cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
U KARST
Published by Universitas Kadiri
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 47 Documents
PENGENDALIAN MUTU BETON DENGAN METODE CONTROL CHART (SPC) DAN PROCESS CAPABILITY (SIX-SIGMA) PADA PEKERJAAN KONSTRUKSI Gardjito, Edy
UKaRsT Vol 1, No 2 (2017): Nopember
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/u karst.v1i2.77

Abstract

Aktivitas yang terkait didalam pekerjaan beton bertulang didapati masih berpeluang terjadi penyimpangan dari segi pelaksanaan maupun pengawasan, terutama jika kebutuhan beton diproduksi dengan volume cukup besar setiap harinya. Dengan latar belakang itu, diadakan penelitian tentang perencanaan dan pengendalian mutu beton pada pelaksanaan pekerjaan konstruksi, dengan inti kajian mengenai pengendalian mutu beton menggunakan grafik kendali (control chart) dan grafik kapabilitas proses (process capability).Ada tujuh alat yang dapat digunakan didalam mendeteksi dan memecahkan masalah pengendalian mutu, biasa disebut dengan seven tools dalam Statistical Process Control (SPC). Seven tools ini meliputi : check sheet, diagram Pareto, histogram, diagram sebab akibat (diagram tulang ikan), defect concentration diagram, scatter plot, dan control chart. Selain itu, ada juga capability process dari sigma level (six-sigma). Six-Sigma digunakan untuk kajian perbaikan mutu produk.Akan tetapi dalam penelitian ini, peneliti hanya menggunakan 2 macam alat saja, yaitu control chart dari SPC dan capability process dari Six-Sigma. Untuk proses pengolah datanya peneliti menggunakan bantuan software Six Sigma dengan Minitab.Hasil penelitian terhadap pengendalian mutu beton K.250 kg/cm2 (setara 24,52 MPa) : (a) dengan grafik kendali (control chart) diperoleh : grafik Individual (X ̅) : batas atas UCL = 289 kg/cm2, batas tengah X ̅ = 263 kg/cm2, batas bawah LCL = 238 kg/cm2, mendeteksi 1 sampel diluar kendali dibawah batas LCL yaitu sampel nomor test 142, grafik Xbar-R dan Xbar-S chart : mendeteksi 2 sampel diatas garis UCL yaitu sampel nomor test 26; 118, grafik I-MR chart : mendeteksi 3 sampel diatas garis UCL yaitu sampel nomor test 26; 118; 235. (b) dengan grafik kapabilitas proses diperoleh : nilai Cp= 0,93, Cpk= 0,81, dan Cpm= 0,81, (Cp, Cpk, Cpm <1) maka proses produksi memiliki kapabilitas kurang cukup mampu menghasilkan mutu yang diharapkan, nilai PPM < LSL terdapat 876,78 (10,21%) sampel kurang dari standard mutu yang diharapkan (<263 kg/cm2). Nilai 6σ (sig sigma) =59,1kg/cm2 > (USL–LSL) =55kg/cm2 proses memiliki kapabilitas hampir tidak cukup. Nilai-Z (transformasi Z) terdapat 90,65% berada >250 kg/cm2. Probability of defect 0,83% = 0,0083 ≤ 0,05 atau 5%, memenuhi standart kinerja mutu yang diharapkan meskipun proses produksi memiliki kapabilitas hampir tidak cukup.Kata Kunci : Control Chart, Capability Process, Cp, Cpk, Cpm, SixSigma (6σ), Z-Value, Probability of Defect.
ANALISA PELAYANAN DAN PROYEKSI KEBUTUHAN AIR BERSIH KOTA MOJOKERTO Setiawan, Tri; Krisnawati, Lucia Desti; Winarto, Sigit
UKaRsT Vol 1, No 2 (2017): Nopember
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/u karst.v1i2.72

