Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains
ISSN : -     EISSN : -
Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains is a national journal which published by the Institute of Islamic Studies (IAIN) of Ponorogo managed by Its PGMI department. Ibriez journal, has been publishing both online and print since December 2016. The journal published to facilitate publication of the research result to improve quality and quantity of science. Ibriez journal publishes in twice a year around June and December. This journal also invites the Author who has opus which focus on education, Islam and science to submitted the research result.
Articles
44
Articles
Pengembangan Kompetensi Profesional Calon Guru PKn MI: Pemahaman tentang Paradigma Baru PKn

Ulfah, Nufikha

Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains Vol 3 No 1 (2018): Pendidikan Dasar dan Keislaman
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1094.211 KB)

Abstract

Pendidikan merupakan sebuah proses dimana guru membantu peserta didik ke dalam sebuah perubahan yang dianggap baik. Inti dari sebuah pendidikan ialah sebuah proses belajar mengajar. Guru sebagai pemegang peranan utama, dimana guru memandu sebuah proses pembelajaran dan menciptakan hubungan timbal balik Antara guru dan peserta didik dalam suasana belajar demi tercapainya tujuan pembelajaran. Pendidikan kewarganegaraan sebagai program kurikuler berfungsi sebagai wahana pengembangan karakter yang demokrasi dan bertanggung jawab. Melalui pembelajaran PKn di sekolah sebagai pusat pengembangan wawasan, sikap, dan keterampilan dalam kehidupan demokratis. Oleh karena itu, agar proses pembelajaran dan bimbingan dapat terarah dan mencapai yujuan yang telah ditetapkan maka seorang calon guru PKn MI harus mulai mengembangkan kompetensi profesionalnya yang berkenaan dengan kemampuan mengemas sebuah pembelajaran yang mencakup penguasaan materi pembelajaran bidang studi dan substansi keilmuan pada kurikulum mata pelajaran (materi, struktur, konsep serta pola pikir keilmuan yang mendukung PKn). Tugas PKn dengan paradigma barunya (paradigma dalam konteks ini merupakan cara berpikir baru tentang PKn yang sifatnya mendasar seperti: materi pokok keilmuan, visi dan misi, serta model atau kerangka berpikir yang digunakan dalam proses pendidikan kewarganegaraan di Indonesia) yaitu mengembangkan pendidikan demokrasi dengan tiga fungsi pokoknya yaitu mengembangkan kecerdasan warga negara (civic intelligence), membina tanggung jawab warga negara (civic responsibility), dan mendorong partisipasi warga negara (civic participation). Seorang calon guru PKn MI wajib mempersiapkan kemampuannya dalam memahami paradigm baru PKn sehingga kelak dalam praktiknya kelak para calon guru PKn MI tidak lagi mengalami kesulitan dalam memilih dan menyusun materi serta menentukan model pembelajaran yang cocok untuk pokok bahasan tertentu.

Pembentukan Karakter Islami dalam Pengelolaan Kelas Aktif

Ikmah, Amit Dana

Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains Vol 3 No 1 (2018): Pendidikan Dasar dan Keislaman
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1011.581 KB)

Abstract

Pendidikan karakter merupakan  pendidikan yang melibatkan aspek pengetahuan, perasaan, dan tindakan. Upaya yang harus dilibatkan dalam pendidikan karakter adalah pihak keluarga,  sekolah, lingkungan sekolah, dan juga masyarakat luas. Pembentukan karakter Islami sangat membantu dalam menghadapi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu pesat saat ini. Kegiatan belajar dapat berhasil dengan baik jika proses belajar terjadi secara aktif. Dan proses pembelajaran dapat dikatakan aktif jika semua otak dalam kondisi bekerja. Pengelolaan kelas dapat dilakukan secara aktif dengan adanya peraturan, konsekuensi, dan penghargaan.

