cover
Filter by Year

Analysis
APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Published by STKIP PGRI Bangkalan
JURNAL APOTEMA, p-ISSN: 2407-8840, e-ISSN: 2580-9253 adalah wadah informasi berisi artikel-artikel ilmiah yang berupa hasil penelitian, studi kepustakaan, gagasan, aplikasi teori, kajian analisis kritis, dan kajian ke-Islaman dibidang keilmuan Pendidikan Matematika. Jurnal APOTEMA ini terbit 2 kali dalam setahun, yaitu periode Januari dan Juli, diterbitkan oleh Unit Publikasi Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Bangkalan.
Articles
77
Articles
Profil Pemecahan Masalah Pecahan Siswa Sd Berdasarkan Adversity Quotient

Irfan, Ade, Juniati, Dwi, Lukito, Agung

APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2018): APOTEMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.347 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan profil pemecahan masalah pecahan siswa SD berdasarkan Adversity quotient. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara berbasis tugas pemecahan masalah pecahan berdasarkan tahapan Polya. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas V SD dengan kategori climber, camper, dan quitter. Validasi data dilakukan dengan membandingkan hasil wawnacara berbasis tugas TMP-1 dan TPMP-2. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa subjek climber, memahami masalah dengan mengakses informasi dengan membaca dengan suara keras sesuai naskah soal hanya satu kali, mengidentifikasi apa yang diketahui dan ditanyakan secara lisan kemudian menuliskannya dengan membuat sketsa gambar, menyusun rencana penyelesaian masalah dengan menyebutkan akan membuat sketsa gambar dan menjelaskan dengan menceritakannya dan hanya memiliki satu rencana penyelesaian masalah. Dalam melaksanakan rencana, melaksanakanya sesuai dengan rencana yang dikemukakan dengan membuat sketsa gambar kemudian membuat garis-garis (mencoret-coret/mengarsir) pada bagian dari sketsa gambar serta menjelaskan secara lisan. Namun, tidak menggunakan alat bantu ketika membuat gambar, memeriksa kembali penyelesaian masalahnya dengan menjelaskan secara lisan serta merasa yakin jawabannya sudah benar dengan alasan mengerjakan dengan teliti. Sementara itu, profil pemecahan masalah pecahan dari subjek camper, memahami masalah dengan mengakses informasi dengan membaca dengan suara keras sesuai naskah soal hanya satu kali, mengidentifikasi apa yang diketahui dan ditanyakan dengan lisan kemudian menuliskannya dengan bahasa verbal. Menyusun rencana penyelesain masalah dengan menyebutkan membayangkan ilustrasi gambar lalu menghitung dengan menuliskannya,  memperoleh rencana setelah membaca soal dan hanya memiliki satu rencana penyelesaian masalahnya, melaksanakan penyelesaiannya berbeda dengan rencana yang telah dikemukakannya dengan menulis jawabannya dengan bahasa verbal kemudian membuat sketsa gambar dengan tidak menggunakan alat bantu menggambar kemudian menjelaskannya secara lisan, memeriksa kembali jawabannya secara lisan dan menunjuk pada sketsa gambar. Sedangkan, profil pemecahan masalah pecahan dari subjek quitter, memahami masalah dengan mengakses informasi dengan membaca dengan suara keras sesuai naskah soal hanya satu kali, mengidentifikasi apa yang diketahui dan ditanyakan secara lisan kemudian menuliskannya dengan membuat sketsa gambar, menyusun rencana penyelesaian masalah dengan menyebutkan akan membuat sketsa gambar dan mencari dengan menghitung, memperoleh rencana dari diri sendiri dan hanya memiliki satu rencana penyelesaian masalah, dalam melaksanakan rencana penyelesaian masalah, melaksanakannya sedikit berbeda dengan rencana yang dikemukakan dengan membuat sketsa gambar kemudian membuat garis-garis (mencoret-coret/mengarsir) pada bagian dari sketsa gambar untuk menjawab bagian yang ditanyakan serta menjelaskan secara lisan. Tidak menggunakan alat bantu ketika membuat gambar. Memeriksa kembali penyelesaian masalahnya dengan menjelaskan secara lisan dan menunjuk gambar serta merasa yakin jawabannya sudah benar dengan alasan sudah mencarinya.

