cover
Filter by Year
JURNAL ILMIAH SAINS
Articles
197
Articles
HIDROLISIS POLISAKARIDA XILAN JERAMI MENGGUNAKAN LARUTAN ASAM KUATUNTUK BAHAN DASAR PRODUKSI BIOETANOL

Aniriani, Gading Wilda, Apriliani, Nurul Fitria, Sulistiono, Eko

JURNAL ILMIAH SAINS Volume 18 Nomor 2, Oktober 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

HIDROLISIS POLISAKARIDA XILAN JERAMI MENGGUNAKAN LARUTAN ASAM KUAT UNTUK BAHAN DASAR PRODUKSI BIOETANOL ABSTRAKHidrolisis merupakan proses pemecahan polisakarida (gula kompleks) menjadi polimer yang lebih sederhana, mengingat syarat utama dari proses fermentasi untuk produksi bioetanol adalah gula monomer atau dimer. Polisakarida yang digunakan yakni hasil pretreatment dan ekstraksi jerami. Penggunaan cara kimiawi pada proses hidrolisis ini bertujuan untuk mendapatkan hasil yang optimum dengan waktu yang singkat. Metode penelitian yang digunakan adalah hidrolisis asam dengan membandingkan dua jenis larutan asam kuat yaitu asam sulfat (H2SO4) dan asam klorida (HCl) dengan konsentrasi masig-masing sebesar 0.5 N. Hidrolisis dilakukan dalam kondisi pada suhu 115 0C selama 60 menit pada tekanan 1 atm. Gula sederhana yang dihasilkan telah diuji dengan uji gula total, dengan hasil bahwa gula pereduksi diketahui dari selisih gula total pada kontrol tanpa perlakuan. Uji gula total dilakukan menggunakan metode Dubois, pengujian ini dilakukan pada hasil optimum dari hidrolisis yaitu asam klorida (HCl). Sampel yang diujikan yaitu, xilan (XI) dan kontrol (-) xilan (k-x). Analisis gula total menghasilkan sebanyak 2.906 mg/L untuk XI, sebanyak 728 mg/L untuk (k-x) dengan hasil bahwa  perolehan gula pereduksi sebesar 2.124 mg/L. Selisih hasil gula total yang diperoleh antara perlakuan dan kontrol mengindikasikan bahwa proses hidrolisis berhasil mendapatkan gula pereduksi.Kata kunci: gula kompleks, hidrolisis asam, gula sederhana, gula pereduksi dan gula total. HYDROLYSIS OF POLYCOXARIDA XYLANE STRAW USING STRONG ACID ACID SOLUTION FOR BASIC MATERIALS OF BIOETANOL PRODUCTION ABSTRACTHydrolysis is the process of breaking polysaccharides (sugar complexes) into simpler polymers, considering the main requirements of the fermentation process for bioethanol production are monomeric or dimeric sugars. The polysaccharides used are the results of pretreatment and extraction of straw. The use of chemical methods in the hydrolysis process aims to obtain optimum results with a short time. The research method used is acid hydrolysis by comparing two types of strong acid solutions namely sulfuric acid (H2SO4) and hydrochloric acid (HCl) with a concentration of each of 0.5 N. Hydrolysis is carried out under conditions at a temperature of 115 0C for 60 minutes at a pressure of 1 atm. The simple sugar produced was tested with a total sugar test, the result of the reducing sugar was known from the total sugar difference in the control without treatment. The total sugar test was carried out using the Dubois method, this test was carried out on the optimum results of hydrolysis, namely hydrochloric acid (HCl). The sample tested were, xylan (XI) and control (-) xylan (k-x). Analysis of total sugar yielded as much as 2,906 mg / L for XI, as much as 728 mg / L for (k-x) the result of the acquisition of reducing sugars was 2,124 mg / L. The difference of the result total sugar produced between treatment and control indicates that the hydrolysis process succeeded in obtaining reducing sugars.Keywords: complex sugar, acid hydrolysis, simple sugar, reducing sugar and total sugar

