MUST: Journal of Mathematics Education, Science and Technology
Published by UMSurabaya Publishing
Articles
55
Articles
Eksperimentasi Pembelajaran Matematika Diskrit Moda Daring pada Program Studi Teknik Informatika

Radita, Nira, Aminah, Siti, Kanthi, Yekti Asmoro

MUST: Journal of Mathematics Education, Science and Technology Vol 3, No 2 (2018): DECEMBER
Publisher : Muhammadiyah University of Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pemerintah merintis pembelajaran daring agar akses mahasiswa mempelajari mata kuliah bermutu dari dosen-dosen bermutu se-Indonesia meningkat. Seperti halnya pendidikan tradisional, pendidikan daring juga memiliki kelebihan dan kekurangan, meskipun pelaksanaannya lebih menarik. Pada pelaksanaannya, pembelajaran daring tidak berjalan lancar karena pendidik masih memiliki keraguan tentang apakah ada perbedaan antara hasil belajar mahasiswa yang menggunakan pembelajaran moda daring dan moda tatap muka. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan hipotesis bahwa ada perbedaan antara hasil belajar mahasiswa yang menggunakan pembelajaran moda daring dan moda tatap muka. Penelitian ini adalah true experimental design dengan the randomized pretest-posttest control group design. Subyek penelitian adalah Kelas TI-A dan TI-B. Kedua kelompok tersebut diukur melalui pretest dan posttest. Kelas TI-A adalah kelas eksperimen yang menggunakan pembelajaran moda daring, sedangkan kelas TI-B adalah kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran tatap muka. Melalui uji independent sampel T test, diperoleh t Test for Equality of Means dengan sig.(2 tailed) adalah 0.017. Sehingga dapat disimpulkan bahwa bahwa terdapat perbedaan hasil belajar mahasiswa yang menerapkan pembelajaran moda daring dan pembelajaran tatap muka. Besarnya perbedaan hasil belajar kedua kelompok bernilai positif, yaitu 10.67. Artinya, hasil belajar mahasiswa dengan pembelajaran moda daring lebih baik dari hasil belajar mahasiswa dengan pembelajaran tatap muka.

Identifikasi Kesalahan Mahasiswa Teknik Informatika dalam Menyelesaikan Soal Statistika

Putra, Dharma Bagus Pratama, Lazulfa, Indana, Mufaarihah, Iftitaahul

MUST: Journal of Mathematics Education, Science and Technology Vol 3, No 2 (2018): DECEMBER
Publisher : Muhammadiyah University of Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesalahan mahasiswa dalam menyelesaikan soal statistika. Penelitian dilakukan di Universitas Hasyim Asy’ari dengan subyek penelitian mahasiswa teknik informatika yang berjumlah 18 orang. Jenis kesalahan pada penelitian ini dibedakan menjadi tiga macam, yaitu kesalahan konsep, kesalahan strategi dan kesalahan hitung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Intrumen pengumpulan data adalah soal tes yang terdiri dari 6 soal dan wawancara tidak terstruktur. Hasil penelitian adalah mahasiswa melakukan 37 kasus kesalahan. Kesalahan konsep terjadi sebanyak 27,03% dari total kesalahan. Kesalahan strategi sebanyak 21,62% dan paling banyak adalah kesalahan hitung sebesar 51,35%. Faktor penyebab kesalahan mahasiswa bermacam-macam antara lain: kurang paham dengan konsep maupun rumus, kesulitan dalam memahami sintaks atau langkah-langkah pengerjaan, terburu-buru dan kesulitan dalam memperkirakan nilai akar kuadrat.

Peningkatan Lapisan Pemahaman Konsep Bangun Datar Mahasiswa Calon Guru dengan Penerapan Model Pembelajaran PRAKTAK

Sagala, Viktor, Kusmiyati, Kusmiyati, Sucipto, Sucipto

MUST: Journal of Mathematics Education, Science and Technology Vol 3, No 2 (2018): DECEMBER
Publisher : Muhammadiyah University of Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan lapisan pemahaman konsep bangun datar mahasiswa calon guru dengan menerapkan model pembelajaran praktikum-aksiomatik (PRAKTAK). Model pembelajaran PRAKTAK ini masih dalam tahap pengembangan, semetara itu evaluasi dilakukan dengan memanfaatkan model lapisan pemahaman konsep Pirie-Kieren modifikasi yang telah dihipotesiskan tahun 1994 dan dikembangkan oleh para ahli psikologi kognitif sejak 2003 hingga 2017, diantaranya oleh Meel, Manu, Droujkova, Martin, Parameswaran, Walter hingga Sagala. Sebelum penerapan model pembelajaran PRAKTAK, subjek memenuhi lapisan pemahaman keempat (property noticing). Setelah pembelajaran model PRAKTAK, seperangkat soal dikerjakan oleh subjek setelah, kemudian dilakukan wawancara berbasis lembar kerja. Data berupa lembar kerja dan transkrip wawancara dianalisis secara kwalitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa setelah pembelajaran model PRAKTAK lapisan pemahaman subjek meningkat, sehingga memenuhi lapisan keenam (observing).

