cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran
ISSN : 25499203     EISSN : 25499114     DOI : -
Core Subject : Education,
PEMBELAJAR menerbitkan hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh pakar, pendidik, ilmuan, dan praktisi pendidikan pada bidang Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran.
Arjuna Subject : -
Articles 40 Documents
Pretend Play Sebagai Dasar Pengembangan Karakter Anak Usia Dini Amri, Nur Alim; Intisari, Intisari
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 3 Nomor 1 April 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.131 KB) | DOI: 10.26858/pembelajar.v3i1.6864

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode pretend play pada pengembangan karakter anak usia dini. Target khusus yang ingin dicapai adalah untuk mengembangkan perilaku yang berakhlak, berbudi pekerti yang termaktub dalam pilar karakter anak usia dini sebagai perwujudan pendidikan karakter. Secara teoretis dengan penerapan metode pretend play dapat dimanfaatkan sebagai media dalam mengembangkan akhlak/ budi pekerti pada anak sehingga kelak mereka menjadi pribadi yang mempunyai kepribadian baik. Pokok masalah dalam penelitian ini adalah apakah penerapan metode pretend play memberikan pengaruh terhadap perkembangan karakter pada anak? Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen. Subjek penelitian adalah anak didik Taman Kanak-kanak Insan Cita Masamba di Kabupaten Luwu Utara Sulawesi Selatan. Adapun hasil penelitian penerapan metode pretend play dalam proses pembelajaran, dengan mengikuti segala prosedur pelaksaan kegiatan, memperoleh hasil yang baik di mana terdapat pengaruh yang signifikan penerapan petode dengan perkembangan karakter pada anak didik di TK Insan Cita Kecamatan Masamba Kabupaten Luwu Utara. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil pengujian hipotesis yang dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Tes di mana T hitung < T tabel maka Ho ditolak. Artinya, ada pengaruh penerapan metode pretend play terhadap perkembangan karakter pada anak.
Keefektifan CTL Berbantu LKS Untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Pada Pokok Bahasan Sifat-Sifat Cahaya Kelas V SD Negeri Godo 03 Aini, Indah Nur
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 1 Nomor 1 April 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.598 KB) | DOI: 10.26858/pembelajar.v1i1.4454

Abstract

This study aimed to describe the learning model Contextual Teaching and Learning assisted student worksheets can enhance students mastery of concepts on the subject of language Qualities of Light. The results showed that the average student after using CTL-assisted learning model LKS increased by 17.25%. While the students mastery of concepts increases with the high criteria of 20%, with the criteria being equal to 60%, and with low criteria of 20%. Thus, the learning model Contextual Teaching and Learning assisted student worksheets effective to improve the mastery of concepts on the subject of Attributes Light Elementary School Grade V Godo 03, Pati
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Sistem Koloid SMAN 4 Bantimurung Maros Inapi, Muhlis Lakkas
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 2 Nomor 1 April 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.11 KB) | DOI: 10.26858/pembelajar.v2i1.4135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh model pembelajaran kooperatif  terhadap motivasi belajar (2) pengaruh model pembelajaran kooperatif terhadap hasil belajar (3) hubungan antara motivasi dengan hasil belajar yang dibelajarkan dengan menggunakan model pemebealajaran kooperatif. Penelitian ini merupakan quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMAN 4 Bantimurung-Maros tahun ajaran 2016/2017 sebanyak 5 kelas yang berjumlah 170 siswa. Sampel penelitian ini dipilih melalui random sampling terdiri atas 2 kelas yaitu kelas XI IPA 2 yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw  dengan jumlah siswa sebanyak 35 dan kelas  XI IPA 3 dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan jumlah siswa sebanyak 35. Instrumen dalam penelitian ini yaitu angket motivasi belajar digunakan untuk mengetahui motivasi belajar siswa pada penerapan model pembelajaran kooperatif dan butir tes hasil belajar pada penerapan model pembelajaran kooperatif. Pengujian hipotesis dilakukan dengan bantuan program SPSS 20.00 for Windows dengan menggunakan analisis Independent Samples Test.            Hasil analisis statistik deskriptif menyatakan bahwa nilai rata-rata motivasi belajar yang dibelajarkan dengan model pemebelajaran kooperatif  tipe Jigsaw dan STAD yaitu 86,63 dengan katergori sangat baik dan 84,97 dengan kategori baik, dan rata-rata nilai N-Gain hasil belajar pada model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan STAD yaitu 0,63 dan 0,35 dengan kategori sedang. Hasil analisis statistik inferensial diperoleh nilai signifikansi 0,001&lt;0,05 untuk motivasi belajar maka H0 ditolak dan H1 diterima artinya ada pengaruh model pembelajaran kooperatif terhadap motivasi belajar, nilai signifikansi 0,000&lt;0,05 untuk hasil belajar maka H0 ditolak dan H1 diterima artinya ada pengaruh model pembelajaran kooperatif terhadap hasil belajar, dan nilai signifikansi 0,010&lt;0,05 untuk korelasi maka H0  ditolak dan H1 diterima artinya ada hubungan secara signifikansi antara motivasi dengan hasil belajar, nilai koefisien korelasi sebesar 0,306 dengan kategori lemah, arah hubungannya adalah positif karena nilai korelasi positif.  Berdasarkan hasil analisis statistik inferensial maka dapat disimpulkan bahwa (1) ada pengaruh model pembelajaran kooperatif terhadap motivasi belajar (2) ada pengaruh model pembelajaran kooperatif terhadap hasil belajar (3) ada hubungan antara motivasi dengan hasil belajar pada materi sistem koloid dengan penerapan model pebelajaran kooperatif.
Peran Guru BK dalam Membentuk Karakter Siswa Melalui Layanan BK Kelompok wati, misra
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 1 Nomor 2 Oktober 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.388 KB) | DOI: 10.26858/pembelajar.v1i2.3482

