cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal ini berisi mengenai Editorial Kesehatan, Literature Review, dan Hasil Penelitian dalam bidang kesehatan masyarakat seperti Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja, Gizi Kesehatan, Administrasi Kebijakan Kesehatan, Epidemiologi, Biostatistika dan Kependudukan, Perilaku dan Promosi Kesehatan, Kesehatan Ibu Anak dan Kesehatan Reproduksi.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia" : 6 Documents clear
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMANFAATAN PELAYANAN IMUNISASI DASAR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LAWE SUMUR KABUPATEN ACEH TENGGARA Tarigan, Frida Lina; Nidia, Wira Heppy
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia
Publisher : University Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak              Imunisasi merupakan salah satu pelayanan kesehatan dasar. Imunisasi merupakan salah satu cara yang efektif untuk menurunkan angka kesakitan, kematian, kecacatan akibat penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I). Imunisasi dasar adalah pemberian imunisasi awal pada bayi yang baru lahir sampai usia 1 tahun untuk mencapai kadar kekebalan diatas ambang perlindungan. Cakupan imunisasi campak nasional dari tahun 2007 sampai tahun 2010 berturut-turut adalah 81,6% (Bappenas, 2010), 83,0%. Dapat dilihat pencapaian cakupan imunisasi campak nasional mengalami penurunan yang bermakna dari tahun 2009 ke tahun 2010. Tujuan penelitian ini untuk melihat faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan pelayanan imunisasi dasar pada bayi di Wilayah kerja  Puskesmas Lawe Sumur Kabupaten Aceh Tenggara Tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik yaitu penelitian yang menjelaskan adanya pengaruh antara variabel melalui pengujian hipotesa. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja PuskesmasLawe Sumur Kabupaten Aceh Tenggara. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak umur 12-24 bulan yang bertempat tinggal di wilayah kerja Puskesmas Lawe Sumur Kabupaten Aceh Tenggara yang berjumlah 85 orang. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh dukungan instrumental (p=0,015), dukungan informasional p=(0,000), dukungan penilaian (p=0,000), dukungan emosional (p=0,000), sumber informasi (teman)  (p= 0,000), sumber informasi (petugas kesehatan) (p= 0,000), sumber informasi (media cetak dan elektronik) (p= 0,000) dan tingkat pendidikan (p= 0,000) terhadap pemanfaatan pelayanan imunisasi dasar pada bayi. Variabel sumber informasi (petugas kesehatan) adalah paling berpengaruh terhadap pemanfaatan pelayanan imunisasi dasar pada bayi OR= 14. Disarankan Kepada Puskesmas Lawe Sumur perlu peningkatan peran petugas kesehatan melakukan komunikasi yang baik dan berkesinambungan, perlunya peningkatan  peran posyandu. Kata-kata kunci: Faktor-faktor yang mempengaruhi, pemanfaatan pelayanan, imunisasi Abstract Immunization is one of basic health services.Immunization is one of an effective way to reduce the rate in pain, death, disability resulting from diseases can be prevented with immunization. Immunization the base is the provision of immunization on the a new baby birth to the age of 1 years to to reach the level immunity above the protection.The scope of measles national from year 2007 to 2010 were is 81,6 % ( bappenas, 2010 ), 83,0 %.Can be seen the achievement of the scope of measles national decreased meaningful from 2009 to year 2010.The purpose of this research to see factors affecting the use of immunization service a base on baby in the work area of puskesmas lawe well district of aceh southeastern 2015. The kind of research this is research analytic namely research that explains the presence of influence between variables through the testing of that hypothesis .The study is done in the work area of puskesmaslawe wells southeastern district of aceh.The population in this research was all mother who is having six- 12-24 months who live in the work area of wells puskesmas lawe the district of aceh southeastern which totaled 85.The results of the study showed there was the influence of instrumental support (p = 0.015), informational support p = (0,000), assessment support (p = 0,000), emotional support (p = 0,000), a source of information (friends) (p = 0,000), a source of information (health workers) (p = 0,000), a source of information (the print and electronic media) (p = 0,000) and the education levels of (p = 0,000) against the use of immunization service a base on a baby.Variable a source of information (health workers) is the most impact on the use of immunization service a base on a baby or = 14. Was recommended to puskesmas lawe wells need to improving the role of health workers communicated good and sustainable , the need for improving the role of posyandu. Keywords: Influencing factors, service utilization, immunization
HUBUNGAN KEPATUHAN MENGKONSUMSI TABLET ZAT BESI (Fe) DENGAN PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN (Hb) PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS DONGGALA Longgupa, Lisda Widianti