Pengembangan Desain Pembelajaran Mata Kuliah Pendidikan Matematika SD untuk Tipe Kecerdasan Interpersonal, Naturalis, dan Logika

Mardiana, Tria, Purwandari, Septiyati

MUST: Journal of Mathematics Education, Science and Technology Vol 3, No 2 (2018): DECEMBER
Publisher : Muhammadiyah University of Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui desain pembelajaran pada mata kuliah Pendidikan Matematika SD berbasis Multiple Intelligence, serta untuk mengetahui kelayakan desain pembelajaran pada mata kuliah Pendidikan Matematika SD berbasis Multiple Intelligence. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Desain pengembangan pada penelitin ini mengacu pada teori Thiagarajan dengan menerapkan langkah 4D, yaitu, define, design, development, dan dissemination. Tahap define merupakan tahap yang berisi penetapan produk apa yang akan dikembangkan, beserta spesifikasinya.Tahap design merupakan pembuatan rancangan produk berdasarkan ketetapan di tahap define. Tahap developmentberisi pembuatan rancangan menjadi produk dan menguji validitas produk. Tahap disseminationberupa penyampaian hasil produk yang telah teruji untuk dimanfaatkan oleh pihak lain yang memiliki kepentingan serupa. Hasil dari penelitian ini berupa desain pembelajaran pada mata kuliah Pendidikan Matematika SD berbasis Multiple Intelligence. Kelayakan produk desain pembelajaran diuji oleh 2 orang ahli yang telah menerapkan pembelajaran Multiple Intelligence. Kelayakan produk dari ahli diperoleh dengan hasil amat baik.

Self-Regulation Test-Taking Strategies for Mathematics

Tee, Kiew Nee, Leong, Kwan Eu, Abdul Rahim, Suzieleez Syrene

MUST: Journal of Mathematics Education, Science and Technology Vol 3, No 2 (2018): DECEMBER
Publisher : Muhammadiyah University of Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

The present study aims at exploring various self-regulation test-taking strategies used by the grade 11 students for their mathematics tests which is observed from three aspects, they are before, during, and after test-taking. The data were collected from 86 students in a private school which located in Malaysia. The goal-setting and planning, help-seeking, seeking information, rehearsal, memorization, reviewing, peer pressure, adult influence, self-consequences, self-motivated, and environment setting were the strategies that is used for test preparation. Outline formulas, recall and identify key information, keep trying, and checking were the strategies used during test-taking. In addition, correction and self-evaluation were the strategies used after the test-taking. The study further examined differences of various test-taking strategies used across three performance groups, high, medium, and low achievers, and also for male and female students. The results showed that there were statistical differences in goal-setting and planning, help-seeking, keep trying, checking, and correction strategies among high, medium, and low achievers. There were also statistical differences in goal-setting and planning, rehearsal, self-motivated, outline formulas, checking, and correction strategies between male and female students. The result of this research showed that the groups of using goal-setting and planning, rehearsal, help-seeking, recall and identify key information, keep trying, checking, and correction strategies have higher scores in mathematics performance rather than those groups which do not use these strategies.

Pengaruh Metode Improve terhadap Kreativitas Kemampuan Komunikasi Matematis dan Hasil Belajar Siswa Kelas VII A MTS Syekh Subakir pada Materi Bangun Datar

