cover
Contact Name
Erna Meiliana
Contact Email
ernawicak3128@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal_dimensi@trisakti.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain
Published by Universitas Trisakti
ISSN : 25275666     EISSN : 25497782     DOI : -
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain diterbitkan oleh Fakultas seni Rupa dan Desain. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali dalam setahun, yaitu Februari dan September. Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain merupakan jurnal bidang seni dan desain yang terbilang aktif sejak pertama kali diterbitkan dari tahun 2003 sampai sekarang. Menjadi salah satu jurnal seni dan desain yang banyak diminati oleh para penulis dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Articles 225 Documents
STUDI DESKRIPTIF TENTANG ATRIBUT PRODUK DAN TINGKATAN PRODUK PADA DESAIN KEMASAN PASTA GIGI (Studi Kasus Pasta Gigi Pepsodent) Prieteedjo, Andriani
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol 12, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractCompetition in business toothpaste, often create confusion consumers makechoices. Sometimes they buy just as impressed upon advertisements seen on TVand not because of his needs.Troubleshooting on the needs of consumers on the benefits sought from the use oftoothpaste can be read on the packaging of the toothpaste. Consumers often stillignore this condition. Pepsodent toothpaste toothpaste as the oldest in Indonesiaunderstand these conditions and include images of teeth or Trade chracter inevery pack of toothpaste prevention of cavities. With the chracter Trade isexpected to cultivate reading toothpaste packaging before buying.AbstrakPersaingan dalam bisnis pasta gigi, seringkali membuat konsumenkebingungan menentukan pilihan. Adakalanya mereka membeli hanyakarena terkesan atas iklan yang dilihat di media TV dan bukan karenakebutuhannya.Pemecahan masalah atas kebutuhan konsumen terhadap manfaat yangdicari dari penggunaan pasta gigi dapat dibaca pada kemasan pasta gigitersebut. Konsumen seringkali masih mengabaikan kondisi ini. Pastagigi Pepsodent sebagai pasta gigi tertua di Indonesia memahamikondisi tersebut dan mencantumkan gambar gigi atau Trade Chracterpada setiap kemasan pasta gigi pencegah gigi berlubang. Denganadanya Trade Chracter ini diharapkan dapat membudayakan membacakemasan pasta gigi sebelum membeli.
SENI BATIK MEGAMENDUNG CIREBON DAN PENGARUHNYA TERHADAP SENI MODE DI INDONESIA Riyanti, Menul Teguh
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol 9, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 AbstractBatik is one of Indonesias cultural  heritage products. along with the times, many   batik   patterns  change,  functions  and  there  is  a  touch  of  other cultures. On  his general decoration I style batik following  forms of natural phenomena, or  objects  of even;day          experience.                          Example          is     the megamendung  of  batik   patterns   that   follow  the  natural   phenomenon, because the motive  in  the form of batik Cirebon cloud. Technique  done in two babaran. First at babar cloth with red, at batik again later dyed blue, and  even, sometimes  dyed  with  yellow color (tageran).  So would  happen crosses the color red, blue, black, and green with a white base, now  there is the color of the manufacturer or synthetic colors that enrich the color of the overcast   cloud  batik.  Fashion  art  at  this   time,   many   apply   batik   in everyday  clothing, formal  or  informal. Because batik  bet  is  interesting, unique and  have  artistic   value  of  the  image  height.   Presence  of  batik fashion design has been with the times  is expected to strengthen the textile and batik as an original Indonesian art and culture.  AbstrakBatik merupakan salah satu warisan produk  budaya Indonesia. Seiring dengan perkembangan zaman, batik banyak mengalami perubahan corak, fungsi serta terdapat sentuhan dari budaya lain. Pada umumnya ragam hias/corak batik mengikuti bentuk-bentuk gejala alam, atau benda-benda yang dialami sehari-hari, contohnya adalah corak batik mega mendung yang mengikuti gejala alam karena motifnya yang berbentuk awan. Teknik pembuatan batik Cirebon dikerjakan dalam dua kali babaran. Pertama-tama kain itu dibabar  dengan  warna  merah,  dibatik  lagi  kemudian  dicelup dengan warna biru bahkan kadang kala dicelup dengan warna kuning (tageran).  Demikian akan terjadi persilangan warna
