cover
Filter by Year
Jurnal Pariwisata
Published by Univeritas BSI Bandung
JURNAL PARIWISATA pertama publikasi tahun 2014, dengan registrasi ISSN dari LIPI Indonesia. JURNAL PARIWISATA merupakan jurnal hasil penelitian ilmiah dibidang Destinasi Pariwisata, Perhotelan, Budaya, Makanan. Dengan artikel tidak pernah dipublikasikan secara online atau versi cetak sebelumnya. JURNAL PARIWISATA memiliki versi online dan cetak dengan jadwal publikasi pada bulan April dan September setiap tahunnya.
Articles
77
Articles
Pengukuran Indikator Pengembangan Ekowisata dan Kualitas Perangkat Lunak Sistem Informasi

Wajhillah, Rusda, Wibowo, Agung, Riyanto, Andi

Jurnal Pariwisata Vol 5, No 3 (2018): Jurnal Pariwisata
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Jawa Barat sebagai salah satu provinsi di Indonesia memiliki potensi wisata yang sangat besar namun belum dikelola secara maksimal. Salah satu daerah di Jawa Barat yang memiliki potensi wisata adalah Kabupaten Sukabumi. Fakta yang ada, Kabupaten Sukabumi hanya menempati urutan ke 6 (enam) dari Kabupaten/Kota yang ada di Jawa Barat dalam hal jumlah kunjungan wisatawan. Jumlah kunjungan wisatawan di Kabupaten Sukabumi selama tahun 2016 adalah 2.081.964 wisatawan, yang terdiri dari 49.985 wisatawan mancanegara dan 2.031.989 wisatawan domestik(BPS, Jumlah Kunjungan Wisatawan ke Obyek Wisata Menurut Kabupaten/Kota di Jawa Barat, 2016).Taman Pesisir Pantai Penyu Pangumbahan adalah sebuah kawasan ekowisata yang terletak di Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi.Sebagai salah satu destinasi ekowisata yang cukup menarik, promosi kawasan tersebut telah didukung menggunakan web sipenyu.id.Pengelolaan website sipenyu belum secara aktif melibatkan pengunjung dan masyarakat lokal yang ada di kawasan tersebut, hal ini tentu kontradiktif dengan tujuan ekowisata itu sendiri yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas daya tarik wisata dan mampu menggerakkan perekonomian daerah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik survey yaitu menyebarkan kuesioner kepada responden secara acak (Simple Random Sampling), sedangkan metode yang digunakan untuk pengukuran perangkat lunak menggunakan COBIT 5. Hasil yang diperoleh dari indikator sikap penerimaan wisatawan dan masyarakat lokal terhadap Pengembangan Kawasan Ekowisata (PKE) konservasi penyu Pangumbahan menunjukkan bahwa harapan atas realisasi pengembangan kawasan cukup tinggi yaitu sebesar 27,19% dan sistem informasi sipenyu berada pada level largelly achieved.

Kopi Sebagai Geo Product Untuk Geo Tourism: Konsep Sustainable Agricultural Practice

Rahayu, Sri, Pranita, Diaz, Rachmahani, Hera

Jurnal Pariwisata Vol 5, No 3 (2018): Jurnal Pariwisata
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memberikan ide tentang kopi sebagai Geo Product untuk Geo Tourism Untuk mendukung pengembangan pariwisata di daerah daerah berbasis perkebunan kopi. Indonesia memiliki perkebunan kopi yang cukup luas dan merupakan salah satu produsen kopi besar di dunia. Oleh karena itu, upaya signifikan diperlukan dalam meningkatkan pemahaman tentang isu-isu utama konsep Sustainable Agricultural Practice yang dapat meningkatkan inisiatif ekonomi lokal di sekitarnya. Salah satu yang mengakomodasi Sustainable Agricultural Practice dan pengembangan ekonomi lokal keduanya adalah gagasan mengenai  geo tourism. Konsep dasar dari geo tourism adalah integrasi antara potensi lokal dengan pengembangan pariwisata. Artikel ini akan menyoroti proses praktik pertanian yang Baik (GAP) melalui penerapan praktik operational excellence sehingga menciptakan sustainable agricultural practice. Operational excellence adalah konsep untuk mengelola kegiatan operasional untuk memaksimalkan potensi, kemampuan, dan meminimalkan kegagalan operasional proses produksi. Dengan pelaksanaan operational excellence, diharapkan kuantitas dan kualitas produksi kopi akan meningkat. Artikel ini mencoba untuk merumuskan konsep operational excellence dalam rantai nilai produksi kopi untuk membantu perkebunan lokal meningkatkan produktivitas mereka. Pada akhir artikel ini, beberapa proposisi disediakan untuk menindaklanjuti gagasan yang diusulkan. Termasuk bagaimana menerapkan konsep keunggulan operasional di sektor perkebunan kopi yang terintegrasi dengan kegiatan pariwisata.

