cover
Filter by Year
ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam
ISSN : -     EISSN : -
Articles
68
Articles
PROGRAM REJANG LEBONG MAKMUR, SOLUSI MENEKAN ANGKA KEMISKINAN (STUDI PADA BAZNAS KAB REJANG LEBONG)

SAHRONI, ABDULLAH

ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.583 KB)

Abstract

Abstrak. Program Rejang Lebong Makmur, Solusi Menekan Angka Kemiskinan (Studi Pada Baznas Kab Rejang Lebong). Kabupaten Rejang Lebong merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Bengkulu, dan termasuk kabupaten dengan angka kemiskinan yang cukup tinggi, dengan prosentase 17,30%. Kehadiran Badan Amil Zakat Nasional yang memilik otoritas pengaluran dana zakat ke mustahik dengan programnya Rejang Lebong Makmur diharapkan bisa menjadi kunci untuk menekan angka kemiskinan di Rejang Lebong. Bantuan produktif yang diberikan BAZNAS   Kabupaten   Rejang   Lebong   dalam program Rejang Lebong makmur diharapkan mustahik dapat  mengembangkan  usaha  dan  meningkatkan pendapatan mereka. Bantuan produktif  yang  diberikan  pada dasarnya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dari mustahik menjadi muzaki. Namun faktanya banyak terjadi miorientasi yang dilakukan beberapa mustahik terhdap dana tersebut sehingga tidak berjalan sesuai harapan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research), melalui pendekatan kualitatif, dan dengan metode deskriptif. Sumber data diambil dengan cara observasi, dokumentasi dan wawancara di BAZNAS Kabupaten Rejang Lebong. Setelah data terkumpul maka data tersebut dianalisis dengan cara mendeskripsikan metode analisis data yang peneliti gunakan adalah metode analisis data deskriptif, karena penelitian ini bertujua nuntuk mendeskripsikan bagaimana mekanisme dalam distribusi dana zakat bermasalah pada program Rejang Lebong Makmur, faktor penyebab terjadinya bantuan produktif bermasalah  pada  program  Rejang  Lebong  Makmur,  strategi  BAZNAS  Kabupaten Rejang Lebong dalam mengatasi distribusi dana  zakat bermasalah pada program Rejang Lebong Makmur. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan tiga kesimpulan. Pertama, mekanisme dalam distribusi dana zakat bermasalah pada program Rejang Lebong Makmur dalam bentuk bantuan pembinaan usaha produktif   bagi   mustahik   dengan sistem pinjaman tanpa bunga. Kedua, faktor penyebab terjadinya misorientasi bantuan produktif tersebut, kurangnya sifat amanah mustahik, minim sosialisasi tentang bantuan produktif dan kurangnya pengetahuan masyarakat Kabupaten Rejang Lebong tentang peluang usaha ekonomi atau usaha yang dijalankannya. Ketiga, strategi yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Rejang Lebong dalam mengatasi distribusi dana  zakat bermaslah pada program Rejang Lebong Makmur melalui pembinaan dan pemahaman mengenai bantuan produktif.

DAMPAK EKONOMI BANK DAN NASABAH DARI APLIKASI DANA TALANGAN HAJI PADA BANK MEGA SYARIAH CABANG PEKANBARU

MAULIDIZEN, AHMAD

ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.431 KB)

