cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY
Published by Universitas Medan Area
ISSN : 25496220     EISSN : 25496239     DOI : -
This journal is a publication media of research results in the field of machinery that has been carried out by academics or practitioners by following predetermined rules. The research areas include: manufacturing, engineering materials, energy conversion and renewable energy, as well as other machinery fields, such as: mechatronics, hydraulics, plantation tools, and engine maintenance management systems. Each paper that has been sent will be reviewed by a team of experts in their field, and published online through the http://ojs.uma.ac.id/index.php/jmemme url address. This journal was founded in 2017 and has been registered with a print version of ISSN 2549-6220 and the online version of ISSN 2549-6239.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 3, No 1 (2019): EDISI JUNI" : 7 Documents clear
ANALISA RESPON MEKANIK GENTENG DARI BAHAN BETON BUSA DIPERKUAT SERAT TKKS AKIBAT BEBAN IMPAK HUJAN ES DENGAN MENGGUNAKAN IMPACTOR BATANG ALUMINIUM Irwan, Ade
JMEMME (JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY) Vol 3, No 1 (2019): EDISI JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.943 KB) | DOI: 10.31289/jmemme.v3i1.2498

Abstract

Untuk mengurangi beban mati pada konstruksi rumah, dikembangkan produk genteng dari bahan Concrete foam (Beton busa) diperkuat serat tandan kosong kelapa sawit (TKKS) sebagai bahan ringan alternatif. Beton busa merupakan jenis beton ringan yang menggunakan foam dan serat TKKS sebagai agregat ringannya. Beton busa telah diteliti dan dikembangkan menjadi berbagai produk bangunan ringan, salah satunya ialah genteng ringan. Fenomena hujan es dapat merusak pesawat, mobil, dan tentu saja atap rumah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa respon mekanik produk genteng dari material komposit beton busa diperkuat serat TKKS akibat beban impak yang diakibatkan hujan es. Untuk memverifikasi hasil pengukuran, dilakukan pula simulasi beban impak menggunakan software Ansys. Pengujian impak hail (hujan es), dilakukan menggunakan alat uji kompresor impak (KOMPAK) dengan batang aluminium sebagai impactor-nya. Pengukuran tegangan pada spesimen diukur dengan menggunakan strain gages untuk beton. Pengujian divariasikan dengan jarak impak striker dan impactor. Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa produk genteng tidak mengalami kegagalan hingga kecepatan impak 14 m/detik. Pada jarak impak 60 mm (kecepatan impak 16,09 m/detik) genteng mulai mengalami kerusakan, dengan tegangan yang terukur pada strain gage sebesar 1,07 MPa. Dari hasil simulasi beban impak dengan Ansys, diperoleh tegangan normal arah sumbu X sebesar 1,0726 MPa.
SIMULASI KEKUATAN MEKANIS MATERIAL KOMPOSIT TEMPURUNG KELAPA MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Darianto, Darianto; Siregar, Amru; Umroh, Bobby; Kurniadi, Dedi
JMEMME (JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY) Vol 3, No 1 (2019): EDISI JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.513 KB) | DOI: 10.31289/jmemme.v3i1.2443

Abstract

Komposit merupakan sejumlah sistem multi fasa sifat gabungan, yaitu gabungan antara bahan matriks atau pengikat dengan penguat. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan penelitian eksperimental serta membandingkan hasil pengujian pada metode elemen hingga yang dilakukan penelitian di laboratorium. Objek penelitian berupa serat tempurung kelapa yang dipilih karena melimpahnya sumber daya alam tersebut. Spesimen matriks resin dibuat dengan standar ASTM D 638 M-84 dengan bahan resin epoksi dan katalis menggunakan metode pengecoran. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pengujian laboratorium. Instrumen yang digunakan berupa lembar pencatatan. Dari hasil penelitian yang dilakukan didapatkan kekuatan tarik komposit tertinggi dengan tata letak random sebesar 3,38 kgf/mm2 dan perpanjangan sebesar 0,38 mm, Cross sebesar 3,03 kgf/mm2 dan perpanjangan sebesar 0,86 mm, continuous sebesar 2,24 kgf/mm2 dan perpanjangan sebesar 1,03 mm, woven sebesar 1,64 kgf/mm2 dan perpanjangan sebesar 0,64 mm. Bentuk patahan menunjukan bahwa hasil pengujian tarik mengalami patahan getas, karena ujung patahan terdapat patahan 900 dan kasar di karenakan adanya mekanisme fiber pull out.
PENGARUH MEDIA PENDINGIN DALAM PROSES TEMPER QUENCH TERHADAP KEKUATAN IMPAK DAN KEKERASAN AISI 1045 Weriono, Weriono
JMEMME (JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY) Vol 3, No 1 (2019): EDISI JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.844 KB) | DOI: 10.31289/jmemme.v3i1.2410

