cover
Filter by Year

Analysis
Jurnal Dedikasi Masyarakat
Articles
18
Articles
IbKIK BUDIDAYA IKAN NILA SISTEM AKUAPONIK

Nawawi, Nawawi ( Politeknik Pertanian Negeri Pangkep ) , Sriwahidah, Sriwahidah ( Politeknik Pertanian Negeri Pangkep ) , Jaya, Andi Asdar ( Politeknik Pertanian Negeri Pangkep )

Jurnal Dedikasi Masyarakat Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Dedikasi Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.667 KB)

Abstract

Sistem akuaponik merupakan gabungan antara teknik budidaya ikan dengan budidaya tanaman hidroponik. Budidaya ikan nila (Oreochromus niloticus) sistem akuaponik, dimana pasokan (suplay) nutrient untuk tanaman sangat tergantung dari limbah kotoran ikan dan sisa pakan. Total nutrient dipengaruhi rasio input pemberian pakan kepada ikan piaraan per hari dan sekaligus mempengaruhi tingkat produksi tanaman sayuran pada luas areal tertentu.Tujuan dari IbKIK budidaya ikan nila sistem akuaponik adalah untuk (i) menentukan produksi ikan nila dan produksi tanaman sayuran menggunakan sistem irigasi tetes (drip system), dan (ii) menentukan pertumbuhan dan produksi tanaman sayuran akuaponik berdasarkan rasio input pakan ikan nila per hari yang dipelihara dengan sistem akuaponik. Budidaya ikan nila dilakukan di kolam terpal volume 100 ton sebanyak 3 unit dengan padat tebar benih sebanyak 3.000 ekor per unit kolam, berat rerata 3 gram/ekor. Pakan diberikan diberikan 2 (dua) kali per hari (pukul 8 dan 17) secara adlibitium sebanyak 3% dari berat biomassa ikan nila.Pada tahap yang sama, dilakukan penanaman bibit tomat varietas niki sebanyak 300 batang, dan cabai sebanyak 200 batang. Berdasarkan rasio pemberian pakan sebanyak 3% dari biomassa ikan nila piaraan, diperoleh berat rata-rata ikan nila 250 gram per ekor sebanyak 8.110 ekor (1.623 kg), Selain itu dengan rasio pemberian pakan sebesar 3% berat biomassa ikan nila menghasilkan Total Amoniak (TAN) 0,52 ppm dan diperoleh produksi tomat 628 kg (1.239 kemasan 300 gram), cabai 201 kg (2.000 kemasan 100 gram).Hasil analisis ekonomi IbKIK budidaya ikan nila sistem akuaponik diperoleh saldo kas pada bulan Nopember sebesar Rp 56.908.000, dan bulan Desember 2017 sebesar Rp 34.558.000 setelah dipotong pajak dan biaya operasional. Berdasarkan saldo kas akhir (Desember) didapatkan pendapatan bersih IbKIK budidaya ikan nila system akuaponik tahun 2017 sebesar Rp 34.558.000.

IbM PENGERAS SUARA MASJID DARUSALAM JANTI SLAHUNG

Riyanto, Didik ( Universitas Muhammadiyah Ponorogo ) , Munaji, Munaji ( Universitas Muhammadiyah Ponorogo )

Jurnal Dedikasi Masyarakat Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Dedikasi Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.876 KB)

