Jurnal Profesi Medika
Published by UPN Veteran Jakarta
Articles
28
Articles
​
Hubungan Tingkat Pendapatan terhadap Keberhasilan Pengobatan pada Pasien Tuberkulosis di Puskesmas Kecamatan Johar Baru Jakarta Pusat Tahun 2016

Rahmah, Putri Mufrida

Jurnal Profesi Medika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Profesi Medika
Publisher : Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tuberculosis (TB), infection disease caused by M. tuberculosis, is a global challenge in health. TB can damage socially by causing stigma and isolation society also inflict financial loss. About 75% TB patients is productive ages economically (15-50 years old) and is estimated would lose working times 3-4 months and thus would lose their incomes about 20-30%. This study aims to determine the relation between incomes with the success of tuberculosis in treatment at Community Health Center of Johar Baru Central Jakarta in 2016. This study was done by analytical survey with cross sectional design. Population and sample are adult patients at Community Health Center of Johar Baru in 2016. Samples are selected using Simple Random Sampling. The data were collected by using questionnaires and crosschecked by looking at TB03 Card. Data was analyzed by using Chi Square test. There were 45 patients (80,4%) succeed in TB treatment and 32 patients (78%) have low incomes (0.05). There is no relation between incomes with the success of Tuberculosis treatment on Tuberculosis patients in Community Health Center of Johar Baru Central Jakarta in 2016.

HUBUNGAN GAGAL GINJAL KRONIK TINGKAT 4 DAN 5 DENGAN KEJADIAN DISLIPIDEMIA PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT FATMAWATI PERIODE TAHUN 2016

Wibawanto, Dimas Farhan

Jurnal Profesi Medika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 2 (2018): Jurnal Profesi Medika
Publisher : Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Dislipidemia merupakan komplikasi yang umum pada penderita gagal ginjal kronik. Dislipidemia meningkatkan risiko berupa penyakit kardiovaskular yang merupakan penyebab utama kematian pada gagal ginjal kronik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan gagal ginjal kronik tingkat 4 dan 5 dengan kejadian dislipidemia di Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati pada periode tahun 2016. Desain penelitian potong lintang dengan teknik randomisasi sederhana. Data dikumpulkan dengan melihat rekam medis pasien. Responden berjumlah 80 orang. Populasi penelitian adalah semua pasien yang didiagnosa menderita gagal ginjal kronik di Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati pada periode tahun 2016. Hasil penelitian menunjukan diketahui bahwa sebagian besar gagal ginjal kronik tingkat 4 memiliki kadar low density lipoprotein rendah yaitu sebanyak 22 orang (73,33%) sedangkan pada tingkat 5 sebagian besar memiliki kadar low density lipoprotein tinggi yaitu sebanyak 36 orang (72%). Kadar high density lipoprotein didapatkan pada pasien gagal ginjal kronik tingkat 4 sebagian besar memiliki kadar yang normal sebanyak 20 orang (66,67%) untuk tingkat 5 sebagian besar memiliki kadar yang rendah sebanyak 33 orang (66%). Nilai rat-rata kadar lipid yaitu trigliserida X?=152,36, high density lipoprotein X?=39,36 dan low density lipoprotein X?=145,01. Hasil analisis bivariat dengan uji Chi-square didapatkan hubungan bermakna gagal ginjal kronik tingkat 4 dan 5 dengan kejadian dislipidemia (p=0,002).

hubungan perilaku merokok terhadap keberhasilan pengobatan pada pasien tuberkulosis di Puskesmas kecamatan Johar baru Jakarta pusat, tahun 2016

j, winda afdilla

Jurnal Profesi Medika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 2 (2018): Jurnal Profesi Medika
Publisher : Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

perilaku merokok

Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Keberhasilan Pengobatan Tuberkulosis di Puskesmas Kecamatan Johar Baru Jakarta Pusat Tahun 2016