Analisis Kesalahan dalam Menyelesaikan Soal Cerita Berdasarkan Teori Newman

Sari, Laili Nur Indah, Ferdiani, Rosita Dwi, Yuwono, Timbul

Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains Vol 3 No 1 (2018): Pendidikan Dasar dan Keislaman
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1015.253 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam memecahkan masalah linear programming berdasarkan teori Newman, pada siswa kelas XI SMA PGRI Lawang. Subjek penelitian diambil 6 orang dari 22 siswa kelas XI MIA. Dari hasil penelitian yang dilakukan, kesimpulan yang didapat adalah: (1) 16,7% siswa mengalami kesalahan membaca yang tidak dapat berarti makna kata dalam materi. (2) 27,8% siswa salah memahami masalah yang tidak dapat menuliskan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan sesuai dengan pertanyaan permintaan. (3) 44,4% siswa membuat kesalahan transformasi yang siswa tidak dapat membuat model matematika. (4) 50% siswa salah mengartikan keterampilan proses yang tidak dapat melakukan perhitungan dengan tepat. (5) Adapun kesalahan menulis jawaban yang dibuat oleh siswa sebanyak 55,6% siswa tidak dapat membuat kesimpulan dari jawaban yang diperoleh. Solusi untuk meminimalkan kesalahan siswa dalam memecahkan masalah cerita matematika adalah dengan memberikan penguatan kepada siswa bagaimana mengubah kalimat menjadi model matematika dan melipatgandakan latihan dalam mengerjakan cerita.

Penggunaan Model Pembelajaran SAVI Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar IPS Pada Siswa Kelas V SD Al Husna Kota Madiun

Yanto, Eka Nofri Ari

Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.749 KB)

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan peneliti di SD Al Husna (IFDS), diketahui bahwa proses pembelajaran di kelas V masih bersifat konvensional sehingga kurang mengembangkan pola pikir dan kreatifitas siswa. Terdapat beberapa guru khususnya pada mata pelajaran IPS kelas V hanya berceramah dan siswa hanya mendengarkan, mencatat dan menghafalkan materi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa khususnya pada mata pelajaran IPS kelas VA dengan menggunakan model pembelajaran SAVI. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), prosedur penelitian yang digunakan berupa siklus yang terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan  refleksi.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes kognitif dan alat pengumpulan data yang digunakan adalah instrumen soal dan lembar observasi. Hasil analisis data yang diperoleh menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pada hasil belajar yang berdampak pada prestasi belajar siswa.Hal ini dapat dilihat dari hasil presentase rata-rata pada siklus I yaitu 75% yang artinya ada 15 dari 20 siswa yang tuntas. Terjadi peningkatan pada siklus yang ke II yaitu 80% yang artinya ada 16 dari 20 siswa yang tuntas dalam pembelajaran. Pada siklus terakhir juga mengalami peningkatan yang signifikan dari siklus sebelumnya yaitu 90% yang artinya ada 18 dari 20 siswa yang tuntas pada siklus terkhir ini. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa implementasi model pembelajaran SAVI dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas V SD Al Husna (IFDS).

Program Pembelajaran IPA Berbasis Masalah untuk Menumbuhkan Metakognisi Siswa MTS di Salatiga

Zuhaida, Anggun

Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (960.326 KB)

Abstract

Perkembangan bahan kajian tentang IPA yang pesat menuntut para pendidik agar mampu merancang dan melaksanakan pendidikan yang lebih terarah pada pengusaan konsep IPA. Perkembangan IPA tidak hanya ditunjukkan oleh kumpulan fakta, melainkan timbul akibat adanya metode ilmiah dan sikap ilmiah. IPA tidak hanya sekedar  pengetahuan, melainkan melibatkan operasi mental, keterampilan dan strategi dalam menemukan konsep IPA itu sendiri. Program pembelajaran IPA berbasis masalah untuk menumbuhkan metakognisi merupakan pelaksanaan perangkat pembelajaran, khususnya silabus, RPP, lembar kerja, media, dan asesmen. Model pembelajaran yang dipakai dalam penelitian ini adalah model problem based learning (PBL). Inovasi model pembelajaran merujuk pada penggunaan model PBL dalam pelaksanaan pembelajaran yang digunakan untuk mengetahui pencapaian metakognisi. Secara umum, penelitian ini dilakukan dengan prosedur penelitian Research & Development. Penelitian dilakukan pada MTs di Kota Salatiga dengan subjek penelitian  siswa kelas VIII dengan cara pengambilan sampling yaitu purposive sampling. Tujuan akhir dari penelitian ini adalah untuk meninjau karakteristik Program Pembelajaran IPA berbasis masalah, serta menganalisis tingkat pencapaian kemampuan metakognisi. Indikator-indikator metakognisi yang digunakan adalah mengacu pada tipe-tipe Metakognisi Schraw dan Dennison (1994:472-474). Hasil pencapaian keterampilan metakognisi pada aspek tes essay menunjukkan hasil yang positif, aspek kinerja menunjukkan indikator yang dominan adalah planning, sedangkan dari hasil angket menunjukkan dominasi indikator evaluasi.

