cover
Filter by Year
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran
Articles
84
Articles
EFEKTIVITAS PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DITINJAU DARI KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA

Ratnasari, Siti Fitria, Saefudin, Abdul Aziz

MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 6, No 1 (2018): June
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.58 KB)

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui apakah pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) efektif ditinjau dari kemampuan komunikasi matematika siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kasihan, mengetahui apakah pembelajaran langsung efektif ditinjau dari kemampuan komunikasi matematika siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kasihan, dan mengetahui apakah pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) lebih efektif dibandingkan pembelajaran langsung ditinjau dari kemampuan komunikasi matematika siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kasihan. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan bentuk quasi experimental tipe the nonequivalent pretest posttest only control group design. Teknik analisis data menggunakan uji prasyarat dan uji hipotesis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan  pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) efektif ditinjau dari kemampuan komunikasi matematika siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kasihan, pembelajaran langsung efektif ditinjau dari kemampuan komunikasi matematika siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kasihan, dan berdasarkan data N-gain kemampuan komunikasi matematika, pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) lebih efektif dibandingkan pembelajaran langsung ditinjau dari kemampuan komunikasi matematika siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kasihan.Abstract:The objectives of the research were to know whether the learning of Contextual Teaching and Learning (CTL) is effective in terms of mathematic communication ability of grade VII students of SMP Negeri 3 Kasihan, to know whether the learning of direct leaning is effective in terms of mathematic communication ability of grade VII students of SMP Negeri 3 Kasihan, to know whether the learning of Contextual Teaching and Learning (CTL) is more effective than direct leaning in terms of mathematic communication ability of grade VII students of SMP Negeri 3 Kasihan. The research was used quasi experimental with nonequivalent pretest-posttest only control group design type. Data analysis technique used prerequisite test and hypothesis test. The result in the research pointed out that Contextual Teaching and Learning (CTL) approach is effective in terms of mathematical communication ability of grade VII students of SMP Negeri 3 Kasihan, effective direct learning in terms of mathematical communication ability of grade VII students of SMP Negeri 3 Kasihan, and based on N-gain data of mathematical communication ability, the learning Contextual Teaching and Learning (CTL) is more effective than direct learning in terms of mathematics communication ability of grade VII students of SMP Negeri 3 Kasihan.

PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMBUKTIAN MATEMATIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING

Hodiyanto, Hodiyanto, Susiaty, Utin Desy

MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 6, No 1 (2018): June
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.703 KB)

Abstract

Abstrak:Hasil penelitian (Hodiyanto, 2017) menunjukkan bahwa kemampuan pembuktian matematis mahasiswa tergolong rendah dan jika hal ini dibiarkan maka berakibat semakin lemahnya kemampuan pembuktian matematis mahasiswa, padahal mahasiswa calon guru tentu akan mendidik dan mengajar siswa/siswinya agar memiliki kemampuan pembuktian matematis yang baik. Oleh sebab itu, peneliti mencoba melakukan penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pembuktian matematis melalui penerapan model pembelajaran problem posing. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan bentuk penelitiannya berupa penelitian eksperimental semu. Teknik pengumpul data yang digunakan adalah teknik pengukuran dengan alat pengumpul data yang digunakan adalah tes pembuktian matematis. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester V Program Studi Pendidikan Matematika IKIP PGRI Pontianak. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling dan kelas A sore sebagai sampel penelitian. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan statistik inferensial, uji t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran problem posing dapat meningkatkan kemampuan pembuktian matematis mahasiswa, sehingga secara tidak langsung model pembelajaran problem posing bisa diterapkan untuk peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa yang levelnya sama dengan kemampuan pembuktian matematis.Abstract:The results showed that student mathematical proof ability was low (Hodiyanto, 2017) and if this was left without any solution done then mathematical proof ability was the longer the lower when college student will certainly educate and teach students in order to have good mathematical proof ability. Therefore, the researcher tried to develop it through problem posing learning model. This research method used quantitative method, quasi experimental research. Data collecting technique used was a measurement technique and data collection tool used was a mathematical proof test. Population in this research were all student of semester V of mathematic education study program of IKIP PGRI Pontianak. Sampling technique used was cluster random sampling technique and class A afternoon as research sample. Data analysis technique in this research used inferential statistic, t test. The results of this study indicate that the model of learning posing problems affected it, so indirectly the problem posing model could be applied for the development of high-level thinking skills of students with the same level of it.

