Jurnal Informatika
ISSN : 23556579     EISSN : 25282247
JURNAL INFORMATIKA pertama publikasi tahun 2014, dengan registrasi ISSN dari LIPI Indonesia. JURNAL INFORMATIKA merupakan jurnal hasil penelitian ilmiah dibidang Teknik Informatika, Manajemen Informatika dan Sistem Informasi . Dengan artikel tidak pernah dipublikasikan secara online atau versi cetak sebelumnya. JURNAL INFORMATIKA memiliki versi online dan cetak dengan jadwal publikasi pada bulan April dan September setiap tahunnya.
Articles 17 Documents
Search results for , issue " Vol 5, No 1 (2018): Jurnal INFORMATIKA" : 17 Documents clear
Pengaruh Internet Banking Terhadap Minat Nasabah Dalam Bertransaksi Dengan Technology Acceptance Model

Yani, Evi, Lestari, Ade Fitria, Amalia, Hilda, Puspita, Ari

Jurnal Informatika Vol 5, No 1 (2018): Jurnal INFORMATIKA
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.294 KB) | DOI: 10.31311/ji.v5i1.2717

Abstract

Abstrak Internet banking merupakan salah satu teknologi transaksi perbankan yang ditawarkan oleh bank-bank komersial di Indonesia untuk para nasabah dalam melakukan transaksi seperti transfer, pembayaran, dan sebagainya dengan mudah dan cepat. Sebagian besar nasabah lebih memilih melakukan transaksi dengan internet banking dibandingkan harus mendatangi ke bank, hal ini berdasarkan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) mencatat bahwa jumlah pengguna e-banking meningkat sebesar 270 % dari 13,6 juta nasabah pada tahun 2012 menjadi 50,4 juta nasabah pada tahun 2016. Peningkatan terjadi dikarenakan adanya kebutuhan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh internet banking terhadap minat nasabah dengan TAM (Technology Acceptance Model)yaitu persepsi kemudahan dan persepsi kegunaan. Metode pengumpulan data dengan kuesioner secara random sampling sebanyak 104 responden nasabah BRI dengan menggunakan skala Likert, pengujian data melalui uji validitas, reabilitas, normalitas, linearitas, uji regresi dan koefisien determinasi dan pengolahan kuesioner dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kemanfaatan penggunaan internet banking terhadap persepsi kemudahan dalam bertransaksi bagi nasabah Bank BRI.Semakin banyak manfaat yang dirasakan para nasabah,maka akan mempengaruhi kemudahan bagi nasabah setiap bertransaksi menggunakan internet banking. Kata Kunci: Internet banking, Technology Acceptance Model, persepsi kemudahan, persepsi kegunaan. Abstract Internet banking is one of the banking transaction technology offered by commercial banks in Indonesia for customers in transactions such as transfers, payments, and so on easily and quickly. Most customers prefer to make transactions with internet banking rather than go to banks, according to OJK (Financial Services Authority) noting that the number of e-banking users increased by 270% from 13.6 million customers in 2012 to 50.4 million customers in the year 2016. Increases occur due to the needs of the community in utilizing technology. This study aims to determine the effect of internet banking on customer interest with TAM (Technology Acceptance Model) that is perception of ease and perception of usability. Methods of collecting data with questioner by random sampling of 104 respondents of BRI customers by using Likert scale, testing data through validity test, reliability, normality, linearity, regression test and coefficient of determination and questionnaire processing with SPSS. The results showed that the perception of the usefulness of internet banking usage on the perception of ease in transactions for customers of Bank BRI. The more benefits perceived by customers, it will affect the convenience for every customer to transact using internet banking. Keywords : Internet banking, Technology Acceptance Model, perceived ease of use, perceived usefulness

Penjadwalan Produksi Garment Menggunakan Algoritma Heuristic Pour

Rachman, Rizal

Jurnal Informatika Vol 5, No 1 (2018): Jurnal INFORMATIKA
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.839 KB) | DOI: 10.31311/ji.v5i1.2743

