Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 26146711     EISSN : -
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat merupakan jurnal hasil penelitian ilmiah dibidang Pengabdian Kepada Masyarakat Dengan artikel tidak pernah dipublikasikan secara online atau versi cetak sebelumnya. Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat memiliki versi online dan cetak dengan jadwal publikasi pada bulan Februari dan Agustus setiap tahunnya.
Articles 98 Documents
Representasi Kampung Seni Dago Sebagai Objek Wisata Kota Bandung

Hidayat, Dasrun, Setiawati, Sri Dewi, Ngare, Ferdinandus, Oktaviani, Femi, Suhartini, Titin

Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.546 KB)

Abstract

AbstrakPencitraan  Kampung  Seni  Dago,sebagai  pembentukan   image  positif     kepada masyarakat luas dan menarik para wisatawan baik domestic maupun mancanegara untuk kembali mengunjungi kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studideskriptif. Fokus pada pencitraan Kampung Seni Dago sebagai objek wisata kota Bandung. Hasilpenelitian menunjukan bahwa masih banyak masyarakat yang belum mengetahui keberadaan kampong seni Dago. Dimulai dari konsep kampong seni Dago yang didalamnya meliputi makna, manfaat,  fungsi  dan  peran  seniman  dalam  pengembangan  pencitraan  sebagai  objek  wisata kampong seni Dago yaitu sosialsasi kampong seni Dago, promosi, program.Peran pemerintah pengembangan objek kampong seniDago meliputi program, sosialisasi, danpromosi. Berdasarakan hasil dari kesimpulan pertama Kampung Seni  Dago sebagai salah satu objek wisata yang kreatif dengan menawarkan beragam seni budaya yang saat ini mulai ditinggalkan oleh generasi muda sekarang,  kedua  Seniman  memberikan  peranan  yang  sangat  penting  dalam  perkembangan kampung seni dago, ketiga Pemerintah ikut serta dalam membangun program sarana dan prasarana untuk menunjang pencitraan kampung seni dago sebagai objek wisata kota BandungKata Kunci : Objek wisata, Peran Pemerintah, Peran Seniman AbstractImagery Kampung Seni Dago, as the formation of positive image to the public and attract the tourists both domestic and foreign tourists to re-visit the city of Bandung. This study used a qualitative approach with studideskriptif. Focus on imaging Kampung Seni Dago as a tourist attraction of Bandung. The results show that there are still many people who do not know the existence of Dago art kampong. Starting from the concept of Dago art kampong which includes the meaning, benefits, function and role of artists in the development of imaging as a tourist attraction of Dago art village, the socialization of Dago kampong art, promotion, program. The role of the development of Dago village art project includes program, socialization, and promotion. Based on the results of the first conclusion of Kampung Seni Dago as one of the creative tourism object by offering various art and culture which is currently being abandoned by the young generation now, the two artists have played a very important role in the development of the dago art village, the three governments participated in building the program facilities and infrastructure to support imaging dago art village as a tourist attraction of BandungKeywords: Tourist Attraction, Government Role, Artist Role

Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Melalui Kelompok PKK Rw 10 Kel.Babakan Sari Bandung

Rahayu, Yayu Sri, Mahanka, Ridwan, Aisyah, Isah, Sulastriningsih, R. Dewi

Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.312 KB)

