cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Fisika
ISSN : 23555785     EISSN : 25500325     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar is an academic journal that focuses on Physic Education.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 1 (2013): Maret" : 7 Documents clear
Pengaruh Kepemimpinan Guru Terhadap Aktivitas Belajar Fisika Siswa Man Bontoharu Kabupaten Kepulauan Selayar Imran, Muhammad
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 1, No 1 (2013): Maret
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpf.v1i1.1096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menginterpretasikan pengaruh  kepemimpinan guru fisika terhadap aktivitas belajar fisika siswa MAN Botoharu Kabupaten Kepulauan Selayar.. Penelitian ini menggunakan dua variabel yaitu kepemimpinan guru fisika sebagai variabel bebas dan aktivitas belajar fisika sebagai variabel terikat.Populasi dalam penelitian ini adalah siswa MAN Bontoharu yang belajar fisika yaitu berjumlah 121 . Adapun sampelnya adalah 30% dari populasi yakni 36 siswa, dimana kelas Xa terdapat 8 sampel, kelas Xb terdapat 9 sampel, kelas Xc terdapat 10 sampel dan di kelaS XI IPA terdapat 9 sampel. Peneliti menggunakan sistem sampel proporsional stratified purposive sampling. Peneliti menggunakan instrument penelitian angket dengan menggunakan skala likert. Untuk mendukung data hasil angket dilakukan wawancara tidak terstruktur. Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial untuk uji hipotesis.Berdasarkan hasil penelitian dan analisis deskriptif diperoleh skor rata-rata untuk   kepemimpinan otoriter guru mempunyai skor rata-rata 27,1 dengan standar deviasi 4,22 dengan skor tertinggi 34 dan terendah 18. Skor rata-rata yang diperoleh berada di kategori sedang. Untuk   kepemimpinan demokratis guru mempunyai skor rata-rata 42,22 dan standar deviasi 4,61 dengan skor tertinggi 50 dan terendah 29. Skor rata-rata yang diperoleh berada pada kategori tinggi. Sedangkan untuk   kepemimpinan Lazzies-faire guru mempunyai skor rata-rata 19,08 dan satndar deviasi 2,76 dengan skor tertinggi 29 dan terendah 13 dan skor rata-rata berada pada kategori sedang. Dari hasil ketiga kepemimpinan guru yang diperoleh, disimpulkan bahwa   kepemimpinan guru fisika di MAN Bontoharu Kabupaten Kepulauan Selayar adalah   kepemimpinan demokratis. Hal ini sejalan dengan hasil wawancara tidak terstruktur dengan sampel yaitu siswa MAN Bontoharu Kabupaten Kepulauan Selayar bahwa guru fisika bersikap demokratis dalam mengajar.Berdasarkan hasil angket dan analisis data aktivitas belajar fisika siswa diperoleh skor rata-rata 93,53 dengan standar deviasi 9,58. Skor tertinggi nilainya 117 dan terendah 77. Skor ini berada pada kategori cukup. Adapun hasil analisis inferensial menunjukkan nilai Fhitung adalah 64 sedangkan Ftabel pada taraf signifikansi 5% adalah 3,28. Dengan demikian, nilai Fhitung jauh lebih besar dari pada nilai Ftabel dan hipotesis nihil ditolak, artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara pengaruh   kepemimpinan guru fisika terhadap aktivitas belajar fisika siswa MAN Bontoharu Kab. Kepulauan Selayar
Pengaruh Ingatan dan Kemampuan Berpikir Kritis Terhadap Hasil Belajar Siswa Dalam Mata Pelajaran Fisika di Ma Madani Alauddin PaoPao Kabupaten Gowa Aini, Syarifah
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 1, No 1 (2013): Maret
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpf.v1i1.1097

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menginterpretasikan pengaruh ingatan dan kemampuan berpikir kritis terhadap hasil belajar siswa di MA Madani. Penelitian ini menggunakan tiga variabel yaitu ingatan, kemampuan berpikir kritis, dan hasil belajar. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa MA. Sampelnya menggunakan teknik Sampling Jenuh dengan jumlah 89 siswa. Peneliti menggunakan instrumen angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif dan inferensial untuk uji hipotesis yaitu uji f. Berdasarkan hasil penelitian analisis deskriptif diperoleh skor rata-rata ingatan 52,6 dengan kategori cukup, kemampuan berpikir kritis 53,42 juga kategori cukup dan hasil belajar siswa 75,38 dengan kategori tinggi. Hasil analisis inferensial menunjukkan nilai Fhitung2336.55 sedangkan Ftabel pada taraf signifikansi 5% adalah 3,11. Dengan demikian, Fhitung> dari Ftabel maka Ha diterima, artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara ingatan dan kemampuan berpikir kritis terhadap hasil belajar siswa dalam mata pelajaran fisika di MA Madani Alauddin Paopao Kabupaten Gowa.
Pengaruh Slow Learner dan Kejenuhan Belajar Terhadap Kesulitan Belajar Fisika Siswa Mts Madani Alauddin Paopao Kabupaten Gowa Mardianti, Mardianti
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 1, No 1 (2013): Maret
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpf.v1i1.1093

