Jurnal Bidang Pendidikan Dasar
ISSN : 25490117     EISSN : 25490125
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar diterbitkan oleh Fakultas Pendidikan Universitas Kanjuruhan Malang, ISSN 2549-0125 (online), ISSN 2549-0117 (cetak). Jurnal ini menerbitkan strategi pembelajaran, manajemen sekolah dan kelas, evaluasi pendidikan, kurikulum, pengembangan media dan bahan ajar. Setiap naskah yang dikirimkan akan ditinjau oleh setidaknya dua peninjau sejawat menggunakan metode peninjauan ganda. Jurnal ini diterbitkan setiap Januari & Juni.
Articles 74 Documents
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAERAH BERBASIS LOCAL GENIUS, LOCAL WISDOM, DAN RISET DITINJAU DARI KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS CALON GURU SEKOLAH DASAR

Gularso, Dhiniaty, Lukitoaji, Beny Dwi, Noormiyanto, Faiz

Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 1 No 1 (2017): January
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.822 KB) | DOI: 10.21067/jbpd.v1i1.1600

Abstract

Abstrak Tujuan umum penelitian mahasiswa dapat menggali kebudayaan berbasis kearifan lokal (indegenous wisdom) melalui penelitian dan berpikir kritis bermuara pada eksistensi budaya local. Tujuan khusus penelitian: Untuk mengetahui dan menganalisis efektifitas model pembelajaran berbasis local wisdom, local genius, dan riset terhadap ketrampilan berfikir kritis. Jenis penelitian adalah penelitian survei dengan pendekatan kuantitatif. Populasi seluruh mahasiswa PGSD yang menempuh matakuliah Pendidikan Kebudayaan Daerah angkatan 2013 yang berjumlah 266 orang. Sampel dari cluster berjumlah 36 orang dikelas A4-2013. Teknik analisis data adalah regresi linear berganda karena penelitian ini dirancang untuk melihat efektifitas pembelajaran berbasis local wisdom n local genius (X1), pembelajaran berbasis riset (X2), terhadap ketrampilan berfikir kritis (Y) sebagai variable terikatnya (dependen). Hasil penelitian menunjukkan koefisien jalur ρ(x1y2) =  1,985  dengan p-value 0,000 jadi X1 mempunyai pengaruh signifikan terhadap Y dengan harga 0,000. Koefisien jalur ρ(x2y) =  1,981  dengan p-value 0,000 jadi X2 mepunyai pengaruh signifikan terhadap Y dengan harga 0, 000.Abstract               The general objective of the study, students can explore the culture based on local wisdom (indigenous wisdom) through research and critical thinking lead to the existence of the local culture. The specific objectives of the study: To know and analyze the effectiveness of the learning model based on local wisdom, local genius, and research on critical thinking skills. This type of research is a survey research with a quantitative approach. The population of all students who take a course PGSD Regional Cultural Educational force in 2013, amounting to 266 people. Samples of the cluster amounts to 36 class A4-2013. The data analysis technique is multiple linear regression because the study was designed to look at the effectiveness of learning based on local wisdom n local genius (X1), a research-based learning (X2), the critical thinking skills (Y) as the dependent variable (dependent). The results showed the path coefficient ρ (x1y2) = 1.985 with a p-value of 0.000 so X1 has significant influence to Y at a price of 0,000. The path coefficients ρ (x2y) = 1.981 with a p-value of 0.000 so X2 Y mepunyai a significant influence on the price of 0, 000.

PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS VIDEO DENGAN PIRANTI LUNAK NETOP SCHOOL 6.0 DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PELAJARAN TIK KELAS 7.4 TAHUN 2011-2012 DI SMP NEGERI 6 MALANG

Hidayatullah, Muhammad Syarif

Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 1 No 1 (2017): January
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | | DOI: 10.21067/jbpd.v1i1.1604

