cover
Contact Name
Adhie Tri Wahyudi
Contact Email
adhie@setiabudi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
tekinfo@setiabudi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Tekinfo | Scientific Journal of Industrial and Information Engineering
Published by Universitas Setia Budi
ISSN : 23031476     EISSN : 23031867     DOI : -
Scientific Journal of Industrial Engineering and Information (Tekinfo) is a journal managed by Study Programme of Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Setia Budi. Tekinfo published every six months, in May and November in each year. Our published manuscript covers disciplines of Industrial Engineering and Information Technology. We are open to readers and researchers to contribute submit the articles. It is our hope that research published at Tekinfo provide a meaningful contribution to the development of science and technology. Our thanks to all the researchers who participated also to the readers of the Tekinfo journal. Each article published in Jurnal Tekinfo is Open Access. Full text can be freely accessed, but still observes the principles of literacy in terms of citations or references.
Arjuna Subject : -
Articles 68 Documents
Analisis Program Keselamatan Kerja untuk Meningkatkan Produktifitas dengan Metode Balanced Scorecard Wisnubroto, Petrus; Wibowo, Tri Hadi
Tekinfo | Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 4 No 2 (2016)
Publisher : Study Programme of Industrial Engineering, Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1097.089 KB)

Abstract

Dengan berkembangnya persaingan era globalisasi yang terjadi saat ini dalam sektor bisnis dan industri, persaingan tersebut meliputi sumber daya manusia. Kegiatan sektor industri tidak terlepas dari penggunaan teknologi yang dapat berdampak terhadap keselamatan dan kesehatan kerja. Di dalam permasalahan keselamatan kerja dengan evaluasi key performance indicator kita dapat melihat pengukuran konsekuensi dengan nilai SR dan FR dengan melakukan evaluasi key performance indicator dalam metode balanced scorecard yang akan diketahui nilai produktivitasnya. PT. Aneka Adhilogam Karya mempunyai nilai SR dan FR rata-rata tiga tahun 2010 sampai dengan 2012 adalah sebesar 57,35 dan 833,4 dengan Safe-TScore (0,2). Nilai evaluasi key performance indicator pada keuangan memiliki ROA pada tahun 2010 sebesar 7,25%, tahun 2011 sebesar 5,31% dan tahun 2012 sebesar 10,01%, ROE pada tahun 2010 sebesar 73,98%, tahun 2011 sebesar 46,78% dan tahun 2012 sebesar 85,78%, TATO pada tahun 2010 sebesar 44,78%, tahun 2011 sebesar 34,42% dan tahun 2012 sebesar 57,70% dan untuk nilai Pmos pada tahun 2010 sebesar 16,19%, tahun 2012 sebesar 15,44% dan tahun 2012 sebesar 17,36%. Pada pelanggan memiliki nilai total komplain pada tahun 2010 sebesar 11,80% tahun 2011 sebesar 12,10% dan tahun 2012 sebesar 8,02%. Pada proses bisnis internal memiliki jam kerja hilang pada tahun 2010 sebesar 0,08%, tahun 2011 sebesar 0,10% dan tahun 2012 sebesar 0,05%. Sedangkan untuk pembelajaran danpertumbuhan memiliki nilai pelatihan kerja pada tahun 2010 sebesar 32,29%, tahun 2011 sebesar 33,15% dan tahun 2012 sebesar 34,47%. dengan nilai produktivitastahun 2010 sebesar 99,91%, tahun 2011 sebesar 99,89% dan tahun 2012 sebesar99,94% dengan rata rata produktivitas selama tiga tahun adalah 99,91%.
Tingkat Kebisingan Akibat Aktivitas Bandara Temindung Samarinda dan Pengaruhnya Terhadap Pemukiman Masyarakat di Kelurahan Bandara Meicahayanti, Ika; Hanri, Hanri; Busyairi, Muhammad
Tekinfo | Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 4 No 2 (2016)
Publisher : Study Programme of Industrial Engineering, Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1075.435 KB)