Abstract

Abstrak Penjadwalan merupakan suatu kegiatan pengalokasian sumber daya yang terbatas untuk mengerjakan sejumlah pekerjaan. Proses penjadwalan timbul jika terdapat keterbatasan sumber daya yang dimiliki, karena pada saat ini perusahaan menerapkan sistem penjadwalan manual dimana dengan penjadwalan tersebut masih terdapat beberapa produk yang terlewati sehingga menyebabkan keterlambatan dalam proses produksi, aturan ini sering tidak menguntungkan bagi order yang membutuhkan waktu proses pendek karena apabila order itu berada dibelakang antrian maka harus menunggu lama sebelum diproses dan menyebabkan waktu penyelesaian seluruh order menjadi panjang, sehingga diperlukan adanya pengaturan sumber-sumber daya yang ada secara efisien. Adapun dasar perhitungan Penjadwalan dengan menggunakan algoritma Heuristic Pour. Tahapan-tahapan penelitian terdiri dari pengumpulan data, perhitungan waktu standar, perhitungan total waktu proses berdasarkan job, penjadwalan dengan metode awal perusahaan, penjadwalan dengan metode Heuristik Pour. Berdasarkan hasil penjadwalan menggunakan Heuristik Pour diperoleh penghematan dibanding dengan metode perusahaan saat ini, sehingga dapat digunakan sebagai alternatif metode dalam melakukan penjadwalan pengerjaan proses produksi di perusahaan Garment tersebut. Kata kunci: Penjadwalan Produksi, Algoritma, Heuristic Pour. Abstract Scheduling is a limited resource allocation activity to do a number of jobs. The scheduling process arises if there are limited resources available, because at this time the company implement a manual scheduling system where the scheduling is still there are some products passed so as to cause delays in the production process, this rule is often not profitable for orders that require short processing time because if the order is behind the queue then it must wait a long time before it is processed and cause the completion time of all orders to be long, so it is necessary to regulate the existing resources efficiently. The basic calculation of Scheduling using Heuristic Pour algorithm. The research stages consist of data collection, standard time calculation, total time calculation based on job, scheduling with company start method, scheduling with Pour Heuristic method. Based on the results of scheduling using Pour Heuristik obtained savings compared with the current company method, so it can be used as an alternative method in scheduling the process of production process in Garment company. Keywords: Production Scheduling, Algorithms, Heuristic Pour.

Perancangan dan Pembuatan Alat Scanner 3D Menggunakan Sensor Kinect Xbox 360

Armansyah, Arif, Hidayatulloh, Syarif, Herliana, Asti

Jurnal Informatika Vol 5, No 1 (2018): Jurnal INFORMATIKA
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.639 KB) | DOI: 10.31311/ji.v5i1.2443

