cover
Filter by Year
JPM (Jurnal Pemberdayaan Masyarakat)
Articles
31
Articles
PROGRAM PENDAMPINGAN PEMBENTUKAN POS UPAYA KESEHATAN KERJA (UKK) PADA PETANI DI DESA DEMANGAN PONOROGO

Rosanti, Eka, Andarini, Yulia Dwi

Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 2 (2017): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penduduk Desa Demangan sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani. Selain memberikan kontribusi terhadap kesejahteraan, sektor pertanian juga memberikan dampak negatif yaitu terjadinya Penyakit Akibat Kerja (PAK). Oleh karena itu perlu adanya Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat yaitu dengan pembentukan Pos Upaya Kesehatan Kerja (UKK) yang bertujuan untuk meningkatkan derajad kesehatan masyarakat petani. Pembentukan Pos UKK diawali berkoordinasi dengan Kepala Desa Demangan dan Puskesmas Siman, setelah itu melakukan sosialisasi terhadap masyarakat petani tentang bahaya penggunaan pestisida dan pentingnya personal hygiene. Setelah mendapatkan sosialisasi, masyarakat petani dimintai kesepakatan untuk pembentukan Pos UKK. Kegiatan selanjutnya adalah membentuk struktur organisasi, rencana kerja, mekanisme pelayanan kesehatan kerja, pelatihan kader Pos UKK oleh Puskesmas, dan pembinaan. Keberlanjutan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah masyarakat petani dapat menjalin kerjasama dengan puskesmas terkait pelayanan kesehatan kerja dasar dan rujukan pasien. Desa Demangan akan menjadi contoh desa siaga terkait kesehatan pekerja bagi desa lain.

PELATIHAN “PEMBELAJARAN BERBASIS ICT” BAGI GURU-GURU TAMAN KANAK – KANAK DAN RAUDHATUL ATHFAL KECAMATAN BANTUR

Trisisca, Irene, Sulistyo, Teguh

Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 2 (2017): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Masih terbatasnya kemampuan guru-guru Taman Kanak-kanak dan Raudhatul Athfal untuk menggunakan teknologi sebagai alat berkomunikasi dan sebagai sumber informasi dalam pembelajaran menjadikan pengajaran mereka kurang bervariasi dan terkesan monoton. Pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan ketrampilan para guru Taman Kanak Kanak dan Raudhatul Athfal kecamatan Bantur, Kabupaten Malang berkenaan dengan penggunaan Komputer dan internet dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran. Dalam pelaksanaannya, pengabdian ini dilakukan dalam dua tahap yaitu Tahap pemberian materi mengenai ICT, dan Tahap Praktik Pengaplikasian komputer dan internet. Pada akhir dari kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini peserta sudah dapat menunjukkan hasil pengaplikasian penggunaan komputer dan internet sebagai sarana komunikasi dan penunjang pembelajaran mereka secara mandiri. Disimpulkan bahwa para guru secara mandiri dapat mengaplikasikan ICT dengan rincian 40% memiliki nilai tinggi, 40% memiliki nilai sedang, dan 20% memiliki nilai rendah.

(IbM) BAGI GURU SMP BUDIMULIA PAKISAJI MALANG PELATIHAN TENTANG PENELITIAN TINDAKAN KELAS

Kustiani, Lilik, Brihandhono, Ari

Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 2 (2017): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk peningkatkan dan perbaikan praktek pembelajaran yang seharusnya dilakukan oleh guru.Khalayak sasaran dalam pengabdian ini adalah guru SMP Budimulia Pakisaji Malang. Metode pelaksanaan adalah metode ceramah, diskusi, tanya jawab, wawancara dan pelatihan. Metode penyampaian informasi dilakukan dengan ceramah umum, diskusi dan tanya jawab kepada seluruh peserta. Metode wawancara digunakan untuk menanyakan sejauh mana guru memahami materi dari ceramah umum yang telah disampaikan pengabdi. Metode pelatihan diterapkan untuk melatih guru dalam menyusun PTK. Hasil yang diperoleh dalam pengabdian ini adalah seluruh guru di SMP Budimulia Pakisaji Malang telah mampu memahami materi tentang pengertian dan karakteristik PTK, tujuan dan kemanfaatan PTK, bentuk-bentuk PTK, membuat rancangan PTK, dan bisa menerapkan PTK. Manfaat bagi pimpinan sekolah untuk menambah koleksi sekolah berupa laporan PTK, untuk menambah angka kredit saat sekolah ada akreditasi dan untuk mengembangkan kurikulum.

