cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY
Published by Universitas Medan Area
ISSN : 25496220     EISSN : 25496239     DOI : -
This journal is a publication media of research results in the field of machinery that has been carried out by academics or practitioners by following predetermined rules. The research areas include: manufacturing, engineering materials, energy conversion and renewable energy, as well as other machinery fields, such as: mechatronics, hydraulics, plantation tools, and engine maintenance management systems. Each paper that has been sent will be reviewed by a team of experts in their field, and published online through the http://ojs.uma.ac.id/index.php/jmemme url address. This journal was founded in 2017 and has been registered with a print version of ISSN 2549-6220 and the online version of ISSN 2549-6239.
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Analisis Reliability Centered Maintenance (RCM) Rel Conveyor pada Mesin Oven BTU Pyramax 150N di PT. Flextronics Teknology Indonesia - Batam Sariyusda, Sariyusda
JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY Vol 2, No 1 (2018): EDISI JUNI
Publisher : JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.998 KB)

Abstract

Reliability Centered Maintenance (RCM) atau lebih dikenal dengan the expert system of maintenance merupakan suatu metode desain sistem manajemen perawatan yang mampu memberikan jaminan ketersediaan, keselamatan, lingkungan serta desain sistem applicable dan komprehensif. Rel conveyor oven Btu Pyramax 150N adalah salah satu bagian yang sangat berpengaruh pada proses manufacturing sebuah PCB (Papan Circuit board) pada PT.Flextronics Teknology Indonesia – Batam  (Indonesia). Tujuan yang ingin dicapai ialah melakukan perancangan sistem manajemen perawatan berdasarkan RCM untuk menghindari terjadinya kegagalan (failure) peralatan mesin pada saat operasi yang menyebabkan terganggunya produksi dapat dihindari. Metode yang dilakukan pada penelitian ini mengunakan metode FMEA (Failure Mode and effect analysis) dan penelitian dapat tiga peralatan kritis yaitu rantai conveyor, jaring baja dan alur poros melintang.
PERMURNIAN MINYAK KEMIRI DENGAN ADSORBSI BENTONIT UNTUK MERUBAH KARAKTERISTIK MUTU yusda, sari
JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY Vol 1, No 2 (2017): Edisi Desember
Publisher : JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.212 KB)

Abstract

Perencanaan alat pemurnian ini merupakan teknologi alternatif untuk memurnikan minyak kemiri dengan memanfaatkan bentonit alam sebagai adsorben.  Jenis alat adsorpsi adalah type fixed bed coloums (silinder tegak), dimana kolom dilengkapi unggun  adsorben bentonit. Alat pemurnian minyak kemiri ini dirancang dengan kapasitas 5 liter. Bahan rancangan menggunakan pipa PVC setinggi 160 cm, sedangkan untuk media kolom adsorber terbuat dari bahan acrylic 2 inc setinggi 30 cm yang berdiameter rata-rata 50 mm, Bentonit sebagai adsorben diisi kedalam kolom setinggi 80 cm. Adsorber juga dilengkapi dengan media filter  halus dibagian atas dan dibagian bawah. Untuk mensirkulasi minyak kemiri secara kontinyu adsorber dilengkapi dengan pompa tekanan rendah. Ukuran bentonit 10 mesh, 20 mesh dan 30  mesh dibakar dalam furnace mencapai suhu 300 0C selanjutnya diaktifasi dengan H2SO4 1 M dengan cara perendaman. Setelah pembilasan dengan aquadest bentonit dikeringkan dalam oven  pada suhu 110oC.  Untuk menganalisa kinerja adsorber dilakukan pengoperasian peralatan dengan menganalisa sampel pada waktu sirkulasi 15, dan 30 menit. Dari hasil penelitian semakin lama waktu sirkulasi (30 menit) dan ukuran partikel bentonit sebagai adsorben semakin mengecil (30 mesh), minyak kemiri yang dihasilkan semakin murni. Indek bias sebesar 1,475, Bobot jenis 0,92895 dan nilai kalor 33486.  Hasil permunian minyak kemiri menggunakan adsorben bentonit alam sesuai dengan standar mutu SNI 01-4462-1998.
ANALISA PENUKAR KALOR SHELL DAN TUBE DENGAN MEMAMFAATKAN GAS BUANG MESIN DIESEL ALIRAN DIDALAM PIPA jalal, said
JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY Vol 1, No 1 (2017): EDISI JUNI
Publisher : JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1616.896 KB)