Pengaruh Kemampuan Membaca Pemahaman Terhadap Prestasi Belajar Matematika Pada Pokok Bahasan Soal Cerita Kelas IV

Rudyanto, Hendra Erik

Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.813 KB)

Abstract

Membaca, menulis dan berhitung merupakan kesatuan yang menjadi kebiasaan semua orang. Apalagi bagi peserta didik, tiada hari tanpa ketiga kegiatan tersebut. Ketika siswa mengalami hambatan dalam memahami isi soal cerita, maka siswapun sulit untuk menyelesaikan soal dengan baik. Dengan demikian, prestasi belajar siswa akan menurun karena berulang kali melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal. Tujuan dari penelitian adalah untuk membuktikan apakah terdapat pengaruh antara kemampuan membaca pemahaman terhadap prestasi belajar matematika pada pokok bahasan soal cerita kelas IV SDN 02 Kertosari Kabupaten Madiun tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi penelitian adalah siswa kelas IV SDN 02 Kertosari yang berjumlah 28 siswa dari dua sekolah di kelurahan Kertosari. Teknik sampling yang digunakan dengan teknik sampel jenuh, sehingga yang ada pada populasi digunakan sebagai sampel secara keseluruhan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik tes pilihan ganda pada variabel X dan tes isian pada variabel Y. Uji prasyarat yang dilakukan adalah uji normalitas, uji linearitas, dan uji homogenitas. Analisis data penelitian menggunakan regresi linear sederhana dengan menghitung nilai a, nilai b, dan nilai r, nilai t, serta koefisien determinasi untuk mengetahui seberapa besar kontribusi antar variabel.Berdasarkan hasil penelitian, koefisien determinasi yang didapatkan adalah 0,5254 atau 52,54% dan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kemampuan membaca pemahaman terhadap prestasi belajar matematika pada pokok bahasan soal cerita siswa kelas IV SDN 02 Kertosari tahun pelajaran 2016/2017.

Menanamkan Nilai Pendidikan Karakter Pada Siswa Melalui Pembelajaran Sastra Dengan Model Permainan Gobak Sodor

Kirom, Sabitul

Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (927.428 KB)

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan tentang pembelajaran sastra dengan model permainan gobak sodor dalam menanamkan nilai pendidikan karakter yang terfokus pada (1) pelaksanaan pembelajaran, (2) kendala yang dihadapi selama pembelajaran, dan (3) upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru melaksanakan pembelajaran sastra dengan model permainan gobak sodor untuk menanamkan nilai pendidikan karakter pada siswa. Kendala yang dialami guru yaitu guru susah mengatur peserta didik selama proses pembelajaran dan tempat yang digunakan sebagai arena untuk pembelajaran cukup luas. Guru mengatasi kendala tersebut dengan mengatur peserta didik secara tegas selama pembelajaran dan pengaturan jadwal dengan guru mata pelajaran lain.

