cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Articles 28 Documents
Perbandingan Hasil Belajar Biologi melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Student Teams Achievement Division dengan Model Pembelajaran Biologi Konstruktivistik berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi pada Siswa Kelas VIII MTs Negeri Model Makassar Nur, Surahman; Rizka Ainulia, Andi Dewi
CELEBES BIODIVERSITAS Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : CELEBES BIODIVERSITAS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.535 KB)

Abstract

Perbandingan Hasil Belajar Biologi melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division dengan Model Pembelajaran Biologi Konstruktivistik Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi pada siswa Kelas VIII MTs Negeri Model Makassar. Penelitian ini bertujuan (i) Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar biologi siswa kelas VIII MTsN Model Makassarsesudah diajar dengan menggunakan kooperatif tipe STAD dan MPBK berbasis TIK. (ii) Untuk mengetahui ada-tidaknya perbedaan peningkatan hasil belajar biologi siswa kelas VIII MTs Negeri Model Makassar sesudah diajar dengan menggunakan kooperatif tipe STAD dan MPBK berbasis TIK. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experimental designs). Data hasil belajar biologi siswa didapatkan dengan menggunakan tes. Data penelitian dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan (i) Hasil belajar biologi siswa pada kelas yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan MPBK berbasis TIK menunjukkan ada peningkatan dari pretest kepostest berdasarkan analisis gain ternormalisasi yaitu 0,64 dan 0,69 (kategori sedang). (ii) Perbandingan hasil belajar biologi siswa pada kelas yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD diperolehp-value= 0,200>α= 0,05, dan MPBK berbasis TIK diperoleh p-value=0,200>α= 0,05 dan menunjukkan data tersebut berdistribusi normal. Berdasarkan analisis data dengan meggunakan Levene's test diperoleh nilai p-valueuji-f=0,351> 0.05 yang artinya kedua data tersebut memiliki varians sama atau homogen. Pada uji statistik uji-t diperoleh p-value uji-t sebesar 0,007< ,05, hal ini menunjukkan H1 diterima yang berarti ada perbedaan peningkatan hasil belajar biologi siswa pada kedua model pembelajaran yang diterapkan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan (i) Terjadi peningkatan hasil belajar biologi siswa pada kelas yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan MPBK berbasis TIK. (ii) Ada perbedaan peningkatan hasil belajar biologi siswa pada kelas yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan MPBK berbasis TIK.Kata Kunci:  Perbandingan Hasil Belajar Biologi, Model Pembelajaran MPBKberbasis TIK dan STAD
Pemanfaatan Isolat Bakteri dari Cairan Pulp Kakao sebagai Bioaktivator dalam Pengomposan Limbah Kulit Buah Kakao ,, Nurhidayah; Winata, Lucia Ratna; ,, Fahruddin
CELEBES BIODIVERSITAS Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : CELEBES BIODIVERSITAS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.068 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh isolat bakteri dari cairan pulp kakao sebagai bioaktivator pengomposan, untuk mengetahui penurunan kadar lignin dan selulosa pada pengomposan, dan untuk mengetahui laju penguraian limbah kulit buah kakao oleh isolat bakteri dari cairan pulp kakao sebagai bioaktivator dalam pengomposan, serta untuk mengetahui jumlah bahan organik dan rasio C/N dari hasil pengomposan. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu pengambilan sampel dilakukan secara acak. Data dianalisis dengan metode analysis of variance (ANOVA) dan dilanjut dengan uji Tuckey HSD. Hasil penelitian menunjukkan adanya dua jenis isolat bakteri, yaitu isolat A (Lactobacillus plantarum) dan isolat B (Lactobacillus acidophilus). Penambahan bioaktivator dapat mempercepat laju dekomposisi pengomposan, sehingga dapat mengurangi terjadinya pencemaran lingkungan dan yang paling efektif adalah isolat A Mc Farland 1,5  sebesar 15,16 g/hari, isolat B Mc Farland 1 sebesar 15,56 g/hari dan isolat A 1,5 ditambah isolat B 1 sebesar 16.63 g/hari. Kedua jenis isolat bakteri mampu menurunkan kadar lignin dan selulosa, dan yang paling efektif adalah isolat A 1,5 ditambah isolat B 1 dengan nilai lignin akhir sebesar 29,91% dan selulosa sebesar 9,15%, sedangkan unsur hara tertinggi yang terkandung, yaitu pada P7 dengan nilai N-total  (1,36%), P tersedia (0,53%), dan K2O (1,75%), dan rasio C/N memenuhi SNI 20004 pada semua perlakuan yang berkisar antara 15-20.Kata kunci: Limbah kulit buah kakao, bioaktivator, laju pengomposan,lignin, selulosa, rasio C/N.
