cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal ini berisi mengenai Editorial Kesehatan, Literature Review, dan Hasil Penelitian dalam bidang kesehatan masyarakat seperti Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja, Gizi Kesehatan, Administrasi Kebijakan Kesehatan, Epidemiologi, Biostatistika dan Kependudukan, Perilaku dan Promosi Kesehatan, Kesehatan Ibu Anak dan Kesehatan Reproduksi.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 3, No 2 (2016)" : 6 Documents clear
PENGARUH USIA, PENDIDIKAN DAN JAMINAN SOSIAL TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN BAGIAN OPERATOR DI PT. CAKRAWALA PUTRA BERSAMA Zein P, Dicky Rezki; Setyaningrum, Ratna; Lenie, Lenie
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : University Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKaryawan merupakan aset perusahaan yang sangat berharga yang harus dikelola dengan baik oleh perusahaan, salah satu hal yang harus menjadi perhatian utama perusahaan adalah kepuasan kerja karyawannya. Karyawan yang tidak merasakan kenyamanan, kurang dihargai, tidak bisa mengembangkan segala potensi yang dimiliki, maka secara otomatis karyawan tidak dapat fokus dan berkonsentrasi secara penuh terhadap pekerjaannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh usia, pendidikan dan jaminan sosial terhadap kepuasan kerja karyawan bagian operator PT. Cakrawala Putra Bersama. Penelitian ini menggunakan rancangan observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian sebanyak 117 orang, dan besar sampel diambil dengan metode purposive sampling sebanyak 40 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Variabel bebas usia, pendidikan dan jaminan sosial, sedangkan variabel terikatnya adalah kepuasan kerja. Berdasarkan hasil penelitian karyawan bagian operator di PT. Cakrawala Putra Bersama diketahui sebanyak 19 orang (70,4%) berusia lebih dari 40 tahun, 18 orang (85,7%) berpendidikan tinggi dan 18 orang (78,3%) menganggap jaminan sosial dari perusahaan telah baik. Hasil uji statistik dengan menggunakan uji Chi Square (α= 5 %) menunjukkan terdapat pengaruh usia terhadap kepuasan kerja (Pvalue= 0,013) terdapat pengaruh pendidikan terhadap kepuasan kerja (Pvalue= 0,001), terdapat pengaruh jaminan sosial (Pvalue= 0,002). Perlu dipertahankannya sistem pengorganisasian kerja yang sudah ada diantaranya sistem jaminan sosial yang telah berlaku sebagai upaya mempertahankan kepuasan kerja yang sudah tinggi.Kata-kata kunci: usia, pendidikan, jaminan sosial, kepuasan kerja, karyawan operator AbstractEmployees are highly valuable corporate asset that should be managed by the company, one of the things that should be a major concern of the company is employee job satisfaction. Employees who do not feel comfortable, less appreciate cannot develop all its potential, it is automatically the employee is not able to focus and concentrate fully on the job. The aim of this study is to analyze the influence of age, education and social insurance to job satisfaction of operator employees in PT. Cakrawala Putra Bersama. This is an observational analytic study with cross-sectional approach. The study population as many as 117 people, and a large sample was taken by purposive sampling method as many as 40 people. The research instrument using a questionnaire. Independent variables are age, education and social insurance, while the dependent variable is job satisfaction. Based on the results of research employees of the operator PT. Cakrawala Putra Bersama known to as many as 19 people (70.4%) aged over 40 years, 18 (85.7%) of highly educated and 18 (78.3%) consider the social insurance of the company has been good. Results of statistical test by using Chi Square test (α = 5%) show that there is influence of age to job satisfaction (Pvalue= 0,013), there is influence education to job satisfaction (Pvalue = 0.001), there is influence of social insurance to job satisfaction (Pvalue = 0.002). It is necessary to maintain a system of organizing the existing work including social insurance systems that have been implemented in order to maintain the already high job satisfaction.Keywords: age, education, social security, job satisfaction, operator employee
EFEKTIFITAS PENGOLAHAN AIR MINUM DITINJAU DARI KUALITAS AIR MINUM BERDASARKAN PARAMETER FISIK, KIMIA, DAN BIOLOGI DI IPA II PINUS PDAM INTAN BANJAR Rismawati, Laila; Husaini, Husaini; Khairiyati, Laily
