cover
Contact Name
Suherman
Contact Email
suherman.umpar@ymail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jdmumpar@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota pare pare,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Dedikasi Masyarakat
ISSN : 25987984     EISSN : 25988018     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Dedikasi Masyarakat adalah Jurnal Pengabdian diterbitkan dua kali setahun oleh Pusat Pengembangan Publikasi dan Hak Kekayaan Intelektual Universitas Muhammadiyah Parepare (P3HKI-UMPAR). Artikel yang dimuat meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat multidisiplin ilmiah yang mencakup permasalahan umum atau masalah yang terkait dengan program pemberdayaan masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
DISEMINASI TEKNOLOGI PENGELOLAAN LIMBAH PERTANIAN MENJADI PRODUK BERNILAI EKONOMI TINGGI DALAM UPAYA MENDUKUNG KESEJAHTERAAN PETANI Hamzah, Hamzah; Idhan, Abubakar; Syamsia, Syamsia
Jurnal Dedikasi Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Dedikasi Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.617 KB) | DOI: 10.31850/jdm.v2i2.406

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah seringnya terjadi kelangkaan pupuk, harga pupuk yang mahal, tidak adanya pendapatan tambahan dan kesulitan penanganan limbah pertanian. Petani berkeinginan memproduksi pupuk kompos dari limbah pertanian, akan tetapi tidak mengetahui teknologi pembuatan pupuk kompos. Sama halnya dengan limbah pertanian lain seperti kulit jagung. Limbah ini memiliki potensi untuk diolah menjadi produk kerajinan, akan tetapi petani khususnya kelompok wanita tani tidak memiliki keterampilan dan tidak mengetahui teknologi pengolahan limbah pertanian menjadi produk kerajinan yang bernilai ekonomi. Tujuan dari diseminasi teknologi ini adalah kelompok tani mitra mengetahui semua peralatan yang digunakan dan mampu menggunakannya dengan baik, serta memahami prosedur atau langkah kerja dari pembuatan pupuk kompos dan produk kerajinan dari limbah pertanian dengan kualitas yang baik, dan berproduksi secara berkelanjutan. Kelompok tani mitra khususnya kelompok tani perempuan mampu memproduksi bonsai kulit jagung atau bunga hias dari kulit jagung dan juga mampu menjualnya. Untuk mencapai tujuan menyelesaikan permasalahan mitra, maka dilakukan sosialisasi, pelatihan dan pendampingan terhadap mitra dengan melakukan diseminasi teknologi tepat guna pengolahan limbah pertanian menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Kegiatan diseminasi teknologi kepada masyarakat yang telah dilaksanakan berjalan sangat baik berkat kerjasama tim pengabdian, pemerintah dan masyarakat sasaran. Kelompok tani mitra serta masyarakat umum berpartisipasi dan antusias dalam mengikuti kegiatan diseminasi teknologi kepada masyarakat. Kelompok tani mitra dan masyarakat mampu membuat pupuk kompos serta berbagai produk kerajinan dari limbah kulit jagung.
PEMBERDAYAAN PENGRAJIN MEUBEL ROTAN DI DESA TONYAMAN KECAMATAN BINUANG KABUPATEN POLEWALI MANDAR PROPINSI SULAWESI BARAT Dahniar, Dahniar; Indayani, Indayani; Ali, Najmah
Jurnal Dedikasi Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Dedikasi Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.082 KB) | DOI: 10.31850/jdm.v2i2.374