PENYULUHAN PENERAPAN UPAYA PENYELESAIAN SENGKETA PEMBAGIAN WARISAN DI DESA PURWOSEKAR KABUPATEN TAJINAN MALANG BERDASARKAN WARIS ADAT JAWA

Savitri, Miya, Hidayat, M. Nurul

Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 2 (2017): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Hukum waris yang berlaku di kalangan masyarakat Indonesia sampai sekarang masih bersifat pluralistis, yaitu ada yang tunduk kepada hukum waris dalam kitab Undang-undang Hukum Perdata. Hukum Waris Islam dan Hukum Waris Adat. Khalayak sasaran dalam kegiatan pengabdian ini adalah Ibu-ibu Kader PKK desa. Presentasi penyuluhan hukum terpadu dilaksanakan pada kegiatan Kader PKK desa. Metode kegiatan berupa penyuluhan dengan ceramah dan presentasi yaitu memberikan penjelasan berdasarkan teori-teori dan hasil dari kajian dari materi/ bahan hukum tentang upaya penyelesaian sengketa pembagian warisan berdasarkan waris adat Jawa. Umpan balik atau respon ini dalam bentuk pertanyaan-pertanyaan yang dituangkan dalam tanya jawab yang kemudian berdiskusi bersama dengan saling menceritakan pengalaman-pengalaman masing-masing dalam hal pembagian warisan di lingkungan keluarganya masing-masing. Pemecahan masalah berupa penjelasan secara detail sistem pembagian adat Jawa yang berdasarkan hukum positif agar masyarakat desa dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dengan tidak mengalami kesulitan serta tidak melanggar kaidah-kaidah hukum nasional.

PENGEMBANGAN PRODUK EKSPOR BATIK PODHEK DI KABUPATEN PAMEKASAN PROVINSI JAWA TIMUR

Baidawi, Muhammad, Rahayu, Yayuk Ngesti, Harmadji, Dwi Ekasari

Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 2 (2017): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tujuan dari pengembangan produk batik podhek ini yaitu, 1) meminimalisir limbah dengan prinsip penyulingan air limbah pelorotan batik. 2) meningkatkan produksi dan efisiensi produksi batik podhek, 3) pembentukan pengurus kelompok usaha bersama, 4) melakukan studi banding untuk menambah wawasan dalam strategi produksi, pemasaran, dan pengelolaan limbah, 5) memperkuat kerjasama dengan mitra yang sudah terjalin. Metode pelaksanaan dari pengembangan produk ekspor batik podhek ini dengan metode pendampingan. Pengembangan yang sudah dilakukan yaitu, 1) koordinasi pada setiap pelaksanaan program, 2) sosialisasi peleksanaan pengembangan produk ekspor batik podhek, 3) penataan tempat produksi batik, 4) pembentukan pengurus dan program kerja kelompok usaha bersama, 5) penyewaan tempat pemasaran batik, 6) pameran batik di tunjungan plaza Surabaya, 7) Studi banding mengenai produksi dan manajeman pemasaran di produsen batik puri putri pacitan dan batik tengah sawah pacitan. 8) pameran batik bekerjasama dengan MIN 1 Malang, 9) memperkuat kerjasama dengan mitra yang sudah terjalin. Pengembangan pada program berikutnya membuat sentra kampung batik podhek.

