Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : 23550287     EISSN : 25493299
Jurnal J-IKA (Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung) pertama publikasi tahun 2014, dengan registrasi ISSN dari LIPI Indonesia. J-IKA merupakan jurnal hasil penelitian ilmiah dibidang Bahasa dan Komunikasi.
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 2 (2015): JURNAL J-IKA" : 6 Documents clear
ANALISIS SEMIOTIKA KOSTUM THE REMIX NET. TV TEMA ETHNIC DAN FUTURISTIK Maulana, Rizky Iwan; Suhartini, Titin; Purba, Veny
J-IKA Vol 2, No 2 (2015): JURNAL J-IKA
Publisher : J-IKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The Remix is one of the Special Program who on aired by NET. TV. Electronic Music Dance (EDM) as the point of this show. The compettion for Indonesian dj or remixer who paired with the freatest singer in the country makes the show serve a hgreatest entertaiment and never shown in the other televison program. The show has a lot of division inside, one of the divison of this program who people talk about the most and outstanding are a Fashion Stylist team. They’re the one who responsible for the Costume and all the wardrobe for al the talent for this program and the look itself should be otstanding and have to combine the futuristic side to all the costumes. One episode of The Remix is very interesting is The 11th Episode on November 7th, 2015. This episode was themed "Ethnic Futuristic" in which all groups must sang traditional songs packaged electronic music, of course, the costumes they must contain elements must be visible Futuristic and Etnic. This study uses a qualitative methodology for researchers consider the problems studied is complex and researchers use semiotics of Roland Barthes analasis because he has discusses the realm of fashion.Keywords: The Remix, Costumes, Fashion Stylist. Semiotic AbstrakThe Remix adalah sebuah Program Event Special yang ditayangkan oleh NET. MEDIATAMA TELEVISI yang mengangkat Electronic Dance Music (EDM) sebagai unsur utama dalam acara ini. Kompetisi untuk para DJ atau remixer Indonesia yang dipairing dengan penyanyi kelas atas Indonesia ini menjadi suguhan yang berbeda dari acara televisi lainya. Didalam acara The Remix terdapat beberapa Divisi penting dimulai dari Divisi Produksi hingga Services, salah satu divisi yang sangat menonjol adalah Divisi Fashion Stylists, Karena divisi inilah yang bertanggung jawab atas outfit dan costume yang dikenakan oleh semua pengisi acara dan looknya teresebut haruslah stand out dengan memadu padankan unsur futuristik didalam tampilannya tersebut. Salah satu episode dari The Remix yang sangat menarik perhatian adalah Episode 11 yang ditangkan di NET. TV pada tanggal 7 November 2015. episode ini bertemakan “Ethnic Futuristic” dimana semua group harus membawakan lagu lagu daerah yang dikemas secara musik elektronik, tentunya kostum mereka pun harus mengandung unsur Etnic tetepi haruslah terlihat Futuristik. Penelitian ini menggunakan metodelogi kualitatif karena peneliti menganggap permasalahan yang diteliti cukup kompleks dan peneliti menggunakan analasis semiotika Roland Barthes dikarenakan beliau pernah membahas ranah fashion.Kata kunci : The Remix, Kostum, Fashion Stylist, Semiotika.
DIALEKTIKA KOMUNIKASI TENTANG HIV PADA ODHA DAN ADHA DI RUMAH CEMARA BANDUNG Ramadanu, Febry; Hidayat, Dasrun; Retnasari, Maya
J-IKA Vol 2, No 2 (2015): JURNAL J-IKA
Publisher : J-IKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThis research aims to know how the dialectic communication PLWHA to build internal relations to CLWHA with the final results to make quality of live better CLWHA. Type of this research is qualitative, with the constructivist paradigm and case study. Data collected by the methods of observation, interview and documentation. The result showed that the disclosure HIV status PLWHA and CLWHA be a good beginning of the conversation should doing by parents for start the next approach phase. Give extra attention and enough affection a helping CLWHA to get a good quality of live. PLWHA and CLWHA using communication privacy management to manage its private information.Keywords: Communication, Internal relationship, Conffident ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana dialektika komunikasi ODHA dalam membangun hubungan internal kepada ADHA dengan tujuan akhir membuat kualitas hidup ADHA yang lebih baik. Jenis dari penelitian ini adalah kualitatif, dengan paradigma konstruktivis dan studi kasus. Data dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil menunjukan bahwa pengungkapan status HIV ODHA dan ADHA menjadi awal pembicaraan baik yang harus di lakukan oleh orang tua untuk memulai tahapan pendekatan selanjutnya. Memberikan perhatian yang ekstra dan kasih sayang yang cukup akan membantu ADHA mendapatkan kualitas hidup yang baik. ODHA dan ADHA menggunakan manajemen privasi komunikasi untuk mengelola informasi privat yang dimilikinya. Kata Kunci : komunikasi, hubungan internal, percaya diri
POLA KOMUNIKASI ORGANISASI FORUM LEADER PADA AKTIVITAS EVALUASI BANDUNG CLEAN ACTION Ali, Irfan; Anisti, Anisti
J-IKA Vol 2, No 2 (2015): JURNAL J-IKA
