cover
Filter by Year
Jurnal Pendidikan Fisika
ISSN : 23555785     EISSN : 25500325
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar is an academic journal that focuses on Physic Education.
Articles
127
Articles
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TGT BERBANTUKAN MEDIA SIMULASI PhET DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR

Sakdiah, Halimatus, Sasmita, Petri Reni

JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 6, No 2 (2018): September 2018
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.426 KB)

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantukan media simulasi PhET dalam meningkatkan hasil belajar ranah kognitif siswa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian “Quasi Eksperimen” dengan desain “pretse-postes two group”. Pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan cara “cluster random sampling” sehingga mendapatkan dua kelas sebagai sampel penelitian. Instrumen penelitian menggunakan tes hasil belajar ranah kognitif dari C1 hinggan C6  yang telah diuji validitas dan reabilitasnya. Setelah diuji normalitas dan homogenitas darit data yang didaptkan selanjutnya dilakukan uji t pada  postes. Hasil  penelitian yang telah dilakukan didapatkan kesimpulan bahwa nilai thitung (2,394) > ttabel (1,982) sehingga terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams-Games-Tournaments) berbantukan media simulasi PhET terhadap hasil belajar ranah kognitif siswa pada materi pokok elastisita.

Pengaruh strategi group to group exchange berbasis eksperimen terhadap hasil belajar fisika siswa SMPN 2 Lembang Kab. Pinrang

Rostina, Rostina, Hading, Hading

JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 5, No 2 (2017): Vol 5, No 2, 2017
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.242 KB)

Abstract

Masalah penelitian ini adalah Bagaimana hasil belajar fisika siswa sebelum dan sesudah penerapan strategi pembelajaran Group to Group Exchange Berbasis Eksperimen pada kelas VIII SMPN 2 Lembang Kab. Pinrang serta apakah terdapat perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan setelah diajar dengan menggunakan Group to Group Exchange Berbasis Eksperimen pada kelas VIII SMPN 2 Lembang Kab. Pinrang. Desain penelitian yang digunakan adalah One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 24 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik random sampling. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa skor rata-rata penguasaan konsep fisika peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Lembang Kab. Pinrang setelah diajar melalui strategi Group to Group Exchange Berbasis Eksperimen sebesar 69,167. Sedangkan skor rata-rata penguasaan konsep fisika peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Lembang Kab. Pinrang sebelum diajar melalui strategi Group to Group Exchange Berbasis Eksperimen sebesar 48,75. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa hasil belajar fisika peserta didik setelah diajar melalui strategi Group to Group Exchange Berbasis Eksperimen lebih besar dibandingkan dengan sebelum diajar melalui strategi Group to Group Exchange Berbasis Eksperimen pada taraf nyata = 0,05.

PENGARUH  METODE  PEMBELAJARAN INQUIRY BERBASIS FENOMENA TERHADAP  KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS

Ashar, Hasbullahair, Basri, Nurpadilah, Jamilah, Jamilah

JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 6, No 2 (2018): September 2018
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.535 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis pada peserta didik yang diajar dengan metode Inquiry berbasis fenomena, mengetahui kemampuan berpikir kritis peserta didik yang tidak diajar metode Inquiry berbasis fenomena, dan mengetahui pengaruh metode pembelajaran Inquiry terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Desain penelitian yang digunakan adalah the matching only posttes only control group design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI IPA MAN 1 Polewali Mandar yang berjumlah 101 orang yang tersebar dalam 3 kelas. Sampel penelitian berjumlah 32 pasang sampel yang dipilih dari dua kelas dengan menggunakan tekhnik simpel random kelas (Konvaince Sampling) dengan pertimbangan pemahaman konsep yang baik. Hasil penelitian deskriptif menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis peserta didik yang diajar dengan metode Inquiry berbasis fenomena sebesar 76 dan yang tidak diajar dengan metode Inquiry berbasis fenomena sebesar 60, dimana frekuensi tertinggi yang diperoleh peserta didik pada kelas eksperimen berada pada kategori tinggi dan frekuensi tertinggi yang diperoleh pada kelas kontrol berada pada kategori tinggi. Selanjutnya, berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan program SPSS diperoleh signifikansi sebesar 0,000 atau lebih kecil dari 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kemampuan berpikir kritis yang signifikan antara peserta didik yang diajar dengan metode Inquiry berbasis fenomena pada kelas XI IPA MAN 1 Polewali Mandar. Implikasi penelitian ini yaitu bagi peneliti selanjutnya, hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan perbandingan dan rujukan untuk mencari metode pembelajaran lain yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.   Kata Kunci:  Metode Pembelajaran Inquiry Berbasis Fenomena; dan Kemampuan Berpikir Kritis.