Abstract

Program pengabdian masyarakat Ibm pengeras suara Masjid Darusalam Janti Slahung merupakan program transfer ilmu dan penerapan teknologi pengeras suara yang diaplikasikan pada tempat ibadah yakni di Masjid Darusalam yang berlokasi di desa Janti Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo. Pengeras suara merupakan kelengkapan yang penting keberadaannya pada sebuah masjid atau pun tempat ibadah, fungsinya untuk memperkeras suara adzan atau panggilan waktu solat agar dapat menjangaku jamaah yang rumahnya jauh dari masjid. Pengeras suara pada masjid juga digunakan sebagai media penyampaian informasi dan merupakan seperangkat sound system yang memiliki sepesifikasi khusus, sehingga diperlukan sebuah metode khusus dalam pengaplikasiannya. Masalah pengeras suara masjid pernah menjadi polemik di di Masjid Darusalam Janti Slahung karena tidak sesuai dengan peraturan justru dianggap menggangu kenyamanan oleh beberapa pihak, karena diakibatkan oleh kurangya pengetauan dalam pengelolaan pengeras suara dan metode pemilihan jenis pengeras suara yang digunakan. Kesalahan dalam managemen pengeras suara masjid juga dapat menjadi masalah bagi pengelola mesjid itu sendiri diantaranya kualitas suara yang buruk dan juga sering terjadinya kerusakan pada perangkat pengeras suara. Hasil kegiatan berjalan sesuai dengan perencanaan. Kegiatan IbM mampu memberikan sebuah sentuhan teknologi baru dengan mengikuti standar yang di atur oleh undang-undang. Secara teknis peralatan dan instalasi tertata dengan baik dan menghasilkan suara lebih baik. Selain itu juga pengurus masjid memiliki wawasan bagaimana mengelola pengeras suara dan dapat menerapkan sesuai dengan aturan yang di keluarkan oleh Dirjen Bimas Islam.

PEMBERDAYAAN IBU-IBU PKK MELALUI SOCIAL PRENEUR SEBAGAI UPAYA DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA PETTALANDUNG

Hamid, Rahmad Solling ( Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah Palopo ) , Anwar, Suhardi M. ( Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah Palopo ) , Rahmatia, Rahmatia ( Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah Palopo ) , Ikbal, Muhammad ( Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah Palopo )

Jurnal Dedikasi Masyarakat Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Dedikasi Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.36 KB)

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah membantu menyelesaikan permasalahan yang ada pada mitra yaitu Ibu Ibu PKK dan Kelompok BUMDES Desa Pettalandung Kecamatan Malangke Kabupaten Luwu Utara, dalam kaitannya dengan beberapa keterampilan usaha serta memanfaatkan media teknologi internet salah satunya pembuatan blog sebagai wadah promosi dan informasi terkait dengan kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat di Desa Pettalandung Kecamatan Malangke Kabupaten Luwu Utara. Permasalahan yang dialami oleh ibu-ibu PKK dan BUMDES adalah rendahnya pengetahuan dan minimnya kegiatan social preneurship di Desa Pettalandung Kecamatan Malangke Kabupaten Luwu Utara, serta masih rendahnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Solusi yang ditawarkan dalam kegiatan ini adalah memberikan kegiatan pelatihan socialpreneurship yang berfokus pada pemanfaatan potensi local menjadi produk yang bernilai lebih (ekonomis) seperti pelatihan pembuatan keripik pisang tanduk dan sagu aneka rasa, pelatihan pembuatan bedda lotong, pelatihan dan pengelolaan media informasi promosi potensi desa yaitu pembuatan blog, serta pelatihan pembuatan mesin kabut sarang walet untuk BUMDES. Tolak ukur keberhasilan kegiatan ini adalah terbentuknya kelompok atau pribadi yang memiliki jiwa sosialpreneurship dimana melalui rangkaian pelatihan dihasilkan beberapa produk seperti keripik pisang tandung dan dagu aneka rasa, bedda lotong, mesin kabut sarang walet, dan media informasi dan promosi mengenai kegiatan pelatihan dan potensi desa yaitu blog resmi desa pettalandung kecamatan malangke kabupaten luwu utara.

PELATIHAN PENCEGAHAN PENULARAN TB BAGI KADER KESEHATAN DI KECAMATAN SIMBANG KABUPATEN MAROS

Suarnianti, Suarnianti ( Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nani Hasanuddin )

Jurnal Dedikasi Masyarakat Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Dedikasi Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.608 KB)