Abstract

AbstrakMasih ada siswa yang kesulitan dalam pembelajaran secara langsung apalagi pelajaran TIK berbasis praktek. Tujuan penelitian: Untuk menjelaskan/mendeskripsikan pemanfaatan media video dalam pembelajaran dan Untuk mengetahui hasil belajar dengan media video pada mata pelajaran TIK Pada Siswa Kelas 7.4 Tahun 2011-2012 di SMP Negeri 6 Malang. Penelitian PTK ini dilaksanakan pada semester Genap yang dimulai pada bulan Mei dilakukan di SMP Negeri 6 Malang Tahun Pelajaran 2012/2013, subjek penelitian adalah siswa kelas 7.4 dengan jumlah 34 siswa. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: kemampuan, pemahaman dan motivasi dalam menyelesaikan tes, hasil dari siklus 1 70,6% dan ada kenaikan pada siklus 2 yaitu 91,2%. AbstractStill students who have difficulty in learning directly especially ICT-based teaching practices. The purpose of this study is to explain / describe the use of video media in learning and to know the learning outcome use video on ICT In Grade 7.4 Year 2011-2012 SMP Negeri 6 Malang. This research was conducted on even semester that start in May conducted in SMP 6 Malang in academic year 2012/2013, the research subjects were students of class 7.4 with a number of 34 students. The results of the study are as follows: ability, understanding and motivation to complete the test, the results of the first cycle of 70.6% and no increase in cycle 2, namely 91.2%. 

PENINGKATAN KETERAMPILAN BERTANYA MELALUI PENDEKATAN ILMIAH (SCIENTIFIC APPROACH) PADA SUB TEMA PERISTIWA-PERISTIWA PENTING SISWA KELAS VB SDN TUNJUNGSEKAR 3 KOTA MALANG

Lestari, Dwi Ana

Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 1 No 1 (2017): January
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.596 KB) | DOI: 10.21067/jbpd.v1i1.1601

Abstract

ABSTRAK: Tujuan penelitian ini antara lain mendeskripsikan penerapan pendekatan ilmiah (scientific approach) untuk meningkatkan keterampilan bertanya siswa dan mendeskripsikan peningkatan keterampilan bertanya siswa pada subtema Peristiwa-peristiwa Penting kelas VB dengan menggunakan pendekatan ilmiah di SDN Tunjungsekar 3 Kota Malang. Jenis penelitian ini adalah PTK dengan pendekatan kualitatif yang terdiri dari siklus I dan siklus II. Penelitian ini menggunakan prosedur kerja berupa siklus spiral perencanaan,pelaksanaan, pengamatan dan diakhiri dengan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes tulis, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VB SDN Tunjungsekar 3 Kota Malang yang berjumlah 22 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan statistik sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa terlihat aktif, bersemangat, dan gembira dalam belajar dan keterampilan bertanya siswa dalam pembelajaran mengalami peningkatan dari 70% menjadi 77 %, selain itu hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan dari 80% menjadi 86%. ABSTRACT: The purpose of these studies, such as describe the application of scientific approach to improve the skills of asking students and describe the skills upgrading asked students on the sub-theme events Important VB class by using a scientific approach in SDN Tunjungsekar 3 Malang. This type of research is the PTK with a qualitative approach that consists of the first cycle and the second cycle. This study uses the working procedures in the form of a spiral cycle of planning, implementation, observation and ends with reflections. Data collected through observation, tests, interviews, and documentation. The subjects were students of class VB SDN Tunjungsekar 3 Malang, amounting to 22 students. Data analysis technique used is descriptive qualitative data analysis techniques and quantitatively using simple statistics. The results of this study showed that the students were active, eager and excited in learning and questioning skills of students in learning has increased from 70% to 77%, in addition to the learning outcomes of students also increased from 80% to 86%.

PEMBELAJARAN DONGENG TANTRIKAMANDAKA DALAM PELAJARAN BAHASA JAWA DI SEKOLAH DASAR

Maruti, Endang Sri

Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 1 No 1 (2017): January
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.863 KB) | DOI: 10.21067/jbpd.v1i1.1602

Abstract

AbstrakDongeng-dongeng Tantri mengandung banyak simbol dan perlambang. Tingkah laku binatang dalam dongeng tersebut melambangkan perilaku manusia. Simbol dan perlambang itulah yang digunakan pendongeng untuk mengajarkan karakter pada pendengarnya. Dalam hal ini, guru sebagai pendongeng, baik secara langsung maupun tidak langsung ingin mengajarkan karakter pada siswanya melalui penggambaran perilaku binatang dalam dongeng tantri. Dongeng tantri terkenal sebagai dongeng yang ringan, baik alur ceritanya maupun pesan yang ingin disampaikan. Hal ini tentu sangat cocok bila diberikan pada siswa SD yang daya tangkapnya memang masih minim. Tulisan ini akan mengupas karakter dan pesan yang terkandung dalam dongeng tanri kamandaka yang nantinya akan diajarkan pada siswa SD. AbstractTantric tales contain many symbols and symbolism. The behavior of the animals in these tales symbolizes human behavior. The symbol and the symbol that is used to teach character storyteller on his audience. In this case, the teacher as storyteller, either directly or indirectly wanted to teach students through the depiction of the characters on the behavior of animals in a fairy tale tantri. Tantri famous fairy tale as the tale light, both the plot and the message to be conveyed. This is very suitable when administered to elementary school students tangkapnya power is still minimal. This paper will explore the character and the message contained in Tanri Kamandaka fairy tale that will be taught to elementary students. 

