membingungkan peserta didik. Salah satu contoh materi yang kerap menyulitkan peserta didik adalah perkembangbiakan vegetatif alami tumbuhan. Materi ini pada dasarnya bukan materi yang sulit. Hanya saja untuk mempelajari ini peserta didik dituntut untuk dapat melakukan terjun langsung guna meneliti tumbuhan yang ingin diteliti. Namun pada kenyataannya banyak peserta didik yang tidak diarahkan untuk terjun langsung untuk meneliti. Siswa kelas VI MI PUI Cigadung adalah contohnya. Siswa di kelas tersebut tidak mendapat pelajaran sesuai porsi akibat model pembelajaran yang salah. Akibat dari hal tersebut hasil berlajar siswa-siswa disana berada di bawah kriteria ketuntasan minimum (KKM). Guna mengatasi permasalahan tersebut model pembelajaran observasi adalah pilihan yang dinilai efektif. Sebelum diterapkannya model pembelajaran ini pada siswa kelas VI MI PUI rata-rata hasil belajar siswa berada di angka 61. Setelah itu rata-rata tersebut naik menjadi 75 pasca penerapan model pembelajaran observasi pada siklus I, dan kembali naik menjadi 89 di siklus II. Tidak hanya peningkatan nilai rata-rata. Ketuntasan belajar siswa di kelas tersebut juga terus menanjak. Pada pra siklus siswa dengan nilai di atas 71 (KKM) berada hanya berkisar di angka 5 siswa, kemudian naik menjadi 10 siswa di siklus I dan kembali meninggi menjadi 16 siswa di siklus II. Hal ini kemudian menegaskan bahwa model pembelajaran observasi sangat efektif diterapkan untuk materi perkembangbiakan vegetatif alami tumbuhan pada mata pelajaran IPA di kelas VI MI PUI Cigadung tahun pelajaran 2015/2016.

Page 1 of 77 | Total Record : 763