cover
Filter by Year

Analysis
INDONESIAN JOURNAL OF APPLIED PHYSICS
Indonesia Journal of Apllied Physics provides rapid publication of short reports and important research in all fields of physics. Latest Issue Volume 08 Number 01, April 2018 Indonesia Journal of Apllied Physics publishes articles that are of significance in their respective fields whilst also contributing to the disclipline of physics as a whole. Articles should be submitted to the Editorial Office of Indonesia Journal of Apllied Physics through this site. Further information on submission is also available at this site
Articles
136
Articles
Physical Modeling on Time Domain Induced Polarization (TDIP) Response of Metal Mineral Content

Yatini, Yatini

INDONESIAN JOURNAL OF APPLIED PHYSICS Vol 8, No 1 (2018) : IJAP Volume 8 ISSUE 01 YEAR 2018
Publisher : Department of Physics, Sebelas Maret University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

The Induced Polarization (IP) methods is an extension of resistivity method by adding ability of the ground in storing electrical charge. One of the measurement technique is done in time domain, hereinafter referred to as Time Domain Induced Polarization (TDIP). TDIP responses measured on the surface are affected by the physical properties of the subsurface. Research in TDIP response modeling studies is performed to obtain a quantitative relationship between response to metallic mineral content at subsurface. The relationship can be obtained by forward and physical modeling. The forward modeling produces a curve that connects TDIP response to the subsurface parameters and an array.  The laboratory-scale physical model is performed on the sand-box size (200x100x70) cm3 by varying iron-ore content in a sphere target. TDIP response measurements on physical models is done using Dipole-dipole and Wenner configuration. The relationship between the TDIP response  and  metal mineral content is obtained by comparing the results of measurements on physical modeling and forward modeling. There is good appropriatement between the theoretical curves and measuring results of the physical modeling. The greater of iron-ore content on the target, increasing in the TDIP response.

Intepretasi Lapisan Sedimen berdasarkan Ground Profile Vs dengan Pengukuran Mikrotremor di Kecamatan Pacitan

Wibowo, Nugroho Budi, Sembri, Juwita Nur, Darmawan, Deny, Sumardi, Yosafat, Afriliani, Fitria, Mahmudah, Siti

INDONESIAN JOURNAL OF APPLIED PHYSICS Vol 8, No 1 (2018) : IJAP Volume 8 ISSUE 01 YEAR 2018
Publisher : Department of Physics, Sebelas Maret University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Ketebalan lapisan sedimen pada suatu wilayah dapat menyebabkan local site effect ketika terjadi gempabumi. Hal ini dikarenakan ketebalan lapisan sedimen berpengaruh terhadap amplifikasi. Kota Pacitan berdasarkan formasi geologi berada pada Formasi Aluvium (Qa) yang didominiasi lapisan sedimen. Penelitian ini bertujuan mengintepretasi ketebalan lapisa sedimen di Kecamatan Pacitan berdasarkan model ground profile Vs hasil akuisisi mikrotremor. Akuisisi dilakukan pada 25 titik di Kecamatan Pacitan menggunakan seimograph portable TDS. Ground profile Vs hasil pemodelan elipticity curve  menunjukkan bahwa nilai Vs bervariasi dari 153.11 m/s  (Formasi Aluvium) sampai 1393.48 m/s (Formasi Batuan Terobosan Andesit). Model ground profile Vs lapisan kedua yang berkorelasi dengan lapisan sedimen berada pada nilai Vs< 750 m/s dengan area di Dataran Aluvial Sungai Grindulu dan Teluk Pacitan. Ketebalan lapisan sedimen hasil analisa ground profile Vs, bervariasi dari 2.59 – 94.37 m. Lapisan sedimen paling tebal terdapat pada Formasi Aluvium (Qa) dengan ketebalan 94.37 m, dan lapisan sedimen paling tipis terdapat pada Formasi Jaten (Tmj) setebal 2.59 m. Lapisan sedimen dengan ketebalan lebih dari 50 m berada di kawasan Kota Pacitan, Teluk Pacitan dan Sungai Grindulu.