SEPEDA GUNUNG SEBAGAI GAYA HIDUP MASYARAKAT URBAN DI JAKARTA Rizali, Awang Eka Novia
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol 7, No 2 (2010)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractMountain bike which, initialy , was an instrument of sport had been transformed into an instrument of recreation further to become an instrument of transportation in Jakarta city area. In order to satisfy the requirement as a support of an urban lifestyle, or merely satisfring a will of mountain bilking as a sport hobby beingpart of the lifestyle and image of the owner, reveals that mountain biking currently is being part of lifestyle, mountain bike which has become the need of certain person starting to transform into a lifestyle as a reprentation consumerism of the users. In addition to an instrument of sports and transpormation, a mountain bike apparently has become as a tool of healty lifestyle combined with understanding of technology and pusrpose as well as their application to mountain bike. expectation of the increase of awareness of community on the benefit of mountain biking, as transpormation, sports as well as recretaion tools. Bicycle is a form of cheap transpormation, economical, reduce air and sound pollution, reduce traffic jam, environmental friendly and increase the interaction in society. AbstrakSepeda gunung yang awalnya sebagai sarana olahraga beralih sebagai rekreasi hingga sebagai saran transportasi di wilayah perkotaan Jakarta. Hingga pemenuhan sebagai penunjang gaya hidup di perkotaan, atau sekedar pemenuhan hasrat hobi berolahraga bersepeda gunung menjadi bagian dari gaya hidup dan pencitraan pemiliknya, diungkapkan bahwa bersepeda gunung saat ini sudah menjadi bagian dari gaya hidup, sepeda gunung sudah merupakan kebutuhan seseorang itu pun mulai menjadi gaya hidup ( lifestyle) sebagai makna reprentasi konsumerisme oleh para penggunanya. Selain untuk alat olahraga dan transportasi, sepeda gunung ternyata bisa untuk gaya hiudp sehat yang dikombinaksikan dengan pemahaman teknologi dan kegunaannya serta penerapan pada sepeda gunung. Diharapkan peningkatan kesadaran dari masyarakat mengenai manfaat dari bersepedai gunung, baik itu untuk transportasi olahraga maupun rekreasi. Sepeda merupakan moda transpormasi murah, hemat, mengurangi polusi udara dan bunyi, menguarangi kemacetan bersahabat dengan lingkungan dan meningkatkan interaksi dalam bermasyarakat
LIFE CHANGING EXPERIENCES OF UNINTENDED POPULARITY THROUGH WEB-VIDEO DISSE: A STUDY ON YOUTUBE Kuntjara, Aristarchus P
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol 7, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKarakteristik percepatan perkembangan perusahaan-perusahaan Internet seperti Yahoo!, Geogle dan Amazon, turut mempengaruhi sifat dari ketenaran yang juga instant  bagi masyarakat luas. Kemungkinan ini yang sebelumnya tidak terbayangkan, sekarang adalah suatu pengalaman yang biasa yang dapat dialami oleh siapa pun di dunia. You Tube , sebuah situs web yang sedang berkembang pesat yang dimiliki oleh Google, sangat berpengaruh pada pada fenomena ini, dengan kemampuannya untuk menampung jutaan video web yang diunggah setiap harinya oleh penggunanya dari seluruh dunia. Terlebih lagi, situs ini gratis, mudaj, dan dapat diakses hampir oleh siapa saja, di mana pun , dan kapan pun dengan akses internet. Teknologi User Generated Content ( UGC) dan Web 2.0 memungkinkan video-video  web tersebut untuk terdiseminasikan ke seluruh jejaring maya. You Tube telah menjadi sumber utama dari para selebrities internet yang kemudian tersebar ke media mainstream atau media lama. beberapa dari bintang media ini memang tidak mencari ketenaran. Mereka terkenal karena banyaknya pengguna internet yang melihat dan menyebarkan video dan cerita mereka, yang kemudian mendapatkan perhatian media massa. Video-video web tersebut lalu menjadikan suatu pengalaman yang merubah hidup atau nasib orang , baik subyek yang ada di video maupun terkadang bagi penglihatnya juga , dengan nuansa baik maupun tidak. Begitulah karakteristik media baru atau new media AbstractAlong, with the rapid growth of internet companies such as Yahoo!, Google, and Amazon, carries also with them the webs instananeous trait of worldwide notoriety for ordinary people. This posibility unconceivable not too long ago, is now an ordinary, experience feasible for almost aeverybody in the world. You Tube, a rapidly growing website