The Understanding Students To Mathematical Concept In English Math Text Book

Indahwati, Rohmah

APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2018): APOTEMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Perkuliahan Bahasa Inggris Matematika sebagian besar membahas bacaan singkat yang diikuti pertanyaan (comprehension questions), latihan tata bahasa (grammar) dan kosa kata (vocabulary) yang berkaitan dengan bidang matematika. Tujuannya agar mahasiswa memiliki kepercayaan diri dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris serta memanfaatkan berbagai sumber bahan ajar berbahasa Inggris. Namun pada kenyataannya, mereka  biasanya mengalami masalah saat media pengantar berubah dari bahasa ibu mereka menjadi bahasa yang lainnya. Fenomena ini dalam kasus pendidikan matematika membawa konsekuensi yang dihadapi para pendidik matematika. Tulisan ini menggambarkan pemahaman konsep matematika pada buku teks berbahasa inggris mengenai konsep pecahan pada mahasiswa yang menempuh mata kuliah Bahasa Inggris Matemtika Prodi Pendidikan Matematika Universitas Madura   Kata Kunci: Pemahaman Konsep Pecahan, Buku Teks Matematika Berbahasa Inggris  

Peningkatan Hasil Belajar Materi Bilangan Berpangkat Dan Bentuk Akar Melalui Teknik Group Investigation Siswa Kelas Ix A Smp Negeri I Suruh

Sutartik, Sutartik

APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2018): APOTEMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.133 KB)

Abstract

Selama ini pembelajaran dikelas masih bersifat konvensional tanpa adanya variasi teknik pembelajaran. Guru masih mendominasi pembelajaran. Guru lebih banyak menyampaikan pembelajaran menggunakan ceramah. Siswa lebih cenderung pasif dan kurang terlibat dalam memperoleh pemahaman sehingga berakibat pada rendahnya hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar bilangan berpangkat dan bentuk akar melalui teknik Group Investigation pada siswa kelas IXA SMP Negeri 1 Suruh Kabupaten Trenggalek.  Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalan dua siklus, dimana setiap siklus dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan  refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  hasil belajar siswa pada materi bilangan berpangkat dan bentuk akar mengalami peningkatan setelah pembelajaran menggunakan teknik Group Investigation. Terjadi peningkatan nilai rata-rata sebesar 5,36 dari 79,84 pada siklus I  menjadi 85,20 pada siklus II. Siswa yang tuntas belajar juga meningkat 12% dari 76% (19 anak) pada siklus I menjadi  88% (22 anak) pada Siklus II.

The Critical Thinking Process Of Students Teacher In Mathematic Development

widadah, soffil, Nuriyatin, Siti

APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2018): APOTEMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Proses pembuktian matematika membutuhkan ketrampilan sesuai dengan indikator berpikir kritis. Keterampilan berpikir kritis efektif membantu dalam memahami konsep matematika Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa proses berpikir kritis mahasisiwa calon guru pendidikan matetika STKIP PGRI Sidoarjo dalam pembuktian matematika. Analisa proses berpikir kritis dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah empat mahasiswa,terdiri dari dua mahasiswa laki-laki dan dua mahasiswa perempuan yang mempunyai kemampuan pembuktian matematika tinggi. Subjek penelitian mengerjakan soal pembuktian matematika dilanjutkan dengan wawancara. Tes dan wawancara dilakukan untuk menganalisa proses berpikir kritis mahasiswa calon guru dalam pembuktian matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua subjek penelitian belum memenuhi keseluruhan indikator proses berpikir kritis, yaitu menilai dihasilkannya sebuah simpulan dengan semestinya, menilai sebuah pernyataan yang spesifik, dan menilai sebuah prinsip matematika pada sebuah pernyataan.

Analisis Pemahaman Siswa Sd Dalam Menyelesaikan Masalah Kalimat Matematika

listiawati, enny, Dewi, Hefi Rusnita

APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2018): APOTEMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.439 KB)