Utami, Nurul Amalia

Jurnal Profesi Medika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 2 (2018): Jurnal Profesi Medika
Publisher : Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Keberhasilan Pengobatan Tuberkulosis

HUBUNGAN PERAN PENGAWAS MENELAN OBAT (PMO) TERHADAP KEBERHASILAN PENGOBATAN TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS KECAMATAN JOHAR BARU JAKARTA PUSAT TAHUN 2016

Herda, Wahyuni

Jurnal Profesi Medika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Profesi Medika
Publisher : Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit yang menjadi perhatian global. Pada tahun 2015 enam negara yang menyumbang untuk 60% dari total global adalah India, Indonesia, Cina, Nigeria, Pakistan, dan Afrika Selatan. Dari jumlah tersebut, China, India dan Indonesia sendiri menyumbang 45% kasus di dunia. World Health Organization (WHO) telah merekomendasikan strategi Directly Observed Treatment Shortcourse  (DOTS) untuk pengendalian TB dengan melibatkan Pengawas Minum Obat (PMO). Hal ini bertujuan untuk mencapai kesembuhan penderita, mencegah penularan, dan menghindari kasus resisten obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran pengawas menelan obat (PMO) terhadap keberhasilan pengobatan tuberkulosis di Puskesmas Kecamatan Johar Baru Jakarta Pusat tahun 2016. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif non-eksperimental secara Cross-Sectional. Populasi dan sampel adalah pasien TB paru dan ekstraparu dewasa di Puskesmas Kecamatan Johar Baru Jakarta Pusat tahun 2016. Sampel dipilih dengan menggunakan Simple Random Sampling. Pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara menggunakan kuisioner. Analisis data menggunakan SPSS dengan uji Chi-Square. Terdapat 45 responden  (80,4 %) berhasil dalam pengobatan TB dan responden dengan PMO kategori berperan terdapat 40  (71,4 %). Hasil uji statistik menggunakan uji Chi-Square didapatkan nilai P=1,000 (>0,05). Tidak ada hubungan peran pengawas menelan obat (PMO) terhadap keberhasilan pengobatan tuberkulosis di Puskesmas Kecamatan Johar Baru Jakarta Pusat tahun 2016.

PERSPEKTIF MAHASISWA FAKULTAS PSIKOLOGI ANGKATAN 2015 UNIVERSITAS YARSI JAKARTA PUSAT TERHADAP APLIKASI CHEMICAL CASTRATION (KEBIRI) BAGI PELAKU KEKERASAN SEKSUAL ANAK DI INDONESIA DAN TINJAUANNYA MENURUT ISLAM

insani, nisrina nurul

Jurnal Profesi Medika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 2 (2018): Jurnal Profesi Medika
Publisher : Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Latar belakang: Tingkah laku kriminal kekerasan seksual memiliki tingkat kuantitas yang cukup tinggi di Indonesia, dan tak jarang yang menjadi korban dalam kasus kriminalitas jenis ini adalah anak yang usianya masih dibawah umur. pada Mei 2016, Presiden Joko Widodo telah menandatangani peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) nomor 1 tahun 2016 perubahan kedua nomor 23 tahun 2002 mengenai perlindungan anak. Dalam perppu dijelaskan, pelaku tindak kejahatan seksual terhadap anak, dapat diancam dengan hukuman mati. Sementara, kebiri dengan menggunakan zat kimia dan pemasangan alat deteksi elektronik juga dapat menjadi pertimbangan hakim untuk memberikan hukuman tambahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perspektif mahasiswa fakultas psikologi angkatan 2015 Universitas Yarsi Jakarta Pusat terhadap aplikasi chemical castration (kebiri) bagi pelaku kekerasan seksual anak  di indonesia dan tinjauannya menurut Islam.Metode: metode penelitian yang digunakan deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling.Hasil: dari 32 responden, terdapat 18 responden (56,3%) yang tidak setuju dan 14 mahasiswa (43,7%) yang setuju.Kesimpulan: perspektif mahasiswa fakultas psikologi angkatan 2015 Universitas Yarsi Jakarta Pusat  tidak setuju terhadap aplikasi chemical castration (kebiri) bagi pelaku kekerasan seksual anak  di Indonesia. Menurut pandangan Islam, diberlakukannya kebiri kimia sebagai hukuman bagi pelaku kekerasan seksual hukumnya haram karena termasuk penyiksaan manusia dan merusak tubuh.

