cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Akuntansi Aktual
ISSN : 20879695     EISSN : 25801015     DOI : -
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal Akuntansi Aktual (p-ISSN: 2087-9695; e-ISSN: 2580-1015) is a peer-reviewed journal published by Department of Accounting, Faculty of Economics, Universitas Negeri Malang on a regular basis (January and June). Jurnal Akuntansi Aktual encourages academics and (or) researchers to disseminate the results of empirical research and conceptual critical review of contemporary accounting issues of national and international interest. Articles submitted can be drawn from any research paradigm such as positivism, interpretivism, criticism and postmodernism paradigm.
Arjuna Subject : -
Articles 74 Documents
Akuntabilitas dan Tingkat Korupsi Pemerintah Kabupaten dan Kota Di Provinsi Jawa Tengah Pramesti, Lia; Haryanto, Haryanto
Jurnal Akuntansi Aktual VOLUME 6, NOMOR 2, JULI 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (942.155 KB) | DOI: 10.17977/um004v6i22019p298

Abstract

Abstract: This research is motivated by the increase of corruption level in developing countries and the lack of the government audit institutions' role in reducing corruption. This research is aimed to provide an empirical evidence of accountability on eradicating the corruption in regency and city government of Central Java. The components of accountability observed are audit findings and audit opinions and their impacts eradication of corruption in regency and city government of Central Java. The method used in this research is a quantitative approach. The writer uses the secondary data of all regency and city government in Central Java from 201 to 2017 and analyzes it using multiple linear regression method. The result shows that audit findings have significant positive effects on corruption and audit opinion has no impact on the corruption in regency and city government in Central Java.Abstrak: Latar belakang penelitian ini adalah peristiwa korupsi yang terus meningkat di negara-negara berkembang dan kurangnya peran lembaga audit pemerintah dalam mengurangi korupsi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris tentang akuntabilitas dalam memberantas korupsi di pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Komponen pertanggungjawaban yang penulis amati adalah temuan audit dan opini audit serta dampaknya terhadap pemberantasan korupsi kabupaten dan pemerintah kota di Jawa Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Penulis menggunakan data sekunder dari semua kabupaten dan pemerintah kota di Jawa Tengah dari 2014-2017 dan menganalisanya menggunakan metode analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa temuan audit berpengaruh positif signifikan terhadap korupsi dan opini audit tidak berpengaruh terhadap korupsi di pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Tengah.  
Perilaku Kecurangan Akademik Mahasiswa: Perspektif Fraud Diamond Theory Fransiska, Iga Septyas; Utami, Helianti
Jurnal Akuntansi Aktual VOLUME 6, NOMOR 2, JULI 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (813.485 KB) | DOI: 10.17977/um004v6i22019p316

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to understand the phenomenon of academic fraudulent behavior carried out by students in the perspective of the Fraud Diamond Theory. The theoretical contribution of this research is to enrich the Fraud Diamond Theory with a case study approach to students from educational study programs, as prospective teachers, especially in the field of accounting. The practical contribution of this research for lecturers and institutions is to explore the causes of fraudulent behavior and to anticipate the occurrence of academic frauds by designing a better teaching and learning system. This research is a qualitative study using a case study approach. The data is collected through semi-structured interviews from nine undergraduate students of Accounting Education who committed academic fraud at a university in Malang. The data analysis followed Miles et al (2009): data reduction, data presentation and conclusions drawing from the results of the study. This study uses the Fraud Diamond Theory as a basis for analyzing data to answer research questions. The results of the study show that students commit academic fraud because of pressure, lecturers' attitudes in the lecture process, rationalization of fraudulent behavior, and capabilities. All of this aspect reflects the Fraud Diamond Theory.Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami fenomena perilaku kecurangan akademik yang dilakukan oleh mahasiswa dalam perspektif Fraud Diamond Theory. Kontribusi teoritis dari penelitian ini adalah memperkaya Fraud Diamond Theory dengan pendekatan studi kasus pada mahasiswa program studi kependidikan, sebagai calon guru, khususnya pada bidang akuntansi. Kontribusi praktis dari penelitian ini bagi dosen dan lembaga adalah mengetahui penyebab timbulnya perilaku tersebut dan selanjutnya dapat mengantisipasi terjadinya kecurangan akademik mahasiswa dengan mendesain sistem perkuliahan yang lebih baik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstruktur pada sembilan orang mahasiswa S1 Pendidikan Akuntansi pada suatu PTN X di Kota Malang yang melakukan kecurangan. Metode analisa data mengacu pada tahapan analisa data kualitatif yang disarankan oleh Miles et al (2009), yaitu mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan hasil penelitian. Penelitian ini menggunakan Fraud Diamond Theory sebagai dasar dalam melakukan analisa data untuk menjawab pertanyaan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa melakukan kecurangan akademik karena mengalami tekanan, sikap dosen dalam proses perkuliahan, rasionalisasi perilaku kecurangan, serta kemampuan. Semua hal ini merupakan cerminan dari Fraud Diamond Theory.
Peran Kiai Sebagai Inisiator dan Elitist Charismatic dalam Membentuk Akuntabilitas Nahdlatul Ulama Wulandari, Novi
Jurnal Akuntansi Aktual VOLUME 6, NOMOR 2, JULI 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (882.513 KB) | DOI: 10.17977/um004v6i22019p290