Abstract

Pemahaman siswa merupakan hal penting karena dengan mengetahuinya maka guru diharapkan mampu merancang pembelajaran yang tepat dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman siswa SD dalam menyelesaikan masalah kalimat matematika. Subjek penelitian ini adalah siswa SD kelas V yang terdiri dari 3 siswa laki-laki yang mempunyai kemampuan matematika tinggi, sedang dan rendah. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes dan wawancara. Adapun hasil penelitian ini adalahpada komponen pemahaman interpreting subjek berkemampuan tinggi dan rendah mempunyai kesamaan yaitu menceritakanmaksuddarisoaldenganmenggunakankalimat yang samadengansoaldantidakmenggunakansimbolmatematika. Sedangkan subjek berkemampuan sedang menceritakanmaksuddarisoaldenganmenggunakankalimatnyasendiridantidakmenggunakansimbolmatematika. Pada komponen pemahaman summarizing ketiga subjek memiliki kesamaan yaitu meringkaskalimatpadasoaldenganmenggunakankalimatnyasendiriakantetapitidaklengkapdalammemberikaninformasi. Padakomponenpemahamaninferringsubjekberkemampuantinggimenyimpulkanjawabansesuaidenganpertanyaansoal. Sedangkansubjekberkemampuansedangdanrendahmempunyaikesamaanyaituhanyamenyelesaikanmasalahsajatanpamemberikan. Padakomponenpemahamanexplainingsubjekberkemampuantinggimenjelaskansecaraterperincilangkahpenyelesaiansoaldengandisertakanalasannya. Sedangkansubjekberkemampuansedangdanrendahmempunyaikesamaanyaitutidakmenjelaskanlangkahpenyelesaiansoaldenganterperinci. Kata kunci: Pemahaman, siswa SD, Masalah Kalimat Matematika

Pengembangan Modul Berbasis Konstruktivisme Pada Mata Kuliah Matematika Dasar Untuk Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa

Faroh, Nailil, Nalurita, Ika Victoria, Wildani, Junaidah

APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2018): APOTEMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.376 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul berbasis konstruktivisme pada mata kuliah Matematika Dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan 4-D rancangan Thiagarajan, Semmel, dan Semmel yang terdiri atas 4 tahap yang disederhanakan menjadi 3 tahap meliputi: pendefinisian (define), perancangan (design), dan pengembangan (develop). Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Qomaruddin Gresik. Hasil penelitian pengembangan ini menunjukan bahwa pengembangan modul berbasis konstruktivisme pada mata kuliah matematika dasar dinyatakan valid. Hal ini ditunjukkan hasil rata-rata validator adalah 3,75 dengan skala 5, atau modul berada pada kategori baik. Hasil pengembangan modul berbasis konstruktivisme pada mata kuliah matematika dasar bersifat praktis dengan nilai rata-rata skor angket respon mahasiswa terhadap modul adalah 4,29 atau pada kategori sangat baik. Pembelajaran pada mata kuliah matematika dasar menggunakan modul berbasis konstruktivisme efektif. Hal ini ditunjukkan dengan hasil prestasi belajar mahasiswa dapat melebihi standar nilai 65 dan proporsi ketuntasan mencapai 80% atau tuntas secara klasikal.

Pengembangan Buku Ajar Untuk Mendukung Pembelajaran Model Think-Pair-Share Pada Mata Kuliah Teori Bilangan

mahmudah, wilda, Triana, Illah Winiati

APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2018): APOTEMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.586 KB)

Abstract

Salah satu faktor pendukung keberhasilan dalam kegiatan pembelajaran adalah buku ajar, di lain pihak salah satu model pembelajaran yang mampu memicu aktivitas belajar mahasiswa dalam proses pembelajaran adalah Think-Pair-Share, oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku ajar yang mendukung pembelajaran model Think-Pairs-Share pada mata kuliah teori bilangan. Model penelitian pengembangan yang digunakan adalah model 4-D yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan dan penyebaran. Sumber data dalam penelitian terdiri atas data angket validasi, angket kepraktisan, hasil belajar mahasiswa dan aktivitas mahasiswa berupa lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil analisis validitas menunjukkan buku ajar yang dikembangkan tergolong valid karena memiliki  nilai validitas  sebesar  3,20. Sedangkan hasil uji kepraktisan menghasilkan nilai 88,5 dengan kriteria praktis. Buku ajar yang dikembangkan juga tergolong efektif karena persentase aktivitas mahasiswa selama menggunakan buku ajar sebesar 83,5 dengan kategori sangat aktif.  Sedangkan  hasil  analisis tes hasil belajar memiliki rata-rata secara keseluruhan sebesar  81,4  dengan kualifikasi Baik (B). Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa buku ajar yang dikembangkan ini dapat digunakan sebagai bahan ajar mahasiswa dalam mempelajari teori bilangan

Pengembangan Media Pembelajaran Kalkulus Berbasis Web Moodle Pada Mahasiswa Stkip Qomaruddin Gresik

Rifai, mohammad, Junaidi, Lalu Alwan

APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2018): APOTEMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (754.588 KB)

