cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
Jurnal Voering
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
ANALISIS PENURUNAN EMISI CO2, NOx, SOx MESIN BAHAN BAKAR LNG (DF) TERHADAP MESIN BAHAN BAKAR DIESEL (HFO) Lewerissa, Yolanda Jacqueline
Jurnal Voering Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Voering - Juli 2017
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1108.241 KB)

Abstract

Analisis ini dilakukan adalah untuk mengetahui secara teoritis penurunan emisi CO2, NOx dan SOx pada mesin diesel berbahan bakar LNG (DF) yang dibandingkan dengan mesin diesel berbahan bakar diesel (HFO). Untuk mengetahui penurunan emisi CO2, dilakukan perhitungan-perhitungan secara teoritis yaitu perhitungan volume fraksi CO2 mesin bahan bakar LNG (DF) stoikiometrik dan aktual dibandingkan mesin bahan bakar diesel, penurunan NOx dilakukan dengan membandingkan temperatur maksimum kedua mesin dengan masing-masing bahan bakar dan penurunan SOx dengan memperhatikan komposisi total masing-masing bahan bakar. Mesin yang digunakan adalah mesin Yanmar model 6AYM-ETE yang dimodifikasi dari mesin berbahan bakar diesel menjadi mesin berbahan bakar LNG (DF). Dari hasil perhitungan diperoleh bahwa Penurunan emisi CO2 untuk mesin dengan bahan bakar LNG (DF) bila dibandingkan dengan mesin berbahan bakar diesel (HFO) pada kondisi stoikiometrik sebesar 20,77 %, sedangkan pada kondisi aktual sebesar 23,68 %. Penurunan emisi NOx untuk mesin dengan bahan bakar LNG (DF) dibandingkan dengan mesin berbahan bakar diesel (HFO) sebesar 77,62 %. Tidak ada emisi SOx karena dari komposisi total bahan bakar LNG tidak mengandung sulfur.
PENGARUH KINERJA MESIN DIESEL YANMAR L-40-E-DT TERHADAP EMISI GAS BUANG liem, surianto buyung
Jurnal Voering Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Voering - Juli 2017
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.314 KB)

Abstract

Penelitian ini mempelajari Pengaruh Kinerja Mesin terhadap Emisi Gas buang sebagai campuranbahan bakar solar terhadap prestasi mesin Diesel. Zat-zat yang merugikan dalam gas buang adalahkarbon hydrogen, nitrogen monoksida dan karbon monoksida. Pengujian dilakukan denganmenggunakan alat test emisi gas buang pada pembebanan 750, 1000 dan 250 pada putaran kostan 3000rpm.Dari hasil pengujian menunjukkan Semakin besar pembebanan semakin menaikkan daya mesin maka,kadar oksigennya menurun . Semakin besar pembebanan pemakaian bahan bakar semakin naik , kadaroksigen menurun , kadar carbon dioksida naik, kadar oksida nitrogen juga mengalami penurunan,kadar karbon monoksida naik.Perubahan Efisiensi thermal sangat mempengaruhi penurunan dan kenaikan unsur-unsur kimia yangterkandung didalam gas buang, dimana kadar oksigen, karbon dioksida naik, kadar oksida nitrogenturun.Karbonmonksida yang dihasilkan oleh gas buang Mesin Diesel Yanmar L 40 sebesar 0,1% lebih kecildari 0,3% masih dalam kondisi yang diizinkan, layak untuk dioperasikan
ANALISIS PERHITUNGAN DAYA MESIN PADA MESIN SEPEDA MOTOR TIPE YAMAHA VEGA–R BERBAHAN BAKAR LIQIUFIED PETROLEUM GAS (LPG) Lewerissa, Yolanda Jacqueline
Jurnal Voering Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Voering - Juli 2017
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.556 KB)

