cover
Filter by Year
Jurnal Analisa
Journal Analysa Is a Journal published by Department Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Starting Year 2013. Emphasizing On Aspects Related to Mathematics Learning Include: Curriculum, Strategy / Method, Learning Media, Evaluation, Psychology of Mathematics Learning, Didactical Mathematics , Thinking Process and Development of Mathematics, History / Philosophy of Mathematics and Other Mathematics Education. Journal Analysa is published twice a year in June and December with 5 articles per number or 10 articles per year. Copyright Department of Mathematics Education UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Articles
39
Articles
‚Äč
PENINGKATAN KOMPETENSI MAHASISWA UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG DALAM MERANCANG RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) MATEMATIKA BERBASIS NILAI-NILAI ISLAM

Jihad, Asep

Jurnal Analisa Vol 4, No 2 (2018): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandun

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Mahasiswa prodi pendidikan matematika selain memiliki kemampuan menguasai konsep matematika, mengajar juga harus mampu membuat Lesson Plan (LP) berdasarkan nilai Islam sebagai ciri khas mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Kemampuan siswa untuk mengembangkan LP, masih belum optimal, peneliti tertarik untuk membuat model pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan mempersiapkan LP. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif evaluatif. Penelitian ini dilakukan pada 40 siswa jurusan pendidikan matematika UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan siswa dalam mempersiapkan Matematika LP berdasarkan nilai-nilai Islam, instrumen yang digunakan dalam kuesioner dan tes kemampuan untuk membangun LP berbasis nilai-nilai Islam. Hasil penelitian, pelaksanaan ceramah tentang peningkatan kemampuan siswa untuk merancang LP berdasarkan nilai Islam termasuk kategori sedang, hasil LP berbasis nilai Islam masih belum muncul dalam konten matematika, tujuan pembelajaran dan evaluasi. Dengan demikian, desain model kuliah di prodi matematika harus berkolaborasi

PENGEMBANGAN PRODUK ASURANSI MITRA MABRUR PLUS AJB BUMIPUTERA 1912 DENGAN MEMPARTISI DANA TABARRU

Cahyandari, Rini, Ariany, Riva Lesta, Rachmawati, Tika Karlina, Eka Putri, Nurul Hidayah, Aliah, Hasniah, Kariadinata, Rahayu, Malik, Adam

Jurnal Analisa Vol 4, No 2 (2018): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandun

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk asuransi Mitra Mabrur Plus sehingga lebih banyak manfaat yang diperuntukkan bagi nasabah dan ahli warisnya, selain itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon nasabah yang terikat dengan polis asuransi mitra mambrur plus mengenai pengembangan produk yang dilakukan. Penelitian dilakukan dengan membuat ilustrasi data asuransi, menerjemahkan, membuat model integrasi, melakukan partisi serta mencari factor-faktor yang mempengaruhi. Sedangkan untuk mengetahui respon dari pengembangan produk asuransi Mitra Mabrur Plus ini, penyebaran kuesioner ditujukan kepada para nasabah yang terikat dengan polis asuransi Mitra Mabrur Plus. Hasil penelitian menghasilkan table partisi dan integrasi asuransi syariah, dan hasil kuesioner menunjukkan bahwa kesediaan untuk menambah jumlah unit merupakan faktor signifikan yang mempengaruhi nasabah untuk menambah jumlah unit.

PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DAN SELF REGULATED LEARNING SISWA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL)

Fauziah, Intan, Maarif, Samsul, Pradipta, Trisna Roy

Jurnal Analisa Vol 4, No 2 (2018): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandun

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi matematis yang diajarkan dengan model†PBL†dan yang diajarkan dengan pendekatan†scientific; menyelidiki keterkaitan antara†self regulated learning†dan kemampuan komunikasi matematis†siswa. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII yang ada di SMP Negeri 205 Jakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan†cluster random sampling.†Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen†dengan desain†pretest-posttest control group design.†Sampel yang digunakan sebanyak 36 siswa dari kelas eksperimen dan 36 siswa dari kelas kontrol. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi matematis antara siswa yang diajarkan dengan model†PBL†dan siswa yang diajarkan dengan pendekatan†scientific; terdapat keterkaitan (hubungan) antara†self regulated learning†dan kemampuan komunikasi matematis siswa.††