now owned by Google, creates more significance in this phenomenon with its ability to contain millions of web-videos uploaded everuday by users around the globe. Moreover. it is free service, easy, and accessible almost to anyone, anywhere, anytime with internet acces. Because of the technology of the User Generated Content ( UGC) and Web 2.0, videos are easily disseminated throughout the web. You Tube has become the common originator of internet celebrities that then spread to other mainstream or old media. Some of these media stars are not initialy looking for frame. Their popularity comes from other users watching and sharing their stories or video to others which later on gained the attention of mass media. These web-videos then become the changing experiences for the subjects projected and sometimes even for the viewer that watch them as well, with good and often bad undertones. Thus is the nature of this new media 
TINJAUAN BENTUK RAGAM HIAS PADA PRODUK KERAJINAN DI TASIKMALAYA Sakri, Gandjar
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol 1, No 2 (2004)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTasikmalaya merupakan kabupaten yang memilii industri kerajian cukup terkenal, seperti kerajian sulaman ( bordir) kelom geulis , anyaman , batik dan sebagainyas, produk produk kerajinan tersebut yang semula hanya berupa benda pakai sehari-hari , berkembang sejalan dengan perkembangan kebutuhan manusia. Ragam hias yang terdapat pada produk-produk kerajinan tersebut sangat memegang peranan penting dalam meningkatkan mutu.. AbstractTasikmalaya is a regency which is well-known for its handycraft industry such as embroiidery, cane wirks, batik etc. The products, at first, are used for daily needs but its use becomes multiple as the needs increase. The various pattern on the products have very important role in increasing their quality. This writing tells us about various patterns
EKPLOITASI PEREMPUAN DALAM MEDIA POSTER FILM HOROR DI INDONESIA SEBAGAI BNETUK KETIDAK ADILAN GENDER Aryanto, Hendro
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol 11, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrackCurrently, media industry is a means of  extending the network with the goal of the profit maximization, Poster is a static print media and prioritized visual messages. Women and sex have become comodity in the milling machine of voracious capitalist system AbstrakSaat ini industri media merupakan sarana memperluas jaringan dengan tujuan mencari keuntungan yang sebesar-besarnya. Poster adalah  merupakan salah satu media cetak yang statis dan mengutamakan pesan-pesan visual. Perempuan dan seks sudah  menjadi komiditas dalam mesin giling sistem kapitalisme yang rakus
MENELUSURI FENOMENA BILLBOARD HAMPA Abdullah, Farid; Triwardoyo, Bambang
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol 13, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThis article examines the billboard phenomenon in Jakarta were confirmed by the Kompas survey (October 29 to 31, 2016) against the benefits of the billboard. Billboards conditions present (2017) is contrast to the 1990s. The development of digital technologies such as double-edged sword and can not be inevitable. On the one hand facilitate human life, but on the other hand lethal for those who are not ready for acceleration. Studies of this article is descriptive - quantitative expose peoples satisfaction advertisement billboard in Jakarta. Also society will certainly be an important consideration in making decisions and determine the way forward. This feedback is also very important for the Visual Communication Design profession in monitoring the development of design in the future.ABSTRAKTulisan ini mengkaji fenomena billboard di Jakarta diperkuat dengan hasil survey harian Kompas (29-31 Oktober 2016) terhadap manfaat reklame. Kondisi reklame masa kini (2017) berbeda dengan masa 1990-an. Perkembangan teknologi digital seperti pisau bermata dua dan tidak dapat terelakkan. Di satu sisi memudahkan kehidupan manusia, namun di sisi lain mematikan bagi mereka yang tidak siap akselerasi. Kajian pada artikel ini secara deskriptif - kuantitatif memaparkan kepuasan masyarakat terhadap reklame billboard di Jakarta. Masukan masyarakat tentu menjadi pertimbangan penting dalam mengambil keputusan dan menentukan langkah ke depan.  Masukan ini juga sangat penting bagi profesi Desain Komunikasi Visual dalam mencermati perkembangan desain di masa mendatang. 