Abstract

Kerajinan rotan merupakan industri kreatif yang memanfaatkan bahan dasar dari rotan yang diolah menjadi barang furniture (perabot) seperti meja, kursi dan barang handicraft (anyaman), seperti tudung makanan, keranjang buah dan lain-lain. Desa Tonyaman Kecamatan Binuang memberikan kesempatan berusaha bagi setiap masyarakat untuk dapat mengembangkan potensi yang dimilikinya dan berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan penghasilan yang akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Terdapat industri kerajinan meubel rotan di Desa Tonyaman yang dikelola oleh beberapa kelompok warga. Industri ini merupakan industri kecil yang dikelola secara tradisional dan turun temurun, dengan karakteristik tenaga kerja yang digunakan 3-5 orang yang sebagian besar merupakan anggota keluarga itu sendiri. Modal yang digunakan relatif kecil dan teknologi yang digunakan masih sederhana. Oleh karena itu, PKM ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi wirausaha mitra; meningkatkan pemahaman mitra tentang manajemen; meningkatkan kemampuan SDM dalam teknik produksi dan pemasaran; serta mengembangkan jejaring kewirausahaan mitra untuk menopang pengembangan ekonomi kreatif. Target yang dicapai dari kegiatan PKM ini adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan kelompok pengrajin meubel rotan dalam kaitannya dengan nilai tambah produk, manajemen dan pemasaran; terbentuknya jaringan pemasaran yang lebih luas untuk produk rotan yang dihasilkan; dan meningkatnya pendapatan keluarga pengrajin rotan. Pendekatan-pendekatan yang ditawarkan untuk mencapai tujuan tersebut adalah melalui model pemberdayaan, yang meliputi beberapa tahapan antara lain persiapan, assessment, rencana aksi, implementasi, dan evaluasi.
GENERASI CERDAS TANPA PORNOGRAFI: Penyuluhan Pencegahan Konsumsi Pornografi Media Digital di SMP Negeri 2 Bandung Prihandini, Puji; Limilia, Putri; Pratamawaty, Benazir Bona
Jurnal Dedikasi Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Dedikasi Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.87 KB) | DOI: 10.31850/jdm.v2i2.399

Abstract

Penggunaan Internet di Indonesia sudah sangat mengalami perkembangan yang signifikan. Hal ini dapat terlihat dari data hasil survey yang dilakukan APJI (Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia) pada tahun 2017 terlihat bahwa penetrasi pengguna internet di Indonesia sebanyak 143,26 Juta Jiwa dari total pupulasi penduduk Indonesia 262 juta orang. Pengguna internet tersebut 75 persen didomniasi oleh remaja. Realitas bahwa remaja adalah usia mayoritas pengguna internet membawa kita kepada kenyataan yang dilematis. Seperti yang kita ketahui bahwa konten internet bermacam-macam bentuknya. Beberapa mengandung konten positif, dan juga sebaliknya. Adapun konten-konten negatif yang berbahaya bagi remaja, salah satunya yang perlu diwaspadai adalah konten pornografi. Hal ini bisa dicegah jika kita melakukan kesadaran keamana pornografi bagi remaja sejak dini, maka penyuluhan bertujuan untuk melakukan pencegahan konsumsi pornografi bagi remaja. Penyuluhan Pencegahan Konsumsi Pornografi dilakukan bagi remaja di kawasan SMP Negeri 2 Bandung. Kegiatan PPM dilaksanakan pada tanggal 30 Juli 2018. Materi PPM terdiri dari pengertian dan bentuk-bentuk pornografi, dampak negatif dari konsumsi pornografi serta cara mencegah dari konsumsi dan paparan konten pornografi. Hasil PPM menunjukan bahwa mayoritas remaja masih belum paham dengan definisi dan bentuk pornografi, mereka cenderung tidak sadar bahwa dalam kehidupan sehari-hari mereka sering terpapar konten pornografi.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENINGKATAN NILAI TAMBAH RUMPUT LAUT MENJADI PRODUK OLAHAN BERNILAI EKONOMIS TINGGI Risal, M.; Aqsa, Muhammad; Ukkas, Imran
Jurnal Dedikasi Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Dedikasi Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.152 KB) | DOI: 10.31850/jdm.v2i2.368

Abstract

Rumput laut merupakan salah satu kekayaan laut yang dapat dikembangkan menjadi komoditi yang berharga dan memiliki nilai jual yang tinggi. Oleh karena itu, rumput laut tidak hanya dibudidaya dan dijual dalam keadaan basah atau kering. Selain dijual langsung, rumput laut juga sudah dapat diolah dalam bentuk makanan olahan. Home industri merupakan salah satu aktivitas yang banyak melahirkan inovasi dalam berbagai bentuk dan jenis produk yang berkualitas tinggi. Pemberdayaan masyarakat dan peningkatan nilai tambah merupakan kegiatan yang banyak dilakukan home industri untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kualitas produk yang bernilai tinggi. Formula rantai ekonomi bagi home industri adalah aspek yang sangat dibutuhkan, mencakup kegiatan kreasi, produksi, hingga distribusi atau pemasaran. Bila rangkaian kegiatan ini bisa disinergikan maka produktivitas dan nilainya bisa jauh lebih besar, oleh sebab itu untuk menciptakan formula tersebut, home industri harus bersinergi dengan Perguruan Tinggi yang memiliki banyak sumber daya, antaranya melibatkan dosen dan mahasiswa melalui program KKN-PPM. Program tersebut sangat membantu pelaku home industri dalam memperoleh informasi, manajemen, serta keterampilan dan inovasi pembelajaran. Output yang dari hibah ini adalah meningkatnya produksi dan akses pemasaran produk olahan rumput laut, baik lokal maupun nasional, kualitas produksi dan daya tahan produk yang lebih baik, layanan informasi yang terbuka. KKN-PPM ini dilaksanakan dengan metode pembinaan home industri, memberikan pendidikan dan pelatihan tentang informasi dan pemasaran produk olahan rumput yang menjadi mitra.
PENGEMBANGAN KELOMPOK USAHA MADU HUTAN DI DESA PAPPANDANGAN, POLEWALI MANDAR MELALUI PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT Wahyudi, Dedy Putra; Nuddin, Andi
Jurnal Dedikasi Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Dedikasi Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.671 KB) | DOI: 10.31850/jdm.v2i2.381