FAKTOR-FAKTOR KESULITAN BELAJAR FISIKA PADA PESERTA DIDIK KELAS IPA SEKOLAH MENENGAH ATAS

Abbas, Abbas, Hidayat, Muhammad Yusuf

JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 6, No 1 (2018): Vol 6, No 1, 2018
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (820.504 KB)

Abstract

Pada umunya kesulitan merupakan suatu kondisi tertentu yang ditandai dengan adanya hambatan-hambatan dalam kegatan mencapai tujuan, sehingga memerlukan kegiatan yang lebih giat lagi untuk dapat mengatasi. Kesulitan belajar dapat diartikan sebagai kondisi dalam proses belajar yang ditandai adanya hambatan-hambatan tertentu untuk mencapai hasil belajar. Hambatan ini mungkin disadari dan mungkin dapat tidak disadari dan dapat bersifat sosiologis, psikologis atau pun psiologis dalam keseluruhan proses belajarnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif, karena dalam penelitian ini berusaha menggambarkan suatu obyek tertentu yang dijadikan penelitian. Penelitian yang bertujuan untuk memperoleh informasi tentang faktor-faktor kesulitan belajar fisika pada peserta didik dan upaya guru dalam mengatasi kesulitan belajar fisika pada peserta didik. Penelitian ini menggunakan tiga tehnik pengumpulan data diantaranya observasi, dokumentasi dan wawancara. Sampel sumber data dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IPA yang mengalami kesulitan belajar. Data yang diperoleh dianalisis selama dan setelah penelitian dengan tiga tahapan yaitu reduksi data, display data dan verifikasi/menyimpulkan. Dari hasil penelitian, faktor internal meliputi kesehatan yang sering terganggu, kurangnya minat belajar, kurangnya perhatian dalam pembelajaran, malas belajar dan kebiasaan belajar yang tidak teratur. Faktor ekternal meliputi pembelajaran yang diselenggarakan dimana peserta didik dalam jumlah besar (padat), kurangnya tontrol orang tua, tuntutan pekerjaan, aktif berorganisasi, teman sepermainan yang nakal dan pergaulan bebas. Sedangkan, Upaya guru dalam mengatasi kesulitan belajar fisika pada dasarnya bervariasi sesuai karakter masing-masing. Dari Upaya guru di Sekolah Menengah Atas meliputi melakukan pengajaran remedial, pengayaan, motivasi, menggunakan berbagai metode pembelajaran, melengkapi kekurangan peralatan belajar, pengembangan kebiasaan yang baik, bimbingan konseling dan melakukan kerja sama antara pihak sekolah dan masyarakat. Implikasi dalam penelitian ini adalah sebaiknya faktor-faktor kesulitan belajar mata pelajaran fisika pada peserta didik dapat dikenali oleh setiap guru fisika agar dapat segera melakukan berbagai pendekatan dalam upaya menanggulangi kesulitan tersebut.