Abstract

Abstract: Nahdlatul Ulama (NU) is a religious organization that has a representative from traditional ulama with the ideology of ahlus sunnah waljamaah. Along with its development, NU still holds a culture that is derived from its predecessors (Kiai) in managing the organization, both in the organizational structure and in terms of organizing community-based non-profit organizations that have a principle of accountability. For this reason, the purpose of this research is to analyze and describe the reality of the role of the Kiai in forming NU’s accountability. The research perspective used is the interpretive paradigm with qualitative research methods through a multiple case study approach. The results of the study revealed that the role of the Kiai as an initiator in establishing accountability was shown by the provision of ideas in accordance to the needs of NU residents in particular, and the Indonesian State in general. This role can be categorized as the Elitist-charismatic values — which is the value system of pride of the charismatic leader which results in the fanaticism of the members of the organization. Since the charismatic nature of the kiai is temporary, these values are transitional. NU's accountability process is called "Typical Accountability of Lillahita'ala and Ikhlas in the style of NU". The purpose of the accountability of Lillahita’ala and Ikhlas is the principle of honesty and sincerity in preparing financial statements.Abstrak: NU merupakan organisasi agama yang yang memiliki reprensentatif dari ulama tradisional dengan ideologi ahlus sunnah waljamaah. Seiring perkembangannya, ternyata NU masih memegang budaya yang diturunkan dari para pendahulunya (Kiai) dalam mengelola organisasinya, baik dalam struktur organisasi maupun dalam hal penyelenggaraan organisasi nirlaba berbasis masyarakat yang berprinsip akuntabilitas. Melihat hal tersebut, maka tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisis dan mendeskripsikan secara mendalam tentang realitas peran Kiai dalam membentuk Akuntabilitas NU. Prespektif penelitian yang dipakai adalah paradigma interpretif dengan metode penelitian kualitatif melalui pendekatan studi kasus kolektif (collective or multiple case study). Hasil penelitian diketahui bahwa Peran Kiai sebagai inisiator dalam membentuk Akuntabilitas ditunjukkan adanya pemberian gagasan sesuai dengan kebutuhan warga NU pada khususnya dan Negara Indonesia pada umumnya. Peran Kiai yang sedemikian besar tersebut dikategorikan dalam nilai tipe elitist charismatic values, yang merupakan sistem nilai kebanggaan diri dari pimpinan yang kharismatik yang menghasilkan fanatisme para anggota organisasi. Mengingat sifat kharismatik dari kiai bersifat temporer, maka nilai-nilai ini bersifat transisional. Proses akuntabilitas NU ini disebut “Akuntabilitas Khas Lillahita’ala dan Ikhlas ala NU”. Maksud dari akuntabilitas Lillahita’ala dan Ikhlas ini adalah adanya prinsip kejujuran dan keikhlasan dalam menyusun laporan keuangan.
Pengaruh Ukuran KAP, Spesialisasi Industri Auditor, dan Audit Capacity Stress Terhadap Manajemen Laba Melalui Manipulasi Aktivitas Riil Safriliana, Retna; Rahani, Wiwik
Jurnal Akuntansi Aktual VOLUME 6, NOMOR 2, JULI 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (799.077 KB) | DOI: 10.17977/um004v6i22019p280

