cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Diglosia
Published by Universitas Majalengka
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 19 Documents
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA PADA PERAGA KAMPANYE PARTAI POLITIK PEMILU GUBERNUR JAWA BARAT DAN BUPATI MAJALENGKA PERIODE 2018 – 2023 sutrisna, deden; Nuraeni, Yusi
Diglosia Vol 1, No 2 (2017): Diglosia: Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, Kesusastraan - Agustus 2017
Publisher : Diglosia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.693 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan penggunaan akronim yang terdapat dalam alat peraga kampanye. Untuk mengetahui kesalahan penggunaan akronim yang terdapat pada alat peraga kampanye tersebut, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa kesalahan penggunaan akronim pada alat peraga kampanye. Kesalahan penggunaan akronim tersebut terdapat paga alat peraga kampanye pada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat nomor urut-3, Pada Pasangan Calon gubernur dan wakil gubernur no urut-4, Pada Pasangan Calon gubernur dan wakil gubernur No Urut-2 dan pada pasangan calon bupati dan wakil bupati no urut-4. Kesalahan tersebut didominasi oleh kesalahan pemilihan kata yang terlalu memaksakan.Kata Kunci : Akronim, kesalahan, dan alat peraga kampanye.
PENGARUH PENGGUNAAN METODE MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BELAJAR READING COMPREHENSION DI SMK KELAS XI Pratama, Yoga
Diglosia Vol 1, No 2 (2017): Diglosia: Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, Kesusastraan - Agustus 2017
Publisher : Diglosia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mind mapping is method they can help students in every subject. Mind mapping is a beneficial learning tool to help students brainstorm any topic and think creatively. Mind maps are particularly helpful in the writing and reading process and provide students with a natural way of thinking and building thoughts on a story plot or theme in reading comprehension. Mind maps also provide teachers with insight into their students’ thought process regarding a specific topic. By asking students to create mind maps demonstrating their comprehension of a concept, teachers are able to understand what a student’s prior knowledge was and how well the student understands the assignment or the material being taught. This is a very effective way of evaluating students’ understanding.Keywords: mind mapping, students, effective 
PENERAPAN MODEL KONTEKSTUAL DALAM PEMBELAJARAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI Rahmawati, Ima Siti
Diglosia Vol 1, No 1 (2017): Diglosia: Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia - Februari
Publisher : Diglosia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini beranjak dari tiga permasalahan: Bagaimana aktivitas pembelajaran menulis karangan deskripsi dengan menggunakan model kontekstual? Apakah terdapat perbedaan kemampuan menulis karangan deskripsi pada kelas kontrol dengan menggunakan model ceramah dan kelas eskperimen dengan menggunakan model kontekstual pada pengukuran akhir (posttest)? Bagaimana karakteristik karangan deskripsi hasil kerja siswa menggunakan model kontekstual? Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas X-1 dan X-3 SMAN 1 Sukahaji. Desain penelitian yang digunakan adalah Quacy Experimental Design dengan bentuk Nonequivalent Pretes-Posttest Control Group Design. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa aktivitas pembelajaran menulis karangan deskripsi dengan menggunakan model kontekstual termasuk kategori sangat baik. Hal ini dibuktikan pada hasil observasi pada kelas eksperimen bahwa aktivitas siswa pada pertemuan pertama termasuk kriteria cukup, dan pada pertemuan kedua meningkat menjadi kriteria sangat baik. Sementara itu untuk kelas kontrol  pada pertemuan pertama termasuk dalama  kriteria cukup dan pada pertemuan kedua termasuk kriteria baik. Terdapat perbedaan kemampuan menulis karangan deskripsi pada kelas kontrol dengan menggunakan model ceramah dan kelas eskperimen dengan menggunakan model kontekstual hal ini dapat dilihat pada pengukuran akhir (posttest). Berdasarkan skor posttest diketahui peningkatan rata-rata kemampuan menulis karangan deskripsi kelas eksperimen termasuk kategori sedang, sedangkan rata-rata peningkatan kemampuan menulis karangan deskripsi kelas kontrol termasuk dalam kategori rendah. Karakteristik karangan deskripsi hasil kerja siswa dengan menggunakan model kontekstual sudah memperlihatkan hasil yang baik.Kata kunci: model kontekstual, menulis, karangan deskripsi.