Abstract

Desa Pappandangan Kecamatan Anreapi merupakan daerah yang sebagian besar penduduk laki-lakinya bekerja sebagai petani sawah maupun buah-buahan dan pencari madu hutan sedangkan penduduk perempuan sebagian besar merupakan ibu rumah tangga. Selama puluhan tahun, Desa Papandangan merupakan produsen madu hutan yang memproduksi madu hutan asli dan berkualitas. Umumnya produk madu hutan Desa Pappandangan dipasarkan secara curah menggunakan botol dan jerigen bekas tanpa melalui proses pengemasan dan pemasaran yang baik sehingga harga jual dan daya saing madu hutan produksi masyarakat di Desa Pappandangan ini cukup rendah. Tujuan dilakukanya Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah untuk memberikan bimbingan kepada masyarakat terutama untuk memberdayakan ibu-ibu rumah tangga sehingga dapat lebih memahami metode pengemasan yang lebih bersih serta pendampingan pemasaran produk madu hutan sehingga diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih baik terhadap masyarakat Desa Pappandangan. Permasalahan yang dihadapi, yaitu (1) kurangnya motivasi berwira usaha masyarakat; (2) kekurangan modal usaha; (3) tidak didukung informasi maupun sistem pemasaran yang baik; (4) pengemasan produk madu hutan sangat tidak higienis; (5) tidak adanya harga yg jelas untuk produk madu hutan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini menawarkan beberapa kegiatan, yaitu (1) Pemberdayaan kaum perempuan dan ibu rumah tangga melalui pelatihan dan pendampingan proses pengemasan; (2) Memberikan pelatihan dan pendampingan mengenai konsep produksi yang baik, pemasaran moderen dan distribusi; (3) melakukan proses pendampingan mengenai kualitas produk dan inovasi; dan (4) pembuatan produk madu asli kemasan kemasan botol 250 ml.
PENERAPAN TEKNOLOGI PASCAPANEN UNTUK MENINGKATKAN NILAI JUAL CABAI DI TANATORAJA Zam, Wahyuni; Ilyas, Ilyas; Syatrawati, Syatrawati
Jurnal Dedikasi Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Dedikasi Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.114 KB) | DOI: 10.31850/jdm.v2i2.407

Abstract

Cabai adalah komoditi unggulan yang memiliki nilai jual yang cenderung stabil. Penumpukan buah cabai saat musim panen akan mengakibatkan buah cepat busuk karena karakteristik buah cabai memiliki kandungan air yang tinggi. Cabai yang mudah rusak menyebabkan fluktuasi harga sangat tinggi, begitu pula dengan kelebihan produksi pada saat panen raya mengakibatkan harga akan turun drastis. Oleh karena itu, dibutuhkan ilmu pengetahuan dalam penanganan pascapanen cabai agar cabai bernilai jual tinggi, baik dalam bentuk buah cabai segar maupun dalam bentuk cabai olahan. Melalui penanganan pascapanen yang baik dan benar produk pertanian dapat bertahan lama, serta memudahkan pendistribusian dan memperluas pemasaran. Program ini telah diterapkan teknologi pascapanen cabai di tingkat petani. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi petani cabai dalam pengelolaan cabai segar, meningkatkan keterampilan petani dalam produksi cabai bubuk, dan aplikasi pengemasan yang berlabel. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah penyuluhan, demonstrasi dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat 5 wanita tani yang terampil dalam mengemas buah cabai segar dan mengolah menjadi cabai bubuk dalam kemasan yang menarik. Mitra telah menerapkan introduksi teknologi pascapanen dalam menghasilkan cabai bubuk. Untuk pemasaran dilakukan proses pendampingan, khususnya mengenal pasar sasaran dalam penjualan cabai bubuk.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NELAYAN MELALUI PENGOLAHAN IKAN UNTUK MENDUKUNG PROGRAM MP3 PEMERINTAH KABUPATEN MAJENE Dahlia, Dahlia; Nuraeni, Nuraeni; Hadijah, Hadijah
Jurnal Dedikasi Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Dedikasi Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.013 KB) | DOI: 10.31850/jdm.v2i2.378