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to analyze the effects of audit quality on real earnings management. Real earnings management is measured by Roychowdhury (2006) model which is divided by three proxies: sales manipulation, overproduction, and reduction of discretionary expenses. The samples of this research are 162 non-financial companies listed on the Indonesia Stock Exchange from 2007 to 2011. The result shows that firm size have no impact on real earnings management. Industry specialist auditor can minimize the sales and production manipulation, and have no impact on discretionary expenses manipulation. Audit capacity stress is found to maximize sales manipulation, and it has no impact on production and discretionary expenses manipulation.Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kualitas audit yang diukur dengan ukuran KAP, spesialisasi industri auditor, dan audit capacity stress terhadap manajemen laba riil. Manajemen laba riil diukur dengan model Roychowdhury (2006) yang dibagi oleh tiga proksi yaitu manipulasi penjualan, kelebihan produksi, pengurangan biaya diskresioner. Sampel penelitian ini adalah 162 perusahaan nonkeuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2007-2011. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran KAP tidak berpengaruh terhadap manajemen laba riil. Spesialis industri auditor dapat meminimalkan manipulasi penjualan dan produksi, dan tidak berpengaruh terhadap manipulasi pengeluaran diskresioner. Audit capacity stress digunakan untuk memaksimalkan manipulasi penjualan, dan tidak berdampak pada manipulasi produksi dan pengeluaran diskresioner.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Akuntabilitas Dana Desa Aziiz, Muhammad Nur; Prastiti, Sawitri Dwi
Jurnal Akuntansi Aktual VOLUME 6, NOMOR 2, JULI 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (880.596 KB) | DOI: 10.17977/um004v6i22019p334

Abstract

Abstract: The principle of accountability in governance is the principle that guarantees that the government is responsible for a series of designed programs. The implementation of the principle of accountability can increase public confidence in the government. This study aims to explain the influence of village officials' competence, utilization of information technology and the Government's Internal Control System (SPIP) on the village fund accountability. The data was collected through questionnaires distributed to 44 village officials (who experience managing village finance for at least one year) and analyzed using regression. The results of this study indicate that the competence of village officials, the use of information technology and SPIP affect the accountability of village funds. The practical implication of this study for government officials is to improve the competence of village officials through Siskeudes training and optimize the use of information technology. Theoretically, financial accountability in the public sector can also be explained through compliance theory and ethical concepts.Abstrak: Prinsip akuntabilitas dalam tata kelola pemerintahan adalah prinsip yang menjamin bahwa pemerintah bertanggungjawab atas serangkaian program yang berada di bawahnya. Terlaksananya prinsip akuntabilitas dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah. Penelitian ini bertujuan menjelaskan pengaruh kompetensi aparat desa, pemanfaatan teknologi informasi dan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) terhadap akuntabilitas dana desa. Data penelitian dikumpulkan melalui angket yang disebarkan ke 44 aparat desa dan dianalisis menggunakan regresi. Aparatur desa yang menjadi sampel penelitian dipilih untuk mereka yang telah berpengalaman mengelola keuangan desa sekurang-kurangnya selama satu tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi aparat desa, pemanfaatan teknologi informasi dan SPIP berpengaruh terhadap akuntabilitas dana desa. Implikasi praktis hasil penelitian ini bagi aparat pemerintahan adalah untuk meningkatkan kompetensi aparat desa melalui pelatihan Siskeudes dan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi. Secara teoritis, akuntabilitas keuangan sektor publik dapat pula dijelaskan melalui teori kepatuhan dan konsep etika.
Analisis Kontribusi Pajak Mobil LCGC Terhadap Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor Sumatera Barat Sari, Putri Intan Permata; Elfiswandi, Elfiswandi
Jurnal Akuntansi Aktual VOLUME 6, NOMOR 2, JULI 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (815.024 KB) | DOI: 10.17977/um004v6i22019p309