Evaluasi Dampak Pariwisata Terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat Lokal

Hamzah, Faizal, Hermawan, Hary, Wigati, Wigati

Jurnal Pariwisata Vol 5, No 3 (2018): Jurnal Pariwisata
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Candi Borobudur yang merupakan salah satu destinasi besar di Indonesia serta menjadi salah satu destinasi stategis dalam road map pengembangan pariwisata Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui mengetahui dampak perkembangan pariwisata Candi Borobudur terhadap masyarakat lokal Desa Borobudur. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif. Teknik penelitian yang dilakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa walaupun potensi peluang kerja dan berusaha semakin meningkat, namun pada kenyataanya masyarakat Desa Borobudur masih belum cukup sejahtera, dikarenakan masih ada sebagian masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan tetap. Perkembangan Taman Wisata Candi Borobudur memberikan dampak bagi kehidupan sosial masyarakat lokal sekitar. Dampak sosial yang positif diakibatkan dari perkembangan Destinasi Wisata Candi Borobudur adalah tingkat pendidikan yang semakin baik, terbukanya lapangan pekerjaan di sekitar kawasan wisata, meningkatnya kesempatan berusaha. Sedangkan dampak negatif pariwisata terhadap kehidupan sosial masyarakat adalah, adanya alih profesi masyarakat dari bertani menjadi pekerja taman wisata dan berdagang menghilangkan kearifan lokal masyarakat, perubahan pola hidup masyarakat yang mulai mengikuti trend ataupun wisatawan asing, kepadatan kehidupan sosial masyarakat pedagang menjadi semakin banyak dan padat, dan tingkat keamanan menurun.

Fasilitas Pendukung Daya Tarik Wisata Kuliner Seputar Cikapundung River Spot, Kota Bandung

Suryana, -

Jurnal Pariwisata Vol 5, No 3 (2018): Jurnal Pariwisata
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Fasilitas Pendukung Daya Tarik Wisata Kuliner di Seputar Cikapundung  River Spot, Kota Bandung adalah hasil penelitian dalam metode kualitatif deskriptif yang menyajikan sisi-sisi yang menarik untuk dikaji dan selanjutnya dijabarkan berdasarkan pemotretan peneliti di lapangan dengan pertimbangan berbagai sudut teori yang ada yang meyoroti objek penelitian dilokasi penelitian. Ditemukan dilapangan bahwa daya tarik wisata kuliner di seputar Cikanpung River Spot didukung dengan fasilitas-fasilitas yang ada yang mampu menghidupkan  daya tarik wisata kuliner seputar Cikanpung River Spot. Keunikan berbagai hal yang menjadi daya tarik sebuah kota tentunya menjadi objek wisata yang cukup menarik bagi warga kota maupun warga dari luar kota. Cikanpung River Spot yang berlokasi di dalam kota adalah salahsatu area wisata yang dimiliki Kota Bandung. Diseputar lokasi ini wisata kuliner menjadi daya tarik tersendiri karena didukung dengan fasilitas yang ada, baik artifisial maupun natural. Penataan warung atau tenda-tenda tempat makan dipinggir sungai Cikapung dan area sekitarnya, udara segar dengan pepohonan besar di pinggir sungai, tempat parkir yang memadai, transportasi umum yang mudah dijangkau untuk berbagai area tertentu, faslitas ritual yang nyaman, dan fasilitas hiburan dalam pertunjukan seni yang bisa dinikmati oleh pengunjung sambil bersantai karena dilengkapi dengan tempat duduk dalam suasana keakraban pengunjung. Semua itu terealisasi dalam suasana khas alam Tatar Parahiyangan dalam keramahan lingkungan alam dan  pelayanan yang disajikan para pedagang dan pihak yang bersangkutan di seputar Cikapundung River Spot.Kata Kunci: Fasilitas Pendukung, Daya Tarik Wisata.

Lingkungan Kerja Dan Motivasi Kerja Pada Perusahaan Manufaktur Untuk Mendukung Pariwisata Indonesia

