cover
Contact Name
Suherman
Contact Email
suherman.umpar@ymail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jgt@jurnalpertanianumpar.com
Editorial Address
-
Location
Kota pare pare,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL GALUNG TROPIKA
ISSN : 23024178     EISSN : 24076279     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Galung Tropika dengan nomor p-ISSN 2302-4178 (cetak) dan e-ISSN 2407-6279 (online) adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan hasil penelitian di bidang Pertanian, Peternakan, Perikanan, dan Biologi Tanaman. Serta menyajikan informasi hasil penelitian dan artikel ilmiah untuk pembangunan pertanian berkelanjutan di Indonesia yang dipublikasikan secara elektronik dan cetak.
Arjuna Subject : -
Articles 172 Documents
KARAKTERISTIK IKAN TEMBANG (Sardinella gibbosa) SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN PRODUK FERMENTASI CHAO Agussalim M, Agussalim M; Kumalasari, Tien
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.922 KB) | DOI: 10.31850/jgt.v6i2.215

Abstract

Chao adalah produk fermentasi tradisional Kabupaten Pangkep yang menggunakan ikan dan nasi sebagai bahan baku utama. Ikan tembang (Sardinella gibbosa)  merupakan salah satu jenis ikan yang sering digunakan sebagai bahan pembuatan chao, yang difermentasi terlebih dahulu sebelum diolah menjadi chao. Fermentasi menyebabkan perubahan sifat mikrobiologis, kimiawi, dan sensori daging ikan. Penelitian ini bertujuan mengkaji karakteristik ikan tembang selama fermentasi. Fermentasi dilakukan pada suhu ruang selama 6 hari, kemudian disampling pada hari ke-2, 4, dan 6 untuk dianalisis sifat mikrobiologis, kimiawi, dan sensorinya. Kandungan bakteri aerobik ikan tembang menurun selama fermentasi dari log 5,69 CFU/ml pada hari ke-2 menjadi log 4,22 CFU/ml pada hari ke-6. Begitupun dengan kandungan jamur menurun dari log 4,20 CFU/ml pada hari ke-2 menjadi log 3,25 CFU/ml pada hari ke-6. Kandungan total bakteri asam laktat ikan tembang meningkat selama fermentasi, dari log 4,76 CFU/ml pada hari ke-2 menjadi log 5,30 CFU/ml pada hari ke-6. Kadar total asam ikan tembang meningkat selama fermentasi dari 1, pada hari ke-2 menjadi 2,7% pada hari ke-6, hal tersebut diikuti oleh penurunan nilai pH dari 6,5 menjadi 6,2. Rata-rata tingkat kesukaan panelis terhadap kenampakan, tekstur, aroma, dan rasa ikan tembang selama fermentasi masing-masing berada pada range (5,6-67), (5,67-6,68), (5,93-6,7), dan (5,92-6,90). Jumlah bakteri aerobik dan jamur ikan tembang pada hari ke-6 fermentasi berada di bawah jumlah maksimum cemaran mikroba dan jamur pada produk perikanan yang ditetapkan oleh Natural Health Products Directorate dan Badan Standardisasi Nasional. Ikan tembang yang telah difermentasi layak dan aman diolah menjadi produk chao.
KARAKTERISTIK SUBSTRAT UNTUK PENEMPELAN TELUR CUMI-CUMI DI PULAU PUTE ANGING KABUPATEN BARRU Aras, Muhammad; Hasmawati, Hasmawati
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.943 KB)

Abstract

Cumi-cumi adalah salah satu sumberdaya hayati laut yang bernilai ekonomis penting dan merupakan komoditi ekspor. Cumi-cumi biasanya memilih kedalaman dan berbagai tipe substrat untuk menempelkan telurnya. Letak substrat yang dipilih adalah pada tempat yang agak samar dan tersembunyi pada kedalaman 1-7 meter. Telur cumi-cumi di  Pulau Pute Anging Kabupaten Barru, ditemukan pada kedalam 5 dan 7 meter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik substrat penempelan telur cumi-cumi di perairan Pulau Pute Anging Kab. Barru. Pengumpulan data dilakukan pada Januari hingga Juni 2013 dengan pengamatan langsung. Data dianalisis deskriptif dengan cara tabulasi berdasarkan karakteristiknya untuk memberikan gambaran situasi tentang substrat penempelan telur cumi-cumi yang sebenarnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik substrat penempelan telur yang mempengaruhi cumi-cumi untuk menempelkan telurnya adalah keadaan substrat  aman, terlindung dan tersamar, bentuk dan model substrat  bulat batangan. Faktor Oseonografi yang berpengaruh adalah suhu 29-30°C, salinitas 31-32 per mil, kecepatan arus 0.02-0.05 m/detik, jarak pandang 4-5 meter, kedalaman 3-7 meter dan dasar perairan berpasir sedikit lumpur.
SISTEM INFORMASI IDENTIFIKASI PENYAKIT PADA TANAMAN KEDELAI BERBASIS WEB Kumalasari, Tien
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.579 KB)