Abstract

Bandara Temindung merupakan bandara yang terletak di ibukota provinsi Kalimantan Timur yaitu Samarinda. Bandara ini berada di pusat kota yang dekat dengan pemukiman masyarakat, sehingga dalam aktivitasnya dapat memberikan pengaruh kebisingan terhadap pemukiman sekitarnya. Kelurahan Bandara merupakan salah satu area pemukiman yang berada di dekat Bandara Temindung. Oleh karena itu, penelitian ini akan mengkaji tingkat kebisingan yang berada di Kelurahan Bandara dan pengaruhnya terhadap masyarakat yang terkena dampak. Penelitian dilakukan dengan melakukan pengukuran langsung di lokasi pengukuran, dimana terdapat tiga lokasi pengukuran (H1, H2, H3) dan masing-masing di lokasi pengukuran tersebut memiliki empat titik pengukuran berdasarkan jarak terhadap sumber bising, yaitu 0, 10, 15, dan 20 meter. Pengukuran dilakukan melalui 3 waktu yang berbeda, yaitu L1 (08:00-10:00), L2 (10:00-12:00), dan L3 (12:00-14:00). Selain itu untuk mengetahui pengaruhnya terhadap masyarakat dilakukan survei dengan memberikan kuesioner kepada masyarakat yang terkena dampak. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa nilai kebisingan pada level siang (Ls) adalah 72,65±3,3 dB(A). Nilai tersebut berada di atas baku mutu atau Nilai Ambang Batas (NAB) sesuai Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 48 Tahun 1996, yaitu sebesar 55 dB(A) untuk kawasan perumahan dan pemukiman. Jika dilihat jarak pengukuran terhadap sumber kebisingan, jarak 15 meter memiliki nilai kebisingan yang relatif lebih tinggi dibandingkan pada jarak lain. Dari hasil kuesioner, meskipun nilai kebisingan berada di atas baku mutu, masyarakat merasa tidak terganggu dengan kebisingan aktivitas bandara.
Model Persediaan Komponen Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) pada PT. Qumicon Indonesia menggunakan Pendekatan Heuristic Lot Sizing Nugroho, Yohanes Anton
Tekinfo | Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 3 No 2 (2015)
Publisher : Study Programme of Industrial Engineering, Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.217 KB)

Abstract

PT. Qumicon Indonesia merupakan industri manufaktur lampu penerangan jalan dan rambu lalu lintas. Persediaan di dalam perusahaan belum direncanakan secara optimal, karena penentuan persediaan hanya didasarkan asumsi dan pengalaman. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan merencanakan persediaan komponen lampu penerangan jalan umum (LPJU) tenaga surya 40 watt yang lebih optimal bagi perusahaan. Simulasi digunakan menganalisis dan memilih metode lot sizing, mempertimbangkan tingkat permintaan yang bervariasi serta total biaya persediaan. Metode lot sizing terpilih selanjutnya digunakan dalam perencanaan. Perencanaan persediaan komponen LPJU tahun 2013 menghasilkan total variable cost untuk masing-masing komponen sebesar Rp. 1.853.004 /tahun, sehingga total biaya persediaan menjadi sebesar Rp. 7.412.016. Apabila dalam perencanaan menerapkan safety stock pada service level 90%, maka akan diterapkan safety stock komponen tiang 1 lengan sebanyak 9 unit, komponen tiang 2 lengan sebanyak 21 unit untuk, komponen lampu dan kelistrikan sebanyak 43 unit untuk, serta komponen solar cell sebanyak 25 unit. Penambahan safety stock dengan service level 90% akan menyebabkan penambahan biaya persediaan menjadi sebesar Rp. 49.850.500.
Penentuan Rute Dan Analisis Sistem Distribusi Yang Optimal Dalam Upaya Efisiensi Biaya Distribusi Maryanto, Maryanto; Zendrato, Rosleini Ria Putri
Tekinfo | Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 1 No 2 (2013)
Publisher : Study Programme of Industrial Engineering, Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (829.843 KB)