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS ETNOSAINS DENGAN MODEL PENALARAN KAUSAL UNTUK MEMECAHKAN MASALAH

Muslimin, Satriani, Rafiqah, Rafiqah, Ikbal, Muh Syihab Ikbal

JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 6, No 1 (2018): Vol 6, No 1, 2018
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1137.268 KB)

Abstract

Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) yang bertujuan mengetahui proses pengembangan LKPD dan kevalidan serta reabilitas, kefektifan LKPD Berbasis Etnosains dengan Model Penalaran Kausal terhadap hasil belajar peserta didik. Lokasi penelitian di SMPN 1 Pangkajene Kab. Pangkep kelas VIII D yang berjumlah 35 peserta didik semester ganjil 2016/2017. Komponen LKPD yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah isi LKPD. Model Pengembangan LKPD yang digunakan adalah mengacu pada model 4-D, yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi aspek-aspek LKPD, angket respon peserta didik dan tes hasil belajar.Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis deskriptif  yang berkaitan dengan menggunakan analisis validasi, realibilitas dan keefektifan LKPD diperoleh tingkat kevalidan dan realibilitas dengan nilai 0,7 dan 0,89 dapat dikatakan valid dan reliabel. Sedangkan tingkat kefektifan LKPD dapat dikatakan efektif karena thitung > ttabel nilai 5,20 > 2,02 dapat meningkatkan dan memecahkan masalah pada peserta didik.

PENGARUH METODE POSTER COMMENT DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA KARTU BERGAMBAR TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR PESERTA DIDIK

Taha, Miftahul Janna, Syamsuddin, Syamsuddin, Taufiq, Ainul Uyuni

JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 6, No 1 (2018): Vol 6, No 1, 2018
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1125.279 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian Quasi-Eksperiment yang bertujuan untuk  mengetahui keaktifan belajar peserta didik pada pelajaran fisika yang diajar dengan metode poster comment dengan menggunakan media kartu bergambar di SMPN 1 TANETE RIAJA, mengetahui keaktifan belajar peserta didik pada pelajaran fisika yang diajar dengan metode poster comment tanpa menggunakan media kartu bergambar di SMPN 1 TANETE RIAJA, serta mengetahui perbedaan kekatifan belajar peserta didik pada pelajaran fisika yang diajar dengan metode poster comment  menggunakan media kartu bergambar dan peserta didik yang diajar dengan metode poster comment tanpa menggunakan media kartu bergambar di SMPN 1 TANETE RIAJA. Desain yang digunakan adalah The Matching Only Post Test Only Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 30 orang yang dipilih menggunakan teknik matching atau pemadaman sampel. Hasil perhitungan uji t2 sampel independent untuk keaktifan diperoleh nilai thitung sebesar 18,77 dan ttabel sebesar 2,05, sehingga thitung

PENGGUNAAN MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT DENGAN TEKNIK FAMILY 100 TERHADAP MINAT BELAJAR FISIKA

Wahyuni, Wahyuni, Nuryamin, Nuryamin, Umar Dani, Ali

JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 6, No 1 (2018): Vol 6, No 1, 2018
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1024.95 KB)

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) dengan Teknik Famili 100 dapat digunakan sebagai alternatif dalam proses pembelajaran pada peserta didik kelas IX MTs Negeri Gowa. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Berdasarkan analisis deskriptif untuk minat belajar peserta didik terhadap model pembelajaran TGT menunjukkan rata-rata skor minat belajar dikelas eksperimen dan kelas kontrol setelah penelitian sebesar 79,33 dan 73,88 atau berada pada kategori tinggi. Berdasarkan hasil uji normalitas data minat belajar diperoleh nilai signifikan Sig < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa data minat belajar peserta didik tidak berdistribusi normal. Hasil uji Mann Whitney-U untuk minat belajar diperoleh nilai signifikannya 0,000 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa minat belajar antara peserta didik kelas IX MTs Negeri Gowa yang mendapatkan pembelajaran dengan menggunakan Model Pembelajaran Koopeatif tipe TGT dengan Teknik Famili 100 lebih tinggi daripada yang menggunakan model pembelajaran konvensional.