Abstract

AbstrakPemberdayaan Kesejahteraan Keluarga atau yang dikenal dengan PKK di  lingkungan masyarakat sangatlah penting. PKK berperan memberdayakan keluarga dalam peningkatan kesejahteraan dan kualitas keluarga dalam aspek kesehatan, akhlak, iman serta perilaku. Salah satu upaya peningkatan kesejahteraan keluarga diantaranya dapat diwujudkan melalui perintisan Usaha Kecil Menengah (UKM). Pada prakteknya di lapangan, pelaksanaan dan pengembangan UKM memiliki beberapa kesulitan misalnya keterbatasan keterampilan sumber daya manusia dan keterbatasan informasi peluang pasar. Hal ini dialami oleh banyak kelompok keluarga, salah satunya kelompok keluarga di RW 10, Kelurahan Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung. Disini lah dibutuhkannya peran serta dari Gerakan PKK untuk membantu pemberdayaan para keluarga dalam merintis UKM dalam bentuk pelatihan keterampilan. Hal ini sejalan dengan salah satu program pokok PKK yaitu Pendidikan dan Keterampilan. Pada kesempatan ini, sebagai bentuk pengabdian masyarakat, penulis bekerja sama dengan Kelompok PKK RW 10 dalam rangka meningkatkan kesejahteraan keluarga pada lingkungan setempat melalui peningkatan keterampilan memasak yang diharapkan dapat bermanfaat kelak. Kata Kunci: Pemberdayaan Keluarga, Usaha Kecil Menengah, Pelatihan, Keterampilan. AbstractPemberdayaan Kesejahteraan Keluarga or well known as PKK in the community is very important. PKK plays a role in empowering families in improving the welfare and family quality in aspects of health, morals, faith and behavior. An effort to improve the welfare of the family can be realized through pioneering Usaha Kecil Menengah (UKM). In practice, the implementation and development of UKM has some difficulties such as limited human resource skills and limited market information opportunities. This is experienced by many family groups, one of them is family groups in RW 10, Babakan Sari Village, District Kiaracondong, Bandung. Here is the need for participation from the PKK Movement to help empower families in pioneering UKM in the form of skills training. This is inline with one of the main programs of PKK namely Education and Skills. On this occasion, as a form of community service, the authors cooperate with PKK RW 10 in order to improve family welfare in the local environment through the improvement of cooking skills that are expected to be useful later. Keywords:: Family Empowerment, Usaha Kecil Menengah, Training, Skill.

Pengabdian Kepada Masyarakat Bakti Sosial Bersama Jamaah Masjid Fatmah Hidayah

Fauzzia, Willma, Sofiani, Finna, Shaleha, Diana Nadia, Malik, Nitta Amelia, Delia, Ria, Rubianti, Wida, Wulandari, Wulandari

Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.916 KB)

Abstract

AbstrakMasjid Jami Fatmah Hidayah merupakan salah satu masjid yang terletak di Kelurahan Cicaheum kota Bandung yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, namun juga memiliki peran sebagai sarana interaksi masyarakat. Berbagai kegiatan dapat dilakukan di dalam masjid, mulai dari kegiatan ibadah rutin seperti shalat wajib, shalat Jum’at hingga kegiatan edukasi seperti majelis Ta’lim serta dilengkapi dengan fasilitas Pendidikan anak (Madrasah). Namun seringkali peran masjid tidak berfungsi optimal akibat dari ketersediaan sarana dan prasarana. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian difokuskan pada pengadaan dan optimalisasi sarana dan prasarana Masjid Jami Fatmah Hidayah meliputi pengadaan mukena, alat kebersihan, serta dekorasi ruang belajar madrasah. Selain itu, dalam pelaksanaan pengabdian juga terjadi interaksi dengan pengurus DKM dan murid Madrasah Fatmah Hidayah. Interaksi meliputi sosialisasi kegiatan hingga turut serta dalam kegiatan belajar-mengajar. Langkah yang dilakukan dalam pengabdian meliputi: (1) Pengadaan sarana pendukung,  (2) Optimalisasi dan perawatan sarana yang sudah ada, dan (3) Interaksi melalui keterlibatan di dalam kelas. Kata Kunci : Sarana dan prasarana, Masjid Jami Fatmah Hidayah. AbstractJami Fatmah Hidayah Mosque is one of the mosques located in Cicaheum district, Bandung that not only serves as a place of worship, but also has a role as a means of community interaction. Various activities can be done in the mosque, ranging from routine worship activities such as obligatory prayers, Jumah prayers to educational activities such as Talim and equipped with facilities Education of children (Madrasah). But often the role of the mosque is not functioning optimally due to the availability of facilities and infrastructure. Therefore, the devotion activities focused on the procurement and optimization of facilities and infrastructure of Masjid Jami Fatmah Hidayah include the procurement of mukena, cleaning equipment, and decoration of the madrasah study room. In addition, in the implementation of devotion also occurred interaction with the board of DKM and students of Madrasah Fatmah Hidayah. Interaction includes socialization activities and participate in teaching and learning activities. Steps taken in devotion include: (1) Provision of support facilities, (2) Optimization and maintenance of existing facilities, and (3) Interaction through involvement in the classroom. Keywords : Facilities and infrastructure, Jami Fatmah Hidayah Mosque.