Abstract

Penyediaan informasi tentang penyakit kedelai masih bersifat manual sehingga tidak berfungsi secara maksimal dalam penyebaran informasi baik ke petani, penyuluh, dan pengguna lainnya.Gangguan penyakit merupakan masalah penting yang dihadapi petani dalam usaha tani kedelai, selain menurunkan hasil produksi serangan penyakit juga menurunkan kualitas hasil.Oleh karena itu untuk mengetahui penyakit apa yang menyerang tanaman kedelaimaka dibutuhkan suatu  sistem informasi  identifikasi  penyakit pada tanaman kedelai  berbasis web. Metode pengembangan sistem  yang digunakan mengacu pada  systems development life cycle  (SDLC), mulai dari  investigasi, analisis,desain,  dan implementasi  sistem.  Hasil yang diperoleh adalah sebuah sistem informasi  identifikasi penyakit pada tanaman kedelai berbasis web.
PENGGUNAAN LAPISAN EDIBEL DARI KARAGENAN SEBAGAI BAHAN PENGAWET IKAN SEGAR Mursida, Mursida
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.354 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji penggunaan lapisan edibel dari karagenan pada ikan segar untuk mempertahankan mutu selama penyimpanan. Pada penelitian ini diterapkan tiga perlakuan (peubah) yaitu;  (1) bentuk ikan segar (utuh dan fillet); (2) Lama pencelupan (1 menit, 3 menit dan 5 menit); (3) Suhu penyimpanan (suhu ruang dan suhu dingin). Setiap peubah dibandingkan dengan kontrol (tanpa lapisan). Pengujian mutu dilakukan pada akhir penyimpanan yaitu 8 jam untuk suhu ruang dan 30 hari untuk penyimpanan suhu dingin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan ikan utuh segar (A1) dengan lama pencelupan 5 menit untuk membentuk lapisan edibel (B3) dan penyimpanan suhu dingin (C2) merupakan perlakuan yang terbaik untuk dapat mempertahankan sifat kesegaran ikan. Penggunaan lapisan edibel dari karagenan pada ikan segar dapat mencegah terjadinya penurunan mutu terutama jika dikombinasikan dengan penyimpanan suhu dingin. Hal ini disebabkan karena lapisan edibel dari karagenan mampu mengurangi terjadinya kehilangan air dari daging ikan dan absorbsi air dari udara, penguraian protein, dan oksidasi lemak.Demikian pula dengan nilai pH yang relatif stabil selama penyimpanan.
KANDUNGAN PROTEIN KASAR DAN SERAT KASAR PAKAN KOMPLIT BERBASIS TONGKOL JAGUNG DENGAN PENAMBAHAN AZOLLA SEBAGAI PAKAN RUMINANSIA Fitriani, Fitriani; Asyari, Hasyim
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.278 KB) | DOI: 10.31850/jgt.v6i1.181