CUBIC AND QUADRATIC POLYNOMIAL ON JULIA SET WITH TRIGONOMETRIC FUNCTION

Titaley, Jullia, Manurung, Tohap, Titaley, Henriette D

JURNAL ILMIAH SAINS Volume 18 Nomor 2, Oktober 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

CUBIC AND QUADRATIC POLYNOMIAL ON JULIA SET WITH TRIGONOMETRIC FUNCTIONABSTRACTJulia set are defined by iterating a function of a complex number and is generated from the iterated function . We investigate in this paper the complex dynamics of different functions and applied iteration function system to generate an entire new class of julia set. The purpose of this research is to make variation of Cubic and Quadratic polynomial on Julia Set and the two obvious to investigate from julia set are Sine and Cosine function. The results thus obtained are innovative and studies about different behavior of two basic trigonometry.Keywords : Julia Set, trigonometric function, polynomial function  POLINOMIAL  KUBIK DAN KUADRATIK PADA HIMPUNAN JULIA DENGAN FUNGSI TRIGONOMETRI ABSTRAKHimpunan Julia didefiniskan oleh fungsi iterasi dari bilangan kompleks dan dibangkitkan dari fungsi iterasi . Kami melakukan penelitian dalam penulisan ini tentang sistem dinamik kompleks dari fungsi yang berbeda dengan iterasi yang diterapkan untuk menghasilkan kelas baru dari himpunan Julia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuah kelas baru himpunan Julia dengan fungsi polinomial kubik dan kuadratik dengan fungsi sinus dan kosinus. Hasil akhir dari penelitian ini ada menemukan inovatif baru dari himpunan Julia dengan menggunakan dua fungsi trigonometri.Kata kunci: Julia set, fungsi trigonometri, fungsi polinomial

PENGELOMPOKKAN MATA KULIAH DI PROGRAM STUDI FISIKA FMIPA UNSRAT BERDASARKAN PROSES PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN ANALISIS CLUSTER

Hatidja, Djoni, Momuat, Lidya I, Mongi, Charles E

JURNAL ILMIAH SAINS Volume 18 Nomor 2, Oktober 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

PENGELOMPOKKAN MATA KULIAH DI PROGRAM STUDI FISIKA FMIPA UNSRAT BERDASARKAN PROSES PEMBELAJARANMENGGUNAKAN ANALISIS CLUSTERABSTRAKTujuan penelitian ini, yaitu mengelompokkan mata kuliah yang diajarkan oleh dosen di Program Studi (PS) Fisika FMIPA UNSRAT berdasarkan mutu pelayanan jasa yakni kehandalan, daya tanggap, keyakinan, empati, dan bukti langsung menggunakan analisis cluster. Penelitian dilakukan dengan wawancara pada mahasiswa di PS Fisika FMIPA UNSRAT.  Penelitian dilakukan dengan survei menggunakan metode simple random sampling.    Data tersebut berupa proses pembelajaran dari mata kuliah yang diajarkan di PS Fisika FMIPA UNSRAT pada Semester Genap 2017/2018.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik proses pembelajaran, mata kuliah yang diajarkan pada semester genap 2017/2018 di PS Fisika FMIPA UNSRAT dikelompokkan menjadi 9 cluster. Mata kuliah yang melaksanakan proses pembelajaran dengan baik terdiri dari 21 mata kuliah, yaitu PKN, ISD, PG, PIF, TME, FB, MS, MEKB, PL, MPF, FZP, FN, ML, ADWIG, AL, MPF, PFM, FIS, GEO, GEL dan BING sedangkan mata kuliah yang tidak melaksanakan proses pembelajaran dengan baik, yaitu mata kuliah FM, FISMAT2, ED2 dan DDM. Kata kunci: mutu pelayanan, analisis cluster, mahasiswa, Euclid, dendogram GROUPING OF SUBJECTS IN PHYSICS STUDY PROGRAM, FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES SAM RATULANGI UNIVERSITY BASED ON THE LEARNING PROCESS USING CLUSTER ANALYSIS ABSTRACTThe purpose of this study is to classify the subjects taught by lecturers in the Physics Study Program of Sam Ratulangi University based on service quality, namely reliability, responsiveness, confidence, empathy, and direct evidence using cluster analysis.  The study was conducted by interviewing students in the Physics Study Program Sam Ratulangi University using simple random sampling method. The data is in the form of a learning process from courses taught at the Physics Study Program Sam Ratulangi University in the Even Semester 2017/2018. The results showed that the characteristics of the learning process, courses taught in even semester 2017/2018 in Physics Study Program FMIPA UNSRAT were grouped into 9 clusters. The courses that carry out the learning process well consist of 21 subjects, i.e. PKN, ISD, PG, PIF, TME, FB, MS, MEKB, PL, MPF, FZP, FN, ML, ADWIG, AL, MPF, PFM, FIS , GEO, GEL and BING,  while the courses don??t carry out the learning process well, i.e. FM, FISMAT2, ED2 and DDM courses.Keywords:  service quality, cluster analysis, students, euclidean, dendogram