PENGEMBANGAN LKM BERBASIS INQUIRY UNTUK MENGOPTIMALKAN KEMAMPUAN PENALARAN ADAPTIF

yenni, yenni, Kurniasi, Eka Rachma

Jurnal Analisa Vol 4, No 2 (2018): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandun

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Kemampuan penalaran adaptif adalah salah satu unsur penting dalam menunjang keberhasilan mahasiswa untuk mencapai hasil belajar maksimal pada mata kuliah teori bilangan. Unsur ini berperan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam memberikan alasan atau bukti terhadap kebenaran suatu pernyataan, menarik kesimpulan dari suatu pernyataan dan memeriksa kesahihan suatu argument. Agar dapat mengoptimalkan kemampuan ini, peneliti menyusun lembar kerja mahasiswa(LKM) berbasis Inquiry. LKM yang dilengkapi dengan langkah langkah Inquiry membuat mahasiswa aktiv berlatih mengikuti perintah dan urutan yang tertera pada LKM. Dengan sering berlatih mengisi LKM dan kewajiban mengkomunikasin hasil, kemampuan adaptif mahasiswa dapat terlatih dan pada akhirnya membantu mahasiswa meraih hasil maksimal pada belajar teori bilangan

KEMAMPUAN GENERALISASI MAHASISWA PADA PERKULIAHAN KAPITA SELEKTA MATEMATIKA SMA

Ramdhani, Sendi

Jurnal Analisa Vol 4, No 2 (2018): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandun

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Generalisasi adalah detak jantung matematika, dan muncul dalam berbagai bentuk. Sayangnya itu digunakan dalam ukuran yang sangat rendah dalam pendidikan. Generalisasi sangat penting bagimatematika sehingga banyak profesional tidak lagi memperhatikannyakarena bagi mereka hal itu adalah dasar. Tapi justru pergeseran perhatian para ahli telah terintegrasi ke dalam pemikiran pemula.Generalisasi dalam pembelajaran matematik merupakan hal yang penting karena mengajarkan tentang jenis situasi dimana konsep ini dapat diterapkan, dan mendorong siswa untuk mencari situasi lain yang dapat mereka terapkan. Jika guru tidak menyadari kehadirannya, dan tidak terbiasa membuat siswa bekerja untuk mengekspresikan generalisasi mereka sendiri, maka pemikiran matematis tidak akan terjadi. Mahasiswa pendidikan matematika tentunya harus memiliki kemampuan generalisasi, selain akan menghadapi berbagai mata kuliah-mata kuliah matematika, dimana salah satu aspek yang paling penting dalam pemikiran matematis. Mahasiswa pendidikan matematika juga sebagai calon guru matematika harus mengembangkan pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan generalisasi. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan generalisasi mahasiwa pada perkuliahan kapita selekta matematika sma dan kesulitan yang dihadapi mahasiwadalam menyelesaikan soal-soal kemampuan generalisasi.Penelitian ini dilaksanakan dengan metode studi kasus† dimana peneliti melakukan ekplorasi mendalam terhadap satu atau lebih orang. Penelitian ini akan dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Suryakancana. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa: Kemampuan generalisasi mahasiswa pendidikan matematika berada pada kategori rendah dalam beberapa tahapan generalisasi, yaitu kesulitan mengenali pola, menuliskan pola atau aturan dalam bahasa verbal, dan memformulasikan pola atau aturan dalam bahasa simbolik.