Abstract

Abstrak. Dana talangan haji merupakan pembiayaan dengan menggunakan akad qarḍ atau ijārah yang diberikan kepada calon jamaah haji dalam upaya memperoleh nomor porsi haji atau Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH). Aplikasi produk ini memberikan dampak ekonomi kepada bank dan nasabah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak ekonomi kepada nasabah, ialah secara keuangan nasabah tidak merasa terbebani dengan adanya ansuran, justru mereka merasa terbantu karena mendapatkan kepastian keberangkatan menunaikan ibadah haji.. Dampak ekonomi kepada bank adalah mendapatkan keuntungan atau modal kembali dalam waktu cepat yang diperoleh dari pembayaran nasabah, dalam hal ini uang nasabah untuk perlunasan pembiayaan tersebut yang berjangka waktu 1 tahun sehingga dapat dipergunakan bank untuk membiayai pembiayaan-pembiayaan lain. Abstract. Haj funds are financing by using a contract of qarḍ or ijārah given to prospective pilgrims in an effort to obtain the portion number of Hajj or Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH). This product provides economic impact to banks and customers. The results show that the economic impact to customers, is financially the customer does not feel burdened by the installment, they feel helped because of getting certainty of departure to perform the pilgrimage . Economic impact to the bank is to get a profit or capital back in quick time obtained from the payment customer, in this case the customers money for the repayment of such financing with a period of 1 year so that the bank can use to finance other financing

ISLAMIC FINANCE IN THEORY AND PRACTICE A CRITICAL ANALYSIS

MAULIDIZEN, AHMAD

ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.253 KB)

Abstract

Abstrak. Analisis Kritis Keuangan Islam: Teori dan Praktik). Keuangan Islam tidak dapat lagi dipengaruhi sebagai satu model keuangan yang masa lampau atau sebagai satu fenomena sekunder dari revivalism Islam. Sekarang ini, Lembaga keuangan Islam telah beroperasi di lebih dari 70 negara. Asset dari bank meningkat lebih dari 40 kali lipat pada 1982 dengan pencapaian lebih dari $200 milyar. Pada tahun 1996 dan 1997 rata-rata mereka mengalami perkembangan dari 24% dan 26% tiap-tiap tahun. Berlandaskan beberapa taksiran, lebih dari setengah tabungan dari dunia Islam di masa mendatang akan diatur oleh lembaga keuangan Islam. Bagaimanapun, pada perkembangan yang telah dicapai, disitu adalah beberapa isu-isu terjadi pada tataran operasional lembaga keuangan Islam. Oleh sebab itu, bahasan di artikel ini akan memaparkan satu analisis kritis dari operasional lembaga keuangan Islam, termasuk; definisi dari lembaga keuangan Islam, sumber-sumber yang dipergunakan sebagai dasar pedoman, pandangan umum tentang keuangan Islam dan pada bagian akhir akan dijelaskan tentang gambaran besar dari keuangan Islam melalui pendekatan pada kontekstual, historikal, komparatif dan multidisiplin.Kata Kunci: Keuangan Islam, Teori dan Praktik, Analisis Kritis.Abstract. Islamic Finance in Theory and Practice: A Critical Analysis. Islamic finance can no longer be regarded as an ancient financial model or as a secondary phenomenon of Islamic Revivalism. Nowadays, Islamic financial institutions are already operating in more than 70 countries. The assets of banks increased more than 40 times in 1982 with achievements exceeding $ 200 billion. In 1996 and 1997 they experienced an average growth of 24% and 26% annually. Based on some estimates (perhaps too optimistic) more than half the savings of the Islamic world in the future will be managed by Islamic financial institutions. However, in the development that has been achieved there are several issues occurred in the operation of Islamic financial institutions. Therefore, the discussion in this article will provide a critical analysis of the operation of Islamic financial institutions, including; The definition of Islamic financial institutions, the literature used as the basis, the general perception of Islam and Islamic finance and at the end will be explained about the wide of image Islamic Finance through the emphasis on context, Historical, Comparative and Interdisciplinary approach.Keywords: Islamic Finance, Theory and Practice, a Critical Analysis.