IMPLEMENTASI MODEL OSBORN DENGAN TEKNIK MNEMONIC MELALUI TEORI KONSTRUKTIVISME TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS

Oktavianti, Sinta, Farida, Farida, Putra, Fredi Ganda

MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 6, No 1 (2018): June
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.01 KB)

Abstract

Abstrak:Penerapan model osborn dengan teknik mnemonic diharapkan bisa memperbaiki rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran osborn dengan teknik mnemonic melalui teori konstruktivisme terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis quasi eksperimental design. Sampel penelitian terdiri dari tiga kelompok yang akan diberikan perlakuan yang berbeda yaitu: kelompok sampel pertama akan diterapkan model pembelajaran osborn dengan teknik mnemonic melalui teori konstruktivisme, kelompok sampel yang kedua diterapakn model pembelajaran osborn, dan kelompok sampel yang ketiga diberikan model pembelajaran konvensional. Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji ANAVA satu jalur dengan sel tak sama. Hasil peneilitian ini adalah terdapat pengaruh model pembelajaran osborn dengan teknik mnemonic melalui teori konstruktivisme terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik.Abstract:Problem-solving skills are important. However, some existing studies suggest that students mathematical problem solving skills are still low. The low ability of problem solving of mathematical learners is caused because students are still difficulty in solving math problems and less active in learning process in class. Application of osborn model with mnemonic technique is expected to fix the problem. The purpose of this study is to determine the influence of osborn learning model with mnemonic technique through constructivism theory to the problem solving ability of mathematical learners. This research is quantitative research quasy experimental design type. Hypothesis test in this research use ANAVA test one way with different cell. The result of this research is that there is influence of osborn learning model with mnemonic technique through constructivism theory to students mathematical problem solving ability.

PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERINTEGRASI KARAKTER-KEISLAMAN MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL DI PROPINSI RIAU

Yuniati, Suci

MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 6, No 1 (2018): June
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.415 KB)

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan alat pembelajaran matematika yang mengintegrasikan karakter-Islam melalui pendekatan kontekstual pada mata pelajaran matematika jenjag Madrasah Tsanawiyah (MTs). Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan, dengan prosedur pengembangan, yaitu tahap  pengumpulan data (observasi pendahuluan), membuat desain produk, evaluasi perangkat pembelajaran melalui tahap tinjauan ahli  dan uji coba lapangan yang terbatas, serta analisis dan revisi sehingga menjadi produk akhir yang layak untuk digunakan sebagai alat pembelajaran. Hasil yang diperoleh dari penggunaan alat pembelajaran termasuk dalam kategori baik berdasarkan validasi skor untuk RPP, buku guru dan LKS dikategorikan sebagai sangat baik dan hasil belajar siswa dikategorikan sebagai baik, kemampuan guru untuk mengelola pembelajaran dan kegiatan siswa menunjukkan kriteria yang baik dan sangat baik, dan terjadi peningkatan hasil belajar siswa, walaupun tidak mencapai 85% siswa yang tuntas dalam suatu kelas.Abstract:This study aims to produce a mathematical learning tool that integrates the character-Islamic through a contextual approach on mathematics subjects for Madrasah Tsanawiyah (MTs) that is tested and feasible to be used in the learning process. Based on the result of the research, Learning tool through contextual approach integrated with Islamic character has been developed in accordance with the development procedure covering the stages data collection (preliminary observation), making product design, evaluation of learning device through expert review stage and limited trials and field trials, as well as analysis and revision so as to be a viable end product to be used as a learning tool, the use of learning tools included in good category based on validation score for RPP, teacher book and LKS categorized as "excellent" And the students learning outcomes are categorized as "good", teachers ability to manage learning and student activities show good and excellent criteria, and Improved student learning outcomes, although not 85% of completed students in a class.

MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TALKING STICK, MIND MAPPING, DAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS

Wulandari, Ida Ayu Dewi, Suarsana, I Made, Pujawan, I Gusti Ngurah

MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 6, No 1 (2018): June
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.451 KB)

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan komunikasi matematika siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran talking stick  berbantuan mind mapping lebih baik daripada kemampuan komunikasi matematika siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian post test only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII non unggulan semester genap SMP Negeri 6 Singaraja tahun ajaran 2016/2017 dengan jumlah 293 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive random sampling. Data kemampuan komunikasi matematis siswa dikumpulkan dengan tes essay yang terdiri dari 5 butir soal. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan uji-t. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematika siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran talking stick berbantuan mind mapping lebih baik daripada kemampuan komunikasi matematika siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Abstract:This study aims to determine whether the mathematical communication skills of students who learn by using learning models talking stick with mind mapping is better than the mathematical communication skills of students who learn by using conventional learning. This research type is quasi-experiment with research design Post Test Only Control Group Design. The study population is all students of Non-Superior Class VIII Junior High School 6 Singaraja Academic year 2016/2017 with the number of 293 students. Sampling was done by purposive random sampling technique. Data of students mathematical communication ability were collected by essay test consisting of 5 items. The collected data is then analyzed using the t-test. The results of data analysis showed that the mathematical communication ability of students who learn by using learning model talking stick with Mind mapping is better than the mathematics communication ability of students who learn by using conventional learning.

