Articles
19
Articles
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN FIRE-UP BERORIENTASI BERPIKIR KRITIS DALAM PEMBELAJARAN MENULIS

simanjuntak, emasta ( Universitas HKBP Nonmesen Medan )

Diglosia Vol 2, No 2 (2018): Diglosia: Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia
Publisher : Diglosia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (793.195 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menulis kritis mahasiswa. Penerapan strategi pembelajaran FIRE-UP dengan menekankan aspek berpikir kritis ditujukan untuk meningkatkan kemampuan menulis mahasiswa calon guru. Penelitian dilaksanakan di Universitas HKBP Nommensen Medan dengan subjek penelitian mahasiswa semester III. Jenis penelitian ini merupakan kuasieksperimen dengan desain penelitian pretest-postest control group design. Data diambil melalui studi dokumentasi, observasi, angket, dan tes. Sementara itu, pengelolaan data dilakukan dengan uji statistik deskriptif dan inferensial. Hasil pembelajaran menunjukkan mahasiswa memiliki kemampuan untuk memahami karakteristik teks dan membuat tulisan yang sesuai dengan karakteristik teks, seperti aspek isi, stuktur teks, bahasa (kosakata dan kalimat), dan mekanik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran FIRE-UP berorientasi berpikir kritis efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis mahasiswa.Kata kunci: FIRE-UP, berpikir kritis, menulis

Semantic Analysis of 2019 Political Jargon in President and Vice President Election in Indonesia

irawan, Dede ( Wiralodra University )

Diglosia Vol 2, No 2 (2018): Diglosia: Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia
Publisher : Diglosia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.475 KB)

Abstract

This research aimed to know the semantic meaning of the 2019 political jargon presidential and vice presidential election. Nowadays both of candidate use the jargon to convey the political program especially to make an opinion in society. Based on the data analysis, it was found out political jargon a both of candidates use connotative and social meaning to influence the public, language rhetoric is very inherent in “Adil makmur” jargon is more explore propaganda that uses poverty sentiment with comparing between rich and poor.Whereas in the political jargon that uses Mr. Jokowi dodo and K.H Mahruf Amin “ Bersih, Merakyat, Kerja Nyata" is  more offer the program that has been done, and they try to persuade society to support their program that package in the jargon, this jargon use connotative meaning that tries to show the success of government program. Keyword: semantic and political jargon.

MENULIS KARYA ILMIAH DENGAN PENDEKATAN NEURO-LINGUISTICS PROGRAMMING (NLP) PADA MAHASISWA

rostikawati, yeni ( IKIP Siliwangi )

Diglosia Vol 2, No 2 (2018): Diglosia: Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia
Publisher : Diglosia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (750.714 KB)

Abstract

ABSTRAKKarya ilmiah salah satu jenis karya tulis yang harus dikuasai oleh mahasiswa. Menguasai karya ilmiah artinya adalah mampu menulis tidak hanya memahami. Akan tetapi, kendala selalu ada ketika harus menulis. Kendala yang paling berarti adalah ada pada keterbatasan ide dan teori. Adapun salah satu jenis karya ilmiah adalah artikel popular. Penelitian mengenai menulis artikel popular menggunakan pendekatan NLP ini bertujuan untuk: 1) mengetahui pemahaman mahasiswa tentang menulis artikel popular; 2) mengetahui pelaksanaan pembelajaran menulis artikel popular mahasiswa menggunakan pendekatan NLP; 3) mengetahui kemampuan menulis artikel popular mahasiswa setelah melaksanakan pembelajaran menggunakan pendekatan NLP. Metode penelitian yang digunakan untuk memeroleh data hingga dapat mengetahui ketercapaian tujuan penelitian adalah metode eksperimen desain one group pretest-postest. Adapun hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan menulis yang signifikan pada mahasiswa IKIP Siliwangi dengan nilai yang termasuk ke dalam kriteria sedang berdasarkan kriteria indeks gain. Kemampuan menulis pada mahasiswa IKIP Siliwangi tidak hanya dinilai dari kemampuan menuangkan ide, tetapi juga kemampuan menuangkan ide menjadi tulisan yang memiliki nilai rasa positif. Kata Kunci: menulis karya ilmiah, pendekatan NLP, mahasiswa

TEACHING MODEL WITH THEME AND RHEME IN SPEAKING SKILL FOR JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS

Ian, Juliansyah ( Universitas Darma Persada ) , Yuniar, Eka ( Universitas Darma Persada )

Diglosia Vol 2, No 1 (2018): Diglosia: Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia - Februari
Publisher : Diglosia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