Indiyati, Dian, Kurniawan, Asep, Choirunnisa, Medina

Jurnal Pariwisata Vol 5, No 3 (2018): Jurnal Pariwisata
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Dalam rangka mendukung perkembangan pariwisata di Indonesia, pembangunan infrastruktur dan sumberdaya manusia merupakan prasyarat untuk mengembangkan sektor pariwisata. Oleh karena itu peran perusahaan swasta yang bergerak di bidang industri manufaktur beton menjadi sangat besar. Untuk peningkatan kinerja perusahaan, maka perusahaan harus memperhatikan motivasi kerja karyawan nya, dimana Lingkungan kerja dapat berperan penting dalam meningkatkan motivasi kerja karyawan, karena dengan adanya lingkungan kerja yang nyaman maka diharapkan karyawan dapat bekerja dengan baik sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk untuk menguji dan menganalisis pengaruh lingkungan kerja (fisik dan non fisik) terhadap motivasi kerja karyawan, baik secara parsial maupun simultan. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan bagian produksi PT. BEP Bandung. Jenis penelitian ini adalah verifikatif-causal relationship, dimana teknik pengumpulan datanya menggunakan wawancara dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya, sedangkan analisis datanya menggunakan Path Analysis. Temuan dari penelitian ini yaitu lingkungan kerja fisik berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja baik secara simultan maupun parsial, dimana lingkungan kerja fisik mempunyai pengaruh yang lebih besar atau lebih dominan dibandingkan dengan lingkungan kerja non fisik.  

Potensi Pasar Melalui Penilaian Karakteristik Wisatawan Jawa Barat

Aziz, Yudi, Komaladewi, Rita, Indika, Deru R, Shiratina, Aldina, Perisha, Bayu

Jurnal Pariwisata Vol 5, No 3 (2018): Jurnal Pariwisata
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Sektor pariwisata diIndonesia perkembangannya sangat pesat. Adapun potensi pariwisata di provinsi Jawa Barat sangatlah besar walaupun terdapat dugaan potensi tersebut perlu digali secara optimal. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu, penilaian karakteristik wisatawan dengan memahami dan memasuki pasar wisatawan global, dan memperluas sumber pasar wisatawan Jawa Barat (ekspansi pasar wisatawan), serta mengungkap potensi pasar dengan memetakan perubahan eksternal, mengetahui peluang dan tantangan, serta mengantisipasi pesaing pariwisata Jawa Barat, sebagai dasar dalam pengambilan strategi promosi pariwisata Jawa Barat. Kajian literatur menggunakan teori pemasaran wisata dan perilaku konsumen dalam pengambilan keputusan. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan metode penarikan sampel yaitu dengan metode cluster dengan perolehan data kualitatif. Dan didapat hasil bahwa penentuan target cenderung target utama dengan segmen wisatawan backpacker dan leisure, untuk target kedua lebih kepada segmen wisatawan family, untuk target ketiga lebih fokus kepada segmen wisatawan business. Serta strategi positioning dapat disesuaikan dengan karakteristiknya target pasar tersebut untuk meningkatkan jumlah kunjungan dan kepuasan wisatawan, yaitu dapat melalui investasi website pariwisata Jawa Barat, strategi ??power of review?.

Upaya Peningkatan Kinerja Usaha Kecil

Widayanti, Riana Enny, Hamali, Sambudi, Maulana, Salman

Jurnal Pariwisata Vol 5, No 3 (2018): Jurnal Pariwisata
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada pengrajin gerabah di desa Sitiwinangun. Sitiwinangun merupakan desa penghasil gerabah yang lokasinya terletak di kecamatan Jamblang, di wilayah Kasultanan Cirebon. Pada tahun 1970-an, gerabah desa Sitiwinangun mengalami masa kejayaannya, dimana permintaan datang dari Jepang, Belanda, dan negara maju lainnya. Namun seiring berjalannya waktu, saat ini kerajinan gerabah di desa Sitiwinangun mengalami mati suri, hal ini terjadi pasca peralatan rumah tangga berbahan plastik dan semen menggantikan gerabah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengeksplorasi faktor-faktor penunjang dan penghambat kerajinan gerabah Desa Sitiwinangun serta bagaimana meningkatkan kinerja pengrajin gerabah Desa Sitiwinangun. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, teknik pengumpulan data melalui observasi, dan wawancara. Wawancara dilakukan terhadap tiga nara sumber. Data dianalisis dengan analisis eksploratif deskriptif. Faktor-faktor penunjang kerajinan gerabah desa Sitiwinangun, diantaranya memiliki nilai edukasi, budaya dan sejarah, memiliki motif dan model yang berbeda dari daerah lain dan tidak mudah pecah. Faktor-faktor penghambat diantaranya, kurangnya bahan baku karena keterbatasan lahan, desain monoton dan kurang pemasaran. Upaya untuk meningkatkan kinerja pengrajin gerabah Desa Sitiwinangun dapat dilakukan dengan penerapan pemasaran kewirausahaan dan interfirm linkage.

