cover
Contact Name
Suherman
Contact Email
suherman.umpar@ymail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jgt@jurnalpertanianumpar.com
Editorial Address
-
Location
Kota pare pare,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL GALUNG TROPIKA
ISSN : 23024178     EISSN : 24076279     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Galung Tropika dengan nomor p-ISSN 2302-4178 (cetak) dan e-ISSN 2407-6279 (online) adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan hasil penelitian di bidang Pertanian, Peternakan, Perikanan, dan Biologi Tanaman. Serta menyajikan informasi hasil penelitian dan artikel ilmiah untuk pembangunan pertanian berkelanjutan di Indonesia yang dipublikasikan secara elektronik dan cetak.
Arjuna Subject : -
Articles 172 Documents
EVALUASI PERTAMBAHAN BOBOT BADAN DAN EFISIENSI PENGGUNAAN PAKAN PADA ITIK PEDAGING YANG DIBERI LEVEL AMPAS TAHU YANG BERBEDA Rasyid, Satri
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.226 KB)

Abstract

This study aimed to evaluate the body weight gain and feed efficiency of the various different levels of tofu on duck meat with intensive farming systems. The usefulness of this research is to find feed formulations using tofu as an alternative feed to increase weight gain and more efficient for feed use, is being used is duck duck king. This research was conducted in the village of Talumae district. Wattang Sidenreng Kab. Sidrap for three months.The study used a base CRD (completely randomized design) with four standard treatment, ie control without giving tofu, tofu waste treatment with the addition of 20%, treatment with the addition of tofu waste 30%, and treatment with the addition of 40% tofu. Each treatment consisted of 4 groups, so there are 16 experimental units, each unit consisting of 6 ducks Raja, a total of 96 observations ducks. The parameters measured were body weight gain (UN) and the efficiency of feed utilization is calculated every week.Results showed Giving tofu tofu in the treatment of 30% can increase body weight broiler ducks better than other treatments, and not significantly different from the control and 20% tofu, but tofu significantly different from 40% at level α> 0 , 05. Efficiency of feed use in the treatment obtained the lowest score tofu 30% and did not differ very significantly with 40% tofu waste treatment. Being the highest value obtained from the control and did not differ very significantly with 20% tofu waste treatment, but differed significantly with treatment tofu and tofu 30% 40% at level α> 0.01.
KONTRIBUSI PENERAPAN SISTEM TANAM LEGOWO TERHADAP PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHATANI PADI DI KECAMATAN TANETE RIATTANG KABUPATEN BONE Darwis, Khaeriyah; Rahmawati, Rahmawati
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 6, No 3 (2017)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.408 KB) | DOI: 10.31850/jgt.v6i3.239