Abstract

Abstract: This research aims to determine the contribution of Low Cost Green Car vehicle tax to the tax revenue of West Sumatera Province. The sample is purposively selected from Low Cost Green Car based on the type, the registration and the payment to the Office of Regional Finance of West Sumatra Province from 2013 to June 2016. The data was obtained from interviews on targets and realization of the tax vehicles revenue in West Sumatra. The method of analysis used in this research was the descriptive analysis method. The results showed that a high contribution of Low Cost Green Car toward the tax vehicles revenue. In addition, the Low Cost Green Car tax are made part of minibus or station wagon at the local revenue.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi pajak kendaraan bermotor jenis Low Cost Green Car terhadap pendapatan pajak kendaraan bermotor di Sumatera Barat. Sampel yang digunakan adalah Low Cost Green Car berdasarkan jenis, terdaftar dan juga terbayar di kantor manajemen keuangan Provinsi Sumatera Barat pada periode 2013 hingga Juni 2016. Penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling. Sumber data penelitian ini diperoleh dari wawancara tentang target serta realisasi pendapatan pajak kendaraan bermotor di Sumatera Barat. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa kontribusi pajak Low Cost Green Car terhadap pendapatan kendaraan pajak adalah tinggi. Dengan catatan, jenis pajak Low Cost Green Car dalam realisasi pendapatan asli daerah dimasukkan ke dalam jenis pajak untuk kendaraan jenis minibus atau st wagon.
Kejujuran dalam Praktik Pelaporan Manajerial: Tinjauan Literatur Sistematis Fitriani, Dwi Rahma
Jurnal Akuntansi Aktual VOLUME 6, NOMOR 2, JULI 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.564 KB) | DOI: 10.17977/um004v6i22019p324

Abstract

Abstract: Agency theory is a widely adopted prominent management approach. The use of this theory has increased over time, but studies exploring managerial honesty in relation to reporting to shareholders are still limited. This study aims to identify the factors that influence honesty in managerial reporting using a systematic literature review method. Three databases were chosen to search for articles published from 2000 to 2018. The keywords used were honesty, managerial reporting, managerial behavior, and honesty determinant factors. From 1,720 articles identified using keywords search, 15 articles are the core articles which have been systematically reviewed. The results of the study find that the level of honesty in managerial reporting is driven by many factors such as the preference of individuals who have conducted trade-offs for honesty, the existence of profit-sharing plans, information and communication systems chosen by the company, individual morale and the role of peers. The most important efforts to improve honesty in the managerial sphere are starting from individual by committing to act honestly to improve integrity. By synthesizing findings from several articles studied, this study offers opportunities for various research and identify the steps for future research. Abstrak: Teori keagenan adalah pendekatan manajemen terkemuka yang telah banyak diadopsi. Penggunaan teori ini telah mengalami peningkatan dari waktu ke waktu, tetapi studi yang mengeksplorasi mengenai kejujuran manajerial dalam kaitannya dengan pelaporan kepada pemegang saham masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kejujuran dalam pelaporan manajerial dengan menggunakan metode tinjauan literatur sistematis. Tiga database dipilih untuk mencari artikel yang dipublikasikan dari tahun 2000 hingga 2018. Kata kunci yang digunakan adalah honesty, managerial reporting, managerial behavior, dan honesty determinant factor. Dari 1.720 artikel yang didapatkan dengan pencarian kata kunci, 15 artikel merupakan artikel inti yang secara sistematis telah ditinjau. Hasil penelitian menyoroti bahwa tingkat kejujuran dalam pelaporan manajerial didorong oleh banyak hal yaitu preferensi individu yang telah melakukan trade-off untuk kejujuran, adanya rencana pembagian keuntungan, sistem infomasi dan komunikasi yang dipilih perusahaan, moral individu serta peran rekan sejawat. Upaya untuk meningkatkan kejujuran di lingkup manajerial yang paling penting adalah dimulai dari dalam sendiri dengan berkomitmen untuk bertindak secara jujur demi meningkatkan integritas. Dengan mensintesis temuan dari beberapa artikel yang dikaji, maka akan membuka peluang pada berbagai aliran penelitian dan mengidentifikasi langkah-langkah untuk penelitian selanjutnya.
PENGARUHENVIRONMENTAL PERFORMANCE DAN MEKANISMECORPORATE GOVERNANCE TERHADAP CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DISCLOSURE Handayati, Puji
Jurnal Akuntansi Aktual VOLUME 3, NOMOR 1, JANUARI 2015
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.617 KB)