Abstract

Distribusi menjadi elemen yang penting dalam dunia industi, khususnya di era globalisasi saat ini. Hal itu dikarenakan distribusi berperan dalam menentukan kebijakan harga, jumlah kapasitas produksi, peramalan dan lain-lain. Secara umum proses distribusi yang digunakan PT. Air Mancur ada dua metode yaitu distribusi secara internal dan eksternal. Penelitian ini mencoba menganalisis sistem distribusi dan mencari rute distribusi internal yang terpendek dengan algoritma cheapest insertion heuristic. Untuk memaksimalkan utilitas kendaraan dan wilayah distribusi maka dibuat pengelompokkan wilayah menggunakan metode single linkage average. Dari hasil analisis dan pengolahan data wilayah distribusi dapat dikelompokkan menjadi tiga wilayah dan rute terpendek mempunyai jarak tempuh masing-masing cluster satu sebesar 711 km, cluster dua sebesar 473 km dan cluster tiga sebesar 1008 km. Selisih biaya dengan dua metode distribusi sebesar Rp. 8,550,340,- lebih rendah daripada metode distribusi eksternal.
Pengembangan Strategi Pelayanan Lembaga Bimbingan Belajar Bahasa Inggris Dengan Pendekatan Metode Quality Function Deployment Dan Analytical Hierarchy Process Prasetya, Anthony; Indrasari, Anita; Wicaksana, Bagus Ismail Adhi
Tekinfo | Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 1 No 2 (2013)
Publisher : Study Programme of Industrial Engineering, Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.591 KB)

Abstract

Perkembangan lembaga bimbingan belajar sudah mengalami perkembangan yang pesat. Terbukti dengan banyaknya lembaga bimbingan belajar, khususnya lembaga bimbingan belajar bahasa Inggris di kota Solo. Hal itu mengindikasikan bahwa persaingan lembaga bimbingan belajar bahasa Inggris di kota Solo semakin kuat dan semakin kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alternatif strategi pelayanan lembaga bimbingan belajar bahasa Inggris, dengan mengambil studi kasus di ELTI Surakarta.Adapun metode yang digunakan adalah Quality Function Deployment dan Analytical Hierarchy Process.Data di dalam penelitian ini diperoleh dengan cara penyebaran kuesioner kepada siswa kursus. Dari hasil penelitian diperoleh 3 paket alternatif strategi pengembangan. Paket alternatif strategi yang memiliki bobot terbesar adalah paket alternatif ke-3 dengan bobot nilai 0.7208, dengan strategi pengembangan sebagai berikut: penambahan serta pemeliharaan toilet secara rutin, sistem kenaikan gaji tentor secara berkala, training karyawan untuk peningkatan keefektifan kinerja karyawan, pengadaan peredam suara di setiap ruang kelas, reward and punishment dan pengadaan SOP bagi setiap karyawan.
Optimasi Proses Distribusi Es Balok Dengan Menggunakan Metode Capacitated Vehicle Routing Problem Akbar, Nova Achmad Salim; Wicaksana, Bagus Ismail Adhi
Tekinfo | Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 1 No 2 (2013)
Publisher : Study Programme of Industrial Engineering, Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.359 KB)