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : University Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakInstalasi Pengolahan Air (IPA) II Pinus yang berlokasi di Jalan Mentaos Timur nomor 1, Banjarbaru merupakan salah satu instalasi yang melayani kebutuhan air bersih, termasuk air minum bagi penduduk Kota Banjarbaru dan Martapura. Air minum yang layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat harus memenuhi syarat-syarat tertentu, yaitu fisika, kimia, biologi, dan radioaktif sesuai dengan syarat Permenkes Nomor 492 Tahun 2010 tentang Persyaratan Air Minum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan parameter fisik (kekeruhan, warna, dan TDS), kimia (pH, Fe, dan Mn), dan biologi (total koliform dan E.coli) sebelum dan sesudah pengolahan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan observasional analitik melalui pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian yang diambil adalah data kualitas air minum PDAM Intan Banjar Tahun 2014 sebelum dan sesudah pengolahan. Uji yang digunakan pada penelitian ini adalah Uji T dan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan sebelum dan sesudah pengolahan pada kekeruhan (p-value=0,0001), warna (pvalue= 0,0001), TDS (p-value=0,002), Fe (p-value=0,002), Mn (p-value=0,002), total koliform (pvalue= 0,002), E.coli (p-value=0,002), sedangkan tidak ada perbedaan pada pH (p-value=0,535). Semua parameter air minum yang telah diolah telah memenuhi Permenkes Nomor 492 Tahun 2010. Dapat disimpulkan bahwa kualitas air minum yang diolah di IPA II Pinus PDAM Intan Banjar sudah baik.Kata kunci : kualitas air minum, parameter fisik, parameter kimia, parameter biologi AbstractWater Treatment Plant (IPA) II Pinus is located on Mentaos Timur Road Street number 1, Banjarbaru is one of the installations that serve the needs of clean water, including drinking water especially for the Banjarbaru and Martapura city. Drinking water to be consumed by people must fullfil certain requirements, that is physics, chemistry, biology, and radioactive in accordance with Minister of Health Regulation Number 492 of year 2010 on Water Supply Requirements. Goals of the research is to analyze the differences in physic parameters (turbidity, color, and TDS), chemical (pH, Fe, and Mn), and biology (total coliforms and E.coli) before and after treatment. The research uses quantitative method with observational analytic design throught cross-sectional approach. The subject of research is data quality of drinking water PDAM Intan Banjar of 2014 before and after treatment. This research use paired T-test and Wilcoxon test. The results showed that there is a difference before and after treatment in turbidity (p-value = 0.0001), color (p-value = 0.0001), TDS (p-value = 0.002), Fe (p-value = 0.002), Mn (p-value = 0.002), total coliforms (pvalue = 0.002), E. coli (p-value = 0.002), and there was no difference in pH (p-value = 0.535). All parameters of drinking water that has been processed already qualified with Minister of Health Regulation Number 492 of year 2010. It can be concluded that the quality of drinking water in IPA II Pinus PDAM Intan Banjar is good.Keywords: quality of drinking water, physic parameters, chemical parameters, and biology
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI PADA PELAYANAN ADMINISTRASI RAWAT INAP DENGAN KEPUASAN KELUARGA PASIEN PESERTA JAMINAN KESEHATAN NASIONAL Wulandari, Arisa; Adenan, Adenan; Musafaah, Musafaah
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : University Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPersepsi pasien terhadap pemberi jasa merupakan dasar usaha peningkatan kepuasan pelanggan. Rumah sakit sebagai jasa layanan umum sering dikeluhkan karena kualitas pelayanannya terhadap pelanggan. Kepuasan terjadi akibat terpenuhinya harapan dan kebutuhan. Kepuasan pelanggan dapat ditingkatkan dengan meningkatkan kualitas pelayanan yaitu dengan menggunakan analisis pelanggan antara lain reability, credibility, competence, tangible dan responsiveness. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara persepsi pada pelayanan administrasi rawat inap dengan kepuasan keluarga pasien peserta JKN di RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh. Rancangan penelitian ini bersifat studi observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah keseluruhan objek penelitian. Pengambilan sampel menggunakan uji hipotesis beda dua proporsi dengan jumlah sampel sebanyak 60 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner. Hasil penelitian menggunakan uji fisher exact menunjukkan ada hubungan antara persepsi dengan kepuasan keluarga pasien pada pelayanan administrasi dengan p-value=0,005 (α= 0,05). Penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi rumah sakit untuk meningkatkan kualitas pelayanannya, perbaikan sarana dan fasilitas kesehatan serta melakukan evaluasi secara berkala terhadap indikator mutu pelayanan rumah sakit agar persepsi dan kepuasan yang ditimbulkan dari pengunjung rumah sakit ternilai baik dan berpengaruh positif bagi pelayanan prima rumah sakit.Kata-kata kunci: persepsi, pelayanan administrasi, kepuasan, keluarga pasien, kualitas pelayanan AbstractPatients perceptions of the service providers is the basis for efforts to increase customer satisfaction. A hospital as public services often complained because of the quality of service to customers. Satisfaction results from compliance the expectations and needs. Customer satisfaction can be improved by increasing the quality of services by using customer analytics, among others Reability, credibility, competence, tangible and responsiveness. The purpose of this study was to determine relationship between the perception of administrative services at inpatient hospital with family patient satisfaction health coverage national participants in RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. The design of this study is analytic observational study with cross sectional approach. The study population is the whole object of research. Sampling using two different proportion hypothesis test with a sample size of 60 sampels. The research instrument using a questionnaire. The results using Fisher exact test showed that relationship between the perception of administrative services at inpatient hospital with family patient satisfaction health coverage national participants with p-value=0,005 (α= 0,05). This research is expected to be input for hospitals improving the quality of services, repair health facilities and conduct periodic evaluation of indicators the quality of hospital services so that perception and satisfaction arising from hospital visitors an invaluable good and positive for the excellent service hospital.Keyword: perception, administrative services, satisfaction, family patient, quality of services 
HUBUNGAN TEMPAT PERSALINAN DAN JENIS PENOLONG PERSALINAN DENGAN PELAKSANAAN INISIASI MENYUSU DINI DI PUSKESMAS MARTAPURA Norhana, Asyifa; Arifin, Syamsul; Yulidasari, Fahrini
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : University Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakInisiasi menyusu dini (IMD) adalah proses membiarkan bayi dengan nalurinya sendiri dapat menyusu segera dalam satu jam pertama setelah lahir, bersamaan dengan kontak kulit antara bayi dengan kulit ibu. Menurut data Riset Kesehatan Dasar (2013) persentase IMD Kabupaten Banjar sebesar 63,8%. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan tempat persalinan dan jenis penolong persalinan dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini di Puskesmas Martapura. Metode penelitian kuantitatif dengan rancangan observasional melalui pendekatan case control. Populasi penelitian adalah 1661 ibu yang melahirkan di wilayah kerja Puskesmas Martapura tahun 2014, perhitungan sampel menggunakan rumus uji hipotesis dua proporsi dengan jumlah sampel minimal sebesar 17 orang ibu yang melaksanakan IMD dan 17 orang ibu yang tidak melaksanakan IMD dan pengambilan sampel menggunakan systematic random sampling. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar ibu melakukan persalinan di non fasilitas kesehatan berjumlah 18 orang responden (52,9%) dan melakukan persalinan dengan ditolong oleh tenaga kesehatan berjumlah 25 orang responden (73,5). Hasil uji statistik menggunakan uji chi square dengan derajat kemaknaan 5% didapatkan hasil bahwa ada hubungan yang signifikan antara tempat persalinan dengan pelaksanaan IMD (p = 0,002 ; OR = 15,671). Hasil uji statistik menggunakan uji fisher exact didapatkan hasil bahwa ada hubungan yang signifikan antara jenis penolong persalinan dengan pelaksanaan IMD (p = 0,001). Kesimpulannya ada hubungan antara tempat persalinan