cover
Contact Name
Yaqzhan
Contact Email
yaqzhanjurnal@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
yaqzhanjurnal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan
ISSN : 24077208     EISSN : 25285890     DOI : -
Jurnal Yaqzhan adalah jurnal ilmiah yang fokus dalam publikasi hasil penelitian dalam kajian filsafat, agama dan kemanusiaan. Jurnal ini terbit secara berkala dua kali dalam setahun pada bulan januari dan juli. Jurnal Yaqzhan terbuka umum bagi peneliti, praktisi, dan pemerhati kajian filsafat, agama dan kemanusiaan. Jurnal ini dikelola oleh Jurusan Akidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin Adab Dakwah IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Jurnal ini pertama kali terbit pada tahun 2015.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 2 (2016)" : 6 Documents clear
KONSEP MAQAMAT DAN AHWAL DALAM PERSPEKTIF PARA SUFI FARHAN, IBNU
JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : IAIN SYEKH NUR JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.872 KB)

Abstract

Abstrak:  Tasawuf merupakan salah satu bidang kajian Islam yang menjadi daya tarik tersendiri untuk dikaji. Ia merupakan salah satu tema yang mendapatkan perhatian luas baik di kalangan peneliti muslim, maupun non-muslim. Namaun demikian, hal ini pada akhirnya mempunyai konsekuensi tersendiri terhadap pemahaman tasawuf, yang terkadang bertentangan dengan pemahaman para pengamal tasawuf, dalam hal ini adalah sufi. Sebagaimana pendapat Nicholson misalnya, yang menyatakan bahwa salah satu maqamat yang ada di dalam tasawuf, yaitu az-Zuhd, merupakan ajaran yang juga telah dipraktikan dan ditemukan dalam penganut agama yang lain, dalam hal ini adalah Kristen. Tulisan ini akan berupaya membahas konsep maqamat dan ahwal dalam perspektif para sufi, yang bertujuan untuk melihat apakah konsep maqamat dan ahwal ini mendapatkan pengaruh dari agama lain di luar Islam, atau justru sebaliknya bahwa ia muncul secara original dari ajaran Islam itu sendiri. Dari penelitian ini kemudian didapatkan kesimpulan bahwa konsep maqamat dan ahwal dalam tasawuf pada dasarnya telah ada dalam generasi Islam pertama yaitu pada masa sahabat, dan kemudian semakin populer ketika dikenalkan pertama kali secara sistematis oleh seorang sufi bernama Zunnun al-Mashri pada abad ke 9 M. Dengan demikian bahwa anggapan bahwa konsep maqamat dan ahwal berasal dari agama lain, tidak mempunyai bukti yang kuat dan relevan. Kata Kunci: Maqamat, Ahwal, Tasawuf, Sufi
PEMIKIRAN ISLAM DALAM BINGKAI PERGOLAKAN POLITIK SEKTARIAN Nusi, Arfan
JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : IAIN SYEKH NUR JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.077 KB) | DOI: 10.24235/jy.v2i2.1248

Abstract

Abstrak: Pemikiran Islam lahir dari proses pemahaman manusia. Dengan kata lain Islam didefenisikan, diciptakan, dihasilkan oleh muslim maupun non-muslim secara terus menerus. Tradisi rekonstruksi pemahaman Islam atau ijtihad di kalangan para Sahabat, Ulama klasik hingga Ulama modern mewarnai lembaran-lembaran khazanah pemikiran Islam hari ini. Pemikiran Islam juga lahir dari mereka yang memiliki pemahaman ideologi politik sektarian di mana agama diseret pada persoalan politik praktis dalam rangka memperkokoh kekuatan yang mereka bentuk. Pergolakan politik sektarian di Indonesia mengarah pada intoleransi, dan diskriminasi. Bahkan mengarah pada kebencian yang muncul dengan memegang sikap superioritas keagamaan pada kelompok sendiri atau memandang pihak lain seagama sebagai inferioritas di tengah perbedaan-perbedaan di antara para pemeluk agama yang sama. Meski semula sektarianisme berakar dalam aliran dan mazhab dalam agama, namun juga kemudian juga terkait dengan perbedaan dalam sosial, budaya, etnik, sejarah, dan politik.  Berdasarkan hal di atas, tulisan ini akan memfokuskan diri pada pokok bahasan hubungan antara politik sekterian dan munculnya pemikiran keagamaan sepanjang sejarah kehidupan umat Islam. Kata kunci: Pemikiran Islam, Sektarianisme, Politik
FITRAH DAN PERKEMBANGAN JIWA MANUSIA DALAM PERSPEKTIF AL-GHAZALI Farah, Naila; Novianti, Cucum
JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : IAIN SYEKH NUR JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.278 KB) | DOI: 10.24235/jy.v2i2.1249