Pengembangan Kampung Tulip Sebagai Wisata Edukasi di Bandung

Hariyanto, Oda I. B, Andriani, Rian, Kristiutami, Yuliana Pinaringsih

Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.713 KB)

Abstract

Abstrak Wisata edukasi menjadi tren baru yang banyak diminati oleh wisatawan,  terutama sangat diminati oleh keluarga. Perjalanan liburan bersama anggota keluarga sangat menyenangkaan sambil  mengeksplorasi  keunggulan dan potensi destinasi yang akan dikunjungi. Wisata edukasi sebetulnya bukan  hal baru  tapi pengemasanya dengan nama baru. Bagi pelajar dan mahasiswa dikenal dengan study tour, berwisata sambil mengunjungi  tempat-tempat yang berhubungan dengan bidang studinya, dengan tujuan  untuk menambah pengetahuan dan wawasan mahasiswa. Demikian halnya wisata Kampoeng Tulip merupakan prototype gambaran faktual dari kebutuhan  sebuah keluarga mulai  dari anak-anak hingga orang dewasa, merupakan mix antara  hiburan dan berwisata dengan wawasan  edukasi.  Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan kondisi dan fasilitas yang terdapat di   Kampoeng Tulip sebagai wisata edukasi.Penelitian ini menggunakan metoda kualitatif deskriptif  dengan alasan Pengembangan  Kampung Tulip Sebagai Wisata Edukasi  merupakan permasalahan yang berkaitan dengan pariwista. Pariwisata merupakan bagian dari kebudayaan sehingga hasil penelitian mendeskripsikan secara histories-sistimatis, faktual dan akurat, dengan menggunakan berbagai ilmu dan teori multidisiplin (multidisciplinary).Kata Kunci: Edukasi, wisata dan belajar. Abstract                     Educational tour becomes a new trend that attracted many tourists, especially very interested by the family. Holiday trips with family members are very enjoyable while exploring the benefits and potential destinations to be visited. Educational tour is not really a new thing but the packaging with a new name. For students, known as study tour, travel while visiting places related to the field of study, with the aim to increase knowledge and insight students. Similarly, tourism Kampoeng Tulip is a prototype factual picture of the needs of a family ranging from children to adults, is a mix between entertainment and travel with educational insights. The purpose of this research is to describe the condition and facilities in Kampoeng Tulip as educational tour. This research uses descriptive qualitative method, with the reason Development of Kampung Tulip As Tour Education is a problem related to tourism. Tourism is part of the culture so that the results describe historically-systematic, factual and accurate, using various sciences and multidisciplinary theoriesKeywords : Education, tourism and learning.