Abstract

Abstrak Scanner 3D adalah teknologi yang digunakan untuk memindai objek nyata untuk mendapatkan bentuk, ukuran dan fitur lainnya agar menghasilkan gambar yang sangat akurat. Dalam perancangan alat scanner 3D sebelumnya, yaitu scanner 3D menggunakan sensor ultrasonik, infra merah, dan line laser. Maka dapat disimpulkan terdapat beberapa kekurangan yaitu masih terbatasnya objek yang di scan serta hasil scan yang belum akurat karena hanya menghasilkan garis-garis yang membentuk objek. Pada penelitian ini, penulis membuat scanner 3D dengan hasil akurasi yang tinggi. Scanner 3D yang dibuat adalah menggunakan sensor Kinect xbox 360. Cara kerja dari kinect yaitu dengan menggabungkan antara beberapa kamera, Color Cimos (VNA38209015) kamera ini berfungsi membantu dalam pengenalan objek dan fitur deteksi lainnya, serta kamera IR CMOS (VCA379C7130), dan IR Projector (OG12) yaitu sebagai depth sensor atau sensor kedalaman yang merupakan sebuah proyektor infrared dan sebuah sensor monochrome CMOS yang bekerja secara bersama-sama untuk melihat ruangan atau area dalam bentuk 3D tanpa memperdulikan kondisi cahaya. Untuk mengolah serta menampilkan hasil dari objek yang sudah di scan menggunakan aplikasi KScan3D. Kemudian untuk koneksi antara PC dengan media penggerak menggunakan Bluetooth HC-06. Setelah dilakukan pengujian didapatkan model gambar 3D dengan dengan hasil akurasi yang cukup tinggi. Kata Kunci: Bluetooth HC-06, Infra Merah, Line Laser, Kinect, KScan3D, Scanner 3D, Ultrasonik Abstract Scanner 3D is the technology used to scan real objects to get the form, size and other features in order to produce pictures that are very accurate. In the design of the appliance scanner 3D previously, namely scanner 3D using the ultrasonic sensor, infrared and laser line. It can be concluded there are some disadvantages that is still limited objects in the scan and the scans are not accurate because only produces lines that formed the object. In this research, author make scanner 3D with high accuracy results. Scanner 3D is made using the XBOX 360 Kinect sensor. How to work from kinect namely with combining between some camera, Color Cimos (VNA38209015) this camera work help in the introduction of objects and other detection feature and IR camera CMOS (VCA379C7130), and IR Projector (OG12) as depth censorship or the depth sensor is a projector infrared and a monochrome sensor CMOS working together to see the room or area in the form of 3D without neglecting the light conditions. To process and display the results from the object that is already in the scan using KScan3D application Then to the connection between the PC with media drives using Bluetooth HC-06. After the test is done obtained the model picture 3D with the results of the accuracy high enough. Key Word: Bluetooth HC-06, Infra Merah , Line Laser, Kinect, KScan3D, Scanner 3D, Ultrasonik

Penerapan Algoritma Neural Network Untuk Klasifikasi Kardiotokografi

Ramdhani, Yudi, Susanti, Sari, Adiwisastra, Miftah Farid, Topiq, Salman

Jurnal Informatika Vol 5, No 1 (2018): Jurnal INFORMATIKA
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.517 KB) | DOI: 10.31311/ji.v5i1.2832

Abstract

Abstrak Kardiotokografi adalah metode investigasi yang paling disukai, dalam pemerhati penggunaan kesejahteraan janin yang praktis. Informasi yang diperoleh dari kardiotokografi, digunakan untuk mengidentifikasi awal keadaan patologis (gangguan pada janin, perkembangan penyakit pada janin atau hipoksia dan lain-lain). Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO (World Health Organization) memperkirakan sekitar 15% dari seluruh wanita hamil akan berkembang menjadi komplikasi yang berkaitan dengan kehamilannya dan dapat mengakibatkan kematian ibu dan janin. Teknologi data mining merupakan salah satu alat bantu untuk mengoptimalkan data pada basis data yang berukuran besar, Data mining medis memiliki potensi besar untuk dipelajari pola-pola yang tersembunyi dalam kumpulan data utama medis. Dataset Kardiotokografi memiliki fitur/atribut sebanyak 36 dan diklasifikasikan menjadi 3 kelas yaitu : kelas Normal, kelas Suspect, dan kelas Pathologic dengan record sebanyak 2126. Metode Neural network dapat mengklasifikasi kardiotokografi dengan baik dibuktikan dengan nilai akurasi yang tinggi yaitu sebesar 99,15%, serta dapat membantu user untuk mengambil keputusan selanjutnya pada Karditokografi tersebut. Kata kunci: Kardiotokografi, Data Mining, Neural network Absract Kardiotokografi is the most preferred method of investigation, in the use of fetal well being observers. Information obtained from kardiotokografi, used to identify the initial state of the pathological (disorders of the fetus, the development of fetal disease or hypoxia and others). World Health Organization estimates approximately 15% of all pregnant women will develop into complications related to her pregnancy and can lead to the death of the mother and the fetus. The technology of data mining is one of the tools for optimizing the data in the data base of large-sized medical. Data mining, has great potential to learn the patterns that are hidden in the main medical data sets. Kardiotokografi DataSet features/attributes as much as 36 and are classified into three classes as follows: Normal class, class Suspect and Pathologic class with the record as much as 2126. Neural network method of classifying kardiotokografi can properly evidenced by high accuracy value of 99,15%, and can help the user to take decisions on the Karditokografi. Keywords: Kardiotokografi, Data Mining, Neural network