Abstract

Analisis ini dilakukan adalah untuk mengetahui tekanan indikator dan tekanan efektif  pada mesin  sepeda motor Yamaha tipe Vega-R berbahan bakar LPG dan  daya mesin pada mesin sepeda motor Yamaha tipe Vega-R  berbahan bakar (LPG).Untuk mengetahui besar tekanan dan daya tersebut dilakukan perhitungan-perhitungan secara teoritis dengan menggunakan persamaan termodinamika, persamaan tekanan indikator dan efektif mesin serta persamaan daya mesin.. Mesin yang digunakan adalah mesin motor Yamaha tipe Vega-R yang sudah dimodifikasi dari motor berbahan bakar bensin menjadi motor berbahan bakar LPG, yang dikerjakan pada Laboratorium Teknik Mesin Politeknik Katolik Saint Paul Sorong. Dari hasil perhitungan diperoleh bahwa Tekanan indikator mesin berbahan bakar LPG motor Yamaha tipe Vega-R adalah 0,544 MPa dan tekanan efektifnyaadalah  0,450 MPa, sedangkan Daya indikator mesin berbahan bakar LPG motor Yamaha tipe Vega-R adalah 8,001 (10,9 HP) kW dan daya efektifnya  adalah 6,619 kW (9 HP).
PERANCANGAN SUDU-SUDU PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN TIPE SAVONIUS MINI liem, surianto buyung
Jurnal Voering Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Voering - Juli 2017
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.533 KB)

Abstract

Pembuatan kincir angin sumbu vertikal dapat memanfaatkan potensi angin dari segala arah,sederhana dan tidak memerlukan tempat pemasangan yang begitu luas serta menghasilkan momen yang besar merupakan pertimbangan untuk mengembangkan  turbin angin ini dalam kondisi angin di Indonesia . Tujuan pembuatan kincir angin sumbu vertikal ini adalah untuk mendapatkan alat dari kincir angin sumbu vertikal dan gambar dari alat tersebut. Hasil dari pembuatan kincir angin sumbu horisontal ini adalah dapat menghsilkan listrik yang bisa membatu untuk media pembelajaran pada kampus politeknik katolik saint paul sorong, adapun dengan pengukuran bahan yang di gunakan adalah taco meter dengan pengujian dilakukan selama 7 hari, setiap hari pengujian dimulai  dari pukul 10.00 – 15.00 wit dengan beberapa jarak dengan menggunakan spesifikasi dari kecepatan kipas angin sebesar 220 m/menit dengan hubungan antara kecepatan dengan daya aktual dengan kecepatan yang rendah 3.29 m/s dengan daya yang dihasilkan 0.0000543 watt sedangkan untuk kecepatan 3,66 m/s  yang dihasilkan daya sebesar 0,0065 watt.
PENGARUH VARIASI JUMLAH LENSA TERHADAP VOLUME AIR TAWAR YANG DIHASILKAN DARI ALAT PENYULINGAN AIR LAUT MENGGUNAKAN LENSA CEMBUNG VAN HARLING, VINA N
Jurnal Voering Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Voering - Juli 2017
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.274 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa volume air tawar yang dihasilkan dari alat penyulingan menggunakan lensa cembung berdasarkan variasi jumlah lensa. Alat penyulingan yang digunakan dalam penelitian adalah alat penyulingan yang dirancang dan dibuat oleh peneliti untuk membantu mengatasi permasalahan ketersediaan air bersih bagi masyarakat pesisir pantai khususnya pada saat musim kemarau. Dibandingkan dengan mengandalkan air hujan yang belum tentu ada setiap hari, maka alat ini sangat membantu karena ketersadiaan bahan bakunya cukup melimpah yakni air laut yang ada disekitar masyarakat pesisir pantai. Pada variasi pertama (menggunakan 1 lensa), variasi kedua (menggunakan 2 lensa), variasi ketiga (menggunakan 3 lensa) dan variasi keempat (menggunakan 4 lensa). Dari hasil analisa dan penelitian, nilai rata-rata yang diperoleh dari alat untuk variasi jumlah lensa pertama (28,2 ml) dari volume air laut yang dipanaskan (100 ml), pada variasi jumlah lensa kedua, nilai rata-ratanya adalah (32,2 ml) dari volume air laut yang dipanaskan (100 ml), pada variasi jumlah lensa ketiga, nilai rata-ratanya adalah (45 ml) dari volume air laut yang dipanaskan (100 ml) dan pada variasi jumlah lensa keempat, nilai rata-ratanya adalah (61,8 ml) dari volume air yang dipanaskan (100 ml). Pada variasi keempat ini (menggunakan 4 lensa) yang menghasilkan volume air tawar paling banyak.
ANALISIS PENGARUH TINGGI JATUHNYA AIR (HEAD) TERHADAP DAYA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MICRO HYDRO TIPE TURBIN PELTON liem, surianto buyung
Jurnal Voering Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Voering - Juli 2017
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1276.152 KB)

