cover
Filter by Year

Analysis
Jurnal Iqtisaduna
Jurnal Iqtisaduna is a scientific and peer reviewed journal run by the Faculty of Economics and Business Islam (FEBI) UIN Alauddin Makassar. This journal is published in 2 (two) editions every year, i.e. June and December editions. The articles published by the Jurnal Iqtisaduna contain studies of research and thought related to the study of Islamic economics as well as other general economics integrated with Islamic studies.
Articles
49
Articles
SMIF Model With Maqashid Sharia-Based (In Press)

Alhifni, Anas, Ahwarumi, Biyati

Jurnal Iqtisaduna Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Islamic microfinance institution is financial institution that is more oriented to the middle and lower community, its existence is for all religions and its role should be further optimized to provide welfare to members and community in general, this paper aims to explain the basic philosophy of Islamic microfinance institution and how the concept of Islamic microfinance institution in accordance with maqashid sharia values. The method used is qualitative method withanalysis techniques of data content analysis.Result of this article shows that the fundamental difference between Islamic microfinance institution and conventional finance institutionfound in the philosophy of moral values in accordance with texts of the Al-Quran and hadith. As maqashidsyariah-based SMIF financial institution that can guarantee every product that is able to provide benefits for people to reach Fallah or welfare, such as prioritizing profit sharing products, and keep the goal as business and social financial institution.

Penerapan Prinsip Manajemen Sumber Daya Insani di Kampung Cokelat Blitar

Husna, Nadya Amira, Latifah, Nur Aini

Jurnal Iqtisaduna Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Along with developing era, economic activity is also developed, even islamic economic follows the development too. As muslim, it is a must to stay applying Islam lesson in daily life, it includes term of management activity that is going on. Management of company consists of management of human resouce that can be integrated with Islam lessons and sourced from Al-Qur’an and Hadist. Implementation of management based on syariah commonly is only done by the company that the owner is a muslim who obligates whole of his or her employees follows syariah regulations. One of them is this Kampung Coklat’s Blitar company. This research uses qualitative methods, with data collection conducted through interviews and in-depth observation and during the period. The study found that the implementation of Shariah-based human resource management in Kampung Coklat Blitar included recruitment process, the selection process (must follow some tests), training and development (religious), and performance appraisal (using work and behavior). The results also show that this Blitar Coklat Village company in the implementation of syariah based human resource management is in accordance with the teachings of Islam. By implementing rewards to employees who behave well.

Potensi Pengembangan Peran Ekonomi Masjid di Kota Bogor (In Press)

Kurnia, Tuti, Munawar, Wildan

Jurnal Iqtisaduna Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana peranan dalam bidang ekonomi yang dilakukan oleh masjid di kota Bogor dan melihat potensi pengembangan ekonomi berbasis masjid.  Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif.  Jumlah sampel sebanyak 50 masjid di kota Bogor dengan teknik analisis data menggunakan analisis diskriminan.  Berdasarkan hasil penelitian, masjid dikota Bogor terbagi menjadi tiga kelompok yaitu masjid yang telah berperan dibidang ekonomi dengan baik, cukup dan kurang memiliki peran ekonomi. Berdasarkan hasil analisis diskriminan, peranan ekonomi yang memiliki peranan yang baik yang dirasakan oleh masyarakat adalah peranan pembinaan, yang cukup baik dirasakan adalah peranan pemberian langsung dan pengembangan keagamaan dan peranan yang kurang dirasakan adalah peran pendampingan, pelatihan, pengawasan dan peningkatan akhlak. Strategi untuk meningkatkan peranan tersebut dapat dilakukan dengan lima tahapan yaitu tahapan pertama merupakan tahap sosialisasi peran ekonomi masjid, tahapan kedua peningkatan kualitas sumber daya manusia DKM dan pengelola masjid, tahapan ketiga inovasi metode penerapan peningkatan ekonomi berbasis masjid, tahapan keempat implementasi dan tahapan kelima evaluasi dan tindakan perbaikan.

Prospel Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Berbasis Masjid di Kota Watampone (In Press)

Muthalib, Ahmad Abdul

Jurnal Iqtisaduna Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini  mengkaji Prospek Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Berbasis Masjid di Kota Watampone. Latar belakang masalah adalah adanya fakta yang ditemukan tentang Watampone merupakan kota yang penduduknya mayoritas beragama Islam, sehingga wajar kalau di Watampone terdapat banyak masjid dan terus bertambah dari waktu ke waktu. Hal ini merupakan potensi sumber daya yang apabila dikelola dengan baik, maka dapat menjadi asset yang menunjang perekonomian warga masyarakat (jamaah).Penelitian ini penelitian deskriptif kualitatif yang mengambil data dari beberapa responden yang terkait langsung dengan objek penelitian. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen penelitian observasi, angket, dan wawancara.Hasil penelitian menemukan bahwa  faktor persepsi yang keliru, faktor keterbatasan SDM, faktor keterbatasan modal dan faktor letak yang kurang strategis penyebab belum difungsikannya masjid di Kota Watampone sebagai tempat usaha ekonomi.Pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui masjid dapat dilakukan dengan berbagai cara yang terkoordinasi, terencana, dan tertata dengan baik antara pengurus masjid dengan masyarakat yang membutuhkan lapangan kerja. Selama mampu dikelola dengan baik, bertanggungjawab, dan penghasilannya lumayan, maka usaha apapun boleh dilakukan untuk pemberdayaan ekonomi berbasis masjid.