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COC UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA KELAS IV SDI SUNAN DRAJAT TUTUR KABUPATEN PASURUAN

Arifin, Muhammad

Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 1 No 1 (2017): January
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.508 KB) | DOI: 10.21067/jbpd.v1i1.1605

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran dengan model pembelajaran COC yang dapat meningkatkan hasil belajar IPA. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas IVB SDI Sunan Drajat Tutur. Alat pengumpul data yang digunakan meliputi tes tulis, wawancara, pedoman observasi, lembar catatan lapangan, dan dokumentasi. Teknik analisa data yang digunakan peneliti adalah teknik analisa deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian secara keseluruhan, menunjukkan bahwa model pembelajaran COC dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV SDI Sunan Drajat Tutur. Pada siklus I skor rata-rata hasil belajar siswa 92% sedangkan pada siklus II menjadi 97% ,terjadi peningkatan hasil belajar sebesar 5%.              This study aimed to describe the steps of learning with COC teaching model that can improve Science learning outcome. This research is qualitative with classroom action research. Subjects were students in grade IVB SDI Said Sunan Drajat. Data collection used include written tests, interviews, observation, pieces of field notes, and documentation. Data analysis techniques used a qualitative descriptive analysis technique. Based on the results of the study, suggesting that the COC teaching model can improve learning outcomes science material changes in the appearance of the Earth's surface and celestial bodies in grade IV SDI Sunan Drajat Tutur. In the first cycle the average score of student learning outcome 92% while in the second cycle to 97%, an increase learning outcome by 5%.

PENGARUH TINGKAT INTENSITAS PEMAIN DARING (ONLINE GAME) TERHADAP KEMAMPUAN GEOMETRI DAN MENGGAMBAR ANAK SEKOLAH DASAR

Lestari, Mas roro Diah Wahyu

Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 1 No 1 (2017): January
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.127 KB) | DOI: 10.21067/jbpd.v1i1.1606

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat pengaruh intensitas lamanya bermain daring dengan prestasi geometri dan menggambar pada anak Sekolah Dasar. Penelitian ini dilakukan pada anak SD usia 10- 11 tahun yang menghabiskan minimal 1 jam sehari bermaian game on line baik dilakukan di warnet, rumah, komputer, handphone. Tempat penelitian dilakukan di SDN Ciputat 1,  6 dan 9 tahun ajaran 2014/2015. Penelitian ini menggunakan pendekatan diskriptif kuantitatif yang menggambarkan intensitas waktu bermain game selama 1 jam (60 menit) - 7 jam (420 menit) setiap harinya dengan melibatkan responden penelitian sebanyak 73 siswa. Pengambilan datanya melalui angket, tes bangun datar dan menggambar bebas. Teknik analisis data menggunakan regresi linier sederhana. Hasil hipotesis menunjukkan lama bermain game berpengaruh terhadap nilai geometri dan menggambar menunjukkan bahwa di dapat lebih besar pengaruh lamannya bermaian game terhadap nilai menggambar dibandingkan nilai geometri. Jika diitingkatkan lamanya permaianan daring yang mengalami penurunan nilai prestasi siswa lebih besar pada nilai menggambar dibanding geometri. Abstract: the purpose of this study was to determine the level of intensity influence the length of playing online with geometry and drawing on the achievements of primary school children. Research was conducted on elementary school children aged 10- 11 years were spent at least 1 hour a day bermaian online gaming is best done in cafes, homes, computers, mobile phones. Place of research conducted in SDN Ciputat 1, 6 and 9 of the school year 2014/2015. This study used quantitative descriptive approach which describes the intensity time playing the game for 1 hour (60 minutes) - 7 hours (420 minutes) each day involving research respondents as many as 73 students. Capturing data through questionnaires, geometry tests  and draw freely. Data were analyzed using simple linear regression. Results show hypothesized to play the game affect the value of geometry and drawing can show that in the bigger influence on the value of their pages game bermaian draw compared to the value of geometry. If increase length online games or impaired student achievement is greater in value than the drawing geometry. 

