Southeast Asian Journal of Islamic Education
ISSN : 26215845     EISSN : 26215861
Southeast Asian Journal of Islamic Education (Online - ISSN: 2621-5861, Print - ISSN: 2621-5845) is an Islamic Education Journal published by Faculty of Education and Teacher Training of IAIN Samarinda, Indonesia. It is a peer-reviewed journal of Islamic Education, including: Teaching and Learning, English Language Teaching, Curriculum Development, Islamic Education, Indonesian Islamic Education and Education Management. The journal is published twice a year.
Articles 5 Documents
The Correlation Between Reading Comprehension and Writing Ability in Descriptive Text

Juriati, Dewi Eka ( Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda ) , Ariyanti, Ariyanti ( Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda ) , Fitriana, Rinda ( Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda )

Southeast Asian Journal of Islamic Education Southeast Asian Journal of Islamic Education, Vol. 1(1), 2018
Publisher : LP2M IAIN Samarinda

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.137 KB)

Abstract

This study focuses on correlation between reading comprehension and writing ability in descriptive text. The researchers collect the data through two instruments, i.e. test of reading comprehension and descriptive text writing. This research is researched quantitatively and SPSS was used to analyse the data.  Then, the result of the study shows that mean score of reading comprehension is 72.47. It means that the students reading comprehension was good. Meanwhile, the mean score of writing ability in descriptive text is 61.14. In addition, the researchers found that r-counted is 0.098, and the r-table with n = 108 (df-2 = 106) with significance level = 95% (α = 0.05) is 0.189. It indicates low correlation between the two variables.

Upaya Kepala Sekolah dalam Peningkatan Profesionalisme Guru di Madrasah

Gianto, Gianto ( State Islamic Institute of Samarinda )

Southeast Asian Journal of Islamic Education Southeast Asian Journal of Islamic Education, Vol. 1(1), 2018
Publisher : LP2M IAIN Samarinda

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7116.957 KB)

Abstract

Dalam upaya Madrasah At-Tarbiyah untuk mendidik siswanya menjadi manusia yang mulia tidak bisa dilepaskan dari peranan guru. Dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai tenaga pendidik, guru dituntut sedapat mungkin bertindak sebagai agen pembelajaran yang profesional. Sejalan dengan berbagai tuntutan yang dialamatkan bagi setiap guru, maka keberadaannya sangat diharapkan memberikan pembelajaran didasarkan pada kompetensi yang harus dimiliki. Adapun komptensi tersebut meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial dan kompetensi professional. Disinilah pentingnya sosok pemimpin selaku penanggung jawab pengelolaan administrasi dan teknis pembelajaran yang diharapkan mampu bertindak menumbuh kembangkan kompetensi guru lewat pemberdayaan kompetensi guru melalui bentuk penghargaan seperti pemberian kesempatan sertifikasi guru, pendidikan dan latihan profesi, penyediaan sarana pendukung pembelajaran, pemerataan jam pembelajaran, pemberian insentif berdasarkan tugas dan tanggung jawabnya serta pemenuhan jaminan kenyamanan dan keamanan dalam menjalankan tugas pembelajarannya. Permasalahan yang akan diteliti adalah upaya kepala sekolah dalam peningkatan profesionalisme guru Madrasah At-Tarbiyah Kabupaten Kutai Kertanegara.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Fokus penelitian ini adalah upaya kepala sekolah dalam peningkatan profesionalisme guru Madrasah Ibtida’iyah At-Tarbiyah Kutai Kertanegara. Sumber data adalah kepala sekolah dan guru Madrasah Ibtida’iyah At-Tarbiyah Kutai Kertanegara yang jumlahnya 7 orang yang terdiri dari 1 orang kepala Sekolah, Wakasek 1 orang dan guru 5 orang. Dari penelitian yang dilakukan di Madrasah At-Tarbiyah Kabupaten Kutai Kertanegara upaya kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru di MI At-Tarbiyah diantaranya Kelompok Kerja Guru (KKG), kegiatan Diklat (pelatihan), penataran serta lokakarya dan kuliah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.Dari hasil penelitian tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa proses pendidikan dan pengajaran sudah berjalan dengan baik yang mana sesuai dengan program yang telah ditetapkan kepala madrasah.