Abstract

Steel materials is widely used as a component of the gears, shafts and bearing that required several factors such as impact strength, , hardness , toughness, ductility and. Etc. The process tempering includes heating steel AISI 1045 at low temperatures 2000C and 3000C, maintained at a particular time and refrigerated, oil cooling oil, water and oil plus water (mix). The purpose of this research is to acknowledge the changing impact strength and hardness material resulting from the process of tempering so getting to specifications and standards impact strength. hardness of materials. Impact strength highest cooling oil d = 19 mm temperature 2000C =14,43x104 joule / m2 and d = 19 mm temperature 3000C = 14,62x104 joule /m2 and cooling oil plus water (mix) d=2mm 2000C 11,23x104 joule / m2 and d = 25 mm temperature 3000C 12,96x104 joule / m2. In a cooling oil hardness highest d = 25 mm 3000C from the edge (Ra) 37,5 HRC and lowest d = 19 mm 2000C temperature from the edge (Ra) 18,5 HRC, water cooling hardness highest d = 25mm 3000C from the edge (Ra) 43 HRC and lowest temperature d=19 mm 2000C from the edge (Ra) 23 HRC and cooling plus water(mix) the highest hardnesst (Ra) d=19mm 2000C from the edge (Ra) 36,5 HRC and lowest d=25mm 3000c temperature from the edge (Ra) 16 HRC.Impact strength by the cooling oil has value greater strength from cooling water and cooling oil plus water. The hardness of materials by the highest water cooler temperatures d=25 mm 300 0c from the edge 43HRC than media cooling oil and oil plus water. The impact strength highest with cooling oil and hardness highest with cooling water then the impact strength and hardness materials non uniform in any variation diameter.
INVESTIGATION OF MECHANICAL BEHAVIOR OF POLYMERIC FOAM MATERIALS REINFORCED BY OIL PALM EMPTY FRUIT BUNCHES (OPEFB) FIBERS DUE TO STATIC AND DYNAMIC LOADS Zulfikar, Achmad Jusuf; Umroh, Bobby; Siahaan, Muhammad Yusuf Rahmansyah
JMEMME (JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY) Vol 3, No 1 (2019): EDISI JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.099 KB) | DOI: 10.31289/jmemme.v3i1.2416

Abstract

Polymeric composite foam with EFB fiber reinforced is new material that can be utilized as an alternative engineering material. EFB fiber utilization becomes the center of subject in this research. Moreover, these composites are unique with the presence of cavities (foam) in the matrix of unsaturated polyester resin. It results a decrease in density of the material that formed, and obtain a thermoset polymer composite material lighter than any else similar type. The objective of this study is to obtain the best manufacturing techniques of composite material, the mechanical behavior of these materials due to tensile static loading and high strain rate impact, and the distribution of foam that occur in the material that formed as a result of blowing agent (BA) from the type of polyurethane (PU). In this research, the sample formed into standard specimen of testing, such as ASTM D638 for static tensile test, and impact test specimen. Mechanical’s behaviors that are obtained in this research are density, tensile strength, modulus of elasticity (E), the incident stress, and dynamic modulus of elasticity of the material. For static testing was performed according to standard ASTM D638 tensile and impact test using the Kolsky’s method. To know the distribution of foam that occur in the material, were observed using Scanning Electron Microscope instrument (SEM). To determine the stress distribution in this material, then conducted a computer simulation using Ansys. The best result obtained by the composition of this material based on material composition, which resin consumption can be reduced by the presence of BA as well as mechanical strength, good enough for molding. The best composition in this study will be used in subsequent studies, namely the design and manufacture of traffic cones from this material.
RANCANGAN MEDIA ADSORBSI ZEOLIT ALAM SEBAGAI ADSORBEN EMISI GAS MESIN OTOMOTIF Siregar, Amru; Syam, Amir; Mustafa, Mustafa
JMEMME (JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY) Vol 3, No 1 (2019): EDISI JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.306 KB) | DOI: 10.31289/jmemme.v3i1.2499

