Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia
ISSN : 25801856     EISSN : 25980858
The current issue of Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia contains five articles coverings topics related to chemistry and chemistry education which include study of chemical literacy capabilities, Think-Talk-Write learning strategy, cooperative learning model, metal content and pH analysis of river water, and betalain pigment from red dragon fruit.
Articles
23
Articles
PENGEMBANGAN DAN PENGGUNAAN INSTRUMEN TWO-TIER MULTIPLE CHOICE PADA MATERI TERMOKIMIA UNTUK MENGUKUR KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS

Laksono, Pandu Jati

Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia Vol 2 No 2 (2018): Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Chemistry Education Department of Education and Teaching Faculty

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen tes Two-Tier Multiple Choice pada materi termokimia menjadi instrumen penilaian yang mampu mengukur keterampilan berpikir kritis. Instrumen yang dikembangkan perlu diujikan kelayakannya ditinjau dari validitas logis para ahli dan instrumen penilaian Two-Tier Multiple Choice  yang dikembangkan ditinjau dari validitas empiris yaitu reliabilitas, analisis kualitas butir soal, dan analisis pengecoh yang dapat dikategorikan soal yang baik.  Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian pengembangan. Instrumen tes yang dikembangkan adalah Two-Tier Multiple Choice pada materi termokimia untuk mengukur kemampuan berpikir kritis . Model pengembangan yang digunakan yaitu model pengembangan 4 D (four D model) oleh S. Thigarajan, Dorothy S. Semmel, dan Melvyn I. Semmel. Model pengembangan 4D terdiri atas 4 tahap utama yaitu: (1) Define (Pendefinisian), (2) Design (Perancangan), (3) Develop (Pengembangan), dan (4) Disseminate (Penyebaran). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan kesimpulan yang didapatkan adalah Instrumen penilaian Two-tier Multiple Choice yang dikembangkan dinyatakan layak dan memenuhi kriteria sebagai suatu soal yang baik dengan hasil validitas aiken  rata-rata 0,84. Instrumen penilaian Two-tier Multiple Choice yang dikembangkan dinyatakan layak  ditinjau dari realibilitas tes rata-rata 0,737 yang tergolong tinggi, memiliki daya beda dengan persentase 41,67% sangat baik, 40,00% baik,18,33% cukup baik dan 0% jelek, berdasarkan tingkat kesukaran 8,33% mudah, 80,00% sedang dan 11,67% sukar, berdasarkan indeks pengecoh disimpulkan pengecoh tidak ada yang bekerja lebih baik daripada kunci jawaban dan nilai pengecoh sebagian besar lebih dari 5% dipilih sehingga dinyatakan efektif.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERPUSAT SISWA DALAM MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN PEMECAHAN MASALAH SISWA

Ningrum, Wiwid Pungki

Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia Vol 2 No 2 (2018): Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Chemistry Education Department of Education and Teaching Faculty

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.781 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan perbedaan keterampilan proses sains (KPS) dan pemecahan masalah (PM) siswa yang belajar dengan model pembelajaran berpusat siswa (MPBS) dengan siswa yang belajar dengan direct instruction (DI). MPBS diterapkan pada materi asam-basa di kelas XI SMA. Aspek KPS yang diukur ialah observasi, inferensi, merancang percobaan, mengukur, mengkontruksi tabel, dan komunikasi. PM diukur dengan tes yang mengukur proses kognitif C2, C3 dan C4 dengan dimensi pengetahuan faktual, konseptual dan prosedural. Desain penelitian yang diterapkan ialah post-test control group. Sampel pada kelas kontrol dan kelas eksperimen sebanyak 27 siswa. Kedua data dianalisis dengan MANOVA. Test of between-subjects effects dilakukan pada data PM, sedangkan uji U-Mann Whitney dilaksanakan pada variabel KPS sebab data tidak normal. Hasil menunjukkan pada taraf signifikansi 0,05 tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada KPS dan PM siswa pada kedua kelas, namun ada effect size sebesar 0,071. Hasil uji U-Mann Whitney menunjukkan terdapat perbedaan signifikan pada KPS siswa di kedua kelas terutama pada aspek merancang percobaan dan observasi. Test of between-subject effects menunjukkan terdapat perbedaan signifikan pada PM siswa pada kedua kelas, dengan effect size sebesar 5,7%. Perbedaan PM paling signifikan terdapat pada sub-materi pH asam kuat dan pH basa lemah. Kata kunci : model pembelajaran berpusat siswa, keterampilan proses sains, PM

PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL CHILDREN LEARNING IN SCIENCE (CLIS) DI KELAS XI IPA SMA NEGERI 3 PALEMBANG

hidayati, hidayat

Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia Vol 2 No 2 (2018): Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Chemistry Education Department of Education and Teaching Faculty

