cover
Filter by Year
DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
DINAMIKA KESEHATAN Journal Of Midwifery and Nursing (ISSN: 2086-3454), an National journal, provides a forum for publishing research articles or review articles related to Midwifery, Nursing,Pharmacy, Etc.
Articles
204
Articles
Analisis Kekambuhan Skizofrenia Berdasarkan Perawatan Berbasis Keluarga

Rahman, Subhannur ( STIKES Sari Mulia Banjarmasin ) , Puspitosari, Warih Andan ( Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ) , Al-Kahfi, Rina ( STIKES Sari Mulia Banjarmasin )

DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 9, No 1 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : STIKES Sari Mulia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Latar Belakang : Kekambuhan skizofrenia merupakan tantangan besar bagi penyedia layanan kesehatan mental. Tidak sedikit para penderita harus menjalani proses perawatan ulang. Kekambuhan penderita skizofrenia tentu membawa dampak besar bagi beberapa kalangan, seperti penderita sendiri, keluarga sebagai care giver, sektor pelayanan kesehatan mental dan ekonomi. Perawatan berbasis keluarga yang kurang maksimal merupakan salah satu penyebab kambuhnya anggota keluarga dengan skizofrenia. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk merivew evidance tentang faktor penyebab kekambuhan skizofrenia dilihat dari sudut pandang perawatan berbasis keluarga. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan menggunakan bebarapa sumber yang dipilih berdasarkan kriteria yang sudah di tetapkan peneliti.Hasil: Dari 20 literatur yang ditemukan ada beberapa faktor penyebab kambuhnya penderita skizofrenia diantaranya Stigma dari lingkungan sosial, adanya perasaan stres dan emosi didalam memberikan perawatan, adanya beban dan masalah ekonomi keluarga, serta adanya ketidakpatuhan didalam menjalani pengobatan.Kesimpulan: Faktor stres, emosi dan stigma masih manjadi penyebab tertinggi kambuhnya penderita skizofrenia, sehingga perlu adanya kontribusi dan kerjasama antara keluarga dan masyarakat dalam mendukung perawatan, pelayanan dan evaluasi hasil pengobatan selama berada dilingkungan sosial.Keyword : kekambuhan, Skizofrenia, Perawatan Berbasis Keluarga. Background: Schizophrenia recurrence is a major challenge for mental health service providers. Not a few patients must undergo a process of re-treatment. The recurrence of schizophrenia is certainly a big impact for some people, such as patients themselves, families as caregiver, mental health and economic services sector. Family-less care is less than the maximum is one cause of recurrence of family members with schizophrenia.Objective: This study aims to derive evidence of factors causing schizophrenia recurrence seen from the point of view of family-based care.Methods: This study uses a literature study approach by using several sources selected based on the criteria that have been set, researchers. Results: From 20 kinds of literature found there are several factors causing the recurrence of schizophrenia among others Stigma from the social environment, the feeling of stress and emotion in providing care, the burden, and the family economic problems, and the noncompliance in undergoing treatment.Conclusions: Stress, emotion, and stigma factors are still the highest cause of the recurrence of schizophrenia so that the need for contribution and cooperation between family and society in support of care, service, and evaluation of treatment result during social environment.Keyword: Relapse, Schizophrenia, Family Based Care. 

Hubungan Posisi Meneran dengan Kejadian Laserasi pada Persalinan Normal Di RS. Dr. R Soeharsono Banjarmasin

Istiqamah, Istiqamah ( STIKES Sari Mulia Banjarmasin ) , HIdayat, Ahmad ( STIKES Sari Mulia ) , Salbiyah, Fitriani

DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 9, No 1 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : STIKES Sari Mulia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Latar Belakang: Kematian Ibu di Indonesia yang disebabkan oleh kehamilan dan persalinan mencapai hampir 90%. Pada saat persalinan dapat terjadi berbagai macam komplikasi yang bisa menyebabkan adanya perdarahan 28%, eklamsia 24%, infeksi 11%, partus lama 8% dan abortus 5%. Perdarahan yang disebabkan oleh robekan jalan lahir, retensio plasenta dan atonia uteri. Robekan jalan lahir yang dipengaruhi oleh posisi persalinan, cara meneran, pimpinan persalinan dan berat badan bayi baru lahir. Tujuan: Mengetahui hubungan posisi meneran dengan kejadian laserasi pada persalinan normal di RS. Dr. R Soeharsono Banjarmasin. Metode: Jenis penelitian survei analitik dengan rancangan cross sectional. Teknik sampling menggunakan accidental sampling, dengan 30 sampel dari populasi semua ibu bersalin normal. Pengambilan data dikumpulkan langsung dengan menggunakan ceklis. Pengolahan data menggunakan uji Chi-square dengan alternatif Kolmogorov-Smirnov dengan nilai signifikan p < 0,05. Hasil: Posisi meneran seperti posisi setengah duduk, posisi miring dan jongkok yang sama banyaknya dalam penelitian berjumlah 10,10,10 orang dengan kejadian laserasi lebih banyak terjadi pada posisi setengah duduk. Hasil uji statistik Kolmogorov-Smirnov diperoleh nilai ρ= 0,000 ρ= 0,010 dan ρ= 0,033 artinya ada hubungan. Kesimpulan: Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan Posisi Meneran mempunyai hubungan yang signifikan dengan kejadian Laserasi pada Persalinan Normal di RS. Dr. R Soeharsono Banjarmasin. Kata kunci: Jongkok, Laserasi, Miring, Persalinan Normal, Posisi Meneran Setengah Duduk, . ________________________________________________________________ Background: Maternal deaths in Indonesia caused by pregnancy and childbirth reaches nearly 90%. At the time of delivery can take place a variety of complications that can cause bleeding 28%, 24%, eclampsia 11% infection, parts long 8%, and 5% abort. Bleeding caused by a tear of the road extension was born, the placenta and uterine atony. Rips way born influenced by labors position, the way push up, Chairman of the House Labor and newborn weight.Purpose: Knowing the relationships the position of mineral with lasers in vaginal birth in Dr. R. Soeharsono Hospital Banjarmasin.Method: Types of analytic survey research with the cross-sectional design. The sampling technique using accidental sampling, with 30 samples from a population all mothers maternity normally. Data are collected directly by using the checklist. Processing test data using the Chi-square with an alternative to Kolmogorov-Smirnov with significant value < p 0.05.Results: pus up Position as the position of the half sitting, leaning position and squat are just as much in the research amounts to 10, 10, 10 people with more lasers events occur in a position half a seat. The results of the statistical test of Kolmogorov-Smirnov retrieved values ρ = 0.000 0.010 = ρ and ρ = 0.033 meaning that there is a connection.Conclusion: Based on the results of the analysis carried out the position of the push up has a significant relationship with the occurrence Laserasi on vaginal birth in Dr. R. Soeharsono Hospital Banjarmasin. Keywords: Knee Chest, perineum rupture, Vaginal Birth, push up position semi fowler.

Hubungan Pengetahuan Dan Motivasi Karyawan Rumah Sakit Sari Mulia Untuk Melakukan Vaksinasi HPV

Herawati, Anita ( Akademi Kebidanan Sari Mulia ) , Kusumawati, Linda ( Akademi Kebidanan Sari Mulia ) , Hidayat, Ahmad ( STIKES Sari Mulia )

DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 9, No 1 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : STIKES Sari Mulia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Latar Belakang : Depertemen Kesehatan RI memperkirakan bahwa setiap 1 jam seorang wanita Indonesia meninggal akibat kanker serviks dengan tingkat kejadian 100/1000 penduduk / tahun. Penyebab utama (99%) kanker serviks adalah infeksi Human Papilloma Virus (HPV). Virus ini terutama ditularkan melalui hubungan seksual Diperkirakan 80% wanita terpapar oleh HPV sepanjang hidupnya. HPV memiliki lebih dari 100 macam tipe, yang dapat menyebabkan kanker serviks sekitar 14 tipe sedangkan tipe-tipe yang lainnya dapat menimbulkan kutil pada daerah genital (genital warts). Tipe yang paling sering menyebabkan kanker serviks adalah HPV tipe 16 dan 18. Pemberian vaksin HPV pada kenyataannya ada yang mau melakukan dan ada yang tidak mau melakukan, bagi yang mau melakukan, dikarenakan mengetahui dan menyadari betapa pentingnya mencegah penyakit kanker serviks. Tujuan: penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan karyawan tentang Vaksinasi HPV dan motivasi karyawan untuk melakukan vaksinasi HPV pada karyawan Rumah Sakit Sari Mulia Banjarmasin . Metode: penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode. Populasinya adalah seluruh karyawan wanita di Rumah Sakit Sari Mulia. Sampel adalah sebagian dari populasi diambil dengan Quota Sampling yang berjumlah 66 orang. Pengumpulan data dengan cara menggunakan kuesioner dan wawancara di analisis dengan korelasi Spearman Rank dan dilanjutkan dengan R Pearson. Hasil penelitian sebagian karyawan memiliki pengetahuan baik ( 63,64% ). Sebagian karyawan memiliki motivasi yang positif ( 71,4% ). Ada hubungan pengetahuan dan motivasi karyawan untuk melakukan vaksinasi HPV. Saran dan penelitian ini adalah instansi kesehatan hendaknya memberikan penyuluhan kepada karyawan tentang pentingnya vaksinasi HPV. Kata kunci: Pengetahuan, Karyawan, Motivasi melakukan Vaksinasi HPV.  ABSTRACTBackground: The Ministry of Health estimates that every 1 hour an Indonesian woman dies from cervical cancer with an incidence rate of 100/1000 population / year. The main cause (99%) of cervical cancers is infection with Human Papilloma Virus (HPV). The virus is mainly transmitted through sexual contact. It is estimated that 80% of women are exposed to HPV throughout their lives. HPV has more than 100 types, which can cause cervical cancer about 14 types whereas other types can cause warts in the genital area (genital warts). The most common types of cervical cancers are HPV types 16 and 18. HPV vaccine is in fact some who want to do and some do not want to do, for those who want to do, due to know and realize how important to prevent cervical cancer. Correlation between knowledge and motivation of Sari Mulia hospital employees have HPV vaccination Objective: The purpose of this observation is to know the employees knowledge about HPV vaccination related to their motivation to have HPV vaccination. Method : This observation uses quota sampling the population is all women employees of Sari Mulia hospital the sample are 66 women from the population who is then by quota sampling the data as are collected by using questioner interview analyses and spearman rank correlation. Result: The result of the observation are good employees Knowledge [ 63,64% ] and positive employees motivation [ 71,4% ] significant between the Knowledge and vaccination HPV motivation. Conclusion: It is suggested that health institution should do campaign now important HPV vaccination to hospital employees of Sari Mulia Hospital. Keywords: knowledge employees HPV vaccination motivation. 

Hubungan Mobilisasi Dini Dengan Penyembuhan Luka Post sectio caesarea Di Rumah Sakit Umum Daerah H. Badaruddin Tanjung Tahun 2017

Rahmawati, Dwi ( STIKES Sari Mulia Banjarmasin ) , Rinda, Agnes Christie ( STIKES Sari Mulia Banjarmasin ) , Wahyuni, Marmi

DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 9, No 1 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : STIKES Sari Mulia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Latar belakang: Mobilisasi dini merupakan faktor yang mendukung dalam mempercepat pemulihan pasca bedah dan dapat mencegah komplikasi pasca bedah. Berdasarkan Studi pendahuluan bulan juli 2017 dari 16 pasien post sectio caesarea, 12 orang orang post sectio caesarea melakukan mobilisasi dini dan lukanya menutup (kering) sedangkan dari 4 orang lainnya yang tidak melakukan mobilisasi, 1 orang luka kering, 3 orang lukanya masih tampak merah sedikit basah. Tujuan: Mengetahui hubungan mobilisasi dini dengan penyembuhan luka post sectio caesarea di Rumah Sakit Umum Daerah H. Badaruddin Tanjung Metode: Penelitian ini merupakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional yang dianalisis dengan uji Fisher Exact. Pengumpulan data menggunakan lembar cheklist yang dilakukan pada sampel sebanyak 32 responden yang dipilih dengan cara accidental sampling. Hasil: Responden yang melaksanakan mobilisasi dini post sectio caesarea sebanyak 23 (71,9%), sedangkan yang tidak melakukan moobilisasi dini sebanyak 9 responden (28,1%). Responden yang mengalami penyembuhan luka post sectio caesarea sebanyak 27 (84,4%) dan ada hubungan yang bermakna antara mobilisasi dini dengan penyembuhan luka post sectio caesarea (p value 0,001) Simpulan: Ada hubungan yang bermakna antara mobilisasi dini dengan penyembuhan luka post sectio caesarea di Rumah Sakit Umum Daerah H. Badaruddin Tanjung. Kata Kunci : mobilisasi dini, penyembuhan luka, post sectio caesarea. ________________________________________________________________The correlation of early mobilization with wound healing  Post sectio caesarea At h. Badaruddin tanjung general hospital year 2017 ABSTRACT Introduction:Early mobilization is a contributing factor in accelerating postoperative recovery and may prevent post-surgical complications. Based on July 2017 preliminary study of 16 post-sectio caesarea patients, 12 post-sectio caesarea patients mobilized and the wound closed (dry) while from 4 other people who did not mobilize, 1 person wound dry, 3 wounds still looks a little wet red. Objective: To know the relationship between early mobilization with wound healing post sectio caesarea at at the Regional Public Hospital H. Badaruddin Tanjung Method:This research is an analytic survey with cross sectional approach, which was analyzed by Fisher exact test. Data collection using the check sheet conducted on the sample of 32 respondents selected by accidental sampling. Results: Respondents who conducted early mobilization of post sectio caesarea were 23 (71.9%), while those who did not perform early mobilization were 9 respondents (28.1%). Respondents who experienced post-sectio cesarean section wound healing were 27 (84.4%), and there was a significant relationship between early mobilization and wound healing of post sectio caesarea (p value 0,001). Conclusion: There is a relationship between early mobilization with wound healing post sectio caesarea at at the Regional Public Hospital H. Badaruddin Tanjung. Keywords: early mobilization, wound healing, post sectio caesarea 

Hubungan Frekuensi Pemberian Asi Dengan Kejadian Ikterus Pada Bayi Baru Lahir Di RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin Tahun 2017

Yuliana, Fitri ( STIKES Sari Mulia Banjarmasin ) , Hidayah, Nurul ( AKBID Sari Mulia ) , Wahyuni, Sri

DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 9, No 1 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : STIKES Sari Mulia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Latar Belakang: Bayi yang diberi minum ASI lebih awal dengan efektif dan pemberian kolostrum diyakini dapat mengurangi kejadian hiperbilirubinemia fisiologis. Salah satu faktor utama yang mempengaruhi AKB di Indonesia yaitu ikterus pada bayi baru lahir (5%), di RSUD dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin pada tahun 2016, menunjukan 205 (7,7%) bayi mengalami ikterus. Tujuan: Menganalisis Hubungan Frekuensi Pemberian ASI dengan Kejadian Ikterus pada Bayi Baru Lahir di RSUD dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin Tahun 2017. Metode: Penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi dan dilakukan rawat gabung diruang nifas RSUD dr. H. Moch Ansari Saleh sebanyak 243 orang. Sampel berjumlah 71 orang dengan teknik Accidental Sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil: Dari 71 responden yang diteliti, frekuensi pemberian ASI yang tidak sering sebesar 63,3% mengalami ikterus, dan 36,7% yang tidak mengalami ikterus. frekuensi pemberian ASI yang sering sebesar 68,3% bayi tidak mengalami ikterus, dan 31,7% mengalami ikterus. Adapun hubungan antara frekuensi pemberian ASI dengan Kejadian Ikterus pada bayi baru lahir di RSUD dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin (ρ=0,016  =0,05) Simpulan: Ada hubungan yang signifikan antara frekuensi pemberian ASI dengan kejadian ikterus pada bayi baru lahir. Kata Kunci: Bayi baru lahir, Frekuensi pemberian ASI, Ikterus _______________________________________________________________ABSTRACTIntroduction: Breastfed infants fed early with effective and giving colostrum is believed to reduce the incidence of physiological hyperbilirubinemia. One of the main factors that affect the IMR in Indonesia, namely jaundice in newborns (5%), at dr. H. Moch Ansari Saleh hospital of Banjarmasin in 2016, showed 205 (7.7%) babies have jaundice.Objective: This research is aimed to analyze about the correlation Frequency of Breastfeeding with Incidence of Jaundice in Newborns at dr. H. Moch Ansari Saleh hospital of Banjarmasin in 2017.Method: Quantitative research with cross sectional study design. Population in this research is 243 mother who have babies and conducted rooming-in postpartum room in Hospital dr. H. Moch Ansari Saleh. The sample is 71 people, in this research with Accidental Sampling technique. The data were analyzed using chi-square test.Results: Of 71 respondents studied, frequent breastfeeding frequencies of not often 63.3% had jaundice, and 36.7% had no jaundice. Frequent breastfeeding frequency of 68.3% of infants did not have jaundice, and 31.7% had jaundice. The correlation between the frequency of breastfeeding with the incidence of jaundice in newborns at dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin Hospital (ρ=0.016 < a = 0.05).Conclusion: There is a significant correlation between the frequency of breastfeeding and the incidence of jaundice in newborns.Key words: Frequency of breastfeeding, Jaundice, Newborn baby

Kecanduan Game Online Pada Regulasi Emosi Remaja Di Game Center Panglima Batur Banjarbaru

Malik, Hairul ( Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat, Jl. A. Yani KM. 36 Banjarbaru, 70714 ) , Lestari, Dhian Ririn ( Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat, Jl. A. Yani KM. 36 Banjarbaru, 70714 ) , Hafifah, Ifa ( Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat, Jl. A. Yani KM. 36 Banjarbaru, 70714 )

DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 9, No 1 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : STIKES Sari Mulia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Latar Belakang : Kecanduan game online merupakan sindrom yang menghabiskan banyak waktu dan tidak bisa mengontrolnya. Hasil studi pendahuluan 3 dari 5 orang kurang mampu mengendalikan emosinya. Tujuan : Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui hubungan kecanduan game online dengan regulasi emosi pada remaja pengunjung game center Panglima Batur Banjarbaru. Metode : Penelitian ini menggunakan desain croos-sectional dengan metode kuisioner dengan teknik cluster random sampling dengan sampel 76 remaja di game center Panglima Batur Banjarbaru pada tanggal 10-17 januari 2018 dengan uji korelasi spearman. Hasil : Hasil didapatkan sebanyak 59 orang (77,7%) responden mengalami kecanduan game online, 15 orang (19,7%) kecanduan ringan dan 2 orang (2,6%) tidak kecanduan dan regulasi emosi positif sebanyak 68 orang (89,47%) dan negatif 8 orang (10,52%) Hasil analisis didapatkan nilai signifikan kecanduan game online dengan regulasi emosi sebesar (p=0,048) dan koefisien korelasi (r) sebesar -0,277. Simpulan : Terdapat hubungan yang negatif dengan kekuatan hubungan rendah yang berarti semakin tinggi tingkat kecanduan maka semakin jelek regulasi emosinya dan sebaliknya. Kata-kata kunci: Kecanduan game online, regulasi emosi, remaja Online Game Addiction In Adolescent Emotional Regulation At Panglima  Batur Banjarbaru game Center Background : Addiction online games is a time consuming syndrome and can not control it. Preliminary study results 3 out of 5 people are less able to control their emotions. Purpose : This studied aims to determine the relationship of online game addiction with emotional regulation on teenage visitors game center Commander Batur Banjarbaru. Methods : This research uses croos-sectional design with questionnaire method with cluster random sampling technique with 76 sample of adolescents in game center of Commander Batur Banjarbaru on 10-17 january 2018 with spearman correlation test. Result :The result was 59 (77,7%) respondents were addicted to online game, 15 (19,7%) were addicted to light and 2 (2,6%) were not addicted and positive emotional regulation was 68 (89,47%) and negative 8 (10,52%) Result of analysis got significant value of game online addiction with emotional regulation equal to (p = 0,048) and correlation coefficient (r) equal to -0,277. Conclusion : There is a negative relationship with the strength of a low relationship which means the higher the level of addiction, the worse the emotional regulation and otherwise Keywords: addiction online games, emotion regulation, adolescents. 