Abstract

Kebutuhan dasar air akan selalu meningkat dan berkembang sejalan dengan pertumbuhan penduduk. Semakin bertambahnya kebutuhan air bersih di suatu wilayah diharapkan dalam memenuhi kebutuhan air bersih dapat diimbangi dengan semakin meningkatnya konsumsi air bersih masyarakat kepada PDAM. Sehingga PDAM dapat mempertimbangkan lebih dini dalam hal pengembangan, penambahan kapasitas dan penyiapan dana serta perencanaan pengembangannya. Lokasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah PDAM Kota Mojokerto. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan langkah-langkah sebagai berikut: (1) Menghitung proyeksi penduduk 5 tahun kedepan dan proyeksi kebutuhan air bersih, (2) Kontrol kebutuhan pelayanan ≥60%, (3) Menghitung  nilai Benefit Cost Ratio (BCR) dan (4) Menyimpulkan hasil analisa tersebut sebagai pembahasan. Berdasarkan hasil analisa dari data penelitian dapat disimpulkan bahwa Kebutuhan air bersih sampai dengan 5 tahun kedepan diperkirakan mencapai 26.014.176 l/h atau 301,09 l/det dengan jumlah 4.487 lebih sambungan domestik dan non domestik, sedangkan Nilai Benefit Cost Ratio (BCR) dari hasil analisa diperoleh sesuai tingkat suku bunga yaitu pada suku bunga 12% diperoleh 0,486, pada suku bunga 16% diperoleh 0,483, pada suku bunga 18% diperoleh 0,481, pada suku bunga 20% diperoleh 0,479, dan pada suku bunga 21% diperoleh 0,479. Maka dari  itu guna memenuhi kebutuhan air bersih Penduduk Kota Mojokerto, maka perlu adanya peningkatan kapasitas air (kapasitas existing)  yang meliputi kapasitas transmisi dan kapasitas distribusi, minimal kapasitas yang disediakan sesuai hasil proyeksi kebutuhan air untuk 5 tahun kedepan adalah 301,09 lt/dtk, sedangkan saat ini masih tersedia kapasitas 200 lt/dtk dan yang mampu beroperasi masih 50% (100 lt/dtk). PDAM Kota Mojokerto untuk melaksanakan proyeksi perbaikan rekening pemakaian air dan meningkatkan jumlah pelanggan Air bersih di wilayah Kota Mojokerto, melaksanakan pengechekan sambungan-sambungan air yang bocor atau tidak tercatat di meteran guna memperkecil kerugian Perusahaan. Dan juga perlu adanya kenaikan tarif minimal sebesar Rp. 4.075 / m3 agar Perusahaan tidak mengalami kerugian tiap tahunnya. Kata kunci : analisa pelayanan, kebutuhan air bersih
PENINGKATAN DAYA DUKUNG TANAH DASAR LEMPUNG EKSPANSIF DENGAN STABILISASI KAPUR DAN GARAM Situmorang, Adolf
UKaRsT Vol 1, No 2 (2017): Nopember
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/u karst.v1i2.76

Abstract

Stabilisasi perlu dilakukan pada tanah lempung ekspansif sebelum didirikan suatu bangunan atau konstruksi diatas tanah tersebut. Salah satu cara menstabilisasi tanah lempung yang banyak dilakukan adalah dengan menggunakan kapur, semen dan lain-lain, tetapi dalam penelitian ini penulis mencoba menggunakan kapur padam (CaOH2) dan garam dapur (NaCl) secara bersamaan.Metode pengujian yang dilakukan mengacu pada ASTM diantaranya meliputi pengujian sifat-sifat mekanis dan sifat sifat fisik tanah.Dalam penelitian ini kapur yang digunakan sebesar 5% dan garam sebesar 0%, 2% dan 3%, dengan waktu pemeraman 0, dan 7 hari. Hasil positip yang diperoleh dari penelitian ini adalah dengan penambahan garam terhadap lempung dapat menurunkan batas cair, indeks plastisitas dan berat jenis. Namun penurunan kuat tekan bebas dan CBR yang diperoleh  kemungkinan karena reaksi pozzolan antara kapur dan lempung belum terjadi sampai pengamatan 7 hari, yang mengakibatkan butiran lolos saringan No 200 semakin meningkat.Kata kunci : Lempung, kapur, garam, kuat tekan bebas dan CBR
PENGENDALIAN JADWAL DAN ANGGARAN TERPADU DENGAN METODE EARNED VALUE ANALYSIS PADA PEKERJAAN KONSTRUKSI Gardjito, Edy
UKaRsT Vol 1, No 1 (2017): April
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.081 KB) | DOI: 10.30737/u karst.v1i1.82