Abstract

Abstract : The existence of guidance and counseling teachers in schools have an important role to shape the character of students, helping any problems experienced by the students, and have the task of developing psychological and social aspects of students. Character is the nature or character of oneself that is unique to everyone as a result of a pattern of behavior, norms and morals that formed positively. In the aspect of character education, all that does is actually located on the affective and psychomotor contact with the character education. Improved guidance and counseling services in schools in this group bk services is one form of educational activities for the achievement of national education goals.
Development of Application Program Model Couseling to Improve Teacher Counseling Performance at Junior High School in Takalar Kurniati, Kurniati
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 1 Nomor 2 Oktober 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.154 KB) | DOI: 10.26858/pembelajar.v1i2.3493

Abstract

Abstrack :  The aims of research are : (1) to describe saving BK information service at SMP In Takalar, (2) to produce  program aplication model of guindance counseling, This research is developing research. Subjects of research are di SMP Negeri 1 POLUT, SMP Negeri 2 POLUT, SMP Negeri 3 POLUT, SMP Negeri 4 POLUT, SMP Negeri 5 POLUT, SMP Negeri 1 Takalar, SMP Negeri 2 Takalar dan SMP Negeri 3 Marbo. To collecting the data used scoring scale system of BK program aplication and it was anlyzed quantitative descriptive. Result of reseacrh shown that (1) describe saving BK information service at SMP In Takalar, (2) to produce  program aplication model of guindance counseling and this product which has been developed based on BK teacher’s needs in school, 
Pengembangan Model Bimbingan Belajar Quantum Learning Untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Abdullatif, Ariqah
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 2 Nomor 1 April 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.287 KB) | DOI: 10.26858/pembelajar.v2i1.3483

Abstract

bstract: This research is research of Development of Quantum Learning Guidance Model, to remind Student Independence Student in SMAN 3 Polewali aimed at: (1) To know the description of the students needs on the development of Quantum Learning guidance model in SMA Negeri 3 Polewali. (2) To know the description of feasibility test and acceptance of learning guidance model of Quantum Learning in SMA Negeri 3 polewali (3) To know the description of Quantum Learning guidance model developed by the researcher. While the method used is the procedure research and development (research and development). Which is based on research stages by Borg and Gall. Data analysis uses qualitative and quantitative data analysis. The results showed that: (1) Development of guidance model Learning quantum learning to improve self-reliance Learning Students get high scoring scale from experts and the response Very good from teachers counseling guidance and students that is acceptable and feasible For use in SMA Negeri 3 Polewali (2) Product development in the form of model of learning guidance of quantum learning to improve students learning independence has made it easier for teachers to implement the program because it has been arranged systematically. 
Pengaruh Metode Bermain Peran Terhadap Kemampuan Komunikasi (Bahasa Ekspresif) Anak Taman Kanak-Kanak Raudhatul Athfal Alauddin Makassar Amri, Nur Alim
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 1 Nomor 2 Oktober 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.248 KB) | DOI: 10.26858/pembelajar.v1i2.4864

Abstract

Communication ability is a form of development that focuses on the language aspect. This study aims to obtain data about the description of the use of role playing methods, description of communication skills (expressive language) of children, as well as to test whether there is influence of role playing methods on the ability of expressive language children. By involving 20 students selected by simple random sampling technique, data were collected through initial and final test after the students were treated using role playing method then the data was analyzed through descriptive and inferential statistic in the form of Wilcoxon test. The results of data analysis showed that the expressive language ability of children increased after being treated through learning role play method.
Implementasi Model Pembelajaran Scaffolding dalam meningkatkan keterampilan menulis karangan eksposisi pada mahasiswa PGSD Halim, Patmawati
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 1 Nomor 1 April 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.598 KB) | DOI: 10.26858/pembelajar.v1i1.4455