Abstract

Teknologi jajar legowo 2:1 adalah teknik rekayasa tanam antar rumpun dan antar barisan. Teknik ini menyebabkan pemadatan rumpun padi dalam barisan dan melebar antar jarak barisan. Rumpun padi pada barisan pinggir memperoleh manfaat sebagai tanaman pinggir. Kabupaten Bone adalah salah satu daerah di Provinsi Sulawesi Selatan yang memiliki potensi lahan sawah yang luas. Kecamatan Tanete Riattang adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Bone dengan luas panen 2.089 Ha dan luas produksi sebesar 13.258 Ha dengan Indeks Pertanaman (IP) mencapai 200-300. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Ta’, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone. Jumlah sampel sebanyak 30 orang petani yang terdiri dari 15 orang petani sistem tanam legowo dan 15 orang petani sistem tanam non legowo. Untuk mengetahui tingkat keuntungan menggunakan teknologi jajar legowo digunakan analisis pendapatan, analisis R/C ratio, dan analisis komparatif. Rata-rata produktivitas lahan untuk sistem tanam jajar legowo 1.436 ton/ha dengan total rata-rata pendapatan petani sebesar Rp 3.366.885,-. Rata-rata produktivitas untuk tanam non jajar legowo 0,566 ton/ha dengan total rata-rata pendapatan petani sebesar Rp 2.726.759,-. Nilai R/C ratio sebesar 2.61, yang berarti bahwa usahatani dengan pola tanam jajar legowo layak untuk diusahakan.
ANALISIS MARGIN PEMASARAN SAPI BALI PADA KELOMPOK TANI RAMAH LINGKUNGAN DI DESA GALUNG KECAMATAN BARRU KABUPATEN BARRU Pabbo, Baharuddin
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.807 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui saluran pemasaran Sapi Bali di kelompok tani Ramah Lingkungan Kecamatan Barru Kabupaten Barru, dan mengetahui margin pemasaran pada setiap lembaga pemasaran. Penelitian ini dilaksanakan pada Kelompok Tani Ramah Lingkungan di Kecamatan Barru Kabupaten Barru dengan jumlah sampel responden sebanyak 25 orang. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif berdasarkan survei dan pengamatan yang dilakukan, serta dengan menghitung share margin untuk setiap saluran pemasaran. Hasil data menyatakan bahwa Ragam saluran pemasaran sapi pada kelompok tani Ramah Lingkungan di Kabupaten Barru dibagi menjadi tiga, yaitu: Saluran I, Anggota Kelompok ke Pedagang Pengumpul; Saluran II, Anggota Kelompok ke Pedagang Pengecer; dan Saluran III, Anggota Kelompok ke Konsumen. Pola distribusi ternak sapi pada Kelompok Tani Ramah Lingkungan di Kabupaten Barru secara umum masih panjang dan melibatkan banyak pelaku pasar, sehingga mengakibatkan adanya beban biaya pemasaran yang menjadi beban konsumen semakin tinggi. Saluran pemasaran yang panjang menyebabkan meningkatnya margin pemasaran, sehingga harga akhir yang harus dibayar oleh konsumen menjadi lebih tinggi dan bagian harga yang harus diterima oleh peternak sebagai produsen menjadi semakin kecil.
PENGGUNAAN SISTEM BIOREMEDIASI PADA MEDIA BUDIDAYA IKAN SIDAT (Anguilla sp) Nawawi, Nawawi
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.791 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh komponen (bakteri) probiotik  terhadap laju pertumbuhan ikan sidat (Anguilla sp) pada stadium glass eels. Penelitian dilaksanakan pada bulan April-Juli 2011 di Politeknik Pertanian Negeri Pangkep, Kecamatan Mandalle, Kabupaten Pangkep. Jenis bakteri yang digunakan sebagai komponen probiotik uji adalah Azotobacter 25 x 106-105, Bacillus sp3,5 x 107-104  cfu/ml; Pseudomonas sp 7,0 x 105-104  cfu/ml; Azospirillum 3,0 x 107-105  cfu/ml; Cythophaga sp 1,5 x 104-103  cfu/ml (Biobost). Probiotik tersebut ditambahkan ke dalam air media pemeliharaan. Percobaan dilakukan dalam wadah akuarium berukuran 30 x 40 x 40 cm3 dengan ketinggian air 30 cm pada setiap wadah dan tempatkan secara acak. Untuk mengetahui efektifitas komponen probiotik sebagai bioremediasi, dilakukan penambahan komponen probiotik sebagai perlakuan ke dalam air media yang terdiri atas 3 taraf (dosis) yaitu A (5,0 ml/liter); B (10 ml/liter) dan C (15 ml/liter). Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan masing-masing 3 ulangan. Tingkat kelangsungan hidup larva ikan sidat uji diamati setiap minggu secara sampling. Tingkat kelangsungan hidup ikan sidat uji yang tertinggi diperoleh pada perlakuan D (48,3%) disusul pada perlakuan C (42,3%) dan B (32,0) serta yang terendah diperoleh pada perlakuan A (9,1%). Hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa tingkat kelangsungan hidup  larva ikan sidat uji pada setiap perlakuan berbeda  nyata (P>0,05).
PENDEKATAN PENENTUAN KUOTA KARANG HIAS EKSPOR UNTUK MENUNJANG PEMANFAATAN SECARA BERKELANJUTAN DI SULAWESI SELATAN Kasmi, Mauli; Liuw, Fery A.M.; Santoso, Edy; Ilyas, Moh.
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.762 KB) | DOI: 10.31850/jgt.v6i2.268