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan masalah kesehatan masyarakat di dunia, terutama di negara-negara berkembang termasuk Indonesia, begitupun di Kabupaten Maros. Jumlah kasus yang masih sangat tinggi tidak berbanding dengan angka penemuan kasus dan angka keberhasilan pengobatan penderita yang masih rendah. Cara pencegahan yang dapat dilakukan untuk menghadapi persentase penemuan kasus TB yang masih rendah serta angka kesembuhan yang juga masih rendah adalah dengan memberikan pelatihan kepada kader kesehatan guna mencegah penularan TB. Salah satu solusi yang dapat diberikan adalah dengan memberikan pemahaman dan pelatihan kepada kader kesehatan untuk mencegah penularan TB, serta agar kiranya dapat ditemukan kasus yang tidak terdeteksi sebelumnya. Metode yang dilakukan adalah penyuluhan dan pelatihan yang bertujuan untuk menambah pengetahuan dan pemahaman tentang pencegahan penularan TB bagi kader kesehatan. Hasil pelaksanaan pengabdian masyarakat ini yaitu adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman kader kesehatan tentang penyakit TB, yang kemudian dapat mencegah penularan TB karena kader dapat berperan sebagai penyuluh, membantu menemukan penderita secara dini, merujuk penderita dan sekaligus pengawas bagi penderita TB secara langsung.

PELATIHAN PENGELOLAAN MAKAN DENGAN 3J PADA PENDERITA DM BESERTA KELUARGANYA DI KECAMATAN SIMBANG KABUPATEN MAROS

Haskas, Yusran ( Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nani Hasanuddin )

Jurnal Dedikasi Masyarakat Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Dedikasi Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.697 KB)

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit global yang prevalensinya terus mengalami peningkatan di dunia, baik pada negara maju maupun negara berkembang, tidak terkecuali di Kabupaten Maros. Perubahan pola gaya hidup yang tidak sehat akan meningkatkan jumlah penderita diabetes. Upaya penanggulangan yang dapat dilakukan untuk mencegah terus meningkatnya kasus DM adalah dengan empat pilar pelaksanaan agar dapat mempertahankan kadar gula darah dalam keadaan stabil pada penderita DM. Salah satu solusi yang dapat diberikan kepada penderita DM agar dapat mengontrol kadar gula darah adalah dengan memberikan pelatihan pengelolaan makan dengan 3J (jenis, jadwal dan jumlah). Metode yang dilakukan adalah penyuluhan dan pelatihan yang bertujuan untuk menambah pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan makan dengan 3J pada penderita DM. Hasil pelaksanaan pengabdian masyarakat ini yaitu adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang mengelola makan dengan 3J, sehingga terjadi peningkatan khususnya pada penderita DM dalam mengontrol kadar gula darahnya agar tetap dalam batas normal.

PEMBERDAYAAN TIM PENGGERAK PKK MELALUI PEMBENTUKAN BANK SAMPAH DI DESA SUSUKAN KECAMATAN SUMBANG KABUPATEN BANYUMAS

Haryadi, Haryadi ( Universitas Jenderal Soedirman ) , Krisnaresanti, Aldila ( Universitas Jenderal Soedirman ) , Naufalin, Lina Rifda ( Universitas Jenderal Soedirman ) , Iskandar, Dadang ( Universitas Jenderal Soedirman )

Jurnal Dedikasi Masyarakat Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Dedikasi Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.086 KB)

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah membentuk Bank sampah diharapkan menjadi wadah yang secara tidak langsung mengedukasi warga masyarakat untuk mengelola sampah rumah tangga dengan baik. Lebih dari itu, tujuan utama dari pembentukan bank sampah di Desa susukan yaitu menjadikan lingkungan desa menjadi bersih dan asri, menambah daya tarik wisata Desa Susukan, meningkatkan kesadaran warga desa dalam menjaga lingkungan, menambah pemasukan bagi warga Desa Susukan yang menjadi nasabah bank sampah. Tahapan dalam kegiatanpengabdian ini meliputi tahap perencanaan dan tahap pelaksanaan. Tahapan perencanaan yang meliputi pertemuan dengan mitra, identifikasi masalah, koordinasi dengan tenaga ahli/narasumber dan pengaturan jadwal untuk pelaksanaan pelatihan. Tahap pelaksanaan kegiatan meliputi pembentukan lembaga bank sampah, penyuluhan dan pelatihan pengelolaan bank sampah. Target luaran berupa terbentuknya bank sampah dan mitra mampu mengelola bank sampah. Diharapkan program bank sampah ini mampu mensukseskan program desa Susukan Kecamatan Sumbang Banyumas menjadi desa Eduwisata.

PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI MELALUI DIVERSIFIKASI PANGAN DI KECAMATAN BUNTU BATU KABUPATEN ENREKANG

Yusuf, Muhammad ( Politeknik Negeri ujung Pandang ) , Rosalin, Rosalin ( Politeknik Negeri Ujung Pandang ) , Usdyana, Nur Fitriani ( Politeknik Pertanian Negeri Pangkep )

Jurnal Dedikasi Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Dedikasi Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.669 KB)

Abstract

Desa Buntu Mondong (Kecamatan Buntu Batu) merupakan desa yang terletak di Kabupaten Enrekang. Desa tersebut memiliki potensi dalam pengembangan produk pangan dari buah salak yang menjadi komodtas khas Kabupaten ini. Desa tersebut memiliki beberapa kelompok wanita tani yang berkecimpung dalam pengolahan keripik dan dodol salak, namun dari segi kualitas dan kuantitas produk yang dihasilkan masih sangat rendah. Pelaksanaan penyuluhan dan pelatihan bagi Kelompok Wanita Tani Macenning dan Kelompok Wanita Tani Salak Canning di Desa Buntu Mondong, terutama dalam hal diversivikasi produk pangan merupakan solusi yang ditawarkan dalam rangka meningkatkan nilai tambah (value added) produk keripik dan dodol salak. Penyuluhan dan pelatihan yang telah dilaksanakan antara lain adalah penyuluhan sanitasi dan hygiene proses produksi, aplikasi pelabelan dan kemasan pangan, penyuluhan P-IRT dan sertifikasi halal produk, analisis kimia gizi dan umur simpan produk, perancangan peralatan dan diversifikasi pembuatan produk di kedua mitra tersebut. Diharapkan dengan kegiatan ini dapat membina dan memacu kedua mitra untuk menghasilkan produk yang bersaing dipasaran sehingga dapat meningkatkan kehidupan ekonomi di desa tersebut. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dievaluasi setiap bulannya dan dapat menjadi percontohan bagi kelompok wanita tani lain di Kabupaten Enrekang.

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM PEMBELAJARAN PEMBUATAN PAKAN DARI LIMBAH AMPAS SAGU DI DESA BUNTU TERPEDO

Haedar, Haedar ( Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah Palopo ) , Suardi, Ahmad ( Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah Palopo ) , Sapri, Hendra ( Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah Palopo ) , Kasran, Muhammad ( Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiah Palopo )

Jurnal Dedikasi Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Dedikasi Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.588 KB)

Abstract

Ketersediaan dan kualitas pakan masih menjadi masalah krusial pada peternakan di Indonesia pada umumnya dan khususnya di Luwu Raya. Potensi bahan baku lokal berupa limbah ampas sagu sangat melimpah khususnya di Desa Buntu Terpedo Kecamatan Sabbang, namun sampai saat ini belum dimanfaatkan sebagaimana mestinya hanya dibiarkan menumpuk pada tempat-tempat pengolahan tepung sagu sehingga menyebabkan pencemaran lingkungan.  Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah pengembangan pakan alternatif yang diupayakan dengan pemanfaatan limbah industri sebagai bahan pakan lokal yaitu ampas sagu. Tujuan program KKN-PPM ini agar masyarakat bisa memnafaatkan limbah ampas sagu sebagai pakan ternak dengan cara Fermentasi. Metode pelaksanaan berupa pelatihan dan pendampingan aspek teknis pembuatan pakan ternak dari ampas sagu. Program KKN-PPM ini menghasilkan luaran berupa (1) Metode Rencana Bisnis untuk pengembangan Usaha Pakan Ternak unggas; (2) Teknologi tepat guna dalam pemanfaatan Limbah ampas sagu; (3) Terjadi transfer ilmu pengetahuan dan teknologi; (4) Produk berupa Pakan ternak komersil skala industri kecil.

PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS MELALUI PELATIHAN PENGEMBANGAN MODUL DI MADRASAH TSANAWIYAH KABUPATEN SIGI SULTENG

Muhsin, Muhsin ( Universitas Tadulako Palu )

Jurnal Dedikasi Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Dedikasi Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.854 KB)

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilakukan setelah melakukan analisis lapangan bahwa guru-guru membutuhkan media dan modul di sekolah tingkat madrasah (MTs) di Kabupaten Sigi. Desain pengabdian ini adalah skim Ipteks bagi Masyarakat (IbM). Tujuan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kualitas pengajaran Bahasa Inggris melalui media dan modul strategi dengan pembimbingan melalui pelatihan dan lokakarya (training and workshop). Fokus dalam pengabdian ini adalah desain dan mengembangkan multimedia berbasis IT dan mentransfer pengetahuan dan keterampilan dalam penggunaan media instruksional di dalam kelas. Metode pendekatan yang dilakukan untuk mencapai tujuan dan target adalah metode pendekatan kelompok yang dilaksanakan dalam lokakarya dengan bentuk demontrasi/praktikum, pembimbingan, pendampingan, dan partisipasi. Hasil yang diperoleh yaitu: pertama, meningkatnya kualitas pengajaran dan pembelajaran Bahasa Inggris di MTs Kabupaten Sigi. Kedua, tersedianya media yang digunakan langsung dalam kegiatan belajar mengajar di kelas yaitu Flash Cards dan Leaflet. Ketiga, tersedianya produk modul strategi bagaimana membuat media sederhana yang dapat digunakan dalam pengajaran Bahasa Inggris di kelas. Hasil menunjukkan penggunaan media yang efektif mencapai 87% dari total partisipan yang aktif dan terlibat dalam kegiatan belajar mengajar Bahasa Inggris dengan menggunakan flash cards dan Leaflet. Output pengabdian ini telah tercapai sesuai dengan target yang dinyatakan dalam kegiatan workshop yaitu mendesain dan mengembangkan media sederhana, seperti flash card dan leaflet sebagai media instruksional dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Selain itu, kemampuan dan keterampilan guru meningkat dalam menggunakan media pengajaran yang membantu tercapainya kesuksesan pembelajaran Bahasa Inggris.

OPTIMALISASI LAHAN BERBASIS PERTANIAN RAKYAT UNTUK MENDUKUNG AGROEKOWISATA DI KABUPATEN KUPANG-NTT

Moata, Melinda R.S. ( Politeknik Pertanian Negeri Kupang ) , Muhamad, Endeyani ( Politeknik Pertanian Negeri Kupang ) , Sengadji, Haryati ( Politkenik Pertanian Negeri Kupang ) , Neonufa, Nimrod ( Politkenik Pertanian Negeri Kupang, ) , Benu, Yason E. ( Politkenik Pertanian Negeri Kupang ) , Puay, Yofris ( Politkenik Pertanian Negeri Kupang )

Jurnal Dedikasi Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Dedikasi Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.443 KB)

Abstract

Kabupaten Kupang sebagai kabupaten terluas kedua di propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih mengandalkan sektor pertanian, kehutanan dan perikanan sebagai sektor terbesar penyumbang PDRB. Namun pertumbuhan ekonomi untuk ketiga sektor ini menurun dalam lima tahun terakhir. Padahal usaha tani tidak hanya budidaya tetapi juga dapat sebagai sumber objek wisata alam. Salah satu contoh adalah gunung batu Fatuleu yang terletak di Kecamata Fatuleu Tengah telah menjadi daya tarik para wisatawan yang berkunjung setiap minggu. Hal ini merupakan peluang untuk pertumbuhan ekonomi rakyat yang tinggal di daearah sekitarnya. Desa Oelbiteno merupakan salah satu desa dari empat desa yang ada di Kecamatan Fatuleu Tengah, juga memiliki potensi pengembangan agroekowisata. Namun sistem pertanian rakyatnya masih bersifat tradisional. Karena itu, untuk peningkatan pertumbuahan ekonomi desa dan masyarakat perlu adanya alih guna lahan dari pertanian campuran subsistem menjadi agroekowisata. Ada beberapa komoditi unggulan yang dapat dikembangkan yaitu pisang, nenas, cendana, kopi, hortikultur, serta tanaman pakan ternak dan rumput. Kegiatannya adalah pemberdayaan masyarakat melalui desain teras kebun, pembimbingan dan pendampingan petani agar usaha taninya dapat bernilai ekonomis dan mempunyai dampak ekologi yang baik. Dengan memanfaatkan beberapa objek alam (mata air dan kolam), peternakan (sapi) dan pertanain terassering dengan komiditi unggulan diharapkan dapat memberi peluang usaha agroekowisata sehingga ekonomi masyarakat dan pengembangan desa yang berkelanjutan.