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS GOOGLE DRIVE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS MAHASISWA DI UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA Kosasih, Engkos
Diglosia Vol 1, No 1 (2017): Diglosia: Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia - Februari
Publisher : Diglosia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran google drive, dipilih sehubungan dengan semakin popularnya penggunaan internet oleh para mahasiswa itu sehingga kompetensi mereka dalam bidang tersebut selayaknya untuk lebih dioptimalkan, khususnya dalam kepentingan tulis-menulis karya ilmiah. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, yakni dengan mengujicobakan proses belajar mengajar menulis artikel dan mengkaji pengaruh model tersebut terhadap peningkatan kemampuan mahasiswa dalam menulis artikel. Pelaksanaan model ini terdiri atas lima tahap yang dilakukan secara tatap muka di kelas dan secara online, yaitu a) persiapan yang terdiri atas kegiatan menentukan masalah, merumuskan judul, menentukan garis-garis besar materi, dan mengumpulkan bahan sebagai sumber referensi; b) penulisan; c) penyuntingan; d) silang baca; dan e) revisi. Adapun hasilnya ternyata bahwa model pembelajaran menulis akademik berbasis google drive dapat meningkatkan kemampuan menulis artikel mahasiswa di kelas eksperimen. Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan rata-rata nilai di kelas eksperimen. Pada praperlakuan rata-rata nilai mahasiswa adalah 60,35 meningkat pada pascates menjadi 84,11. Kata Kunci: model pembelajaran, google drive, keterampilan menulis
TEACHING MODEL WITH THEME AND RHEME IN SPEAKING SKILL FOR JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Ian, Juliansyah
Diglosia Vol 1, No 2 (2017): Diglosia: Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, Kesusastraan - Agustus 2017
Publisher : Diglosia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is the development of the learning model or models of learning. The learning model developed in this study is the Speech Learning Model in English for Junior High School Students. The purpose of this study was to show that the teaching of English for speaking skill need revising with new model of teaching and learning.The study was conducted by using a qualitative research approach and the application of the methodology of research and development consisting of stages, namely: 1) A preliminary study, 2) Preparation of Model, 3) The First Test of the Model , 4) Revise and Improve the Model, 5) The Second Test of the Model, and 6) Final Model. The study involved students, principals, and teachers of English in some Junior High Schools. Related teaching practices in this study lasted for seven meetings, including the implementation of the test.The result of this study is a model or English language teaching materials focused on increasing the ability to speak or speaking skills. Modules or teaching material resulted from this study contains simple dialogue as well as simple monologue packed in instructions or commands that facilitate learners to speak, starting from the ability to speak in the simplest form of the pronunciation of a word appropriately, submission of ideas in a sentence with proper intonation, responding to a dialogue, conveying a simple description smoothly. This model of learning speaking skills was developed based on the concept of Theme and Rheme.Keywords: Model learning, speech, student, Rheme, theme
NILAI-NILAI KARAKTER DALAM NOVEL NEGERI LIMA MENARA KARYA AHMAD FUADI Nisya, Risma Khairun
Diglosia Vol 1, No 1 (2017): Diglosia: Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia - Februari
Publisher : Diglosia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Man Jadda Wajada, orang yang bersungguh-sungguh akan berhasil. Kata mutiara inilah yang mampu memompa semangat para santri di Pondok Madani dalam berjuang mencari pendidikan di jalan Allah Swt. Kisah inspiratif Alif dan kelima temannya dalam menjalani kehidupan di pondok pesantren dan semangat juang mereka dalam mencari pendidikan diceritakan Ahmad Fuadi dalam novelnya Negeri Lima Menara. Sebuah novel inspiratif yang mampu mencerahkan pikiran pembaca dalam menghadapi hidup, kehidupan, dan memilih jalan hidup. Disampaikan melalui tokoh utama Alif, seorang anak rantau dari pinggiran Danau Maninjau yang berani memutuskan melanjutkan pendidikan di Jawa. Meski diawali dengan keraguan, pertentangan batin, hingga akhirnya berhasil merebut kemerdekaannya menyelesaikan perjuangan di Pondok Madani. Semangat para tokoh untuk maju dan setingkat lebih maju dari orang lain, menjadi menarik untuk dipaparkan lebih dalam. Sebagai kisah inspiratif, banyak nilai-nilai karakter dalam cerita ini yang dapat dijadikan motivasi dan teladan bagi pembaca.  Kata kunci: nilai-nilai karakter, negeri lima menara, pondok madani. 
