cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Riset Informasi Kesehatan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 70 Documents
Influenza related pneumonia in children under five years old in Indonesia : An analysis of the risk factors Wignjadiputro, Ira; Susilarini, Ni Ketut; Setiawaty, Vivi; Mahkota, Renti
Riset Informasi Kesehatan Vol 7 No 2 (2018): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.036 KB) | DOI: 10.30644/rik.v7i2.119

Abstract

Abstract Background: Pneumonia is more commonly among children under five years old and caused by several risk factors. Pneumonia causes 1.9 – 2.2 million children death worldwide every year, in which 1.3 million (81%) generally occurs in first 2 years of life. Seventy two percent of pneumonia occurs in children under five years old in 15 countries.  Indonesia was the 7th highest in the world. The prevalence of pneumonia in Indonesia was 18.5/1000 population and only 1.6/1000 received treatment. This study aim to elaborate the risk factors of the influenza related pneumonia in children under five years old. Method: The pneumonia control program in Ministry of Health focuses on early detection and treatment for bacterial pneumonia in community. Severe acute respiratory infection (SARI) can develop fatal pneumonia. We collected data from the pneumonia surveillance database in the Acute Respiratory Infection subdirectorate. Results: Influenza related pneumonia was 13% of acute lower respiratory infection in pediatric. The number of children under five years old death estimation was   28,000-115,000 and 99% happened in developing countries. The aim of this review is to understand influenza related pneumonia in Indonesia and global.  Summary: In Indonesia, proportion of influenza from SARI surveillance was 12% and mainly in children under five years old (36%).  Pneumonia was 18% of SARI cases with positive influenza. The effect of Influenza become pneumonia remain unclear.
Pola Pengasuhan Orang Tua Dengan Kreativitas Anak Prasekolah Di TK Al-Azhar Kota Jambi Puspita, Mefrie; Sutinah, Sutinah; Ulfa, Maria
Riset Informasi Kesehatan Vol 7 No 2 (2018): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.849 KB) | DOI: 10.30644/rik.v7i2.170

Abstract

Latar Belakang : Kreativitas anak merupakan segala proses yang dilalui oleh anak dalam rangka melakukan, mempelajari, dan menemukan sesuatu yang baru yang berguna bagi dirinya dan orang lain. Salah satu kendala dalam meningkatkan kreativitas anak adalah pola pengasuhan oran tua. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan pola pengasuhan orang tua dengan kreativitas anak prasekolah di TK Al-Azhar Kota Jambi Tahun 2018. Metode : Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional dengan jumlah populasi adalah seluruh siswa TK B Al-Azhar Kota Jambi sebanyak 80 orang. Teknik pengambilan sampel dengan cara total sampling sehingga didapatkan jumlah sampel sebanyak 80 orang. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 17-23 Februari 2018 yang dilakukan di TK Al-Azhar Kota Jambi. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan kuesioner. Analisis data secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 80 responden, 70 responden (87,5%) menerapkan pola pengasuhan informal dan 72 responden (90%) dalam kategori kreatif dan 6 responden (8,8%) dalam kategori belum kreatif. Ada hubungan yang bermakna antara pola pengasuhan orang tua dengan kreativitas anak prasekolah di TK Al-Azhar Kota Jambi Tahun 2018 karena nilai p (0,000) < 0,05. Kesimpulan : Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar menggunakan pola pengasuhan caregiver informal dan sebagian besar anak dalam kategori kreatif sehingga untuk meningkatkan perkembangan anak dengan memberikan informasi tentang pengaruh pola pengasuhan orangtua dan dampaknya terhadap kreativitas anak.
Efektivitas terapi hipnosis lima jari terhadap ansietas klien hipertensi di puskesmas rawasari jambi tahun 2018 saswati, nofrida; Sutinah, Sutinah; Rizki, Ponaria Citra
Riset Informasi Kesehatan Vol 7 No 2 (2018): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.853 KB) | DOI: 10.30644/rik.v7i2.179