Sistem Informasi Pengingat Pembayaran Pinjaman Berbasis Sms Gateway Pada Koperasi PKK Sejahtera

Susilawati, Desi, Rohman, Ramdhan Saepul, Suhada, Satia, Susilawati, Susilawati, Prayudi, Dicky, Marsusanti, Eva, Suherman, Acep

Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.395 KB)

Abstract

Abstrak Dalam dunia koperasi, banyaknya nasabah yang tidak membayar angsuran tepat pada waktunya merupakan permasalahan yang sering dijumpai. Hal ini akan sangat berpengaruh terhadap berjalan atau tidaknya sebuah koperasi. Pembayaran angsuran mempengaruhi banyaknya masukkan keuangan dari nasabah, khususnya bagi yang masih mempunyai tunggakan pinjaman. Keterlambatan dalam pembayaran angsuran ini juga terjadi pada nasabah koperasi PKK SEJAHTERA. Sebagai solusi dari permasalahan ini, dirancang sebuah aplikasi web untuk penginputan peminjaman nasabah, kemudian membuatkan jadwal jatuh tempo pada setiap nasabah yang melakukan peminjaman pada koperasi PKK SEJAHTERA. Selain itu, setiap jadwal angsuran nasabah yang akan jatuh tempo, akan menerima pengingat jadwal angsuran kepada nasabah melalui pesan singkat, dengan ini nasabah akan langsung mempersiapkan diri untuk pembayaran angsurannya. Hasil dari penelitian ini yaitu website pengingat jadwal angsuran nasabah pada koperasi PKK SEJAHTERA berbasis sms gateway merupakan sarana yang efektif untuk mengingatkan nasabahnya membayar angsuran sesuai dengan ketentuan dan jadwal pembayaran angsuran nasabah serta dapat meminimalisir nasabah yang tidak membayar tepat waktu sekaligus mengurangi tunggakan. Kata Kunci : pengingat, pinjaman, sms gateway, Koperasi AbstractIn the world of cooperatives, the number of borrowers who do not pay installments on time is a problem often encountered. This will greatly effect on walking or whether a cooperative. Installment payment affect the large number enter the financial from the customer, particularly for those who still have a delinquent loan. Delay in payment of this installment also occurs on a customer cooperative PKK SEJAHTERA. As a solution of this issue, designed a web application for customer lending input, then make a schedule of due dates on every customer who did the borrowing on the PKK SEJAHTERA Cooperatives. In addition, each installment will be due the customer, will receive a reminder to the customer instalment schedule via short messages, with this customer will immediately prepare for the payment of installments. The results of this research i.e. websites reminder schedule customer installments on cooperative PKK SEJAHTERA-based short messages gateway is an effective means to remind its customers pay in installments in accordance with the provisions of and installment payment schedule the customer also can minimize the customer does not pay on time while reducing the arrears. Keywords: reminder, loans, sms gateway, cooperatives.

Upaya Mewujudkan Wisata Edukasi di Kampung Tulip Bandung

hermawan, Hary, Brahmanto, Erlangga, Musafa, Musafa, Suryana, Suryana

Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.041 KB)

Abstract

AbstrakFenomena aktual dilapangan membuktikan bahwa pengembangan Kampung Tulip belum cukup representatif sebagai wisata bertema edukasi Budaya Belanda. Walaupun beberapa wahana telah dibangun menyesuaikan rumah-rumah khas Negeri Belanda, tetapi aktifitas wisata bernuansa edukatif belum begitu terlihat selama masa observasi di lapangan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat difokuskan pada pemberdayaan untuk peningkatan tata kelola destinasi wisata edukasi Kampung Tulip. Langkah implementatif yang telah dilakukan meliputi : (1) Menggali akar permasalahan dalam pengembangan destinasi wisata Kampung Tulip melalui observasi dan wawancara dengan pengelola; (2) Memberikan rekomendasi pengelolaan melalui seminar seminar dan pelatihan pengelolaan wisata edukasi dan pariwisata berkelanjutan kepada pengelola destinasi wisata Kampung Tulip; (3) Penyediaan buku panduan pengembangan wisata edukasi Kampung Tulip.Kata Kunci : pariwisata edukasi, kampung tulip, perencanaan pariwisata AbstracThe actual phenomenon in the field proves that the development of Kampung Tulip has not been representative enough as a themed education of the Netherlands Culture. Although some of the rides have been built to match the typical homes of the Netherlands, but the activities and educational nuances have not been visible during the observation period in the field. Therefore, community service activities focused on empowerment to improve the educational tourism governance in the destinations of Tulip Village. Implementative steps that have been carried out include: (1) Exploring the core of the problem in developing Tulip Village through observation and interviews with managers; (2) Providing management recommendations through seminar seminars and training on educational tourism and tourism sustainable management to the managers of Tulip Village; (3) Provision of guidance book for educational tourism development in Tulip Village.Keywords: educational tourism, kampung tulip, tourism planning