Abstract

Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mendapatkan pakan alternatif yang berkualitas dan mengandung protein tinggi untuk ternak ruminansia dengan memanfaatkan limbah-limbah pertanian yaitu tongkol jagung. Tujuan utama penelitian ini untuk mengetahui kandungan protein kasar dan serat kasar pakan komplit bebasis tongkol jagung dengan penambahan Azolla sebagai sumber parotein bagi pakan ternak ruminansia. Penelitian ini akan dilakukan menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap 3 x 3 yaitu 3 perlakuan dan perlakuan diulang sebanyak 3 (tiga) kali sehingga terdapat 9 satuan percobaan. Peubah yang diamati untuk melihat respon terhadap perlakuan yang diberikan adalah kandungan protein kasar dan serat kasar yang dianalisis menggunakan metode analisis proksimat. Hasil analisis ragam kandungan protein kasar pakan komplit berbasis tongkol jagung dengan penambahan azolla sebagai pakan ternak ruminansia berpengaruh sangat nyata (P>0,05) terhadap kandungan protein kasar. Nilai kandungan protein kasar yang diperoleh berkisar antara 9,45% sampai dengan 10,50%. Hasil analisis ragam kandungan serat kasar pakan komplit berbasis tongkol jagung dengan penambahan azolla sebagai pakan ternak ruminansia berpengaruh sangat nyata terhadap kandungan serat kasar. Nilai kandungan serat kasar yang diperoleh berkisar antara 20,79% sampai dengan 21,01%.
EVALUASI LAHAN UNTUK DASAR PENGEMBANGAN PERTANIAN TANAMAN SEMUSIM (Kasus di Raumoco Lautem Timor Leste) Da Costa, Antonio Joao; Sunarminto, Bambang Hendro; Gunawan, Totok; Utami, Sri Nuryani Hidayah
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.014 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menilai kualitas, karakteristik, potensi, kendala,  kesuburan dan kesesuaian lahan untuk tanaman padi (lahan kering) dan palawija (kedelai). Evaluasi lahan untuk tujuan ini telah dilakukan survei tanah dengan sistem satuan lahan di Raumoco (sub-distrik Lautem dan Luro) distrik Lautem Timor Leste sejak Oktober 2013 hingga Januari 2015. Luas lahan yang disurvei 4603,8 ha dengan 11 satuan tanah (SPT) yang peroleh melalui proses sistem digitasi overlay peta tanah, iklim dan litologi. Tiap SPT diwakili 1 profil tanah. Sampel tanah dianalisis di laboratorium Jurusan Tanah Fakultas Pertanian UGM. Hasil klasifikasi tanah berdasarkan Kys to Soil Taxonomy (SSS, 2010), sub-distrik Lautem dan Luro termasuk Haplustalf (10,7%),Ustipsament (11,1%), Ustifluvent (5,0%), Calsiustoll (14,0%), Haplustept (40,5%) dan Haplustoll (18,7%). Tanah-tanah tersebut berkembang di bawah curah hujan 1.044,7 mm/tahun, suhu udara rata-rata berkisar 22,1-30,9oC dengan regim suhu isotermik dan kelembaban tanah ustik. Aspek tanah dan iklim serta faktor lingkungan fisik lainnya (lereng, batuan, erosi dan banjir). Penilaian kesuburan tanah dengan sistem FCC, sub-distrik Lautem dan Luro tergolong rendah sampai tinggi. Persentasi luas lahan tergolong kesuburan tanah rendah (R)= 21,6%, sedang (S) = 37,9% dan tinggi (T) = 40,5%. Kendala utama kesuburan tanah adalah kekeringan kelengasan tanah; evaluasi kesesuaian lahan dengan sistem Sys dan LPT Bogor. Hasil penilaian kesesuaian lahan untuk padi, dan kedelai  dengan sistim Sys masing-masing 72,5% sesuai (S) dan 27,5% tidak sesuai (N) pada kondisi aktualdan potensial. Kesesuaian lahan untuk tanaman tersebut pada kondisi aktual terdapat 16,2% S dan 83,9% N berubah menjadi 25,3% S dan 74,7% N seetelah adanya perbaikan lahan (potensial). Usaha perbaikan lahan mampu meningkatkan kelas kesesuaian lahan sebesar 9,2%. Informasi kesuburan tanah dan kesesuaian lahan sebagai dasar dalam pengembangan tanaman terpilih dalam penilitian ini di Lautem dan Luroterutama di SPT-17 dan 18 dengan mempertimbangkan kendala utama kesuburan tanah. Perlu adanya irigasi tambahan dan penanaman  palawija di awal musim hujan dengan pola tanam tumpang sari.
POTENSI BIOMASSA TERUBUK (SACCHARUM EDULE HASSKARL) SEBAGAI PAKAN UNTUK PERTAMBAHAN BOBOT BADAN SAPI Chaniago, Ramadhani
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.856 KB)