Abstract

Hasil pengendalian jadwal dan anggaran (metode Earned Value Analysis/EVA) pada pekerjaan konstruksi dinding penahan beton tinggi 7 m untuk status hari ke-150 sebagai berikut: dari aspek biaya, proyek mengalami keuntungan, Cost Varian (CV) bernilai positif Rp. 0,0977 milyar atau nilai indeks kinerja biaya (CPI) = 1.03 >1, dari aspek jadwal pelaksanaan, proyek mengalami keterlambatan, Schedule Varian (SV) bernilai negatif Rp.(-) 0,2895 milyar atau indeks kinerja jadwal (SPI) = 0.91 <1, perkiraan biaya yang dibutuhkan (EAC) sampai proyek selesai Rp.5,8950 milyar, proyek akan mendapat keuntungan Rp. 0,1924 milyar, karena masih dibawah rencana anggaran (PV) Rp.6,0874 milyar, perkiraan waktu untuk menyelesaikan proyek (EAS) adalah 216 hari, artinya proyek akan mengalami keterlambatan 6 hari dari periode kontrak.Kata Kunci : Earned Value Analysis, Cost Varian, Schedule Varian, CPI, SPI, Kinerja Proyek.
ANALISIS KINERJA PARKIR SEPANJANG JALAN WALIKOTA MUSTAJAB SURABAYA Yulmida, Damarta Anugrah; Mudjanarko, Sri Wiwoho; Setiawan, M Iksan; Limantara, Arthur Daniel
UKaRsT Vol 1, No 1 (2017): April
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.338 KB) | DOI: 10.30737/u karst.v1i1.81

Abstract

Jumlah kendaraan yang meningkat di kota Surabaya membutuhkan lahan parkir yang mencukupi. Sepanjang ruas jalan protokol banyak dijumpai kendaraan parkir di tepi jalan. Larangan parkir masih dijumpai kendaraan parkir. Hal ini menunjukkan kebutuhan parkir sangat tinggi. Jalan Walikota Mustajab Surabaya menjadi salah satu objek penelitian parkir. Kemacetan yang terjadi di sepanjang jalan tersebut sangat menganggu aktifitas lalu lintas. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis kinerja parkir di ruas Jalan Walikota Mustajab Surabaya.Tujuan dari studi ini adalah untuk mendapatkan solusi yang dapat ditawarkan untuk menanggulangi kejenuhan di ruas Jalan Walikota Mustajab Surabaya. Metode yang mengunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) dan PedomanTeknik Direktorat Jendral Perhubungan Darat. Data yang dibutuhkan berupa data primer dan data sekunder. Data primer berupa pengamatan  data lapangan yang terdiri  dari data jumlah kendaraan parkir, durasi parkir dan volume lalu lintas, sedangkan data sekunder didapatkan dari peta ruas Jalan Walikota Mustajab Surabaya. Hasil analisis studi diperoleh ruas jalan Walikota Mustajab telah mengalami kejenuhan dengan nilai derajat kejenuhan sebesar 1,31. Alternatif penanganan adalah membuat Off Street Parking, yang nilai derajat kejenuhannya berkurang sampai 0,85. Setelah diberlakukan Off Street Parking  derajat kejenuhan  menjadi berkurang. Selain itu dari segi karakteristik parkir pada ruas – ruas Jalan Walikota Mustajab diperoleh hasil volume parkir sebesar 544 mobil, dimana kapasitas parkir mencapai 58 Satuan Ruang Parkir. Akumulasi parkir terbesar  didapatkan nilai sebesar 29 mobil dan durasi parkir terlama adalah 60 menit dengan nilai 22.30% pada ruas Jalan Walikota Mustajab. Pada jalan Walikota Mustajab ini sistem tarif parkir masih menggunakan sistem tarif tetap dengan harga Rp.1500,- untuk sepeda motor dan Rp.3000,- untuk mobil. Disarankan memperbanyak penyediaan fasilitas  Off Street Parking seperti lahan kosong parkir Bangi Kopi Tiam yang memiliki pa­­­­njang 32 meter dan lebar 22 meter. Kata kunci : Kinerja parkir, MKJI, kapasitas jalan
RENCANA REHABILITASI JARINGAN IRIGASI DAERAH IRIGASI SIDORAHARJO KABUPATEN BANTUL Pratama, Alfan Aulia Mukti; Sumirman, Edi
UKaRsT Vol 1, No 2 (2017): Nopember
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/u karst.v1i2.75