Perhitungan Nilai Percepatan Tanah Maksimum Berdasar Rekaman Sinyal Accelerograph di Stasiun Pengukuran UNSO Surakarta

Sungkowo, Ari

INDONESIAN JOURNAL OF APPLIED PHYSICS Vol 8, No 1 (2018) : IJAP Volume 8 ISSUE 01 YEAR 2018
Publisher : Department of Physics, Sebelas Maret University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Rekaman-rekaman yang dihasilkan oleh strong motion accelerograph merupakan hal yang penting dalam teknik kegempaan sebagai dasar untuk karaterisasi getaran tanah yang digunakan dalam desain seismik. Telah dilakukan perhitungan nilai percepatan tanah maksimum (PGA) menggunakan data rekaman sinyal yang terekam oleh sensor Strong Motion Accelerograph di stasiun pengukuran UNSO yang terpasang di laboratorium hidrologi fakultas teknik sipil Universitas Sebelas Maret Surakarta. Sensor yang terpasang bertipe TSA 100 yang diproduksi oleh Metrozet USA. Rekaman gempa yang digunakan dalam perhitungan ini adalah rekaman gempabumi tanggal 03 Agustus 2017 dengan magitudo 5.3 SR, epicenter gempabumi di BaratDaya Cilacap Jawa Tengah. PGA dihitung dengan metode absolut yaitu menggunakan amplitudo maksimum sinyal yang terekam di sensor. Software yang digunakan untuk menghitung PGA adalah software dadiSP. Nilai PGA pada masing -masing hasil perhitungan adalah 0.307 Gal komponen N-S, 0.302 Gal komponen E-W dan 0.133 Gal komponen U-D. Intensitas gempa di stasiun pengukuran UNSO adalah I MMI. Hasil ini menunjukan sensor UNSO dapat dipergunakan untuk mengetahui nilai PGA dari suatu dari suatu gempabumi.

Analisa Cekungan Air Tanah Dalam di Bagian Barat Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah

Koesuma, Sorja

INDONESIAN JOURNAL OF APPLIED PHYSICS Vol 8, No 1 (2018) : IJAP Volume 8 ISSUE 01 YEAR 2018
Publisher : Department of Physics, Sebelas Maret University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini menganalisa kedalaman air tanah dalam dengan mengunakan survai geolistrik yang terletak di sisi barat Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Indonesia. Terdapat empat lokasi survai yaitu Desa Brabo dan Desa Padang (Kecamatan Tanggungharjo), Desa Deras dan Desa Padas (Kecamatan Kedungjati). Konfigurasi Schlumberger digunakan dalam survai geolistrik ini dengan bentangan elektroda arus sampai dengan 600 meter. Diperoleh kedalaman potensi air tanah dalam pada kedalaman antara 50 – 105 meter. Hasil ini sesuai dengan peta cekungan air tanah Kabupaten Grobongan.

Pemodelan Tsunami Sederhana dengan Menggunakan Persamaan Differensial Parsial

Palupi, Indriati Retno, Raharjo, Wiji, Wibowo, Eko, Hamdalah, Hafiz

INDONESIAN JOURNAL OF APPLIED PHYSICS Vol 8, No 1 (2018) : IJAP Volume 8 ISSUE 01 YEAR 2018
Publisher : Department of Physics, Sebelas Maret University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

One way to solve fluid dynamics problem is using partial differential equation. By using Taylor expansion, fluid dynamics can be applied simply. For the example is tsunami wave. It is include to hyperbolic partial differential equation, tsunami wave propagation can describe in space and time function by using Euler FTCS (Forward Time Central Space) formula.

Analisis Bidang Longsor Menggunakan Pendekatan Terpadu Geolistrik, Geoteknik Dan Geokomputer di Negeri Lima Ambon

Souisa, Matheus, Hendrajaya, Lilik, Handayani, Gunawan

INDONESIAN JOURNAL OF APPLIED PHYSICS Vol 8, No 1 (2018) : IJAP Volume 8 ISSUE 01 YEAR 2018
Publisher : Department of Physics, Sebelas Maret University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Telah digunakan banyak metode untuk mengkaji permasalahan longsor dari sudut pandangan pendekatan satu-disiplin, interdisiplin maupun multidisiplin. Beberapa metode sedang dikembangkan untuk dipadukan dalam investigasi longsor selama dekade terakhir ini, fokus studi diarahkan menggunakan pendekatan investigasi multidisiplin seperti survei geolistrik, geoteknik dan geokomputasi untuk menentukan potensi longsor sehingga dapat meminimalisir bencana longsor. Hasil kajian memberikan bidang gelincir terletak pada kelompok resistivitas menengah dengan jenis pasir atau pasir lempungan yang menindih kelompok resistivitas tinggi yang berupa batulempung keras (bedrock). Berdasarkan nilai faktor keamanan lereng, bidang gelincir ini berada pada keadaan kurang stabil. Sedangkan penerapan geokomputasi menunjukkan lokasi kajian ditafsirkan berada dalam zona bahaya yang tinggi sehingga sangat berpotensi adanya longsor susulan. Dari hasil kajian terpadu, lokasi kajian masih dalam kondisi tidak aman dan bisa terjadi longsor susulan jika dipicu oleh faktor luar. Untuk meminimalisir longsor susulan dengan menurunkan muka air tanah adalah menggunakan model tol air dengan memanfaatkan sungai-sungai kecil/besar yang terdapat di bawah lereng/tebing untuk dapat dialirkan air pada musim hujan