Abstract

Penelitian tentang pengembangan media pembelajaran kalkulus berbasis website moodle ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kelayakan media dan respon mahasiswa terhadap media pembelajaran yang dibuat. Sasaran dari penelitian ini adalah mahasiswa STKIP Qomaruddin yang mengambil mata kuliah Kalkulus Diferensial pada semester II angkatan 2017/2018. Pendekatan metode penelitian yang digunakan adalah metode ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Teknik analisis data yang digunakan adalah lembar angket validasi para ahli untuk menilai desain media dan isi materi, sedangkan untuk menilai data respon mahasiswa dalam penggunaan media pembelajaran kalkulus digunakan angket respon. Hasil yang diperloleh menunjukkan bahwa nilai validasi media dari sisi desain media dan isi materi berada pada presentase diatas 81% atau kategori sangat valid untuk digunakan. Kemudian, penilaian respon mahasiswa pada uji coba terbatas pada satu orang mahasiswa memberikan respon sangat positif, kemudian pada uji coba kelompok kecil menyatakan bahwa 83,3% responden merespon sangat positif, sedangkan pada uji coba lapangan menunjukkan sebanyak 40% memberikan respon sangat positif dan sisanya 60% responden menyatakan respon positif. Kata kunci: media pembelajaran, kalkulus, website moodle, kelayakan, dan respon.

Pengembangan E-Modul Interaktif Berbasis Proyek Pada Mata Kuliah Sistem Evaluasi Pembelajaran Matematika

Jamaluddin, Muhammad, Nisa, Roisatun

APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2018): APOTEMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.835 KB)

Abstract

Abstrak Peningkatan kualitas pendidikan didapatkan dari hasil proses evaluasi pembelajaran, maka diperlukan keterampilan dalam melakukan evaluasi pembelajaran yang baik. Namun kenyatanya, menurut penelitan yang dilakukan ditemukan banyak guru yang kesulitan dalam melaksanakan penilaian di kurikulum 2013. Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa sebagai calon guru dalam melakukan evaluasi pembelajaran adalah dengan penerapan metode pembelajaran yang berbasis proyek untuk melatih kinerja. Metode pembelajaran tersebut dapat dikembangkan dengan mengubah penyajian bahan ajar, dalam hal ini modul cetak, menjadi modul yang dikemas dalam format digital atau modul elektronik (E-modul). Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE. Hasil penelitian didapatkan (1) uji kelayakan e-modul interaktif berbasis proyek pada mata kuliah sistem evaluasi pembelajaran matematika divallidasi oleh ahli media dan ahli desain termasuk pada kategori sangat valid dengan presentase 85, sehingga dapat disimpulkan bahwa e-modul layak untuk digunakan. Beberapa masukan dari ahli media pembelajaran adalah perhatikan ukuran font tertentu dan tambahkan fitur-fitur terbaru. Adapun  masukan dari ahli desain pembelajaran adalah perbaiki tata tulis terutama istilah asing. (2) Dari hasil perhitungan, 81,81% mahasiswa memberikan tanggapan sangat positif dan 18,18% mahasiswa memberikan tanggapan positif .     Kata kunci: E-modul Interaktif, Proyek, Evaluasi Pembelajaran

Desimal Berulang untuk suatu Numerator

Affaf, Moh.

APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2018): APOTEMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.368 KB)

Abstract

Let 𝑛 denote a positive integer relatively prime to 10 and 𝑚 be natural number less than 𝑛 and relatively prime to 𝑛. Let the period of 𝑚𝑛be 𝑎𝑏with 𝑏 > 1. Break the repeating block of 𝑎𝑏 digits up into 𝑏 sub blocks, each of length 𝑎, and let 𝐵(𝑛𝑚, 𝑎, 𝑏) denote the sum of these 𝑏 blocks. In 1836 has been proved and re-proofed in 2013 that if 𝑝 is a prime greater than 5, and the period of 1𝑝is 2𝑎, then 𝐵(𝑝1, 𝑎, 2) = 10𝑎 − 1. In 2004, has been showed that if 𝑝 is a prime greater than 5, and the period of 1𝑝is 3𝑎, then 𝐵(𝑝1, 𝑎, 3) = 10𝑎 − 1. In 2005, also was showed that if 𝑝 is a prime greater than 5, and the period of 1𝑝is 𝑎𝑏, then 𝐵(𝑝1, 𝑎, 3) is multiply of 10𝑎 − 1. In 2007, study of repeating decimal of 1𝑛is expanded, that 𝑛 dont have to prime greater than 5, but just relatively prime to 10. In this paper, will be investigated property of repeating decimal of 𝑚𝑛with 𝑚 dont have to equal to 1, but enough less than 𝑛and relatively prime to 𝑛.