Abstract

Daerah Irigasi Sidoraharjo terletak di Desa Sendang Tirto Kecamatan Banguntapan Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Daerah irigasi ini memiliki dua system jaringan irigasi dengan satu bendung, yaitu sistem jaringan irigasi sisi kanan dan sistem jaringan irigasi sisi kiri. Daerah irigasi ini memiliki luas baku 98 ha untuk pemanfaatan tanaman padi. Dan dewasa ini banyak tumbuh kolam-kolam ikan di wilayah tersebut yang juga menggunakan air dari jaringan irigasi untuk mengairi kolam tersebut. Dengan melakukan perhitungan debit pada intake yang terdapat pada Bendung Sidoraharjo, debit yang disuplai oleh Sungai Mruwe pada dasarnya sangat cukup untuk mengairi seluruh petak sawah dan kolam. Akan tetapi kenyataannya pada bagian hilir jaringan irigasi ini sangat sering tidak terairi. Maka pengecekan dimensi bangunan dan saluran yang terdapat di Daerah Irigasi Sidoraharjo diperlukan. Jika dilihat dari dimensi-dimensi bangunan yang ada maka seharusnya jaringan irigasi ini dapat beroperasi dengan baik. Tapi pada kenyataannya kondisi aset irigasi yang buruk membuat operasional daerah irigasi ini kurang optimal. Banyak kerusakan yang terjadi pada saluran dan bangunan irigasi yang terjadi, baik dikarenakan oleh usia bangunan yang sudah tua, atau karena ulah masyarakat sekitar yang merusak saluran irigasi untuk mengairi kolam-kolam ikan yang terdapat di wilayah tersebut. Alternatif yang diberikan nantinya diharapkan mampu untuk mengatasi permasalahan yang terjadi di Daerah Irigasi Sidoraharjo dan tidak menimbulkan permasalahan lainnya. Serta diharapkan ikut serta masyarakat agar solusi dapat dilakukan dengan baik.Kata kunci: Genangan, Debit Rencana,  Aliran Balik, Kapasitas Tampung , Pompa air
INVESTIGASI FORENSIK KERUSAKAN PERKERASAN LENTUR JALAN RAYA Limantara, Arthur Daniel; Mudjanarko, Sri Wiwoho
UKaRsT Vol 1, No 1 (2017): April
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/u karst.v1i1.80

