cover
Contact Name
Yosef Abdul Ghani
Contact Email
yosef.ylb@bsi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi.jurnalubsibdg@bsi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pariwisata
ISSN : 23556587     EISSN : 25282220     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
JURNAL PARIWISATA pertama publikasi tahun 2014, dengan registrasi ISSN dari LIPI Indonesia. JURNAL PARIWISATA merupakan jurnal hasil penelitian ilmiah dibidang Destinasi Pariwisata, Perhotelan, Budaya, Makanan. Dengan artikel tidak pernah dipublikasikan secara online atau versi cetak sebelumnya. JURNAL PARIWISATA memiliki versi online dan cetak dengan jadwal publikasi pada bulan April dan September setiap tahunnya.
Arjuna Subject : -
Articles 94 Documents
PENGEMBANGAN ATRAKSI WISATA PANTAI TANJUNG PENDAM SEBAGAI DAYA TARIK WISATA Novianti, Syntia; Hariyanto, Oda I. B.
Jurnal Pariwisata Vol 3, No 1 (2016): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKBelitung merupakan daerah tujuan wisata yang cukup popular dengan segala potensi yang dimilikinya, terkenal karena keindahan alam serta keanekaragaman budayanya. Pantai Tanjung Pendam merupakan satu-satunya pantai yang ada di Kota Tanjungpandan yang memiliki potensi wisata alam yang layak untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata. Pantai Tanjung Pendam berada di 0 km kota Tanjungpandan dengan luas sekitar 22 hektar. Berhadapan dengan pantai ini terdapat pulau kalamoa, didalamnya ada tempat peribadatan masyarakat Thionghoa. Pemandangan yang indah dengan hamparan pasir putih yang terdapat disekitar pantai ini menjadi daya tarik tersendiri serta letaknya yang strategis. Metode dari penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini, penulis mengidentifikasi potensi-potensi atraksi wisata apa saja yang dimiliki oleh Pantai Tanjung Pendam, selanjutnya menganalisa potensi-potensi tersebut melalui pedoman wawancara yang ditanyakan langsung kepada informan subjek penelitian yaitu pihak Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Belitung dan UPTD Taman Hiburan. Sehingga dari hasil tersebut didapatkan hasil penelitian, bahwa Pantai Tanjung Pendam memiliki potensi yaitu potensi wisata alam, budaya, dan buatan. Sehingga menghasilkan konsep event-event atraksi wisata alam, budaya, dan buatan yang harusnya bisa rutin diadakan di kawasan Pantai Tanjung Pendam. Penelitian ini juga menghasilkan konsep pengembangan atraksi Pantai Tanjung Pendam untuk menarik minat wisatawan agar menjadi daya tarik wisata unggulan di Belitung. Kata Kunci : Pengembangan, Atraksi Wisata Pantai, Wisata Unggulan. ABSTRACTBelitung is tourism destination area which quite popular with all of it’s potention. Tanjung Pendam beach is the only beach located  in Tanjung pandan city which have natural tourism potention that suitable to be develop as tourism region. Tanjung Pendam beach is located at 0 Km from Tanjungpandan beach with broad about 22 hectare. Be faced with this beach there is Calamoa Island, In the inside  there are place for act of devotion for Society of Thionghoa. Beautiful scenery with spread out area of white sand which is located in around this beach became attractiveness itself and it’s located that strategic. The Method of this research is descriptive Method with Phenomenological Qualitative. In this research, author identified potentions tourism attraction that own by Tanjung Pendam, after analize those potentions through manual interview that asked directly to the research informan subject which is Official Government of Tourism and Creative conomic Regency of Belitung and UPTD Taman Hiburan. Until from the result get result of Research, that Tanjung Pendam beach have potention like tourism nature,culture,and made in. With the result that produce events concept  attraction nature tourism,culture, and made in that supposed can be routinely be held in Tanjung Pendam beach area. This research also produce attraction development concept Tanjung Pendam beach for  attractive the interest of the tourist to became attractive considered superior in Belitung. Keywords: Development, Tourism atractions, Considered Superior.
DAMPAK PENGELOLAAN TAMAN WISATA ALAM KAWAH PUTIH TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL DAN EKONOMI MASYARAKAT Martina, Sopa
Jurnal Pariwisata Vol 1, No 2 (2014): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.449 KB)