Abstract

Bahan bakar fosil merupakan sumber energi utama untuk aktivitas industri, transportasi, produksi listrik dan kegiatan pertambangan. Emisi gas hasil pembakaran bahan bakar fosil secara teoritis mengandung polutan emisi gas yang terdiri dari gas-gas COx, NOx, HC, Ox, SO2 dan logam-logam berat. Pembakaran bahan bakar fosil pada sektor transportasi berkontribusi paling besar terhadap polusi yang dihasilkan oleh emisi gas buang mesin otomotif. Oleh karena itu perlu dilakukan penanganan yang tepat terhadap emisi gas mesin otomotif ini. Hal ini telah dirancang bentuk geometris alat yang berfungsi sebagai media adsorbsi emisi gas mesin otomotif yang disebut bed reactor (BR). Bentuk geometris dari BR dirancang merujuk kepada bentuk geometris dari knalpot (muffler) kenderaan mobil mini bus. BR yang dirancang terdiri dari 2 (dua) jenis BR yaitu jenis aliran laminar dan aliran turbulen. Bentuk geometris BR, berbentuk penampang elips dengan sumbu mayor = 192 mm, sumbu minor = 125 mm, dan panjang muffler = 320 mm, untuk jenis aliran laminar. Sedangkan BR jenis aliran turbulen berbentuk penampang elips dengan sumbu mayor 192 mm dan sumbu minor 125 mm, dan panjang muffler L = 350 mm. Daya adsorbsi BR telah diuji dengan bantuan alat uji emisi gas jenis anycar autochek gas & smoke versi 1.5.1.E-1. Daya adsorbsi BR maksimum untuk jenis aliran laminar terhadap gas CO2 = 47,76 % dan untuk aliran turbulen CO = 42,72 % & gas HC = 35,40 %, masing-masing BR diisi zeolit alam dengan besar butir 10 mesh.
ANALISIS KEKUATAN STRUKTUR RANGKA MESIN PENGERING BAWANG MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK ANSYS APDL 15.0 Sofyan, Azwir; Glusevic, Jean; Zulfikar, Achmad Jusuf; Umroh, Bobby
JMEMME (JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY) Vol 3, No 1 (2019): EDISI JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.33 KB) | DOI: 10.31289/jmemme.v3i1.2417

Abstract

Typical technology for processing red onion affects the quality of red onion produced. The process of drying red onion is one of the important factors in producing the best quality of red onion. Environmentally friendly and easy operation and maintenance technology is the desired technology. In the process of engine design, the strength of the material and structure are the main factors of the building of the machine. Calculation with finite element method (FEM) is the best choice to obtain information on stress distribution on a machine structure. In this study, the calculation of the FEM method was assisted by Ansys APDL 15.0 software. The objectives of this study were: (1) calculation of the load on the tray structure, (2) the distribution of stress on the tray structure, seat, and frame for red onion dryers, and (3) analyzing the strength of the material using the Tresca and Energy Distortion methods. The input load comes from the weight of the tray and red onion. The analytical method used is the finite element method with the type of structural analysis and Beam 3Node 189 element type. Based on the FEM simulation results, the maximum stress that occurs in the tray is 1.22 MPa and the maximum deflection is 0.0055 mm. The maximum stress in the tray support structure is 33.25 MPa and the maximum deflection is 0.014 mm. The maximum stress on the frame structure of the onion drying machine is 0.89 MPa and the maximum deflection is 0.000235 mm which occurs in the middle of the machine structure. Using the Tresca and Distortion Energy theories, it is found that the stresses that occur are still far from the failure criteria for all structures. Likewise, the deflection that occurs is very small so that the construction of the onion drying machine is safe to use.
ANALISA KINERJA MATA PISAU MESIN PENGIRIS KULIT KELAPA MUDA Umroh, Bobby; Darianto, Darianto; Sipangkar, Rinto Supardi
JMEMME (JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY) Vol 3, No 1 (2019): EDISI JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1023.438 KB) | DOI: 10.31289/jmemme.v3i1.2429

Abstract

Kelapa muda umumnya disajikan secara alami dengan bentuk kerucut di atas. Proses pembentukan kelapa ini sudah dilakukan secara manual di industri rumah tangga dengan menggunakan sebilah parang. Proses ini memiliki resiko kecelakaan kerja yang tinggi. Kelapa yang dihasilkan pada proses ini memiliki bentuk yang kurang menarik, tidak seragam, dan sulit untuk dibuka. Oleh sebab itu, dibutuhkan alat pengiris kulit kelapa muda yang dapat menghasilkan bentuk yang lebih baik, seragam, dan aman untuk digunakan. Untuk merancang alat pengiris kulit kelapa muda, penting untuk melakukan analisis mekanisme pemotongan kulit kelapa muda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis mekanisme pemotongan kulit kelapa muda, membangun model matematika pendugaan gaya spesifik pemotongan, dan mendapatkan daya pemotongan maksimum pemotongan kulit kelapa muda. Variasi faktor sudut ketajaman, sudut potong, dan sisi mata pisau dioptimalkan untuk menghasilkan gaya potong terendah. Model matematika telah dibangun untuk menduga gaya pemotongan maksimum untuk pisau satu sisi menajam dan dua sisi menajam dengan sudut potong (θ) 00, 150, dan 300. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa jenis pisau yang menghasilkan gaya pemotongan terendah adalah pisau dua sisi menajam dengan sudut ketajaman 100 dan sudut potong 300. Daya terendah untuk pemotongan tegak lurus kulit kelapa muda adalah 0,12 kW yang dihasilkan dengan menggunakan pisau dua sisi menajam dengan sudut ketajaman 100 dan sudut potong 300. Daya pemutaran maksimum yang dibutuhkan untuk memotong kulit kelapa muda adalah 0,75 kW.

Page 1 of 1 | Total Record : 7