Abstract

Karang keras (Ordo Scleractinia) termasuk hewan yang tercatat dalam CITES (Convention of International Trade in Endangered Species) sebagai hewan yang diperdagangkan untuk memenuhi kebutuhan aquarium rumah tangga di negara-negara maju. Sulawesi Selatan merupakan salah satu sumber karang hias bagi eksportir  Jakarta dan Bali. Ada 11 middleman (supplier) yang tergabung dalam anggota Asosiasi Koral dan Ikan Hias Sulawesi (AKIS) yang memiliki penampungan karang hias dan bermukim di Makassar. Perairan pulau Spermonde Makassar dan Pangkep sebagai konsentrasi penangkapan karang hias di Sulsel. Masalah yang dihadapi dalam perdagangan karang hias adalah penentuan kuota untuk ekspor belum memiliki standar yang lestari bagi kelangsungan populasi, khususnya di kawasan perairan pulau Spermonde Pangkep. Tujuan penelitian adalah mengestimasi dan menganalisis kelimpahan jenis karang hidup dan kondisi tutupan karang sebagai salah satu komponen terpenting dalam penentuan kuota perdagangan untuk dijadikan model penentuan kuota ekspor karang hias dari alam. Metode penelitian observasi dan wawancara terhadap responden dan pengambilan data di instansi atau  perusahaan terkait. Hasil penelitian menunjukkan keberadaan jenis dan jumlah yang telah terdaftar dalam kuota koral Sulsel lima tahun terakhir masih layak dimanfaatkan dengan pemanfaatan 2,5% dari jumlah stok karang di alam. Pemanfaatan karang hias di kawasan konsentrasi penangkapan karang hias tutupan karang umumnya masih baik dan jenis-jenis karang hias yang dimanfaatkan umumnya masih diperoleh di ketiga zona reef (flat, cress, dan slope).
PENENTUAN HIGH DENSITY LIPOPROTEIN (HDL) PADA BEBERAPA JENIS IKAN Fitriani, Nur; Yusuf, Muhammad
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.067 KB)

Abstract

Studi yang dilakukan pada tiga spesies ikan segar yang memiliki peran penting untuk mengembangkan metode cepat dan sederhana untuk ekstraksi. Salah satu metode kerja yang efisien, reprodusibel tinggi dan praktis telah digunakan dalam penelitian ini. Jaringan yang basah dihomogenisasi dengan campuran chloroform dan metanol dalam beberapa proporsi sistem campuran larut, dengan adanya air yang berasal dari jaringan. Pengenceran dengan chloroform dan air memisahkan homogenat kedalam dua lapisan, lapisan chloroform mengandung semua komponen lipid dan lapisan methanol mengandung semua komponen non-lipid. Ekstrak lipida murni didapatkan dengan memisahkan lapisan chloroform. Hasil analisa didapatkan kandungan kolesterol dari tiga jenis ikan yang telah dianalisis masing-masing, ikan cakalang 0,0425%, ikan mas 0,0315%, ikan bandeng 0,02475%. Kadar kolesterol diatas ditentukan dengan aspek spektrofotometer sinar tampak pada panjang gelombang 630 nm.
KEGIATAN PENANGKAPAN IKAN DI PESISIR BARAT SELATAN PULAU KEI KECIL KEPULAUAN KEI MALUKU TENGGARA Tahapary, Jacomina; Amir, Syamsul Marlin
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 3, No 3 (2014)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (26.038 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan memancing di selatan barat kepulauan Kei Kecil pulau Kei Maluku Tenggara, menjadi pelopor untuk penelitian-penelitian berikutnya dan mengembangkan kegiatan memancing di Maluku. Penelitian ini dilakukan dengan survei lapangan dengan pengambilan sampel secara sengaja (purposive sampling). Data gathering di pesisir Barat kepulauan Kei Kecil mencakup beberapa Ohoi (desa), yaitu  Tetoat, Ohoi Ngursit, Ohoi Wirin, Ohoi Madwat, Ohoi Ohoibadar, Ohoi Waab, Ohoi Watngil, Ohoi Ohoira, Ohoi Ohoiren, Ohoi Somlain, Ohoi Matwaer, Ohoi Ohoidertutu, dan Ohoi Ohoitom. Data yang dikumpulkan berupa jenis dan ukuran meliputi jenis alat tangkap, ukuran alat tangkap, jenis ikan hasil tangkapan, dan daerah penangkapan. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif, menurut  jenis alat tangkap. Aktivitas di selatan Pulau Kei Kecil kepulauan Kei Maluku Tenggara didominasi oleh penangkapan  tradisional   yaitu  gill net, hand line, lift net , trap net dan  jala (throwing net). Fishing ground terletak di sekitar pantai dan pulau-pulau kecil di sekitar Ohoi.
KAJIAN UJI KONFRONTASI TERHADAP BAKTERI PATHOGEN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SEBAR, METODE TUANG DAN METODE GORES Seniati, Seniati; Marbiah, Marbiah; Nurhayati, Nurhayati
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.226 KB) | DOI: 10.31850/jgt.v6i1.209