Abstract

Abstrak Latar Belakang : Klien dengan hipertensi mengalami kesulitan untuk tidur, selalu memikirkan tekanan darahnya sewaktu-waktu bisa saja meningkat dan klien merasa jenuh harus mengkonsumsi obat hipertensi terus-menerus. dampak dari hal tersebut mengakibatkan klien hipertensi dengan gejala resiko ansietas. Gangguan cemas merupakan gangguan emosional pengalaman subyektif  individu, tanpa objek yang spesifik karena ketidaktahuan dan mendahului semua pengalaman yang baru seperti penyakit fisik sehingga klien ansietas mengalami susah tidur, merasa tegang, mudah terkejut. Adapun dampak nya jantung berdenyut lebih cepat dan lebih kuat, sehingga tekanan darah akan meningkat. Oleh karena itu, klien hipertensi yang mengalami ansietas memerlukan penanganan yang baik dalam menurunkan ansietas nya. Ada beberapa terapi yang diberikan salah satunya adalah dengan terapi hipnosis lima jari. Terapi hipnosis lima jari  merupakan terapi generalis yang dapat menimbulkan efek relaksasi dan menenangkan. Metode ini telah banyak dilakukan dalam menurunkan kecemasan dan masalah psikososial lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas terapi hipnosis lima jari untuk menurunkan tingkat ansietas klien hipertensi di Puskesmas Rawasari Kota Jambi Tahun 2018. Metode : Penelitian ini adalah penelitian pra eksperimen dengan rancangan Pretest Posttest One Group Design. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Rawasari Provinsi Jambi pada tanggal 16– 25 Agustus 2018. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh klien hipertensi yang ada di Puskesmas Rawasari Kota Jambi sebanyak 3170 responden. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 19 orang dengan menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dengan menggunkan lembar kuesioner dan pengukuran tekanan darah. Analisis data secara bivariat dengan menggunakan uji wilcoxon. Hasil :Hasil penelitianmenunjukkanmenunjukkanbahwahasil uji pada kelompok pretest-posttest menunjukkannilai sig. 0,000 denganderajatkemaknaan 0,05. Hasil sig. 0,000< 0,05  yangartinyaadaefektivitasterapihipnosis lima jariterhadapansietasklienhipertensi di PuskesmasRawasari Kota Jambi Tahun 2018 Jambi. Kesimpulan :Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan tingkat ansietas dan hipertensi sesudah intervensi. Diharapkan hasil penelitianinidapatdipergunakansebagaiintervensikeperawatan, sehinggadapatmeningkatkanmutupelayanankeperawatankomplementer di masyarakat   Kata Kunci                   :hipnotis lima jari, ansietas, hipertensi
Hubungan indeks massa tubuh dan riwayat peradangan sendi dengan kejadian osteoartritis MAULANI, MAULANI; Sari, Rian Maylina; Isfrueni, Teti
Riset Informasi Kesehatan Vol 7 No 2 (2018): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.823 KB) | DOI: 10.30644/rik.v7i2.167

Abstract

Latar Belakang : Osteoartritis merupakan kondisi yang menyerang lebih dari 27 juta orang dewasa di Amerika. Di Indonesia prevalensi osteoartritis yang tampak secara radiologis cukup tinggi, yaitu 15,5% pada pria dan 12,7% pada wanita. Indeks massa tubuh dan riwayat peradangan pada sendi merupakan salah satu faktor penyebab penyakit osteoartritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh dan riwayat peradangan sendi dengan kejadian osteoartritis Di RSUD H. Abdul Manap Kota Jambi Tahun 2018.   Metode : Penelitian ini menggunakan desain case control. Populasi kasus yaitu seluruh pasien osteoartritis dan populasi kontrol yaitu seluruh pasien yang memiliki tanda dan gejala serupa yaitu nyeri dan kekakuan sendi. Pengambilan sampel diambil dengan matching jenis kelamin 1:1 yaitu terdiri dari sampel kasus sebanyak 25 dan sampel kontrol sebanyak 25 dengan tekhnik purposive sampling, instrumen pengumpulan data menggunakan lembar checklist,  hasil penelitian di uji secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square.   Hasil : Hasil analisis univariat pada kelompok kasus menunjukkan 72% responden memiliki IMT dengan kategori obesitas, 78% memiliki riwayat peradangan sendi sedangkan pada kelompok kontrol 64% responden memiliki IMT yang normal, dan 84% responden tidak memiliki riwayat peradangan sendi. Hasil analisis uji Chi-Square diketahui ada hubungan yang bermakna antara indeks massa tubuh dengan kejadian osteoartritis p-Value = 0,023 (p<0,05), daengan nilai Odds Ratio (OR) = 2,19, dan ada hubungan antara riwayat peradangan sendi dengan kejadian osteoartritis p-Value = 0,001 (p<0,05) dengan  nilai Odds Ratio (OR) = 11,15.   Kesimpulan : Terdapat hubungan yang bermakna antara indeks massa tubuh dan riwayat peradangan sendi dengan kejadian osteoartritis di RSUD H. Abdul Manap Kota Jambi. Diharapkan kepada instansi terkait dapat meningkatkan upaya pencegahan, dengan melakukan komunikasi kepada pasien berupa pentingnya penurunan berat badan dan menjaga pola makan yang sehat.  
Faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan Low Back Pain (LBP) pada pekerja pengrajin batik tulis di Kecamatan Pelayangan Kota Jambi Tahun 2018 Harahap, Putri Sahara; Marisdayana, Rara; Al Hudri, M
Riset Informasi Kesehatan Vol 7 No 2 (2018): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.186 KB) | DOI: 10.30644/rik.v7i2.157