This research is the development of the learning model or models of learning. The learning model developed in this study is the Speech Learning Model in English for Junior High School Students. The purpose of this study was to show that the teaching of English for speaking skill need revising with new model of teaching and learning.  The study was conducted by using a qualitative research approach and the application of the methodology of research and development consisting of stages, namely: 1) A preliminary study, 2) Preparation of Model, 3) The First Test of the Model , 4) Revise and Improve the Model, 5) The Second Test of the Model, and 6) Final Model. The study involved students, principals, and teachers of English in some Junior High Schools. Related teaching practices in this study lasted for seven meetings, including the implementation of the test. The result of this study is a model or English language teaching materials focused on increasing the ability to speak or speaking skills. Modules or teaching material resulted from this study contains simple dialogue as well as simple monologue packed in instructions or commands that facilitate learners to speak, starting from the ability to speak in the simplest form of the pronunciation of a word appropriately, submission of ideas in a sentence with proper intonation, responding to a dialogue, conveying a simple description smoothly. This model of learning speaking skills was developed based on the concept of Theme and Rheme.

PENGARUH PENGGUNAAN METODE MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BELAJAR READING COMPREHENSION DI SMK KELAS XI

Pratama, Yoga ( Universitas Darma Persada, Bekasi )

Diglosia Vol 1, No 2 (2017): Diglosia: Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, Kesusastraan - Agustus 2017
Publisher : Diglosia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Mind mapping is method they can help students in every subject. Mind mapping is a beneficial learning tool to help students brainstorm any topic and think creatively. Mind maps are particularly helpful in the writing and reading process and provide students with a natural way of thinking and building thoughts on a story plot or theme in reading comprehension. Mind maps also provide teachers with insight into their students’ thought process regarding a specific topic. By asking students to create mind maps demonstrating their comprehension of a concept, teachers are able to understand what a student’s prior knowledge was and how well the student understands the assignment or the material being taught. This is a very effective way of evaluating students’ understanding.Keywords: mind mapping, students, effective 

DISKRIMINASI SOSIAL DALAM ANTOLOGI PUISI ESAI ATAS NAMA CINTA KARYA DENNY JA (Penelitian Analisis Isi)

Septiaji, Aji ( Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Majalengka )

Diglosia Vol 1, No 2 (2017): Diglosia: Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, Kesusastraan - Agustus 2017
Publisher : Diglosia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Puisi esai dianggap sebagai jelamaan pemikiran dan pengalaman terhadap kondisi sosial di masyarakat saat ini. Meskipun memiliki peran berbeda dalam ragam bentuk sastra. Namun, tetap mampu dicerna oleh masyarakat. Puisi esai harus memenuhi tiga syarat, yaitu (1) puisi esai mengeksplor sisi batin individu yang berada dalam sebuah konflik sosial; (2) puisi esai menggunakan bahasa yang mudah dipahami; dan (3) puisi esai adalah fiksi. Boleh saja memotret tokoh ril yang hidup dalam sejarah. Namun, realitas tersebut diperkaya dengan aneka tokoh fiktif dan dramatisasi yang dipentingkan oleh puisi esai adalah renungan serta kandungan moral yang disampaikan lewat sebuah kisah, bukan semata potret akurat sebuah sejarah. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif dengan teknik analisis isi. Sumber data dalam penelitian ini ialah antologi puisi esai Atas Nama Cinta karya Denny JA. Melalui puisi esai ini akan diteliti mengenai permasalahan sosial berupa diskriminasi yang dialami manusia pada umumnya, seperti diskriminasi terhadap paham beda agama, gender, kaum Tiong Hoa, dan lain-lain. Kisah-kisah yang disajikan seolah membuka wawasan tentang sisi lain dari kisah cinta manusia pada umumnya yang bernuansa romantik dan berbunga-bunga. Keadaan sosial dan budaya diskriminasi merangkul masyarakat secara nyata. Bahkan, menjadi cerminan kondisi sosial masyarakat pada umumnya di era globalisasi dan informasi.  Kata Kunci: diskriminasi, sosial, puisi esai

PENGARUH LAYANAN PENDIDIKAN AGAMA DI SEKOLAH TERHADAP RELIGIUSITAS SISWA Studi expost facto di Medan

din, suhardin hardin ( Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Jakarta ) , din, suhardin hardin ( Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Jakarta )

Diglosia Vol 1, No 2 (2017): Diglosia: Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, Kesusastraan - Agustus 2017
Publisher : Diglosia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

The objective of this research to find out the effect of the level religious educational service with religiusitas student. The research was conducted in SMA/SMK Goverment and non Goverment in the  Medan Nort Sumatera  using 1X2  design involving 22 school chosen by using purposive random sampling. The data analysis and interpretation indicated that: There is  not difference religiusitas volue student in the school have religious educational service high between  the school have religious educational service low. The conclusion the level school have religious educational service not effect againt religiusitas student volue. Keywords: religious, religiusitas student, religius educational service.