Pengetahuan Pasien Dan Keluarga Terhadap Keterlambatan Prehospital Pada Pasien Sindrom Koroner Akut

Yuniarti, Deskya ( 1Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat, Jl. A. Yani KM. 36 Banjarbaru, 70714 ) , Wahid, Abdurrahman ( Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat, Jl. A. Yani KM. 36 Banjarbaru, 70714 ) , Hafifah, Ifa ( Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat, Jl. A. Yani KM. 36 Banjarbaru, 70714 )

DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 9, No 1 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : STIKES Sari Mulia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Latar Belakang: Pada Januari -September 2017 rata-rata jumlah pasien yang datang ke IGD RSUD Ulin Banjarmasin dengan penyakit jantung adalah 151 orang tiap bulannya. Hasil wawancara kepada beberapa keluarga pasien didapatkan bahwa mereka datang ke RS sudah beberapa jam bahkan ada yang setelah satu minggu dari serangan awal yang dirasakan oleh pasien. Tujuan: untuk mengetahui hubungan pengetahuan keluarga terhadap keterlambatan prehospital pada pasien Sindrom Koroner Akut. Metode: desain penelitian ini cross sectional dengan teknik pengambilan data non probability sampling jenis accidental sampling, dilakukan kepada 34 responden yang dirawat di RSUD Ulin Banjarmasin dari 9 Desember 2017 - 6 Januari 2018. Kuisioner digunakan ACS Response Index untuk menilai pengetahuan pasien dan keluarga tentang gejala SKA. Hubungan antara pengetahuan dan keterlambatan prehospital dianalisis dengan uji Korelasi Spearman. Hasil: tidak terdapat hubungan pengetahuan dengan keterlambatan prehospital pada pasien dengan SKA di RSUD Ulin Banjarmasin dengan hasil p value > 0,05 (0,793 > 0,05). Kata Kunci: keterlambatan prehospital, pengetahuan, SKA ________________________________________________________________Background: In January to September 2017 showed average number of patients coming to ED RSUD Ulin Banjarmasin with heart disease is 151 people per month. Results of interviews to several families of patients ACS, they come to the hospital already several hours and a week after the initial attack felt by the patient. Objectives: to determine the relationship of patients and family knowledge with pre hospital delay in patients with ACS. Method: design of this study is cross sectional with non-probability sampling that was accidental sampling method, conducted on 34 respondents who are treated in RSUD Ulin Banjarmasin from December 9, 2017 to January 6, 2018. Instrument used is the ACS Response Index questionnaire to assess the knowledge patients and families about signs and symptoms of ACS. Relationship between knowledge and pre hospital delay was analyzed by the Spearman Correlation test. Results: there was no correlation between knowledge with pre hospital delay in patients Acute Coronary Syndrome in RSUD Ulin Banjarmasin with p value > 0,05 (0,793> 0,05). Keywords: Acute Coronary Syndrome, knowledge, pre hospital delayed 

Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kecemasan Pada Anak Penderita Kanker Yang Menjalani Kemoterapi Di Ruang Hemato-Onkologi Anak Rsud Ulin Banjarmasin

Al Kahfi, Rina ( STIKES Sari Mulia Banjarmasin ) , Mahdiyah, Dede ( AKBID Sari Mulia ) , Susilawati, Evy

DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 9, No 1 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : STIKES Sari Mulia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

