cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
ARISTO
ISSN : 23385162     EISSN : 25278444     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Journal of ARISTO (Social, Politics, Humanities) Is one Open Journal System (OJS) managed by Social and Political Department, Universitas Muhammadiyah Ponorogo, starting from 2013. from start migrate to Jornal Online In 2015. ARISTO Journal published 2 (Two) Times in 1 (One) year, January and July.
Arjuna Subject : -
Articles 116 Documents
Inovasi Pemerintahan Kabupaten Banyuwangi Melalui City Branding “The Sunrise Of Java” Sebagai Strategi Pemasaran Pariwisata. Fikri, Haidar
ARISTO Vol 5, No 2 (2017): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.353 KB) | DOI: 10.24269/aristo.v/1.2017.6

Abstract

Branding becomes important in introducing something that you want to offer to masayarakat.Tentu, the government should look at it all because if you want to introduce to the local travel nationally and internationally should give a brand easily recognized and remembered as well as a differentiator with lain.Cirikhas area of a branding is what will be the strategy for the government to offer travel how an area will be known. As well as the use of branding Banyuwangi "The Sunrise Of Java", as the tourism marketing strategy, and thus increase.Sehingga is where branding is very important in a marketing included in marketing pariwisata.Bentuk of all strategies that can said as a government innovation banyuwangi a way to market their tourism through branding.
DESKREPANSI AGENDA MEDIA DENGAN AGENDA PUBLIK: Studi Agenda Setting Harian Radar Madiun Terhadap Mahasiswa Jurusan Ilmu Pramono, Mr
ARISTO Vol 4, No 2 (2016): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (983.949 KB) | DOI: 10.24269/ars.v4i2.186

Abstract

AbstrakPonorogo adalah salah satu kota di ujung barat Propinsi Jawa Timur yang mempunyai kesenian khas yaitu Reyog Ponorogo. Kesenian ini merupakan salah satu kekayaan kesenian nasional yang menjadi aset bangsa dalam kekayaan budaya dunia. Reyog sendiri ibaratnya sudah mendarah daging dan menyatu dalam kehidupan sosial di masyarakat Ponorogo. Hal ini tercermin dari banyaknya jumlah even yang diselenggarakan baik dalam tingkat desa, kecamatan maupun tingkat nasional. Kebanggan akan kesenian ini diwujudakan dalam berbagai bentuk, salah satunya adalah bangunan yang bersifat publik atau lebih tepatnya landmark yang menjadi ciri khas dan identitas kota ini. Jika kita perhatikan lebih jauh, bangunan publik berupa gerbang masuk kabupaten Ponorogo dari empat penjuru mempunyai perbedaan jika dibandingkan dengan beberapa bangunan yang mempunyai cirikhas atau yang berkaitan langsung dengan reyog itu sendiri. Begitu pula dengan beberapa gapura masuk perkampungan penduduk yang berbeda dari pusat kota. Penelitian ini berusaha mengungkap makna yang terkandung dalam setiap bangunan yang bercirikan reyog dan berusaha menemukan proses interaksi simbolik yang terjadi antar bangunan tersebut dilihat dari sudut pandang ilmu komunikasi. ”Mind, Self and Society dari Mead dalam interaksi simbolik ini merupakan teori dasar yang menjadi pegangan dalam menganalisa fenomena yang ada di Ponorogo ini. Pentingnya makna bagi perilaku manusia, pentingnya konsep mengenai diri, hubungan antara individu dengan masyarakat merupakan konsep dasar bangunan - bangunan yang mencirikan sebuah kondisi sosial masyarakat yang hadir pada jaman tersebut. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitiatif dimana data yang diambil dengan tekhnik snowball sampling. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa Kabupaten Ponorogo dibangun atas empat era yang berbeda dalam sudut pandang memaknai kesenian reyog ini sebagai identitas dan kebanggan Ponorogo sebagai kota reyog. Politik, ekonomi, pendidikan berpengaruh terhadap daya cipta, rasa, dan karsa dalam pembentukan fasilitas publik berupa tugu atau gerbang (landmark). Kondisi sosial yang dipengaruhi oleh kelompok masyarakat yang dominan turut menyumbang keragaman dalam pembentukan identitas di kota ini.Keywords: Reyog Ponorogo, Interaksi Simbolik, Komunikasi, Fasilitas Publik.
MEDIA DAN PILKADA (Analisa Framing Pemberitaan Pemilihan Bupati Kabupaten Ponorogo Tahun 2015 Pada Media Mataraman Edisi 02 08 April 2015) Anggoro, Ayub Dwi
ARISTO Vol 3, No 2 (2015): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.715 KB) | DOI: 10.24269/ars.v3i2.4