Abstract

Perusahaan daerah Es Saripetojo merupakan perusahaan penghasil es balok di Surakarta yang memiliki kapasitas produksi 1045 balok es perhari. Setiap hari perusahaan mengirimkan produk kepada 39 konsumen yang tersebar se-eks Karesidenan Surakarta. Pengiriman produk menggunakan armada sebanyak 10 truk yang berkapasitas 110 balok es pertruk. Permasalahan yang dihadapi adalah belum teraturnya rute dan jumlah permintaan konsumen pada beberapa rute melebihi kapasitas kendaraan yang melayani rute tersebut, terutama rute-rute yang mengalami penitipan pada rute lain atau melakukan pengantaran tambahan. Penitipan atau pengantaran tambahan tersebut akan menambah jarak yang ditempuh kendaraan dan pada akhirnya akan menaikan biaya pengiriman yang harus dibayar oleh perusahaan. Oleh karena itu perlu disusun suatu rute pengiriman usulan dengan mempertimbangkan kapasitas kendaraan sehingga meminimalkan penitipan terhadap rute lain atau pengantaran susulan yang pada akhirnya akan meminimalkan biaya pengiriman. Metode Capacitated Vehicle Routing Problem adalah suatu metode yang bertujuan untuk mendesain rute-rute yang mungkin dari suatu depot ke sekumpulan titik (node) yang tersebar dengan meminimumkan biaya, dengan kendala bahwa suatu rute harus dimulai dan berakhir pada depot yang sama. Total demand dari node-node dalam rute tersebut tidak boleh melebihi kapasitas dari kendaraan. Dan semua node yang ada harus dikunjungi oleh tepat satu kendaraan, yang kemudian menghitung biaya pengiriman. Biaya pengiriman yang ditimbulkan oleh rute perusahaan dengan biayapengiriman rute usulan yang kemudian dibandingkan. Penelitian ini menghasilkan rute usulan yang terdiri 10 rute dengan biaya pengiriman sebesar 1,923,069 rupiah yaitu biaya yang lebih rendah daripada biaya pengiriman rute perusahaan maupun biaya pengiriman rute usulan Kurniawan (2009). Serta sanggup mengatur armada dengan lebih optimal sehingga meningkatkan utilitas kendaraan.
PENERAPAN SEMANTIC WEB DAN SEMANTIC SEARCH PADA DIGITAL LIBRARY ONLINE PUBLIC ACCESS CATALOG (DIGILIB-OPAC) UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PENCARIAN Wahyudi, Adhie Tri; Indrasari, Anita
Tekinfo | Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 1 No 1 (2012)
Publisher : Study Programme of Industrial Engineering, Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (739.106 KB) | DOI: 10.31001/tekinfo.v1i1.146

Abstract

OPAC atau Online Public Access Catalog adalah fasilitas pencarian yang selalu ada pada sistem digital library. Perannya menjadi penting ketika user ingin mencari dokumen digital yang tersimpan. Namun, hasil observasi menunjukkan bahwa Digilib OPAC menunjukkan nilai precision rasio yang cukup rendah. Hal ini mengindikasikan bahwa hasil pencarian yang ditampilkan kurang relevan dengan yang diharapkan oleh user. Fasilitas pencarian dengan teknologi semantic web dan semantic search diterapkan untuk mengatasi permasalahan relevansi hasil pencarian. Ontologi dan penggunaan metadata pada penerapan semantic web memberikan kesamaan pemahaman makna kata antara mesin dan user. Kemudian penerapan aturan pengolahan bahasa dan aturan query SWRL pada semantic search menjadikan sistem mampu memahami keyword ataupun kalimat yang diinputkan oleh user dan memberikan hasil pencarian yang lebih relevan terhadap keinginan user. Hasil pengujian sistem pencarian terhadap sejumlah kalimat pencarian, menunjukkan nilai precision rasio dan recall rasio yang sama besar, yaitu 1 : 1. Hal inimemperlihatkan bahwa fasilitas pencarian yang dikembangkan pada digilib-opac mampu memberikan hasil pencarian yang efektif atau lebih relevan terhadap yang diinginkan oleh user.
REDUKSI SUPPLY CHAIN NERVOUSNESS DENGAN PENDEKATAN VENDOR MANAGED INVENTORY Maryanto, Maryanto; Zendrato, Rosleini Ria Putri; Wicaksana, Bagus Ismail Adhi
Tekinfo | Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 1 No 1 (2012)
Publisher : Study Programme of Industrial Engineering, Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (711.767 KB)

