cover
Contact Name
Amiruddin
Contact Email
amiruddin14@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalkariman@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. sumenep,
Jawa timur
INDONESIA
KARIMAN: Jurnal Pendidikan dan Keislaman
ISSN : 2303338X     EISSN : 25498487     DOI : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue " Vol 4 No 1 (2016): Pendidikan dan Keislaman" : 8 Documents clear
KEMISKINAN DALAM PERSPEKTIF AL-QUR`AN DAN SOLUSINYA DALAM PANDANGAN ISLAM Ahyani, Sidqi
Jurnal Kariman Vol 4 No 1 (2016): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : STIT AL-KARIMIYYAH

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.469 KB)

Abstract

Al-Qur’an sebagai sumber ajaran agama Islam di samping berfungsi sebagai petunjuk, ia juga berguna sebagai pembeda  antara yang hak dan yang batil, yang etis dan yang tidak etis, termasuk dalam tata cara mencari rezeki yang halalan thayyiban sebagai upaya untuk membebaskan seseorang dari belenggu kemiskinan. Kemiskinan merupakan problematika kehidupan yang sangat membutuhkan solusi, baik bagi orang miskin itu sendiri, maupun kepada para hartawan yang diberi kecukupan hidup supaya berbagi dengan orang-orang fakir dan miskin sebagai golongan yang tidak memiliki keberuntungan dalam hal kecukupan ekonomi. Kemiskian yang disebabkan oleh kondisi alam dapat ditanggulangi dengan hijrah, usaha di luar kawasan tempat tinggal, serta pengadaan dan pengaturan pengairan. Sementara penanggulangan kemiskinan yang disebabkan oleh kondisi manusia adalah bekerja, jaminan hidup dari kerabat yang, dan zakat. Sedangkan solusi kemiskian yang berkaitan dengan kondisi sosial masyarakat dan struktural adalah melalui pemerataan ekonomi seperti akad mudharabah dan keputusan the ruling class seperti jaminan dari kas Islam (bait al-mal).  
PROBLEMATIKA PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DI PERGURUAN TINGGI ISLAM Wahyudi, Kacung
Jurnal Kariman Vol 4 No 1 (2016): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : STIT AL-KARIMIYYAH

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.721 KB)

Abstract

Potret buram lembaga pendidikan Islam, khususnya perguruan tinggi Islam sudah menjadi rahasia umum, hal ini dikarenakan lemahnya manajemen dalam melaksanakan tugas pengembangan perguruan tinggi, ini terjadi bisa saja karena lemahnya pengetahuan pimpinan tentang manajemen pendidikan tinggi Islam dalam meningkatkan kualitas dari berbagai aspek. Problematika pendidik dan tenaga kependidikan di perguruan tinggi Islam antara lain: secara personal meliputi kualifikasi akademik dan relevansi dengan jurusan untuk menghindari mis-match dan underqualified, etos kerja dan hak tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, sedangkan secara sistem dan manajemen adalah koordinasi yang lemah dan rekrutmen tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Problem solving dari problematika pendidik dan tenaga kependidikan di perguruan tinggi Islam antara lain melaksanakan proses rekrutmen pegawai secara profesional, proporsional dan transaparan, pelatihan dan pengembangan SDM sesuai tugas dan fungsinya, kompensasi didapat sesuai dengan tanggungjawab masing-masing dan kemampuan lembaga serta pengembangan karir.  
IMPLEMENTASI METODE TOTAL PHYSICAL RESPONSE (TPR) DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS UNTUK ANAK–ANAK MI/SD Zainollah, Zainollah
Jurnal Kariman Vol 4 No 1 (2016): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : STIT AL-KARIMIYYAH

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.463 KB)