Metode Fuzzy Servqual Dalam Mengukur Kepuasan Pasien Terhadap Kualitas Layanan BPJS Kesehatan

Sutinah, Entin, Simamora, Odilia Rosdiana

Jurnal Informatika Vol 5, No 1 (2018): Jurnal INFORMATIKA
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.972 KB) | DOI: 10.31311/ji.v5i1.2944

Abstract

Abstrak Kurangnya kualitas pelayanan menjadi salah satu kendala terhadap tingkat kepuasan pasien. Pihak rumah sakit juga sering kali kesulitan dalam mengukur kualitas pelayanannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien yang menggunakan layanan BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Kumpulan Pane. Pengukuran kualitas pelayanan dilakukan dengan metode Fuzzy servqual. Kualitas pelayanan menggunakan lima dimensi yang terdapat dalam servqual yaitu tangibles (bukti fisik), reliability (keandalan), responsiveness (daya tanggap), assurance (jaminan), emphaty (empati). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai gap dari kelima dimensi memiliki nilai negatif. Yang artinya kualitas pelayanan di dapatkan belum sesuai dengan yang diharapkan oleh pasien BPJS Kesehatan. Nilai gap tertinggi adalah dimensi emphaty (empati) dengan nilai gap sebesar 0.15 dan nilai gap terendah adalah dimensi tangibles (bukti fisik) dengan nilai gap 0.49. dengan demikian dapat diketahui bahwa dimensi tangibles (bukti fisik) ini yang menjadi perhatian untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan. Kata Kunci : Fuzzy, Kepuasan, Pelayanan, Servqual Abstract Lack of quality of service becomes one of the obstacles to the level of patient satisfaction. The hospital is also often difficult to measure the quality of service. The purpose of this study is to determine the level of satisfaction of patients who use BPJS Health services in the Regional General Hospital Dr. H. Collection Pane. Measurement of service quality is done by Fuzzy servqual method. Service quality uses the five dimensions contained in the servqual are tangibles (physical evidence), reliability, responseiveness, assurance, empathy. The results of this study indicate that the gap value of the five dimensions has a negative value. Which means the quality of service is not in accordance with the expected by the patient BPJS Health. The highest gap value is the empathy dimension with the gap value of 0.15 and the lowest gap is the dimension of tangibles (physical proof) with the gap value of 0.49. thus it can be seen that the dimensions of tangibles (physical evidence) is of concern to improve service quality. Keywords: Fuzzy, Satisfaction, Service, Servqual

Penerapan Metode Particle Swarm Optimization Pada Optimasi Prediksi Pemasaran Langsung

Achyani, Yuni Eka

Jurnal Informatika Vol 5, No 1 (2018): Jurnal INFORMATIKA
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.919 KB) | DOI: 10.31311/ji.v5i1.2736