KELIMPAHAN DAN KEANEKARAGAMAN MAKROZOOBENTOS DI SUNGAI AIR TERJUN TUNAN, TALAWAAN, MINAHASA UTARA, SULAWESI UTARA

Pelealu, Grasideo V.E., Koneri, Roni, Butarbutar, Regina Rosita

JURNAL ILMIAH SAINS Volume 18 Nomor 2, Oktober 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

KELIMPAHAN DAN KEANEKARAGAMAN MAKROZOOBENTOS DI SUNGAI AIR TERJUN TUNAN, TALAWAAN, MINAHASA UTARA, SULAWESI UTARAABSTRAKMakrozoobentos merupakan organisme akuatik yang hidup di dasar perairan dengan pergerakan relatif lambat yang sangat dipengaruhi oleh substrat dasar serta kualitas perairan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keanekaragaman makrozoobentos yang terdapat di sungai air terjun Tunan, Desa Talawaan, Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Pengambilan sampel dilakukan pada tiga stasiun. Stasiun 1 (Air Terjun Tunan), Stasiun 2 (Pintu masuk wisata), dan Stasiun 3 (Perkebunan). Pengambilan sampel makrozoobentos menggunakan metode purposive random sampling. Pengambilan sampel makrozoobentos di dasar perairan dengan menggunakan jaring surber yang berukuran ukuran 25 cm x 40 cm. Hasil penelitian menunjukan makrozoobentos yang ditemukan di sungai air terjun Tunan terdiri dari 3 filum, 3 kelas, 10 bangsa, 20 suku, dan 23 marga serta 379 individu. Marga makrozoobentos yang sering di jumpai yaitu Hydropsyche dan Suku makrozoobentos yang paling sering dijumpai  yaitu suku Heptageniidae.  Indeks keanekaragaman makrozoobentos tertinggi pada stasiun 1 (2,69), kemudian diikuti oleh stasiun 2 (2,31) dan terendah pada stasiun 3 (1,94).Kata kunci: Air terjun Tunan, Indeks Keanekaragaman, Makrozoobentos  ABUNDANCE  AND DIVERSITY OF MACROZOOBENTOS IN TUNAN WATERFALL RIVER, TALAWAAN, NORTH MINAHASA, NORTH SULAWESI ABSTRACTMacrozoobenthos are aquatic organisms that live at the bottom of the waters with relatively slow movements that are strongly influenced by the basic substrate and the quality of the waters. This study aims to analyze the diversity of macrozoobenthos in the Tunan waterfall river, Talawaan Village, North Minahasa, North Sulawesi. Sampling was carried out at three stations. Station 1 (Tunan Waterfall), Station 2 (tourist entrance), and Station 3 (Plantation). Macrozoobenthos samples were taken using purposive random sampling method. Taking macrozoobenthos samples at the bottom of the water using a surber net measuring 25 cm x 40 cm. The results showed that macrozoobenthos found in the Tunan waterfall river consist of 3 phylum, 3 classes, 10 ordo, 20 familia, and 23 genus and 379 individuals. Macrozoobenthic genus that are often encountered are Hydropsyche and the most common macrozoobenthic classis, the Heptageniidae classis. The highest macrozoobenthos diversity index at station 1 (2.69), followed by station 2 (2.31) and the lowest at station 3 (1.94). Keywords: Tunan Waterfall,  Diversity Index, Macrozoobentos