Abstract

Selain dikonsumsi sebagai sayuran, terubuk juga mempunyai potensi sebagai pakan. Diharapkan dapat mengatasi kendala utama yang dihadapi petani dalam meningkatkan produktivitas sapi. Ini dapat menjadi salah satu alternatif dalam meningkatkan kesejahteraan petani dengan sistem usahatani terpadu. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi biomassa tanaman terubuk, menganalisis pengaruh pakan dari  limbah terubuk terhadap pertambahan bobot badan sapi. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Luwuk Timur Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah dan Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian Universitas Tadulako Palu. Untuk mengidentifikasi potensi biomassa terubuk yaitu dengan cara menghitung biomassa basah dan kering dengan menghitung luas lahan x jarak tanam x berat segar. Sedangkan analisis laboratorium dilakukan untuk menghitung bahan kering, protein kasar, lemak kasar dan serat kasa. Pertambahan bobot badan sapi dihitung dengan cara menimbang bobot badan sapi sebelum dan setelah pemberian pakan ternak dari terubuk. Hasil penelitian menunjukkan jika ketersediaan limbah terubuk rata-rata sebanyak 11.300 kg/ha maka limbah terubuk mampu memenuhi kebutuhan ternak 4 ekor sapi selama 90 hari. Sedangkan potensi kualitas tanaman terubuk mengandung bahan kering 13%,  protein kasar 3,15% dan lemak kasar 1,28% serta mengandung serat kasar 41, 27% dan BETN 42,41%. Pertambahan berat badan ternak sapi yang diberi terubuk sebanyak 7,5 kg pagi dan sore memberikan pertambahan berat badan 0,03 kg/ekor/hari.
ANALISIS SWOT DALAM MENENTUKAN STRATEGI PEMASARAN UDANG BEKU PT. MUSTIKA MINA NUSA AURORA TARAKAN, KALIMANTAN UTARA Rahmayati, Rahmayati
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.091 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan (lingkungan internal) serta peluang dan ancaman (lingkungan eksternal) serta merumuskan strategi pemasaran udang beku  yang tepat melalui analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities dan Threats) pada PT.  Mustika Mina Nusa Aurora Tarakan, Kalimantan Utara. Metode penelitian  yang digunakan adalah deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi kepustakaan  dan internet. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan  adalah dengan menggunakan alat analisis SWOT, maka dapat menggunakan alternatif strategi-strategi berikut : Strategi SO: Pemanfaatan produk, pengembangan SDM, Pengembangan Skala Usaha.  Strategi WO: Penambahan Tenaga Ahli. Strategi ST: Mempertahankan mutu produk, menjamin kualitas produk, produksi berkelanjutan. Strategi WT: Mempertahankan mutu produk, menjaga kepercayaan konsumen.
ANALISIS KANDUNGAN PROTEIN KASAR (PK) DAN SERAT KASAR KOMBINASI RUMPUT GAJAH (PANNISETUM PURPUREUM) DAN TUMPI JAGUNG YANG TERFERMENTASI Udding, Ramlah; Nohong, Budiman; Munir, Munir
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 3, No 3 (2014)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.907 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui  pengaruh fermentasi kombinasi rumput gajah dan tumpi jagung dengan Trichoderma sp. terhadap kandungan  protein kasar (PK) dan serat kasar (SK). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan ulangan sebanyak tiga kali dan tiga taraf perlakuan yaitu R0= kontrol 100% rumput gajah, R1= 90%  rumput gajah + 10%  tumpi jagung  (Trichoderma sp.), R2= 80%  rumput gajah + 20%  tumpi jagung  (Trichoderma  sp.) dan, R3= 70%  rumput gajah + 30%  tumpi jagung  (Trichoderma  sp.). Kandungan  protein kasar kombinasi  rumput gajah dan tumpi jagung yang terfermentasi tidak berpengaruh nyata, walaupun demikian tetapi tetap mengalami peningkatan kandungan protein kasar. Yang  tertinggi ke terendah adalah R2 (10,00%), R3 (9,98%), R0 (9,85%) dan R1 (9,39%).  Hasil analisis ragam kandungan serat kasar  kombinasi rumput gajah dan tumpi jagung yang terfermentasi,  memperlihatkan sangat berpengaruh nyata. Kandungan serat kasar dari yang tertinggi ke terendah adalah R0 (33,99%), R2 (28,01%), R3 (025,27%) dan R1 (24,48%).  Perlakuan R0 berbeda nyata terhadap perlakuan R1, R2 dan R3 tetapi perlakuan R1,R2 dan R3 tidak berbeda nyata. Kandungan protein kasar rumput gajah dan tumpi jagung yang terfermentasi yang tertinggi adalah 80% rumput gajah + 20% tumpi jagung dan kandungan serat kasar  rumput gajah dan tumpi jagung yang terfermentasi yang terendah adalah 90% rumput gajah + 10% tumpi jagung.
TINGKAT KONSUMSI BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK PADA SAPI BALI YANG DIBERI PAKAN FERMENTASI JERAMI JAGUNG DENGAN MANURE DAN JERAMI KACANG TANAH Amin, Nurul
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.541 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan mengkaji pengaruh pemberian kombinasi silase jerami jagung dengan manure ayam dan jerami kacang tanah yang akan berdampak terhadap konsumsi bahan kering dan bahan organik sapi Bali. Dilaksanakan pada Januari sampai Mei 2010. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan lima kombinasi perlakuan, yaitu100% silase jerami jagung +    0 % jerami kacang tanah, 80%  silase jerami  jagung  +  20% jerami  kacang  tanah, silase  jerami  jagung  + 40%  jerami  kacang  tanah, 40%  silase  jerami  jagung  + 60%  jerami  kacang tanah, dan  20 % silase jerami jagung  +    80 % jerami kacang tanah. Masing-masing perlakuan diulang tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan kombinasi ransum silase jeramijagung yang diberi manure dan jerami kacang tanah (40 :60%) memperlihatkan pengaruh terbaik dibanding ransum lainnya. Ini tergambar dari daya cerna bahan kering, daya cerna bahan organik lebih tinggi pada ternak sapi yang diberi ransum tersebut.

Page 2 of 18 | Total Record : 172