Abstract

Abstrak Dalam persaingan ketat saat ini, promosi yang baik dapat memberikan kredibilitas untuk produk baru. Promosi perlu mendapat perhatian lebih dan serius, karena dalam kehidupan sehari-hari timbul produk unggulan, jika tidak mengetahuinya, kemungkinan produk yang ditawarkan kepada konsumen kurang ditanggapi oleh pasar, oleh karena itu perusahaan harus mengupayakan produknya, meyakinkan dan mempengaruhi konsumen untuk menciptakan permintaan akan produk ini. Langkah yang bisa dilakukan oleh perusahaan untuk melakukannya adalah dengan melakukan pemasaran langsung. Peningkatan akurasi prediksi pemasaran langsung dapat dilakukan dengan cara melakukan seleksi terhadap atribut, karena seleksi atribut mengurangi dimensi dari data sehingga operasi algoritma data mining dapat berjalan lebih efektif dan lebih cepat. Dalam penelitian ini akan digunakan metode support vector machine dan akan dilakukan seleksi atribut dengan menggunakan particle swarm optimization untuk prediksi pemasaran langsung. Setelah dilakukan pengujian maka hasil yang didapat adalah support vector machine menghasilkan nilai akurasi sebesar 88,71 %, nilai precision 89,47% dan nilai AUC sebesar 0,896. Kemudian dilakukan seleksi atribut dengan menggunakan particle swarm optimization dimana atribut yang semula berjumlah 16 variabel prediktor terpilih 12 atribut yang digunakan. Hasil menunjukkan nilai akurasi yang lebih tinggi yaitu sebesar 89,38%, nilai precision 89,89% dan nilai AUC sebesar 0,909 dengan nilai akurasi klasifikasi sangat baik (excellent clasiffication). Sehingga dicapai peningkatan akurasi sebesar 0,67 %, dan peningkatan AUC sebesar 0,013. Kata Kunci: Particle Swarm Optimization, Pemasaran Langsung, Seleksi Atribut Abstract In the current intense competition a good promotion can provide credibility for a new product. Promotion needs to get more attention and serious, because in everyday life arise a prime product, if not find out, the possibility of products offered to consumers less responded by the market, therefore the company should strive for its products. , convincing, and influencing consumers to create demand for these products. Steps that can be done by the company to do so is to do direct marketing. Increased accuracy of direct marketing predictions can be done by selecting attributes, because of the selection. Data mining can run more effectively and quickly. In this study the method to be used is. With particle swarm optimization for direct marketing prediction optimization. After testing, the results obtained are support vector engine yield value of 88.71%, precision value 89.47% and AUC value of 0.896. Then the attribute selection is done using particle swarm optimization where the original attribute uses 16 predictor variables selected 12 attributes used. The results showed a higher value of 89.38%, 89.89% accuracy and AUC value of 0.909 with very good fair value (excellent classification). The price increase is 0.67%, and the increase of AUC is 0,013. Keywords: Particle Swarm Optimization, Direct Marketing, Selection Attributes.

Penerapan Inferensi Backward Chaining Pada Sistem Pakar Diagnosa Awal Penyakit Tulang

Herliana, Asti, Setiawan, Visqia Ade, Prasetio, Rizki Tri

Jurnal Informatika Vol 5, No 1 (2018): Jurnal INFORMATIKA
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.011 KB) | DOI: 10.31311/ji.v5i1.2818

Abstract

Abstrak Tulang merupakan bagian yang sangat penting di dalam bagian ortopedi manusia. Tulang bukan hanya kerangka penguat tubuh tetapi juga merupakan bagian dari susunan sendi, sebagai pelindung tubuh, tempat melekatnya bagian ujung otot yang melekat pada tulang. Terbatasnya jumlah pakar Penyakit Tulang serta minimnya pengetahuan masyarakat tentang penyakit tulang menjadi kendala mengapa penyakit ini tidak mudah diatasi. Banyaknya gejala yang mirip untuk menentukan suatu penyakit Tulang. Dari masalah diatas maka dibuatlah aplikasi sistem pakar diagnosa awal penyakit tulang. Dari penelitian yang dilakukan menghasilkan sebuah perangkat lunak Sistem Pendukung Keputusan Klinis berbasis web untuk diagnosa Penyakit Tulang. Informasi yang dihasilkan adalah hasil diagnosa penyakit berdasarkan gejala-gejala yang dipilih oleh user. Hasil uji coba menunjukkan bahwa aplikasi ini layak dan dapat digunakan sebagai alat bantu para medis Penyakit Tulang dalam mendiagnosa awal. Kata Kunci : Sistem Pakar, Penyakit Tulang, Diagnosa awal, Backward Chaining , Web Progaming. Abstract Bone was a very important part in the human orthopedics. Bone is not only the body's reinforcement part, but it is also part of the joints, as a protector of the body, where the attachment of the muscle ends attached to the bone. The limited number of experts in Bone Disease and the lack of public knowledge about bone disease is the reason why this disease is not easy to overcome. The number of similar symptoms for a bone disease. From the above problems then made the application of expert systems early diagnosis of bone disease. From research conducted a software Clinical Decision Support System web-based for the diagnosis of Bone Disease. The resulting information is the result of diagnosis of the disease based on the symptoms chosen by the user. The results of the trial show this application is feasible and can be used as a tool of medical ailments of bone disease in early diagnosis. Keyword : Expert System, Bone Disease, Early Diagnose, Backward Chainning, Web Programming