STANDING-STOCK BIOMASS AND DIVERSITY OF Caulerpa (Chlorophyta) IN SOLONG-ON, SIQUIJOR ISLAND, PHILIPPINES

Llamas, J.C. Emmanuel G., Bucol, Lilibeth A., Wagey, Billy T

JURNAL ILMIAH SAINS Volume 18 Nomor 2, Oktober 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

ABSTRAKSpesies Caulerpa yang tumbuh di perairan dangkal sampai dilaut dalam dianggap sebagai gangguan ekonomi dan penting. Meskipun invasif di daerah beriklim sedang, spesies Caulerpa terutama C. racemosa dan C. lentillifera (lato) dipanen dan dikonsumsi sebagai makanan, terutama di Filipina. Komunitas Caulerpa di Solong-on, Siquijor adalah salah satu sumber untuk ekspor ke kota tetangga. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan stok tegakan biomassa saat ini, prosentase dan keragaman Caulerpa di Solong-on, serta untuk menentukan parameter lingkungan yang dapat mempengaruhi kelimpahan dan keragamannya. Hasil penelitian menunjukkan total delapan spesies Caulerpa diidentifikasi di komunitas Caulerpa dangkal di Solong-on, Siquijor. Biomasa yang memiliki stok tertinggi diperoleh oleh C. cupressoides dengan biomassa rata-rata 26,16 ± 2,44 (SE) g berat kering/m-2, sedangkan C. microphysa memiliki biomassa stok yang berdiri paling sedikit dengan rata-rata 9,16 ± 0,26 g berat kering/m-2. Secara umum, total biomassa stok berdiri untuk semua spesies yang diperoleh selama periode sampling adalah 132,57 ± 2,06 g berat kering/m-2. Indeks keragaman Shannon-Wiener (H ) berkisar dari 1,7-2 yang menunjukkan komunitas Caulerpa yang relatif beragam. Analisis korespondensi kanonik (CCA) mengungkapkan bahwa suhu dan jenis substrat adalah pendorong utama biomassa Caulerpa.Kata Kunci: biomassa, Caulerpa, tutupan, makroalga, parameter fisika-kimia ABSTRACTCaulerpa species growing on shallow to deep waters are considered to be both economically nuisance and important. Although invasive in the temperate regions, Caulerpa species mainly C. racemosa and C. lentillifera (lato) are harvested and consumed as food, especially in the Philippines. Caulerpa communities in Solong-on, Siquijor are one of the sources for export to neighbouring municipalities. This study aimed to determine the present standing stock biomass, percent cover and diversity of Caulerpa in Solong-on, as well as to determine the environmental parameters that may affect its abundance and diversity. The results showed a total of eight species of Caulerpa were identified in the shallow Caulerpa community in Solong-on, Siquijor. The highest standing stock biomass was obtained by C. cupressoides with mean biomass of 26.16±2.44 (SE) g dry wt m-2, whereas C. microphysa has the least standing stock biomass with an average mean of 9.16±0.26 g dry wt m-2. In general, the total standing stock biomass for all species obtained throughout the sampling period was 132.57±2.06 g dry wt m-2. Shannon-Wiener diversity index (H) ranged from 1.7-2 suggesting a relatively diverse Caulerpa community. Canonical correspondence analysis (CCA) revealed that temperature and type of substrate were the main drivers of Caulerpa biomass.Key Words: biomass, Caulerpa, cover, macroalgae, physic-chemical parameters