Abstract

Abstrak: Pembahasan mengenai manusia berupakan sesuatu yang tidak pernah tuntas. Berbagai pengetahuan dimunculkan oleh para peneliti manusia dan telah melahirkan berbagai bidang kajian tentang manusia. Semua itu dilakukan untuk mengetahui hakekat manusia itu sendiri, sehingga dapat memberikan makna dan menjadikan satu motivasi untuk menjalani kehidupan ini. Di antara yang menjadi topik bahasan tentang manusia adalah berkaitan dengan fitrah dan jiwa. Di dalam dunia modern dua hal itu dibahas dalam satu ilmu yang disebut dengan psikologi. Namun ternyata apa yang telah dilakukan oleh psikologi ternyata sebelumnya telah ada dan berkembang di dalam tradisi keilmuan umat Islam. Salah satunya dalam kajian filsafat Islam dan tasawuf. Atas dasar itu, tulisan ini akan berupaya membahas pemikiran salah satu filosof muslim, yang juga seorang sufi, yaitu Imam Al-Ghazali. Dengan tujuan bahwa akan melihat dan menemukan relevansinya berkenaan dengan teori fitrah dan jiwa yang berkembang saat ini. Kata Kunci: Fitrah, Jiwa, Psikologi, Tasawuf
TASAWUF NUSANTARA: STUDI TAREKAT HIZIB NAHDLATUL WATHAN Irawan, Sadip Indra; Nurjannah, Siti
JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : IAIN SYEKH NUR JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.01 KB) | DOI: 10.24235/jy.v2i2.1290

Abstract

Abstrak: Di antara tarekat-tarekat mu’tabarah yang berkembang di Nusantara sebagaian besar adalah berasal dari Timur tengah, seperti tarekat Qadiriyah, Naqsabandiyah, Syadziliyah, Khalwatiyah, Syattariah dan lain-lain. Ada yang memiliki silsilah sanad yang jelas dengan urutan mata rantai yang panjang dan bersambung sampai ke Rasulullah SAW. Namun ada juga yang mengklaim diri lansung ditalqin oleh Rasulullah SAW sehingga silsilahnya tidak begitu panjang, sebagaimana tarekat pada umumnya. Salah satunya adalah Tarekat Hizib Nahdlatul Wathan sebuah tarekat yang berasal dan didirikan oleh ulama Nusantara  bernama Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin Abdul Majid. Berdasarkan hal itu, maka tulisan ini akan berupaya membahas tentang salah satu tarekat asli Nusantara yang bernama Tarekar Hizib Nahdlatul Wathan, meliputi pembahasan tentang sejarah, ajaran dan ritualnya. Kata Kunci: Tarekat, Sanad, HAMZANWADI, Hizib NW
SEJARAH PEMIKIRAN ISLAM RASIONAL DALAM KARYA-KARYA HARUN NASUTION (1919-1998) eL-Mawa, Mahrus
JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : IAIN SYEKH NUR JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.051 KB) | DOI: 10.24235/jy.v2i2.1246

Abstract

Abstrak: Kajian tentang pemikiran modern dalam Islam merupakan satu tahapan yang tak terpisahkan dari pembelajaran di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam di Indonesia. Namun sangat disayangkan bahwa kajian tentang pemikiran modern dalam Islam terlalu banyak menitik beratkan pada pengkajian pemikir muslim dari Timur Tengah ataupun pemikir muslim non-Indonesia. Oleh karena itu, tulisan ini akan membahas mengenai salah satu tokoh muslim modernis Indonesia yang mempunyai perang penting dalam meletakan kajian pemikiran modern dalam Islam, yaitu Harun Nasution (1919-1998). Kesimpulannya bahwa menurut Harun Nasution ada beberapa teori dasar berkaitan dengan pemikiran modern dalam Islam, antara lain bahwa pembaharuan harus menggunakan rasionalitas dan menempatkan kemampuan untuk merubah nasibnya. Selain itu modernitas yang terdapat Islam pada awalnya adalah modernitas material, namun kemudian merubah menjadi modernitas intelektual atau kultutral untuk mengejar ketertinggalan dari Barat. Kata Kunci: Modernis, Modernitas, Rasionalitas
REORIENTASI MAKNA JIHAD: SEBUAH TINJAUAN HISTORIS TERHADAP MAKNA JIHAD DALAM SEJARAH UMAT ISLAM Mutarom, Ahmad
JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : IAIN SYEKH NUR JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.912 KB) | DOI: 10.24235/jy.v2i2.1291

Abstract

Abstrak: Jihad merupakan isu tentang Islam yang paling sering diperbincangkan saat ini baik di kalangan umat Islam maupun Non-muslim, baik itu yang berada di Timur maupun Barat. Jihad juga merupakan salah satu ajaran Islam yang paling sering disalahpahami maknanya khususnya semenjak merebaknya aksi terorisme yang mengatas namakan agama Islam. Meskipun bahwa ajaran ini telah menjadi sesuatu yang integral dalam agama Islam sejak masa-masa awal Islam berkembang, namun interpretasi jihad sendiri sampai saat ini belum mencapai titik final di kalangan umat Islam. Atas hal ini, maka tulisan ini akan berupaya membedah interpretasi jihad di kalangan umat Islam melalui pendekatan historis, dimulai dari generasi umat Islam awal hingga umat Islam saat ini.Kata Kunci: Jihad, terorisme, interpretasi

Page 1 of 1 | Total Record : 6