Abstract

Abstract - Tourism activity has been shown to promote the growth of the economy through investment and employment opportunities. not only have an impact on the socio-economic dimension alone, but also socio-cultural dimensions even touching the physical environment. Impact on the various dimensions are not only positive but also negative impact. As one of the tourist destinations are Parks Nature White crater located Ciwidey village. The purpose of this study to determine the impact of tourism activities in the Natural Park of the White crater Ciwidey village social and economic communities. This study used a qualitative approach. Data was collected through direct observation. The results showed that tourism activities in Taman Wisata Kawah Putih positive effect in terms of the economy can increase the income of local communities, while the negative impacts in terms of the erosion of the social is the problem - the value of local community norms that tend to mimic the behavior of tourists visiting from outside the area even from abroad.  Keywords : Parks Nature, Social, Economic  Abstrak - Kegiatan pariwisata telah terbukti dapat mendorong pertumbuhan perekonomian melalui peluang investasi dan peluang kerja. tidak hanya berdampak pada dimensi sosial ekonomi semata, tetapi juga menyetuh dimensi sosial budaya bahkan lingkungan fisik. Dampak terhadap berbagai dimensi tersebut bukan hanya bersifat positif tetapi juga berdampak negatif. Sebagai salah satu daerah tujuan wisata adalah Taman Wisata Alam Kawah Putih yang terletak Desa Ciwidey. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dampak kegiatan pariwisata di Taman Wisata Alam Kawah Putih Desa Ciwidey terhadap sosial dan ekonomi di masyarakat sekitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi secara langsung. Hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan pariwisata di Taman Wisata Kawah Putih berpengaruh positif dilihat dari segi ekonomi dapat meningkatkan pendapatan masyarakat setempat, sedangkan dampak negatif yang ditimbulkan dalam segi sosial adalah masalah lunturnya nilai – nilai norma masyarakat setempat yang cenderung meniru perilaku wisatawan yang berkunjung dari luar daerah bahkan dari luar negeri. Kata Kunci : Taman Wisata Alam, Sosial, Ekonomi
PENGARUH FASILITAS WISATA TERHADAP MINAT BERKUNJUNG DI TAMAN HUTAN RAYA Ir. H. DJUANDA Somantri, Putri Riva; I.B. Hariyanto, Oda
Jurnal Pariwisata Vol 2, No 2 (2015): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTaman Hutan Raya Ir. H. Djuanda merupakan kawasan hutan lindung di bagian utara kota Bandung yang beralih fungsi menjadi taman hutan raya atau hutan wisata, sebagai kawasan pelestarian alam yang mempunyai fungsi untuk tujuan koleksi tumbuhan dan satwa, dan sebagai kawasan perlindungan sistem penyangga kehidupan. Fasilitas wisata merupakan salah satu faktor yang menunjang fungsi Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda sebagai tempat tujuan wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fasilitas wisata yang tersedia di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, mengetahui minat berkunjung di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda dan untuk mengetahui pengaruh fasilitas wisata terhadap minat berkunjung di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Dengan menyelidiki kondisi dan keadaan faktual yang terjadi di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, kemudian memaparkan hasil temuan dalam bentuk laporan penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner, teknik analisis data yang digunakan adalah teknik regresi linier sederhana. Populasi dalam penelitian ini yaitu pengunjung yang datang ke Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda. Sedangkan, sampel yang diambil sebanyak 100 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa fasilitas wisata berada pada kategori cukup baik yaitu sebesar 53,41%. Sedangkan, minat berkunjung berada pada kategori baik sebesar 76,4%. Fasilitas wisata berpengaruh sebesar 4,04% terhadap minat berkunjung. Hal ini menunjukan bahwa fasilitas wisata berpengaruh positif terhadap minat berkunjung. Kondisi fasilitas wisata menurut wisatawan berada pada skala cukup dan fasilitas tersebut masih terus dapat dikembangkan dan dioptimalkan dengan baik.Kata kunci: Fasilitas Wisata, Minat Berkunjung, Taman Hutan Rayav Ir.  H.        Djuanda ABSTRACTTaman Hutan Raya Ir. H. Djuanda was a protected forest area in the northern part of Bandung that was converted to a forest park or tourism forest and as a nature conservation area which has a function for the purpose of collection of plants and animals, as well as the area of the protection of life support systems. Tourist facility is one of the factors that support the functions of Taman Hutan Raya Ir. H. Juanda as a tourist destination. This study aims to know the condition of tourist facilities available in Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, to know the visiting interest of Taman Hutan Raya Ir. H. Juanda as well as to discover the effect of the tourist facilities on visiting interest in Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda. The method used in this research is verificative descriptive method with quantitative approach by investigating the conditions and factual circumstances in Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, and presenting the findings in a research report. The  data collection was done by distributing questionnaires. Data analysis technique used is simple linear regression technique. The population in this study is the visitors who come to Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda. Meanwhile, the samples taken are 100 respondents. The result shows that the tourist facilities are in good enough level with the percentage of 53,41%. While, visiting interest are in good level with the percentage of 76,4%. Tourist facilities give 4,04% effect of visiting interest. This shows that the tourist facilities give positive effect on visiting interest. The condition of tourist facilities in Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda is at sufficient scale and those facilities can be developed and optimized.Keywords: Tourist Facilities, Visit Interest, Taman Hutan Raya  Ir. H. Djuanda
PENERAPAN HYGIENE DAN SANITASI DI PASTRY HOTEL HILTON BANDUNG Pertiwi, Verena Widya; Andriani, Rian
Jurnal Pariwisata Vol 2, No 1 (2015): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.484 KB)