Abstract

Media dan Pilkada (Analisa Framing Pemberitaan Pemilihan Bupati Kabupaten Ponorogo Tahun 2015 Pada Media Mataraman Edisi 02 08 April 2015) Media Mataraman merupakan media lokal yang ada di kabupaten Ponorogo. Dalam edisi 02-08 April 2015 dari media tersebut mengangkat tema jelang politik pilkada kabupaten ponorogo yang mengangkat dua calon bupati kabupaten Ponorogo. Media Mataraman mengangkat sosok Sugiri Sancoko. Permasalahan yang ingin diungkapkan dalam penelitian ini adalah bagai mana wartawan media Mataraman membingkai berita tersebut. Dan pesan apa yang ingin disampaikan kepada masyarakat akan berita tersebut.Dengan menggunakan teori analisa framing model pan dan kosicki dengan itu dapat dilihat secara mendetail unsur sintaksis berita, unsur Skrip berita, unsur Tematik berita serta unsur Retoris berita. Sehingga diperoleh hasil dari anal aisa yang mendalam dari anali sa framing berita. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif karena lebih banyak melakukan pemaknaan isi berita. Pengumpulan data dalam penelitian ini di lakukan dengan wawancara dengan informan, kemudian data-data tersebut dianalisa dengan menggunakan model analisa pandan kosicki . Dari penelitian ini dapat memberi kan kesimpulan bahwa dengan melakukan penelitian yang di lakukan di Media Mataraman bagaimana seorang wartawan dalam membingkai pesan yang di salurkan dalam sebuah teks berita. Dari analisa framing ini dapat dilihat cara setiap wartawan dalam penulisan berita membangun sudut pandang.
Brexit : Eurosceptic Victory In British Referendum In Term Of Britain Membership Of European Union Munzilin, Khairul; Muhammad, Ali
ARISTO Vol 5, No 1 (2017): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.92 KB) | DOI: 10.24269/aristo.v/1.2017.1

Abstract

On June 23, 2016, eurosceptic group won a British referendum on Britains motion of leaving the European Union. This paper will explore the factors related to the victory of  eurosceptic group  in the historic referendum. This paper uses theory of voting behaviour and strategy of campaign to answer the research of this paper. Eurosceptic group victory in this referendum couldn’t be separated from eurosceptics success in influencing the mindset of Britishsociety as the voter in this referendum. By using the concept of the campaign strategy, the writer will examine various forms of brexit campaign strategy that used to influence voters behaviour. 
PERGESERAN PERAN WAROK DALAM POLITIK LOKAL DI KABUPATEN PONOROGO ., Khoirurrosyidin
ARISTO Vol 1, No 2 (2013): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (982.63 KB) | DOI: 10.24269/ars.v1i2.24

Abstract

Elit lokal mempunyai peran yang cukup signifikan dalam mewujudkan pemerintahan yang demokratis dan mendorong demokratisasi di tingkat lokal. Sekaligus untuk menumbuhkan kesadaran dan memberikan pemahaman demokrasi kepada masyarakat yang lebih luas. Elit lokal merupakan orang perorangan atau aliansi dari orang yang dinilai pintar dan mempunyai pengaruh di dalam masyarakat, misalnya paratokoh masyarakat, pemuka agama, dan orang-orang yang mempunyai kemampauan finansial yang relative tinggi disbanding masyarakat umum. Pemahaman masyarakat bahwa Warok adalah seorang tokoh masyarakat lokal yang dianggap mempunyai kesaktian dan berperan mengemban nilai-nilai local yang sering digambarkan dengan jujur, berani, lugu dan apa adanya. Oleh karena itu warok sering dianggap penggambaraan sebenarnya tentang karakter masyarakat Ponorogo. Dalam penelitan ini yang dijadikan subyek penelitian (informan) adalah para warok di kabupaten Ponorogo dan pengamat Budaya yang berhubungan secara langsung maupun tidak langsung dengan para warok dan memahami perkembangan struktur social para warok di kabupaten Ponorogo.Penelitian ini menggunakan pendekatan diskriptif kualitatif. Fenomena social politik yang penting dalam konteks perpolitikan warok Ponorogo, dimana telah terjadi pergeseran peran dari peran sebagai pelaku seni Budaya berubah menjadi pelaku politik praktis, hal ini dibuktikan dengan adanya beberapa Warok yang menduduki jabatan di pemerintahan, Lurah Jolego. Lurah Imam Sukadi dan warok Sumardi menduduki kepala Desa/kepala Kelurahan sedangkan warok Tobron adalah sosok warok yang yang tidak hanya menduduki posisi Kepala Kelurahan tetapi juga mampu menjadi anggota dewan pada tahun 1999-2004.
Perlindungan Sosial Bagi Perempuan Disabilitas (Studi di Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Maluku) Rahakbauw, Nancy; Salakory, David Marthen
ARISTO Vol 6, No 1 (2018): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.198 KB) | DOI: 10.24269/ars.v6i1.789