Publisher : J-IKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTWithin an organitation, often found a communication berrier One of that communication barriers is from culture aspect, such as prespective and behavior. That communication barriers is take effect to organitation participant participation. In this research, the organitation is Forum Leader from Bandung Cleanaction Programm. Every participant in Forum Leader are compound from leaders or liaison unit from affiliated communities in Bandung Cleanaction Programm. Forum Leader participant had many defferent culture and norms. Research methods used in this research is qualitative. Theory used is Organitation Culture Theory. With participant observation and deep interview, researcher have try to find a communication patterning in activities evaluation on Forum Leader. Result from this research showing us that informal communication and kinship atmosphere setting take huge effects to behavior and performance of participant.Keywords : communications activities, communications component, pattern communications. ABSTRAKDalam sebuah organisasi sering adanya hambatan komunikasi. Salah satu hambatan yang sering terjadi adalah dari segi budaya, baik cara pandang maupun perilaku. Hambatan tersebut dapat berpengaruh pada partisipasi anggota organisasi. Pada penelitian ini organisasi yang dimaksud adalah Forum Leaderprogram Bandung Cleanaction. Partisipan yang membentuk Forum Leader ini merupakan gabungan dari para pemimpin atau perwakilan dari komunitas-komunitas yang berafiliasi dalam program Bandung Cleanaction. Partisipan Forum Leader memiliki latar belakang budaya atau nilai-nilai yang berbeda.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode etnografi komunikasi. Teori yang digunakan adalah Teori Budaya Organisasi. Dengan menggunakan teknik observasi partisipan serta wawancara mendalam, peneliti berusaha menemukan sebuah pola komunikasi dalam proses evaluasi kegiatan  pada Forum Leader ini. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa aktivitas komunikasi yang bersifat informal serta suasana kekeluargaan yang diciptakan dalam proses evaluasi berpengaruh besar pada perubahan perilaku dan kinerja partisipan Forum Leader.Kata Kunci: aktivitas komunikasi, komponen komunikasi, pola komunikasi
MEMBANGUN KEMANDIRIAN SISWA AUTIS DI RUMAH AUTIS KOTA BANDUNG Widyantoro, Edy Suprianto; Ngare, Ferdinandus; Suhadi, Mahardiansyah
J-IKA Vol 2, No 2 (2015): JURNAL J-IKA
Publisher : J-IKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this research was: 1) to know the process of communication activities autistic students against teachers; 2) to know the contents of the message communication teachers against students; 3) to find out the language communication autistic students against teachers; 4) to find out how autistic student against teacher communication. His goal was to find out how autistic students teachers develop the independence that has been considered difficult to be able to become independent. This research uses the theoretical study of interpersonal communication with the application of the theory of symbolic interaction. The technique of data collection is carried out by means of direct obsrvasi and in-depth interviews. The research results indicate some of the factors important to communicate with an autistic student against whom a sense of comfort, an understanding of the needs, the patience and sincerity. Message communication in the form of a short customized command against an autistic student. The language used is verbal language are accompanied by nonverbal language. And the way its communication must be fun and done repeatedly.Keywords: Interpersonal Communication, An Autistic Child ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui proses kegiatan komunikasi guru terhadap siswa autis; 2) Untuk mengetahui isi pesan komunikasi guru terhadap siswa; 3) Untuk mengetahui bahasa komunikasi guru terhadap siswa autis; 4) Untuk mengetahui cara komunikasi guru terhadap siswa autis. Tujuannya untuk mengetahui bagaimana cara guru membangun kemandirian siswa autis yang selama ini dianggap sulit untuk bisa menjadi mandiri. Penelitian ini menggunakan kajian teoritis komunikasi interpersonal dengan penerapan teori interaksi simbolik. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam dan obsrvasi langsung. Hasil penelitian menunjukan beberapa faktor penting untuk melakukan komunikasi terhadap siswa autis diantaranya rasa nyaman, pemahaman akan kebutuhan, kesabaran serta ketulusan. Isi pesan komunikasi berupa perintah singkat yang disesuaikan terhadap siswa autis. Bahasa yang digunakan adalah bahasa verbal yang disertai dengan bahasa nonverbal. Dan cara komunikasinya haruslah menyenangkan dan dilakukan secara berulang.Kata Kunci : Komunikasi Interpersonal, Anak Autis
KOMUNIKASI PSIKIATER DAN PASIEN PENDERITA BIPOLAR Yamudaha, Merizha; Oktaviani, Femi; Taufik, Reza Rizkina
J-IKA Vol 2, No 2 (2015): JURNAL J-IKA