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.215 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar kimia siswa melalui Model pembelajaran Children’s Learning In Science (CLIS) di kelas XI IPA A SMA Negeri 3 Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan sebanyak tiga siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan tes akhir siklus. Lembar observasi yang digunakan yaitu tes penilaian kinerja untuk mengetahui proses kegiatan belajar mengajar yang berupa kegiatan Keterampilan Proses Sains (KPS) siswa dan tes digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa. Data hasil observasi menunjukkan rata-rata kinerja KPS siswa pada siklus I (T1) yaitu sebesar 71,31% dengan keterampilan proses mengamati sebesar 78,95%, mengelompokkan sebesar 95% dan mengkomunikasikan sebesar 40%.  Rata-rata kinenrja KPS siswa siklus II (T2) yaitu sebesar 74,61% dengan keterampilan proses mengamati sebesar 80,75%, mengelompokkan sebesar 100% dan mengkomunikasikan sebesar 43,08%. Rata-rata kinerja KPS siswa pada siklus III (T3) yaitu sebesar 82,73% dengan keterampilan proses mengamati sebesar 93,19%, mengelompokkan sebesar 100% dan mengkomunikasikan sebesar 55%. Nilai rata-rata hasil belajar siswa sebelum diberi tindakan (T0) sebesar 59,53 dengan persentase ketuntasan belajar sebesar 21,87%, sedangkan setelah diberikan tindakan pada siklus satu (T1) nilai rata-rata hasil belajar siswa sebesar 67,95 dengan persentase ketuntasan belajar sebesar 43,33 %, pada siklus dua (T2) diperoleh nilai rata-rata hasil belajar siswa sebesar 76,25 dengan persentase ketuntasan belajar sebesar 62,63 % dan pada siklus tiga (T3) nilai rata-rata hasil belajar siswa sebesar 81,71 dengan persentase ketuntasan belajar sebesar 87,50%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran CLIS dapat meningkatkan hasil belajar kimia siswa.     Kata kunci: Model Pembelajaran, Children’s Learning In Science, CLIS, Hasil  Belajar Siswa

PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TIPE CARD SORT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA KELAS X

Astuti, Resti

Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia Vol 1 No 2 (2017): Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Chemistry Education Department of Education and Teaching Faculty

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.077 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran kimia dengan menerapkan strategi pembelajaran aktif tipe card sort di kelas X.F SMA Negeri 1 Indralaya. Materi Yang digunakan dalam Penelitian ini yaitu materi hidrokarbon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas, dilakukan dalam tiga siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan tes akhir siklus. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai hasil belajar siswa sebelum dilakukan tindakan (T0) yaitu 62,3 dengan ketuntasan klasikal 33,33%, siklus I (T1) yaitu 64,46 dengan ketuntasan klasikal 57,14%, siklus II (T2) yaitu 73,83 dengan ketuntasan klasikal 73,33% dan pada siklus III (T3) yaitu 79,82% dengan ketuntasan klasikal 85,71%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran aktif tipe card  sort dapat meningkatkan hasil belajar kimia siswa. Peneliti memberikan saran kepada guru, sekolah, dan peneliti lain dapat menerapkan strategi pembelajaran aktif tipe card sort dikelas sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Kata kunci : hasil belajar, card sort, penelitian tindakan kelas

PEMANFAATAN ZEOLIT ALAM TERMODIFIKASI SURFAKTAN HDTMA-Br (HEXADECYLTRIMETHYLAMMONIUM BROMIDE) SEBAGAI ADSORBEN ANION NITRAT (NO3-)

Laksono, Pandu Jati

Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia Vol 1 No 2 (2017): Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Chemistry Education Department of Education and Teaching Faculty

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.958 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Mengetahui zeolit termodifikasi surfaktan HDTMA-Br dapat menyerap anion anorganik toksik nitrat (NO3-), (2) Mengetahui waktu kontak optimum yang dibutuhkan untuk penyerapan anion anorganik toksik NO3- oleh zeolit alam termodifikasi surfaktan HDTMA-Br (3) Mengetahui konsentrasi surfaktan optimum yang dibutuhkan untuk penyerapan anion anorganik toksik NO3- oleh zeolit alam termodifikasi surfaktan HDTMA-Br. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Zeolit yang digunakan adalah zeolit alam yang berasal dari Wonosari Klaten. Zeolit alam termodifikasi surfaktan HDTMA-Br dikarakterisasi dengan FTIR dan SEM:  (1) karakterisasi menggunakan FTIR untuk mengetahui gugus fungsi yang ada dalam zeolit, (2) SEM untuk menentukan struktur permukaan dari zeolit (3) Penentuan kadar terserap anion nitrat oleh zeolit alam termodifikasi surfaktan HDTMA-Br dilakukan dengan menggunakan spektroskopi Uv-vis Kesimpulannya adalah: (1) zeolit termodifikasi surfaktan HDTMA-Br dapat digunakan sebagai adsorben anion nitrat (NO3-), (2) waktu kontak optimum yang sesuai untuk adsorpsi anion nitrat (NO3-) oleh adsorben zeolit termodifikasi surfaktan HDTMA-Br adalah 40 menit (3) konsentrasi surfaktan optimum yang sesuai untuk adsorpsi anion nitrat (NO3-) oleh adsorben zeolit termodifikasi surfaktan HDTMA-Br adalah 5 g/L dengan penyerapan anion nitrat (NO3-) sebesar 75,13%. Kata kunci : modifikasi, zeolit, surfaktan HDTMA-Br, adsorpsi, nitrat