Abstract

Kinerja supply chain yang efektif dan efisien merupakan tujuan utama yang ingin dicapai pada setiap perusahaan. Namun dalam implementasinya sering ditemukan kondisi Supply chain nervourness yaitu ketidaksiapan user untuk menjalankan konsep supply chain. Ada berbagai parameter yang dapat digunakan untuk mengetahui tingkat nervousness dalam sebuah jaringan supply chain. Pada penelitian ini kondisi nervousness diakibatkan terjadinyasimpangan yang cukup besar antara persediaan dengan permintaan atau sering dikenal sebagai fenomena bullwhip effect. Semakin tinggi nilai bullwhip effect mengindikasikan tingkat nervousness pada jaringan supply chain tersebut cukup tinggi. Persediaan merupakan hal yang cukup penting sebagai akar permasalahan yang mengakibatkan bullwhip effect. Secara mendasar terjadinya kelebihan persediaan dikarenakan permintaan pelanggan yang bersifat tidak pasti sehingga perlu dilakukan sebuah peramalan permintaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan Vendor Managed Inventory (VMI) dapat mereduksi terjadinya supply chain nervousness yang disebabkan oleh bullwhip effect. Adapun nilai bullwhip effect setelah dilakukan perbaikan dengan pendekatan VMI masingmasing periode sebesar P1=0.997; P2=0.998; P3=0.997; P4=0.996; P5=0.997; P6=0.998
Evaluasi Penerapan E-Learning sebagai Media Pembelajaran Perkuliahan Online bagi Mahasiswa Universitas Sahid Surakarta Saputro, Firdhaus Hari; Pakarti, Moch. Bagoes
Tekinfo | Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Study Programme of Industrial Engineering, Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1101.836 KB) | DOI: 10.31001/tekinfo.v5i2.235

Abstract

ELUSS (E-Learning University of Sahid Surakarta) adalah sebuah website yang dikelola oleh Universitas Sahid Surakarta untuk menyediakan informasi dan sebagai media pembelajaran perkuliahan secara online. Selama ini, belum pernah dilakukan penelitian untuk mengetahui tingkat kepuasan mahasiswa dalam menggunakan ELUSS. Dalam penelitian ini digunakan variabel pengukuran yang meliputi tingkat kepuasan (satisfaction), efisiensi (efficiency), dan kemudahan untuk dipelajari (learnability) sebagai faktor untuk mengetahui tingkat penggunaan ELUSS oleh mahasiswa Universitas Sahid Surakarta. Responden dalam penelitian ini ialah 100 mahasiswa yang mewakili semua mahasiswa Universitas Sahid Surakarta. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Square (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna merasa puas dan nyaman dalam menggunakan ELUSS. Pengguna juga menyatakan bahwa dengan ELUSS, mereka mudah mendapatkan materi-materi perkuliahan. Ketidakpuasan yang dirasakan olehpengguna ialah saat dimana akses website lambat dan terputus-putus sehingga memerlukan waktu yang relatif lama dan biaya yang mahal, dan menjemukan. Kata kunci : e-learning, kepuasan, efisiensi, kemudahan, usabilitas
Penerapan Prinsip Eko-Efisiensi dengan Memanfaatkan Limbah Ampas Tebu Sebagai Bahan Bakar Ketel Uap Asih, Puji
Tekinfo | Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Study Programme of Industrial Engineering, Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31001/tekinfo.v6i1.314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sampai seberapa lama limbah ampas tebu dapat dipakai untuk menggerakan ketel uap dan seberapa banyak biaya yang dapat dihemat oleh perusahan untuk membeli bahan bakar solar. Untuk menghitung berapa lama limbah ampas tebu yang dapat digunakan sebagai bahan bakar ketel uap, maka harus diketahui terlebih dahulu keperluan ketel uap akan ampas tebu untuksetiap jamnya. Sedangkan untuk menghitung penghematan biaya yang dapat diperoleh maka harus diketahui berapa lama ampas tebu dapat digunakan untuk bahan bakar ketel uap. Selanjutnya disetarakan dengan kebutuhan akan solar untuk setiap jamnya, maka penghematan biaya dapat dihitung. Limbah ampas tebu periode giling tahun 2016 dapat digunakan sebagai bahan bakar ketel uap pengganti solar selama 3266,18 jam atau 165,44 hari. Penghematan biaya yang dapat dicapai oleh perusahaan dengan memanfaatkan limbah ampas tebu sebagai bahan bakar ketel uap sebagai pengganti solar sebesar Rp 614. 354. 330,80. Kata kunci : eko efisiensi, limbah ampas tebu, penghematan bahan bakar