Abstract

This study aims to describe the implementation of scaffolding learning model in improving writing skill exposition of PGSD 6th semester Pangkep student. The research design used in this research is the experimental research design that is inferential statistical type t test. The sample in this research is 28 students as experiment class. The result of this research is descriptive data of the implementation of scaffolding method in learning expositions of students writing PGSD illustrates that in the pretest results the average value achieved is 69.93, median 68.50, Std. Deviation 7,722, variant 59,62, highest value 84 and lowest value 60 with amount 1958. While at posttes average value reached is 76,75, median 80,00, Std. Deviation 8.601, its variant is 73,97, highest score 87 and lowest value 62 with amount of 2149. Result of t test of experimental value or result of prostes (tcount) obtained is = 47.220 with db 28-1 = 27 at significance level 5% and trust 95 % obtained ts 0.95 = 1.70 (can be seen in table). So t arithmetic = 47.220 and t table = 1.70 thus, t arithmetic&gt; ttable. The hypothesis tested by t test statistic is the effectiveness of the implementation of scaffolding method in the learning of writing exposition composition on PGSD students. It turns t count (47.220)&gt; t table (1.70). Based on these calculations, H0 is rejected and H1 (research hypothesis) is accepted. The result of the hypothesis shows that the implementation of scaffolding method in exposition writing has a significant influence on the improvement of writing expositions effectively on PGSD students.
Karakter Kebangsaan Pada Buku Siswa Kelas 4 Tema “Pahlawanku”: Sebuah Implementasi Riyana, Tyas Ani
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 2 Nomor 1 April 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.364 KB) | DOI: 10.26858/pembelajar.v2i1.4930

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rancangan yang dibuat guru kelas dalam mengimplementasikan nilai karakter kebangsaan, mengetahui implementasi nilai karakter kebangsaan pada proses pelaksanaan pembelajaran, mengetahui faktor penunjang dan faktor penghambat  dalam mengimplementasikan karakter kebangsaan dalam kegiatan pembelajaran , mengetahui upaya-upaya guru untuk mengatasi faktor penghambat dalam mengimplementasikan nilai karakter kebangsaan pada tema “Pahlawanku” di SD Negeri Sidorejo 01. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, bahwa peneliti ingin memahami implementasi nilai karakter kebangsaan dalam pembelajaran tema “Pahlawanku” di SD Negeri Sidorejo 01. Sumber data primer diperoleh dari buku tematik siswa kelas 4 terbitan Kemendiknas, guru kelas dan siswa kelas 4. Sumber sekunder diperoleh dari RPP dan silabus pelaksanaan pembelajaran tema “Pahlawanku”. Teknik pengumpulan data adalah analisis dokumen, observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Untuk teknik analisis data dengan menggunakan reduksi data, penyajian data dan diakhiri dengan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah implementasi nilai karakter kebangsaan pada proses pembelajaran sudah baik, melalui beberapa factor penunjang yang ada mampu menutupi beberapa factor yang menjadi penghambat dalam pelaksanaannya.
Perbandingan Hasil Belajar Siswa SMK Negeri 1 Sumarorong Yang Aktif Dalam Kegiatan OSIS Dengan Yang Tidak Aktif Pabotak, Roberth
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 1 Nomor 2 Oktober 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.794 KB) | DOI: 10.26858/pembelajar.v1i2.4218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran hasil belajar  siswa SMK Negeri 1 Sumarorong yang aktif dalam kegiatan OSIS dengan yang tidak aktif. Dalam penelitian ini dilakukan beberapa kegiatan yaitu merencanakan penelitian, mengumpulkan data (dengan dokumentasi), menganalisa data, dan menyusun laporan penelitian. Untuk menyusun laporan penelitian ini digunakan metode deskriptif dengan rancangan analisis t-test. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas XII dengan sampel 40 orang yang masing-masing 20 orang untuk kelompok yang aktif dalam kegiatan OSIS dan 20 orang untuk kelompok yang tidak aktif. Hasil analisa data didapatkan bahwa nilai t0 (thitung) sebesar 2,452 lebih besar dari nilai tt (ttabel) yaitu sebesar 2,021 pada taraf signifikasi 5%. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang aktif dalam kegiatan OSIS dengan siswa yang tidak aktif. Hasil belajar siswa yang aktif dalam kegiatan OSIS lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang tidak aktif.

Page 1 of 4 | Total Record : 40