dan jenis penolong persalinan dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini di Puskesmas Martapura.Kata-kata kunci : tempat persalinan, jenis penolong persalinan, inisiasi menyusu dini AbstractEarly breastfeeding initiation (IMD) is a process of allowing the baby to suckle by their own instinct immediately within the first hour after birth, along with the baby skin contact with the mothers skin. According to data of Basic Health Research (2013) the percentage of IMD in Banjar regency is 63.8%. The aim of this study is determine the correlation between childbirth place and types of childbirth helper to the implementation of the early breastfeeding initiation in the primary health care Martapura. This study use quantitative methods with design through case-control approach. Population in this study is 1661 mothers who gave birth in primary health care Martapura in 2014, sample of this study use the formula hypothesis test two proportions with a sample of a minimum of 17 mothers who carry IMD and 17 women do not carry out the IMD and sampling use systematic random sampling. Results of this study show most parents giving birth in non-health facilities 18 respondents (52.9%) and do giving birth to help by health workers 25 respondents (73.5%). The result use chi square test with 5% significance level show that there is a significant correlation between childbirth place with implementation of the IMD (p = 0.002 ; OR = 15.671). The result of statistical test using fisher exact show that there is a significant correlation between the types of childbirth helper with implementation of the IMD (p = 0.001). In conclusion there is a correlation between the childbirth place and the types of childbirth helper to the implementation early breastfeeding initiation in the the primary health care Martapura.Key words: place childbirth, types of childbirth helper, early breastfeeding initiation
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN IBU DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KELENGKAPAN PEMBERIAN IMUNISASI DASAR PADA BADUTA Hermayanti, Hermayanti; Yulidasari, Fahrini; Pujianti, Nita
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : University Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakImunisasi merupakan salah satu strategi yang efektif dan efisien dalam kesehatan nasional untuk mencegah enam penyakit mematikan yaitu tuberkulosis, dipteri, pertusis campak, tetanus dan polio. Cakupan imunisasi dasar lengkap dievaluasi menggunakan indikator pencapaian desa UCI (Universal Child Immunization) yaitu 100% untuk setiap kabupaten/kota. Kabupaten Hulu Sungai Selatan merupakan daerah dengan pencapaian UCI dibawah standar yaitu 82 %. Kelengkapan imunisasi dasar pada anak dipengaruhi oleh banyak faktor seperti tingkat pengetahuan dan dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dan dukungan keluarga dengan kelengkapan pemberian imunisasi dasar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan observasional analitik melalui pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 306 orang. Perhitungan sampel menggunakan rumus Slovin dengan jumlah sampel 76 orang yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Hasil penelitian dengan menggunakan uji Chi Square menunjukan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kelengkapan pemberian imunisasi dasar dengan p-value= 0,001, serta tidak ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kelengkapan pemberian imunisasi dasar dengan pvalue= 0,238. Kesimpulannya ada hubungan antara tngkat pengetahuan ibu dengan kelengkapan pemberan munisasi dasar dan tdak ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kelengkapan imunsas dasar. Oleh karena itu, disarankan kepada pihak puskesmas agar meningkatkan upaya promosi kesehatan serta kegiatan swipping imunisasi untuk meningkatkan cakupan imunisasi dasar pada anak.Kata-kata Kunci: tingkat pengetahuan, dukungan keluarga, kelengkapan imunisasi AbstractImmunizationis one strategy that is effective and efficientin thenational health to prevent six deadly diseases, namely tuberculosis, diphtheria, pertussis, measles, tetanus and polio. Complete basic immunization coverage is evaluated using indicators of achievement villages UCI (Universal Child Immunization) is 100% for each district/city. Hulu Sungai Selatanis an area with UCI substandard achievementis 