ANALISIS KEBERHASILAN USAHA CUCI SEPEDA MOTOR DI KOTA SERANG DILIHAT DARI BESARNYA MODAL, KUALITAS PELAYANAN DAN HARGA

AJA, GULI, NURYANTO, ULI WILDAN

ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.732 KB)

Abstract

 Abstract. Success Analysis of Motorcycle Washing Business in Serang City in View Of Capital Amount, Service Quality and Price. The purpose of this research is to determine the magnitude of the effect of capital, service quality and price on the success of motor washing business in Serang City. The analysis is conducted to the owner who engage in motor washing business and consumers who use the services of motor wash. By analyzing the variables partially and together it is expected to obtain the relationship and the magnitude of the correlation between the three factors to the success of the motor washing business in Serang City. This research also explains descriptively economic influence with existing steam motor effort in Serang City. This research uses a survey method with the 32 samples of owner motor washing and 110 consumers. The results of this research are expected to be useful for entrepreneurs who perform motor wash business and useful for the development of science in particular can be a scientific journal and learning framework that can be developed into the future of learning reference. Abstrak . Analisis Keberhasilan Usaha Cuci Sepeda Motor di Kota Serang di Lihat Dari Besarnya Modal, Kualitas Pelayanan dan Harga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh dari modal, kualitas pelayanan dan harga terhadap keberhasilan usaha cuci motor di Kota Serang. Analisa dilakukan terhadap pelaku usaha yang menggeluti usaha cuci motor serta konsumen yang menggunakan jasa cuci motor. Dengan menganalisa variabel-variabel tersebut secara parsial dan bersama sama diharapkan dapat diperoleh hubungan dan besarnya korelasi antara ketiga faktor terhadap keberhasilan usaha cuci motor di Kota Serang. Penelitian ini juga menjelaskan secara deskriptif pengaruh ekonomi dengan adanya usaha steam motor yang ada di Kota Serang. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan jumlah sampel yang digunakan yaitu sebanyak 32 tempat pencucian motor serta 110 konsumen yang menggunakan jasa cuci motor tersebut. Hasil penelitian ini diharapkan dapat berguna bagi pengusaha yang menggeluti usaha cuci motor serta bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan khususnya dapat menjadi jurnal ilmiah serta kerangka belajar yang dapat dikembangkan kedepannya menjadi bahan pembelajaran. 

KEMISKINAN DALAM PERSPEKTIF EKONOMI POLITIK ISLAM

APRIANTO, NAERUL EDWIN KIKY

ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.998 KB)

Abstract

Kemiskinan merupakan masalah multidimensi karena berkaitan dengan ketidakmampuan akses secara ekonomi, politik, sosial budaya, dan partisipasi dalam masyarakat. Berbagai kebijakan dan program yang ada dirasakan masih kurang efektif dalam upaya menurunkan jumlah penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan. Hal ini terbukti dengan adanya kecenderungan peningkatan jumlah penduduk miskin dari masa ke masa. Dalam pandangan ekonomi politik Islam, kesinambungan antara keadilan sosial dan distribusi keadilan harus dijaga sehingga diperlukan individu-individu dengan moral yang tinggi. Terdapat dua poros strategi ekonomi politik yang dapat diupayakan untuk meredam pembengkakan kemiskinan. Pertama, kebijakan tidak langsung dengan jalan membenahi infrastruktur penyebab kemiskinan melalui jalur politik. Kedua, kebijakan langsung yang mengaitkan kelembagaan dengan strategi pengurangan kemiskinan, di mana pendekatan kelembagaan beranggapan bahwa pertumbuhan ekonomi dan distribusi tidak dapat diserahkan kepada pasar sehingga diperlukan intervensi pemerintah.