Abstract

Di Propinsi Jawa Timur yang mempunyai panjang jalan nasional 2361,23 km yang mengalami rusak ringan mencapai 492,92 km dan rusak berat mencapai 85,43 km dengan kemantapan jalan nasional hanya pada angka 75,53 %, dari data ini hanya diketahui jumlah dan keadaan kerusakan jalan saja tanpa mengetahui jenis dan penyebab dari kerusakan perkerasan tersebut. Sehingga bila dilakukan perbaikan hanya dilakukan perbaikan seadanya saja, tanpa ada upaya untuk menaikkan kembali umur perkerasan dengan jalan mengetahui penyebab kerusakannya. Makalah ini bertujuan untuk melakukan investigasi forensik serta melakukan pengujian terhadap bukti-bukti secara fisik dilaboratorium untuk mengetahui penyebab dari kerusakan perkerasan. Metodologi yang digunakan adalah melakukan survey lapangan pada beberapa titik pada ruas jalan di Jawa Timur yang mengalami kerusakan cukup parah serta mengambil sampel dengan menggunakan cor drill, kemudian dilakukan pengujian dilaboratorium Mekanika Tanah dan Bahan Jalan Universitas Kadiri. Kata kunci:     Investigasi forensik, perkerasan lentur, kerusakan, skala penetrasi aspal
APLIKASI WEB MIX DESAIN BETON BERDASARKAN METODE DOE (SNI 03-2847-2002) Restuti, Diah Ayu; Rifani, Latipah
UKaRsT Vol 1, No 2 (2017): Nopember
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/u karst.v1i2.74

Abstract

Hampir setiap aspek kehidupan sehari-hari kita tidak terlepas dari beton baik secara langsung maupun tak langsung. Sejalan dengan perkembangan pembangunan, terlihat bahwa bangunan sekarang banyak menggunakan bahan beton khususnya beton bertulang. Beberapa aturan tertentu, alur yang teratur dan berulang perlu dilakukan dalam prosedur mix design. Memasukkan angka desain, melihat grafik dan mencocokkan tabel-tabel dan grafik yang diperlukan dalam perencanaan mutu beton selalu membutuhkan waktu yang lama, serta tidak terjamin keakuratannya sehingga perlu membangun sebuah aplikasi mix desain beton secara terkomputerisasi untuk merangkaikan langkah-langkah mix design agar hasilnya lebih cepat dan terjamin keakuratannya.Tujuan penelitian ini adalah membuat sebuah Aplikasi Mix design Beton  berdasarkan komputer yang dapat diaplikasikan sesuai dengan mutu yang ingin dicapai agar mendapatkan hasil mix desain yang cepat dan akurat. Metodologi yang digunakan pada penelitian ini adalah meliputi studi literatur, pengumpulan data, pendesainan model aplikasi yang akan dibangun, pembangunan aplikasi secara web, serta melakukan pengujian (testing) dan implementasi sebagai tahapan terakhir.  Aplikasi mix desain beton yang dihasilkan memberikan hasil akhir berupa persentase penggunaan semen, kerikil, pasir, air dan admixture sesuai dengan perhitungan mix desain beton berdasarkan metode DoE (SNI 03-2847-2002).Kata kunci : aplikasi mix design beton, metode DoE (SNI 03-2847-2002), desain web
PENGENDALIAN BIAYA DAN JADUAL TERPADU PADA PROYEK KONSTRUKSI Ridwan, Ahmad
UKaRsT Vol 1, No 1 (2017): April
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/u karst.v1i1.84

Abstract

Sumber daya utama terbatas pada tahap pelaksanaan suatu proyek kostruksi adalah biaya,  mutu dan waktu. Perencanaan, penjadualan dan pengendalian adalah langkah penting  untuk dilakukan agar tujuan pelaksanaan proyek dengan sumber daya terbatas ini tercapai.Metode  "Nilai  Hasil"  (Eaned  Value) adalah  sutau  metode  pengendalian yang  digunakan untuk  mengendalikan biaya  dan jadual proyek   secara  terpadu.  Metode  ini  memberikan informasi status  kinerja proyek pada  suatu  periode  pelaporan dan memberikan informasi prediksi    biaya   yang   dibutuhkan  dan   waktu   untuk   penyelesaian   seluruh   pekerjaan berdasarkan indikator  kinerja saat pelaporan.Pada Pembangunan Gedung Instalasi Rehabilitasi Medik RS. Gambiran Kediri, informasi yang didapat saat pelaporan pada hari ke-91 adalah Planed Value/PV = Rp 1,4325 milyar, Earned Value/EV = Rp.1,3747 dan Actual Cost/AC = Rp.1,3598 milyar. Pada saat ini kinerja proyek dari aspek biaya dikatakan untung (Cost Varian/CV = +Rp. 0.01 milyar dan Cost Performed Index/CPI = l,01>1). Dari aspek jadual, dikatakan proyek ini mengalami keterlambatan (Schedule Varian/SV = -Rp.0,06 milyar dan Schedule Performance lndek/SPI = 0,96 <1). Prediksi biaya yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan adalah Rp. 2,8683 milyar, menunjukkan mendapat keuntungan (dibawah  rencana anggaran Rp. 2,8998 milyar). Sedangkan prediksi jadual yang diperlukan 129  hari, menunjukkan mengalami keterlambatan 2 hari dari rencana. Kata kunci: kinerja, jadual, biaya,  nilai basil,  varian, indek.
PEMANFAATAN SERAT IJUK SEBAGAI MATERIAL CAMPURAN DALAM BETON UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BETON MENAHAN BEBAN TEKAN Studi Kasus: Pembangunan Homestay Singonegaran Kediri Winarto, Sigit
UKaRsT Vol 1, No 1 (2017): April
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.621 KB) | DOI: 10.30737/u karst.v1i1.79