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN SCIENCE TECHNOLOGY SOCIETY UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS

Irmita, Luthfia Ulva

Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia Vol 1 No 2 (2017): Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Chemistry Education Department of Education and Teaching Faculty

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.126 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran menggunakan model pembelajaran Science Technology Society (STS) untuk meningkatkan literasi sains siswa. Perangkat pembelajaran berupa RPP dan LKS pembelajaran. Metode penelitian ini adalah Research and Development yang terdiri dari tiga tahap yaitu pendefinisian, perancangan dan pengembangan. Pada tahap pendefinisian dilakukan persiapan studi awal. Pada tahap perancangan dilakukan untuk menentukan indikator, tujuan pembelajaran dan analisis materi laju reaksi. Pada tahap pengembangan dilakukan pengembangan langkah-langkah kegiatan pembelajaran pada RPP dan LKS pembelajaran dengan menggunakan model STS dengan sintak ekplorasi, pembentukan dan pengembangan konsep, aplikasi konsep, pemantapan dan penilaian. Selanjutnya akan diuji kelayakannya oleh dua orang dosen validator dan dua orang guru kimia SMA. RPP dan LKS pembelajaran dikembangkan untuk meningkatkan literasi sains yang mencakup ketiga aspek yaitu aspek konteks sains, konten sains dan proses sains. Hasil uji kelayakan menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran dikatakan memiliki kelayakan yang tinggi dengan rata-rata nilai Aiken’s V untuk RPP yaitu 0,697 dan untuk LKS yaitu 0,644. Dengan demikian, perangkat pembelajaran menggunakan model STS dapat digunakan khususnya pada materi laju reaksi kimia.   Kata kunci: model STS, literasi sains, laju reaksi

PENDEKATAN MODEL KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI PEMBELAJARAN KIMIA MAN 2 KOTA PADANG

Falahudin, Irham

Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia Vol 1 No 2 (2017): Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Chemistry Education Department of Education and Teaching Faculty

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.227 KB)

Abstract

The learning process requires appropriate and effective learning strategies to achieve the expected learning objectives. Compatibility of learning strategies with the condition of students greatly affect the outcomes of student learning process. STAD type cooperative model approach is considered suitable to motivate and increase student participation in chemistry learning process in grade 2 students of class X IS 2 MAN 2 Padang City. In relation to that has been done classroom research that aims to determine the application of STAD type cooperative model and LKS and concept map in the chemistry subjects cross-interest in students of class X IS 2 MAN 2 Padang City. Classroom action research is designed using STAD type cooperative model approach and LKS and concept map on chemical bonding material. The research sample class is the students of class X IS 2 MAN 2 Padang City registered in the odd semester of learning year 2017/2018 with the number of students 39 people. The study consists of two cycles and each cycle consists of four stages (planning, implementation, evaluation, and reflection), in cycle 1 is STAD and LKS and in cycle 2 is STAD and LKS and concept map. The results showed that STAD type cooperative model approach is accompanied by LKS and concept map can increase cognitive learning outcomes, positive activities and decrease negative activity in chemistry learning cross-interest in students of class X IS 2 MAN 2 Padang City.

SENSIVITAS MORAL SAINS DAN KEISLAMAN DALAM KONTEKS PEMBELAJARAN BERBASIS BLENDED LEARNING YANG TERINTEGRASI SOCIO-SCIENTIFIC ISSUE (SSI) PADA MATA KULIAH KIMIA DASAR

Imtihana, Aida

Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia Vol 1 No 2 (2017): Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Chemistry Education Department of Education and Teaching Faculty

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.505 KB)