PENGARUH INFLASI DAN NILAI TUKAR TERHADAP INDEKS SAHAM SYARIAH INDONESIA

SETYANI, OCTAVIA

ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.903 KB)

Abstract

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) merupakan indeks saham yang mencerminkan keseluruhan saham syariah yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dan terdaftar dalam Daftar Efek Syariah. Dilihat dari pergerakan ISSI yang mengalami perkembangan signifikan tentu hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa variabel makroekonomi dan moneter, seperti inflasi, jumlah uang beredar, nilai tukar, dan lain-lain.Penelitian ini bertujuan 1) Untuk mengetahui pengaruh secara parsial antara inflasi dan nilai tukar terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia, 2) Untuk mengetahui pengaruh secara simultan antara inflasi dan nilai tukar terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia, 3) Untuk mengetahui besarnya pengaruh antara inflasi dan nilai tukar terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi berganda, uji F, uji t, koefisien korelasi, dan koefisien determinasi dengan bantuan program SPSS.Berdasarkan hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel inflasi secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari nilai t hitung pada variabel inflasi lebih kecil dari t tabel, yaitu (-1,097<2,002), serta nilai signifikansi yang lebih besar dari 0,05, yaitu (0,277>0,05). Dan variabel nilai tukar secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari nilai t hitung pada variabel nilai tukar lebih kecil dari t tabel, yaitu (-1,493<2,002), serta nilai signifikansi yang lebih besar dari 0,05, yaitu (0,141>0,05). Sedangkan variabel inflasi dan nilai tukar secara simultan tidak berpengaruh signifikan terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari nilai F hitung lebih kecil dari F tabel, yaitu (1,934<3,16), serta nilai signifikansi yang lebih besar dari 0,05, yaitu (0,154>0,05). Adapun hasil perhitungan koefisien determinasi (R2) adalah sebesar 0,064. Hal ini berarti variabel inflasi dan nilai tukar dapat menjelaskan pengaruhnya terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia sebesar 6,4% sedangkan sisanya 93,6% dijelaskan oleh variabel lain diluar penelitian

PENGARUH PERSEPSI KEADILAN PAJAK DALAM PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 46 TAHUN 2013 TERHADAP KEPATUHAN DALAM MEMENUHI KEWAJIBAN PERPAJAKAN

WULANDARI, SOLIYAH, BUDIAJI, ANDRIE

ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.449 KB)

Abstract

The purpose of this research is to analyze the influence of perceptions of tax fairness towards compliance in fulfilling taxation of obligations. Azmi and Perumal (2008) identified five of tax fairness dimension: general fairness, exchanges with government, special provisions, tax rates, and self-interest towards individual taxpayers compliance.This research used primary data obtained by distributing questionnaire to micro and small business owners in Center of Promotion and Marketing Horticultural Department of Marine and Agriculture DKI Jakarta. Multiple regression analysis was used to identify dimensions of tax fairness that influence compliance in fulfilling taxation obligations.The results of this research indicate that general fairness and the structure of tax rates influence towards compliance of micro and small businesses in fulfilling taxation obligations, while exchange with government, special provisions, and self-interest does not influence towards compliance of micro and small businesses in fulfilling taxation obligations.  