Abstract

Abstract - Application of hygiene and sanitation in Hilton Hotel Bandung is important thing to note in the process of implementation. This is done to prevent food contamination of food that cab be caused by several factors such as, human, work area, kitchen utensil, material strorage systems and product. Because of this determination of standarts personal hygiene, area and utensil must be done correcly so that each product is safe for consumption. Authors on the basis of these issues are very keen to examine and make a final project with the title “application of hygiene and sanitation in the Hilton Hotel Bandung”. Research carried out by several methode of observation, interview and the latter is the study of documents. The research was conducted at the Hilton Hotel Bandung, for 6 months. The study was conducted as one of the requiremants for the final session of college exams Bina Sarana Informatika university Bandung. Based on the result of research and discussion conducted, authors concluded that the presence of load application staandard of hygiene and sanitation in hotel can improve the standard of health, hygiene and quality of a product when it is done in accordance with existing procedures.Key word : Hygiene and sanitation pastry hotel.Abstraksi - Penerapan hygiene dan sanitasi di Hotel Hilton Bandung merupakan upaya penting yang harus diperhatikan dalam proses pelaksanannya. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kontaminasi makanan yang dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti manusia, area kerja, peralatan, sistem penyimpanan bahan dan produk. Penentuan standar kebersihan personal, area kerja maupun peralatan harus dilakukan dengan tepat dan benar agar setiap produk yang dihasilkan oleh bagian pastry hotel aman untuk dikonsumsi. Atas dasar persoalan di atas penulis sangat tertarik untuk menelitinya dan membuat tugas akhir dengan judul “ Penerapan Hygiene dan Sanitasi di Hotel Hilton Bandung ”. Metode penelitian dilakukan dengan beberapa metode yaitu observasi, metode wawancara dan yang terakhir adalah studi dokumen. Penelitian ini di lakukan di Hotel Hilton Bandung, selama 6 bulan. Penelitian dilakukan sebagai salah satu syarat untuk menempuh ujian sidang akhir kampus Bina Sarana Informatika Bandung. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan, penulis membuat kesimpulan bahwa dengan adanya standar penerapan hygiene dan sanitasi yang baik di sebuah hotel dapat meningkatkan standar kesehatan, kebersihan, dan mutu suatu produk apabila dilakukan sesuai dengan prosedur yang ada.Kata Kunci: Hygiene dan sanitasi pastry hotel.
Analisis Kesesuaian Dan Daya Dukung Wisata Kawasan Pantai Labombo Kota Palopo Bibin, Muhammad; Vitner, Yon; Imran, Zulhamsyah
Jurnal Pariwisata Vol 4, No 2 (2017): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.072 KB) | DOI: 10.31311/par.v4i2.2158