GAMBARAN ANGKA DROP OUT PADA PENGGUNAAN TERAPI RUMATAN METADON DI PUSKESMAS SENEN, PUSKESMAS GAMBIR DAN PUSKESMAS KEMAYORAN JAKARTA PUSAT PADA TAHUN 2014-2016 DAN TINJAUANNYA MENURUT ISLAM

Ichwan, Zulha Annisa

Jurnal Profesi Medika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Profesi Medika
Publisher : Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Saat ini Indonesia berstatus darurat narkoba. Pengguna narkoba di Indonesia tercatat sebanyak 5,1 juta jiwa. Setiap tahun, sekitar 15 ribu jiwa melayang karena menggunakan narkoba. Untuk menanggulangi semua keadaan tersebut pemerintah melalui Peraturan Menteri Kesehatan, menerapkan Terapi Rumatan Metadon. Metadon bukan penyembuh untuk ketergantungan opiat: selama memakai metadon, penggunanya tetap tergantung pada opiat secara fisik. Peserta terapi rumatan metadon sering merasa diri mereka cukup sehat untuk keluar dari program terapi (drop out). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui angka drop out pada penggunaan terapi rumatn metadon di Puskesmas Senen, Puskesmas Gambir dan Puskesmas Kemayoran Jakarta Pusat pada tahun 2014 – 2016 dan Tinjauannya menurut Islam. Metode penelitian yang digunakan survey deskriptif dengan data retrospektif menggunakan data sekunder berupa data Drop Out pada penggunaan Metadon di Puskesmas Senen, Puskesmas Gambir dan Puskesmas Kemayoran Jakarta Pusat pada tahun 2014-2016. Hasil penelitian ini menunjukkan jumlah pasien drop out pada terapi rumatan metadon di Puskesmas Senen, Puskesmas Gambir dan Puskesmas Kemayoran dalam 3 tahun. Di Puskesmas Senen angka drop out tertinggi terjadi pada tahun 2015 yaitu sebanyak 16 pasien dari 239 pasien yang terdaftar (6,7%). Di Puskesmas Gambir angka drop out tertinggi terjadi pada tahun 2015 yaitu 34 pasien dari 98 pasien yang terdaftar (34,7%). Dan di Puskesmas Kemayoran angka drop out tertinggi terjadi pada tahun 2015 yaitu 11 pasien dari 55 pasien yang terdaftar 20%. Pasien drop out pada terapi rumatan metadon baik di Puskesmas Senen maupun Puskesmas Kemayoran sebagian besar adalah berjenis kelamin laki – laki dan paling banyak drop out terjadi pada kelompok umur 25 – 49 tahun yaitu, 24 pasien dari 25 pasien drop out (96%). 

Gambaran rerata kadar kalsium dan fosfor pada pasien yang menjalani hemodialisis di Rumah Sakit Anna Medika Bekasi

Taufiq, Nur Annisya

Jurnal Profesi Medika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Profesi Medika
Publisher : Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis sebagian besar mengalami perubahan kadar kalsium dan fosfor

HUBUNGAN DURASI PAPARAN GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK TELEPON SELULER TERHADAP KADAR MELATONIN PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) GALUR WISTAR

