cover
Filter by Year
Jurnal Pendidikan Fisika
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar is an academic journal that focuses on Physic Education.
Articles
127
Articles
VALIDITAS PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA SMA BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF DENGAN PENDEKATAN OPEN-ENDED PROBLEM UNTUK MENSTIMULUS KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK

Rahayu, Chichi, Festiyed, Festiyed

JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Perangkat pembelajaran dibutuhkan sebagai sumber belajar agar  kegiatan pembelajaran dapat memotivasi peserta didik berpartisipasi aktif dalam pembelajaran serta mendukung terwujudnya kreativitas dan keterampilan berpikir kritis. Penggunaan model pembelajaran dan pendekatan yang efektif akan mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Dalam penelitian ini model pembelajaran generatif dan pendekatan open-ended problem dipandang mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui validitas perangkat pembelajaran Fisika SMA berbasis model pembelajaran generatif dengan pendekatan open-ended problem untuk menstimulus keterampilan berpikir kritis peserta didik. Validitas dalam penelitian ini menggunakan validitas isi, konstruk dan bahasa. Perangkat pembelajaran akan dinyatakan valid jika hasil penilaian para pakar dan praktisi menyatakan bahwa isi dan format perangkat pembelajaran mendukung pembelajaran dan komponen dalam perangkat pembelajaran konsisten serta menggunakan bahasa sesuai dengan ejaan yang disempurnakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah 4D yang terdiri dari tahap pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (development), dan penyebaran (disseminate). Didalam jurnal ini akan dititik beratkan membahas tentang uji validitas perangkat pembelajaran. Uji  validitas dilakukan setelah tahap pendefenisian dan tahap perancangan selesai. Pada tahap pendefinisian dilakukan analisis kurikulum, analisis kebutuhan peserta didik, analisis materi dan tujuan pembelajaran dan analisis tugas. Tahap perancangan dilakukan dengan merancang perangkat pembelajaran berupa Silabus, RPP, handout, LKPD, dan penilaian. Selanjutnya pada uji validitas diperoleh melalui lembar validasi perangkat pembelajaran. Hasil penelitian tahap pendefinisian pada analisis kurikulum diperoleh KI dan KD 3.3, 4.1, dan 4.6. Analisis kebutuhan peserta didik diperoleh bahwa peserta didik kelas X telah mampu mengembangkan kemampuan berfikir abstrak. Analisis materi diperoleh materi kinematika gerak lurus. Hasil tahap perancangan diperoleh prototype perangkat pembelajaran yang terdiri dari Silabus, RPP, handout, LKPD, dan penilaian. Pada tahap pengembangan diperoleh perangkat pembelajaran Fisika berbasis model pembelajaran generatif dengan pendekatan open-ended problem  yang memenuhi kriteria valid 91,18.

ANALISIS KEMAMPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL FISIKA BERBASIS TAKSONOMI BLOOM

B, Muslimin, Hidayat, Muhammad Yusuf, Anggereni, Santih

JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 6, No 2 (2018): September 2018
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (724.538 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran siswa dalam menyelesaiakn soal fisika materi suhu dan kalor berbasis taksonomi Bloom pada tingkatan pengetahuan, pemahaman, penerapan dan, analisis pada siswa kelas X di SMAN 3 Sampolawa. Pemilihan sampel melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah instrumen tabel spesifikasi soal, kisi-kisi soal dan, kartu soal materi suhu dan kalor. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran kemampuan siswa dalam menyelesaiakan soal fisika berturut-turut yaitu pada kemampuan pengetahuan hasilnya sangat baik, kemampuan pemahaman hasilnya sangat baik, kemampuan penerapan hasilnya baik dan pada tingkatan analisis hasilnya rendah peserta didik kelas X di SMAN 3 Sampolawa dengan pokok bahasan gelombang suhu dan kalor. Hal ini berdasarkan data yang diperoleh perlunya analisis kemampuan siswa dalam menyelesaiakan soal fisika materi suhu dan kalor berbasis taksonomi kognitif Bloom kelas X di SMAN 3 Sampolawa. 

EFEKTIVITAS FISH BOWL TECHNIQUE SEBAGAI SARANA SOSIAL TERHADAP KEMAMPUAN BERBAHASA DAN PEMAHAMAN KONSEP

Athirah, Athirah, Garancang, Sabaruddin, Suhardiman, Suhardiman

JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 6, No 2 (2018): September 2018
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (807.275 KB)

Abstract

Penelitian ini  bertujuan  untuk mengetahui kemampuan berbahasa dan pemahaman konsep siswa yang diajar dengan fish bowl technique (teknik cawan ikan) sebagai sarana sosial pada karakteristik, mengetahui kemampuan berbahasa dan pemahaman konsep siswa yang diajar dengan metode konvensional diskusi kelas pada materi karakteristik gelombang, mengetahui fish bowl technique (teknik cawan ikan) sebagai sarana sosial efektif terhadap kemampuan berbahasa dan pemahaman konsep. Desain  penelitian  yang  digunakan The Matching-Only Design. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa  implementasi  fish bowl technique lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan berbahasa dan pemahaman konsep pada kelas XI MIPA 2 dibandingkan dengan diskusi kelas pada kelas XI MIPA 1 MAN 1 Makassar.

EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE KEPALA BERNOMOR STRUKTUR TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR

Rafiqah, Rafiqah, adawiyah, sitti rabiatul

JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 6, No 2 (2018): September 2018
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.137 KB)

Abstract

Pokok Masalah pada penelitian ini yaitu: 1) Bagaimanakah hasil belajar fisika peserta didik kelas VIII MTs DDI Padanglampe sebelum penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Kepala Bernomor Struktur?, 2) Bagaimakah hasil belajar fisika peserta didik kelas VIII MTs DDI Padanglampe setelah penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Kepala Bernomor Struktur?, 3) Apakah Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Kepala Bernomor Struktur efektif dalam meningkatkan hasil belajar fisika peserta didik MTs DDI Padanglampe? Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen jenis Quasi Experimental Design, dengan desain Non-equivalent Control Group Design. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Model pembelajaran kooperatif tipe kepala bernomor struktur efektif terhadap peningkatan hasil belajar fisika peserta didik kelas VIII MTs DDI Padanglampe Kab. Pangkep. Ini dapat dilihat dari peningkatan nilai hasil belajar peserta didik pada kelas eksperimen yang signifikan meningkat dan persentase keterlaksanaan model pembelajaran 100%.

Zelscope 1.0 Sebagai Pencuplik Data Dalam Percobaan Pengukuran Tegangan DC

Rosdianto, Haris, Suryati, Suryati, Juhari, Juhari, Sonia, Sonia, Wati, Natalia, Dafian, Yoda, Alnisa, Salma

JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 6, No 2 (2018): September 2018
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.595 KB)

Abstract

Penentuan nilai tegangan rata-rata melalui percobaan pengukuran tegangan DC dengan memanfaatkan Zelscope 1.0 telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk membuat rancangan percobaan pengukuran tegangan DC dengan memanfaatkan Zelscope 1.0, dan menentukan nilai tegangan DC rata-rata dengan mengunakan rancangan percobaan tersebut. Metode pengukuran yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan mengukur tegangan keluaran DC dengan menggunakan Zelscope 1.0 sebagai pencuplik data. Hasil dari penelitian ini adalah perangkat lunak Zelscope 1.0 dapat digunakan untuk mencuplik data tegangan keluaran DC. Nilai tegangan rata-rata yang diperoleh dari penelitian ini adalah sebesar 2,624360376 V dengan nilai simpangan baku sebesar 0,000971326.

PENERAPAN METODE INQUIRY TERBIMBING DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN PEMAHAMAN KONSEP

Harti, Nining Dwi, Suprapta, Suprapta, Ikbal, Muh Syihab

JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 6, No 2 (2018): September 2018
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.595 KB)

Abstract

Adapun judul penelitian ini yaitu untuk mengetehui peningkatan keterampilan proses sains dan pemahaman konsep siswa setelah diajar menggunakan metode inquiry terbimbing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung yang diperoleh pada keterampilan proses sains sebesar -2,32 dan ttabel sebesar 2,14, sehingga thitung < ttabel.dan pada keterampilan proses sains diperoleh nilai rata-rata dari guru lebih besar daripada nilai setelah penelitian sehingga disimpulkan tidak ada peningkatan. Dan thitung yang diperoleh pada pemahaman konsep siswa sebesar -0,61 dan ttabel sebesar 2,14, sehingga thitung < ttabel. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat peningkatan pemahaman konsep peserta didik setelah diajar menggunakan metode inquiri terbimbing.

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI PEMBERIAN REWARD AND PUNISHMENT

Kusyairy, Umi, Culo, Sulkipli

JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 6, No 2 (2018): September 2018
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.656 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui: Bagaimana hasil belajar peserta didik sebelum dan setelah diberi Reward and Punishment, sertaapakah pemberian Reward and Punishment dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan instrumen lembar angket respon peserta didik, lembar aktivitas guru dan hasil tes belajar peserta didik.Nilai hasil belajar pada siklus I dengan rata-rata nilai 78,03 dimana diketahui nilai rata-rata tersebut masih di kriteria ketuntasan minimal sebesar 70. Namun presentase kelulusan klasikal hanya di peroleh 65,77 % dan masih dibawah ketuntasan klasikal penelitian sebesar 80%.Pada siklus II nilai rata-rata peserta didik adalah 89,31 sedangkan untuk ketuntasan belajar klasikal diperoleh sebesar 97,14 % dan ini berarti sudah mencapai indikator keberhasilan yang telah ditentukan yaitu lebih besar dari ketuntasan klasikal 80%. Berdasarkan data tersebut maka peneliti tidak melanjutkan ke siklus selanjutnya.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE TERHADAP KEMAMPUAN MENGANALISIS SOAL