MONOPOLI RENT SEEKING DAN DUMPING POLICY DALAM ETIKA BISNIS

MASYKUROH, NIHAYATUL

ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstract. Monopoly on Rent-Seeking and Dumping Policy in Business Ethics (Study on Muslim Economists’ Opinion). Monopoly on rent-seeking and dumping policy occurs because people leave the moral values in their business. Some people argue that business is purposive to gain the profit. Islam does not prohibit a person from doing business activity, either in the condition there is one seller (monopoly) or there are other sellers. In addition, Islam also does not prohibit a person stocking of goods for inventory purposes. The prohibition of monopoly on Rent-Seeking and dumping policy that caused of tyrannize, maltreat others, and include businesses that are not in accordance with ethics. An economic activity can be regarded as ikhtikar if it meets two conditions; first, the hoarding object is the goods of the communitys needs; second; the purpose of stockpiling is to achieve profit above the normal profit.Abstrak. Monopoli Rent-Seeking dan Dumping Policy Dalam Etika Bisnis (Studi Pendapat Para Ekonom Muslim). Monopoli rent-seeking dan dumping policy terjadi didorong oleh realitas bisnis yang mengabaikan nilai-nilai moralitas. Bagi sementara pihak, bisnis adalah aktifitas ekonomi manusia yang bertujuan mencari laba semata-mata. Islam tidak melarang seseorang melakukan aktivitas bisnis, baik dalam kondisi dia merupakan satu-satunya penjual (monopoli) maupun ada penjual lain dan Islam juga tidak melarang seseorang menyimpan stok barang untuk keperluan persediaan. Aktifitas monopoli Rent-Seeking dan dumping policy merupakan suatu aktifitas ekonomi dalam bidang bisnis yang kegiatannya dilarang, karena dapat mendzalimi dan memudharatkan orang lain dan temasuk kepada bisnis yang tidak sesuai dengan etika bisnis. Akan tetapi  sebuah aktifitas ekonomi baru dapat dikatakan sebagai ikhtikar jika memenuhi setidaknya dua syarat; pertama, objek penimbunan merupakan barang-barang kebutuhan masyarakat, dan kedua; tujuan penimbunan adalah untuk meraih keuntungan diatas keuntungan normal.

THE PROPERTY IN ISLAM (IMAM MUHAMMAD ABU ZAHRAH’S PERSPECTIVE)

SYAHIR, BADRUN, ABDULLAH, MUSTAFFA

ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 8, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.657 KB)

Abstract

Based on an observation through many communities, it is obviously that people are very careless on the possession of property, or even merely to get the advantage from it. They used not to think about, but prefer to neglect, the rightness of owning, the rightness of acquiring and the rightness of spending the property. In their mind is whatever they can gain, irrespective to the ethic and moral on the way of reaching and gaining, is totally belong to them, and they are free to do so ever. It is a very liberal concept of property.As a way of life, Islamic order ruled all aspects of life including the ownership of the property. There many verses of Al Qur’an as well as the teaching of the prophet Muhammad PBUH about the property. But the problem is there are many muslim scholars who has interpreted Al Qur’an on the fact and reality based only, and not due to the core of the mission of Al Qur’an. Not to pick the Qur’an teaching up to the life, or to build up the life depend on the doctrine of Qur’an, as it is ought to.Imam Muhammad Abu Zahrah, the famous and prominent Egyptian muslim scholar in the first twentieth century who has great intention and desire of the implementation of Islamic law was one who has keen interest on the issue of economy, especially on the issue of usury (riba). He has written several articles, papers and a book as well, on the subject of riba. Moreover, he has also written a set of Qur’anic Interpretation (Tafsiir) in which he commented on some verses concerning the property and wealth.  

ANALISIS PERTUMBUHAN PEMBIAYAAN UMKM TERHADAP PERTUMBUHAN LABA BERSIH BPRS DI INDONESIA

ROY, MOCHAMAD INDRAJIT

ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 8, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.272 KB)

Abstract

Bagi hasil dari Pembiayaan UMKM dapat menjadi tambahan Laba bagi BPRS. Meningkatnya jumlah Pembiayaan UMKM akan meningkatkan pula tambahan pendapatan atau penghasilan BPRS dari sistem Bagi Hasil yang dijalankan. Dengan kata lain, semakin bertumbuhnya jumlah Pembiayaan akan meningkatkan pula pertumbuhan Laba BPRS.Data yang digunakan berupa data deret waktu (time series) periode 2014 hingga November 2016. Data yang digunakan adalah pertumbuhan Pembiayaan UMKM sebagai variabel bebas, dan pertumbuhan Laba bersih. Analisis data yang dilakukan dengan menggunakan analisis regresi sederhana.Setelah dilakukan uji asumsi klasik, data yang dianalisis memenuhi kriteria asumsi klasik.  Analisis regresi sederhana dilakukan, dan dari hasil uji hipotesis, menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,013 lebih kecil dari nilai a 0,05. Sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan Pembiayaan UMKM berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan Laba bersih BPRS.