Abstract

ABSTRAK   Latar Belakang : Low Back Pain (LBP) adalah salah satu gangguan muskuloskeletal akibat dari ergonomi yang salah. Angka kejadian pasti dari LBP di Indonesia bervariasi antara 7,6% sampai 37%.90% kasus LBP bukan disebabkan oleh kelainan organik, melainkan oleh kesalahan posisi tubuh dalam bekerja. Tujuan Untuk mengetahui gambaran dan hubungan posisi duduk, durasi kerja, usia, dan masa kerja dengan keluhan low back pain (LBP) pada pekerja pengrajin batik tulis di Kecamatan Pelayangan Kota Jambi Metode : Penelitian ini merupakan penelitian analitik deskriptif dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan pada pembatik tulis di Kecamatan Pelayangan, dengan cara melakukan observasi dan wawancara. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel 36 orang yang termasuk dalam kriteria insklusi. Data dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil : Dari penelitian ini didapatkan hasil responden yang mengalami keluhan low back pain sebesar 52,8%, 30,6% responden memiliki posisi kerja dengan risiko sangat tinggi, 86,1% responden memiliki durasi kerja lama, 91,7% responden berusia berisiko dan 88,9% responden memiliki masa kerja lama. Hasil bivariat diperoleh ada hubungan antara posisi kerja (p-value=0,007) dan masa kerja (p-value=0,04) dengan keluhan LBP. Tidak ada hubungan antara durasi kerja (p-value=0,272) dan usia (p-value=0,593) dengan keluhan LBP pada pengrajin batik tulis. Kesimpulan : bahwa ada hubungan antara posisi kerja dan masa kerja dengan keluhan low back pain pada pekerja batik tulis di Kecamatan Pelayangan Kota Jambi. Untuk itu disarankan kepada pekerja batik tulis mengatur posisi kerja yang ergonomis seperti memberi bantalan pada punggung sehingga punggung tidak membungkuk saat bekerja, menggunakan bantalan busa untuk duduk dan lain sebagainya   Kata Kunci         :  Low Back Pain, Posisi Kerja, Durasi Kerja, Usia, Masa Kerja   ABSTRACT   Background : Low Back Pain (LBP) is one of the musculoskeletal disorders resulting from incorrect ergonomics. The exact incidence of LBP in Indonesia varies between 7.6% to 37%. 90% of LBP cases are not caused by organic disorders, but by errors in body position at work. Several factors related to the incidence of LBP include individual characteristics such as age, sex, body mass index (BMI), height, exercise habits, length of work and work position. Method : This study is a descriptive analytic study with a cross sectional approach conducted on batik makers in Pelayangan District, by conducting observations and interviews. The sampling technique used total sampling technique with a sample of 36 people included in the inclusion criteria. Data were analyzed using chi square test. Results : From this study, the results of respondents with low back pain complaints were 52.8%, 30.6% of respondents had very high risk positions, 86.1% of respondents had a long duration of work, 91.7% of respondents were at risk and 88 , 9% of respondents have a long working period. Bivariate results obtained there was a relationship between work position (p-value = 0.007) and work period (p-value = 0.04) with LBP complaints. There was no relationship between the duration of work (p-value = 0.272) and age (p-value = 0.593) with LBP complaints on batik makers. Conclusion : It can be concluded that there is a relationship between work position and tenure with low back pain complaints on batik workers in Pelayangan Sub-district, Jambi City. For this reason it is recommended that batik workers set ergonomic work positions such as giving a cushion on the back so that the back does not bend while working, using foam pads to sit and so on   Keywords: Low Back Pain, Working Position, Work Duration, Age, Working Period  
Perbandingan Validitas Skala Ukur Nyeri VAS dan NRS Terhadap Penilaian Nyeri di IGD RSUD Raden Mattaher Jambi Merdekawati, Diah; Dasuki, Dasuki; Melany, Heny
Riset Informasi Kesehatan Vol 7 No 2 (2018): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.981 KB) | DOI: 10.30644/rik.v7i2.168