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia
Publisher : University Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tablet zat besi (Fe) adalah suatu tablet mineral yang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kadar hemoglobin  pada ibu hamil. Kepatuhan mengkonsumsi tablet zat besi di ukur dari ketepatan jumlah tablet yang dikonsumsi dan ketepatan cara mengkonsumsi tablet zat besi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan kepatuhan konsumsi tablet besi (Fe) dengan peningkatan kadar Hemoglobin (Hb) pada ibu hamil. Penelitian di laksanakan di Puskesmas Donggala Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study.  Sampel diambil sebanyak 49 orang ibu hamil  yang dilakukan secara acak sederhana. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi dan pengukuran Hb elektrik secara langsung pada ibu hamil. Data dianalisis dengan uji Fisher’s Exact dengan nilai P 0,00< α 0,00. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa ada hubungan kepatuhan konsumsi tablet zat besi (Fe) dengan peningkatan kadar hemoglobin (Hb) pada ibu hamil. Kata-kata kunci:  kepatuhan, tablet Fe, kadar hemoglobin Abstract Ferrous tablet (Fe) is a mineral tablet which is extremely neededto increase pregnant women’s hemoglobyn levels. The obedience of consuming ferrous tablet is measured from the accuracy of total consumed tablet and the accuracy of ferrous tablet consuming way. The objective of this research is finding out the existence of relationship between obedience of consuming ferrous tablet (Fe) with hemoglobyn (Hb) levels increase pregnant women. This research was conducted at Donggala Local Goverment  Clinic Central Sulawesi. This research used cross sectional study design. There were 49 pregnant women as samples who were chosen by random technique sampling. The data was colleted through observation, documentation, and electrically hemoglobyn measuring directly at pregnant women. The data was analyzed by using Fisher’s Exact test with P 0,00< α 0,00. The result showed there is relationship between obedience of consuming ferrous tablet (Fe) with hemoglobyn (Hb) levels increase at pregnant women.  Keywords: obedience, ferrous tablet (Fe), hemoglobyn level
ANALISIS RISIKO PADA PEKERJAAN KONSTRUKSI MENGGUNAKAN TOWER CRANE PROYEK GEDUNG KANTOR SKPD PEMERINTAH KOTA PEKANBARU OLEH PT.WASKITA KARYA Makomulamin, Makomulamin; Safitri, Qori Eka
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia
Publisher : University Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tower crane merupakan alat yang digunakan pada pembangunan gedung bertingkat dengan risiko kecelakaan tinggi.Berdasarkanhasil penelusuran dokumen PT. Waskita Karya telah terjadi kecelakaan kerja akibat kabel tali sling penahan segment TC putus, 2 orang luka ringan. Penelitian bertujuan menganalisispelaksanaan identifikasi bahaya, penilaian risiko dan pengawasan pada penggunaan tower crane. Metode penelitian denganpendekatan kualitatif analitik. Jumlah informan 5 orang.Alat ukur yang digunakan adalah lembar checklist dan matriks risiko.Analisis data menggunakan triangulasi sumber, metode dan data.Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan identifikasi bahaya menggunakan inspeksi harian pada awal pelaksanaan proyek. Penilaian risiko dilakukan oleh HES, pelaksana lapangan, kepala proyek serta teknik administrasi kontrak menggunakan matriks risiko dengan risiko beban terjatuh yang harus segera ditangani. Pengawasan pada penggunaan tower crane tidak memiliki supervisor khusus dari pemilik tower crane. Kata kunci: pengoperasian tower crane,identifikasi bahaya, pengawasan, penilaian  risiko. Abstract          Tower crane was a tool used to build a multistory building which has a high risk. Based on results document, PT. Waskita Karya had accidents due to cable sling strap anchoring segment TC disconnected, causing two people suffered minor injuries. Research aims to analyze the implementation of hazards identification, risk assessment and supervison on the used of tower cranes.This research method to design qualitative analytic.Number of informants are5 people. Measuring instrument used was checklist sheet and risk matrix. Data analysis used triangulation of data sources, methods and data.The results showed implementation of hazard identification used daily inspection carried out at the beginning of the project, the risk assessment carried out by the HES, field implementers, project heads and engineering contract administrationwith risk matrixat the risk of falling loads must be addressed.The supervison on the used of tower cranes hadn’t  the direct supervisor of the owner tower crane. Keyowrds : Operation of the tower crane,hazard identification, supervison,risk assessment 
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU AKSEPTOR TENTANG METODE KONTRASEPSI SUNTIK DI DESA UNA-UNA KECAMATAN UNA-UNA Entoh, Christina
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia
Publisher : University Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Berdasarkan data kesehatan Dunia WHO, pengguna KB sebanyak 77,9% peserta dan pengguna KB di Indonesia sebanyak 52,62%. Menurut data Provinsi Sulawesi Tengah ada 84,6% penguna KB, sedangkan menurut Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kabupaten Tojo Una-una tahun 2014 terdapat 40.917 PUS dimana 33.404 diantaranya adalah peserta KB aktif (81,64%). Dari 33.404 PUS  peserta KB terdapat 12.079 (36,16%) PUS yang menggunakan metode kontrasepsi suntik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu akseptor tentang pemilihan metode kontrasepsi suntik di Desa Una-Una Kecamatan Una-Una. Jenis Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu Total Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 45 responden, tingkat pengetahuan Ibu akseptor tentang metode kontrasepsi suntik yang paling banyak yaitu yang berpengetahuan cukup dengan jumlah 28 responden (62%), berdasarkan umur terbanyak adalah >35 tahun berpengetahuan cukup  yaitu 16 responden (64%), berdasarkan pendidikan terbanyak adalah SD berpengetahuan baik yaitu  1 responden (100%), berdasarkan paritas terbanyak adalah >2 berpengetahuan cukup yaitu 14 responden (67%). Dengan demikian dapat disarankan agar tenaga kesehatan sebaiknya dapat memberi konseling dan pemahaman lebih dalam pada akseptor KB tentang metode kontrasepsi suntik. Kata-kata kunci:  pendidikan, pengetahuan, keluarga berencana, KB suntik, paritas Abstract         Based on data from the World Health Organization (WHO), KB users as much as 77.9% of the participants and users of family planning in Indonesia as much as 52.62%. According to the data of Central Sulawesi there are 84.6% users KB, while based on data from the Womens Empowerment, Child Protection and Family Planning Tojo Una-Una 2014, there were 40.917 PUS where 33.404 of which are active family planning participants (81.64%). 33.404 participants from 12.079 KB (36.16%) PUS injectable contraceptive methods. The purpose of this study was to determine the knowledge capital overview acceptor on injectable contraceptive method selection in the village of Una-Una, District of Una-Una. This study was a descriptive study. The sampling technique in this research is total sampling. The results showed that  45 respondents, the level of knowledge about the mother acceptor injectable contraception method that most that are knowledgeable enough with the number of 28 respondents (62%), Most are based on age> 35 years was knowledgeable enough is 16 respondents (64%), based on the highest level is a primary good knowledge ie 1 respondent (100%), based on the highest parity is> 2 knowledgeable enough that 14 respondents (67%). Thus it can be recommended that health workers should be able to provide counseling and deeper understanding of family planning acceptors of the injectable contraceptive method. Keywords: education, knowledge, family planning, injectables, parity
HUBUNGAN SUPERVISI KEPALA RUANGAN DENGAN KINERJA PERAWAT PELAKSANA DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. DJASAMEN SARAGIH PEMATANGSIANTAR Ginting, Daniel; Manurung, Meida
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia
Publisher : University Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pelaksanaan kinerja perawat di ruang rawat inap RSUD DR. Djasamen Saragih Pematangsiantar menunjukkan bahwa hasil pelaksanaan standar kepedulian perawat pada pasien yang dirawat pada tahun 2015 di bawah 90%, berdasarkan hasil penilaian rata-rata kinerja yaitu 70.56%, perawatan diagnosis 75.14%, perencanaan 76.86% dari 74 total tindakan (97%) dan evaluasi sebanyak 74.2%. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan hubungan pengawasan oleh kepala ruangan dengan kinerja perawat. Penelitian ini dilakukan di RSUD DR. Djasamen Saragih Pematangsiantar pada bulan Agustus 2016. Populasi penelitian ini sebanyak 151 orang, dan seluruhnya dijadikan sampel. Analisis data dilakukan dengan uji product moment sebelum melakukan product moment peneliti terlebih dahulu mendeskripsikan p-value melalui tabulasi silang antar variabel. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan kepala ruangan secara signifikan berhubungan dengan kinerja perawat di RSUD DR. Djasamen Saragih Pematangsiantar yaitu pengorganisasian (p=0.037 ), membimbing (p=0.000), melatih (p=0.000), pengawasan (p=0.000), dan kontrol (p=0.000). Variabel tidak terkait, perencanaan kerja (p=0.151), mengarahkan (p= 0.216), evaluasi (p=0.034), pencatatan dan pelaporan (p=0.198 ). Variabel paling kuat hubungannya dengan kinerja perawat adalah monitoring. Disarankan untuk kepala ruangan di RSUD DR. Djasamen Saragih Pematangsiantar untuk menjelaskan kepada perawat pelaksana agar menerapkan prosedur asuhan keperawatan. Kepala ruangan juga perlu mengawasi setiap pagi dan pergantian shift untuk selalu melakukan pengawasan, membimbing dan melatih perawat untuk dalam meningkatkan asuhan keperawatan pada pasien. Kata-kata kunci: Supervise kepala ruangan, kinerja perawat pekaksana Abstract Implementing Nurse Performance in room patient RSUD DR. Djasamen Saragih Pematangsiantar, seen the results of the implementation of standards of nursing