PENINGKATAN HASIL BELAJAR DENGAN MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN STUDENT TEAM LEARNING MODIFICATION

Nurfaidah, Nurfaidah, Suprapta, Suprapta, Said, Muhammad

JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 6, No 1 (2018): Vol 6, No 1, 2018
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1051.4 KB)

Abstract

Masalah penelitian ini adalah seberapa besar hasil belajar siswa dengan menggunakan metode pembelajaran student team learning modification, seberapa besar hasil belajar siswa tanpa menggunakan metode pembelajaran student team learning modification, dan apakah terdapat penigkatan hasil belajar siswa setelah diajar dengan menggunakan metode pembelajaran student team learning modification, dengan menggunakan teknik purposive sampling diperoleh sampel sebanyak 31 siswa. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data statistik deskriptif. Hasil belajar siswa predikat B sebesar 65 %, sedangkan sebelum diajar dengan menggunakan metode student team learning modification rata-rata hasil belajar siswa predikat B sebesar 90 % dari 31 siswa. Artinya bahwa ada peningkatan perolehan hasil belajar sebelum dan sesudah diajarkan metode student team modification.

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN STRATEGI PEMBELAJARAN LEARNING START WITH A QUESTION DENGAN A QUESTION STUDENT HAVE

Oktafia, Yati, Wayong, Muhammad, Jusriana, Andi

JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 6, No 1 (2018): Vol 6, No 1, 2018
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (989.33 KB)

Abstract

Tujuan penelitian dalam penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui hasil belajar fisika siswa yang diajar dengan menggunakan strategi pemelajaran LSQ pada pokok bahasan suhu dan kalor, 2) Untuk mengetahui hasil belajar fisika siswa yang diajar dengan menggunakan strategi pembelajaran QSH pada pokok bahasan suhu dan kalor dan 3) Untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar  fisika siswa yang diajar dengan menggunakan strategi pembelajaran LSQ dengan yang diajar dengan menggunakan strategi pembelajaran QSH pada pokok bahasan suhu dan kalor. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Populasi seluruh siswa kelas X SMAN 1 Sano Nggoang yang terdiri dari 4 kelas. Teknik pengambilan sampel adalah purposive. Adapun sampel penelitian adalah siswa kelas XA dan siswa kelas XB masing-masing kelas berjumlah 22 orang siswa. Teknik pengambilan data dengan menggunakan instrument test berbentuk soal pilihan ganda sejumlah 20 nomor. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial.  Hasil penelitian yang diperoleh dari kedua kelompok tersebut melalui analisis statistik deskriptif, rata-rata hasil belajar fisika dengan mengguanakan strategi pembelajaran LSQ sebesar = 69,36 sedangkan rata-rata QSH sebesar = 45,77. Hasil belajar fisika siswa yang diajar dengan menggunakan strategi pembelajaran LSQ lebih tinggi dibandingkan QSH. Perbedaan tersebut dapat dilihat pada skor rata-rata kelas eksperimen 1 dan kelas eksperimen 2. Hasil analisis inferensial data menunjukkan bahwa nilai signifikan yang diperoleh thitung 10,08 > ttabel 2,021 dan signifikan α = 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan hasil belajar dari penggunaan strategi pembelajaran LSQ terhadap hasil belajar fisika peserta didik. Kata kunci: Hasil belajar, LSQ dan QSH.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF KANCING GAMERINCING TERHADAP PENINGKATAN MINAT DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK

Tiangka, Safril, Qaddafi, Muhammad, Suhardiman, Suhardiman

JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 6, No 1 (2018): Vol 6, No 1, 2018
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (916.487 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian Pre-Eksperimen Design yang bertujuan untuk mengetahui: 1) Minat dan hasil belajar peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran Koopeartif kancing gamerincing peserta didik pada kelas VIII SMP Negeri 1 Baraka, 2) Minat dan hasil belajar peserta didik yang tidak diajar dengan model pembelajaran Koopeartif kancing gamerincing peserta didik pada kelas VIII SMP Negeri 1 Baraka, 3) peningkatan minat dan hasil belajar peserta didik antara yang diajar dan yang tidak diajar dengan model pembelajaran Koopeartif kancing gamerincing peserta didik pada kelas VIII SMP N Negeri 1 Baraka. Desain penelitian yang digunakan adalah Intac-Group Comparison Design. Hasil penelitan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan minat dan hasil belajar peserta didik antara kelas yang diajar dan yang tidak diajar dengan model pembelajaran koopeartif pada kelas VIII SMP Negeri 1 Baraka Kabupaten Enrekang.