Pemetaan Distribusi Vektor Virus Dengue di Kota Mataram Berbasis Geographic Information Systems (GIS) Supardan, Dadan
CELEBES BIODIVERSITAS Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : CELEBES BIODIVERSITAS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.193 KB)

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang berbahaya dan dapat mengakibatkan kematian. DBD disebabkan oleh infeksi virus dengue yang ditemukan hampir di seluruh dunia dengan iklim tropis, termasuk Indonesia. Penyakit ini ditularkan melalui vektor nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Kota Mataram menempati urutan tertinggi kasus DBD dan angka kematian akibat DBD di wilayah Nusa Tenggara Barat. Salah satu cara yang cukup efektif untuk mencegah dan mengendalikan terjadinya DBD adalah dengan memutus rantai penularannya yaitu melalui pengendalian vektor penyakit tersebut. Langkah awal dan penting dalam pengendalian penyakit DBD adalah menentukan pemetaan sebaran vektornya. Tujuan penelitian ini adalah memetakan sebaran vektor virus dengue di Kecamatan Sandubaya Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat. Jenis penelitian ini merupakan observasional deskriptif analitik dengan metode sampling yaitu purposive sampling. Koleksi data dilakukan dengan memasang ovitrap di seluruh Kelurahan di Kecamatan Sandubaya, kemudian data dianalisis dan dipetakan menggunakan software QGIS 2.18.12. Hasil identifikasi dan analisis data menunjukan bahwa sebaran nyamuk vektor virus dengue terdapat di 6 dari 7 Kelurahan di Kecamatan Sandubaya dengan frekuensi keterdapatan spesies Aedes aegypti dan Aedes albopictus sangat tinggi adalah 85,71 %, serta kelimpahan seluruh jenis nyamuk di Kecamatan Sandubaya adalah 4117.Kata Kunci: Vektor Dengue, Nyamuk Aedes, Mataram, GIS
Karakterisasi Bakteri Simbion Spons Penghasil Enzim Protease dari Perairan Sekotong Lombok Barat Umami, Sri Sofiati
CELEBES BIODIVERSITAS Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : CELEBES BIODIVERSITAS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.574 KB)

Abstract

Spons laut merupakan kelompok invertebrata di dalam ekosistem laut yang memiliki nilai ekonomis tinggi, selain memiliki aspek ekologi yang penting di dalam ekosistem laut, spons juga merupakan agen potensial dalam bidang farmasi. Berbagai mikroorganisme kini diketahui memiliki hubungan simbiosis dengan spons dan dapat diisolasi untuk berbagai kepentingan hidup manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengisolasi bakteri yang bersimbiosis dengan Spons dari perairan sekotong, Lombok Barat dan mengetahui aktivitas proteolitiknya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dimana analisis data dijelaskan dalam bentuk gambar dan deskripsi. Karakterisasi bakteri dilakukan berdasarkan hasil pengamatan morfologi, pewarnaan gram dan uji biokimia. Hasil penelitian ini diperoleh 3 isolat bakteri yang semuanya diduga teridentifikasi sebagai Bacillus sp. Berdasarkan uji aktifitas proteolitik diketahui bahwa isolat bakteri spons dari perairan Sekotong, Lombok Barat tidak memiliki aktivitas enzim ekstraseluler protease.Kata kunci : Spons, Bakteri simbion, Protease, Sekotong
Implementasi Eco-Education melalui Inovasi Hidroponik dalam Mewujudkan Mahasiswa Berbudaya Lingkungan ,, Syahriani; ,, Amri
CELEBES BIODIVERSITAS Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : CELEBES BIODIVERSITAS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.01 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan lingkungan ”Eco-Education” melalui inovasi hidroponik yang dilaksanakan oleh mahasiswa Jurusan Pendidikan Biologi dan mengetahui hubungan pendidikan lingkungan ”Eco-Education” melalui inovasi hidroponik terhadap terwujudnya mahasiswa berbudaya lingkungan khususnya Program Studi Pendidikan Biologi. Jenis penelitian korelasional dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian adalah mahasiswa semester V tahun ajaran 2017-2018. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes untuk pengetahuan lingkungan ”Eco-Education” melalui inovasi hidroponik dan angket peduli budaya lingkungan.Teknik analisis data yang digunakan berupa analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan pengetahuan lingkungan ”Eco-education” melalui inovasi hidroponik memiliki rata-rata 68,57 termasuk dalam kategori cukup karena berada pada interval 56-75, yang artinya mahasiswa memiliki pemahaman yang cukup mengenai pengetahuan lingkungan ”Eco-education” melalui inovasi hidroponik, sedangkan sikap peduli budaya lingkungan pada mahasiswa Pendidikan Biologi UIN Alauddin Makassar memiliki rata-rata 72,5 termasuk dalam kategori cukup karena berada pada interval 56-75, yang artinya mahasiswa memiliki sikap peduli budaya lingkungan yang cukup. Hubungan antara pengetahuan lingkungan ”Eco-education” melalui inovasi hidroponik dengan sikap peduli lingkungan memiliki hubungan yang sedang, dimana tingkat korelasinya berada dalam interval 0,400–0,599. Semakin baik pengetahuan lingkungan ”Eco-education” melalui inovasi hidroponik yang dimiliki maka sikap peduli budaya lingkungan pun semakin baik pula.Kata kunci: Budaya Lingkungan, Eco-Education, Hidroponik
Analisis Bakteri Pengakumulasi Logam Berat Timbal (Pb) di Tanah Pembuangan Limbah Industri Non-Pangan ,, Jamilah; ,, Amri
CELEBES BIODIVERSITAS Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : CELEBES BIODIVERSITAS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.008 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis bakteri dan konsentrasi logam berat timbal (Pb) yang terkandung pada tanah di pembuangan limbah industri non pangan di Kabupaten Gowa. Pendekatan penelitian berupa deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi penelitian adalah semua tanah dari hasil pembuangan limbah industri non pangan di Kabupaten Gowa sedangkan sampel adalah tanah hasil pembuangan limbah industri non pangan pabrik beton PT. Cipta Beton Sinar Perkasa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah pengambilan sampel dan pengujian di laboratorium. Teknik analisis data yang digunakan secara deskriptif dalam bentuk tabel dan grafik. Berdasarkan hasil dan temuan penelitian didapatkan bakteri yang terkandung pada tanah di pembuangan limbah industri non pangan adalah Bacillus subtilis, Pseudomonas aeruginosa, Bacillus badius, Alcaligenes faecalis, Acinetobacter calcoaceticus dan Bacillus alcalophilus. Adanya bakteri yang ditemukan pada tanah di pembuangan limbah industri non pangan di Kabupaten Gowa masih memiliki potensi untuk memperbaiki kandungan tanah atau mengurangi tingkat pencemaran yang terjadi pada tanah. Konsentrasi Pb yang terkandung pada tanah di pembuangan limbah industri non pangan di Kabupaten Gowa berturut turut dari sampel 1 sampai ke 4 adalah 5.1934 mg/Kg, 3.9779 mg/Kg, 5.0829 mg/Kg, dan 5.9669 mg/Kg. Dapat dikatakan bahwa semakin dekat dengan sumber buangan, ditemukan lebih dari satu jenis bakteri yang dapat hidup dan berpotensi untuk mengakumulasi kandungan logam berat pada tanah.Kata kunci:  Bakteri dan Logam timbal (Pb)
Pengaruh Model Pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) Berbasis Media Camtasia terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Semester IV Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Cenderawasih Tahun Ajaran 2017/2018 megawati, Ruth; Akobiarek, Maik
CELEBES BIODIVERSITAS Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : CELEBES BIODIVERSITAS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.775 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk melihat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TwoStay Two Stray (TSTS) berbasis media camtasia yang diajarkan pada semester IV khusus mata kuliah ekologi hewan tahun ajaran 2017/2018. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh mahasiswa semester IV yang berjumlah 23 orang dan pengambilan sampel penelitian ini yaitu dengan metode sampling jenuh yaitu metode yang menggunakan seluruh populasi sebagai sampel penelitian. Instrument penelitian ada dua (2) yaitu tes berupa pilihan ganda, ompong  dan essay yang digunakan untuk menjaring data hasil belajar, dan lembar observasi untuk menjaring keterlaksanaan model TSTS berbasis media camtasia. Analisis data menggunakan uji statistic inferensial yaitu regresi, dan dibantu dengan aplikasi statistic SPSS versi 17.0 untuk melihat seberapa besar pengaruh model pembelajaran TSTS  berbasis media camtasia ini terhadap hasil belajar peserta didik. Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikasi 0,000 > 0,005 sehingga dapat disimpulkan bahwa ho ditolak, dan memiliki arti bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran TSTS berbasis media camtasia ini terhadap hasil belajar mahasiswa semester IV program study pendidikan biologi, jurusan pendidikan MIPA,FKIP, Universitas Cenderawasih.Kata kunci: Model Pembelajaran TSTS, Media Camtasia, dan Hasil Belajar