ANALISIS PEMBELAJARAN SENI BUDAYA DAN KETERAMPILAN DI SDN GADINGKEMBAR 2 KECAMATAN JABUNG MALANG

Werdiningtiyas, Ratih Kartika, Rahayunita, Cicilia Ika

Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 1 No 1 (2017): January
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.748 KB) | DOI: 10.21067/jbpd.v1i1.1607

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran SBK, mendeskripsikan kendala pembelajaran, mendeskripsikan seberapa besar pengaruh pembelajaran SBK di SDN Gadingkembar 2 Kecamatan Jabung Malang. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, jenis penelitian studi kasus. Pelaksanaan pembelajaran SBK di SDN Gadingkembar 2 sudah sesuai dengan Standar Kompetensi. Pembelajaran menggunakan pendekatan, metode dan media pembelajaran sudah sesuai dengan yang telah dirancang dalam RPP. Kendala pembelajarannya  meliputi: buku guru dan buku siswa yang disediakan pendalaman materinya masih kurang, dalam pelaksanaan pembelajaran seni budaya dan keterampilan guru masih kurang mengembangkan pendekatan, metode dan media pembelajaran. Data dari SDN Gadingkembar 2 nilai siswa 74% atau 23 siswa adalah tinggi dari 31 siswa. Dari jumlah 23 memiliki kemampuan yang kreatif dalam mengolah hasil fikiran dengan baik sehingga berpengaruh baik terhadap hasil belajar dan keterampilan siswa. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran seni budaya dan keterampilan dengan materi seni rupa di SDN Gadingkembar 2 dapat mempengaruhi keterampilan anak.  ABSTRACT Purpose of this study to describe the implementation of learning SBK, describes the obstacles of learning, describing how much influence learning in SDN Gadingkembar SBK 2 District Jabung Malang. Methods of this study used a qualitative approach, case study. SBK learning implementation at SDN Gadingkembar 2 are in accordance with the Standards of Competence. Learning approaches, methods and learning media is in conformity with which has been designed in the RPP. Learning constraints include: a book teacher and student book provided the deepening of the material is still lacking, in the implementation of the cultural arts learning and skills of teachers are still lacking to develop approaches, methods and learning media. Data from SDN Gadingkembar 2 student scores 74% or 23 students is a high of 31 students. Of the total 23 have the creative ability to cultivate the mind so well that a good effect on learning outcomes and skills of students. This suggests that learning art skills with material culture and art in SDN Gadingkembar 2 can affect children's skills.  

PENGUASAAN KONSEP DAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH SETELAH DIAJARKAN DENGAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES

Yasa, Arnelia Dwi

Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 1 No 1 (2017): January
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.458 KB) | DOI: 10.21067/jbpd.v1i1.1608

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penguasaan konsep siswa dan keterampilan pemecahan masalah melalui Pendekatan Keterampilan Proses. Perangkat  pembelajaran yang divalidasi diimplementasikan pada 25 siswa di kelas IV SDN Sawahan Mojokerto dengan desain one group pre test-post tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor N-Gain pada konsep penguasaan siswa dan keterampilan pemecahan masalah siswa adalah 0,73 (kategori tinggi) dan 0,74 (kategori tinggi). Respon siswa positif pada pendekatan ketrampilan proses. Hasil pengamatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran menunjukkan bahwa semua tahapan dilaksanakan 100%  dengan rentang skor 3,5-4 (kategori baik). Penelitian ini menyimpulkan bahwa perangkat pembelajaran bisa meningkatkan penguasaan konsep dan keterampilan pemecahan masalah siswa.  AbstractThe aim this research was to describe the student’s concept mastery and problem solving through the process approach. The validated teaching learning material was implemented on 25 student’s in IV grade SDN Sawahan Mojokerto using one group pre test-post test design. The result showed that the N-Gain score on student’s concept mastery and student’s problem solving were 0.73 (high category) and 0.74 (high category) respectively. The student’s respond was positive on problem solving. The observation on learning plan showed that all stages of the lesson plan was 100% implemented with range score 3.5 – 4 (good category). This research concluded that the teaching learning package can increase concept mastery and problem solving. 