Upaya Pengembangan Corporate Sosial Responsibility Perspektif Ekonomi Islam (In Press)

masruroh, nikma

Jurnal Iqtisaduna Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Kajian ini berangkat dari pengembangan Corporate Sosial Responsibility (CSR)  yang dilakukan oleh Bank Indonesia Jember. Setiap lembaga pasti memiliki CSR hanya saja CSR yang dikembangkan BI Jember ini memiliki keunikan, yaitu pada beberapa klaster, namun klaster yang paling banyak diminati dan berkembang pesat yaitu klaster cabe merah, sapi perah dan klaster kopi Arabika. Klaster-klaster ini mampu menyerap tenaga kerja karena produksinya sudah bisa diekspor ke luar negeri. Oleh karena itu, perlu dikaji lebih mendalam mengenai  upaya pengembangannya dan dampak yang ditimbulkan, kemudian dianalisis dengan perspektif Islam agar kajian tersebut bisa benar-benar memiliki nilai manfaat baik dari sisi sosial maupun keagamaan

Telaah Unsur Syariah Aplikasi iB Hasanah Card

Wulandari, Nur, Syaharuddin, Syaharuddin, Aisyah, Sitti

Jurnal Iqtisaduna Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat unsur-unsur syar’i pada aplikasi iB Hasanah Card yang diterbitkan oleh BNI Syariah KCP Pettarani. Untuk itu, maka penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode interpretif. Informan yang diambil sebanyak 4 orang yang berasal dari unsur praktisi, akademisi, regulator, dan pengguna kartu (nasabah). Selanjutnya, metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan wawancara. Kemudian teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan.Hasil temuan menunjukkan bahwa sebagai Bank Syariah, BNI Syariah berusaha untuk selalu menerapkan prinsip-prinsip syariah dalam menjalankan Hasanah Card. Dilihat dari usaha BNI Syariah dalam menyempurnakan dan terus mengkaji produk kartu kredit syariahnya, dalam usaha menghindari praktek riba, gharar dan israf. Berbagai pihak yang terlibat dalam menyikapi adanya kartu kredit syariah saat ini khususnya di Makassar selain dari praktisi, yaitu akademisi dan regulator yang turut memberi pandangannya. Pihak tersebut menganggap Syariah Card adalah alat yang memudahkan bertransaksi, sebagai alat bantu mengelola manajemen kas keuangan, serta sangat efisien dan aman jika dibanding dengan menggunakan uang tunai.

Tinjauan Ekonomi Islam atas Sistem Pengupahan Karyawan Home Industry Meubel

Kurnia, Ade, Wahab, Abdul, Leu, Urbanus Uma

Jurnal Iqtisaduna Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat sistem pengupahan yang diterapkan pada karyawan di home industry meubel dari sudut pandang ekonomi Islam. Untuk mengungkap fenomena tersebut, maka penelitian ini didesain sebagai penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Jumlah sampel informan yang digunakan adalah 6 orang, dengan teknik pengambilan data melalui dokumentasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil  penelitan  menunjukkan bahwa sistem  pegupahan  karyawan  pada home industry meubel ini menggunakan sistem upah borongan, yang dimana sistem ini pekerja  dituntut  melakukan  pekerjaanya  sesuai  waktu  yang  telah  disepakati  dan setelah barang jadi kemudian upahnya dibayarkan. Dalam perspektif ekonomi Islam, sistem  yang  digunakan  secara  tidak  langsung  telah  menerapkan  sistem  ekonomi Islam.

Implementasi Akad Murabahah dalam Penentuan Harga dan Margin Pembiayaan pada BMT di Tulungagung

Tamrin, Muhammad Ali, Suselo, Dedi

Jurnal Iqtisaduna Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Semakin berkembangnya BMT di wilayah Tulungagung terjadi banyak praktik BMT masih menggunakan rujukan suku bunga konvensional. Fenomena ini didasarkan pada kenyataan bahwa proses penentuan harga jual murabahah adalah tetap menggunakan metode pembebanan bunga flat rate dan prinsip cost of fund yang merupakan pikiran utama dalam lembaga konvensional. Kajian ini berfokus pada pendeskripsian aplikasi pembiayaan murabahah pada BMT di Tulungagung.  Mendeskripsikan penetapan harga dan margin  pada pembiayaan murabahah BMT di Tulungagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara. Hasil menunjukkan bahwa 1) Aplikasi pengajuan pembiayaan murabahah pada BMT Tulungagung memiliki kebijakan tersendiri terhadap persyaratan administrasi dalam kelengkapan pengajuan pembiayaan murabahah. Selain itu, didalam proses pembelian BMT tidak melakukan pengadaan barang secara langsung atau memesankan untuk nasabah melainkan mewakilkan langsung kepada nasabah dan nasbah sendiri membelanjakan uang tersebut atas barang yang diinginkannya. 2). Mekanisme penentukan harga dan margin pembiayaan murabahah BMT di Tulungagung tetap menggunakan metode flat rate. Selain itu juga ada yang menggunakan sistem annuitas yang merupakan metode pembayaran mendahulukan angsuran margin setelah itu membayar angsuran pokok pada waktu jatuh tempo yang dikehendaki. 

Dimensi Ekonomi Islam dalam Sistem Pembiayaan Bank Syariah

Suhendri, Aan, Muklishin, Ahmad

Jurnal Iqtisaduna Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Financing or financing is a funding provided by a party to other parties to support planned investments, either alone or institution. In other words, financing is funding issued to support planned investments. The term in financing is basically born of the notion I believe, I trust, that I believe or I trust. The word financing means trust (trust) which means bank trust to someone to carry out the trust given by the bank as shahibul mal The fund must be used correctly, fair, and must be accompanied by clear and mutually beneficial ties and conditions for both sides.

Cover dan Daftar Isi

Rusydi, Bahrul Ulum

Jurnal Iqtisaduna Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Cover dan Daftar Isi