Cerdas Bermedia Sosial DiEra Digital Di Pondok Pesantren Daarul Muta’alimin Tasikmalaya

Apriyani, Yanti, Sutisna, Herlan, Adiwisastra, Miftah Farid

Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.021 KB)

Abstract

AbstrakMedia sosial digunakan sebagai sarana berkomunikasi, berinteraksi dan membangun jaringan melalui media online bagi lapisan kalangan. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran dan etika kepada siswa/santri didalam menggunakan media social diera digital, serta pemanfaatannya untuk mengembangkan bakat yang dimiliki. Pengaruh lingkungan dan keluarga dapat menjadi factor penting mendorong remaja dan dampak yang didapatkan. Metode yang digunakan adalah Bimtek (Bimbingan Teknologi), pendampingan, pengawasan dan peran orang tua beserta guru kepada siswa/santri dalam penggunaan media social agar dapat dimanfaatkan secara bijak dan cerdas serta menghasilkan suatu yang bermanfaat bagi penggunanya. Hasil dari serangkaian proses Bimtek (Bimbingan Teknologi) yaitu peningkatkan pemahaman, kemampuan dan pengetahuan kepada siswa/santri dalam bermedia social dan transaksi lainnya yang berhubungan dengan ITE, sehingga perkembangan teknologi informasi dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat. Serta meningkatkan kewaspadaan terhadap resiko yang akan didapat jika media sosial disalah gunakan.  Hendaknya penggunaan media social agar lebih dimaksimalkan untuk pendidikan dan pekerjaan, seperti memberikan informasi atau pemberitahuan karena sifatnya media social yang sangat cepat diakses. Media informasi dan teknologi ini tidak luput dari dampak positif dan negative tergantung pada kesesuaian penggunaaan masisng-masing individu. Kata kunci: Media Sosial, Siswa, Teknologi Informasi AbstractFor many people, social media is used for communication, interaction, and networking through online. The purpose of this activity is to increase student’s awareness and etiquette in using social media in this digital era, and also the benefits in developing their own talents. Family and environment might have big effect to push the youth and the impact they get. The method that is used is Bimtek (Technology Counselling), counseling, supervising and the tole of parents and teachers in the use of social media by their students and children to be use wisely and intelligently and produces beneficial things for the users. In result of this Bimtek (Technology Counselling) is to improve the understanding, the ability and the knowledge of the students in using social media and other transactions that have something to do with ITE. So the development of technology and information can be used optimally and appropriately. And also to improve the awareness towards the misuse of social media. Should use social media in order to be maximized for education and jobs, such us providing information or notice because it is very fast social media to be accessed. This information and technology media does not escape the positive and negative impacts depending on the suitability of the use of each individual. Keywords: Social Media, Students, Technology Information

Hygiene dan Sanitasi Lingkungan di Obyek Wisata Kampung Tulip

Rahmawati, Dini, Handayani, Rina Dwi, Fauzzia, Willma

Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.526 KB)