The Effectiveness of E-Learning Using Edmodo at Islamic Higher Education (PTKI) in East Kalimantan

Saugi, Wildan ( IAIN Samarinda )

Southeast Asian Journal of Islamic Education Southeast Asian Journal of Islamic Education, Vol. 1(1), 2018
Publisher : LP2M IAIN Samarinda

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.165 KB)

Abstract

A face to face instruction or lecture could not always be held for spontaneous activities such as a sudden meeting, faculty’s or institute’s activities or students’ activities which collide with the schedule. Teaching and learning activities become less effective since the lecture plans that have been set through the Semester Learning Plan could not run as planned and it influences the learning outcomes. Therefore, it needs an alternative solution that is utilizing e-learning using Edmodo because it is easy and familiar to use.This research is a pre-experimental design (non-design) using one-group pretest-posttest research design. The number of the samples was 76 students from IAIN Samarinda and STAI Sangatta. The instruments were pre-test, post-test, and questionnaires.The result of this research indicates that Edmodo based e-learning at PTKI in East Kalimantan is effective for the learning process. The two sample paired sign test towards pre-test and post-test shows that Z score is -7.330 with sig. of 0.000 and since sig. of 0.000 < 0.05, it means effective. In addition, the analysis towards questionnaires filled out by students show that Edmodo based e-learning at PTKI in East Kalimantan is effective for learning, with score percentage of 81.25% that has a very strong Score Interpretation Criteria. Key words: Effectiveness, E-learning, Edmodo

Pendidikan Karakter dalam Kaulinan Budak Baheula: Studi Nilai Pendidikan Karakter melalui Permainan Anak Tradisional Sorodot Gaplok dari Jawa Barat

Amirudin, Amirudin ( Universitas Singaperbangsa ) , Mukarom, Zaenal ( UIN Bandung )

Southeast Asian Journal of Islamic Education Southeast Asian Journal of Islamic Education, Vol. 1(1), 2018
Publisher : LP2M IAIN Samarinda

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.349 KB)

Abstract

Sorodot Gaplok merupakan salah satu jenis permainan anak tradsional (kulianan budak baheula) khas Jawa Barat. Secara eksistensial,  Sorodot Gaplok dapat dikategorikan sebagai permainan popular khususnya bagi warga masyarakat Desa Manggung Jaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang. Hal ini dikarenakan permainan tradisional ini bukan hanya dilakukan oleh anak-anak, tapi juga oleh orang dewasa. Dilihat dari bentuk dan karakter permainannya, Sorodot Gaplok dipandang bukan saja sebagai permainan mengisi waktu luang, melainkan sarat akan nilai-nilai moral dan pendidikan karakter di dalamnya. Atas dasar itu, studi ini bertujuan untuk mengungkap nilai-nilai moral dan pendidikan karakter dalam permainan sorodot gaplok di kalangan warga masyarakat Desa Manggung Jaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang. Studi ini menggunakan metode studi kasus dengan landasarn teori dari Rogers & Sawyers tentang nilai-nilai dalam aktifitas bermain anak. Hasil studi menunjukkan bahwa: 1) Permainan sorodot gaplok bersifat rekreatif, kompetitif, dan edukatif; 2) Permainan sorodot gaplok termasuk ke dalam model pembelajaran outdoor education; 3) Permainan sorodot gaplop dapat menstimuli enam aspek yaitu motorik, kognitif, emosi, sosial, ekologi, dan moral; 4)Permianan sorodot gaplok memiliki empat dimensi pendidikan karakter yaitu problem solving, kekuatan verbal dan nonverbal, keterampilan sosial, serta ekspresi emosi. Dengan beberapa temuan tersebut, studi ini diharapkan dapat memperkaya dan melengkapi kajian tentang pentingnya pelestarian nilai-nilai budaya local sebagai salah satu model penguatan pembentukan dan pendidikan karakter anak bangsa. Disamping itu, studi ini diharapkan dapat menjadi mainstreaming akan pentingnya pembangunan berwawasan pendidikan yang ramah anak terutama bagi para pemegang kebijakan.

Hermeneutic Of Pesantren With The " Fusion Of Horizons " Gadamer’s Theory

Taufikin, Taufikin ( IAIN Kudus )

Southeast Asian Journal of Islamic Education Southeast Asian Journal of Islamic Education, Vol. 1(1), 2018
Publisher : LP2M IAIN Samarinda

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.096 KB)

Abstract

Islamic boarding schools (Pesantren) are an Islamic educational institution that has been established for a long time before Indonesia's independence, the existence of pesantren has been tested despite the conditions that are often not impartial. This simple paper aims to examine the early history of the emergence of pesantren to date with a focus on the forms. The hermeneutical approach of Hans Georg Gadamer's "Fusion of Horizons" theory is used to analyze more about the pesantren from its ince ption until present . The result of this study is that pesantren were initially established because of a cleric and santri who were interacting in learning, to be able to make it Islamic boarding school ( huts , dormitories , surau, dayah, rangkang, and meruasa). As the santri rise, the kyai lifts the teacher (ustadz) to help him. Then the pesantren self-characterized in accordance with the results of understanding and interpretation of the kyai adapted to the context, so that now ap pears the pesantren Qur'an, pesantren salaf and modern pesantren. The alternative researcher " a contemporary boarding school " that is not only based on salaf, Qur'an, Science and Technology, but also makes santri the solution provider towards every pattern of life.

Page 1 of 1 | Total Record : 5