PERBEDAAN PRESTASI BELAJAR SISWA MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK DAN PENDEKATA KETERAMPILAN PROSES PADA MATA PELAJARAN IPA

Santi, Oka Sandya

Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 1 No 1 (2017): January
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.66 KB) | DOI: 10.21067/jbpd.v1i1.1609

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar siswa yang menggunakan pendekatan saintifik dan pendekatan keterampilan proses. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Banjarejo 1 Pagelaran Malang, semester genap tahun pelajaran 2015/2016. Jumlah sampel penelitian 42 siswa dari dua kelas. Pendekatan penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Pre-test Post-test Group Design. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa prestasi belajar siswa kelas yang menggunakan pendekatan keterampilan proses mempunyai nilai rata-rata 87,95, sedangkan prestasi belajar menggunakan pendekatan saintifik 93,048. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  terdapat perbedaan prestasi belajar siswa dengan menggunakan pendekatan saintifik dan pendekatan keterampilan proses pada mata pelajaran IPA di sekolah dasar kelas IV, dimana prestasi belajar siswa yang menggunakan pendekatan saintifik lebih tinggi dibandingkan dengan menggunakan pendekatan keterampilan proses.  AbstractThis study aims to determine differences in student achievement that use scientific approach and process skills approach. This research was conducted in SDN Banjarejo 1 Pagelaran of Malang, the second semester of the 2015/2016 academic year. Total sample of 42 students from the two classes. This research using quantitative research. The design study is a Pre-test Post-test Control Group Design. Instruments used in this research is to test and observation sheet. The results showed that student achievement class that uses the skills approach has an average value of 87.95, while learning achievement using a scientific approach 93.05. The results showed that there are differences in student achievement by using a scientific approach and  process skills approach in science subjects in primary school fourth grade, Where student achievement is using the scientific approach to higher than using the approach of process skills

ANALISIS KEMAMPUAN INTELEKTUAL DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA DOSEN PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR (PGSD)

Triwahyudianto, Triwahyudianto

Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 1 No 1 (2017): January
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.277 KB) | DOI: 10.21067/jbpd.v1i1.1610

Abstract

Tujuan pada penelitian ini adalah menjelaskan pengaruh kemampuan intelektual dosen mempengaruhi kinerja dosen, mengetahui pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja dosen, menjelaskan pengaruh secara simultan kemampuan intelektual dan motivasi kerja terhadap kinerja dosen, mendiskripsikan kemampuan intelektual dan motivasi kerja yang paling dominan mempengaruhi kinerja dosen. Secara keseluruan dilihat dari Intelektual Dosen memiliki kemampuan intelektual yang baik akan tetapi ada komponen kemampuan berhitung dengan cepat dan tepat yang dimiliki dosen masih dikategorikan cukup. Hasil menunjukkan motivasi dosen dalam meningkatkan kinerja memberikan gambaran yang bervariatif baik dan cukup Korelasi variabel Kinerja ( Y ) dengan variabeil Intelektual ( X1)  dihasilkan r sebesar 0,424 sedangkan hubungan antara variabel Kinerja ( Y ) dengan Motivasi ( X2 ) yang mempunyai nilai 0,361 sehingga Intelektual memiliki hubungan yang lebih dominan dibandingkan dengan Motivasi. Korelasi berganda atau Multiple Regretion antar ke tiga variabel yaitu variabel Y ( Kinerja ) , Intelektual ( X1 ) dan Motivasi ( X2) mempunyai nilai korelasi ( R ) sebesar 0,461 hal ini menunjukan antar ketiga variabel memiliki hubungan yang cukup. Persamaan Regresi antara Kinerja , Intelektual dan Motivasi  adalah Y = 94.573 +0,145X1 + 0,052 X2 sedangkan korelasi partial X1 dan X2 untuk masing –masing sebesar 0,307 dan 0,201Kata Kunci : Intelektual, Motivasi dan Kinerja AbstractThe purpose of this research is to explain the influence of the intellectual abilities of lecturers affect faculty performance, determine the effect of work motivation on the performance of the lecturer, explains the effect of simultaneous intellectual ability and motivation to work on the performance of lecturers, describing the intellectual ability and motivation of the most dominant influence on the performance of lecturers. Intellectual Lecturers have the intellectual capability but no component numeracy skills quickly and precisely who owned the lecturers still considered sufficient. The results show the motivation of lecturers in improving the performance illustrates the varied good and quite Correlation variable Performance (Y) with variabeil Property (X1) produced r equal to 0.424, while the relationship between the variable Performance (Y) with motivation (X2) which has a value of 0.361 so that Intellectual have relationship is more dominant than the motivation. Or Multiple Regretion multiple correlation between three variables: the variable Y (Performance), Property (X1) and motivation (X2) has a value of correlation (R) of 0.461, this shows the relationship among three variables have enough. Regression equations between Performance, Intellectual and motivation are Y = 94 573 + 0,145X1 + 0.052 X2 while the partial correlation X1 and X2 for each of 0.307 and 0.201