Abstract

Latar belakang : Nyeri merupakan pengalaman sensori dan emosional yang tidak menyenangkan akibat dari kerusakan jaringan yang aktual atau potensial. Nyeri merupakan salah satu sebab utama mengapa seseorang mengunjungi IGD. Pelayanan gawat darurat dikatakan terlambat apabila pelayanan terhadap pasien gawat dan atau darurat dilayani oleh petugas IGD rumah sakit > 15 menit, maka diperlukan kecepatan dan ketepatan dalam melakukan pengkajian nyeri di IGD. Terdapat berbagai jenis alat untuk mengukur intensitas nyeri di IGD Rumah Sakit diantaranya yang paling sering digunakan yaitu VAS dan NRS. Metode : Jenis penelitian ini adalah kuantittif dengan desain penelitian studi perbandingan. Pengambilan samel dengan accidental sampling. Pengumpulan data dilaksanakan di IGD tanggal 03 Juni sampai 16 Juni 2017 kemudian didapat sebanyak 76 responden dengan keluhan nyeri, uji yang digunakan yaitu uji kappa untuk melihat perbedaan skala ukur nyeri VAS dan NRS, kemudian uji sensitivitas, spesifitas dan akurasi untuk melihat skala ukur nyeri yang lebih baik digunakan . Hasil : Analisis univariat nyeri responden dengan menggunakan skala VAS banyak yang nyeri sedang 41 orang, NRS lebih banyak yang nyeri berat yaitu 37 orang. Analisis bivariat menggunakan uji kappa dengan p-value (0,00) < α (0,05), sensitivitas VAS (85,4%), NRS (93%), spesifitas VAS (45,9%), NRS (31,7%), akurasi VAS (50%), NRS (50%) Kesimpulan : NRS lebih baik digunakan sebagai alat ukur untuk menilai nyeri dikarenakan nilai sensitivnya lebih besar dari skala ukur nyeri VAS. Kata kunci : NRS, VAS, Nyeri
Pengaruh Slow Deep Breathing Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Puskesmas Simpang IV Sipin Kota Jambi azhari, Rosyidah
Riset Informasi Kesehatan Vol 7 No 2 (2018): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.237 KB) | DOI: 10.30644/rik.v7i2.178