Penggunaan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) Berbasis Discovery Learning Pada Materi Mendeskripsikan Perubahan Sifat Benda

Santi, Novi Nitya, Chotimah, Anggun Chusnul

Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1106.95 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil pengamatan dan pengalaman peneliti, bahwa LKS yang sering digunakan di Sekolah Dasar saat ini cenderung hanya berisikan rangkuman materi dan latihan soal. Siswa mempelajari materi dan evaluasi berdasarkan LKS yang mereka gunakan dalam kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan adanya pengembangan LKS berbasis Discovery Learning yang tidak hanya berisikan rangkuman materi dan soal, namun juga disertai praktikum yang akan melatih siswa untuk berfikir secara ilmiah. Penelitian ini digunakan untuk mengetahui dampak penggunaan LKS berbasis Discovery Learning pada materi perubahan sifat benda. Dampak penggunaan LKS dilihat dari respon guru dan siswa terhadap penggunaan LKS berbasis Discovery Learning, serta bagaimana dampak penggunaan LKS terhadap kemampuan siswa dalam mendeskripsikan perubahan sifat benda. Hasil penelitian ini yaitu respon guru terhadap penggunaan LKS berbasis Discovery Learning yang telah diterapkan dalam pembelajaran memperoleh respon baik.  Hasil angket respon guru yaitu lebih dari 50 % jawaban guru termasuk dalam kriteria sangat setuju. Respon siswa terhadap penggunaan LKS berbasis Discovery Learning memperoleh respon positif dari siswa. Hal ini dapat diketahui dari presentase jawaban siswa yaitu dari 10 pernyataan memiliki kriteria baik yaitu nilai presentase ≥ 50 %. Selaini tu, dampak penggunaan LKS berbasis Discovery Learning terhadap kemampuan siswa dalam mendeskripsikan perubahan sifat benda yaitu memiliki dampak positif. Hal ini dapat diketahui dari hasil penilaian pretes dan postes. Pada hasil pretesterdapat 2 siswa yang memperolehnilai di bawah KKM. Sedangkan pada nilai postes siswa mengalami peningkatan yaitu hanya 1 siswa yang mendapatkan nilai di bawah KKM.

Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Pada Siswa Kelas IV SDN Kertosari I Kabupaten Madiun

Kusumawati, Naniek

Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (770.663 KB)

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IV SDN Kertosari I Kabupaten Madiun sejumlah 20 siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Triangulasi serta kegiatan pengumpulan data menggunakan siklus yang terdiri dari 2 siklus. Peningkatan hasil belajar siswa dengan aspek kemampuan siswa dalam memecahkan masalah, kemampuan siswa dalam melakukan percobaan, kerjasama dalam kelompok. Ketuntasan hasil belajar siswa pada pra siklus yaitu 25%, siklus I adalah 65% dan siklus II mencapai 90%. Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa materi perubahan lingkungan dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV SDN Kertosari I Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2016/2017.

Pengembangan Media Audio Visual Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Untuk Sekolah Dasar

Yuanta, Friendha

Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (901.531 KB)

Abstract

Bahasa Indonesia merupakan salah satu mata pelajaran yang diajarkan di sekolah dasar. Salah satu kegiatan berbahasa adalah menyimak. Berdasarkan hasil pengamatan diketahui bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia pada ketrampilan menyimak cerita belum berjalan secara optimal. Hal ini dapat dilihat dari setiap pembelajaran guru masih menggunakan metode ceramah. Sehingga siswa terlihat kurang antusias dan cenderung pasif. Penggunaan media audio visual dalam pembelajaran diharapkan adanya peningkatan dalam proses pembelajaran, terutama dalam hal menyimak cerita. Kegiatan pengembangan ini dilaksanakan dengan tujuan menghasilkan media audio visual mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 3 semester 2 yang efektif, membuat siswa dapat menerima pembelajaran dengan baik. Metode yang digunakan dalam pengembangan ini menggunakan model Dick and Carey. Model ini memiliki sepuluh langkah prosedural, hanya saja untuk pengembangan ini diadaptasi menjadi sembilan langkah, yakni: (1) mengidentifikasi tujuan umum pembelajaran (2) analisis pembelajaran (3) mengidentifikasi karakteristik siswa (4) merumuskan tujuan khusus pembelajaran (5) mengembangkan instrumen penilaian (6) mengembangkan strategi pembelajaran (7) mengembangkan dan memilih bahan pembelajaran (8) merancang dan melaksanakan evaluasi formatif (9) merevisi produk pembelajaran. Hasil akhir yang diperoleh dari pengembangan media audio visual ini adalah produk yang dikembangkan termasuk dalam kriteria valid/layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.