Muhalizah, Muhalizah

MUST: Journal of Mathematics Education, Science and Technology Vol 3, No 1 (2018): JULY
Publisher : Muhammadiyah University of Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Matematika merupakan salah satu disiplin ilmu yang dipelajari dan diajarkan pada jenjang pendidikan mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Hal ini dikarenakan matematika merupakan salah satu ilmu dasar yang harus dikuasai setiap siswa untuk dibekali dengan kemampuan berfikir logis, analisis, sistematis, kritis dan kreatif serta kemampuan bekerjasama (Depdiknas, 2006: 153). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiada tidaknya pengaruh Metode PembelajaranImprove terhadap kreatifitas kemampuan komunikasi matematis dan hasil belajar bagi siswa kelas VII A Mts Syekh Subakir 01 Nglegok Blitar. Metode pembelajaran IMPROVE merupakan akronim dari Introducing, the new concept, Matacognitive questioning, Practicing, Reviewing and reducing difficulties, Obtaining mastery, Verification, dan Enrichment. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas VII A Mts Syekh Subakir 01 Nglegok Blitar. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan Teknik Cluster Random Sampling dengan banyak siswa 32 sebagai kelas kontrol dan kelas eksperimen. Desain penelitian ini adalah True-Experimental Design bentuk Posttest-Only Control Derign. Rata-rata hasil test kratifitas kemampuan komunikasi matematis siswa pada kelas kontrol sebesar 80,03 dengan standar deviasi 10,918kelas ekperimen sebesar 86,25 dengan standar deviasi 6,951. Adapun rata-rata hasil belajar siswa pada kelas kontrol sebesar 79,44 dengan standar deviasi 10,531 dan kelas ekperimen sebesar 87,91 dengan standar deviasi 7,498. Nilai signifikansi model pembelajaran Metode Improve, x, terhadap kratifitas kemampuan komunikasi matematis ( ) sebesar 0,009 < 0,05. Hal ini berarti model pembelajaran Metode Improve, x, berpengaruh terhadap kreatifitas kemampuan komunikasi matematis ( ). Dapat disimpulkan bahwa kreatifitas kemampuan komunikasi matematis siswa kelas kontrol lebih baik dari kratifitas kemampuan komunikasi matematis kelas eksperimen. Adapun nilai signifikansi model pembelajaran Metode Improve, x, terhadap hasil belajar siswa ( ) sebesar 0.000 < 0.05. Hal ini berarti model pembelajaran Metode Improve, x, berpengaruh terhadap hasil belajar siswa ( ). Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa kelas eksperimen lebih baik dari  hasil belajar  siswa kelas kontrol.

Pengaruh Model Pembelajaran Guided Discovery Learning terhadap Kemampuan Pemahaman dan Hasil Belajar Siswa Materi Operasi Aljabar Kelas VII SMP

Harianti, Ferennita

MUST: Journal of Mathematics Education, Science and Technology Vol 3, No 1 (2018): JULY
Publisher : Muhammadiyah University of Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Rendahnya kemampuan pemahaman siswa terhadap persoalan matematika karena pembelajaran matematika masih berpusat kepada guru. Penggunaan model pembelajaran secara konvensional yang mengakibatkan rendahnya kemampuan pemahaman serta hasil belajar. Maka dari itu guru sebaiknya dapat menggunakan model pembelajaran salah satunya ialah Guided Discovery Learning. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Guided Discovery Learning terhadap kemampuan pemahaman dan hasil belajar siswa materi operasi aljabar kelas VII. Metode penelitian ini adalah kuantitatif. Dengan desain penelitian one-group pretest-posttest design. Populasi penelitian seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sumbergempol. Sampel penelitian kelas VII-G dengan jumlah siswa sebanyak 32 siswa. Teknik pengumpulan data berupa soal tes pilihan ganda 10 dan uraian 5 soal pretest dan posttest serta dokumentasi. Data dioleh dengan menggunakan analisis uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman siswa terhadap materi operasi aljabar setelah mendapatkan model pembelajaran guided discovery learning menggunakan uji-t diperoleh 0,000 < 0,05 maka artinya Ho ditolak, dan secara otomatis Ha1 yang diterima artinya ada pengaruh penggunaan model pembelajaran guided discovey learning terhadap kemampuan pemahaman siswa materi operasi aljabar kelas VII. Sedangkan hasil belajar siswa terhadap materi operasi aljabar setelah mendapatkan model pembelajaran Guided Discovery Learning menggunakan uji-t diperoleh 0,000 < 0,05 maka artinya Ho ditolak, dan secara otomatis Ha2 yang diterima artinya ada pengaruh penggunaan model pembelajaran guided discovey learning terhadap hasil belajar siswa materi operasi aljabar kelas VII. 