IDENTIFIKASI MORFOLOGI DAN MOLEKULAR (PCR-SSCP) KUTU PADA MERPATI (Columba livia domestica) Mubarok, Husni; Susanto, Eki
CELEBES BIODIVERSITAS Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : CELEBES BIODIVERSITAS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kutu merupakan serangga ektoparasit yang ditemukan pada burung, mamalia dan bahkan manusia. Pada burung kutu biasanya berkumpul di bagian dada, paha dan sayap. Spesies kutu yang berada pada tubuh merpati dapat berbeda. Identifikasi morfologi dan molekular digunakan untuk menentukan spesies makhluk hidup tertentu, temasuk kutu. Tujuan studi ini yaitu mengidentifikasi kutu pada merpati secara morfologi dan molekular. Identifikasi morfologi menggunakan preparat Whole Mount dengan metode cepat dan klasik. Identifikasi molekular menggunakan metode PCR-SSCP (Polymerase Chain Reaction - Single Strand Conformation Polymorphism) dengan elektroforesis gel poliakrilamid (PAGE) 6% dan pewarnaan perak. Spesies kutu pada merpati yang teridentifikasi menggunakan preparat whole mount adalah Columbicola columbae L. Jantan. Identifikasi C.columbae L. secara molekular menunjukkan pita yang jelas pada DNA target COI 700 bp. C. columbae merupakan ektoparasit yang umum dan banyak ditemukan di merpati. Genus Columbicola hanya ditemukan diantara bulu dan bagian atas sayap merpati sehingga identifikasi menjadi penting untuk menentukan spesies Columbicola.  Kata Kunci: Kutu, Morfologi, Molekular
APLIKASI ISOLAT BAKTERI DARI TPA TAMANGAPA MAKASSAR DALAM PROSES PENGOMPOSAN SAMPAH ORGANIK RUMAH TANGGA Adawiyah, Siti Rabiatul; ., Fahruddin; Mustari, Kahar
CELEBES BIODIVERSITAS Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : CELEBES BIODIVERSITAS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk memperoleh isolat bakteri yang terdapat di TPA Tamangapa yang mampu mempercepat laju pengomposan pada sampah organik dan beberapa perubahan parameter terkait selama proses dekomposisi sampah organik meliputi warna, bau, suhu, pH, kadar air, laju pengomposan, dan rasio C/N. Berdasarkan hasil isolasi dan karakterisasi diperoleh 4 jenis bakteri yang berbeda yaitu isolat A,  Isolat B, Isolat C, dan Isoalt D. Pengamatan dekomposisi sampah dilakukan selama 30 hari dengan 7 perlakuan yaitu, Sampah organik + 20 % isolat A, Sampah organik + 20% Isolat B, Sampah organik + 20 % Isolat C , Sampah organik + 20 % Isolat D, Sampah organik + 20 % Isolat A, B, C, dan D, Sampah organik + 20 % EM4, Sampah organik tanpa penambahan isolat bakteri sebagai kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat isolat bakteri yang diisolasi dari TPA dapat mempercepat laju pengomposan. Isolat D merupakan bakteri yang paling baik dalam mempercepat dekomposisi sampah organik dilihat dari beberapa parameter per lima hari selama 30 hari dan rasio C/N memenuhi  SNI pada semua perlakuan.Kata Kunci : Laju Pengomposan, Isolat Bakteri, Sampah Organik dan TPA Tamangapa.
DERAJAT KEMIRIPAN EKOSISTEM MANGROVE ALAMI DAN HASIL REHABILITASI Samsi, Andi Nur
CELEBES BIODIVERSITAS Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : CELEBES BIODIVERSITAS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mangrove adalah ekosistem yang terletak di sekitar muara dengan karakteristik yang unik. Lokasinya terletak di Pulau Pannikiang Kabupaten Barru (ekosistem alami) dan Desa Tongke-tongke Kabupaten Sinjai (ekosistem hasil rehabilitasi). Ekosistem mangrove baik alami maupun hasil rehabilitasi juga tentunya tidak terlepas dari faktor lingkungan. Faktor lingkungan ini juga akan mempengaruhi biota di dalamnya termasuk Gastropoda dan Bivalvia. Analisis data menggunakan koefisien Jaccard. Tujuan tulisan ini adalah mengetahui kemiripan komunitas Gastropoda dan Bivalvia yang ada di ekosistem mangrove alami dan hasil rehabilitasi. Sampel diambil secara acak. Analisis data menggunakan Jaccard Coefficient. Hasil penelitian menunjukkan kemiripan yang lemah untuk komunitas Gastropoda (56%) dan komunitas Bivalvia (50%).   Kata Kunci : Mangrove, Kemiripan, Gastropoda, Bivalvia, Jaccard

Page 1 of 3 | Total Record : 28