PENERAPAN MODEL GARCH (GENERALIZED AUTOREGRESSIVE CONDITIONAL HETEROSCEDASTICITY) DALAM MENGHITUNG NILAI BETA SAHAM INDEKS PEFINDO25

Kanal, Febrifke Adria, Manurung, Tohap, Prang, Jantje D

JURNAL ILMIAH SAINS Volume 18 Nomor 2, Oktober 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

PENERAPAN MODEL GARCH (GENERALIZED AUTOREGRESSIVE CONDITIONAL HETEROSCEDASTICITY) DALAM MENGHITUNG NILAI BETA SAHAM INDEKS PEFINDO25ABSTRAKSaat ini banyak orang yang berfikir untuk berinvestasi. Investasi adalah kegiatan yang mempunyai dua hasil, yaitu positif (return) dan negatif (risiko). Risiko saham khususnya risiko sistematik merupakan salah satu informasi penting yang dibutuhkan investor dalam melakukan investasi. Risiko sistematik dapat diukur dengan beta. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi nilai beta saham dengan menggunakan model GARCH. Penelitian dilakukan di Universitas Sam Ratulangi dan berlangsung selama 4 bulan sejak November 2017 sampai maret 2018. Data yang digunakan adalah data closing price  harian saham periode 1 Agustus 2016 ?? 31 Juli 2017. Model GARCH yang dipakai adalah GARCH(1,1) untuk ARNA, GARCH(1, 1) untuk SMSM, dan GARCH(1,4) untuk TOTL. Nilai beta yang diperoleh yaitu untuk ARNA,  untuk SMSM dan  untuk TOTL.Kata Kunci :  Saham, GARCH, Beta. APPLICATION OF GARCH ( GENERALIZED AUTOREGRESSIVE CONDITIONAL HETEROSCEDASTICITY ) MODEL  IN CALCULATING BETA VALUE OF STOCK INDEX PEFINDO25ABSTRACTIn this time many peoples are thinking to make an investation. Investment is an activity that has two results, a positive result (return) and a negative result (risk). Stock risk, especially systematic risk is one of the important information that investors need to know in investing. Systematic risk can be measured with beta. This study aims to estimate the value of beta stock by using GARCH model. This study was conducted at Sam Ratulangi University and lasted for 4 months since November 2017 until March 2018. The data used is the daily closing price on period 1 August 2016 ?? 31 July 2017. GARCH model used is GARCH (1, 1) for ARNA, GARCH (1, 1) for SMSM, GARCH (1,4) for TOTL. Beta values obtained are ARNA,     for SMSM dan  for TOTL.Keywords  :  Stock, GARCH, Beta.

ANALISIS RANTAI MARKOV UNTUK MEMPREDIKSI PERPINDAHAN KONSUMEN MASKAPAI PENERBANGAN RUTE MANADO-JAKARTA

Masuku, Fatimah N, Langi, Yohanes A.R, Mongi, Charles

JURNAL ILMIAH SAINS Volume 18 Nomor 2, Oktober 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