Sistem Pemilihan Mesin Cuci Berdasarkan Kebutuhan Konsumen Menggunakan Fuzzy Tahani dan Promethee

Huzumah, Nur, Arifin, Toni

Jurnal Informatika Vol 5, No 1 (2018): Jurnal INFORMATIKA
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.11 KB) | DOI: 10.31311/ji.v5i1.2728

Abstract

Abstrak Berdasarkan hasil survei terhadap kebutuhan mesin cuci pada tahun 2013 pertumbuhan mesin cuci nasional naik sebesar 28%, Menurut data Euro Monitor tahun 2017, penetrasi mesin cuci di Indonesia selama lima tahun terakhir terus meningkat. Sekitar 74% masyarakat di Kota besar seperti Jakarta telah mengandalkan mesin cuci untuk membantu membersihkan pakaian. Namun pada pembelian mesin cuci, sebagian besar masyarakat masih tertarik dengan harga yang murah tanpa mengetahui spesifikasi detail mengenai mesin cuci yang akan dibeli apakah sesuai kebutuhan atau tidak. Karena kurangnya kesadaran masyarakat, maka dibuat sebuah sistem pendukung keputusan menggunakan metode fuzzy tahani dan promethee untuk meningkatkan kualitas rekomendasi mesin cuci sesuai kebutuhan konsumen. Metode fuzzy tahani digunakan untuk melakukan pengurutan data mesin cuci berdasarkan kriteria yang menghasilkan nilai 0 sampai dengan 1. Setelah itu, metode promethee digunakan untuk mendapatkan bobot mesin cuci dan akan dilakukan pengurutan mesin cuci sesuai bobot yang didapat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya sistem pendukung keputusan yang dibangun, masyarakat yang ingin membeli mesin cuci dapat memilih dengan tepat, jelas dan objektif. Hasil akurasi yang dihasilkan adalah 90%. Kata Kunci: sistem pendukung keputusan, pemilihan mesin cuci, fuzzy tahani, promethee Abstract Based on results of survey about the needs of washing machines in 2013, the growth of national washing machines increased by 28%. According to Euro Monitor Data of 2017, penetration of washing machines in Indonesia over the last five years continues to increase. About 74 % of the people in big cities like Jakarta have relied on a washing machine to help clean clothes. However on the purchase of a washing machine, most of the people still interested in a cheap price without knowing detail specification of the washing machine which will be purchased whether as needed or not. Due the lack of public awareness, then made a decision support system using fuzzy tahani and promethee method to improve the quality of the washing machine recommendations according to needs of the consumers. Fuzzy tahani method is used to perform the washing machine data sorting based on the cirteria that yields a value of 0 to 1. After that, Promethee method is used to get weight of the washing machine and will do sorting machine according to the weight obtained. The results of this study indicate that a decision support system who has been built, people who want to buy a washing machine can choose the washing machine properly, cleary and objectively. The result of accuracy is 90%. Keywords: decision support system, washing machine selection, fuzzy tahani, promethee

Pengembangan Knowledge Management System Berbasis Knowledge Audit

Ramdani, Panji Madya

Jurnal Informatika Vol 5, No 1 (2018): Jurnal INFORMATIKA
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.252 KB) | DOI: 10.31311/ji.v5i1.2522