Abstract

AbstrakHasil dari observasi dilapangan menunjukan bahwa, aspek sanitasi dan hygiene lingkungan di kampung tulip yang letaknya di jalan ciwastra komplek  banyu biru belum memenuhi standar operasional dari segi lingkungan objek wisata, makanan,minuman serta minimnya pengetahuan tentang hygiene dan sanitasi lingkungan. Oleh karena itu kegiatan pengabdian difokuskan pada pembuatan  penerapan standar operasional dan pengetahuan keilmuan tentang hygiene dan sanitasi lingkungan. Dengan tahapan : 1).memberikan pelatihan keilmuan tentang sanitasi lingkungan dan hygiene makanan dan minuman kepada pengelola dan karyawan.2)Penetapan standar operasional dan membuat perumusan tentang standar operasional yang berkerjasama dengan para ahli dibidang sanitasi lingkungan dan hygiene makanan dan minuman.3)Uji coba menerapkan standar operasional yang telah dirumuskan pada hari sebelumnya dengan didampingi oleh para pemateri.4) Melakukan pemantauan yang akan terus dilakukan hingga standar operasional tersebut dijalankan dengan baik dan menjadi bagian dari ritme kerja karyawan yang bertugas di obyek wisata Kampung Tulip. Kata Kunci : Hygiene dan sanitasi, kampung tulip, standar operasional. AbstractThe result of field observation shows that the aspect of sanitation and environmental hygiene in the kampong tulip, located on the ciwastra street of blue banyu complex has not met the operational standards in terms of tourism environment, food, lack of knowledge about cleanliness and environmental sanitation. Therefore, devotional activities are facilitated by the knowledge of hygiene and environmental sanitation. With stages: 1) .providing scientific training on environmental sanitation and food and beverage hygiene to managers and employees.2) Establishment of operational standards and formulation of operational standards in cooperation with experts in the field of environmental sanitation and food and beverage hygiene.3) applying the operational standard that had been formulated on the previous day accompanied by the speakers.4) which will continue to be carried out with well-. tourist attraction. Keywords: Hygiene and sanitation, kampung tulip, operational standards

Pengabdian Masyarakat Dalam Peningkatan Mutu Story Telling dan Visual di Rumah Pintar Bandung

Yuliansyah, Hendy, Triyadi, Agus

Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.513 KB)

Abstract

Abstrak Instansi pendidikan memerlukan dukungan dari segala pihak. Disisi lain, gerak-gerik masyarakat tidak mampu semakin meresahkan masyarakat perkotaan, akibanya keamanan, ketentarman kota tidak kondusif. Hal ini disebabkan oleh kurangnya kesempatan pada masyarakat terutama anak-anak untuk menyenyam pendidikan. Perlu adanya peningkatan kemampuan dan pengetahuan pengurus dalam penggunaan teknologi informasi. Belum tersedianya media informasi publik yang dapat diakses dengan mudah oleh anggota untuk turut serta memantau kinerja Rumah Pintar. Kurangnya aktivitas promosi dan penyebaran informasi kepada masyarakat terkait dengan aktivitas bisnis Rumah Pintar. Melalui pengabdian masyarakat ini, tim desain komunikasi visual Universitas BSI mencoba untuk menyumbangkan pemikirannya tentang kiat khusus dalam memperkaya suasana atau cara pemberian story telling sebagai kekuatan pendidikan Rumah Pintar. Proses pembelajaran story telling sebagai salah satu cara ampuh dalam mengembangkan proses tranformasi informasi penting kepada siswa, yang dapat bermanfaat bagi anak-anak yang kurang mampu. Hambatan ekomoni dan lingkungan yang keras, bahkan sarkasme, dapat dibendung dengan pengadaan program belajar secara mandiri. Rumah Pintar merekrut anak-anak kurang mampu untuk belajar secara kolektif, dengan tujuan memgabadikan Rumah pintar sebagai wadah yang dapat digunakan masyarakat kurang mampu untuk tetap bersekolah, memperoleh prndidikan secara cuma-cuma, dengan tetap tujuan nasional, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dengan meningkatkan taraf kehidupan dan berbudaya agar dapat meningkatkan persaingan tingkat dunia.    Kata kunci : cerita, desain, informasi. AbstractEducational institutions need support from all sides. On the other hand, the gestures of the people are not able to increasingly disturb the urban community, the arrival of security, ketentarman city is not conducive. This is caused by the lack of opportunities in the community, especially children to pursue education. Need to increase the ability and knowledge of the management in the use of information technology. The unavailability of public information media that can be accessed easily by members to participate in monitoring the performance of Smart House. Lack of promotional activities and dissemination of information to the public related to Smart House business activities. Through this community service, the visual communication design team of BSI University tries to contribute his thoughts on special tips in enriching the atmosphere or how to give story telling as the power of education Smart House. The story telling learning process is one of the most powerful ways to develop an important information transformation process for students, which can be useful for underprivileged children. The harsh economic and economic barriers, even sarcasm, can be dammed by the procurement of independent learning programs. Smart House recruits underprivileged children to study collectively, with the goal of memgabadikan Rumah pintar as a container that can be used by poor society to stay in school, obtain free education, with national purpose, that is to improve the life of the nation by improving the standard of living and cultured in order to increase world-level competition.Keywords : design. Information, story.