Abstract

Abstract: Triple Bottom Lines Concept explain that corporation did not only responsible for financial performance like in single bottom line, but also concerned in social and environmental performance. It means factors that affecting corporate social responsibility disclosure have to be known. This research is going to know the effect of environmental performance variable proxy with corporate environmental performance that measured with PROPER. Good environmental performance will motivate corporation to increase corporate social responsibility (CSR). And corporate governance mechanism variable thatproxies with institutional possession, commissioner board, independent commissioner board, and audit committee. Good Corporate Governance will motivate corporation to disclose CSR. Corporate Social Responsibility Disclosure (CSRD) using Global Reporting Intiative (GRI) indicator. Research designwas asosiatif kausalitas. The population were 154 manufacture companies that listed in Bursa Efek Indonesia periode 2009–2011. For its sample, this research used purposive sampling obtained 11 companies. And the method of data analysis used multiple linear regression. The result analysis showed that environmental performance and audit committee have positive significant influence on CSRD while corporate governance mechanism that proxies with institutional possession and independent commissioner board did not influence CSRD. It showed that higher environmental performance followed with increased CSRD and better monitoring mechanism to management would create good corporate governance that motivate to do CSRD.Keywords: environmental performance, corporate governance mechanism, Corporate Social Responsibility Disclosure (CSRD)
PENGARUH KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA,PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI, PENGENDALIAN INTERN AKUNTANSI,DAN PENGAWASAN KEUANGAN DAERAHTERHADAP KEANDALAN LAPORAN KEUANGAN DAERAH PADA SKPD PEMERINTAH KABUPATEN LOMBOK TIMUR Azlan, Muhammad; Herwanti, Titiek; Pituringsih, Endar
Jurnal Akuntansi Aktual VOLUME 3, NOMOR 2, JUNI 2015
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.213 KB)

Abstract

This studyaimed to analyze the influence of the quality of human resources, utilization ofinformation technology, accounting internal control, and financial over sight of there liability oftheregion’s financial statement presentation area onthe SKPD East Lombok regency government. Datais collected using a question naire. Analysis to olusedis multiple linear regression with SPSS 16. Thepopulation in this study is SKPD locatedin East Lombok to taling 30 SKPD and each SKPD representedby three members, namely the secretary/head of division, head of the division of finance, and treasurerasrespondents. The results showed that the variable quality of human resources, information technologyutilization, internal control accounting and financial control regions positive effect on there liability offinancial statement presentation SKPD East Lombok regency government. Implications of the study theoretically usability stand point of  financial reporting quality information, this research may provide insight into the decision use fulness so as to provide an explanatory theory on the concept of  thinkingabout the importance of the quality of the resulting financial statements are implicated in increasing thefinancial accountability of the government. Such understandingis required so that the data presentedin the financial statements to be useful and used as best as possiblef or the user stomaking the rightdecision.Keywords:human resource qualities, information technology utilization, the controlling intern accountancy,local financial monitoring, reliability
MENGUNGKAP PRAKTIK SENJANGAN ANGGARAN PADA ORGANISASI NIRLABA: BADAN PENGELOLA DANA AMANAT (STUDI ETNOMETODOLOGI) Novarima, Tsani Aji; Ludigdo, Unti; Prihatiningtias, Yeney W.
Jurnal Akuntansi Aktual VOLUME 5, NOMOR 1, JANUARI 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.162 KB) | DOI: 10.17977/um004v5i12018p063

Abstract

The purpose of this study is to understand how budgetary slack occurs in operational funds of the Badan Pengelola Dana Amanat which is a non-profit organization. This research uses qualitative research method interpretive with etnometodology approach. Data collection was conducted through interviews with key informants who have roles in the Tim Penyusun Rencana Kerja Anggaran Tahunan (RKAT). The results show that budgetary participation in the process of budgeting operational funds encourages individuals to commit budgetary slack. Budgetary slack are made by individuals by targeting lower membership coverage than actual potential, and calculating higher operational costs than necessary ones. This study proves that non-profit organizations are not sterile from budgetary slack.Keywords:Budgetary participation; budgetary slack; ethnometodology; Badan Pengelola Dana Amanat