TEACHING MODEL WITH THEME AND RHEME IN SPEAKING SKILL FOR JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS

Ian, Juliansyah ( Universitas Darma Persada )

Diglosia Vol 1, No 2 (2017): Diglosia: Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, Kesusastraan - Agustus 2017
Publisher : Diglosia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

This research is the development of the learning model or models of learning. The learning model developed in this study is the Speech Learning Model in English for Junior High School Students. The purpose of this study was to show that the teaching of English for speaking skill need revising with new model of teaching and learning.The study was conducted by using a qualitative research approach and the application of the methodology of research and development consisting of stages, namely: 1) A preliminary study, 2) Preparation of Model, 3) The First Test of the Model , 4) Revise and Improve the Model, 5) The Second Test of the Model, and 6) Final Model. The study involved students, principals, and teachers of English in some Junior High Schools. Related teaching practices in this study lasted for seven meetings, including the implementation of the test.The result of this study is a model or English language teaching materials focused on increasing the ability to speak or speaking skills. Modules or teaching material resulted from this study contains simple dialogue as well as simple monologue packed in instructions or commands that facilitate learners to speak, starting from the ability to speak in the simplest form of the pronunciation of a word appropriately, submission of ideas in a sentence with proper intonation, responding to a dialogue, conveying a simple description smoothly. This model of learning speaking skills was developed based on the concept of Theme and Rheme.Keywords: Model learning, speech, student, Rheme, theme

ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA PADA PERAGA KAMPANYE PARTAI POLITIK PEMILU GUBERNUR JAWA BARAT DAN BUPATI MAJALENGKA PERIODE 2018 – 2023

sutrisna, deden ( FKIP, Unma ) , Nuraeni, Yusi ( FKIP, Unma )

Diglosia Vol 1, No 2 (2017): Diglosia: Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, Kesusastraan - Agustus 2017
Publisher : Diglosia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.693 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan penggunaan akronim yang terdapat dalam alat peraga kampanye. Untuk mengetahui kesalahan penggunaan akronim yang terdapat pada alat peraga kampanye tersebut, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa kesalahan penggunaan akronim pada alat peraga kampanye. Kesalahan penggunaan akronim tersebut terdapat paga alat peraga kampanye pada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat nomor urut-3, Pada Pasangan Calon gubernur dan wakil gubernur no urut-4, Pada Pasangan Calon gubernur dan wakil gubernur No Urut-2 dan pada pasangan calon bupati dan wakil bupati no urut-4. Kesalahan tersebut didominasi oleh kesalahan pemilihan kata yang terlalu memaksakan.Kata Kunci : Akronim, kesalahan, dan alat peraga kampanye.

Nilai-nilai Sejarah dan Karakter Kebangsaan dalam Novel Sakura Jayakarta Karya Untung Wahono sebagai Media Literasi Sastra

Nisya, Risma Khairun ( Dosen Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia )

Diglosia Vol 1, No 2 (2017): Diglosia: Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, Kesusastraan - Agustus 2017
Publisher : Diglosia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.693 KB)

Abstract

Memahami sebuah karya sastra merupakan kenikmatan tersendiri bagi pembaca dan menjadikannya lebih bernilai. Karya sastra baik prosa maupun puisi memiliki makna yang dapat digali oleh pembaca. Seorang penulis bernama Untung Wahono dalam novelnya yang berjudul Sakura Jayakarta, mengungkapkan hal-hal yang erat kaitannya dengan sejarah bangsa Indonesia. Sakura Jayakarta menggambarkan situasi penjajahan yang terjadi di wilayah Indonesia khususnya Jayakarta. Petualangan tokoh utama bernama Wira Kusuma membawanya ke Negeri Jepang yang sedang mengalami penjajahan. Kisah penjajahan di dua Negara menjadi sangat menarik untuk dikaji, terutama ketika kompeni tidak mampu mengembangkan kekuasaanya di Jepang, akan tetapi sukses di Negeri tercinta Indonesia. Makalah ini akan membahas mengenai nilai-nilai sejarah dan karakter kebangsaan yang terkandung dalam novel Sakura Jayakarta karya Untung Wahono. Novel ini dapat menjadi salah satu media literasi sastra yaitu dapat menambah wawasan pembaca mengenai sejarah bangsa Indonesia. Kata Kunci: nilai-nilai sejarah, karakter kebangsaan, Sakura Jayakarta, media, literasi sastra.