Putri, Irrayanti

Jurnal Profesi Medika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Profesi Medika
Publisher : Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Latar Belakang : Telepon seluler (ponsel) merupakan alat komunikasi nirkabel yang pada saat ini digunakan oleh masyarakat luas karena memiliki berbagai fitur yang memudahkan pengguna. Ponsel mengeluarkan gelombang elektromagnetik yang menimbulkan berbagai efek negatif terhadap tubuh. Salah satu efek negatif tersebut adalah mengganggu sintesis hormon melatonin yang dapat mengakibatkan irama sirkadian tubuh terganggu. Irama sirkadian tubuh dapat mempengaruhi pola tidur. Islam mengajarkan agar menjaga kesehatan melalui tidur yang teratur pada waktu malam.Tujuan : Mengetahui hubungan durasi paparan gelombang elektromagnetik telepon seluler terhadap kadar melatonin pada tikus putih galur Wistar ditinjau dari kedokteran dan IslamMetode : Penelitian ini adalah eksperimental. Jumlah sampel ditentukan dengan rumus Frederer dan data dianalisis dengan menggunakan IBM SPSS Statistic for Windows.Hasil : Hasil dari penelitian ini menunjukan kadar melatonin pada kelompok kontrol positif (kontrol gelap) 13,705 ± 0,500 yang dibandingkan dengan kelompok perlakuan yang diberi paparan selama 3 jam 13,375 ± 0,654 dengan nilai p-value = 0,299 dan selanjutnya jika kontrol positif (kontrol gelap) yang dibandingkan dengan kelompok perlakuan yang diberi paparan selama 6 jam 13,223 ± 0,529 dengan nilai p-value = 0,116.Kesimpulan : Tidak terdapat adanya hubungan yang signifikan dari durasi paparan gelombang elektromagnetik telepon seluler terhadap kadar melatonin pada tikus putih (Rattus norvegicus) galur Wistar.

UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK KULIT APEL (Malus sylvestris-mill) VAR. Rome Beauty TERHADAP KADAR ENZIM SGPT TIKUS (Rattus norvegicus) GALUR WISTAR YANG DIINDUKSI CCL4 (KARBON TETRA KLORIDA)

Yus, Hany, Octaviany, Vina Devi, Simanjuntak, Kristina

Jurnal Profesi Medika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 2 (2017): Jurnal Profesi Medika
Publisher : Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Hepar adalah organ terbesar yang paling sering menerima jejas karena merupakan  pintu utama bagi  semua bahan yang masuk ke dalam tubuh melalui saluran cerna. Karbontetrachloride (CCl4) adalah senyawa kimia yang dapat menginduksi kerusakan hati. Antioksidan yang berasal dari buah-buahan, misalnya buah apel dapat digunakan sebagai alternatif pengobatan alami untuk mengurangi kerusakan hati. Ketika memakan buah apel beberapa orang memiliki kebiasaan untuk membuang kulitnya padahal kulit apel mengandung antioksidan yang tinggi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dari ekstrak kulit buah apel var. rome beauty terhadap kadar SGPT tikus (Rattus norvegicus) yang diinduksi oleh CCl4. Penelitian ini menggunakan 25 ekor tikus galur wistar dibagi menjadi 5 kelompok secara acak, yaitu kelompok kontrol positif, kontrol negatif, ekstrak kulit apel var. rome beauty dosis I (0,12 mg/kgBB), dosis II (0,24 mg/kgBB), dan dosis III (0,49 mg/kgBB). Dengan menggunakan uji one way anova didapatkan nilai signifikansi alpha sebesar 0,000 (P<0,000) artinya terdapat perbedaan efektivitas yang bermakna antar kelompok. Dari hasil analisis uji pos hoc terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok kontrol positif dengan kelompok perlakuan ekstrak kulit apel var. rome beauty dosis I, dosis II dan dosis III (P<0,05), artinya ekstrak kulit apel var. rome beauty dosis I,  II dan III dapat menurunkan enzim SGPT tikus (Rattus norvegicus) yang diinduksi CCl4.