Abstract

Peningkatan kualitas hasil pengujian konfrontasi terhadap bakteri pathogen maka dianggap perlu melakukan suatu penelitian di laboratorium untuk mengkaji lebih mendalam pengujian dengan metode sebar, metode tuang atau metode gores dengan menggunakan bahan serapan paper disk. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan tiga perlakuan yaitu : (A) Uji konfrontasi dengan metode tuang, (B) Uji konfrontasi dengan metode sebar dan (C) Uji konfrontasi dengan metode gores, masing-masing perlakuan dilakukan tiga kali pengulangan.  Peubah yang diamati meliputi (1) Kerataan pertumbuhan bakteri pathogen di permukaan media, (2) Lama waktu mengkultur dan (3) Resiko kontaminasi dari setiap metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji konfrontasi dengan metode tuang adalah yang terbaik, dengan keunggulan sebagai berikut; permukaan bakteri lebih halus dan merata di seluruh permukaan media sehingga zona bening nampak lebih jelas dan pengukuran diameter lebih mudah, durasi waktu yang digunakan untuk mengkultur satu cawan petri lebih singkat dan resiko kontaminasinya lebih sedikit apabila dibandingkan dengan kolaborasi metode sebar dan gores.  Dengan demikian metode tuang merupakan metode terbaik yang dapat diterapkan di laboratorium dalam melakukan uji konfrontasi terhadap bakteri pathogen.
KAJIAN POTENSI LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI PAKAN TERNAK SAPI POTONG DI KOTA PARE-PARE Rauf, Juliawati; Rasbawati, Rasbawati
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 4, No 3 (2015)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.882 KB) | DOI: 10.31850/jgt.v4i3.121

Abstract

Kota Parepare memiliki luas lahan pertanian mencapai 7.505 hektar. Luasan lahan pertanian ini akan menghasilkan produk limbah pertanian. Terkait dengan pengembangan pakan ternak, maka diarahkan untuk dapat mengoptimalkan pemanfaatan bahan baku pakan lokal bersumber dari limbah pertanian. Limbah pertanian dapat dimanfaatkan sebagai pakan pengganti hijauan yang ketersediaannya terbatas pada ternak sapi potong. Olehnya itu perlu dilakukan penelitian tentang Kajian Potensi Limbah Pertanian Sebagai Pakan Ternak Sapi Potong Di Kota Parepare. Penelitian bertujuan untuk mengetahui potensi dan daya dukung limbah pertanian sebagai sumber pakan ternak sapi potong di Kota Parepare dengan cara menghitung besarnya potensi pengembangan ternak sapi potong dan daya dukung lahan. Hasil yang diperoleh bahwa daya dukung limbah tanaman pangan di Kota Parepare dapat menampung dan menyediakan pakan untuk kebutuhan ternak sapi potong berdasarkan hasil perhitungan kebutuhan bahan kering (BK) yaitu sebesar 688,43 ST (satuan ternak).
ANALISIS KECERNAAN DAN PEMANFAATAN NUTRIEN PAKAN YANG MENGANDUNG TEPUNG KEPALA UDANG PADA KERAPU BEBEK (CROMILEPTES ALTIVELIS) Ridwan, Ridwan; Puspasari, Andi Idris
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.813 KB)

Abstract

This research was aimed at finding out the effect of the shrimp head meal (SHM) content found in the feed on the nutrient digestibility and utilization of humpback grouper.  The research was conducted in floating net cages, and it was arranged in a completely randomized triplicate designs.  The treatments in this research were the SHM contents (0 %, 10 %, 20 %, 30 %, and 40 %) found in isonitrogenous and isocaloric diets.  The data of each observed variable were analysed by using a one-way analysis of variance (ANOVA) in order to identify the effects of treatments on the   nutrient digestibility and utilization.  The difference in the treatment effects were determined by Duncan’s multiple range test at significance level of 0.05.The result of the research revealed that  the protein digestibility in control diet was not significantly different from that of the diet containing SHM 10%. The protein digestibility decreased in the diets containing SHM of 20% to 40%. Meanwhile, the highest lipid digestibility was resulted from the control diet, and it decreased when SHM contents of the diets increased. The protein utilization (the protein retention and the protein efficiency ratio) and the feed efficiency (the feed conversion ratio) in the fish fed with control diet were not significantly different from those in the fish fed with the diet containing SHM of 10%. The decrease of the protein utilization and feed efficiency started to appear when the diet content of SHM had reached the level of 20%. The highest lipid retention was resulted from the control diet. The decrease of lipid retention started to appear when the diet content of SHM had reached the level of 10%.  Based on the results, 10% of SHM could be included to the diet without any reduction in the protein digestibility and utilization  and feed efficiency of humpback grouper.

Page 3 of 18 | Total Record : 172