Abstract

Latar belakang : Hipertensi merupakan salah satu penyakit pada sistem kardiovaskuler yang memiliki angka mortalitas dan morbiditas yang tinggi. Tekanan darah tinggi pada pasien hipertensi dapat diatasi dengan terapi farmakologis dan non farmakologis.Salah satu terapi non farmakologis adalah terapi relaksasi napas dalam. Data kasus hipertensi di Puskesmas Simpang IV Sipin pada tahun 2015 sebanyak 1193 kasus meningkat menjadi 2026 kasus pada tahun 2016. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh slow deep breathing terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Puskesmas Simpang IV Sipin. Metode : Penelitian ini merupakan quasi exsperimen dengan pendekatan one group pre test and post test. Sampel penelitian adalah penderita hipertensi dengan jumlah sampel sebanyak 17 responden dan diambil secara Purposive sampling.Pengumpulan data dengan menggunakan alat ukur spygnomano meter air raksa dan melakukan slow deep breathing.Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji wilxocon. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan tekanan darah responden setelah diberikan slow deep breathing yaitu tekanan darah sistolik sebesar 11,18 mmHg dan tekanan darah diastolik sebesar 2,94 mmHg. Hasil analisis dengan menggunakan uji wilxocon dengan tingkat kepercayaan 95% dengan α 5% (0,05) didapat nilai p-value tekanan darah sistolik 0,000 dan tekanan darah diastolik 0,166). Hal ini menunjukkan slow deep breathing memiliki pengaruh terhadap penurunan tekanan darah sistolik, tetapi tidak memiliki pengaruh terhadap tekanan darah diastolik pada penderita hipertensi. Kesimpulan dan Saran : kesimpulan menunjukkan adanya pengaruh slow deep breathing terhadap tekanan darah pasien hipertensi di Puskesmas Simpang IV Sipin Kota Jambi. Diharapkan perawat dapat memberikan latihan slow deep breathing sebagai manajemen non farmakologi dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien hipertensi primer.
Potensi Lidah Mertua Dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Salmonella sp Dan Staphylococcus aureus Sagita, Desi; Aliyah, Siti Hamidatul; Safitri, Mery
Riset Informasi Kesehatan Vol 7 No 2 (2018): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.037 KB) | DOI: 10.30644/rik.v7i2.172

Abstract

Abstrak   Latar Belakang : Lidah mertua (Sansevieria trifasciata Prain) sering dikenal dengan nama Snake plant (tanaman ular) merupakan kelompok tanaman yang dibudidayakan masyarakat sebagai tanaman hias. Telah banyak penelitian yang dilakukan terhadap daun dan rhizome Sansevieria trifasciata Prain ini menunjukkan adanya kandungan senyawa yang memiliki aktivitas farmakologi, yaitu saponin, tannin, flavonoid, dan glikosida. Ekstrak tanaman ini memberikan aktivitas antibakteri, antialergi, antianafilaksis. Dari studi literatur kebanyakan penelitian dari tanaman Sansevieria trifasciata Prain menggunakan ektraks daun maupun rhizome. Berdasarkan hal tersebut maka pada penelitian ini dilakukan pengujian fraksi non polar, semi polar dan polar daun Sansevieria trifasciata Prain untuk menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella sp dan Staphylococus aureus. Metode : Proses penyarian tanaman Lidah mertua melalui proses maserasi selama 3 hari dengan 3 kali pengulangan  dengan pelarut etanol. pengujian antibakteri menggunakan metode difusi cakram. Penelitian ini menggunakan konsentrasi 30%, 40%, 50%, 60% dan kontrol positif kloramfenikol. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi n-heksana dan fraksi n- butanol menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella sp dan Staphylococus aureus sementara fraksi etil asetat tidak memberikan aktivitas antibakteri. Fraksi n-butanol mampu menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella sp dan Staphylococcus aureus lebih besar dibandingkan fraksi lainnya. Fraksi n-butanol mampu menghambat pertumbuhan bakteri dimulai konsentrasi 30%. Hal ini dikarenakan fraksi n-butanol mengandung senyawa aktif antibakteri lebih banyak. Kesimpulan : Fraksi n-butanol mampu menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella sp dan Staphylococcus aureus lebih besar dibandingkan fraksi lainnya. Semakin tinggi konsentrasi ekstrak maka semakin besar zona bening yang terbentuk
Relationship Supervision and Motivation with Nurse Performance in Meeting Patient's Personal Hygiene Needs Widiawati, Susi; Sari, Rian Maylina; Kalpataria, Winda
Riset Informasi Kesehatan Vol 7 No 2 (2018): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.033 KB) | DOI: 10.30644/rik.v7i2.155