Abstract

Pembelajaran bahasa Inggris untuk anak-anak kecil (young children) menuntut guru untuk selalu kreatif dan inovatif dalam mendesign aktivitas pembelajaran di kelas. Pengajaran bahasa Inggris untuk anak-anak kecil tidak mudah mengingat anak-anak kecil mempunyai karakteristik dan keunikan tersendiri dalam mempelajari sebuah bahasa. Setiap guru tentu menginginkan kegiatan pembelajaran yang efektif dan bermutu baik. Namun, persoalannya adalah bagaimana pembelajaran bahasa Inggris untuk anak-anak dapat dilakukan secara efektif dan maksimal. Maka, guru sebagai fasilitator, pelaksana dan pengembang kurikulum harus mampu menentukan metode pengajaran yang kreatif, inovatif dan relevan untuk anak-anak kecil. Salah satu metode pembelajaran bahasa Inggris yang relevan untuk anak-anak kecil adalah metode Total Physical Response (TPR). TPR adalah sebuah metode pengajaran bahasa yang sampai detik ini masih dianggap sebagai metode yang sangat populer dan relevan untuk diterapkan dalam pengajaran bahasa Inggris untuk ana-anak kecil baik di MI maupun SD. Oleh karena itu, artikel ini akan mencoba untuk menjelaskan secara detail tentang metode Total Physical Response (TPR) serta implementasinya dalam pembelajaran Bahasa Inggris untuk anak-anak kecil di MI/SD.
SEMANTIK DALAM BAHASA Rudi, Anwar
Jurnal Kariman Vol 4 No 1 (2016): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : STIT AL-KARIMIYYAH

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.415 KB)

Abstract

Kajian mendasar dalam ilmu bahasa adalah  kajian semantik yang meliputi studi tentang bagaimana makna dibangun, diinterpretasikan, diklarifikasi, tertutup, ilustrasi, disederhanakan dinegosiasikan, bertentangan dan mengulangi. Makna bahasa, khususnya makna kata, terpengaruh oleh berbagai konteks. Makna kata dapat dibangun dalam kaitannya dengan benda atau objek di luar bahasa. Dalam konsepsi ini, kata berperan sebagai label atau pemberi nama pada benda- benda atau objek-objek yang berada di alam semesta. Kalimat, ujaran dan proposisi perlu dipahami dalam kajian semantik. Dalam keseharian, kerap tidak kita bedakan atau kalimat dengan ujaran. Kalimat sebagaimana kita pahami satuan tata bahasa yang sekurang-kurangnya terdiri dari subjek dan predikat. Sedangkan ujaran dapat terdiri dari satu kata, frase atau kalimat yang diujarkan oleh seorang penutur yang ditandai oleh adanya unsur fonologis, yakni kesenyapan. dalam semantik kedua konsep ini memperlihatkan sosok kajian makna yang berbeda. Makna ujaran, misalnya lebih banyak dibahas dalam semantik tindak tutur. Peran konteks pembicaraan dalam mengungkapkan makna ujaran sangat penting. Sementara kajian makna kalimat lazimnya lebih memusatkan pada konteks tata bahasa dan unsur lain. Penelitian ini berkaitan dengan medan makna tersebut. Apa sajakah jenis-jenis makna serta faktor perubah makna dalam bahasa Arab dan Bahasa Indonesia. Bagaimanakah perkembangan semantik dalam bahasa Arab dan Bahasa Indonesia yang menyerap bahasa Arab.
HAKEKAT KURIKULUM PENDIDIKAN DAN SEJARAH PERKEMBANGANNYA DI INDONESIA Syafii, Imam
Jurnal Kariman Vol 4 No 1 (2016): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : STIT AL-KARIMIYYAH

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.15 KB)

Abstract

Kurikulum mempunyai kedudukan yang sangat penting dalam lembaga pendidikan. Karena, salah satu penentu keberhasilan pendidikan terdapat pada kurikulum. Kurikulum diharapkan dapat menjadi sarana terciptanya tujuan pendidikan nasional, sebagaimana pasal 3 dan penjelasan atas UU RI No. 20 tahun 2003). Namun, pada realitasnya kurikulum dijadikan media politis dalam mencapai tujuan, visi dan misi suatu negara. Lebih dari itu, masyarakat menjadikan dua kekuatan yang saling tarik ulur, apakah kurikulum menyesuaikan masyarakat, ataukah masyarakat yang harus mengikuti perkembangan kurikulum. Untuk itu, ada tiga peranan kurikulum yang dinilai sangat penting dalam menjawab problematika ini yakni, peranan konservatif,  kreatif, dan kritis. Ketiga peranan ini harus berjalan secara seimbang dan harmonis agar dapat memenuhi tuntutan keadaan. Jika tidak, akan terjadi ketimpangan yang menyebabkan peranan kurikulum menjadi tidak optimal. Hal ini menjadi tanggung jawab semua pihak yang terkait dalam proses pendidikan. Sehingga, pihak-pihak yang terkait  idealnya dapat memahami betul apa yang menjadi tujuan dan isi dari kurikulum yang diterapkan sesuai dengan bidang tugas masing-masing.
LAYANAN BIMBINGAN BELAJAR DALAM MENGATASI SISWA YANG PROKRASTINASI AKADEMIK Amiruddin, Amiruddin
Jurnal Kariman Vol 4 No 1 (2016): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : STIT AL-KARIMIYYAH