Abstract

Alat penukar kalor merupakan suatu peralatan yang digunakan untuk menukar energi dalam bentuk panas antara fluida yang berbeda temperatur yang dapat terjadi melalui kontak langsung maupun tidak langsung. Salah satu tipe dari alat penukar kalor yang banyak dipakaai adalah shell and tube, heat exchanger, alat ini digunakan untuk memindahkan panas dari sistem ke sistem lain tanpa perpindahan massa dan bisa berfungsi sebagai pemanas maupun sebagai pendingin. Untuk mengetahui beda temperatur, koefisien dan efektivitas perpindahan panas pada shell and tube maka dilakukan analisa penukar kalor shell and tube, membandingkan temperatur air keluar dan temperatur gas keluar dengan memamfaatkan gas buang mesin diesel aliran di dalam pipa. Sebelum melakukan penelitian, terlebih dahulu dilakukan beberapa pesiapan agar pengujian yang akan dilakukan dapat berlangsung aman dan lancar, diantaranya adalah persiapan bahan dan alat yang akan digunakan pada penelitian dan melakukan prosedur penelitian. Dari pengujian (analisa) didapat hasil untuk koefisein perpindahan panas didalam shell = 0,000825 m2, koefisien perpindahan panas didalam pipa yang terbesar pada percobaan ke 1= 32,7283 w/m .oC dan yang terkecil pada percobaan ke 6=32,5112 w/m .oC, koefisien perpindahan panas di luar pipa yang terbesar pada percobaan ke 4 =2,83984 w/m .oC dan yang terkecil pada percobaan ke 1=2,78102 w/m .oC. sedangkan efektivitas terbesar terletak pada percobaan ke 1 = 0,8000 dan yang terkecil pada percobaan ke 7 = 0,02013.
Analysis of Economizer Design To Boost The Efficiency of The Boiler in The State Polytechnic of Medan Ananda Nst, Pafh Rizki
JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY Vol 1, No 2 (2017): Edisi Desember
Publisher : JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.158 KB)

Abstract

Ekonomizer berfungsi untuk memanaskan air pengisi boiler dengan memanfaatkan panas dari gas sisa pembakaran di dalam boiler. Dengan meningkatnya temperatur air pengisi boiler maka efisiensi boiler juga akan meningkat. Telah dianalisa perancangan sebuah ekonomizer pada boiler pipa api dengan 7 belitan dan dapat dilihat setelah dilakukan perancangan ekonomizer maka efisiensi boiler meningkat sebesar 14,2%, terjadi penurunan laju aliran bahan bakar sebesar 5,909 kg/jam, terjadi penghematan energy panass sebesar 22,32 % dan biaya penggunaan bahan bakar akan menurun.
RANCANG BANGUN INSTRUMENT UNTUK MENGUKUR GAYA POTONG, KECEPATAN, DAN TEMPERATUR SPESIMEN PADA MESIN BUBUT umurani, khairul
JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY Vol 1, No 1 (2017): EDISI JUNI
Publisher : JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.979 KB)

Abstract

Proses pengerjaan atau pembuatan komponen-komponen  pada mesin- mesin, tidak lepas dari pada mesin-mesin produksi seperti mesin bubut. Mesin bubut banyak digunakan pada industri maupun laboratorium namun tidak banyak mesin bubut yang menggunakan instrument untuk mengukur parameter pembubutan. Pengaruh pahat potong, material benda kerja, dan kondisi pemotongan (kecepatan potong, kedalam potong dan gerak makan) terhadap keausan pahat bubut. Kecepatan potong (cutting speed) tidak dapat dipilih sembarangan karena akan mempengaruhi kualitas produk dan biaya. Konsep desain dilakukan terlebih dahulu  dengan mempersiapkan  loadcell dan pahat kemudian merekayasa bentuk dudukan loadcell dan pahat yang akan dibuat dengan menggambar manual diatas kertas. Pada  proses pembuatan alat instrument mesin bubut  ini terbagi menjadi dua kelompok yaitu, pembuatan  alat dan rangkaian  sensor–sensor yang diperlukan. Instrument ini mampu mengukur gaya potong, kecepatan dan temperature spesimen pada proses pembubutan yang sedang berlangsung secara bersamaan.
ANALISA EKSPERIMENTAL MODULUS ELASTISITAS BAHAN KOMPOSIT GLASS FIBER REINFORCED PLASTIC (GFRP) BERDASARKAN VARIASI DIAMETER SERAT AKIBAT BEBAN IMPAK LAJU REGANGAN TINGGI sarman, sarman
JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY Vol 1, No 2 (2017): Edisi Desember
Publisher : JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.075 KB)

Abstract

GFRP composite is one of the alternative materials that the most common as a replacement for metal. This material has a light weight, easy to shape, good strength, and the production cost is relatively cheaper. This study aims to investigate the effects of fiber diameter variation of mechanical behavior, particularly on the load of high strain rate impact. The application of impulse momentum theory in the elastic region is the basic science for this case. The AGC apparatus is equipment that used for this test because it could generate the high strain wave rate in the single direction loading. Specimen is placed in the position of tight end against the end of the input bar. The results showed that the increase in fiber diameter variations affect the value of E that is produced. Thus, it is become a recommendation for the use of this material in certain circumstances.
PERANCANGAN ALAT UJI IMPAK CHARPY SEDERHANA UNTUK MATERIAL LOGAM BAJA ST 30 Fikar, Zul
JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY Vol 1, No 1 (2017): EDISI JUNI
Publisher : JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.486 KB)

Abstract

Perkembangan penelitian kekuatan bahan telah banyak dilakukan untuk mendapatkan karakteristik suatu bahan terhadap berbagai jenis beban yang diberikan sebelum dipergunakan pada suatu sistem permesinan. Kendala terbesar saat ini khususnya di wilayah Sumatera Utara ialah langkanya alat-alat uji kekuatan bahan. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk merancang alat uji kekuatan bahan akibat beban impak (tumbukan) dengan menggunakan bahan-bahan yang mudah diperoleh dan peralatan yang cukup sederhana. Penelitian ini juga diharapkan sebagai suatu usaha inovasi untuk memecahkan masalah kelangkaan alat uji kekuatan bahan untuk jenis-jenis beban uji lainnya. Metode pengujian impak yang dipergunakan dalam perancangan ini ialah jenis uji impak Charpy. Metode ini menggunakan teknik ayunan lengan untuk mendapatkan energi impak suatu bahan. Besarnya energi impak yang dihasilkan dihitung berdasarkan sudut ayunan yang dibentuk setelah proses pengimpakan. Panjang lengan bandul ialah 750 mm dengan berat bandul 15 kg. Untuk mengukur sudut ayunan digunakan skala sudut bulat yang diletakkan tepat satu sumbu dengan sumbu ayunan. Hasilnya diperoleh alat uji impak ayunan bandul dengan spesifikasi seperti telah dijelaskan sebelumnya. Hasil uji coba mpak pada bahan baja ST 30 memperlihatkan energi impak pada bahan tersebut  
Karakteristik permukaan dan struktur mikro Pada bahan aluiminium 6061menggunakan Pahat Karbida dengan metode pemesinan laju tinggi dan pemesinan kering umroh, bobby
JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY Vol 1, No 2 (2017): Edisi Desember
Publisher : JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.749 KB)

Abstract

Penelitian pemesinan laju tinggi  dan kering dengan tujuan untuk kemasan permukaan yang meliputi corak permukaan cacat (defect) yang diakibatkan oleh kondisi pemesinan  pada  bahan aluminium 6061 menggunakan pahat karbida. Pengumpulan data pengujian pemesinan ini dilakukan menggunakan metode faktorial data sebanyak 8 kali percobaan dengan 3 variabel utama yaitu laju pemotongan(V), laju pemakanan (f) dan kedalaman potong (a) pada tiga tiga tingkat besaran. Dari percobaan yang telah direkomendasikan dengan kondisi pemesinan terbaik  maka didapati beberapa Nilai kekasaran permukaan sangat ditentukan oleh aus pahat yang tinggi. Aus pahat yang tinggi (0.129-0.247)sangat berpotensi terjadi cacat berupa koyak permukaan (tearing surface) permukaan benda kerja termesin, pada laju pemakanan yang tinggi terjadi feed mark goresan karena laju pemakanan yang tinggi .Lebar butiran pada mikrostruktur sangat ditentukan oleh kecepatan potong, dimana pada kecepatan potong V= 1000 m/min besarnya butiran terlihat lebih melebar sedangkan pada V=1250 m/min besar butiran terlihat lebih rapat
UNJUK KERJA DAN PERANCANGAN POROS DAN BANTALAN PADA MESIN DIESEL C 223 78 HP DENGAN MENGGUNAKAN DINAMOMETER marbun, erickson
JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY Vol 1, No 1 (2017): EDISI JUNI
Publisher : JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.588 KB)

Abstract

Dinamometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur prestasi sebuah mesin. Menurut tipe nya dinamometer dibagi menjadi dinamometer transmisi, dinamometer penggerak dan dinamometer absorsi. Dinamometer tipe water brake adalah salah satu macam dari dinamometer absorsi. Dinamometer tipe water brake adalah bentuk lain sebuah pompa penyerap hidraulik. Konsep dinamometer tipe water brake sama dengan pompa sentrifugal, tetapi yang tidak efisien. Setelah diproduksi maka sebuah dinamometer perlu diuji untuk mengetahui spesifikasi dari dinamometer tersebut. Jarangnya penggunaan chassis dinamometer tipe water brake membuat sebagian besar masyarakat  belum  mengetahui  cara  dan  langkah  kerja  dari  alat  ini,  maka  dibutuhkan  sebuah panduan berupa buku petunjuk operasi yang berisi tentang penjelasan dan langkah-langkah pengukuran daya kendaraan dengan menggunakan chassis dinamometer tipe water brake. Dari hasil pengujian dapat diketahui bahwa semakin besar debit air yang dialirkan maka semakin besar daya yang diserap oleh dinamometer. Chassis dinamometer yang dikarakterisasi dapat digunakan untuk mengukur daya sesuai dengan trendline grafik torsi dan daya mesin uji yang digunakan yaitu 29.56 hp/2962 rpm dan torsi hingga 76.03 N.m / 2542 rpm. Daya yang terukur bukan merupakan daya maksimal yang mampu diserap oleh dinamometer, melainkan daya dari mesin yang di uji.
ANALISA PERBANDINGAN PRESTASI MESIN PENDINGIN TERHADAP PEMAKAIAN REFRIGERAN HCFC-22, HFC-134a, HFC-404a manalu, eko s
JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY Vol 1, No 2 (2017): Edisi Desember
Publisher : JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.317 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui koefisien prestasi (COP) dari pemakaian tiga jenis Refrigeran yaitu HCFC-22, HFC-134a, HFC-404a dengan  cara  pergantian  langsung (drop  substitution).Mesin  pendingin ini merupakan mesin refrigerasi siklus kompresi uap sederhana, yang berupa kompresor, kondensor, pipa kapiler, dan evaporator, tipe kondensor  bersirip dan berpendingin kipas, dan tipe evaporator tipe bersirip, sistem ekspansi menggunakan   pipa   kapiler,   metode   yang   digunakan   yaitu   berupa pengamatan setiap perubahan keadaan yang ditunjukkan oleh alat pengukur ampere, voltase , suhu dan tekanan, kemudian dianalisa untuk mendapatkan hasil prestasi yang terbaik dari pemakaian ketiga jenis refrigeran tersebut. Perhitungan-perhitungan yang meliputi efek refrigerasi, kalor ekivalen dari kerja kompresi, daya yang masuk ke kompresor, jumlah aliran massa refrigeran  yang  bersirkulasi,  koefisien  prestasi,  dan  efisiensi  refrigerasi Dalam perhitungan juga menggunakan bantuan suatu perangkat lunak yaitu”Genetron  Properties  v 1.2 ©Honeywell International  Inc.2010”. saat mesin  pendingin  menggunakan  Refrigeran  HFC-134a  COP  didapatkan sebesar 2.83 COP HCFC-22 sebesar 2.65, dan HFC-404a sebesar 1.37, HFC- 134a juga lebih irit dalam pemakaian arus listrik dalam kapasitas yang sama.Saat mesin pendingin menggunakan Refrigeran HCFC-22 kedaannya sangt stabil selama operasi berjalan, namun tidak cukup hemat dalam pemakaian arus listrik. Refrigeran HFC-134a ini, dari hasil penelitian menunjukkan bahwa refrigeran ini bertekanan rendah dan bersuhu minus yang cukup rendah, sedangkan untuk refrigeran HCFC-22 dan HFC-404a bertekanan tinggi dan bersuhu minus tinggi.

Page 1 of 3 | Total Record : 30