Abstract

Abstract Background: personal hygiene is one of the role of nurse in educating health service. It intends to keep patient’s hygiene during treatment. It is supported by supervision and motivation as stated in nurses’ job description. In fact, personal hygiene has not been run properly according standard operating procedure. The purpose of this study was to know the correlation between supervision and motivation with nurses’ performance in giving health service of personal hygiene in inpatient room.   Method: This study was a quantitative using cross sectional method. The samples consisted of nurses in surgical inpatient ward. Total sampling was employed; that is, there were 38 nurses taking part in this research. Data were collected through administering questionnaire. Then, univariate and bivariate analysis were used by using statistic chi-square test.   Result: univariate statistic test revealed that 22 (57,9%) of respondents had good performance, 26 (68.4%) of respondents confirmed that supervision run well, 24 (63.2%) of respondents stated that they had high motivation in instructing  personal hygiene. Bivariate analysis showed that there was a significant correlation between supervision and nurses’ performance (p-value 0.002<0.05) and there was a significant correlation between motivation and nurses’ performance (p-value 0,002 < 0,05).  Conclusion: there was a significant correlation between supervision and motivation with nurses’ performance in instructing personal hygiene to patients at surgical inpatient ward of Raden Matther hospital.    
Evaluasi Kepatuhan Pasien Hipertensi Lanjut Usia Melalui Home Pharmacy Care Di WilayahKerja Puskesmas Paal V Jambi Permatasari, Jelly; Dewi, Rasmala; Tampubolon, Nilfa Yanti Kartini
Riset Informasi Kesehatan Vol 7 No 2 (2018): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.267 KB) | DOI: 10.30644/rik.v7i2.145

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi termasuk penyakit the silent killer yang merupakan suatu faktor resiko utama dari penyakit jantung dan stroke. Penyakit pada lanjut usia biasanya bersifat kronis. Home pharmacy care dapat meningkatkan kepatuhan pasien sehingga meningkatkan kualitas hidup dan tingkat kesembuhan pasien. Tujuan penelitian ini untuk evaluasi kepatuhan pasien hipertensi lanjut usia melalui home pharmacy care di wilayah kerja  Puskesmas Paal V Jambi. Metode : Penelitian ini merupakan observasional analisis dengan pengambilan sampel secara purposive sampling pada pasien rawat jalan di Puskesmas  Paal V Jambi dengan kriteria inklusi sebanyak 60 pasien. Kepatuhan pasien diukur menggunakan kuesioner  Modifikasi Morisky Medication Adherence Scale (MMAS) untuk menilai kepatuhan terapi, data dianalisis secara statistik mengunakan SPSS. Hasil : Dari uji Wilcoxon diperoleh nilai Significancy 0,000 (p < 0,05) yang artinya didapatkan ada pengaruh dilakukan home pharmacy care terhadap responden pasien hipertensi lanjut usia baik sebelum  dan sesudah dilakukannya home pharmacy care. Dari uji Spearman Rho diperoleh nilai significancy p > 0,05 pada kepatuhan terhadap tekanan darah sistol dan diastol  yang artinya  tidak ada hubungan antara kepatuhan dengan  tekanan darah sistol dantekanan darah diastol pasien hipertensi lanjut usia di wilayah Kerja Puskesmas Paal V Jambi. Kesimpulan : Adanya pengaruh  home pharmacy care terhadap kepatuhan dan tekanan darah sehingga meningkatkan kepatuhan pasien hipertensi lanjut usia di wilayah kerja Puskesmas Paal V Jambi.   Background : Hypertension includes the silent killer disease which is a major risk factor for heart disease and stroke. The elderly disease is usually chronic. Home pharmacy care can improve patient compliance so as to improve the quality of life and cure rate of patients. The purpose of this study was to evaluate the compliance of elderly hypertension patients through home pharmacy care in the Paal V Jambi Puskesmas work area. Method : This study was an observational analysis with purposive sampling on outpatients at Paal V Jambi Health Center with inclusion criteria of 60 patients. Patient compliance was measured using the Morisky Medication Adherence Scale (MMAS) Modification questionnaire to assess therapy adherence, data were analyzed statistically using SPSS. Results : From the Wilcoxon test, the Significant value was 0,000 (p < 0,05) which means that there was an effect of home pharmacy care on the respondents of elderly hypertension patients both before and after doing home pharmacy care. From the Spearman Rho test, there was a significance value of p > 0.05 in adherence to systole and diastolic blood pressure, which means that there was no relationship between adherence to systolic blood pressure and diastolic blood pressure in elderly hypertensive patients in the Paal V Jambi Health Center. Conclusion : the influence of home pharmacy care on adherence and blood pressure thus increasing the compliance of elderly hypertension patients in the Paal V Jambi Health Center work area.