Abstract

ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung kesesuaian dan daya dukung kawasan Pantai Labombo untuk kegiatan wisata di Kota Palopo. Analisis data kesesuaian kawasan menggunakan rumus IKW= ∑ [ Ni / Nmaks] x 100 % dan analisis daya dukung kawasan menggunakan rumus DDK = K x Lp / Lt x Wt / Wp. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh untuk kesesuian wisata pantai kategori rekreasi yaitu sangat sesuai (SS) dengan panjang pantai 1.271 dapat menampung 50 orang/hari. Pantai Labombo sangat sesuai untuk dikembangkan aktifitas berenang pada kedalaman 0-2 m. Unit area yang dapat dimanfaatkan untuk aktifitas berenang adalah 392 m, sehingga kawasan Pantai Labombo dapat menampung 15 orang/hari untuk aktifitas berenang. Dengan demikian total wisata yang dapat ditampung oleh aktifitas wisata pantai kategori rekreasi dan berenang secara keseluruhan sekitar 65 orang/hari.Kata kunci: Kesesuaian kawasan, Daya dukung, Wisata pantai, Pantai LabomboABSTRACT.The aim of this study is to calculate the suitability and carrying capacity of Labombo beach area for tourism activities in Palopo City. Analysis of suitability data using the formula IKW= ∑ [ Ni / Nmax] x 100 % and analysis of carrying capacity using the formula DDK = K x Lp / Lt x Wt / Wp. The result showed that for the suitability of beach tourism in recreation category is very suitable with the length of beach is 1.271 which can accomodate 50 people per day. Labombo beach is very suitable to develop swimming activity at a depth of 0-2 meters. The unit area which can be used for swimming activity is 392 meters, so that Labombo beach can accomodate 15 people per day for swimming activity. Thus, total tours which can be accomodated by activity of beach tourism in recreation category and swimming as a whole is about 65 people per day.Keywords : suitability of the area, carrying capacity, beach tourism, Labombo beach 
Marketing Stimuli Yang Berpengaruh Terhadap Keputusan Pembelian Paket Wisata Domestik Grup Soeswoyo, Dina Mayasari; Nurmawanti, Desti
Jurnal Pariwisata Vol 3, No 2 (2016): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.725 KB) | DOI: 10.31311/par.v3i2.1469