 Latar Belakang:Kasus kanker pada anak usia dibawah 1 tahun berjumlah 0,3 kasus per 1000 penduduk, usia 1-4 tahun sejumlah 0,1 kasus per 1000 penduduk, usia 5-14 tahun berjumlah 0,1 kasus per 1000 penduduk, dan 15-18 tahun berjumlah 0,3 kasus per 1000 penduduk (Departemen Kesehatan, 2015).Anak akan merasa sedih karena tidak berinteraksi seperti anak normal lainnya dan berprilaku temperamen dan tidak kooperatif karena kurang memahami penyakit yang diderita.Dukungan keluarga merupakan salah satu faktor yang dapat membantu anak dalam menghadapi kecemasan agar mudah bekerja sama dengan tindakan yang diberikan. Tujuan:Untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada anak penderita kanker yang menjalani kemoterapi di Ruang Hemato-Onkologi Anak RSUD Ulin Banjarmasin. Metode:Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif korelatif dengan rancangan survei cross sectional jumlah sampel sebanyak 54 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dukungan keluarga dan kecemasan pada anak penderita kanker yang telah valid dan reliabel, kemudian dianalisis menggunakan uji spearman rank yaitu dengan nilai signifikan p<0.05. Hasil:Dukungan keluarga terhadap pada anak penderita kanker yang menjalani kemoterapi RSUD Ulin banjarmasin sebesar (55.55 %) dengan kategori cukup. Tingkat kecemasan pada anak penderita kanker yang menjalani kemoterapi di RSUD Ulin Banjarmasin sebesar(57.41%)dengan kategori sedang. Simpulan: Ada hubungan signifikan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada anak penderita kanker yang menjalani kemoterapi di RSUD Ulin Banjarmasin. Kata Kunci: Dukungan keluarga,Kanker,kemoterapi,Tingkat kecemasan. ________________________________________________________________Background: Cases of cancer in children under 1 years were 0.3 cases per 1000 population, age 1-4 years of 0.1 cases per 1000 population, age 5-14 years were 0.1 cases per 1000 population, and 15-18 years Amounted to 0.3 cases per 1000 population (Depkes, 2015). They feel miserable because they didn’t have a normal interaction like the other kids, being temperamental, and do not cooperative, because they didn’t have knowledge about their illness. Family supports is one of a great solution to help children facing their own fear, so they can cooperate well with measures treatment. Objective: Knowing the correlation between family support and anxiety level of children who had chemotherapy in Children Hemato-Onkologi room RSUD Ulin Banjarmasin. Methods: The research design used in this research is using the correlative descriptive method with cross-sectional survey design the number of samples is 54 respondents by using purposive sampling technique. Data collection used in this research is family support and anxiety questionnaires on children with cancer that has been valid and reliable, then analyzed using Spearman rank test that is with significant value p <0.05. Result: family support against children with cancer who had chemotherapy in RSUD Ulin Banjarmasin amount 55.55% with enough category. vote anxiety level on children with cancer who had chemotherapy RSUD Ulin Banjarmasin amount 57.41 % with the medium category. Conclusion: there is a correlation significant between family support and anxiety level in children with cancer who had chemotherapy in RSUD Ulin Banjarmasin. Keywords: family support, children anxiety, cancer. 

Hubungan Persepsi Anak Terhadap Peran Ibu dengan Tingkat Kecemasan Saat Menstruasi Pertama (Menarche) Pada remaja putri di kota Banjarmasin

Fajriannor.TM, M. ( STIKES Sari Mulia Banjarmasn )

DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 9, No 1 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : STIKES Sari Mulia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pendahuluan : Peristiwa penting yang akan terjadi pada anak usia sekolah yang memasuki masa pubertas adalah menarche (periode menstruasi pertama). Bagi remaja, peristiwa menstruasi bisa menjadi suatu masalah apalagi jika itu merupakan menstruasi pertama mereka. Tidak jarang bagi para remaja yang belum siap menghadapi menstruasi pertama menjadi cemas dan ketakutan. Peran ibu tersebut dapat mempengaruhi kurang atau salahnya pengetahuan remaja mengenai menstruasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan persepsi anak terhadap peran ibu dengan tingkat kecemasan saat menstruasi pertama (menarche) pada remaja putri di Kota Banjarmasin. Metode: Design penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Metode pengambilan sampel diambil secara cluster random sampling dengan teknik mengundi yaitu sebanyak 148 responden dari 5 wilayah kecamatan di Kota Banjarmasin. Teknik pengambilan data dilakukan dengan membagikan kuesioner. Analisa data menggunakan Uji Chi Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu berperan aktif (86,5%) dan remaja putri tidak cemas (60,1%) dalam menghadapi menstruasi pertama. Hasil analisa data menggunakan uji chi-square diperoleh p-value 0,007, maka p-value < 0,05. Simpulan: Ada hubungan persepsi anak terhadap peran ibu dengan tingkat kecemasan saat menstruasi pertama (menarche) pada remaja putri di Kota Banjarmasin. Kata kunci: Kecemasan, Menarche, Menstruasi, Peran Ibu, Persepsi Anak. ________________________________________________________________Introduction: The important occurrence that will happen to the girl who will hit puberty is menarche (first stage of menstruation). For teems, especially when it’s first menstruation they ever had. Not often for a young women who are not ready yet become anxious and stressed. Mother’s role affects her daughter knowledge about menstruation. Objective: This research intend to discover either there’s relationship of children’s perception toward mother’s role with anxiety at the first menstruation in teenage girl at Banjarmasin City. Method: Research design is observasional analysis with cross-sectional. Sampling methods taken with cluster random sampling with lottery technique are 148 respondents from 5 subdistricts in Banjarmasin. The data collection technique is done by distributing questionnaires. Data analysis using Chi Square Test. Results: The results showed that most mother’s role had an active (86,5%) and teenage girl were a little anxious (60,1%) at the first menstruation. The result of data analysis using chi-square test found p-value 0,007, then p-value<0,05. Conclusion: There is a relationship of children’s perception toward mother’s role with anxiety at the first menstruation in teenage girl at Banjarmasin City. Keywords: Anxiety, Children’s Perception, Menarche, Menstruation, Mother’s role

Studi Fenomenologi: Pengalaman Perawat Igd Dalam Pelaksanaan Triage Pada Pasien Kecelakaan Lalu Lintas RSUD dr. H. Andi abdurrahman noor Tanah Bumbu 2015

Riduansyah, Muhammad

DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 9, No 1 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : STIKES Sari Mulia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

  Latar Belakang: Triage merupakan identifikasi pasien berdasarkan kegawatan yang mengancam jiwa sehingga harus menerapkan pola yang tepat baik tempat, waktu dan memastikan semua pasien dilihat berdasarkan kegawatan. Tujuan Mendapatkan gambaran realitas tentang arti dan makna Studi Fenomenologi: Pengalaman Perawat IGD Dalam Pelaksanaan Triage pada Pasien Kecelakaan Lalu Lintas RSUD Dr. H. Andi Abdurrahman Noor Tanah Bumbu. Metode: Penelitian ini adalah penelitian dengan kualitatif fenomenologi dimana dalam Penelitian ini menggunakan 7 partisipan yang diambil dengan teknik Snow Ball Sampling Hasil: Penelitian mengidentifikasi tiga tema utama: (1) Gambaran Perawat dalam Pelaksanaan Triage, (2) Kemampuan Perawat IGD dalam Mengatasi Situasi Kegawat Daruratan dalam Pelaksanaan Pasien Kecelakaan Lalu Lintas, (3) Penanganan Pertama Pasien Kecelakaan Lalu Lintas. Kesimpulan: Perlu mempelajari lebih dalam tentang pelaksanaan triage dalam aplikasi langsung dengan pasien kecelakaan lalu lintas. Bahwa gambaran perawat dalam Pelaksanaan triage adalah terdiri dari 4 kategori yaitu Pemilihan pasien, Prioritas Penderita, Ruang Bedah dan Keadaan Pasien Kata Kunci: Pengalaman Perawat, Triage, KLL.  ________________________________________________________________