TEMA, CITRA DAN GAYA "DAY CARE, PRESCHOOL and BOUTIQUE": Fasilitas bagi Kanak-Kanak dan Balita di Lingkungan Apartemen di Jakarta Tari, Gratia; Kalla, Tri Alnoz; Pratiwi, Okki; Adriati, Yuke
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol 5, No 1 (2007)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe construction of condominiums which are progressively blooming at this time demons the investor to provide service by providing facilities which are needed Ibr the comfbrt and welfare of living of the occupants. Among others, one requiredjaci lily is public space. Facilityfbr pre school also requires special attention because this matter is related to the spiritual and physical development or the .younger generation. And of course, as well as for emotional and social activities.keyword: theme, style and image, chikfren playground, preschool, apartmentAbstrakPembangunan rumah susun yang semakin berkembang saat ini menuntut investor untuk meningkatkan pelayanan dengan mengaciakan fasilitas yang diperlukan untuk kenyamanan penghuninya. Fasilitas itu diantaranya ad alah ruang publik.Fasilitas untuk anak-anak pra sekolah perlu mendapat perhatian khusus, karena hal ini berkaitan clengan perkembangan fisik kognitif, emosi maupun sosial.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN DESAIN PADA DESAIN ARSITEKTUR DAN DESAIN INTERIOR S, Setiadi G
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol 9, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbtractThe progress of big cities in Indonesia is developing very rapidly. Therefore facilities run by goverment and private institution complete to beautify public facilities with excellent architectural and iterior designs.On the other hand, competition among architectural and interior design as well as construction service are very competitive in this globalization era. consequently, the demand of professional designers are badly meeded by both goverment and private institution. Thus a project of architecture  or interior desing always need a good plan to meet various cases which may arise sistematically.Design is an answer for all things connected to careful planing to produce the ultimate design complying with the clients " expectation"Management design is defined as arranging things while design is defined a cretaing things. Abstrak Perkembangan kemajuan di kota-kota besar di Indonesia cukup melaju dengan cepat oleh karena itu fasilitas penyediaan sarana dan prasarana yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta berlomba-lomba untuk mem[ercantik fasilitas bangunan tersebut dengan desain-desain bangunan arsitektur dan desain interior yang lebih baik. Di sisi lain pada era globalisasi ini dunia usaha jasa konstruksi dan desain arsitektur dan desain interior mendapat persaingan yang cukup signifikan. Oleh karena itu kebutuhan akan tenaga terampil ( profesional) semakin banyak dibutuhkan oleh instansi pemerintah maupun swasta. Karena itu sebuah proyek desain arsitektur ataupun deain interior selalu membutuhkan suatu perencanaan sebagai bentuk upaya untuk menangani segala macam permasalahan yang timbul denga cara sistematis dan praktis
DESAIN IKLAN SABUN LUX, ERA 1997-2001 Rahayu, Tri
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol 2, No 2 (2005)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lux sebagai fenomena deain iklan kecantikan dalam keberadaannya, senantiasa mengekspos sosok wanita-wanita cantik sebagai model iklannya bahkan kalau kita mencermati kasus desain iklan Lux baik di media cetak media audio visula (TV) yang beredar di era glonalisasi menyadarkan kita pada seputar permasalahn pada makna /gagasan ideologi dibalik pencitraannya. Mengapa model-model iklan selalu menampilkan seorang bintang selebritis yang lagi naik daun bahkan jika kita telusuri kebanyakan model adalah indo. Image apa yang akan disampiakan pada masyarakat  karena jika berfikir hanya sebatang sabun seharga Rp 2000.00 saja.Ketertarikan saya mengupas desain Lux tidak semata-mata saya tendensius dan fanatif pada Lux, tapi lebih jauh dalam  pemikiran saya menangkap sesuatu di balik semua itu. wacana ini menjadi sangat menarik sebagai kajian ilmiah yang pada gilirannya dapat mengkritik sekaligus menambah pemikiran-pemikiran baru guna penyegaran desain iklan yang renovatif sekaligus sesuai dengan budaya iklannya dan nilai-nilai kebenaran. AbstractAs a phenomenon , the beauty advertisement design in its exixtance always exposes beautiful female figures as the advertising models. We may realize it as such a matter of meaning or ideological idea behind the image projection when we pay close attention ti the advertisement design of Lux in mass and visual media ( television) released in the era of globalization . Why are advertisement models always those of popular celebrities? Even if we trace it, most of them are hybrid ones. What is actually the real image conveyed to the society for thingking it is only a two -thousand rupiah bodysoap

Page 1 of 23 | Total Record : 225