Abstract

Social protection is a means of important to relieve the impact of poverty and afflictions faced by vulnerable groups such as women .It cannot be denied that women were treated in a discriminatory manner and has gotten the stigma in specific conditions. Women often victims, both with the sacred printing domestic and public domain, this condition more complicated again, if the woman has with disability. Limited and inability as a female either physically and psychologically cause women with disability not able to meet a need maximally. Research aims to understand social protection forms received and constraints experienced by women with disability in get access to range of services available or provided by the government. Research will be implemented in an institution the set of women with disability Indonesia (HWDI) Kota Ambon, Provinsi Maluku .This research used the qualitative method which describes about the forms of social protection as well as constraints experienced by the Women Disability. The object of this research is focused on the members of the HWDI organization. Results of the research show that the received protection form, though Women Disability is social insurance, social assistance and Social Empowerment and obstacles faced in accessing services is uneven dissemination of information as well as physical limitations and treatment diskirminasi of the community and the public is not aksesibiti for persons with Disability.
ANALISA MELEK POLITIK WARGA PADA PEMILU LEGISLATIF TAHUN 2014 Lestari, Rosalia Widhiastuti Sri
ARISTO Vol 4, No 1 (2016): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (875.475 KB) | DOI: 10.24269/ars.v4i1.181

Abstract

AbstrakPemilu, secara umum adalah instrumen mewujudkan kedaulatan rakyat yang bermaksud membentuk pemerintahan yang absah serta sarana mengartikulasikan aspirasi dan juga kepentingan rakyat,  pemilu adalah syarat minimal bagi adanya demokrasi dan diselenggarakan dengan memilih wakil rakyat. Berdasar data hasil perolehan suara pemilu tahun 2014 di Kabupaten Gunungkidul maka prosentase partisipasi atau kehadiran pemilih Pemilu Legislatif 2014 sebesar 470.455 atau 78.53% dari 591.600 DPT (Pemilu dalam angka tahun 2014). Untuk masyarakat Gunungkidul dalam pelaksanaan Pemilihan Legislatif maupun Pemilihan Presiden periode 2014, tingkat partisipasi masyarakatnya  cukup tinggi yaitu antara 73% sampai dengan 84% di setiap kecamatan. Partisipasi dalam kehadiran pemilih pada pemilu legislatif yang paling tinggi sebesar 83% yaitu di Kecamatan Wonosari dan kehadiran pemilih pada pemilu legislatif yang terendah sebesar 73,04% yaitu di kecamatan Girisubo. Sedangkan ketidakhadiran paling rendah di Kecamatan Wonosari sebesar 16,89% dan ketidakhadiran paling tinggi di Kecamatan Girisubo yang mencapai 26,96%. Partisipasi politik masyarakat biasanya juga bersumber pada basis- basis sosial politik tertentu. Basis yang sama akan mendorong orang untuk berpartisipasi oleh karena itu bisa dilkelompokkan atas, Pertama, kelas, yaitu individu-individu yang terlibat dalam partisipasi politik karena memilki status sosial, income dan lapngan pekerjaan yang sama, Kedua, communal group, yaitu individu yang terlibat karena memiliki suku, agama, ras dan bahasa yang sama. Ketiga, neighborhood yaitu individu – individu yang terlibat karena memiliki tempat tinggal yang berdekatan satu sama lain, Keempat, faction, yaitu individu – individu yang terlibat dalam partisipasi karena mereka disatukan oleh inetraksi pribadi yang sangat tinggi satu sama lain yang.Literarasi Politik adalah, pemahaman praktis tentang konsep – konsep yang diambil dari kehidupan sehari – hari dan bahasa. Salah satu budaya politik termasuk budaya politik yang menonjol di Indonesia yaitu kecenderungan pembentukan pola hubungan patronase, baik di kalangan penguasa maupun masyarakat. Ada dua individu dalam budaya ini yaitu patron dan klien yang membuat interaksi timbale balik dengan tukar menukar sumber daya masing-masing pihak. Patron mempunyai sumber daya berupa kekuasaan,kedudukan, perlindungan, perhatian dan tidak jarang berupa materi, sedangkan klien mempunyai sumber daya berupa tenaga, dukungan, dan loyalitas. Kecenderungan patronase ini dapat ditentukan secara luas baik dalam lingkungan birokrasi maupun dalam kalangan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif  dengan pendekatan studi kasus yang biasa digunakan untuk mengungkap dan memahami sesuatu dibalik fenomena yang sedikit baru diketahui dan memberi rincian yang kompleks tentang fenomena yang sulit diungkapkan oleh metode kuantitatif. populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di desa Jerukwudel dan Karangawen Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul.Kata kunci : Pemilu, Partisipasi, Melek Politik, Patronase.
Analisis Sikap Politik Warga Muhammadiyah Ponorogo Dalam Pilkada 2015 Harsono, Jusuf
ARISTO Vol 6, No 1 (2018): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (711.21 KB) | DOI: 10.24269/ars.v6i1.780