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN SUMBER DAYA LOKAL DI DESA JERUJU BESAR KECAMATAN SUNGAI KAKAP

Kusrini, Novira, Sulistiawati, Rini, Imelda, Imelda, Hurriyani, Yeni

Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 2 (2017): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Program kemandirian pangan merupakan program aksi yang dilaksanakan oleh Kementerian Pertanian dengan tujuan untuk mengurangi rawan pangan dan gizi melalui pendayagunaan sumber daya, kelembagaan dan kearifan lokal pedesaan. Kegiatan IbDM (Ipteks bagi Desa Mitra) berlokasi di Desa Jeruju Besar Kecamatan Sungai Kakap. Mitra kegiatan ini yaitu kelompok PKK, kelompok mitra perikanan dan pemilik usaha gula merah. Fokus kegiatan yaitu pada tahap pertumbuhan dengan melakukan pengembangan usaha kelompok. Bentuk kegiatannya meliputi: 1) Pemberdayaan masyarakat untuk peningkatan perubahan pola pikir masyarakat dan aksesibilitas pangan, 2) Pengembangan usaha melalui peningkatan teknologi pengolahan, dan 3) Pengembangan sistem ketahanan pangan melalui pembangunan sarana cadangan pangan masyarakat. Realisasi pelaksanaan kegiatan meliputi: 1) Pendidikan tentang kesehatan dan pemanfaatan pangan lokal (umbi-umbian), 2) Pelatihan bercocok tanam dengan metode hidroponik, 3) Penyuluhan mengenai teknik pengolahan hasil perikanan dan pengemasan hasil produk olahan perikanan, 4) Introduksi teknologi olahan perikanan, 4) Perbaikan rumah produksi gula merah, serta 5) Peningkatan kualitas produksi gula merah melalui perbaikan kemasan.

PENGGUNAAN MEDIA BOLA - BOLA STATISTIK UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA MTS

Ferdiani, Rosita Dwi, Murniasih, Tatik Retno, Suwanti, Vivi

Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 2 (2017): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pengadian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa SMP Al Inayah dan SMP Islam pada materi statistik melalui pelatihan penggunaan media bola – bola statistik. Subyek pengabdian adalah siswa SMP Al Inayah Purwosari dan SMP Islam Purwosari, Pasuruan. Proses pelaksanaan pengabdian dibagi menjadi 4 tahap yaitu observasi, perencanaan dan persiapan, pelaksanaan ,dan evaluasi. Tahap observasiberfokus pada mencari masalah prioritas mitra serta solusinya.Tahap perencanaan dilakukan dengan penentuan jadwal pelaksanaan, kelas subjek pelatihan, dan diskusi solusi yang dipilih dengan mitra untuk melihat kesesuain solusi. Evaluasi hasil dilakukan dengan menganalisis hasil pekerjaan siswa pada soal lanjutan dan proses presentasi. Berdasarkan hasil pelaksanaan diketahui bahwa:1) Penggunaan media bola-bola statistik dapat meningkatkan minat belajar peserta pelatihan, 2) penggunaan media bola-bola statistik dapat meningkatkan pemahaman peserta pelatihan pada mean, median, dan modus, 3) guru matematika kelas yang turut serta mengobservasi jalannya pelatihan sangat tetarik dengan penggunaan media pembelajaran berbahan murah seperti bola-bola statistik.

KERAJINAN ROTAN DAN BAHAN SINTETIS DI KELURAHAN BALEARJOSARI KECAMATAN BLIMBING KOTA MALANG

Putra, Toni Dwi, Fatkhurohman, Fatkhurohman, Soebiyakto, Gatot

Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 2 (2017): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