Abstract

Proses pembelajaran memerlukan strategi pembelajaran yang tepat dan efektif guna mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. Kecocokan strategi pembelajaran dengan kondisi siswa sangat berdampak terhadap hasil proses pembelajaran siswa. Pendekatan model kooperatif tipe STAD dipandang cocok untuk memotivasi dan meninggkatkan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran kimia pada siswa kelas X IS 2 MAN 2 Kota Padang. Sehubungan dengan itu telah dilakukan penelitian tidakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui penerapan model kooperatif tipe STAD diserta LKS dan peta konsep dalam mata pelajaran kimia lintas minat pada siswa kelas X IS 2 MAN 2 Kota Padang. Penelitian tindakan kelas dirancang dengan menggunakan pendekatan model kooperatif tipe STAD diserta LKS dan peta konsep pada materi ikatan kimia. Kelas sampel penelitian adalah siswa kelas X IS 2 MAN 2 Kota Padang yang terdaftar pada semester ganjil tahun pembelajaran 2017/2018 dengan jumlah siswa 39 orang. Penelitian terdiri dari dua siklus dan setiap siklus terdiri dari empat tahap (perencanaan, pelaksanaan, evalusi dan refleksi), pada siklus 1 adalah STAD diserta LKS dan pada siklus 2 adalah STAD diserta LKS dan peta konsep. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendekatan model kooperatif tipe STAD disertai dengan LKS dan peta konsep dapat meningkat hasil pembelajaran kognitif, aktifitas positif dan menurunkan aktifitas negatif dalam pembelajaran kimia lintas minat pada siswa kelas X IS 2 MAN 2 Kota Padang.

PENGGUNAAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TIPE EVERYONE IS A TEACHER HERE (ETH) PADA POKOK BAHASAN REAKSI OKSIDASI REDUKSI DI KELAS X SMA

Olensia, Yeva

Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia Vol 1 No 2 (2017): Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Chemistry Education Department of Education and Teaching Faculty

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.69 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada pokok bahasan reaksi oksidasi reduksi, hal ini disebabkan karena rendahnya keaktifan siswa selama proses pembelajaran. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar siswa adalah dengan menggunakan strategi pembelajaran aktif tipe Everyone is A Teacher Here (ETH). Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan hasil belajar siswa yang menggunakan strategi pembelajaran aktif tipe Everyone is A Teacher Here (ETH) dan pembelajaran konvensional pada pokok bahasan reaksi oksidasi reduksi di kelas X di SMAN 1 Gunung Talang. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan desain Randomized Control-Group Posttest Only Design.  Populasi penelitian ini adalah keseluruhan siswa kelas X semester II SMAN 1 Gunung Talang pada tahun ajaran 2010/2011. Sampel dari penelitian diambil dengan teknik Random Sampling. Sebagai kelas eksperimen adalah kelas SKU dan kelas kontrol adalah kelas SSN4. Hasil belajar yang diungkapkan pada penelitian ini berupa hasil belajar ranah kognitif. Uji hipotesis digunakan dengan menggunakan uji-t, karena sampel terdistribusi normal dan homogen. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata hasil belajar siswa dengan menggunakan strategi pembelajaran aktif tipe Everyone is A Teacher Here (ETH) lebih tinggi secara signifikan dari hasil belajar siswa dengan menggunakan metode konvensional. Setelah dilakukan uji-t pada taraf signifikan 0.05 diperoleh thitung = 4.51 dan ttabel = 1.99 (thitung > ttabel) berarti hipotesis diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran aktif tipe Everyone is A Teacher Here (ETH) lebih tinggi secara signifikan dari hasil belajar siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional pada pokok bahasan reaksi oksidasi reduksi di kelas X SMAN 1 Gunung Talang.     

ANALISIS KESULITAN PEMAHAMAN KONSEP PADA MATERI TITRASI ASAM BASA SISWA SMA

Tri Astuti, Resti, Marzuki, Hasan

Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia Vol 1 No 1 (2017): Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Chemistry Education Department of Education and Teaching Faculty

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.155 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan pemahaman konsep pada materi titrasi asam basa siswa SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan data hasil penelitian diperoleh dari hasil tes siswa. Instrumen yang digunakan yaitu tes uraian, wawancara dan dokumentasi tentang materi titrasi asam basa. Penelitian ini dilakukan di SMA Percontohan UPI  dengan subjek sebanyak 30 orang siswa SMA Kelas XII IPA yang telah mempelajari materi titrasi asam basa. Kesulitan pemahaman konsep yang dialami oleh siswa yaitu siswa kesulitan dalam menjelaskan pemilihan indikator sebanyak 53,33%, siswa kesulitan dalam menuliskan persamaan dan menyetarakan persamaan reaksi asam sulfat dan natrium hidroksida sebanyak 56,65%, siswa kesulitan dalam menentukan konsentrasi asam yang bervalensi dua sebanyak 70,00%  dan 10,00% kesalahan siswa dalam menentukan konsentrasi asam dan basa bervalensi satu. Siswa kesulitan dalam 86,66% siswa tidak dapat menentukan jenis titrasi berdasarkan kurva dan siswa kesulitan dalam menentukan jenis zat pada setiap daerahsebesar 80,00%. Faktor penyebab kesulitan pemahaman konsep yang dialami siswa disebabkan oleh cara mengajar guru dan siswa itu sendiri.