Manajemen Usaha Serta Pemanfaatan Sosial Media Bagi UMKM Baso Malang Campur SariManajemen Usaha Serta Pemanfaatan Sosial Media Bagi UMKM Baso Malang Campur Sari

Rachman, Rizal, Suhendi, Hendi, Shobary, Mayya Nurbayanti, Arifin, Toni, Suparwo, Adi, Ariyandi, Dwi

Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.119 KB)

Abstract

AbstrakKegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim dari Universitas BSI telah memberikan manfaat kepada salah satu Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) khususnya di Kota Bandung yaitu pada perusahaan Baso Malang Campur Sari. Kendala – kendala yang kami peroleh mengenai pengaturan sumber daya manusia yang tidak optimal, pembukuan tidak rapih serta pemasaran masih menggunakan media motoris yang belum meluas. Sample yang kita ambil sebanyak 20 orang terdiri dari 1 orang kepala produksi, 5 orang Operasional produksi dan 14 orang tenaga pemasaran yang menggunakan motor yang sudah disediakan oleh pemilik UMKM. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk memberikan pembinaan mengenai manajemen usaha perusahaan dan memberikan pelatihan dalam hal meningkatkan kemampuan dan pengetahuan pengurus UMKM mengenai teknologi informasi yaitu melalui aplikasi sosial media. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah pelatihan, pendampingan manajemen, penerapan & penggunaan sistem informasi untuk pemasaran. Hasil dari kegiatan yaitu diharapkan efektifitas dan efisiensi kinerja dapat meningkat, adanya peningkatan pendapatan dan dengan adanya teknologi informasi sehingga wilayah pemasaran dapat lebih meluas. Kata Kunci: Manajemen Usaha, Sosial Media, UMKM AbstractCommunity service activities undertaken by a team from BSI University has provided benefits to one of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs), especially in the city of Bandung, namely the company of Baso Malang Campur Sari. Constraints - constraints that we get about the setting of human resources are not optimal, bookkeeping neat and marketing still use the media that has not been widespread motor. Sample that we take as many as 20 people consists of 1 head of production, 5 people Production operations and 14 people marketing personnel who use the motor that has been provided by the owners of SMEs. The purpose of this activity is to provide guidance on the companys business management and provide training in terms of improving the skills and knowledge of MSME management of information technology through social media applications. The methods applied in this activity are training, management assistance, implementation & use of information systems for marketing. The results of the activity is expected to be effectiveness and efficiency of performance can increase, the increase in income and with the existence of information technology so that the marketing area can be more widespread. Keyword: Business management, Social Media, SMEs

Page 2 of 10 | Total Record : 98