Pemahaman Konsep Mahasiswa Perempuan dalam Menyelesaikan Masalah Grup

Rahayuningsih, Suesthi

MUST: Journal of Mathematics Education, Science and Technology Vol 3, No 1 (2018): JULY
Publisher : Muhammadiyah University of Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemahaman konsep mahasiswa perempuan dalam menyelesaikan masalah grup. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa Universitas Islam Majapahit, Mojokerto. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini diambil dari mahasiswa Program Studi pendidikan matematika, yaitu mahasiswa perempuan. Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara berbasis tugas. Wawancara tersebut mengungkap pemahaman konsep berdasarkan indikator: Menjelaskan atau menyatakan ulang konsep dan menggunakan konsep grup dalam menyelesaikan masalah grup.  Data dalam penelitian ini berupa hasil wawancara dan tes masalah matematika.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemahaman konsep subjek, pada komponen menjelaskan atau menyatakan ulang konsep oparasi biner , sifat elemen identitas, sifat setiap elemen dan grup  memiliki invers terjadi miskonsepsi, subjek kurang tepat dalam menyatakannya. Pada konsep sifat tertutup dan sifat assosiatif, subjek dapat menjelaskan dengan tepat. Pada komponen memberi contoh dan bukan contoh. subjek belum mampu membedakan mana merupakan operasi biner dan mana bukan demikian juga himpunan yang mempunyai elemen identitas dan  himpunan yang setiap elemennya mempunyai invers. Subjek mampu membedakan mana yang merupakan  operasi biner yang bersifat assosiatif dan mana yang tidak bersifat assosiatif.. Demikian juga dalam memberi contoh grup, tetapi hanya dengan operasi biner penjumlahan dan perkalian serta bukan contoh. Pada komponen menggunakan konsep grup dalam menyelesaikan masalah grup. Subjek menunjukkan G diberikan operasi perkalian adalah grup, dengan menunjukkan sifat tertutup, sifat assosiatif, memiliki elemen identitas dan memiliki invers setiap elemen.

Penggunaan Logika Fuzzy untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan di Pengadilan Agama Kab. Kediri

Shofia, Niska, Rochana, Siti

MUST: Journal of Mathematics Education, Science and Technology Vol 3, No 1 (2018): JULY
Publisher : Muhammadiyah University of Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Dalam rangka meningkatkan pelayanan di bidang hukum, Mahkamah Agung RI memerintahkan seluruh Lembaga Peradilan untuk menyediakan fasilitas meja informasi (information desk), termasuk di Pengadilan Agama Kabupaten Kediri. Keberhasilan instansi dalam memberikan pelayanan yang berkualitas dapat ditentukan dengan pendekatan service quality. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan pengamatan dan pengumpulan data dari masyarakat yang datang dan mencari informasi di Pengadilan Agama Kabupaten Kediri.  Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang perlu ditingkatkan dalam pelayanan yang diberikan oleh petugas meja informasi Pengadilan Agama Kabupaten Kediri untuk mencapai kepuasan masyarakat. Analisa yang dilakukan adalah menggunakan pendekatan metode fuzzy servqual (Service Quality) yang dibantu menggunakan aplikasi MATLAB.

Perbandingan Model AR(1), ARMA (1,1), dan ARIMA (1,1,1) pada Prediksi Tinggi Muka Air Sungai Bengawan Solo pada Pos Pemantauan Jurug

Vulandari, Retno Tri, Parwitasari, Tika Andarasni

MUST: Journal of Mathematics Education, Science and Technology Vol 3, No 1 (2018): JULY
Publisher : Muhammadiyah University of Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Suatu aliran sungai menentukan prediksi debit sungai sulit, biasanya nilai yang digunakan sebagai patokan adalah hasil pantauan tinggi muka air. Pada bulan Juli 2016, luapan sungai Bengawan Solo mengakibatkan banjir di kawasan Solo Timur. Hal ini disebabkan karena tinggi muka air pada pos pemantauan Jurug menembus level 10. Oleh karena itu prediksi nilai tinggi muka air diperlukan sebagai upaya peringatan dini banjir. Pengukuran tinggi muka air sungai Bengawan Solo pada setiap pos pemantauan dilakukan setiap hari. Data tinggi muka air merupakan data runtun waktu. Salah satu metode peramalan data runtun waktu adalah Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA), model ini memiliki asumsi homoskedastisitas atau variansi eror tetap. Tetapi apabila variansi eror berubah-ubah maka model yang digunakan adalah model Generalized Autoregressive Conditional Heteroscedasticity (GARCH). Penelitian ini menggunakan 60 data dari bulan Januari – Februari 2017. Data tersebut terbukti stasioner berdasarkan nilai ADF 0,0036, oleh karena itu model ARIMA dapat digunakan. Berdasarkan pola korelogram, ACF dan PACF terpotong setelah lag pertama, hal ini menunjukan tinggi muka air sungai periode tersebut dapat dimodelkan dengan AR(1), ARMA (1,1), dan ARIMA(1,1,1).Berdasarkan perbandingan nilai MAPE ketiga model nilai terendah adalah model ARMA(1,1), yaitu 0,668384 yang artinya tingkat kesalahan terhadap prediksi model ARMA(1,1) adalah 66,8384%. Begitu hal nya dengan nilai MSE ketiga model, nilai terendah pada model ARMA(1,1) yaitu 0,7729 artinya memiliki variansi model yang lebih kecil, mampu memberikan hasil yang lebih konsisten dibandingkan model AR(1) dan ARIMA(1,1,1) yaitu 1,060288 dan 0,996585.