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menginterpretasikan pengaruh slow learner dan kejenuhan belajar terhadap kesulitan belajar  fisika siswa MTs Madani Alauddin Paopao kabupaten Gowa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa MTs yang terdiri dari 160 siswag.  Sampelnya adalah 35% dari populasi yakni 56 siswa dengan menggunakan teknik sampel proporsional stratified purposive sampling. Peneliti mengembangkan instrumen kuesioner, wawancara, serta dokumen hasil belajar siswa. Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis deskriptif diperoleh skor rata-rata slow learner siswa adalah 61,03 dan kejenuhan belajar siswa adalah 61,14 serta kesulitan  belajar fisika siswa adalah 64,39. Adapun hasil analisis inferensial menunjukkan nilai Fhitung adalah 6162,89 sedangkan Ftabel pada taraf signifikansi 5% adalah 3,18. Dengan demikian, nilai Fhitung > nilai Ftabel dan hipotesis nol ditolak, artinya terdapat pengaruh  signifikan antara slow learner dan kejenuhan belajar terhadap kesulitan belajar fisika siswa Mts Madani Alauddin Paopao Kabupaten Gowa.
Pengaruh Kompetensi Kepribadiandan Kompetensi Sosial Guru Fisikaterhadap Perilaku Sosial Siswa SMP Negeri 1 Marioriawa Kabupaten Soppeng Aslamuddin, Aslamuddin; Hidayat, Muh Yusuf; Sagena, Saprin
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 1, No 1 (2013): Maret
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpf.v1i1.1099

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menginterpretasikan pengaruh kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial guru fisika terhadap perilaku sosial siswa SMP Negeri 1 Marioriawa Kabupaten Soppeng.. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 378 siswa. Adapun sampelnya adalah 30% dari populasi yakni 75 siswa, di mana untuk kelas VII diambil sampel sebanyak 30 siswa, dan 20 siswa dari kelas VIII serta 25 siswa dari kelas IX karena peneliti menggunakan sistem sampel proporsional stratified random sampling. Untuk memperoleh data mengenai kompetensi kepribadian guru fisika dan kompetensi sosial guru fisika, peneliti menggunakan instrumen angket. Sedangkan untuk perilaku sosial siswa digunakan angket dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial untuk uji hipotesis.Berdasarkan hasil penelitian dan analisis deskriptif diperoleh skor rata-rata kompetensi guru fisika adalah 104,1 dan skor rata-rata kompetensi sosial guru fisika adalah 64,67 serta skor rata-rata perilaku sosial siswa adalah 83,98. Dari hasil analisis deskriptif tersebut bahwa ketiga variabel yang digunakan berada pada kategori cukup. Adapun hasil analisis inferensial menunjukkan nilai Fhitung adalah 2964 sedangkan Ftabel pada taraf signifikansi 5% adalah 3,98. Dengan demikian, nilai Fhitung jauh lebih besar dari pada nilai Ftabel dan Ho ditolak, artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial guru fisika terhadap perilaku sosial siswa SMP Negeri 1 Marioriawa Kabupaten Soppeng.
Pengaruh Kemampuan Menyesuaikan Diri dalam Belajar di Lingkungan Sekolah dan Lingkungan Keluarga terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa SMA Gunung Sari Khitam, Miskul
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 1, No 1 (2013): Maret
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpf.v1i1.1094