UKM pengrajin rotan (Karya Rukun Rotan, Sakura Indah Rotan dan Tiq Production Rotan) sangat merespon dengan baik. Pola berpikir dan berkerjasama dalam pengembangan usaha, memahami ilmu desain, pelatihan dan penyuluhan tentang Ilmu Ekonomi (pemasaran, keuangan dan manajemen), Teknik mesin (membuat peralatan mesin dan pelatihan penggunaan peralatan yang berteknologi) dan ilmu Hukum (perizinan usaha, merk dagang dan hukum dagang). Telah dilakukan pembinaan (Skill dan Keterampilan) yang dilakukan pada tenaga kerja tentang; Bahan baku , Proses Kontrol Produksi, Marketing (pemasaran), Ilmu hukum dalam dunia usaha, Perpajakan dan Sistem dokumentasi dan pameran kerajinan di kota Malang. Dengan program IbPUD dari pemerintah DP2MPT Dikti dan KEMENRISTEK DIKTI Jakarta diharapkan dalam waktu rentan 3 tahun kelompok UKM Mitra masyarakat di Kelurahan Balearjosari Kecamatan Blimbing Kota Malang yang di ketua oleh bapak Siyanto sudah mampu untuk melakukan transaksi bisnis kerajinan rotan ke dalam dan luar negeri.

IBM PENGRAJIN SEPATU DAN SANDAL KULIT

Muhaji, Uun, Tyasari, Irma

Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 2 (2017): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Kegiatan IbM ini bertujuan untuk membantu dua kelompok pengrajin sepatu di desa Pandanlandung dan Sukodadi kecamatan Wagir terkait kendala dalam meningkatkan kemampuan produksinya serta dalam meningkatkan kualitas produk, kemasan dari produk, serta pelayanan terhadap konsumen bagi produk yang telah dihasilkan. Metode yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan kelompok usaha mitra adalah sebagai berikut (1) Pelatihan manajemen produksi sepatu kulit yang berkualitas; (2) Pelatihan penggunaan alat bantuan hibah berupa mesin jahit benang besar juki, mesin seset sepatu, serta mesin press sepatu dan sandal; (3) Pelatihan dan pendampingan pembuatan kemasan sepatu dan sandal yang menarik; (4) Pelatihan display produk dengan bantuan etalase; (5) Pelatihan manajemen keuangan yang baik sesuai standar UKM; (6) Pelatihan manajemen pemasaran; (7) Pelatihan dan pembuatan media sarana promosi online. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa kegiatan telah terlaksana sesuai rencana dan mendapat respon yang positif dari mitra kegiatan Ipteks bagi Masyarakat ini. Kegiatan ini juga dapat memberikan dampak yang positif terhadap perkembangan usaha produksi sandal dan sepatu dari kedua mitra.

PENINGKATAN KAPASITAS PETERNAK LELE TRADISIONAL MELALUI PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT

Winarko, Wignyo, Jufriadi, Akhmad, Ayu, Hena Dian

Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 2 (2017): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Secara umum tujuan dari program kemitraan masyarakat adalah untuk meningkatkan kapasitas dalam pengetahuan, keterampilan dan ekonomi peternak lele tradisional yang merupakan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi, antara lain: pengetahuan dan ketrampilan masih rendah dalam budidaya lele dan pengolahannya, Proses budidaya masih dilakukan secara tradisional yang berbasiskan plankton yang membutuhkan air melimpah dan lahan yang luas, hasil lele saat panen sedikit karena kematian ikan masih tinggi. Peningkatan kapasitas dilakukan dengan melakukan alih pengetahuan sistem budidaya lele sistem akuaponik dan pengolahan hasilnya. Dalam program kemitraan masyarakat ini dilakukan alih pengetahuan dan teknologi budidaya lele sistem akuaponik melalui demonstrasi dan plotting, pendampingan serta pemberdayaan kelompok mitra. Membantu menyediakan alat dan bahan dalam pelaksanaan budidaya serta melaksanakan pelatihan untuk diversifikasikasi produk. Dari kegiatan yang telah dilaksanakan, peternak lele tradisional mengalami peningkatan pemahaman dan pendapatan serta mampu mengolah lele menjadi produk yang lebih memiliki nilai jual lebih tinggi antara lain abon, nugget dan bakso.