Abstract

ABSTRACTThe increased competitiveness of business and travel in Indonesia, making the businesses sought in various ways to survive and improve their business. They compete to attract the attention of potential consumers (tourists) and influence them to buy tourist products offered. Dipo Tour & Travel Depok is an example of a travel agency that could survive their business even has a growing consumer in the sale of domestic tour packages for groups. The purpose of this study is an investigation to determine the depth overview of domestic travel packages products group offered Dipo Tour & Travel, the marketing efforts undertaken, and determine important marketing stimuli that influence consumers decision to buy the group domestic packages tours. The case study method is descriptive qualitative with primary data obtained from the results of in-depth interviews to several informants were selected purposively. The final outcome of this case study is the decision of purchasing travel packages domestic group in Dipo Tour & Travel Depok influenced by marketing  stimuli are the variable product, price, location / distribution, promotion and service while the most important or dominant factors is variable product, promotion and service. Keywords: Marketing Stimuli, Group Domestic Package Tour, Buying Decision, Consumer Buying Behaviour, Dipo Tour & Travel.  ABSTRAKMeningkatnya daya saing usaha perjalanan wisata di Indonesia, membuat para pelaku usaha berupaya dengan berbagai cara untuk mempertahankan dan meningkatkan usahanya. Mereka bersaing dan berlomba menarik perhatian calon konsumen (wisatawan) dan mempengaruhinya agar membeli produk-produk wisata yang ditawarkan. Dipo Tour & Travel Depok adalah contoh sebuah biro perjalanan wisata yang mampu bertahan  bahkan memiliki konsumen yang terus meningkat dalam penjualan paket wisata domestik untuk grup. Tujuan dari penelitian ini adalah investigasi untuk mengetahui secara mendalam gambaran produk paket wisata domestik grup yang ditawarkan Dipo Tour & Travel, upaya-upaya pemasaran yang dilakukan, dan mengetahui stimuli pemasaran penting yang  mempengaruhi konsumen dalam memutuskan untuk membeli paket wisata domestik grup tersebut. Metode penelitian studi kasus ini adalah deskriptif kualitatif dengan data primer didapat dari hasil wawancara mendalam kepada beberapa informan yang dipilih secara purposive. Hasil akhir dari studi kasus ini adalah keputusan pembelian paket wisata domestik grup di Dipo Tour & Travel Depok dipengaruhi oleh stimuli pemasaran yaitu variabel produk, harga, lokasi/distribusi, promosi dan layanan, dengan faktor yang paling penting dan dominan berpengaruh adalah variabel produk, promosi dan layanan.Kata Kunci : Marketing Stimuli , Paket Wisata Domestik Grup, Keputusan Pembelian, Perilaku Pembelian Konsumen, dan  Dipo Tour & Travel.
MEASURING DESTINATION SERVICE QUALITY (STUDI TENTANG PELAKSANAAN KUALITAS PELAYANAN KEBUN BINATANG BANDUNG) Syarifuddin, Didin
Jurnal Pariwisata Vol 1, No 2 (2014): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.676 KB)