PENERAPAN MODEL PROBING-PROMTING LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA

Arifin, Samsul, Komala, Elsa

Jurnal Analisa Vol 4, No 2 (2018): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandun

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan model probing-promting learning terhadap pencapaian dan peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa dan mengetahui sikap siswa terhadap pembelajaran matematika dengan menggunakan model probing-promting learning. Penelitian ini menggunakan eksperimen kuasi, dengan nonquivalen control design. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negri 3 Campaka, populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII, adapun yang dijadikan sampel dipilih sebanyak dua kelas dari 5 kelas yang ada, dengan teknik† purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah soal kemampuan penalaran matematis dan angket sikap. Pengolahan data pencapaian kemampuan penalaran matematis menggunakan persentase hasil postes siswa, peningkatan kemampuan penalaran matematis menggunakan Mann-Whitney, dan data sikap siswa menggunakan presentase jawaban setiap siswa dari hasil angket. Berdasarkan analisis data, hasil pencapaian kemampuan penalaran matematis siswa menggunakan model probing-promting learning dengan kategori sedang, pencapaian siswa kemampuan penalaran matemais dengan menggunakan model pembelajaran konvensional dengan kategori rendah. Peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa dengan menggunakan model probing-promting learning lebih baik dari pada peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa menggunakan model pembelajaran konvensional dengan kategori sedang. Sikap siswa terhadap pembelajaran matematika menggunakan model probing-promting learning sangat baik.†Kata Kunci: Model Probing-Promting Learning, Penalaran Matematis Siswa

KARAKTERISTIK PENCAPAIAN KEMAMPUAN PEMBUKTIAN DAN KEPERCAYAAN DIRI MAHASISWA MELALUI METODE MOORE

Maryono, Iyon, Lucita Dewi, Siska Amanda, Syaf, Agus Hikmat

Jurnal Analisa Vol 4, No 2 (2018): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandun

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pembuktian dalam matematika adalah suatu aktivitas yang penting, tetapi aktivitas ini tergolong sulit bagi mahasiswa calon guru matematika. Masalah ini salah satunya dipengaruhi oleh kepercayaan-diri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik pencapaian kemampuan pembuktian matematis dan kepercayaan-diri mahasiswa melalui metode Moore. Penelitian ini menggunakan metode campuran bertahap yaitu tahap kuantitatif dan tahap kualitatif. Pada tahap kuantitatif disimpulkan bahwa kemampuan pembuktian pada kelas yang menggunakan metode Moore lebih baik daripada kelas yang menggunakan model pembelajaran langsung. Metode Moore dapat mengungkap proses perkembangan capaian pembelajaran mahasiswa dalam pembuktian, sehingga dosen dapat memberikan umpan balik untuk mengembangkannya. Pada tahap kualitatif, dihasilkan karakteristik kemampuan pembuktian beberapa mahasiswa. Karakteristik ini ditinjau berdasarkan respon mahasiswa terhadap masalah pembuktian. Pada pembelajaran dengan metode Moore, mahasiswa tidak diperbolehkan membuka bahan ajar, sehingga dosen harus mengikuti alur berpikir mahasiswa dan mengarahkan proses berpikirnya. Sebagai implikasi, metode Moore baik digunakan dengan catatan mahasiswa harus belajar terlebih dahulu sebelum pembelajaran di kelas.Proving in mathematics is an important activity, but this activity is classified as difficult for prospective mathematics teacher students. This problem is influenced by self-confidence. The purpose of this study was to analyze the characteristics of achievement of students' mathematical proving ability and self-confidence †through the Moore method. This study uses a phased mixed method, namely quantitative and qualitative stages. In the quantitative stage, it was produced: "Based on the overall and PAM categories, the ability to prove the class using the Moore method is better than the class that uses the direct learning model". Moore's method can reveal the process of developing student learning outcomes in proof, so that lecturers can provide feedback to develop it. In the qualitative stage, the characteristics of the ability of several students are produced. these characteristics are reviewed based on student responses to the problem of proof. In the Moore method of learning, students are not allowed to open teaching materials, so the lecturer must follow the flow of student thinking and direct the thinking process. As an implication of the results of this study, the Moore method is well used with the notes that students must study before learning in class.