Hading, Hading, Saprin, Saprin, Rosta, Rosta

JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 6, No 2 (2018): September 2018
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.849 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperiment yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan menganalisis soal  pada peserta didik yang diajar dengan model think pair share, mengetahui kemampuan menganalisis soal  pada peserta didik yang diajar dengan metode konvensional, mengetahui perbedaan kemampuan menganalisis soal pada peserta didik yang diajar dengan model think pair share dan yang diajar dengan metode konvensional. Desain penelitian yang digunakan adalah the matching only posttes only control group design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X IPA MAN 1 Bulukumba yang berjumlah 95 orang yang tersebar dalam 3 kelas. Sampel penelitian berjumlah 15 pasang sampel yang dipilih dari dua kelas dengan menggunakan teknik sampel pemadanan (matching). Hasil penelitian deskriptif menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan menganalisis peserta didik yang diajar dengan model think pair share sebesar 2,95 dan yang diajar dengan konvensional sebesar 2,10.  Berdasarkan hasil analisis statistik yang menunjukkan bahwa thitung yang diperoleh sebesar 12,46  dan ttabel sebesar 2,05, sehingga thitung>ttabel hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan menganalisis yang signifikan antara peserta didik yang diajar dengan model think pair share dan yang diajar dengan metode konvensional pada kelas X MAN 1 Bulukumba.

PENGUASAAN KONSEP FISIKA DISERTAI VIDEO DENGAN MENUNGGUNAKAN MODEL INTERACTIVE DEMONSTRATION (LEVELS OF INQUIRY)

Wartono, Wartono, Sumarjo, Sumarjo, Yuliana, Tiara Dini Santika, Batlolona, John Rafafy

JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 6, No 2 (2018): September 2018
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.485 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipenguasaan konsep (PK) siswa yang belajar dengan model interactive demonstration disertai video akan lebih tinggidaripada siswa yang belajar dengan model interactive demonstration tanpa disertai video. Skor PK dikumpulkan dengan mengujikan tes tertulis (posttest) materi suhu dan kalorkepada siswa yang belajar denganmodel interactive demonstration disertai videodan siswa yang belajar denganmodel interactive demonstrationtanpa disertai video. Skor tersebut diuji normalitasnya menggunakan uji Liliefors dan diuji homogenitasnya menggunakan uji Bartlet, lalu dilakukan uji hipotesis menggunakan uji Anava A dan uji tukey. Hasil penelitian diperolehpenguasaan konsep siswa yang belajar denganmodel interactive demonstration disertai video lebih tinggidaripada siswa yang belajar dengan model interactive demonstration tanpa disertai video. Sehingga model interactive demonstration disertai video berpengaruh terhadap PK siswa.

EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN VIDEO BASED LABORATORY TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA

Saharsa, Ulfi, Qaddafi, Muhammad, Baharuddin, Baharuddin

JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 6, No 2 (2018): September 2018
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.199 KB)

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan pemahaman konsep yang tidak diajarkan dan diajarkan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan video based laboratory . Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen bentuk Quasi Eksperimen yang memiliki kelompok kontrol  tetapi tidak dapat berfungsi sepenuhnya untuk mengontrol variabel-variabel luar yang mempengaruhi pelaksanaan eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah ??Nonequivalen (Pretest-Posttest) Control Group Desain?.Populasi peneliti adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMPN 19 Bulukumba kabupaten Bulukumba. Sampel peneliti yaitu kelas VIII.A sebagai kelas kontrol  dan kelas VIII.B sebagai kelas eksperimen. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes pemahaman konsep yang berupa Pretes dan Posttes, observasi dan dokumentasi. Analisis data menunjukan pemahaman konsep peserta didik pada kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning sebagai model belajar berada pada kategori tinggi, dengan presentase 80% Sedangkan untuk kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konfensional berada pada kategori sedang, dengan presentase 60%. Kedua dari hasil analisis uji hipotesis menggunakan uji-t diperoleh nilai thit = 13,97 dan nilai ttab= 2,02 dengan dk 52. Dimana nilai thit > ttab sehingga H-0 ditolak, H1 diterima,  dengan demikian terdapat peningkatan pemahaman konsep fisika peserta didik yang diajar melalui model Problem Based Learning berbantuan Video Based Laboratory.