 ANALISIS RANTAI MARKOV UNTUK MEMPREDIKSI PERPINDAHAN KONSUMEN MASKAPAI PENERBANGAN RUTE MANADO-JAKARTAABSTRAKRantai Markov mempunyai sifat bahwa kejadian di masa lalu tidak mempunyai pengaruh pada kejadian masa yang akan datang apabila kejadian saat ini diketahui. Tujuan penelitian untuk mengetahui besarnya peluang perpindahan konsumen maskapai penerbangan rute Manado-Jakarta, dan memprediksi peluang perpindahan maskapai Batik Air, Garuda, Citilink, dan Lion pada periode berikutnya terhadap keempat Maskapai Penerbangan tersebut. Sampel penelitian terdiri dari 100 responden maskapai penerbangan hanya Manado-Jakarta. Periode bulan maret-april 2018. Metode penelitian berbentuk survei, dan analisis yang digunakan menggunakan rantai markov. Hasil penelitian menunjukkan pada tahun 2020 mencapai titik keseimbangan dengan presentase untuk maskapai Batik Air yaitu 32%, pada urutan kedua maskapai Garuda yaitu 29%, kemudian Lion Air sebanyak 21%, dan terendah pada Citilink 18%. Kata kunci : Penumpang Maskapai, Maskapai penerbangan, Rantai Markov  ANALYSIS OF MARKOV CHAIN TO PREDICT CONSUMER MOVEMENT OF AIRLINE ROUTE MANADO-JAKARTA  ABSTRACT The Markov chain has the nature that past events have no influence on future events if the current event is known. The objective of this research is to know the magnitude of the opportunity of consumer movement of airlines of Manado-Jakarta route, and to predict the opportunity of batik Air, Garuda, Citilink, and Lion flight movement in the next period against the four airlines. The study sample consisted of 100 airline respondents only Manado-Jakarta route. The period of March-April 2018. The research method was surveyed, and the analysis used using markov chain. The results showed in 2020 reached the point of balance with a percentage for batik air airline that is 32%, second at 29% Garuda Airlines, then Lion Air 21%, and lowest at Citilink 18%. Keywords : Airline Passenger, Airline, Markov Chain

DESKRIPSI SEKOLAH DASAR (SD) DI KABUPATEN MINAHASA TENGGARA BERDASARKAN STANDAR KOMPETENSI LULUSAN, STANDAR PROSES, STANDAR PEMBIAYAAN PENDIDIKAN DAN STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN

Tutud, Rinny, Hatidja, Djoni, Komalig, Hanny

JURNAL ILMIAH SAINS Volume 18 Nomor 2, Oktober 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