Abstract

Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah menerapkan pemahaman dan keterampilan masyarakat nelayan dalam pengelolaan ikan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat nelayan, serta menerapkan pengetahuan mengenai manajemen pengelolaan keuangan dan akuntansi termasuk penyusunan laporan keuangan sederhana. Hasil yang telah didapatkan selama pelaksanaan KKN-PPM yaitu adanya pengetahuan masyarakat mengenai pengolahan ikan alternatif dengan produknya yaitu berupa Nugget Ikan dan Kerupuk Ikan yang kemasannya didesain sendiri, dan disusunnya laporan keuangan sederhana untuk mitra. Kegiatan ini sebagai wujud untuk mendukung visi misi Pemerintah Kabupaten Majene yaitu Professional, Produktif, Proaktif (MP3) melalui penguatan dan peningkatan perekonomian kerakyatan dengan optimalisasi dari potensi daerah utamanya sektor Perikanan Kelautan.
UPAYA PENDAMPINGAN WANITA TANI DALAM PENGEMBANGAN PRODUK KUNYIT ORGANIK DI KECAMATAN BACUKIKI KOTA PAREPARE Akib, Muh. Akhsan; Haniarti, Haniarti; Nurjannah, Desi
Jurnal Dedikasi Masyarakat Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Dedikasi Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.294 KB)

Abstract

Tujuan dan target yang dicapai dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui skim Ipteks bagi Masyarakat (IbM) adalah (1) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani mitra dalam melakukan kegiatan usaha tani kunyit, (2) Menyediakan alat pengemas dan kemasan produk yang lebih baik (3) Menyediakan produk bubuk kunyit yang telah dikemas dalam kemasan yang baik dan menarik serta mempunyai merek produk yang menjadi ciri khas desa Ceddie, (4) Menjalin kerjasama antara mitra dengan pihak TOSERBA dalam sistem manajemen pemasaran produk dan (5) Membentuk kelompok usaha tani kunyit yang mempunyai sistem manajemen yang baik. Metode pendekatan yang dilakukan untuk mencapai tujuan dan target adalah metode pendekatan perorangan yang dijabarkan dalam: (1) Metode demontrasi/praktikum, (2) Metode partisipasi, (3) Metode anjangsana, dan (4) Metode kekeluargaan. Hasil yang telah diperoleh antara lain (1) Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan petani mitra dalam melakukan kegiatan usaha tani kunyit melalui kegiatan penyuluhan dengan melibatkan penyuluh dari dinas ketahanan pangan dan penyuluhan dan melakukan ancangsana ke pasar-pasar modern, membuka wawasan mitra untuk berwira usaha dengan produk yang berbeda, (2)Tersediaya alat pengemas yang praktis dan efisien, (3) Tersedianya produk bubuk kunyit yang telah dikemas dalam kemasan plastik dengan ketebalan 0.06 mm dan memiliki merek “Kunyit Organik Instant ‘ASHLIYYUN” dalam berbagai ukuran yang disertai P-IRT No. 2.12.7372.01.0090-22 dari Pemerintah Kota Parepare Dinas Kesehatan, (4) Terjalinnya kerjasama pemasaran dengan berbagai TOSERBA dengan sistem titip jual, (5) Terbentuknya kelompok wanita tani Ar-Rahman dan Ar-Rahim Desa Ceddie.
OPTIMALISASI LAHAN BERBASIS PERTANIAN RAKYAT UNTUK MENDUKUNG AGROEKOWISATA DI KABUPATEN KUPANG-NTT Moata, Melinda R.S.; Muhamad, Endeyani; Sengadji, Haryati; Neonufa, Nimrod; Benu, Yason E.; Puay, Yofris
Jurnal Dedikasi Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Dedikasi Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.443 KB)