Penerapan Media Gambar Pembelajaran Matematika Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Matematika Siswa Pada Materi Pokok Pecahan

Hidayat, Asep Alimudin, Syaf, Agus Hikmat, Juariah, Juariah

Jurnal Analisa Vol 1, No 2 (2014): Volume 1 Nomor 2 Terbit Bulan Juni Tahun 2014
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandun

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang proses pembelajaran matematika yang menggunakan media gambar dalam pembelajaran di kelas VI MIN Cilengkrang Sumedang. Kemampuan pemahaman matematika siswa kelas  VI MIN Cilengkrang Sumedang setelah pembelajaran yang menggunakan media gambar dalam pembelajaran matematika pada tiap siklus, kemampuan pemahaman matematika siswa kelas VI MIN Cilengkrang Sumedang setelah pembelajaran yang menggunakan media gambar dalam pembelajaran pada seluruh siklus, sikap siswa kelas VI MIN Cilengkrang Sumedang selama pembelajaran matematika yang menggunakan media gambar dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini dilaksanakan di MIN Cilengkrang Sumedang dengan  subjek penelitian adalah siswa kelas VI  yang berjumlah 15 orang. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sikap siswa terhadap pembelajaran matematika melalui penerapan media gambar dalam pembelajaran cukup baik. Disarankan untuk mencoba menerapkan media pembelajaran supaya lebih banyak alternatif pembelajaran demi meningkatkan kemampuan dalam penguasaan materi pecahan, kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar.

Penerapan Pendekatan Pembelajaran Student Facilitator and Explaining dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa

Fatimah, Titin, Kariadinata, Rahayu, Rahayu, Yayu Nurhayati, Susilawati, Wati

Jurnal Analisa Vol 1, No 2 (2014): Volume 1 Nomor 2 Terbit Bulan Juni Tahun 2014
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandun

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran proses pembelajaran matematika siswa, menelaah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada tiap siklus, menelaah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa setelah mengikuti seluruh siklus, menelaah sikap siswa kelas IX B SMP N 1 Cileunyi dalam kaitan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa terhadap penerapan pendekatan pembelajaran Student Facilitator and Explaining pada pokok bahasan kerucut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). penelitian tindakan kelas dilakukan melalui proses yang dinamis dan komplementari yang terdiri dari empat ‚??momentum‚?Ě esensial, yaitu: Penyusunan Rencana, Tindakan, Observasi dan Refleksi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 41 orang yang terdiri dari 19 orang laki-laki dan 22 orang perempuan. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini terdiri dari lembar observasi untuk mengamati aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajaran berlangsung, tes untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah matematika, dan skala sikap untuk mengetahui sikap siswa. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Student Fasilitator and Explaining efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematik siswa. Disarankan dapat dimanfaatkan sebagai salah satu pertimbangan bagi guru bahwa pendekatan SFAE perlu dikembangkan karena dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah.

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa

Qodariah, Eva Nurul, Rahayu, Yayu Nurhayati, Karso, Karso, Syaf, Agus Hikmat

Jurnal Analisa Vol 1, No 1 (2013): Volume 1 Nomor 1 Terbit Bulan Juni Tahun 2013
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandun

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana aktivitas guru dan siswa, bagaimana kemampuan pemecahan masalah siswa, dan bagaimana sikap siswa kelas VIIA MTs Al-Mufassir dengan model pembelajaran kooperatif tipe Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) pada pembelajaran matematika pokok bahasan segi empat. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan langkah-langkah yang dilakukan berupa kegiatan siklus yaitu plan (perencanaan), act (tindakan), observe (pengamatan), dan reflect (refleksi). Sample dalam penelitian ini berjumlah 32 siswa yang memiliki kemampuan heterogen. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah instrument observasi untuk mengetahui aktivitas guru dan siswa, instrumen skala sikap untuk mengetahui sikap siswa dan tes untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah matematika. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe CIRC sangat efektif untuk meningkatkan aspek kemampuan pemecahan masalah pada pokok bahasan segiempat. Disarankan dapat dimanfaatkan sebagai masukan atau bahan pertimbangan bagi guru khususnya pada mata pelajaran matematika bahwa pembelajaran kooperatif tipe CIRC perlu dikembangkan dan diterapkan karena pembelajaran tersebut dapat meningkatkan aspek kemampuan pemecahan masalah