Berkala Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin
Published by Universitas Airlangga
Articles
3
Articles
Penyebaran Penyakit Infeksi Bakteri Neisseria gonorrhoeae pada Pekerja Seks Komersial Wanita di Lokalisasi Puger Jember (Prevalence of Neisseria gonorrhoeae Bacterial Infection on Female Commercial Sex Workers in Puger jember)

Shodikin, Muhammad Ali, S Erlan, Johny, Mulya, Messy E

Berkala Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Vol 19, No 3 (2007): Berkala Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin
Publisher : Berkala Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.643 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk menentukan prevalensi infeksi bakteri Neisseria gonorrhoeae pada pekerja seks komersial di Puger, Jember, Jawa Timur. Dari pemeriksaan 52 sampel pekerja seks komersial yang diambil dari mukosa endoservikal, didapatkan sebanyak 40 sampel (76,9%) terinfeksi dalam bentuk intraseluler dengan pengecatan Gram, yang merupakan Neisseria gonorrhoeae. Kata kunci: Neisseria gonorrhoeae, prevalensi infeksi, pekerja seks komersial ABSTRACT The goal of this research is to discover bacteria Neisseria gonorrhoeae infection prevalence on female commercial sex workers in Puger, Jember, East Java. From 52 endoservical mucous samples of female commercial sex worker, we found 40 samples (76,9%) were infected by intracellular diplococcus form and negative Grams staining bacteria in which Neisseria gonorrhoeae. Key words: Neisseria gonorrhoeae, infection prevalence, commercial sex worker

The Use of Skin Barrier Coconut Shell Added to Ileostomal Plastic Bag Decreases the Degree of Excretal Leakage and Skin Irritation on the Periileostomal Skin (Pemakaian Batok Kelapa sebagai Skin Barrier pada Kantong Ileostoma Dapat Mengurangi Kebocoran Ek

Budipramana, Vicky S.

Berkala Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Vol 19, No 3 (2007): Berkala Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin
Publisher : Berkala Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.781 KB)

Abstract

ABSTRAK Stoma ileostomi mengeluarkan ekskreta cair, bersifat alkali dan mengandung enzim pencernaan yang masih aktif. Sedang kantong stoma plastik yang secara umum telah dipakai untuk menampung gkskreta menimbulkan trauma eksfoliasi, bersifat imunogenik dan kebocoran ekskreta. Hal tersebut secara bersama-sama dapat menimbulkan iritasi pada kulit peristoma. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efek proteksi skin barrier batok kelapa terhadap kebocoran ekskreta pada kulit periileostoma. Studi ini membandingkan kadar elastase pankreas-1 pada kulit periileostoma, antara pemakai kantong stoma plastik dan pemakai kantong stoma dengan skin barrier batok kelapa. Jumlah sampel pemakai kantong stoma plastik 8; batok kelapa 9, diambil dengan cara swab pada kulit peristoma, selanjutnya diperiksa dengan metode Elisa. Sampel diambil pada hart ke-15 setelah pembuatan stoma ileostomi. Dengan uji student-t test didapatkan perbedaan bermakna (P = 0,00, CI 95%) antara kadar elastase pankreas -1 pada kelompok pemakai kantong stoma dengan skin barrier batok kelapa (26.38 ± 37.52 ug/dl) dan kelompok pemakai kantong stoma plastik (323.44 ± 135.91 µg/dl). Pemakaian skin barrier batok kelapa dapat mengurangi tingkat kebocoran ekskreta dan iritasi pada kulit stoma ileostomi Kata kunci: Batok kelapa, kantong ileostoma plastik, elastase pankreas-1, kulit periileostoma ABSTRACT Ileostoma produces watery and alkalin excreta, and contains also active digestive enzymes. Ileostomal plastic bags have been commonly used by the ileostomates to collect any excreta produced. However, ileostomal plastic bags often provoke exfoliative trauma, immunogenic reaction and tendency of leakage to the periileostomal skin. Those factors altogether can generate peristomal skin destruction. This research is intended to evaluate the protective effect of coconut shell skin barrier against the excretal leakage on the periileosomal skin. This study compares the concentration of pancreatic elastase-1 enzyme (ELA-1) on the periileostomal skin, between plastic stoma bag users and plastic stoma bag with skin barrier coconut shell users. The number of samples among the plastic stoma bags is 8, and coconut shell skin barriers is 9. Samples are taken by swab, using a spesial spoon from periileostoma skin surface, and proceeded with Elisa method. Samples are obtained on the 15` day after ileostoma procedure. In analysis with student-t test, the concentration of ELA-1 on the periileostomal skin is significant difference (P = 0.00, CI 95%), between the plastic bag with coconut shell skin barrier users (26.38 ± 37.52 µg/g), and plastic bag users (323.44 ± 135.91 µg/g). The use of plastic stoma bag with skin barrier coconut shells is able to lessen the degree of excretal leakage and periileostomal skin irritation respectively. Key words: Coconut shell, Plastic ileostomal bag, Pancreatic elastase-1, periileostoma skin

Pola Penyakit Kulit Penderita Anak di Instalasi Rawat Inap Penyakit Kulit dan Kelamin RSU Dr. Soetomo Surabaya Periode 2002—2006 (Pediatric Dermatoses Pattern at Dermato-Venereology Ward Dr. Soetomo Hospital Surabaya Period 2002—2006)

Fauzia, Mufida, Zulkarnain, Iskandar

Berkala Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Vol 19, No 3 (2007): Berkala Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin
Publisher : Berkala Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.685 KB)

Abstract

ABSTRAK Telah dilakukan studi retrospektif pada penderita anak-anak yang dirawat di ruangan penyakit kulit RSU Dr. Soetomo Surabaya, periode 2002–2006. Data yang diteliti meliputi jumlah penderita, kelompok usia, jenis kelamin, distribusi penyakit, lama keluhan sebelum masuk rumah sakit, lama perawatan, keadaan penderita saat masuk dan keluar rumah sakit serta kelengkapan pemeriksaan laboratorium. Dari 427 penderita anak yang dirawat di IRNA Penyakit Kulit dan Kelamin RSU Dr. Soetomo Surabaya, terdiri dari 184 penderita perempuan dan 243 penderita laki-laki. Lima penyakit kulit anak terbanyak adalah: dermatitis, infeksi virus, penyakit alergi-imunologik, piodermi dan infeksi bakteri. Lama perawatan penderita rawat map terbanyak 4–6 hari. Kata kunci: penyakit kulit penderita anak ABSTRACT A retrospective study of the children who were admitted to the Dermatology Department Dr. Soetomo General Hospital Surabaya during the period of 2002–2006 is conducted. Data analyzed incuding age group, sex, distribution of the disease, length of treatment of these patient, state of patient when admitted and discharge from hospital and laboratory examination. From 427 children hospitalized during this period, there were 243 males and 184 females. Five main disease found were dermatitis, viral infection, alergic and immunologic disease, pyoderma and bacterial infection. The average length of stay in hospital was 4–6 days. Key words: pediatric dermatology