PENGEMBANGAN LITERASI DALAM KURIKULUM PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH Kusmana, Suherli
Diglosia Vol 1, No 1 (2017): Diglosia: Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia - Februari
Publisher : Diglosia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan peradaban pada Abad 21 memerlukan cara pandang berbeda dalam pendidikan. Perkembangan teknologi dan informasi yang sangat deras tidak dapat diantisipasi dengan cara menghalangi pemanfaatannya dalam dunia pendidikan. Banyak pengetahuan dan ilmu pengetahuan yang mudah tersampaikan melalui media teknologi yang perkembangannya sulit ditahan. Perkembangan peradaban harus menjadi tantangan tersendiri bagi pendidik untuk mempersiapkan sumber daya unggul dan menjadi pemenang dalam persaingan global. Perbaikan dan pemberlakukan Kurikulum 2013 pada jenjang pendidikan dasar dan menengah dilakukan agar dapat membekali peserta didik dengan kompetensi yang diperkirakan mereka dapat menjalani kehidupan di Abad 21. Pada era ini diperlukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki kemampuan dalam ranah sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara holistik. Mereka akan menjadi SDM Indonesia yang mampu bersaing dengan bangsa lain yang dalam perhitungan prediksi demografi dan perkembangan ekonomi global yang pada tahun 2030 diperlukan SDM terampil sebanyak 113 juta sedangkan saat ini baru terpenuhi 55 juta. Oleh karena itu, kondisi demikian menjadi tantangan khusus bagi guru untuk mempersiapkan SDM unggul melalui pengembangan literasi.Kata Kunci: literasi, kurikulum, pendidikan dasar, pendidikan menengah, abad 21
DISKRIMINASI SOSIAL DALAM ANTOLOGI PUISI ESAI ATAS NAMA CINTA KARYA DENNY JA (Penelitian Analisis Isi) Septiaji, Aji
Diglosia Vol 1, No 2 (2017): Diglosia: Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, Kesusastraan - Agustus 2017
Publisher : Diglosia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puisi esai dianggap sebagai jelamaan pemikiran dan pengalaman terhadap kondisi sosial di masyarakat saat ini. Meskipun memiliki peran berbeda dalam ragam bentuk sastra. Namun, tetap mampu dicerna oleh masyarakat. Puisi esai harus memenuhi tiga syarat, yaitu (1) puisi esai mengeksplor sisi batin individu yang berada dalam sebuah konflik sosial; (2) puisi esai menggunakan bahasa yang mudah dipahami; dan (3) puisi esai adalah fiksi. Boleh saja memotret tokoh ril yang hidup dalam sejarah. Namun, realitas tersebut diperkaya dengan aneka tokoh fiktif dan dramatisasi yang dipentingkan oleh puisi esai adalah renungan serta kandungan moral yang disampaikan lewat sebuah kisah, bukan semata potret akurat sebuah sejarah. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif dengan teknik analisis isi. Sumber data dalam penelitian ini ialah antologi puisi esai Atas Nama Cinta karya Denny JA. Melalui puisi esai ini akan diteliti mengenai permasalahan sosial berupa diskriminasi yang dialami manusia pada umumnya, seperti diskriminasi terhadap paham beda agama, gender, kaum Tiong Hoa, dan lain-lain. Kisah-kisah yang disajikan seolah membuka wawasan tentang sisi lain dari kisah cinta manusia pada umumnya yang bernuansa romantik dan berbunga-bunga. Keadaan sosial dan budaya diskriminasi merangkul masyarakat secara nyata. Bahkan, menjadi cerminan kondisi sosial masyarakat pada umumnya di era globalisasi dan informasi.  Kata Kunci: diskriminasi, sosial, puisi esai
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE SUGESTI-IMAJINASI MELALUI MEDIA AUDIO-VISUAL DALAM PEMBELAJARAN MENULIS CERPEN DI KELAS X SEKOLAH MENENGAH ATAS Anto, Rianto
Diglosia Vol 1, No 1 (2017): Diglosia: Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia - Februari
Publisher : Diglosia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini diltarbelakangi oleh kurangnya penerapan metode pembelajaran dalam menulis cerpen, sehingga menjadi penyebab sulitnya mencari ide cerita serta rendahnya kualitas cerpen yang dihasilkan siswa. Tidak ada metode khusus ini membuat siswa lemah ide untuk dikembangkan menjadi cerpen yang berkualitas. Penulis mencoba menerapkan salah satu metode yaitu metode sugesti-imajinasi melalui media audio-visual dalam pembelajaran menulis cerpen.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskripsi. Adapun teknik untuk mengumpulkan data yang digunakan adalah teknik studi pustaka dan teknik tes melalui Pre test dan Post test. Penulis melakukan penelitian di kelas X SMA Negeri 1 Sukahaji, sebanyak  delapan kelas dengan jumlah populasi 210. Dalam penelitian ini penulis menggunakan sampel acak (simple random sampling). Berdasarkan hasil random sampel secara tradisional ditetapkan siswa kelas X-3 dengan jumlah siswa 23 orang sebagai sampel.Perubahan kemampuan siswa dapat dilihat dari nilai tes awal dan tes akhir. Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil pengolahan data, terjadi peningkatan nilai antara tes awal dan tes akhir. Hal ini terbukti dari perhitungan rumus korelasi produk momen yaitu nilai rata-rata pretes sebesar 4.2, sedangkan nilai rata-rata postes sebesar 6.9, peningkatannya sebesar 2.7. dan nilai korelasi sebesar 0.727. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode sugesti-imajinasi melalui media audio-visual dalam pembelajaran menulis cerpen di kelas X Sekolah Menengah Atas efektif meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis cerpen. 
PENGARUH LAYANAN PENDIDIKAN AGAMA DI SEKOLAH TERHADAP RELIGIUSITAS SISWA Studi expost facto di Medan din, suhardin hardin; din, suhardin hardin
Diglosia Vol 1, No 2 (2017): Diglosia: Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, Kesusastraan - Agustus 2017
Publisher : Diglosia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this research to find out the effect of the level religious educational service with religiusitas student. The research was conducted in SMA/SMK Goverment and non Goverment in the  Medan Nort Sumatera  using 1X2  design involving 22 school chosen by using purposive random sampling. The data analysis and interpretation indicated that: There is  not difference religiusitas volue student in the school have religious educational service high between  the school have religious educational service low. The conclusion the level school have religious educational service not effect againt religiusitas student volue. Keywords: religious, religiusitas student, religius educational service.

Page 1 of 2 | Total Record : 19