Analisis Seismisitas Dari Kepualuan Mentawai Pada Periode 2010-2016

Naim, Muhammad Ifanun, -, Supriyadi, Linuwih, Suharto

INDONESIAN JOURNAL OF APPLIED PHYSICS Vol 8, No 1 (2018) : IJAP Volume 8 ISSUE 01 YEAR 2018
Publisher : Department of Physics, Sebelas Maret University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Kepulauan Mentawai merupakan bagian dari Pulau Sumatera yang terdapat dua lempeng tektonik yang aktif. Kedua lempeng tektonik tersebut yaitu lempeng Indo-Australi menunjam ke arah lempeng Eurasia dan menimbulkan zona subduksi Sumatera yang banyak menimbulkan kejadian gempabumi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sesar gempa ditinjau dari besarnya magnitudo dengan menggunakan metode focal mechanism studi kasus gempa pada Kepulauan Mentawai periode tahun 2010-2016. Metode focal mechanism merupakan metode untuk menentukan bidang sesar yang dihasilkan oleh kejadian gempa dengan memanfaatkan gerak awal gelombang P. Gerak awal gelombang P berupa gaya kompresi ataupun dilatasi. Selain dengan metode focal mechanism, dalam penelitian ini juga dibuat cross section gempa dengan luasan daerah tertentu yang bertujuan untuk mengetahui indikasi gempa yang terjadi merupakan gempa pada daerah lempeng tektonik. Hasil solusi focal mechanism untuk data gempa bermagnitudo ≥ 6.0 Mw rata-rata gempa menghasilkan sesar naik (thrust/reverse) dengan beberapa nilai kemiringan (dip) tertentu. Sedangkan hasil dari cross section gempa menunjukkan sebaran hiposenter gempa yang cenderung menunjam. Kejadian ini adalah indikasi bahwa lokasi gempa-gempa tersebut merupakan tempat lempeng yang menunjam dan ketika dihubungkan dengan hasil focal mechanism juga menunjukkan kecenderungan sesarnya adalah sesar naik dengan beberapa nilai kemiringan (dip) tertentu

Pengaruh Waktu terhadap Efisiensi Dye-Sensitized Solar Cell (DSSC)

Ridha Alfidharisti, Sistha, Nurosyid, Fahru, Iriani, Yofentina

INDONESIAN JOURNAL OF APPLIED PHYSICS Vol 8, No 1 (2018) : IJAP Volume 8 ISSUE 01 YEAR 2018
Publisher : Department of Physics, Sebelas Maret University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh waktu terhadap effisiensi Dye Sensitized Solar Cell (DSSC). Jarak elektroda divariasi sebesar 76 µm dan 114 µm. Karakterisasi sifat listrik menggunakan Keithley I-V meter yang dilakukan selama 21 hari dengan selang 7 hari untuk mengetahui kestabilannya. Karakterisasi I-V dengan selang waktu pengukuran menunjukkan bahwa DSSC dengan jarak elektroda 76 µm stabil hingga hari ke-7 dengan efisiensi 0,0347%. Pada jarak 114 µm stabil hingga hari ke-14 dengan efisiensi 0,0117%.

Front Matter

Yunianto, Mohtar

INDONESIAN JOURNAL OF APPLIED PHYSICS Vol 8, No 1 (2018) : IJAP Volume 8 ISSUE 01 YEAR 2018
Publisher : Department of Physics, Sebelas Maret University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Back Matter Vol 8 No 1 2018

Yunianto, Mohtar

INDONESIAN JOURNAL OF APPLIED PHYSICS Vol 8, No 1 (2018) : IJAP Volume 8 ISSUE 01 YEAR 2018
Publisher : Department of Physics, Sebelas Maret University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract