Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : 23550287     EISSN : 25493299
Jurnal J-IKA (Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung) pertama publikasi tahun 2014, dengan registrasi ISSN dari LIPI Indonesia. J-IKA merupakan jurnal hasil penelitian ilmiah dibidang Bahasa dan Komunikasi.
Articles 75 Documents
STRATEGI KOMUNIKASI WOLIPOP.COM DALAM MENJARING PENGUNJUNG PORTAL BERITA ONLINE Desianti, Leli
J-IKA Vol 3, No 2 (2016): JURNAL J-IKA
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas BSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTResearch’s aim to find out how wolipop.com’s communication strategy gets viewers and how it produces lifestyle news information for women living in a modern society. Constructivist research paradigm is used in this research, utilizing a case study method and a qualitative approach. The theory is presented using new media theory, as the concept or principle of online journalism BASIC. The study found out that wolipop.com implements a communication strategy in attracting viewers and becomes lifestyle information providers for modern women. The strategy is reflected throughout the news production stages, from planning, implementation, through evaluation. The news production stage then proved that this portal has creative communication strategy to provides information about the lifestyle of the modern women. Keywords: Communication Strategy, New Media, News Portal, Online Jurnalism. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi wolipop.com dalam menjaring pengunjung serta bagaimana strategi komunikasi memproduksi berita menjadi informasi gaya hidup bagi wanita yang hidup secara modern. Paradigma penelitian yang digunakan konstruktivis dengan metode penelitian studi kasus dan pendekatan kualitatif. Teori yang dipaparkan dalam penelitian ini menggunakan teori media baru, dengan konsep atau prinsip jurnalistik online BASIC. Hasil penelitian menemukan bahwa wolipop.com menerapkan strategi komunikasi dalam menjaring pengunjung dan menjadi penyedia informasi gaya hidup wanita modern. Strategi ini tercermin dari tahapan demi tahapan dalam produksi berita yakni saat perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Pada tahap produksi berita membuktikan bahwa portal ini memiliki strategi komunikasi kreatif dalam memberi informasi seputar gaya hidup wanita modern. Kata Kunci: Strategi Komunikasi, Media Baru, Portal Berita, Jurnalisme Online. 
HUKUMAN TAHANUS SEBAGAI STRATEGI KOMUNIKASI DALAM MENIGKATKAN KEDISIPLINAN SANTRI PUTRI PESANTREN AL-BASYARIYAH Ismail, Jaka; Ngare, Ferdinandus; Suhadi, Mahardiansyah
J-IKA Vol 3, No 1 (2016): Jurnal J-IKA
Publisher : J-IKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTTahannus Punishment Case Study as a form of moral education in Pondok Pesantren Al-Basyariyah Bandung This research suggests how a program tahannus punishment as an effort to improve discipline and improvement of the morals of the students who violate disciplines sunah cottage. Researchers use this study to examine how the strategy, implementation and results of the program tahanus punishment in improving discipline and improvement of the morals of the students who violate disciplines sunna cottage. The goal is to provide new reference on the implementation of penalties to improve discipline. This study uses a theoretical study of organizational communication with the application of theory acceptance of the authority of Chester Barnard. Data collected by observation depth interviews and literature study. Thus, the study produces an overview of the process of moral education through program tahanus punishment.Keywords : Tahannus, Student.ABSTRAKTahannus sebagai bentuk pendidikan moral di Pondok Pesantren Al-Basyariyah Bandung. Penelitian ini mengemukakan tentang bagaimana sebuah program hukuman tahannus sebagai upaya peningkatan kedisiplinan dan perbaikan akhlak para santri yang melanggar sunah disiplin pondok. Peneliti menggunakan penelitian ini untuk mengkaji bagaimana strategi, pelaksanaan, dan hasil dari program hukuman tahanus dalam upaya peningkatan kedisiplinan dan perbaikan akhlak para santri yang melanggar sunah disiplin pondok. Tujuannya untuk memberikan referensi baru tentang implementasi hukuman untuk meningkatkan kedisiplinan. Penelitian ini menggunakan kajian teoritis komunikasi organisasi dengan penerapan teori penerimaan kewenangan Chester Barnard. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi wawancara mendalam dan studi kepustakaan. Sehingga, penelitian ini menghasilkan sebuah gambaran proses pendidikan moral melalui program hukuman tahanus.Kata Kunci : Tahannus, Santri Putri.
MEMBANGUN KEMANDIRIAN SISWA AUTIS DI RUMAH AUTIS KOTA BANDUNG Widyantoro, Edy Suprianto; Ngare, Ferdinandus; Suhadi, Mahardiansyah
J-IKA Vol 2, No 2 (2015): JURNAL J-IKA
Publisher : J-IKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this research was: 1) to know the process of communication activities autistic students against teachers; 2) to know the contents of the message communication teachers against students; 3) to find out the language communication autistic students against teachers; 4) to find out how autistic student against teacher communication. His goal was to find out how autistic students teachers develop the independence that has been considered difficult to be able to become independent. This research uses the theoretical study of interpersonal communication with the application of the theory of symbolic interaction. The technique of data collection is carried out by means of direct obsrvasi and in-depth interviews. The research results indicate some of the factors important to communicate with an autistic student against whom a sense of comfort, an understanding of the needs, the patience and sincerity. Message communication in the form of a short customized command against an autistic student. The language used is verbal language are accompanied by nonverbal language. And the way its communication must be fun and done repeatedly.Keywords: Interpersonal Communication, An Autistic Child ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui proses kegiatan komunikasi guru terhadap siswa autis; 2) Untuk mengetahui isi pesan komunikasi guru terhadap siswa; 3) Untuk mengetahui bahasa komunikasi guru terhadap siswa autis; 4) Untuk mengetahui cara komunikasi guru terhadap siswa autis. Tujuannya untuk mengetahui bagaimana cara guru membangun kemandirian siswa autis yang selama ini dianggap sulit untuk bisa menjadi mandiri. Penelitian ini menggunakan kajian teoritis komunikasi interpersonal dengan penerapan teori interaksi simbolik. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam dan obsrvasi langsung. Hasil penelitian menunjukan beberapa faktor penting untuk melakukan komunikasi terhadap siswa autis diantaranya rasa nyaman, pemahaman akan kebutuhan, kesabaran serta ketulusan. Isi pesan komunikasi berupa perintah singkat yang disesuaikan terhadap siswa autis. Bahasa yang digunakan adalah bahasa verbal yang disertai dengan bahasa nonverbal. Dan cara komunikasinya haruslah menyenangkan dan dilakukan secara berulang.Kata Kunci : Komunikasi Interpersonal, Anak Autis
Analisis Framing Pemberitaan Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Media Online Athalia, Emanuela; Purnama, Hadi; Nugroho, Catur
J-IKA Vol 4, No 2 (2017): JURNAL J-IKA
Publisher : J-IKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini membahas tentang konstruksi realitas yang dilakukan oleh Metrotvnews.com dan Viva.co.id dalam pemberitaan pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung, khususnya dalam permasalahan groundbreaking atau peletakkan batu pertama kereta cepat. Pemberitaan mengenai pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung turut menarik perhatian masyarakat Indonesia tidak terkecuali media online. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerlad M. Kosicki dengan memerhatikan struktur sintaksis, struktur skrip, struktur tematik, dan struktur retoris. Objek penelitian ini adalah teks berita mengenai pemberitaan pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung di media online Metrotvnews.com dan Viva.co.id. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa framing yang dibentuk oleh Metrotvnews.com dan Viva.co.id atas berita groundbreaking kereta cepat Jakarta-Bandung lebih menonjolkan kepada aspek regulasi. Pemilihan narasumber dari kalangan pemerintah menunjukkan bahwa Metrotvnews.com dan Viva.co.id tidak objektif dalam menyampaikan beritanya. Kata kunci: Framing, Metrotvnews.com, Viva.co.id, Kereta Cepat, Zhongdang Pan dan Gerald M.Kosicki ABSTRACTThis study discusses the construction of reality by Metrotvnews.com and Viva.co.id in reporting development of a high speed railway from Jakarta to Bandung, especially in problem of groundbreaking or laying the first stone of a high speed railway. News about the construction of a high speed railway from Jakarta to Bandung helped draw Indonesian attention especially to online media.The method used in this research is the analysis of framing a model Zhongdang Pan and Gerlad M. Kosicki by watching the syntactic structure, the structure of the script, thematic structure and rhetorical structure. The object of this study is the text of the news about the news construction of a high speed railway from Jakarta to Bandung in online media Metrotvnews.com and Viva.co.id.The results of this study indicate that the framing formed by Metrotvnews.com and Viva.co.id on news of groundbreaking high speed railway from Jakarta to Bandung is more weight to the regulatory aspects. The selection of speakers from government show that Metrotvnews.com and Viva.co.id not objective in presenting the news. Keywords: Framing, Metrotvnews.com, Viva.co.id, High Speed Railway, Zhongdang Pan and Gerald M. Kosicki
CORPORATE IDENTITY VISUAL DAN CITRA PERUSAHAAN MELALUI FASILITAS RUANG BACA DI BAPUSIPDA JAWA BARAT Agustina, Tirayan; Rachmaniar, Rachmaniar
J-IKA Vol 1, No 2 (2014): Jurnal J-IKA
Publisher : J-IKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (866.91 KB)

Abstract

Abstract - In the opinion of the public library is a place to store books that are old fashioned or outdated and drab place. With grim reading room, full of dust, stuffy and dark. This negative image of the library in society that drives Bapusipda Jabar, to change the negative image by construct a new building and provide complete facilities for library users This study aims to understand the image of West Java Bapusipda through corporate identity visual "reading room facility" children, adolescents and adults. This study used a qualitative approach, constructivist paradigm and case study method. These results indicate that the negative image attached to the old library building, it certainly turned out to be more positive, because of the attractive design of the new building. In terms of facilities almost all informants responded positively, be it in furniture, interior design, audio visual room, childrens playground, a discussion and OPAC. These facilities make informants feel comfortable and at ease to linger at the library. This positive image is also evident from the increasing statistics of each reading room, both of visitor statistics, statistics borrowers, statistics and statistical books borrowed books read, since the building of the new library opened in February and May 2013.Keywords : Corporate Visual Identity, Reading Room Facilities, Library Image   Abstrak - Perpustakaan  menurut pendapat masyarakat umum adalah suatu tempat untuk menyimpan buku-buku yang sudah kuno atau ketinggalan jaman dan tempat yang menjemukan. Dengan ruang baca yang suram, penuh dengan debu, pengap dan gelap. Citra perpustakaan yang negatif di mata masyarakat  inilah yang mendorong Badan Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Bapusipda) Provinsi Jawa Barat, untuk mengubah citra negatif tersebut dengan membangun gedung baru dan memberikan fasilitas yang lengkap bagi pengguna perpustakaan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami citra Bapusipda  Jawa  Barat melalui  corporate identity visual  “fasilitas ruang  baca”  anak, remaja  dan dewasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, paradigma konstruktivis dan metode penelitian studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan citra negatif yang melekat pada gedung perpustakaan lama, secara pasti berubah menjadi lebih postif, karena desain gedung baru yang menarik. Dari segi fasilitas hampir semua informan memberikan respon yang positif, baik itu pada perabot, desain interior, ruang audio visual, arena bermain anak, ruang diskusi dan OPAC. Fasilitas-fasilitas tersebut membuat informan merasa nyaman dan betah untuk berlama-lama berada diperpustakaan. Citra yang positif ini juga tampak dari semakin meningkatnya data statistik masing-masing ruang baca, baik dari statistik pengunjung, statistik peminjam, statistik buku yang dipinjam dan statistik buku yang dibaca, dari sejak gedung perpustakaan baru dibuka pada bulan Februari hingga Maei 2013. Kata Kunci : Corporate Identity Visual, Fasilitas Ruang Baca, Citra Perpustakaan
Kearifan Lokal Ulun Lampung Kajian PR Budaya Melalui Pendekatan Etnografi PR Hidayat, Dasrun; Kuswarno, Engkus; Zubair, Feliza; Hafiar, Hanny
J-IKA Vol 4, No 1 (2017): JURNAL J-IKA
Publisher : J-IKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKArtikel ini fokus pada ritual mupakat adat prosesi pemberian gelar atau Juluk Adok. Aspek-aspek yang dikaji meliputi simbol pada sistem dan status pernikahan sebagai gerbang pemberian gelar. Simbol sistem dan status pernikahan yakni simbol atribut adat yang digunakan pada prosesi pemberian gelar. Simbol tersebut terdiri dari simbol Mupakat Kamar, Mupakat Pandia Paku Sakha dan Mupakat Balak sebagai pedoman prosesi pemberian gelar. Penelitian dilaksanakan di Desa Banjar Negeri Kecamatan Gunung Alip Kabupaten Tanggamus Lampung. Penelitian ini menggunakan studi Etnografi PR yang berfokus pada perilaku komunikasi Jakhu Suku sebagai PR Budaya. Penelitian bersifat kualitatif dengan paradigma konstruktivis. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara dengan melibatkan delapan informan perangkat adat. Hasil penelitian menemukan bahwa mupakat adat menjadi simbolisasi ritual pemberian gelar. Simbolisasi meliputi Mupakat Kamar, Mupakat Pandia Paku Sakha dan Mupakat Balak. Mupakat adat terjadi secara khas dan berulang sehingga membangun Pola Kerja Jakhu Suku pada prosesi mupakat adat pemberian gelar. Kata kunci: PR Budaya, Kearifan Lokal, Pola Mupakat Adat. ABSTRACTThis article focuses on the traditional mupakat rituals of giving title procession named juluk adok. These aspects are examined include the symbol on the system and the status of marriage as a gate of giving title. Symbols on the system is the custom attributes symbols used in giving title procession. The symbol consists of Mupakat Kamar symbols, Mupakat Pandia Paku Sakha, and Mupakat Balak as guidelines for giving title procession. The research was conducted in the village of Banjar Negeri in District Gunung Alip Tanggamus Lampung. This study used Ethnographic PR studies that focus on Jakhu Suku’s communication behavior as a Culture PR. The research is qualitative with the constructivist paradigm. The technique of collecting data through observation and interviews with eight informants of custom devices. The study found that traditional mupakat become a symbolization of giving title ritual. Symbolization includes Mupakat Kamar, Mupakat Pandia Paku Sakha, and Mupakat Balak. Traditional mupakat be typically and repeatedly so as to build a work pattern of Jakhu Suku in traditional mupakat of giving title procession. Keywords: Culture-PR, Local Wisdom, Traditional Mupakat Pattern.
KOMUNIKASI ANTARPRIBADI DALAM MEMBANGUN KEPRIBADIAN SANTRI Haqani, Mudzammil Fikri; Hidayat, Dasrun
J-IKA Vol 2, No 1 (2015): Jurnal J-IKA
Publisher : J-IKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.355 KB)

Abstract

Abstract : The focus of this research is the fulfillment of emotional needs of students in the boarding school Baitul Izzah that the majority of his students are still out of educational primary school and still in dire need of attention and affection from their parents and teachers. With the fulfillment of emotional needs, students will reflect a healthy personality. This study used a qualitative approach, case study and critical theory paradigm. The result of this study is a model of emotional fulfillment students, which is Taking Role Model, a model of role-taking in order to grow the concept of self-confident students, Protection of Student Model, a boarding school rules in order to protect students feel comfortable living in the boarding school, Model Environment , an environment and parental involvement in the formation of personality, Model awareness, is the result of the awareness of parents of students personality, and Model of emotional needs which is fulfilling the emotional needs through parent and teacher relationships.Keywords: Personality, Taking Role Models, Protection of Student Model, Model of Emotional Needs. Abstrak : Fokus penelitian ini adalah metode pemenuhan kebutuhan emosional santri di pondok pesantren Baitul Izzah yang mayoritas santrinya masih mengeyam pendidikan SD dan masih sangat membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari orang tua dan pengajar mereka. Dengan terpenuhinya kebutuhan emosional, akan tercermin kepribadian santri yang sehat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, metode studi kasus dengan paradigma teori kritis. Hasil penelitian ini adalah model pemenuhan kebutuhan emosional santri, yaitu Model Role Taking, merupakan model pengambilan peran agar tumbuh konsep diri santri yang percaya diri, Model Protection of Student, merupakan peraturan pondok pesantren dalam melindungi santri agar merasa nyaman tinggal di pondok pesantren, Model Environment, merupakan keterlibatan lingkungan dan orang tua dalam terbentuknya kepribadian, Model Awareness, merupakan hasil dari kesadaran orang tua terhadap kepribadian santri, dan Model of Emotional Needs yang merupakan pemenuhan kebutuhan emosional melalui hubungan orang tua dan pengajar.Kata kunci: Kepribadian, Model Role Taking, Model Protection of Student, Model of Emotional Needs
POLA KOMUNIKASI ORGANISASI SAR BANDUNG DALAM PENANGANAN MUSIBAH PENDAKI HILANG Suhartini, Titin; Ramdani, Apriananda
J-IKA Vol 3, No 2 (2016): JURNAL J-IKA
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas BSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The function of Bandung SAR Office within the scope of The National SAR Agency is the implementation of SAR standby continuously for 24 hours, the conduct of SAR training, implementation of coaching potensial SAR, acts of early implementation and operation SAR, coordination, deployment and control of potential SAR in the SAR operation. To carry out their duties, communication certainly play an important role in the activities of the Office of SAR Bandung, this study aimed to describe the communication patterns that exist within at Bandung SAR Office when operated on the disaster victims lost in the mountains. The theory used in this research is the coorientation theory of organization that support on this research. The method used on this research is qualitative method. Researcher use interviewing techniques to five informant who was a member of Bandung SAR Office. The results from this study showed that the Bandung SAR Office using communication pattern down the form is command, landing, and coordination to his subordinates in the SAR process, the pattern of upward communication in the form of oral and written reports SAR process activities undertaken by the SAR team, and communication patterns laterally in the form of coordination and problem solving in the search for survivors. As for the obstacles that occur in the search for survivors is natural obstacles, technical, and human. Keywords: Patterns of Communication, Bandung SAR Office, Disaster Missing ClimberABSTRAK Badan SAR Nasional adalah pelaksana siaga SAR secara terus menerus selama 24 jam, pelaksanan pelatihan SAR, pelaksanaan pembinaan potensi SAR, pelaksanaan tindak awal dan operasi SAR, koordinasi, pengerahan dan pengendalian potensi SAR dalam operasi SAR. Untuk menjalankan tugasnya, tentu komunikasi berperan penting dalam kegiatan Kantor SAR Bandung. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola komunikasi yang ada didalam Kantor SAR Bandung saat beroperasi pada musibah korban hilang di gunung. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori koorientasi organisasi yang mendukung penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Peneliti menggunakan teknik wawancara kepada lima informan yang merupakan anggota dari Kantor SAR Bandung. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Kantor SAR Bandung menggunakan Pola komunikasi kebawah berupa perintah, arahan, dan koordinasi kepada bawahannya dalam proses pencarian, pola komunikasi keatas berupa laporan lisan dan tertulis kegiatan proses pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR, dan pola komunikasi kesamping berupa pengkoordinasian dan pemecahan masalah dalam proses pencarian korban. Adapun hambatan yang terjadi pada proses pencarian korban yaitu hambatan alam, teknis dan manusiawi. Kata Kunci: Pola Komunikasi, Kantor SAR Bandung, Musibah Pendaki Hilang
MAKNA HUBUNGAN ANTARPRIBADI MELALUI MEDIA ONLINE TINDER Nadya, Karlina; Hidayat, Dasrun; Retnasary, Maya
J-IKA Vol 3, No 1 (2016): Jurnal J-IKA
Publisher : J-IKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThe focus of this research is based on the meaning of the Inter-personal relationships Tinder users in Bandung. Establishing a relationship via technology should be based on the preparation of appropriate communication messages. Open attitude and the attitude of trust becomes an important thing that Inter-personal communication is still running despite using Tinder media. This study used a qualitative approach on the grounds that this approach is the approach that interprets the phenomena that occur naturally. The method used is phenomenological method as a key concept in this research is to examine the meaning of a user Tinder. Results from this study that the communication can run well with good management communication messages such as the preparation of topics and use of emoticons. Openness and trust in Tinder users can also support communication even if only by using the media. Keywords: Tinder, Inter-personal communication, social media ABSTRAKFokus penelitian ini didasarkan pada makna hubungan Antar pribadi pengguna Tinder di Bandung. Menjalin sebuah hubungan via teknologi harus didasari dengan penyusunan pesan komunikasi yang tepat. Sikap terbuka dan sikap percaya menjadi suatu hal yang penting agar komunikasi Antar pribadi tetap berjalan walaupun dengan menggunakan media Tinder. Penelitian ini menggunakan pendekeatan kualitatif dengan alasan bahwa pendekatan ini adalah pendekatan yang menafsirkan fenomena yang terjadi secara alamiah. Metode yang digunakan adalah metode fenomenologi karena konsep utama dalam penelitian ini adalah mengkaji tentang makna seorang pengguna Tinder. Hasil dari penelitian ini bahwa komunikasi dapat berjalan dengan baik dengan pengelolaan pesan komunikasi yang baik seperti penyusunan Tema dan penggunaan emoji. Sikap terbuka dan percaya pada pengguna Tinder juga dapat menunjang komunikasi walaupun hanya dengan menggunakan media. Kata kunci : Tinder, Komunikasi Antar pribadi, media sosial
STUDI KOMUNIKASI BUDAYA TENTANG UPACARA RITUAL CONGKO LOKAP DAN PENTI SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA DAERAH MANGGARAI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Ngare, Ferdinandus
J-IKA Vol 1, No 1 (2014): Jurnal J-IKA
Publisher : J-IKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.07 KB)

Abstract

Abstrak - Penelitian ini menyoroti peran budaya dalam upacara ritual congko lokap dan penti di Kabupaten Manggarai serta makna yang terkandung di dalamnya baik bahasa, tarian dan musik dalam keberhasilan perkembangan pariwisata budaya Manggarai. Penelitian mengenai upacara ritual congko lokap dan penti sebagai media komunikasi tradisional dalam mengembangkan pariwisata daerah Manggarai  ini  menggunakan  metode kualitatif dengan pendekatan etnografi komunikasi. Upacara ritual congko lokap dan penti yang dirayakan oleh masyarakat Manggarai selain upacara- upacara ritual yang lain di sana mempunyai peran sosial dalam rangka menjalin hubungan dengan sesama manusia, serta berperan religius yaitu menjalin hubungan manusia dengan Tuhan Yang Maha Kuasa. Bahasa Manggarai berperan sebagai salah satu media penyampaian pesan-pesan adat dari  para  tetua  adat  kepada  masyarakatnya dan juga  sebagai  media  pemersatu  masyarakat Manggarai dan masyarakat Manggarai dengan  Tuhan Yang Maha Kuasa secara adat, sebagai sarana dalam menyapa para leluhur dan masyarakat. Selain bahasa sebagai media; musik dan tarian adat  juga  berperan  sebagai  penyempurna di dalam upacara  ritual.  Makna  komunikasi simbolik yang terlihat dan tak terlihat dalam ritual adat yang ada di lokasi penelitian senantiasa diimplementasikan dalam kehidupan masyarakat Manggarai sehari-hari. Perilaku simbolis masyarakat nampak melalui tindakan simbolis dalam situasi religius, dalam tradisi dan dalam seni yang kaya akan makna. Upacara ritual congko lokap  dan  penti, merupakan titik puncak cerminan kebersamaan  masyarakat  Manggarai,  yang  turut  berperan dalam  upaya  pelestarian, pengembangan,  juga pemanfaatan kekayaan budaya menjadi daya tarik wisata selain keindahan panorama alam di bumi Manggarai. Kata kunci : Congko Lokap, Penti, Manggarai, Komunikasi. Abstract - The purpose of this research was to discover the culture roles in ritual ceremonies of Penti and Congko Lokap  in  Kabupaten  Manggarai and the meaning contained in it either  language, dancing, and music in the successful development of cultural tourism in Manggarai. Research on the Congko Lokap and Penti ritual ceremonies in Manggarai as a traditional communication media in developing  tourism using qualitative  methods with ethnographic communication approach. Visible and invisible symbolic communication meaning in traditional rituals at the research site are always implemented in everydat lives of the Manggaraians. Symbolic behaviours of the people are visible through the symbolic actions in the religious situation, traditions, and in the rich artistic meaning.This research concluded that the Congko Lokal and Penti ritual ceremonies celebrated by the Manggaraians beside any other rituals there had a social role in order to establish the relationships with fellow human beings, as well as religious role in establishing human relationship with God Almighty. Manggarai language takes the role in serving as a media to deliver custom messages from the community elders to the Manggaraians as well as unifying the people of Manggarai. The language is used customary as a liaison between the Manggaraians and God Almighty, as a media in addressing the ancestors and the community. In addition to language as a media; music and traditional dance are also take the role as a complement in the rituals. Congko Lokap dan Penti rituals, are the culmination point of reflection from the togetherness of Manggaraians community, which taking the role in conservation, development, and also utilization of cultural assets to become tourist attraction in addition to the beauty of Manggarai natural scenery. Keywords : Congko Lokap, Penti, Manggarai, Communication.