Abstract

Abstract - Destination service quality is the important aspect in the tourism world, because it caused to the visitor satisfaction and to the repeat visit to the destination. Zoo in Bandung is the destination that pays attention to service quality, in order to be able to increase the repeat visit of the tourists. Relating to this research that the research focused to explain destination service quality at Bandung Zoo. Research method used is descripttve quantitative method by using percentage analysis, range, and interval. The population is all visitors to Bandung Zoo for one periode, with the sample measure is 100 people. The result showed that destination service quality Bandung Zoo, reached with the total score 6.597 of the ideal score 7.000. Based on the result that destination service quality at Bandung Zoo is Good, referring to tangible, responsiveness, assurance, reliability and emphaty aspects.  Keywords : Service Quality, Tangible, Responsiveness, Assurance, Reliability, dan Emphaty  Abstrak - Kualitas pelayanan objek wisata merupakan aspek penting dalam dunia pariwisata, karena akan berdampak pada kepuasan pengunjung, dan ujungnya berdampak pula pada kunjungan ulang ke destinasi. Kebun binatang Bandung merupakan destinasi pariwisata yang sangat memperhatikan kualitas pelayanan, dengan harapan meningkatkanya tingkat kunjungan ulang ke destinasi tersebut. Berkaitan dengan penelitian ini bahwa tujuan penelitian difokuskan untuk menjelaskan tentang kualitas pelayanan objek wisata di Kebun Binatang Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan analisis persentase, range, serta tingkat interval. Populasi penelitian adalah seluruh pengunjung ke Kebun Binatang Bandung, untuk periode tertentu, dengan ukuran sampel 100 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan objek wisata Kebun Binatang Bandung, tercapai dengan skor total 6.597 dari skor ideal 7.000. Berdasarkan hasil analisis tersebut, bahwa kualitas pelayanan objek wisata di Kebun Binatang Bandung, termasuk ke dalam kategori BAIK. Aspek yang dinilai baik adalah aspek tangible, responsiveness, assurance, reliability, dan emphaty Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Tangible, Responsiveness, Assurance, Reliability, dan Emphaty
DAYA TARIK MUSEUM SITUS TAMAN PURBAKALA CIPARI SEBAGAI WISATA MINAT KHUSUS Mahardhika, Nida Wasilla; I.B. Hariyanto, Oda
Jurnal Pariwisata Vol 3, No 1 (2016): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKMuseum Situs Taman Purbakala Cipari merupakan objek daya tarik wisata yang berada di lingkungan Kelurahan Cipari Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan Propinsi Jawa Barat.Museumini memiliki koleksi benda purbakala yang cukup lengkap yang mampu memberikan gambaran tentang masa prasejarah di Indonesia terutama pada masa Megalitikum.Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori-teori pariwisata secara umum.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui potensi daya tarik minat khusus di Museum Situs Taman Purbakala Cipari, untuk menjawab permasalahan penelitian, maka digunakan metode pendekatan penelitian kualitatif.Dalam metode pendekatan kualitatif data diperoleh melalui kegiatan studi literatur, observasi lapangan, wawancara dengan informan terpilih, dan dokumentasi.Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah perlu menambahkan sarana prasarana yang diharapkan mampu meningkatkan kunjungan, meningkatkan koordinasi dengan dinas pendidikan untuk mempertahankan program wisata edukasi sejarah kepurbakalaan kepada setiap sekolah di Indonesia khususnya di Kabupaten Kuningan, koordinasi antara pemerintah terkait untuk perencanaan perluasan akses jalan dan rambu petunjuk arah serta merealisasikan pembebasan lahan yang diidentifikasi merupakan benteng pemisah wilayah pada jaman megalitik. Kata kunci: Daya Tarik, Wisata Minat Khusus, Museum Situs Taman Purbakala Cipari ABSTRACTMuseum situs taman purbakala cipari is an attraction tourism object that located in Cipari, Cigugur subdistrict, Kuningan, West Java. This museum has enough archaeological collection that could give an illustration about the prehistoric period in Indonesia, especially megalithic period. Theory that used in this research is tourism theories generally. The purposes of this research are to determine the potential of special interest attraction in Museum Situs Taman Purbakala Cipari. To answer the research problem, used qualitative research approach method. In qualitative approach method, data obtained through literature study, field observation, interviews with selected informants, and documentation. The results that obtained on this research is the need to add infrastructure that expected can increasing visitor, improving the coordination with education with education departement to maintain an education tour program of Archaeological history to all schools in Indonesia especially in Kuningan, coordination between relevant government for expansion planning of road access and signs directions and to realization of land deliverance that identified as fortified arean on the megalithic period. Keyword: Tourist Attraction, special interest tourism, Museum Situs Taman Purbakala Cipari.
Tugas Trainee Room Attendant Dalam Membersihkan President Suite Room Di Amaroossa Bandung Kristiutami, Yuliana Pinaringsih; Rachman, Marsha Adytia
Jurnal Pariwisata Vol 4, No 2 (2017): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31311/par.v4i2.2020