82%. Complete basic immunization in children is influenced by many factors such as the level of knowledge and support of families. This study aimsto determine the relationship between th emothers level of knowledge and support for families with complete basic immunization. This study uses aquantitative method with observational analytic design with cross-sectional approach. Population of the present study numbered 306 peoples. Slovin sample calculation using the formula with a sample of 76 people who were taken using purposive sampling technique. The research instrument used questionnaire. The results using Chi Square test showed that here is a correlation between the level of knowledge witht he completeness of basic immunization with ap-value = 0.001, and there is no relationship between family support with the completeness of basic immunization with ap-value = 0.238. In conclusion there is a correlation between the level of knowledge of the mother with the completeness of basic immunization and there is no relationship between family support with the complete basic immunization Therefore, it issuggested tothe clinicin order to improve health promotion effortsand activities to improve immunizations wipping basic immunization coveragein children.Keywords: level of knowledge, family support, complete immunization
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI, KEBIASAAN MENGONSUMSI KETUPAT, KEBIASAANMEROKOK,DANLAMAMEROKOKDENGANKEJADIAN HIPERTENSI PADA MASYARAKAT DI WILAYAH PUSKESMAS KANDANGAN, KECAMATAN KANDANGAN Fitriani, Sherly Nidya; Yulidasari, Fahrini; Fakhriadi, Rudi
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : University Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakHipertensi merupakan suatu keadaan meningkatnya tekanan darah sistolik lebih dari sama dengan 140 mmHg dan diastolik lebih dari sama dengan 90 mmHg. Berdasarkan data Puskesmas Kandangan pada tahun 2013 menunjukkan bahwa hipertensi berjumlah 802 orang dan meningkat pada tahun 2014 dengan jumlah kasus 1168. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi, kebiasaan mengonsumsi ketupat, kebiasaan merokok, dan lama merokok dengan kejadian hipertensi pada masyarakat di Wilayah Puskesmas Kandangan, Kecamatan Kandangan tahun 2015. Penelitian dilakukan pada lakilaki yang berusia 25-45 tahun. Rancangan penelitian yang digunakan adalah observasial analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh masyarakat di Wilayah Puskesmas Kandangan berjumlah 21.700 jiwa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proporsi random sampling dengan besar sampel 100 orang yang terbagi atas 5 desa. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Chi –Square dan Fisher Exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara status gizi (p=0,0001), kebiasaan mengonsumsi ketupat (p=0,0001), kebiasaan merokok (p=0,007) dengan kejadian hipertensi, sedang lama merokok (p=0,300) menunjukkan tidak ada hubungan dengan kejadian hipertensi.Kata-kata kunci: Hipertensi, status gizi, kebiasaan mengonsumsi ketupat, kebiasaan merokok, dan lama merokok AbstractHypertension is a condition increasing systolic blood pressure ≥ 140 mmHg and a diastolic ≥ 90 mmHg. Based on data from Puskesmas Kandangan in 2013 showed that hypertension cases amounted of 802 people and increase in 2014 with cases amounted of 1168 people. This study was aimed to investigate the correlation between nutritional status, ketupat consumption habits, smoking habits and smoking duration with hypertension in Puskesmas Kandangan, Kandangan districts, 2015. The respondents of this study is 25-54 years old men. The study using observational analytic design thought cross-sectional approach. The study population is the entire community in the Puskesmas Kandangan area amounted of 21.700 people. Sample calculation using the proportional random sampling formula with a sample of 100 people of five different villages. Data analyzed by using Chi- Square test and Fisher Exact. The results showed that there is a significant correlation between nutritional status (p=0,0001), ketupat consumption habits (p=0,0001), smoking habits (p= 0,007) with hypertension, and smoking duration (p=0,003) not correlation between with hypertension.Keywords: Hypertension, nutritional status, ketupat consumption habits, smoking habits, and smoking duration

Page 1 of 1 | Total Record : 6