Abstract

Analisis ini dilakukan untuk mengetahui Pengaruh Tinggi Jatuhnya Air (Head) Terhadap Daya Pembangkit Listrik Tenaga Micro Hydro Tipe Turbin Pelton. Untuk mengetahui Pengaruh Tinggi Jatuhnya Air (Head) Terhadap Daya Pembangkit Listrik Tenaga Micro Hydro Tipe Turbin Pelton maka terlihat bahwa head actual dan debit air sangat mempengaruhi daya listrik yang dihasilkan oleh micro hydro. Semakin tinggi jatuh air (Head Actual) dan semakin banyak debit air yang keluar dari Nozzle maka semakin besar juga tegangan listrik yang dihasilkan oleh Micro Hydro. Pada head actual 6,6 meter dengan head efektik 4,4 meter menghasilkan debit air 0,000796 m3/s, daya turbin 27,499 Watt dan daya micro hydro 24,749 Watt. Sedangkan pada head actual 6 meter dengan head effektif 4 meter menghasilkan debit air 0,000777 m3/s, daya turbin 24,3849 Watt dan daya micro hydro 21,946 Watt.
PENGARUH CAMPURAN BAHAN BAKAR BENSIN DAN ETANOL TERHADAP PRESTASI MESIN BENSIN Lewerissa, Yolanda Jacqueline
Jurnal Voering Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Voering - Juli 2017
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1833.485 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui prestasi mesin pada campuran bahan bakar bensin dan etanol yang dihasilkan oleh mesin Enduro XL. Untuk mengetahui prestasi mesin maka dilakukan perhitungan daya efektif, pemakaian bahan bakar, pemakaian bahan bakar spesifik, laju aliran massa sebenarnya, laju aliran massa teoritis, perbandingan udara bahan bakar, efisiensi volumetrik, efisiensi termal. Dan juga penelitian dilakukan pada kondisi lima variasi putaran dengan beban konstan serta bahan bakar yang digunakan hanya satu jenis yaitu premium (bensin) dengan etanol 0%, 5%, 10%, 15% dan 20%.Dari hasil pengujian bahwa rata-rata daya untuk bahan bakar campuran lebih besar dari premium murni, adanya kenaikan pemakaian bahan bakar seiring dengan meningkatnya putaran karena angka oktan campuran bahan bakar bensin dan etanol lebih besar dibandingkan dengan bensin murni sehinggamudah terbakar, semakin tinggi campuran bahan bakar maka semakin rendah perbandingan udara dengan bahan bahan bakar maka pembakaran yang terjadi kurang sempurna masuk kedalam ruang bakar, efisiensi thermal yang dihasilkan bahan bakar campuran rata-rata lebih rendah dari premium murni kecuali pada campuran 5 %. Untuk itu prestasi mesin yang menggunakan bahan bakar campuran lebih tinggi dari prestasi mesin yang menggunakan bahan bakar premium. Konsumsi bahan bakar untuk bahan bakar campuran lebihbesar dibandingkan bahan bakar premium murni.
PENGARUH JUMLAH KATALISATOR PADA HYDROCARBON CRACK SYSTEM (HCS) DAN JENIS BUSI TERHADAP DAYA MESIN SEPEDA MOTOR HONDA SUPRA X 125 VAN HARLING, VINA N
Jurnal Voering Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Voering - Juli 2018
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1822.797 KB) | DOI: 10.32531/jvoe.v3i1.75