Abstract

Kabupaten Kupang sebagai kabupaten terluas kedua di propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih mengandalkan sektor pertanian, kehutanan dan perikanan sebagai sektor terbesar penyumbang PDRB. Namun pertumbuhan ekonomi untuk ketiga sektor ini menurun dalam lima tahun terakhir. Padahal usaha tani tidak hanya budidaya tetapi juga dapat sebagai sumber objek wisata alam. Salah satu contoh adalah gunung batu Fatuleu yang terletak di Kecamata Fatuleu Tengah telah menjadi daya tarik para wisatawan yang berkunjung setiap minggu. Hal ini merupakan peluang untuk pertumbuhan ekonomi rakyat yang tinggal di daearah sekitarnya. Desa Oelbiteno merupakan salah satu desa dari empat desa yang ada di Kecamatan Fatuleu Tengah, juga memiliki potensi pengembangan agroekowisata. Namun sistem pertanian rakyatnya masih bersifat tradisional. Karena itu, untuk peningkatan pertumbuahan ekonomi desa dan masyarakat perlu adanya alih guna lahan dari pertanian campuran subsistem menjadi agroekowisata. Ada beberapa komoditi unggulan yang dapat dikembangkan yaitu pisang, nenas, cendana, kopi, hortikultur, serta tanaman pakan ternak dan rumput. Kegiatannya adalah pemberdayaan masyarakat melalui desain teras kebun, pembimbingan dan pendampingan petani agar usaha taninya dapat bernilai ekonomis dan mempunyai dampak ekologi yang baik. Dengan memanfaatkan beberapa objek alam (mata air dan kolam), peternakan (sapi) dan pertanain terassering dengan komiditi unggulan diharapkan dapat memberi peluang usaha agroekowisata sehingga ekonomi masyarakat dan pengembangan desa yang berkelanjutan.
INOVASI KEAKSARAAN UNTUK PEMBERDAYAAN DAN PEMBERANTASAN BUTA AKSARA DI KABUPATEN ENREKANG Patahuddin, Patahuddin; Syawal, Syawal; Arham, Arham
Jurnal Dedikasi Masyarakat Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Dedikasi Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.548 KB)

Abstract

Penyelenggaraan program Inovasi Keaksaraan untuk Pemberdayaan dan Pemberantasan Buta Aksara dilaksanakan untuk: a. Mencapai target percepatan penuntasan buta aksara sesuai target Inpres Nomor 5 tahun 2006, sehingga proporsi penduduk buta aksara berusia 15 tahun ke atas adalah paling banyak 5 persen. b. Meningkatkan perluasan akses pendidikan keaksaraan (tingkat dasar) bagi penduduk buta aksara usia 15 tahun ke atas melalui peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan, sehingga memiliki kemampuan untuk meningkatkan kesejahteraannya. c. Memberikan penguatan keaksaraan bagi sasaran program pendidikan keaksaraan. d. Meningkatkan indeks pembangunan  manusia Indonesia secara nasional, melalui peningkatan angka melek aksara penduduk di setiap kabupaten/kota. e. Meningkatkan motivasi dan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung program pendidikan keaksaraan dengan mengembangkan inovasi keaksaraan sesuai potensi dan karakteristik daerah setempat. Hasil yang didapatkan dalam pelaksanaan program ini adalah: (1) Tercapainya target percepatan penuntasan buta aksara sesuai dengan  target Inpres Nomor 5 tahun 2006 melalui dukungan perguruan tinggi dan lembaga/organisasi mitra; (2) Meningkatnya akses pelayanan program pendidikan keaksaraan bagi penduduk buta aksara usia 15 tahun ke atas khususnya bagi perempuan, sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan, sekaligus untuk meningkatkan kesejahteraannya; (3) Menguatnya keberaksaraan penduduk melalui penyelenggaraan program pendidikan keaksaraan; (4) Meningkatnya angka melek aksara penduduk di Kabupaten Enrekang, sehingga menyumbang peningkatan indeks pembangunan manusia Indonesia; dan (5) Meningkatnya motivasi dan komitmen lembaga/organisasi penyelenggara di Kabupaten Enrekang untuk mendukung program pendidikan keaksaraan, dan berkembangnya layanan program berupa inovasi keaksaraan sesuai potensi dan karakteristik daerah.

Page 1 of 3 | Total Record : 25