Abstract

Abstrak Dasar dari sumber daya ekonomi saat ini bukan lagi berupa modal uang, sumber daya alam maupun tenaga kerja melainkan juga pengetahuan (knowledge). Pengetahuan sebagai intangible asset yang harus dikelola perusahaan menjadi paradigma baru dalam lingkungan bisnis sebagai pusat kekuatan dan keunggulan dalam bersaing. Namun masih banyak organisasi belum atau tidak mengetahui potensi pengetahuan yang dimiliki oleh karyawannya karena organisasi kesulitan dalam menangkap (capture) tacit knowledge. Lambatnya penyebaran pengetahuan disebabkan oleh terbatasnya ruang dan waktu. Transfer knowledge hanya menggunakan metode tatap muka, konsultasi secara langsung dengan atasan, dan briefing pagi (socialization-tacit totacit). Adapun Explicit knowledge hanya terdapat dalam bentuk berkas (hardcopy), dimana terdapat kesulitan dalam proses pencarian. Penelitian ini telah berhasil mempermudah transfer knowledge di dalam perusahaan melalui pengembangan knowledge management system berbasis knowledge audit dengan knowledge management processes sebagai standar pengembangan. Audit yang dihasilkan telah mampu mengidentifikasi kompetensi dan kapabilitas dari karyawan, serta mengoptimalisasi mekanisme knowledge management yang ada di organisasi. Kata kunci: Tacit Knowledge, Explicit Knowledge, Knowledge Audit, Knowledge Management System. Abstract The basic economic resources now adays is no longer capital, natural resources, nor labor, but also knowledge. Knowledge as intangible asset, that need to be managed by organization became new paradigm in the business environment where knowledge is now considered to be central to organizational performance and integral to the attainment of a sustainable competitive advantage. Many organizations still do not realize the knowledges and experiences their employees had. It happens because the organizations have difficulties in detecting the tacit knowledge, thus the sharing of knowledge and experience did not run smoothly. If the employees had to share what they know then they do it by meeting face to face with their superior or share it in the morning briefing.Time and spaces are still the main problems in this case. Explicit knowledge only shared in form of a hardcopy archives, while there is also a problem in archiving files within the organization. This research has succeeded in easing the transfer of knowledge through knowledge management system with knowledge audit as a base and knowledge management process as a development standard. The audit result has the capability in identifying competence and capability of the workers, and also optimize the existing knowledge management mechanism within the organization. Keywords: Tacit Knowledge, Explicit Knowledge, Knowledge Audit, Knowledge Management System

Penerapan Metode Palette untuk Menentukan Warna Dominan dari Sebuah Gambar Berbasis Android

Junianto, Erfian, Zuhdi, Muhammad Zaid

Jurnal Informatika Vol 5, No 1 (2018): Jurnal INFORMATIKA
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.35 KB) | DOI: 10.31311/ji.v5i1.2740

Abstract

Abstrak Pengolahan citra untuk menemukan warna dominan pada Blazbluz masih berbentuk website sehingga pengguna perlu mengakses website untuk mengetahui harga sablon dari gambar yang diinginkan. Pengolahan citra sudah dilakukan di website melalui PC (portable computer) atau laptop ingin dipermudah dengan melakukan pengolahan citra tersebut di sistem operasi Android, alasan pemilihan Android dikarenakan sistem operasi tersebut sangat populer belakangan ini dan juga banyak disematkan di smartphone. Pengolahan citra digital di Android untuk menentukan warna dominan dari sebuah citra bisa dilakukan dengan menggunakan metode Palette, dengan metode palette aplikasi untuk menentukan harga dasar sablon yang pada awalnya menggunakan website bisa dijalankan di Android. Hasil dari penelitian ini metode palette dapat menghasilkan warna dominan dari citra dengan baik dan aplikasi Android sudah dapat menampilkan harga dasar sablon yang dapat dilihat pengguna. Kata Kunci: Android, Palette, Pengolahan Citra, Warna Dominan Abstract Image processing to find the dominant color in Blazbluz is only available in website thus makes users need to going through the website to find out the cost of image they want to print. The purpose of this research is to do the image processing that can be done from PC or laptop in Android smartphone to make it even more simpler and accessible. The reason why Android is choosen is it is the most popular smartphone OS in the market. Digital image processing in Android using palette method to find out the dominant color in an image. The app using palette method to find out the basic cost of an image to print that run in Android ecosystem. The conclusion of the research is palette method able to create the dominant color of an image well and the Android app can be used by user to findout the basic cost of an image to print. Keywords: Android, Palette, Image Processing, Dominant Color

Page 1 of 2 | Total Record : 17