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.636 KB)

Abstract

Setiap siswa pasti pernah mengalami kesulitan belajar, hanya saja ranah kesulitannya berbeda-beda. Ada siswa yang sulit untuk memulai mengerjakan tugas dan menunda-nunda untuk belajar. Bentuk kesulitan semacam ini biasanya disebut prokrastinasi akademik. Permasalahan belajar yang ditandai dengan penundaan untuk belajar ini terjadi pada lima siswa kelas VII SMP Jati Agung Sidoarjo. Tingkat prokrastinasi akademik mereka tergolong tinggi sehingga membuat guru Bimbingan Konseling membuat terobosan untuk memberikan layanan bimbingan belajar yang dikhususkan untuk mengatasi siswa yang prokrastinasi akademik. Adapun materi layanan bimbingan belajar meliputi: motivasi belajar, managemen waktu, cara membuat keputusan dan cara mengerjakan tugas yang baik. Layanan bimbingan belajar untuk mengatasi siswa yang prokrastinasi akademik sudah sesuai dengan prosedur dan sudah sesuai tujuan bimbingan belajar yaitu memberikan layanan agar siswa mempunyai kebiasaan belajar yang baik.
REVITALISASI PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI PENDIDIKAN BERBASIS MASYARAKAT Arifin, Siful
Jurnal Kariman Vol 4 No 1 (2016): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : STIT AL-KARIMIYYAH

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.473 KB)

Abstract

Setiap sistem dan lembaga pendidikan, tak terkecuali pendidikan Islam bertujuan untuk memberi pendidikan dan pengajaran kepada masyarakat, agar masyarakat mampu menghadapi dan dapat memecahkan setiap masalah yang dihadapinya. Namun kenyataannya, sampai saat ini, pendidikan, khususnya pendidikan Islam di Indonesia belum mampu menjadi solusi tepat bagi masyarakat Islam. Sebagian besar masyarakat Islam masih terjerat dengan masalahnya sendiri-sendiri. Hal ini kemudian memunculkan suatu pesimisme di kalangan masyarakat dan menjadikan pendidikan Islam semakin terpinggirkan dihadapan masyarakatnya sendiri. Kondisi ini, memunculkan suatu kegelisahan tersendiri dikalangan intelektual Islam sehingga memunculkan suatu pemikiran untuk melakukan suatu re-vitalisasi terhadap lembaga pendidikan Islam. Re-vitalisasi dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mengembalikan jati diri pendidikan Islam yang dalam sejarah telah terbukti mampu untuk menjawab dan menjadi solusi bagi masyarakat Islam. Upaya revitalisasi ini bisa dilakukan di lembaga pendidikan formal, non-formal dan informal. Ruang lingkup dan aspek revitalisasi dalam tiga pendidikan yang dimaksud bisa berbeda-beda. Di antaranya; 1). Revitalisasi terhadap paradigma dan ideologi pendidikan masyarakat. 2). Revitalisasi terhadap design kurikulum yang ditawarkan. 3) Revitalisasi terhadap sumber ekonomi lembaga pendidikan.4). Revitalisasi terhadap lingkungan serta sarana dan prasarana pendidikan.
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MULTIKULTURALISME DAN IMPLEMENTASINYA DI LEMBAGA PENDIDIKAN Hairiyah, Siti
Jurnal Kariman Vol 4 No 1 (2016): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : STIT AL-KARIMIYYAH

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.451 KB)

Abstract

Pendidikan agama Islam multikulturalisme merupakan salah satu pelajaran yang diharapkan agar mampu  mengubah orientasi pendidikan agama yang menekankan aspek sektoral fiqhiyah menjadi pendidikan agama yang berorientasi pada pngembangan aspek Universal Rabbaniyah, sehingga dengan hal tersebut dapat memupuk jiwa toleransi beragama dan membudayakan hidup rukun antar umat beragama, serta dapat meningkatkan pembinaan individu yang mengarah pada terbentuknya pribadi berbudi pekerti luhur. Tekhnik pembelajaran berempati bisa digunakan dalam mengimplementasikan  pendidikan agama Islam multikulturalisme di lembaga pendidikan.

Page 1 of 1 | Total Record : 8