Abstract

Penelitian ini dilakakukan untuk (1) Menyelidiki pengaruh jumlah katalisator pada Hydrocarbon Crack System terhadap daya mesin sepeda motor supra x 125. (2) menyelidiki pengaruh Variasi jenis busi terhadap daya mesin sepeda motor supra x 125. (3) Menyelidiki interaksi pengaruh jumlah katalisator pada Hydrocarbon Crack System dan Variasi jenis busi terhadap daya mesin sepeda motor supra x 125. Hasil yang diperoleh ternyata : (1) Ada pengaruh sinifikan jumlah katalisator Hydrocarbon Crack System terhadap daya mesin sepeda motor supra x 125. Dimana pemasangan dua buah katalis Hydrocarbon Crack System menghasilkan daya yang paling besar dengan rerata daya sebesar 4,58 kW, disusul selanjutnya pemasangan satu buah katalis Hydrocarbon Crack System dengan rerata 4,47 kW. Dan yang terakhir tanpa pemasangan Hydrocarbon Crack System dengan rerata 4,31 kW. (2) Pengaruh Variasi jenis Busi terhadap Daya mesin Sepeda motor supra x 125. Hal ini dapat ditunjukan pada hasil uji data, dimana pemakain busi platinum menghasilkan daya lebih besar dengan rerata 4,50 kW dibandingkan dengan pemakaian busi stndart dengan rerata 4,45 kW. (3) Interaksi pengaruh antara penggunaan jumlah katalisator pada Hydrocarbon Crack System dan Variasi jenis busi terhadap daya mesin dimana pemakaian dua buah katalisator dengan variasi jenis busi platinum dapa menghasilkan daya yang besar dengan rerata 4,63 kW.
ANALISIS PERBANDINGAN DAYA DAN TORSI PADA ALAT PEMOTONG RUMPUT ELEKTRIK (APRE) liem, surianto buyung
Jurnal Voering Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Voering - Juli 2018
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1128.933 KB) | DOI: 10.32531/jvoe.v3i1.82

Abstract

APRE merupakan alat pemotong rump ut elektrik yang menggunakan motor induksi 1 fasa sebagai motor penggeraknya. Untuk mengetahui seberapa besar daya listrik dan torsi yang dihasilkan, maka perlu adanyaanalisis perhitungan daya dan torsi ketika APRE berkerja tanpa diberikan dan dengan diberikan beban secara teoritis. Pada percobaan, perhitungan dan analisis yang telah dilakukan, diketahui bahwa untuk daya listrik APRE tanpa beban sebesar 62,65 Watt dan torsi APRE sebesar 0,45 Nm, sedangkan untuk daya listrik APRE dengan beban sebesar 103,7 Watt dan torsi APRE sebesar 1,14 Nm. Dari percobaan ini, juga dapat diketahui terdapat adanya hungan antara torsi dan daya, ketika motor diberikan beban maka akan terjadi kenaikan torsi yang juga akan berpengaruh terhadap naiknya daya listrik.
ANALISIS ENERGI PADA PERENCANAAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP (PLTU) DENGAN CYCLE TEMPO Lewerissa, Yolanda Jacqueline
Jurnal Voering Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Voering - Juli 2018
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1181.626 KB) | DOI: 10.32531/jvoe.v3i1.85

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat pemodelan siklus uap (steam cycle) untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan menggunakan program Cycle-Tempo dan untuk Mengetahui besarnya prestasi (energi) yang dihasilkan oleh siklus Uap (steam cycle) untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) pada berbagai kondisi dengan menggunakan program Cycle-Tempo.Data yang diambil adalah data spesifikasi dan desain termal serta beberapa data pendukung yang berkaitan dengan bahan bakar dan perhitungan ekonomi dengan formulasi yang ada berdasarkan hukum pertama dan kedua termodinamika. perhitungan mengenai kesetimbangan energi pada sistem PLTU dapat digambarkan dengan diagram sankey (gambar 4.14), besar energi yang dihasilkan dari pembakaran batubara yakni 36088,89 kW sedangkan jumlah yang dapat diserap oleh fluida dalam boiler adalah 25262,22 kW. Kerugian energi pada boiler adalah sebesar 10826,67 kW atau sebesar 29,99% merupakan kerugian energi yang terbawa melalui gas asap, adanya karbon yang tidak terbakar, kerugian energi akibat kelemba ban bahan bakar, terdapatnya hidrogen dalam bahan bakar, kerugian energi akibat radiasi dan konveksi serta kerugian energi yang terbawa melalui abu dan terak. Sedangkan energi yang diteruskan sebagai penggerak (input) komponen-komponen lain adalah sebesar 16651,96 kW namun dari sejumlah energi tersebut sebanyak 14993,25 kW dari energi yang keluar dari turbin masih dilepaskan melalui pendingin pada konsensor. Jumlah energi yang dapat ditransfer untuk menghasilkan energi listrik maksimum adalah 8351,95 kW atau sekitar 21,14%. Dengan perhitungan berdasarkan hukum pertama termodinamika dimana daya yang dibangkitkan sebesar 8351,95 kW dan absorbsi energi pada boiler dari hasil pembakaran sebesar 36088,89 kW diperoleh efisiensi termal siklus sebesar 22,44%.

Page 1 of 2 | Total Record : 11