Abstract

Beton serat ijuk sebagai bahan bangunan yang diminati banyak masyarakat umumnya saat ini kebutuhannya semakin meningkat. Namun sesuai sifat dasar beton, sebagai bahan dasar pembuatnya memiliki sifat kurang mampu menahan tarik, lentur, bersifat getas dan berat sendirinya besar. Usaha peningkatan kualitas beton sampai sekarang ini masih terus dilakukan baik peningkatan kuat tekan, tarik maupun lentur, bahkan sampai pada upaya untuk membuat beton itu ringan tetapi mempunyai kekuatan tinggi, sehingga diterapkannya penelitian ini. Pada penelitian beton dengan menggunakan campuran serat ijuk ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kuat tekan, perubahan berat beton, proporsi ijuk yang optimum untuk menghasilkan kuat tekan, meskipun melalui konversi hari. Dimana pada pembuatan dan penelitian beton ini dilaksanakan di Laboratorium Bahan dan Konstruksi Dinas Bina Marga dan Pengairan, Trenggalek. Bahan yang digunakan terdapat dari : pasir dari Sungai Brantas Kediri, semen dari toko bahan bangunan sekitar Laboratorium Bahan dan Konstruksi Dinas Bina Marga dan Pengairan, Trenggalek. serat ijuk dari Pasar Pahing Kota Kediri. Hasil penelitian ini menghasilkan beton serat ijuk yang memenuhi persyaratan beban tekan minimalnya dari persyaratan SNI 0447-81 umtuk golongan mutu II. Yang terdiri dari bahan yang memenuhi kriteria untuk membuat beton serat ijuk, yaitu: Pasir yang mempunyai berat jenis = 2.524; berat satuan = 2.586 gram/cm3; kadar air = 4.317% dan gradasi pasir yang termasuk yaitu pasir halus jenis sedang. Proporsi ijuk yang optimum untuk menghasilkan kuat tekan adalah pada penggunaan serat ijuk 2,5% dengan berat volume ijuk 125 gr, dimensi serat ijuk 0,5 mm dengan panjang 15 cm. Perubahan berat beton yang terjadi pada beton berserat ijuk menjadi lebih ringan, yaitu 2.243 gr/cm. Kekuatan beton yang dihasilkan setelah di uji tekan melalui konversi 28 hari menjadi 21 hari yaitu 226 Kg/cm2. Dari hasil penelitian tersebut, maka dapat disimpulkan Untuk penelitian selanjutnya sebaiknya dicoba menggunakan persentase serat ijuk yang lebih tinggi atau bervariasi tetapi campurannya tetap supaya diketahui peningkatan beban tekan yang maksimal akibat penambahan ijuk. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan persentase penambahan serat ijuk yang sama tetapi perbandingan bahan susunnya berbeda. Dan juga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang tingkat ekonomis, keawetan dan sifat-sifat beton serat yang lain dengan penambahan serat ijuk. Kata kunci: Serat Ijuk, Kualitas Campuran Beton, Kekuatan Tekan.