PENINGKATAN INTELEGENSI DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PEMBELAJARAN FUNGSI LOGARITMA MENGGUNAKAN MODEL QUANTUM LEARNING

Masliani, Siti

MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 6, No 1 (2018): June
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.025 KB)

Abstract

Abstrak:Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan aktivitas guru, aktivitas siswa, intelegensi siswa, dan hasil belajar siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan model quantum learning. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan 2 siklus. Masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta analisis dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 1 dengan jumlah siswa sebanyak 34 orang. Data yang dikumpulkan menggunakan teknik observasi dan tes hasil belajar, selanjutnya dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model quantum learning pada materi fungsi logaritma dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, intelegensi, dan hasil belajar siswa. Abstract:The purpose of this research is to find out the improvement of teacher activity, student activity, student intelligence, and student learning outcomes to the learning quantum learning model which implemented. The classroom action research design with 2 cycles was used in this study. Each cycle consists of the following stages: planning, implementation of action, observation and evaluation, analysis and reflection. The subjects of this study were 34 students of class X MIA 1. The collected data were conducted  using observation technique and the learning result test, and then, they were analyzed by using quantitative descriptive analysis technique and qualitative analysis. The result of this research shows that the quantum learning model can be used to improve teacher activity, student activity, student intelligence, and students’ learning outcomes.

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR LEMBAR KERJA SISWA DENGAN PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK

Haryonik, Yeni, Bhakti, Yoga Budi

MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 6, No 1 (2018): June
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.564 KB)

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar lembar kerja siswa (LKS) materi operasi bilangan bulat kelas VII SMP dengan Pendekatan Matematika Realistik. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development). Produk yang dikembangkan berupa bahan ajar lembar kerja siswa (LKS) dengan pendekatan matematika realistik. Bahan belajar siswa ini berguna untuk memfasilitasi siswa dan memudahkan siswa dalam pembelajaran. Bahan dihasilkan telah dikembangkan dengan model pengembangan instruksional, meliputi tahap definisi, analisis dan pengembangan prototype system serta melaksanakan evaluasi formatif. Pada tahap definisi meliputi mengidentifikasi kebutuhan instruksional dan menulis instruksional umum, melakukan analisis instruksional serta mengidentifikasi prilaku dan karakteristik peserta didik. Tahap analisis dan pengembangan prototype system meliputi menulis tujuan instruksional khusus, menulis alat penilaian hasil belajar, menyusun strategi instruksional serta mengembangkan bahan instruksional. Tahap evaluasi formatif yaitu dilakukannya perbaikan pembelajaran dilandasi umpan balik hasil penilaian formatif. Evaluasi formatif yang dilakukan terhadap tiga ahli, yaitu ahli media, ahli bahasa, dan ahli materi. Berdasarkan hasil analisis penilaian LKS diperoleh rata-rata sebesar 3,1 dengan rata-rata skor maksimal adalah 4 dengan klasifikasi sangat baik. Hasil rata-rata skor yang diperoleh menunjukan bahwa LKS dengan pendekatan matematika realistik yang dikembangkan telah sesuai dengan klasifikasi LKS yang baik dan layak digunakan.Abstract:This study aims to develop the student worksheet about the operation of an integer in junior high schools with mathematics realistic approach. The kind of research is research and development. The product which is developed in the form of the teaching material worksheets of student with the mathematics realistic approach. Student learning material this is useful to facilitate students in their experiences. Developing worksheet have been developed with instructional model of development, covering the stage definition, analysis and the development of proto type system and implement evaluation formative. At the definition includes identify instructional needs common instructional and write, in the analysis afterwards and identify instructional behavior and characteristics of the student. The analysis and development proto type system covering wrote special instructional purposes, write a the study results, arranged instructional strategy materials and to develop. The evaluation is done the formative learning based on feedback formative assessment results. Evaluation done three the formative, the media experts, a linguist, and the material. Based on the results of the analysis of the worksheet obtained average 3.1, average score with 4 could receive a maximum classified as very good. The results showed that average score obtained worksheet with the mathematical realistic approach developed worksheet classifications are in accordance with good and worthy of used.

PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES DIAGNOSTIK PILIHAN GANDA DUA TINGKAT UNTUK MENGIDENTIFIKASI PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA

Mutmainna, Dian, Mania, Sitti, Sriyanti, A.

MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 6, No 1 (2018): June
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.257 KB)

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan menghasilkan sebuah instrumen tes diagnostik untuk mengidentifikasi tingkat pemahaman konsep matematika siswa yang berbentuk pilihan ganda dua tingkat. Penelitian ini merupakan penelitian Research & Development (R & D) dengan menggunakan model pengembangan Tessmer yang dikenal dengan tipe formatif evaluation. Pengembangan Tessmer terdiri dari 4 tahap yaitu preliminary, self evaluation, tahap prototyping (expert reviews, one-to-one dan small group) dan field test.Angket respon siswa pada instrumen tes diagnostik pilihan ganda dua tingkat memenuhi kriteria tercapai dan tidak ada perbaikan/revisi terhadap instrumen tes yang akan dikembangkan karena lebih dari 50% siswa yang memberikan respon positif. Dari hasil angket respon siswa dapat diketahui bahwa produk instrumen tes diagnostik ini dapat dikatakan praktis untuk digunakan. Hasil data tes diagnostik pilihan ganda dua tingkat untuk mengidentifikasi pemahaman konsep siswa, dapat diketahui bahwa jumlah siswa yang termasuk dalam kategori paham konsep 58,95%, persentase siswa yang mengalami miskonsepsi sebesar 12,63% dan persentase siswa yang tidak paham konsep sebesar 28,25%. Berdasarkan hasil pekerjaan siswa dalam menjawab tes diagnostik pilihan ganda dua tingkat dapat dikatakan bahwa produk instrumen tes ini cukup efektif dalam mengidentifikasi tingkat pemahaman konsep matematika siswa.Abstract:The study is aimed at producing a diagnostic test instrument to identify the level of understanding of mathematical concepts of students in the form of two-level multiple choice. This research is a Research & Development (R & D) by using Tessmer development model known as formative type evaluation. The development of Tessmer consists of four stages: introduction, self-evaluation, prototyping (expert review, one-to-one and small group) and field testing. Questionnaire responses of students on the two-level multiple choice diagnostic test instrument meet the achieved criteria and no improvement/revision of the test instrument to be developed as more than 50% of the students responded positively. From the questionnaire results of students’ response, it can be identified that the product of diagnostic test instrument can be said to be practical to use. The results of the two-level multiple choice diagnostic test instrument data to identify students concept of understanding can be observed that the students who understand the concept, those who experienced misconceptions, and who do not understand the concept are 58.95%, 12.63%, and 28.25% respectively. Based on the results of the students’ work in answering the two-level multiple choice diagnostic test, it can be said that the test instrument product is quite effective in identifying the level of understanding of students mathematical concepts.

ETHNOMATHEMATICS: EXPLORING THE ACTIVITIES OF DESIGNING KEBAYA KARTINI

Maryati, Maryati, Prahmana, Rully Charitas Indra

MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 6, No 1 (2018): June
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.041 KB)

Abstract

Abstract:The study aims to explore the correlation between mathematics and culture, especially in the activities of designing Kebaya Kartini. This research uses ethnography approach, that is an empirical and theoretical approach to get the description and deep analysis of a culture based on the field note obtained from the data collection. The result shows the activities of designing Kebaya Kartini have the concept of mathematics, such as the angle, measure, and integer operations.Abstrak:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi hubungan antara matematika dengan budaya, khususnya dalam kegiatan merancang kebaya kartini. Penelitian ini menggunakan pendekatan etnografi yang merupakan sebuah pendekatan empiris dan teoritis untuk mendapatkan gambaran dan analisis mendalam tentang sebuah budaya berdasarkan catatan lapangan yang telah diperoleh dari hasil pengumpulan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam kegiatan merancang kebaya kartini memiliki berbagai konsep matematika, seperti sudut, pengukuran, dan operasi bilangan bulat.

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA SMP BERWAWASAN NASIONALISME DAN KEMANDIRIAN

Salafudin, Salafudin, Pramesti, Santika Lya Diah, Rini, Juwita

MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 6, No 1 (2018): June
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.6 KB)

Abstract

Abstrak:Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan bahan ajar matematika pokok bahasan geometri SMP dengan wawasan pendidikan karakter nasionalisme dan kemandirian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik bahan ajar matematika dengan wawasan nasionalisme dan kemandirian serta menghasilkan bahan ajar matematika dengan wawasan nasionalisme dan kemandirian yang praktis dan efektif dalam pembelajaran matematika. Metode penelitian menggunakan metode pengembangan Thiagarajan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar matematika dengan wawasan nasionalisme dan kemandirian yang telah dikembangkan, yaitu valid, praktis, efektif. Kemampuan matematika siswa meningkat dan terjadi peningkatan karakter nasionalisme dan kemandirian pada siswa.Abstract:This is a research on developing mathematics teaching material, on geometry, that includes teaching nationalism and self-reliance insight for junior high school level. This research aims to know the characteristics of mathematical teaching materials that includes nationalism and self-reliance insight, produce practical mathematics materials that includes nationalism and self-reliance insight to be implemented effectively in teaching mathematic. This research applied Thiagarajan method. The study results showed that the learning tools developed were  valid, practice, and effective. Based on the improvement on students’ mathematical competencies and students’ nationalism and self-reliance insight.