DESKRIPSI SEKOLAH DASAR (SD) DI KABUPATEN MINAHASA TENGGARA BERDASARKAN STANDAR KOMPETENSI LULUSAN, STANDAR PROSES, STANDAR PEMBIAYAAN PENDIDIKANDAN STANDAR PENILAIAN PENDIDIKANABSTRAKStandar Nasional Pendidikan merupakan sistem pendidikan yang diterapkan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan Sekolah Dasar di Kabupaten Minahasa Tenggara berdasarkan empat Standar Nasional Pendidikan yaitu Standar Kompetensi Lulusan, Standar Proses, Standar Pembiayaan Pendidikan dan Standar Penilaian Pendidikan. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara pada bulan September 2017 dan sampel yang diambil yaitu 30 Sekolah Dasar (SD). Data yang digunakan adalah data primer berupa kuisioner. Teknik pengambilan sampel yakni Purposive Random Sampling yang digunakan untuk menentukan kecamatan yang akan dijadikan sampel, kemudian menggunakan Simple Random Sampling untuk menentukan sekolah-sekolah yang akan dijadikan sampel. Metode yang digunakan yaitu analisis deskripsi. SD GMIM Ratahan (K3) adalah sekolah yang memiliki nilai paling tinggi pada tiga Standar Nasional Pendidikan yaitu standar kompetensi lulusan, standar proses dan standar pembiayaan pendidikan, sekolah ini termasuk sekolah yang sudah terakreditasi A. Sedangkan sekolah yang memiliki nilai paling rendah adalah SD GMIM Kuyanga (K13) untuk standar kompetensi lulusan dan SD Negeri Kecil Banga (K17) untuk standar proses dan standar pembiayaan pendidikan, kedua sekolah tersebut termasuk sekolah yang belum terakreditasi. SD Negeri 1 Tombatu (K24) adalah sekolah yang memiliki nilai paling tinggi untuk standar penilaian pendidikan dan sekolah ini termasuk sekolah yang sudah terakreditasi. Sedangkan SD Negeri Wioi (K2) adalah sekolah dengan nilai paling rendah pada standar penilaian pendidikan dan sekolah ini termasuk sekolah yang sudah terakreditasi B.Kata kunci : Sekolah Dasar (SD), Standar Nasional Pendidikan, Analisis Deskripsi, Kabupaten Minahasa Tenggara DESCRIPTION OF ELEMENTRY SCHOOL IN SOUTHEAST MINAHASA REGENCY BASED ON GRADUATES COMPETENCY STANDARD, PROCESS STANDARD, EDUCATION FINANCING STANDARDAND EDUCATION ASSESSMENT STANDARD ABSTRACTNational Education Standard is an education system implemented throughout the jurisdiction of the Unitary State of the Republic of Indonesia. The purpose of this study is to describe the elementary school in Southeast Minahasa Regency based on four National Education Standard namely Graduates Competency Standard, Process Standard, Education Financing Standards and Education Assessment Standard. The research was conducted in Southeast Minahasa District, North Sulawesi in September 2017 and samples taken were 30 elementary schools. The data used is the primary data in the form of questionnaires. The sampling technique is Purposive Random Sampling which is used to determine the sub-district to be sampled, then using Simple Random Sampling to determine the schools that will be sampled. The method used is description analysis. GMIM Ratahan (K3) Elementry School is the school that has the highest score on the three National Education Standards namely graduate competency standards, process standards and education financing standards, this school includes accredited schools A. While schools that have the lowest value are GMIM Kuyanga (K13) Elementry School for the competency standards of graduates and Negeri Banga (K17) Elementry School for standard process and education financing standards, both schools include unaccredited schools. Negeri 1 Tombatu (K24) Elementry School is the highest rated school for education and school assessment standards including accredited schools. While Negeri Wioi (K2) Elementry School is the school with the lowest score on the standard assessment of education and this school includes accredited school B.Keywords:       Elementry School, National Education Standard, Analysis Description, Southeast  Minahasa District

KANDUNGAN AIR PADA SEGMEN DAUN TANAMAN PADI (Oryza sativa L.) LOKAL SULAWESI UTARA SAAT KEKERINGAN YANG DIINDUKSI DENGAN POLIETILEN GLIKOL 8000

Mereh, Risa Junita, Ai, Nio Song, Siahaan, Parluhutan

JURNAL ILMIAH SAINS Volume 18 Nomor 2, Oktober 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

KANDUNGAN AIR PADA SEGMEN DAUN TANAMAN PADI (Oryza sativa L.) LOKAL SULAWESI UTARA SAAT KEKERINGAN YANG DIINDUKSI DENGAN POLIETILEN GLIKOL 8000 ABSTRAKPenelitian ini telah dilakukan untuk mengkaji kandungan air sebagai respon fisiologi pada segmen daun tanaman padi lokal Sulut (varietas Temo, Ombong, Burungan, dan Superwin) terhadap kekeringan yang diinduksi dengan PEG 8000 secara in vitro. Segmen daun padi dipotong-potong 1 cm x 1 cm dan diberi tiga macam perlakuan PEG 8000 (dengan potensial air/PA medium 0; -0,25; dan -0,5 MPa), dan empat waktu pengambilan sampel (0, 4, 8 dan 12 jam) dalam tiga kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa faktor varietas, faktor waktu perlakuan,  faktor konsentrasi PEG 8000, dan interaksi antara ketiga faktor tersebut tidak menyebabkan perbedaan kandungan air segmen daun yang nyata.Kata kunci: Cekaman kekeringan, PEG 8000, Potensial air, Segmen daun LEAF WATER CONTENT IN LEAF SEGMENTS OF NORTH SULAWESI LOCAL RICE (Oryza sativa L.)  UNDER POLYETHYLENE-GLYCOL- 8000-INDUCED DROUGHTED DROUGHTABSTRACTA study was conducted to evaluate leaf water content as one of physiological responses in leaf segments of North Sulawesi local rice (cv. Temo, Ombong, Burungan, and Superwin) under PEG 8000- induced-drought. The rice leaves were cut into 1 cm x 1 cm segments and treated withPEG 8000 solutions  (medium water potential or PA of 0; -0.25; and -0.5 MPa),four sampling times (0, 4, 8 and 12 hours) and 3 replicates. The results indicated that factors of varieties, treatment period, concentration of PEG 8000, and interaction among these factors did not result in any differences in water content of rice leaf segments.Keywords: Drought stress, PEG 8000, Water potential, Leaf segment