care in patients hospitalized in 2015 still reached below 90% is based on the average performance assessment 70.56%, 75.14% nursing diagnosis, planning 76.86%, a total of 74 actions, 97%, evaluation as much as 74.2%). The purpose of this study to determine the relationship of supervision of head room with the performance of nurses. The study was conducted in RSUD DR. Djasamen Saragih Pematangsiantar. The study was conducted in August 2016. The population of as many as 151 people, and the whole sampled. The data were analyzed test product moment before doing product moment researchers first described the p-value through cross-tabulation between variables. Based on the results showed that the chief of room supervision variables significantly associated with performance of nurses in RSUD DR. Djasamen Saragih Pematangsiantar namely organizing (p=0.037), guiding (p=0.000), training (p = 0.000), monitoring (p = 0.000), and control (p = 0.000). Variables are not related, work planning (p = 0.151), directing (p = 0.216), recording and reporting (p = 0.198). The variables most strongly correlated with the performance of nurses is monitoring. Suggested to Head room in RSUD DR. Djasamen Saragih Pematangsiantar to explain the procedures of nursing care to the nurses room every morning so that nurses still felt cared for and supervised so as to perform the job in earnest. Head room is also need to supervise every morning and shift to always provide supervision, training, and guiding nurses to improve the quality of nursing care to patients. Keywords: Supervision Head Room, Executive Nurse Performance
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN DENGAN KEPUASAN PASIEN DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD TENGKU RAFI’AN SIAK SRI INDRAPURA Efendi, Ahmad Satria
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia
Publisher : University Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Permasalahan mutu pelayanan di RSUD Tengku Rafi’an Siak Sri Indrapura yang masih dirasakan oleh pasien adalah petugas radiologi yang masih kurang tanggap dan cuek serta kondisi ruangan yang kurang rapi dan indah, hal ini sangat mempengaruhi terhadap mutu pelayanan yang diterima oleh pasien di instalasi radiologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk diketahuinya hubungan mutu pelayanan dengan kepuasan pasien di instalasi radiologi RSUD Tengku Rafi’an Siak Sri Indrapura yang meliputi lima dimensi mutu (kehandalan, daya tanggap, jaminan, empati dan bukti fisik) terhadap kepuasan pasien. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional, respondennya adalah seluruh pasien yang melakukan pemeriksaan radiologi RSUD Tengku Rafi’an Siak Sri Indrapura. Sampel penelitan ini sebanyak 96 orang pasien di instalasi radiologi RSUD Tengku Rafi’an Siak Sri Indrapura yang memenuhi kriteteria inklusi dengan teknik accidental sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan chi square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan kehandalan (P value=0,001, nilai OR=4,887), daya tanggap (P value=0,023, nilai OR=2,918), Jaminan (P value=0,010, nilai OR=3,239), Empati (P value=0,001, nilai OR=4,701), Bukti Fisik (P value=0,012, nilai OR = 3,200) dengan kepuasan pasien di Instalsi Radiologi RSUD Tengku Rafi’an Siak Sri Indrapura. Disarankan kepada pihak rumah sakit untuk dapat melakukan upaya peningkatan mutu pelayanan dan memberikan motivasi kepada seluruh petugas dalam memberikan pelayanan kepada pasien dan melengkapi sarana prasarana di instalasi radiologi RSUD Tengku Rafi’an Siak Sri Indrapura. Kata-kata kunci: kepuasan pasien, kehandalan, daya tanggap, jaminan, empati, bukti fisik Abstract The problem of quality of service at the Hospital Tengku Rafian Siak Sri Indrapura is still perceived by the patient is a radiology staff were unresponsive and indifferent as well as physical evidence room were less neat and beautiful, it greatly affects the quality of services in radiology installation. The purpose of this study was to know the relationship of quality of service with the installation of radiological patient satisfaction in hospitals Tengku Rafian Siak Sri Indrapura covering five dimensions of quality (reliability, responsiveness, assurance, empathy and tangibles) to client satisfaction. The results showed a link reliability (P value = 0.001, OR value = 4.887), responsiveness (P value = 0.023, OR value = 2.918 ), Security ( P value = 0.010 , OR value = 3.239) , Empathy (P value = 0.001, the value of OR = 4.701), Physical evidence (P value = 0.012 , OR value = 3.200) and patients satisfaction about the quality of care in the installation of Radiology Hospital Tengku Rafian Siak Sri Indrapura. It is suggested to the hospital to be able to undertake efforts to improve service quality and provide motivation to all staff in providing care for patients and complete the installation of facilities in radiology Hospital Tengku Rafian Siak Sri Indrapura. Keywords: patient satisfaction, reliability, responsiveness, assurance, empathy, physical evidence

Page 1 of 1 | Total Record : 6