Abstract

Permasalahan-permasalahan yang diteliti pada penelitian ini adalah, untuk variabel kemampuan menyesuaikan diri dalam belajar di lingkungan sekolah (X1)  yaitu : Penerimaan dan penghargaan terhadap terhadap orang lain, kemampuan mengendalikan emosi, sikap tertib terhadap peraturan sekolah, minat, kebersihan dan keikutsertaan dalam kegiatan sekolah. Untuk variabel kemampuan menyesuaikan diri dalam belajar di lingkungan keluarga (X2) yaitu : Pola interaksi, pembentukan kelompok belajar, kemampuan intelektual, kematangan emosional, bakat dan minat, dan kondisis ekonomi. Sedangkan untuk variabel hasi belajar (Y) adalah melakukan dokumentasi nilai akhir rapor siswa. Penelitian ini merupakan penelitian multiple regresioanl karena menggunakan variabel lebih dari satu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Gunung Sari Makassar yang berjumlah keseluruhan 57 orang (kelas X, kelas XI, dan kelas XII) dan diambil pula sebagai sampel sebanyak 57 siswa. Adapun teknik sampling yang digunakan adalah Sampel Jenuh. Instrumen angket merupakan bentuk instrumen yang dikembangkan oleh peneliti. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket tertutup untuk kemampuan menyesuaikan diri dalam belajar di lingkungan sekolah dan lingkungan keluarga. Dengan menggunakan teknik analisa statistik deskriptif dan statistik inferensial (analisa uji f).   Berdasarkan Hasil analisis deskriptif untuk variabel X2: kemampuan menyesuaikan diri dalam belajar di lingkungan sekolah siswa SMA Gunung Sari Makassar adalah tinggi dengan perolehan skor rata-rata 76,5. dengan jumlah siswa 57 orang. Untuk variabel X2: kemampuan menyesuaikan diri dalam belajar di lingkungan keluarga siswa SMA Gunung Sari Makassar adalah tinggi dengan perolehan skor rata-rata 61,73, dan variabel Y: hasil belajar fisika siswa SMA Gunung Sari Makassar adalah tinggi dengan perolehan skor rata-rata 78,17. Hasil analisis statistik inferensial (analisis uji f), dengan menggunakan regresi multiple di peroleh dengan taraf signifikan ∝ = 5 % = 0,05, yaitu di perolehlah Fhitung ≥ Ftabel  atau 1580,2 ≥ 13, 17, maka Ha  diterima dan H0 ditolak artinya terdapat pengaruh kemampuan menyesuaikan diri dalam belajar di lingkungan sekolah dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar fisika siswa SMA Gunung Sari Makassar. Berdasarkan hasil penelitian di atas, peneliti dapat menyimpulkan bahwa hipotesis yang diajukan dapat diterima. Terdapat pengaruh yang signifikan pada kemampuan menyesuaikan diri dalam belajar di lingkungan sekolah dan lingkungan keluarga siswa SMA Gunung Sari Makassar.
Pengaruh Withdrawl dan Difensif Terhadap Kesulitan Belajar Fisika Siswa MTs Madani Alauddin Paopao Kabupaten Gowa Agus, Awalia; Dani, Ali Umar
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 1, No 1 (2013): Maret
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/JPF.2016.V4.1.1-13

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menginterpretasikan pengaruh withdrawl dan difensif terhadap kesulitan belajar fisika siswa MTs Madani Alauddin Paopao Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan tiga variabel yaitu withdrawl, difensif, dan kesulitan belajar fisika siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa MTs Madani Alauddin Paopao. Sampelnya 30% dari populasi yakni 50 siswa. Peneliti menggunakan sistem sampel proporsional stratified purposive sampling. Teknik instrumen yang digunakan adalah angket, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif dan inferensial. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis deskriptif diperoleh skor rata-rata withdrawl siswa adalah 42,9, difensif adalah 68,84 serta kesulitan belajar fisika adalah 71,94. Adapun hasil analisis inferensial menunjukkan nilai Fhitung adalah 1263,449 sedangkan Ftabel pada taraf signifikansi 5% adalah 3,20. Dengan demikian, nilai Fhitung > nilai Ftabel dan hipotesis nihil ditolak, artinya terdapat pengaruh signifikan antara pengaruh withdrawl dan difensif terhadap kesulitan belajar fisika siswa MTs Madani Alauddin Paopao Kabupaten Gowa.
Hubungan antara Perilaku Belajar dan Kecerdasan Emosional dengan Hasil Belajar Fisika Siswa MTs Madani Alauddin Paopao Kabupaten Gowa Kusyairy, Umi
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 1, No 1 (2013): Maret
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpf.v1i1.1095

Abstract

Penelitian ini penelitian deskriptif korelasional yang bertujuan  untuk memperoleh informasi tentang perilaku belajar, kecerdasan emosional, hasil belajar fisika, dan hubungan antara perilaku belajar dan kecerdasan emosional dengan hasil belajar fisika siswa MTs Madani Alauddin Paopao Kabupaten Gowa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa MTs Madani Alauddin Paopao dengan jumlah 162 orang. Tehnik sampling yang digunakan adalah proporsional stratified random sampling, sampel adalah 49 orang. Instrumen yang digunakan, angket dan dokumentasi. Tehnik analisis yang digunakan adalah deskriptif dan inferensial. Berdasarkan analisis inferensial dengan rumus korelasi produk moment, maka (X1Y) memiliki hubungann sangat kuat dengan nilai 0,99, (X2 Y) memeiliki hubungan sangat kuat dengan nilai 0,98, untuk (X1X2) memiliki hubungan sangat kuat dengan nilai 0,99. Untuk analisis inferensial dengan menggunakan korelasi produk moment berganda, nilai (X1X2Y) memiliki hubungan yang sangat kuat. Analisis inferensial, variabel X1, X2dan Y diperoleh nilai 1262,3149 ≥ 3,20 maka Ho ditolak dan Ha diterima.

Page 1 of 1 | Total Record : 7