UJI VIABILITAS DAN VIGOR BIJI SIRSAK (Annona muricata L.) SETELAH APLIKASI KALIUM NITRAT (KNO3)

Rori, Hillary Firginia, Rampe, Henny Lieke, Rumondor, Marhaenus

JURNAL ILMIAH SAINS Volume 18 Nomor 2, Oktober 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

UJI VIABILITAS DAN VIGOR BIJI SIRSAK (Annona muricata L.) SETELAH APLIKASI KALIUM NITRAT (KNO3)  ABSTRAKPenelitian ini bertujuan menentukan viabilitas dan vigor biji sirsak (Annona muricata L.) setelah aplikasi kalium nitrat (KNO3). Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Biologi Dasar Fakultas MIPA Universitas Sam Ratulangi pada bulan Desember Tahun 2017 ?? Maret Tahun 2018. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan tiga kali ulangan. Perlakuan konsentrasi KNO3 dengan empat taraf perlakuan yaitu KNO3 0% (K0), KNO3 1%(K1), KNO3 2% (K2) dan KNO3 3% (K3). Parameter yang diamati adalah potensial berkecambah, keserampakan perkecambahan, indeks vigor dan koefisien vigor. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi KNO3 berpengaruh nyata terhadap potensial berkecambah biji sirsak (Sig= 0,00) pada taraf uji 0,05. Hasil  pengamatan potensial berkecambah pada biji sirsak mencapai 100% pada 21 hari sesudah tanam (HST) dibandingkan kontrol yang berkecambah 100% pada 33 HST. Nilai keserampakan perkecambahan pada pengamatan hari ke 16, untuk perlakuan K2 dan K3 yaitu 6,65%. Pengamatan vigor biji sirsak diperoleh nilai indeks vigor yaitu 37,23 dan koefisien vigor yaitu 24.000. Pemberian KNO3 dapat meningkatkan viabilitas dan vigor biji sirsak.Kata kunci: Biji Sirsak, Viabilitas, Vigor, KNO3 TEST OF VIABILITY AND VIGOR SOUROPS SEEDS (Annona muricata L.) AFTER BEING APPLICATION KALIUM NITRAT (KNO3)ABSTRACTThis study aims to determine the viability and vigor of soursop seeds (Annona muricata L.) after application of potassium nitrate (KNO3). The research was conducted at Basic Biology Laboratory of Faculty of Mathematics and Natural Sciences of Sam Ratulangi University in December 2017 - March 2018. The research used completely randomized design (RAL) with three replications. Treatment of KNO3 concentration with four treatment levels were KNO3 0% (K0), KNO3 1% (K1), KNO3 2% (K2) and KNO3 3% (K3). The observed parameters were germination potential, germination performance, vigor index and vigor coefficient. The result showed that KNO3 application had significant effect on viability of soursop seeds including germination potential (Sig = 0,00) at the test level 0,05. Germination effect on the 16th day of K2 and K3 treatment, ie 6.65%. Potential germination observations on soursop seeds reached 100% at 21 HST compared to 100% germination control at 33 HST. Vigor seeds obtained vigor index value is 37.23 and vigor coefficient is 24. Aplication KNO3 rising viability and vigor sourops seed.Keywoards : Soursop seed, Viabilitas, Vigor, KNO3