Publisher : J-IKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTInterpersonal communication is a communication made between two people, where there is direct contact either verbal or nonverbal, and has effectiveness in changing attitudes, opinions or behavior because it possesses a dialog where backflow occurs directly, as is the case for psychiatrists and patients with bipolar disorder. Issues to be discussed, namely 1. What forms of interpersonal communication that do psychiatrists and patients with bipolar disorder in the recovery process 2. What factors interpersonal communication helps the recovery process of patients with bipolar disorder 3. Why do psychiatrists proximity to the recovery process of patients with disorders bipolar 4. What obstacles encountered psychiatrist when communicating with patients with bipolar disorder in the recovery process. This problem is very important investigation, to determine interpersonal communication easier for psychiatrists to interact with patients with bipolar in the recovery process. The research method that researchers use the method of qualitative case study approach, and the paradigm used by researchers is critical paradigm. Where researchers are also collecting data through observation, interviews directly to the informant, documentation, and literature study. In this case, the results of research to researchers conclude that interpersonal communication that do psychiatrists and patients with bipolar greatly help facilitate the psychiatrist to interact with the patient in the recovery process, where the psychiatrist and the family is the central figure who took part in the recovery process.Keywords: Interpersonal Communication, Psychiatrists, Bipolar Patients ABSTRAKKomunikasi antarpribadi merupakan komunikasi yang dilakukan antara dua orang, dimana terjadi kontak langsung baik secara verbal ataupun nonverbal, serta memiliki keefektifan dalam merubah sikap, pendapat atau perilaku seseorang karena memiliki sifat dialogis dimana arus balik terjadi secara langsung, sama halnya yang terjadi pada psikiater dan pasien penderita gangguan bipolar.  Permasalahan yang akan dibahas, yaitu 1. Bagaimana bentuk komunikasi antarpribadi yang dilakukan psikiater dan pasien penderita gangguan bipolar pada proses pemulihan 2. Bagaimana faktor-faktor komunikasi antarpribadi membantu proses pemulihan pasien penderita gangguan bipolar 3. Mengapa psikiater melakukan kedekatan pada proses pemulihan pasien penderita gangguan bipolar 4. Bagaimana hambatan-hambatan yang ditemui psikiater saat berkomunikasi dengan pasien penderita gangguan bipolar pada proses pemulihan. Permasalahan ini sangatlah penting diteliti, untuk mengetahui komunikasi antarpribadi memudahkan psikiater berinteraksi dengan pasien penderita bipolar pada proses pemulihan. Metode penelitian yang peneliti gunakan yaitu metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dan paradigma yang digunakan oleh peneliti yaitu paradigma kritis. Dimana peneliti juga melakukan pengumpulan data melalui observasi, wawancara secara langsung kepada informan, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Dalam hal ini, hasil dari penelitian yang dapat peneliti simpulkan bahwa komunikasi antarpribadi yang dilakukan psikiater dan pasien penderita bipolar sangat membantu  memudahkan psikiater untuk berinteraksi dengan pasien pada proses pemulihan, dimana psikiater dan keluarga adalah tokoh sentral yang ikut andil dalam proses pemulihan.Kata Kunci: Komunikasi Antarpribadi, Psikiater, Pasien Bipolar
SEMIOTIKA LAGU HIJAU DI ALBUM SINESTESIA EFEK RUMAH KACA Kusuma, Rd. Giat Raharja; Setiawati, Sri Dewi; Tyaswara, Baruna
J-IKA Vol 2, No 2 (2015): JURNAL J-IKA
Publisher : J-IKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThis study discusses the meaning contained a verse of the song belongs to Efek Rumah Kaca, entitled Hijau. Hijau is a depiction of a song from the media at this time very freely accessible to everyone. Hijau herein contains two words, namely green: Empty talk and green Poisoning: How to Waste, in finding out a meaning in it. The language used is very distinctive songwriter and can give a lot of sense, and therefore the researchers used a method semiotics Charles Sanders Peirce is where the research examined the object of his through the three studies namely Icons, Indexes and Symbols. The results of this study rather than a description of the actual meaning of the the Hijau song.Keywords : Song, Semiotic, Hijau ABSTRAK Penelitian ini membahas sebuah makna yang terkandung dari bait lagu Efek Rumah kaca yang berjudul Hijau. Lagu Hijau merupakan penggambaran sebuah  informasi dari media saat ini yang sangat bebas bisa diakses oleh setiap orang. Hijau disini berisikan dua buah lirik yaitu Hijau:Keracunan omong Kosong dan Hijau: Cara Pengolahan Sampah, dalam mencari tahu sebuah makna yang ada didalamnya. Bahasa yang digunakan penulis lagu sangat khas dan dapat memberikan banyak arti, maka dari itu peneliti menggunakan metode semiotika Charles Sanders Peirce yang dimana penelitian ini mengkaji objek nya melalui tiga kajian yaitu Ikon, Indeks, dan Simbol. Hasil daripada penelitian ini merupakan deskripsi makna Lagu hijau yang sebenarnya.Kata Kunci: Lagu, Semiotika, Hijau 

Page 1 of 1 | Total Record : 6