Abstract

Plurality of political attitudes of citizens Muhammadiyah Ponorogo in the elections in 2015 is an interesting phenomenon because almost all citizens and sympathizers of this organization gives full support to the partner Regent and Vice Regent promoted by the National Mandate Party. This study to find out more about political attitudes of citizens muhammadiyah shown in local elections (Election) Ponorogo. Moreover, the research also seek out further orientations are used as a handle by Muhammadiyah cadres and elite that are part of a successful team. Informants in this study is regular and elite members or directors of the Muhammadiyah organization spread over several districts. Data collection in studies using interviews and documentation. The final goal of this study was to determine the political direction of Muhammadiyah then it could be a foundation in nominating candidates for the next general election
ETIKA KOMUNIKASI PEMASARAN DAN KOMUNIKASI POLITIK DALAM PARTAI POLITIK Anggoro, Ayub Dwi
ARISTO Vol 1, No 1 (2013): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.729 KB) | DOI: 10.24269/ars.v1i1.259

Abstract

ABSTRAK
MEDIA, POLITIK dan KEKUASAAN (Analisis Framing Model Robert N. Entman tentang pemberitaan hasil pemilihan Presiden, 9 Juli 2014 di TV One dan Metro TV ) Anggoro, Ayub Dwi
ARISTO Vol 2, No 2 (2014): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.768 KB) | DOI: 10.24269/ars.v2i2.16

Abstract

Media pada era globalisasi dan kemajuan teknologi sekarang ini memiliki peranan penting dalam kesuksesan dan keberhasilan suatu tujuan politik yang ditetapkan. Sebagai saluran penyampai pesan, media khususnya televisi menjadi alat yang paling ampuh untuk mempengaruhi, meyakinkan bahkan membentuk suatu opini di publik terkait isi-isi berita yang disajikan secara audio dan visual. Kondisi pertarungan pilpres 2014 hari ini antara telah membelah kekuatan korporasi/ perusahaan media. Pertarungan Politik media yang paling mencolok adalah pertarungan antara Tv One berhadapan dengan Metro Tv. Dengan menggunakan pendekatan Analisis Framing Robert N. Entman, identifikasi tentang penggunaan media televisi untuk kepentingan politik demi mencapai kekuasaan di klasifikasikan dengan melakukan analisis bingkai sebuah peristiwa yang diberitakan yakni berita soal Pilpres 2014 di kedua korporasi media tersebut melalui pembahasan Define problems (Pendefinisian masalah) berita hasil pemilihan Presiden pada tanggal 9 Juli 2014 oleh Tv One dan Metro Tv , Diagnose causes (memperkirakan masalah atau sumber masalah) berita hasil pemilihan Presiden pada tanggal 9 Juli 2014 oleh Tv One dan Metro Tv, Make moral judgement (Membuat keputusan moral) tentang berita hasil pemilihan Presiden pada tanggal 9 Juli 2014 oleh Tv One dan Metro Tv , Treatment recommendation (Menekankan penyelesaian) berita hasil pemilihan Presiden pada tanggal 9 Juli 2014 oleh Tv One dan Metro Tv. Dari analisis tersebut ditemukan keberpihakan media pada pasangan calon presiden dalam konten pemberitaan yang disiarkan. TV One membingkai program pemberitaan yang mencitrakan Prabowo dan Hatta Rajasa sebagai pemenang Pemilu 2014-2019 sedangkan Metro Tv Pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai pemenang pemilu 2014-2019.

Page 1 of 12 | Total Record : 116