Abstract

ABSTRAKHotel adalah salah satu faktor pendukung pariwisata, untuk itu salah satu pendapatan devisa terbesar menjadi sorotan utama dalam perhotelan. Salah satu pendapatan yang besar didapatkan dari penjualan kamar. Housekeeping adalah salah satu departemen yang merawat dan menjaga sebuah hotel. Room Attendant adalah seseorang yang bertugas membersihkan kamar. Room Attendant biasanya dibantu oleh Trainee pada saat membersihkan kamar. Trainee mempunyai peranan yang sangat penting. Membersihkan type President Suite Room, seorang Room Attendant harus mempunyai pengalaman dan skill yang bagus. Prosedur membersihkan type kamar ini sangat membutuhkan ketelitian yang baik. Apabila dalam membersihkan kamar dibantu oleh Trainee, hasilnya lebih cepat dan memuaskan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fakta, keadaan, fenomena, variable dan keadaan yang terjadi pada saat penelitian berjalan. Hasil penelitian dari penelitian ini adalah bahwa prosedur membersihkan type President Suite Room ini sudah sesuai standar operasional prosedur. Jadi antara Room Attendant dan Trainee sudah mempunyai langkah-langkah dalam membersihkan kamar ini, apabila prosedur dijalankan dengan baik maka kebersihan terlihat maksimal dan memuaskan. Kata Kunci: Hotel, Housekeeping, Trainee, Make Up RoomABSTRACTThe hotel is one of the supporting factors of tourism, for it one of the largest foreign exchange earnings into the main spotlight in hospitality. One of the big revenues is from room sales. Housekeeping is one of the departments that takes care of and maintains a hotel. Room Attendant is someone in charge of cleaning the room. Room Attendant usually assisted by Trainee when cleaning room. Trainees have a very important role. Cleaning the President Suite Room type, a Room Attendant should have good experience and skill. This type of room cleaning procedure requires great accuracy. If in the room cleaning assisted by Trainee, maybe the result will be faster and satisfactory. In this final report the authors use qualitative descriptive method. This study aims to reveal the facts, circumstances, phenomena, variables and circumstances that occurred at the time the study goes. The result of this final report is that the President Suite Room type cleaning procedure is in accordance with the operational standard of the procedure. So between Room Attendant and Trainee already have steps in cleaning this room, if procedure well executed then the sloppiness will look maximal and satisfy. Keywords: Hotel, Housekeeping, Trainee, Make Up Room
Pengembangan Sarana Prasarana Destinasi Pariwisata Berbasis Budaya di Jawa Barat Ghani, Yosef Abdul
Jurnal Pariwisata Vol 4, No 1 (2017): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.54 KB) | DOI: 10.31311/par.v4i1.1798

Abstract

ABSTRAKPersaingan di sektor pariwisata semakin kompetitif hal tersebut merupakan satu dorongan bagi pemerintah untuk meningkatkan dan mengembangkan industri pariwisata agar mampu bersaing dengan negara ASEAN lainnya, dalam sub sektor pariwisata budaya, Indonesia masih kalah dari negara ASEAN lainnya. Hal itu sangat disayangkan karena Indonesia sendiri memiliki berbagai macam keanekaragaman budaya. Dari data World Economic Forum 2009, dari 10 poin penilaian diketahui bahwa di Point “Culture Resource” Indonesia mendapatkan skor 3.21 dari top skor 6.77, dengan kondisi tersebut, maka perlu melakukan koreksi terhadap kegiatan budaya di Indonesia guna kembali meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara. Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif dengan menggunakan pendekatan Inquiry Filosofi. Hasil penelitian ditemukan bahwa Salah satu cara untuk meningkatkan tingkat kunjungan wisatawan mancanegara adalah dengan membangun dan memperbaiki sarana prasarana Pariwisata yang sudah ada melalui Inovasi dengan mengkombinasi unsur budaya dengan sarana prasarana pariwisata yang sudah ada atau belum terbangun. Dengan kombinasi sarana prasarana dengan unsur budaya lokal akan tercipta keunikan yang khas pada sarana prasarana Pariwisata di Jawa Barat dengan demikian tingkat kunjungan wisatawan mancanegara akan meningkat serta unsur budaya tidak akan hilang atau tergerus oleh budaya asing yang dibawa oleh wisatawan asing yang datang di Jawa Barat dan pada akhirnya akan meningkatkan tingkat kunjungan wisata di indonesia pada umumnya. Kata Kunci : Budaya, Sarana Prasarana, Jawa Barat

Page 2 of 10 | Total Record : 94