Sentuhan Kreativitas Dan Inovasi Wisata Kuliner Bahari Berkelanjutan

Wahono, Puji, Kusumah, Maulana S., Poernomo, Djoko

Jurnal Pariwisata Vol 5, No 3 (2018): Jurnal Pariwisata
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Artikel ini merupakan hasil dari riset partisipatif yang dilakukan pada aquaculture berupa Karamba Jaring Apung (KJA) di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Tujuan penelitian ini mengungkapkan kemampuan sejumlah kelompok nelayan KJA yang mampu bertahan menghadapi keterbatasan modal guna pengelolaan aquaculture, juga keterbatasan daya dukung seperti bibit ikan, pakan, dan pasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik obsevasi partisipan. Data dan informasi dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara mendalam dengan para pelaku yakni para nelayan pengelola KJA dan para konsumen. Focus penelitian adalah mengungkap munculnya ide kreatif dan inovatif sehingga dapat mengatasi keterbatasan yang dihadapi. Hasil kajian menemukan bahwa sejumlah pengelola KJA yang mampu bertahan karena mereka mengembangkan diversifikasi usaha. Mereka hadir sebagai innovator yang kreatif, mengembangkan potensi bahari dan tidak sekadar menangkap ikan, tetapi mengkombinasikan pula dengan wisata kuliner di atas KJA. Destinasi wisata ini ramah lingkungan dengan menjadikan ikan hasil budidaya sebagai bahan bakunya. Kreativitas dan inovasi menjadi kata kunci dalam menciptakan destinasi wisata ini, sehingga mampu mengubah hal yang biasa saja menjadi luar biasa. Berdasarkan hasil kajian disimpulkan bahwa wisata kuliner bahari sangat potensial untuk dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata. Untuk itu, artikel ini menawarkan pentingnya sentuhan kreativitas dan inovasi pada destinasi wisata bahari berkelanjutan. Keberadaan destinasi wisata kuliner bahari ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemulihan lingkungan ekologis laut.

Shopping Attributes Berdasarkan Motivasi dan Loyalitas Wisatawan Nusantara Kota Bandung

Fadjrina, Nunik, Octavanny, Vitha, Matara, Wilson

Jurnal Pariwisata Vol 5, No 2 (2018): Jurnal Pariwisata
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Wisata belanja adalah salah satu sumber pendapatan pada sebuah destinasi  wisata. Untuk mengoptimalkan pendapatan tersebut, sebuah destinasi perlu memperhatikan shopping attributes yang ditawarkan agar wisatawan mau berbelanja kembali dan bersedia untuk mengatakan hal-hal positif mengenai wisata belanja di Kota Bandung kepada orang lain. Maka, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran shopping attributes berdasarkan motivasi dan loyalitas wisatawan nusantara yang berkunjung ke Kota Bandung. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada 12 partisipan dengan menggunakan metode kualitatif, diketahui bahwa pelayanan karyawan, kenyamanan dan value dari produk yang ditawarkan pada dua kawasan wisata belanja di Kota Bandung memiliki persepsi paling baik diantara komponen shopping attributes lainnya. Wisatawan yang berbelanja ke Kota Bandung sebagian besar dilatarbelakangi oleh motif hedonik dan perilaku wisatawan mencerminkan karakteristik loyalitas. Penelitian berikutnya diharapkan dapat mengkaji lebih luas mengenai shopping tourism dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif.

Promosi Melalui Media Sosial Berbasis Partisipasi Masyarakat dan Peranannya dalam Pariwisata Kota

Soeswoyo, Dina Mayasari, Dewi, Liliana, Asaparini, Putu Swasti

Jurnal Pariwisata Vol 5, No 2 (2018): Jurnal Pariwisata
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Perkembangan teknologi berkaitan erat dengan dunia pariwisata, karena dalam industri pariwisata sangat diperlukan perkembangan informasi terkini dan terintegrasi serta pemahaman akan perilaku wisatawan terhadap trend perubahan yang terjadi. Tujuan  dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan media sosial yang paling efektif  dalam meraih dukungan masyarakat dalam studi kasus kompetisi The Most Lovable City In The World dan juga peranannya dalam promosi pariwisata kota. Penelitian ini dibatasi hanya pada penggunaan 3 sosial media yaitu Facebook, Twitter dan Instagram pada kampanye kompetisi tahun 2018. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif menggunakan studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui wawancara intensif melalui telpon, e-mail dan Whatsapp, juga dokumentasi dan studi literatur. Informan penelitian adalah koordinator dari WWF-Indonesia dan beberapa warga yang berpartisipasi dalam kompetisi tersebut. Teknik analisis data melalui pengumpulan data, pengelompokan, reduksi dan penarikan simpulan, juga analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa media sosial berbasis partisipasi masyarakt yang paling banyak digunakan masyarakat Indonesia  adalah Instagram-twitter kemudian facebook, namun  kota lain di luar Negara Indonesia yang masuk peringkat 5 besar, lebih banyak menggunakan media sosial Facebook. Peranan program kompetisi The Most Lovable City in The World yaitu dalam memotivasi komitmen pemerintah kota dan dukungan warganya mewujudkan kota yang lebih baik dan sustainable sebagai modal penting perkembangan pariwisata dan juga dalam bentuk dukungan post berbagai promosi daya tarik pariwisata kota dari warganya